Kiriman dibuat oleh Rizka Diah Nuariyanti 2213022078

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama : Rizka Diah Nuariyanti
Npm : 2213022078
No. Urut : 1
Izin bertanya,

Menurut Lawson (1988), terdapat tiga macam siklus belajar, yakni deskriptif,
empiris-deduktif, dan hipotesis-deduktif (Dahar, 1988:198).
jelaskanlah yang di maksud dengan siklus belajar empiris induktif!

Terimakasih banyak
Wassalamu'alaikum warahmatullahi
Assalamualaikum warahmatullahi wabarokaatuh
Nama : Rizka Diah Nuariyanti
Npm : 2213022078
No. Urut : 1
Izin menjawab,
Tiga Bagian Pembelajaran dengan Model POE


Prediction
Prediction (prediksi) atau membuat, merupakan suatu proses membuat dugaan terhadap suatu peristiwa fisika. Dalam membuat dugaan siswa sudah memikirkan alasan mengapa ia membuat dugaan seperti itu. Dalam proses ini siswa diberi kebebasan seluas-luasnya menyusun dugaan dengan alasannya, sebaiknya guru tidak membatasi pemikiran siswa sehingga banyak gagasan dan konsep fisika muncul dari pikiran siswa. Semakin banyaknya muncul dugaan siswa, guru akan dapat mengerti bagaimana konsep dan pemikiran fisika siswa tentang persoalan yang diajukan. Pada proses prediksi ini guru juga dapat mengerti miskonsepsi apa yang banyak terjadi pada diri siswa. Hal ini penting bagi guru dalam membantu siswa untuk membangun konsep yang benar.

Terimakasih banyak
Wassalamu'alaikum warahmatullahi
Assalamualaikum warahmatullahi wabarokaatuh
Nama : Rizka Diah Nuariyanti
Npm : 2213022078
No. Urut : 1
Izin menjawab,

Menurut Driver (1988) Tahapan-tahapan model pembelajaran CLIS adalah sebagai berikut: Pertama, orientasi, pada tahap ini guru memusatkan perhatian siswa dengan menanyakan tentang fenomena alam yang sering dijumpai siswa pada kehidupan sehari-hari yang ada kaitannya dengan meteri yang akan diajarkan. Kedua, pemunculan gagasan awal, pada tahap ini guru mengungkap konsepsi awal siswa dengan menghadapkan siswa pada suatu permasalahan yang mengadung teka-teki. Ketiga, penyusunan gagasan, tahap ini terdiri dari pengungkapan dan pertukaran gagasan, perubahan situasi konflik,kontruksi gagasan baru,dan evaluasi. Siswa diberikan LKS dan melakukan kegiatan belajar dalam kelompok secara berdiskusi dan bertukar gagasan untuk menjawab pertanyaan dan masalah dalam LKS. Keempat, penerapan gagasan, pada tahap ini siswa menjawab pertanyaan yang disusun dalam LKS untuk menerapkan kosep ilmiah mengenai permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. Kelima, kaji ulang perubahan gagasan, pada tahap ini siswa diberi kesempatan untuk melakukan refleksi terhadap hasil pembelajaran yang telah diperoleh.

Terimakasih banyak
Wassalamu'alaikum warahmatullahi