assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu
nama : Putri Azzahra
npm : 2213053058
kelas : 2C
prodi : pgsd
analisis soal
A. Bagaimana isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Menurut saya isi artikel tersebut sangat berdampak baik bagi pembaca dikarenakan pembaca dapat mengetahui jika HAM yg ada di Indonesia terbilang masih buruk dan perlu perbaikan apalagi tentang pengelolaan sumber daya alam nya, tentang perbedaan yg bercanda masalah di Papua bukan sekelompok orang yang ingin merdeka, tapi anggota suatu bangsa diperlakukan berbeda karena gaya hidup, tradisi, serta warna kulit yang dianggap memiliki identitas sosial yang berbeda.
Rasisme sendiri dianggap tidak pernah menjadi masalah di Indonesia. Pemerintah Indonesia meratifikasi Konvensi Internasional Penghapusan Diskriminasi Rasial (ICERD) sejak tahun 1999, namun objek rasisme tetap menjadi warisan dalam warisan tersebut sudah melawan HAM sebab papua juga bagian dari Indonesia dan karena beberapa oknum yang tidak mengerti adanya kebhinekaan maka bisa merusak SDM hingga menyebabkan terpecahnya sebab adanya perbedaan harusnya menjadi jembatan untuk mempersatukan bukan malah membedakan, suku, agama, warna kulit, budaya, adat kebiasaan itu karena adanya keragaman bukan malah didiskriminasi. dan dampak positif dari artikel tersebut saya bisa mengatahui bahwa Indonesia perlu perbaikan HAM dan memperbaiki kualitas SDM nya agar tidak mendiskriminasi perbedaan di Indonesia.
B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia yang diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimana pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Prinsip demokrasi indonesia yg berketuhanan yang maha esa sangat baik, mengapa demikian? karena memang agama dan ketuhanan dapat menjadikan pegangan yang kokoh terhadap masyarakat Indonesia sehingga kehidupan dapat lebih terarah dan tertata.
C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
menurut saya belum sesuai karena masyarakat Indonesia belum menjunjung tinggi HAM yg ada di Indonesia sedangkan isi dari Pancasila dan UUD melekat dengan adanya rasa persatuan tetapi masyarakat Indonesia cenderung blm bisa memiliki rasa persatuan karena mereka masih blm bisa menganggap perbedaan sehingga masih sering terjadi adanya tindakan bullying terhadap orang yg berbeda.
D. Bagaimana sikap Anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Tindakan tersebut justru melanggar norma dan tanggapan saya sebaiknya aparat parlementer segera menyadari hal itu karena seorang anggota parlemen seharusnya mempertimbangkan kepentingan rakyat bukan malah menambah beban rakyat dan menguntungkan dirinya sendiri.
E. Bagaimana pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah berselisih dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini ?
Menurut saya mengapa para pemegang kekuasaan selalu menjadikan rakyat tumbal di atas kepentingan pribadi mereka? sedangkan sudah jelas Indonesia merupakan negara hukum yg dimana seharusnya para pemegang kekuasaan mengajari cara berhukum yg baik bukan malah menjadikan emosi rakyat sebagai ladang untuk mencapai tujuan yg mereka tuju. Menurut saya melawan HAM karena dampak yg akan ditimbulkannya bisa mengalami akibat perpecahan karena suatu konflik yg tidak jelas yg ditimbulkan dari keegoisan para pemegang kekuasaan yg tidak bertanggung jawab.
nama : Putri Azzahra
npm : 2213053058
kelas : 2C
prodi : pgsd
analisis soal
A. Bagaimana isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Menurut saya isi artikel tersebut sangat berdampak baik bagi pembaca dikarenakan pembaca dapat mengetahui jika HAM yg ada di Indonesia terbilang masih buruk dan perlu perbaikan apalagi tentang pengelolaan sumber daya alam nya, tentang perbedaan yg bercanda masalah di Papua bukan sekelompok orang yang ingin merdeka, tapi anggota suatu bangsa diperlakukan berbeda karena gaya hidup, tradisi, serta warna kulit yang dianggap memiliki identitas sosial yang berbeda.
Rasisme sendiri dianggap tidak pernah menjadi masalah di Indonesia. Pemerintah Indonesia meratifikasi Konvensi Internasional Penghapusan Diskriminasi Rasial (ICERD) sejak tahun 1999, namun objek rasisme tetap menjadi warisan dalam warisan tersebut sudah melawan HAM sebab papua juga bagian dari Indonesia dan karena beberapa oknum yang tidak mengerti adanya kebhinekaan maka bisa merusak SDM hingga menyebabkan terpecahnya sebab adanya perbedaan harusnya menjadi jembatan untuk mempersatukan bukan malah membedakan, suku, agama, warna kulit, budaya, adat kebiasaan itu karena adanya keragaman bukan malah didiskriminasi. dan dampak positif dari artikel tersebut saya bisa mengatahui bahwa Indonesia perlu perbaikan HAM dan memperbaiki kualitas SDM nya agar tidak mendiskriminasi perbedaan di Indonesia.
B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia yang diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimana pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Prinsip demokrasi indonesia yg berketuhanan yang maha esa sangat baik, mengapa demikian? karena memang agama dan ketuhanan dapat menjadikan pegangan yang kokoh terhadap masyarakat Indonesia sehingga kehidupan dapat lebih terarah dan tertata.
C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
menurut saya belum sesuai karena masyarakat Indonesia belum menjunjung tinggi HAM yg ada di Indonesia sedangkan isi dari Pancasila dan UUD melekat dengan adanya rasa persatuan tetapi masyarakat Indonesia cenderung blm bisa memiliki rasa persatuan karena mereka masih blm bisa menganggap perbedaan sehingga masih sering terjadi adanya tindakan bullying terhadap orang yg berbeda.
D. Bagaimana sikap Anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Tindakan tersebut justru melanggar norma dan tanggapan saya sebaiknya aparat parlementer segera menyadari hal itu karena seorang anggota parlemen seharusnya mempertimbangkan kepentingan rakyat bukan malah menambah beban rakyat dan menguntungkan dirinya sendiri.
E. Bagaimana pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah berselisih dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini ?
Menurut saya mengapa para pemegang kekuasaan selalu menjadikan rakyat tumbal di atas kepentingan pribadi mereka? sedangkan sudah jelas Indonesia merupakan negara hukum yg dimana seharusnya para pemegang kekuasaan mengajari cara berhukum yg baik bukan malah menjadikan emosi rakyat sebagai ladang untuk mencapai tujuan yg mereka tuju. Menurut saya melawan HAM karena dampak yg akan ditimbulkannya bisa mengalami akibat perpecahan karena suatu konflik yg tidak jelas yg ditimbulkan dari keegoisan para pemegang kekuasaan yg tidak bertanggung jawab.