Nama: Adies Adellia Futri
NPM : 2212053133
Kelas : 2F
Demokrasi itu pasti dan memang akan gaduh,bising, dan berisik. Tapi ribut berisik nya dalam demokrasi memiliki tujuan dan porsi nya sendiri.
Demokrasi digunakan oleh banyak negara karena dianggap efektif untuk mewujudkan kesetaraan, mengurangi konflik, dan meningkatkan partisipasi publik.
Misal dalam hal menegakkan Hak Asasi Manusia (HAM). Negara yang menjunjung demokrasi pasti/juga memiliki nilai mengenai HAM yang tinggi pula.
Warga di negara Demokrasi juga cenderung memiliki angka harapan yang tinggi. Riley(2005), V Dem Institute(2019)
Kemudian jika kita bandingan antara negara demokrasi dan non demokrasi. Maka, dapat dilihat jika negara demokrasi lebih kaya karena memiliki tingkat perkembangan manusia yang lebih tinggi.
Pasca perang dingin, banyak negara yang menginginkan kebebasan dan kemakmuran seperti hal nya negara demokrasi.
Namun bukan berarti jika Demokrasi merupakan sistem pemerintahan yang sempurna.
Banyak politikus demokrasi yang mempertanyakan, apakah memberikan kepada masyarakat awam yang kurang memahami persoalan yang terjadi merupakan hal yang tepat?
Saat ini beberapa analisis mengatakan demokrasi sedang mengalami fase krisis.
Ini disebabkan beberapa hal, seperti, kurangnya kepercayaan terhadap pemerintah dan politikus, hingga regulasi pemerintah yang dianggap tidak transparan.
Perlu diketahui jika Demokrasi itu bukan tujuan. Demokrasi adalah jalan yang harus kita lalui bersama sebagai warga,bangsa dan negara.
Menurut Winston Churchill, "Demokrasi adalah sistem pemerintahan paling buruk. Tapi tidak ada yang lebih baik daripada itu."