Posts made by Adies Adellia Futri 2213053133

NAMA: Adies Adellia Futri
NPM : 2213053133

PENDEKATAN PENDIDIKAN NILAI SECARA KOMPREHENSIF SEBAGAI SUATU ALTERNATIF PEMBENTUKAN AKHLAK BANGSA
Berdasarkan jural tersebut dapat di pahami bahwa pentingnya pendidikan nilai dengan pendekatan komprehensif. Karena dipandang sesuai untuk di terapkan pada masa sekarang, yang mana kehidupan sudah semakin komplek dan perubahan disegala segi kehidupan berlangsung dengan sangat cepat.

Kemudian istilah komprehensif ini mencakup beberapa aspek. Seperti:
(1) isi pendidikan harus komprehensif.
(2) metode pendidikan nilai juga harus komprehensif.
(3) Pendidikan nilai hendaknya terjadi dalam keseluruhan proses pendidikan di kelas, dalam kegiatan ekstrakurikuler, dalam proses bimbingan dan penyuluhan, dalam upacara-upacara pemberiaan penghargaan dan semua aspek kehidupan.
(4) pendidikan nilainya hendaknya terjadi melalui kehidupan dalam masyarakat.
Nama: Adies Adellia Futri
NPM : 2213053133

Analisis Jurnal 1
PENDIDIKAN MORAL DI SEKOLAH

Ada beberapa hal dalam jurnal tersebut yang jika ditarik kesimpulannya maka;
Pendidikan moral di sekolah perlu dilaksanakan secara bersungguh-sungguh untuk membangun generasi bangsa yang berkualitas. Baik orang tua, wali murid, maupun pendidik juga harus ikut serta mengemban peran untuk mendidik moral peserta didik. Sekolah yang merupakan ruang publik demokratis dibangun untuk membentuk peserta didik yang dapat mengajukan pertanyaan kritis, menghargai dialog yang bermakna dan menjadi agensi kemanusiaan. Melalui hal tersebut berarti lingkungan sekolah memegang peranan penting dalam pembentukan moral anak. Keluarga, sekolah, dan masyarakat bersama-sama bertanggung jawab untuk mendidik anak-anak muda agar bermoral baik sekaligus pintar secara intelektual sehingga terwujud generasi muda yang unggul.
Nama: Adies Adellia Futri
NPM : 2213053133

PENDEKATAN PENTAHELIX PENDIDIKAN NILAI DAN MORAL
Perlu diketahui dulu bahwasanya nilai memiliki artian memberikan harga pada suatu konsep yang dihadapi, sedangkan moral dapat diartikan sebagai kebiasaan-kebiasaan yang berulang-ulang oleh sekelompok orang. Kemudian terdapat beberapa pendekatan untuk menanamkan nilai, yaitu :

* Pemerintah, pemerintah membuat UU Nomor 12 Tahun 2012 mengenai Pendidikan Tinggi pasal 35 tentang kurikulum ayat 3 yang mana agama, Pancasila, pendidikan kewarganegaraan, Bahasa Indonesia wajib ada di dalam dunia pendidikan sebagai upaya penanaman nilai.
* Masyarakat/Komunitas, kebiasaan-kebiasaan di masyarakat akan membantu untuk menanamkan nilai.
* Akademisi, Guru maupun dosen atau siapapun yang bekerja dibidang akademisi pasti akan melakukan transfer of knowledge serta transfer of value didalamnya.
* Pengusaha/Pemilik Modal, penerapan nilai erat kaitannya dengan bidang tersebut
* Media, penanaman nilai dapat dilakukan melalui berbagai media elektronik serta bisa dilakukan melalui berbagai media sosial.
Nama: Adies Adellia Futri
NPM : 2213053133

Peran Pendidik SD dalam menanamkan pendidikan nilai dan moral melalui PPKN

Pada video tersebut dijelaskan bahwasanya penting sekali menanamkan nilai moral kepada peserta didik sedini mungkin.
Lantas bagaimana peran guru atau tenaga pendidik agar pendidikan nilai dan moral dapat tertanam pada peserta didik?
1.) Indoktrinasi yaitu, menanamkan nilai-nilai disiplin.
2.) Klarifikasi Nilai. Yang mana seorang guru mengasah peserta didik menggunakan pernyataan benar atau salah, baik atau buruk. Yang kemudian diajak untuk menganalisis apa alasan jika benar ataupun apa alasan jika itu salah.
3.) Teladan dan Contoh. Dapat seperti yang kita ketahui bahwasanya guru adalah digugu dan ditiru. Dari kalimat tersebut kita bisa mengambil inti yakni guru sudah seharusnya menjadi teladan atau roll model pagi peserta didiknya.
4.) Pembiasan dalam perilaku. Seperti menanaman moral biasanya lebih banyak dilakukan melalui pembiasaan tingkah laku dalam proses belajar mengajar.

Tentu pembelajaran PPKN tidak lepas dari hal pendidikan moral. Tapi apasih tujuan dari mempelajari atau mengajari peserta didik terkait nilai-nilai PPKN?
Yang pertama; Memberikan pengertian, pengetahuan, dan pemahaman tentang Pancasila. Kedua; Menanamkan nilai-nilai moral Pancasila ke dalam diri anak didik. Ketiga; Meletakkan dan membentuk pola pikir yang sesuai dengan Pancasila. Keempat; Menggugah kesadaran peserta didik sebagai warga negara. Kelima; Memberikan motivasi agar dalam setiap langkah dan berperilaku sesuai Pancasila. Keenam; Mempersiapkan peserta didik untuk menjadi warga negara dan warga masyarakat Indonesia yang baik. Terakhir; Pembangunan watak dan karakter.