གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Elyna Aprilia 2253053009

3F Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Video 1

Elyna Aprilia 2253053009 གིས-
Nama : Elyna Aprilia
NPM. : 2253053009
Kelas : 3F

Analisis video 1

di dalam video membahas tentang trolley problem adalah sebuah eksperimen pemikiran dalam etika oleh Philippa Foot pada tahun 1967 yang di adaptasi untuk memahami konteks moral dalam berbagai kondisi seperti sebuah skenario yang di buat menimbulkan dilema moral seperti memberikan pertanyaan yang rumit dengan mencari mana nilai moral yang lebih baik atau mungkin yang lebih baik hanyalah tipuan belaka.

skenario pertama kamu diberikan opsi dengan menarik tuas agar kereta berbelok dan hanya membunuh 1 orang atau kereta tetap berjalan lurus dan membunuh 5 orang. sedangkan pada skenario kedua kamu diberikan opsi mendorong orang bertubuh besar dan hanya membunuh orang itu atau membiarkan kereta dan membunuh 5 orang.
dari pertanyaan-pertanyaan yang di berikan dari video berupa trolley problem membuat kita berpikir kembali tentang definisi moral dari perspektif yang berbeda-beda dan konsekuensi yang di dapat dari pilihan yang kita ambil.

dari trolley problem membuat kita berpikir lebih jauh tentang konsekuensi dari sebuah pilihan apakah di buat berdasarkan nilai moral atau egoisme manusia saat posisi yang diuntungkan atau yang memiliki kepentingan.

3F Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Jurnal 1

Elyna Aprilia 2253053009 གིས-
Nama : Elyna Aprilia
NPM : 2253053009
Kelas : 3F

Analisis jurnal 1
PENDIDIKAN NILAI DAN MORAL DALAM SISTEM KURIKULUM PENDIDIKAN DI ACEH

di dalam jurnal ini menjelaskan tentang Pendidikan nilai dan moral di satuan pendidikan di Aceh yang melakukan pembelajaran Islami yang mengacu pada Qanun No. 23 Tahun 2002. Qanun tersebut kemudian disempurnakan dengan Qanun Aceh No 5 Tahun 2008 dan pemerintah kemudian diganti oleh Qanun Aceh No 9 Tahun 2015 perubahan atas Qanun Aceh No. 11 Tahun 2014 tentang penyelenggaraan Pembelajaran. sebagaimana yang di atur di dalam Qanun yaitu indikator sistem pengelolaan madrasah memiliki nilai transparansi, akuntabilitas, pendekatan, keteladanan, pengembangan budaya berorientasi islami dan penerapan kurikulum islami. Pendidikan yang diselenggarakan di Aceh merupakan implikasi dari penerapan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Aceh yang berbasis islami.

Penerapan syariah Islam di Provinsi Aceh mengatur berbagai konteks yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat Aceh seperti Pendidikan politik, hukum, sosial, dan Islam di Aceh, Pendidikan Islam pun memiliki upaya untuk melaksanakan, mendorong dan mengajak siswa untuk hidup yang lebih dinamis dengan berlandasan nilai-nilai dan Mulia. Pendidikan Islam merupakan proses mempersiapkan generasi muda dalam mengisi peran, nilai islami dan pengetahuan yang berhubungan dengan fungsi sebagai manusia dalam melakukan amalan.

3F Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Jurnal-2

Elyna Aprilia 2253053009 གིས-
Nama : Elyna Aprilia
NPM   : 2253053009
Kelas  : 3F

Analisis jurnal
MEMBINA NILAI MORAL SOSIAL BUDAYA INDONESIA DI KALANGAN REMAJA

Pembentukan nilai moral sosial budaya Indonesia di kalangan anak-anak dan remaja merupakan tanggung jawab orang tua, masyarakat dan pemerintah secara bersinergis. Dalam realitas kehidupan saat ini terlihat ketiganya belum melakukan sinergitas yang optimal, sehingga di berbagai lingkungan pendidikan seringkali terjadi penyimpangan terhadap nilai moral dan norma yang tidak sesuai dengan kondisi sosial budaya masyarakat Indonesia dan perlu untuk di tingkatkan kerjasama yang kuat, koordinasi yang sistematis, dan saling bahu-membahu dalam bingkai nilai kekeluargaan yang sesuai dengan nilai-nilai agama yang suci.

sedangkan di lembaga pendidikan formal dan non formal (masyarakat), pendidik yang bertugas membentuk nilai moral untuk membangun jati diri generasi muda adalah guru dan tokoh masyarakat (Uyoh Sadulloh dkk, 6-12), dilakukan dengan upaya mendidik, mengajar dan melatih. Mendidik berisi muatan tidak hanya pengetahuan tetapi juga nilai-nilai moral Pancasila.

3F Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Video

Elyna Aprilia 2253053009 གིས-
Nama : Elyna Aprilia
Npm : 2253053009
Kelas : 3F

dari video tersebut dapat diambil nilai-nilai yang harus diteladani dan dilakukan dalam kehidupan sehari-hari yaitu:
1. nilai ketuhanan, pada nilai ini mengajak kita untuk percaya kepada Tuhan dan melaksanakan perintahnya seperti melaksanakan ibadah sesuai dengan agama yang dianut dan tidak memaksakan suatu agama kepadanya orang lain.
2. nilai kemanusiaan, pada nilai ini mengajak kita untuk bersikap saling mencintai sesama manusia, seperti membantu teman yang kesulitan dan tidak berbuat kasar kepada orang lain.
3. nilai persatuan, pada nilai ini mengajak kita untuk cinta terhadap bangsa Indonesia, seperti mengikuti upacara bendera dengan tertib dan mencintai dan bangga menggunakan barang buatan Indonesia.
4. nila kerakyatan, pada nilai ini mengajak kita untuk bermusyawarah dalam menyelesaikan suatu masalah, seperti saling menghargai pendapat orang lain dan bermusyawarah dalam pemilihan ketua kelas.
5. nilai keadilan sosial, pada nilai ini mengajak kita untuk bersikap adil terhadap sesama, seperti melaksanakan hak dan kewajiban secara seimbang dan menghargai hasil karya orang lain.

dan cara agar seseorang dapat meneladani dan menerapkan nilai-nilai tersebut yaitu dengan memberikan pemahaman tentang pentingnya tentang nilai nilai dari Pancasila di dalam kehidupan sehari-hari serta memberikan contoh dari nilai-nilai tersebut agar contoh tersebut dapat di ikuti dengan baik.

3F Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Jurnal-1

Elyna Aprilia 2253053009 གིས-
Nama : Elyna Aprilia
NPM : 2253053009
Kelas : 3F

Analisis jurnal
Pengertian moral, menurut Suseno (1998) adalah ukuran baik-buruknya seseorang, baik sebagai pribadi maupun sebagai warga masyarakat, dan warga negara. Sedangkan menurut Ouska dan Whellan (1997), moral adalah prinsip baik buruk yang ada dan melekat dalam diri individu/seseorang. maka dapat disimpulkan bahwa pengertian moral adalah suatu tuntutan prilaku yang baik yang dimiliki individu sebagai moralitas, yang tercermin dalam pemikiran/konsep, sikap, dan tingkah laku, sedangkan Nilai Moral pancasila adalah suatu pedoman bagi masyarakat untuk bertindak hidup sebagaimana telah diatur dalam pancasila atau ideologi Indonesia, dengan kata lain moral pancasila adalah sikap bermasyarakat yang baik dimana harus dilakukan oleh masyarakat, bertujuan untuk menumbuh kembangkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, serta menjadi standar baik atau buruknya perbuatan manusia. Pengajarannya menitik beratkan pada penghayatan dan pengalaman butir-butir Pancasila (36 butir Pancasila) sebagaimana termuat dalam Tap MPR RI No. II/MPR/1978 tentang pedoman penghayatan dan pengalaman Pancasila atau Eka Prasetya Pancarya.
1) Pengalaman sila kesatu, Ketuhanan Yang Maha Esa, seperti Percaya dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab, Hormat menghormati dan bekerjasama antar pemeluk agama dan penganut-penganut kepercayaan yang berbeda-beda, sehingga terbina kerukunan hidup, Saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya, 
2. Pengalaman sila kedua, Kemanusiaan yang adil dan beradap, seperti Mengakui persamaan derajat, persamaan hak dan persamaan kewajiban anatar sesama manusia, Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, Berani membela kebenaran dan keadilan.
3. Pengalaman sila ketiga peraturan Indonesia, seperti Rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara, Cinta tanah air dan bangsa, Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa yang Bhineka tunggal.
4. Pengalaman sila keempat, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, seperti Mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat, Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama, Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan, Dengan itikat baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah.
5. Pengalaman sila kelima, Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, seperti Mengembangkan perbuatan-perbuatan yang luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotong-royongan, Bersikap adil, Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban, Menghormati hak-hak orang lain.