Nama:Asyifa Nurhaliza
Npm:2213053074
Kelas:2E
Mata Kuliah:PPKN
Dosen Pengampu : 1. Drs. Rapani, M.Pd
2. Siti Nuraini, M.Pd
Pretest 4
1. Hal positif apa yang anda dapatkan dari artikel tersebut? Apakah ada konstitusi yang dilanggar? Jelaskan!
Jawab:
Hal positif yang saya dapatkan dari artikel diatas adalah saya dapat mengetahui adanya masalah PSBB dan pelanggaran HAM selama pandemi. Menurut saya ada pelanggaran konstitusi yaitu PSBB cenderung otoriter di beberapa daerah. Hal itu dilakukan karena kecenderungan aparat sipil dan keamanan menindak pelanggar PSBB dinilai menyimpang dari nilai-nilai hak asasi manusia (HAM). Alasan mereka hampir sama dan menerapkan Undang-Undang Kekarantinaan Kesehatan No. 6 Tahun 2018. Padahal isi UU 6/18 benar dalam "Pasal Huruf C", namun berbunyi:“Bahwa sebagai bagian dari masyarakat dunia, Indonesia berkomitmen melakukan upaya untuk mencegah terjadinya kedaruratan kesehatan masyarakat yang meresahkan dunia sebagaimana yang diamanatkan dalam regulasi internasional di bidang kesehatan, dan dalam melaksanakan amanat ini Indonesia harus menghormati sepenuhnya martabat, hak asasi manusia, dasar-dasar kebebasan seseorang, dan penerapannya secara universal.”
Berkat kebijakan PSBB yang diterapkan pemerintah, aktivitas masyarakat menjadi sangat terbatas dan hanya bisa dilakukan dari rumah. Walaupun sebagai makhluk sosial kita perlu berinteraksi dengan orang lain, sebagai makhluk sosial kita juga membutuhkan orang lain dalam hidup kita. Tapi dengan ini. PSBB artinya kita sebagai makhluk sosial tidak harus mendapatkan haknya karena kebijakan PSBB yang ditetapkan oleh pemerintah, perlu adanya edukasi tentang dampak baik PSBB yang diterapkan sebelum kita bertindak. Kami berharap upaya pemerintah dan aparat keamanan yang bermaksud baik dapat dipertanggungjawabkan secara moral di mata dunia Saksi. Karena niat baik harus dilakukan dengan baik.
2. Bagaimanakah jika suatu negara tidak memiliki konstitusi? Apakah konstitusi efektif dalam mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara?
Jawab:
Konstitusi bertindak sebagai sumber hukum tertinggi, alat untuk membatasi kekuasaan. Konstitusi juga merupakan identitas dan simbol nasional: dasar negara adalah pedoman untuk mengatur kehidupan negara. Jika fondasi negara ini tidak dimiliki, besar kemungkinan sistem pemerintahan dan kehidupan negara akan runtuh dan negara pada akhirnya akan hancur. Dampak lainnya adalah masyarakat lebih rentan terhadap konflik, konstitusi berperan sebagai perlindungan dan jaminan hak konstitusional bagi seluruh warga negara. Negara yang tidak memiliki konstitusi tertulis adalah Inggris, Israel dan Selandia Baru,” jelas Palguna menjelaskan konstitusi dari negara yang tidak terdokumentasikan tersebut.
3. Kemukakan contoh tantangan kehidupan bernegara saat ini, yang menurut Anda perlu diantisipasi, apakah pasal-pasal dalam UUD NRI 1945 sekarang sudah mampu menjadi pedoman untuk menyelesaikan tantangan tersebut dan mengapa demikian?
Jawab:
Contoh tantangan kehidupan bernegara di Indonesia salah satunya adalah Masuknya berbagai macam kebudayaan yang ada di dunia.
UUD NRI 1945 yang mampu menjadi pedoman untuk menyelesaikan tantangan kehidupan bernegara itu yaitu:Pasal 32 ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 mengamanatkan bahwa "Negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budayanya".Pasal 32 ayat (2) UUD NRI Tahun 1945 menyatakan bahwa “Negara menghormati dan memelihara bahasa daerah sebagai kekayaan budaya nasional
4. Bagaimakah menurut pendapatmu sebagai warganegara mengenai konsep bernegara kita dalam menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan? Adakah perlu di perbaiki, jelaskan!
Jawab:
Menurut pendapat saya,Konsep bernegara Sekarang sudah lumayan baik,Namun harus terus berorientasi untuk maju dalam menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan.
Sebagai Warganegara cara kita dalam memperkukuh persatuan dan kesatuan diantara para warganya adalah dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila serta menjaga semangat persatuan dan kesatuan bangsa.Selain itu adanya rasa saling bertoleransi kepada sesama manusia. Sebab, toleransi antar sesama manusia akan memunculkan rasa saling menghargai. Adapun, contohnya yaitu tidak membeda-bedakan manusia dari suku dan agama.
Hal yang perlu diperbaiki yakni kecintaan kita sebagai warga negara Indonesia dengan adanya produk produk yang diproduksi negara indonesia.Masyarakat Indonesia yang lebih memilih membeli produk dari luar negeri berdampak langsung pada peningkatan impor barang. Jika impor barang naik maka valuta asing di Indonesia turun dan bisa jadi berakibat pada nilai tukar rupiah yang merosot.
Npm:2213053074
Kelas:2E
Mata Kuliah:PPKN
Dosen Pengampu : 1. Drs. Rapani, M.Pd
2. Siti Nuraini, M.Pd
Pretest 4
1. Hal positif apa yang anda dapatkan dari artikel tersebut? Apakah ada konstitusi yang dilanggar? Jelaskan!
Jawab:
Hal positif yang saya dapatkan dari artikel diatas adalah saya dapat mengetahui adanya masalah PSBB dan pelanggaran HAM selama pandemi. Menurut saya ada pelanggaran konstitusi yaitu PSBB cenderung otoriter di beberapa daerah. Hal itu dilakukan karena kecenderungan aparat sipil dan keamanan menindak pelanggar PSBB dinilai menyimpang dari nilai-nilai hak asasi manusia (HAM). Alasan mereka hampir sama dan menerapkan Undang-Undang Kekarantinaan Kesehatan No. 6 Tahun 2018. Padahal isi UU 6/18 benar dalam "Pasal Huruf C", namun berbunyi:“Bahwa sebagai bagian dari masyarakat dunia, Indonesia berkomitmen melakukan upaya untuk mencegah terjadinya kedaruratan kesehatan masyarakat yang meresahkan dunia sebagaimana yang diamanatkan dalam regulasi internasional di bidang kesehatan, dan dalam melaksanakan amanat ini Indonesia harus menghormati sepenuhnya martabat, hak asasi manusia, dasar-dasar kebebasan seseorang, dan penerapannya secara universal.”
Berkat kebijakan PSBB yang diterapkan pemerintah, aktivitas masyarakat menjadi sangat terbatas dan hanya bisa dilakukan dari rumah. Walaupun sebagai makhluk sosial kita perlu berinteraksi dengan orang lain, sebagai makhluk sosial kita juga membutuhkan orang lain dalam hidup kita. Tapi dengan ini. PSBB artinya kita sebagai makhluk sosial tidak harus mendapatkan haknya karena kebijakan PSBB yang ditetapkan oleh pemerintah, perlu adanya edukasi tentang dampak baik PSBB yang diterapkan sebelum kita bertindak. Kami berharap upaya pemerintah dan aparat keamanan yang bermaksud baik dapat dipertanggungjawabkan secara moral di mata dunia Saksi. Karena niat baik harus dilakukan dengan baik.
2. Bagaimanakah jika suatu negara tidak memiliki konstitusi? Apakah konstitusi efektif dalam mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara?
Jawab:
Konstitusi bertindak sebagai sumber hukum tertinggi, alat untuk membatasi kekuasaan. Konstitusi juga merupakan identitas dan simbol nasional: dasar negara adalah pedoman untuk mengatur kehidupan negara. Jika fondasi negara ini tidak dimiliki, besar kemungkinan sistem pemerintahan dan kehidupan negara akan runtuh dan negara pada akhirnya akan hancur. Dampak lainnya adalah masyarakat lebih rentan terhadap konflik, konstitusi berperan sebagai perlindungan dan jaminan hak konstitusional bagi seluruh warga negara. Negara yang tidak memiliki konstitusi tertulis adalah Inggris, Israel dan Selandia Baru,” jelas Palguna menjelaskan konstitusi dari negara yang tidak terdokumentasikan tersebut.
3. Kemukakan contoh tantangan kehidupan bernegara saat ini, yang menurut Anda perlu diantisipasi, apakah pasal-pasal dalam UUD NRI 1945 sekarang sudah mampu menjadi pedoman untuk menyelesaikan tantangan tersebut dan mengapa demikian?
Jawab:
Contoh tantangan kehidupan bernegara di Indonesia salah satunya adalah Masuknya berbagai macam kebudayaan yang ada di dunia.
UUD NRI 1945 yang mampu menjadi pedoman untuk menyelesaikan tantangan kehidupan bernegara itu yaitu:Pasal 32 ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 mengamanatkan bahwa "Negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budayanya".Pasal 32 ayat (2) UUD NRI Tahun 1945 menyatakan bahwa “Negara menghormati dan memelihara bahasa daerah sebagai kekayaan budaya nasional
4. Bagaimakah menurut pendapatmu sebagai warganegara mengenai konsep bernegara kita dalam menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan? Adakah perlu di perbaiki, jelaskan!
Jawab:
Menurut pendapat saya,Konsep bernegara Sekarang sudah lumayan baik,Namun harus terus berorientasi untuk maju dalam menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan.
Sebagai Warganegara cara kita dalam memperkukuh persatuan dan kesatuan diantara para warganya adalah dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila serta menjaga semangat persatuan dan kesatuan bangsa.Selain itu adanya rasa saling bertoleransi kepada sesama manusia. Sebab, toleransi antar sesama manusia akan memunculkan rasa saling menghargai. Adapun, contohnya yaitu tidak membeda-bedakan manusia dari suku dan agama.
Hal yang perlu diperbaiki yakni kecintaan kita sebagai warga negara Indonesia dengan adanya produk produk yang diproduksi negara indonesia.Masyarakat Indonesia yang lebih memilih membeli produk dari luar negeri berdampak langsung pada peningkatan impor barang. Jika impor barang naik maka valuta asing di Indonesia turun dan bisa jadi berakibat pada nilai tukar rupiah yang merosot.