གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Ilma Fuadah 2213053225

3F Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Video 2

Ilma Fuadah 2213053225 གིས-
Nama : Ilma Fuadah
NPM : 2213053225
Kelas : 3F

Menanggapi kejadian dalam video tersebut sangat disayangkan jka seorang pelajar melakukan kekerasan di lingkungan sekolah. Lebih parahnya lagi hal tersebut tidak hanya terjadi sekali di Indonesia, akan tetapi sering kali terjadi dan di lingkungan sekolah yang berbeda. Seperti di dalam video, tahun 2015 di SD Negeri di Kebayoran Lama, Jakarta. Kejadian tersebut dimulai karena adanya perkelahian mulut sampai akhirnya berkelahi secara fisik yang mengakibatkan salah satu diantaranya masih kelas 2 SD meninggal dunia. Pada Agustus 2017 juga terjadi perkelahian yang mengakibatkan siswa kelas 2 SD meninggal dunia. Hal tersebut diduga karena ada perundungan dan dilempar dengan minuman beku, kejadian tersebut terjadi di Sukabumi, Jawa Barat. Pada buan November 2017 juga duel antara dua siswa kelas 5 SD saat perlombaan senam Hari Guru di SD Negeri, Kabupaten Bandung. Dugaannya pelaku merasa terganggu dengan korban yang menyalakan motor bising.

Dengan kejadian-kejadian tersebut memberikan pelajaran untuk pihak sekolah agar lebih awas agi dengan murid-muridnya.Namun anak di usia ini memang emosinya masih beum terkontrol sehingga sulit untuk dituntun. Disinilah peran orang tua juga diperlukan untuk memberikan kasih sayang serta perhatian dan pengertian sosial emosional agar anak lebih mengerti dalam bertindak dengan kawannya.

3F Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Video 1

Ilma Fuadah 2213053225 གིས-
Nama : Ilma Fuadah
NPM : 2213053225
Kelas : 3F

Trolly problem adalah eksperimen pemikiran yang dibangun untuk menciptakan moral yang ada dalam diri seseorang. Dalam video tersebut terdapat dua kasus, kasus yang pertama harus mengorbankan satu orang dan lebih memiih menyelamatkan lima orang. Hal ini menguji individu dalam melakukan kebaikan yang ebih besar dan menilai tentang kehidupan manusia. Untuk kasus yang kedua yaitu berhadapan dengan dua pilihan antara sengaja mendorong satu orang untuk menyelamatkan lima orang atau membiarkan lima orang ditabrak kereta.

Pada kedua kasus di atas dapat diambil pesannya yaitu bukan berarti apabila kita mengorbankan sesuatu yang kecil untuk kepentingan bersama kita tidak memiliki moral. Tindakan moral tidak hanya diperhitungkan untuk kepentingan seseorang saja, akan tetapi juga untuk kepentingan semua orang. Tindakan baik yang kita lakukan menurut kita sendiri, belum tentu baik di mata orang lain.

3F Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Jurnal-2

Ilma Fuadah 2213053225 གིས-
Nama : Ilma Fuadah
NPM : 2213053225
Kelas : 3F

MEMBINA NILAI MORAL SOSIAL BUDAYA INDONESIA DI KALANGAN REMAJA


budaya Indonesia di kalangan anak-anak dan remaja merupakan tanggung
jawab orang tua, masyarakat dan pemerintah secara bersinergis. Kerjacsama yang baik antara ketiga
lingkungan pendidikan yang oleh Ki Hajar Dewantoro (1964) disebut dengan Tri Pusat Pendidikan pada
dasarnya sudah dikenal seusia kemerdekaan Negara Republik
Indonesia. Dalam realitas kehidupan
saat ini terlihat ketiganya belum
melakukan sinergitas yang optimal,
sehingga di berbagai lingkungan pendidikan seringkali terjadi
penyimpangan terhadap nilai moral dan norma yang tidak sesuai dengan
kondisi sosial budaya masyarakat
Indonesia. Ke depan ke tiga lingkungan
pendidikan tersebut perlu meningkatkan kerjasama yang kuat,
koordinasi yang sistematis, dan saling
bahu-membahu dalam bingkai nilai kekeluargaan yang sesuai dengan nilai-nilai agama yang suci, sebagai anak
bangsa yang merindukan kembali
kokohnya jati diri bangsa ini, menjadi bangsa yang cerdas otaknya, lembut
hatinya, dan terampil tangannya sehingga bangsa ini menjadi bangsa yang maju yang bernilai, bermoral, dan berbudaya Indonesia yang di Ridhai Tuhan Yang Maha Esa.

3F Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Jurnal-1

Ilma Fuadah 2213053225 གིས-
Nama : Ilma Fuadah
NPM : 2213053225
Kelas : 3F

PENERAPAN NILAI MORAL PANCASILA DALAM
MEWUJUDKAN GENERASI ANTI KORUPSI DI
SD NEGERI OSILOA KUPANG TENGAH!

Nilai Moral pancasila adalah suatu pedoman bagi masyarakat untuk
bertindak hidup sebagaimana telah diatur dalam pancasila atau ideologi
Indonesia, dengan kata lain moral pancasila adalah sikap bermasyarakat yang baik dimana harus dilakukan oleh masyarakat. Pendidikan Moral Pancasila merupakan pendidikan yang berupaya untuk menumbuhkembangkan nilai-nilai
yang terkandung dalam Pancasila. Pengajarannya menitik beratkan pada
penghayatan dan pengalaman butir-butir Pancasila (36 butir Pancasila)
sebagaimana termuat dalam Tap MPR RI No. II/MPR/1978 tentang pedoman
penghayatan dan pengalaman Pancasila atau Eka Prasetya Pancarya.

Moral adalah suatu tuntutan prilaku yang baik yang dimiliki individu sebagai moralitas, yang tercermin dalam
pemikiran/konsep, sikap, dan tingkah laku. Pengertian Nilai Dalam Pancasila Nilai atau “value” (bahasa inggris)
termasuk bidang kajian filsafat. Persoalan-persoalan tentang nilai dibahas dan dipelajari salah satu cabang filsafat yaitu filsafat nilai.

Dengan menanamkan nilai moral sejak dini dapat mencengah ajakan atau dorongan negatif untuk melalukan korupsi sejak dini. Penanaman nilai moral pancasila kepada peserta didik dapat membangun dan membekali peserta didik sebagai generasi emas dalam mewujudkan budaya anti korupsi sejak dini.

3F Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Video

Ilma Fuadah 2213053225 གིས-
Nama : Ilma Fuadah
NPM : 2213053225
Kelas : 3F

Penerapan Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Pengamalan sila Pancasila adalah penerapan sila-sila dalam kehidupan sehari-hari. Berikut contoh pengamalan sila-sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari:

1. Sila pertama (Ketuhanan Yang Maha Esa)
-Bersyukur kepada tuhan
-Menjalankan ibadah sesuai dengan agama yang dianut
-Tidak memaksakan agama kepada orang lain
-Menghormati dan menghargai agama orang lain
-Berdoa sebelum dan setelah melakukan kegiatan apapun

2. Sila kedua (Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
-Membantu adik belajar
-Membantu korban bencana alam
-Tidak berbuat kasar kepada orang lain
-Menolong teman yang sedang kesulitan
-Menghormati orang yang lebih tua

3. Sila ketiga (persatuan Indonesia)
-Mencintai dan bangga aerta menggunakan produk dalam negeri
-Bermain secara rukun
-Bergaul tidak membedakan suku, agama, dan ras
-Melaksanakn upacara bendera
-Melestarikan budaya

4. Sila keempat (Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan)
-Menerima hasil musyawarah dengan lapang dada
-Menyampaikan pendapat
-Musyawarah dalam pemilihan perangkat kelas
-Berdiskusi
-Menghagai pendapat orang lain

5. Sila kelima ( Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia)
-Tidak berbuat curang kepada orang lain
-Tidak boros dan suka menabung
-Bergotong royong
-Menghargai hasil karya orang lain
-Melaksanakn hak dan kewajiban secara seimbang