Posts made by NADIA NUR SAFITRI 2213053275

Nama : Nadia Nur Safitri
Npm : 2213053275
Kelas : 3G
Analisis jurnal 2

Identitas Jurnal
Judul: PENDEKATAN PENDIDIKAN NILAI SECARA KOMPREHENSIF SEBAGAI SUATU ALTERNATIF PEMBENTUKAN AKHLAK BANGSA
Penulis: Darmiyati Zuchdi
Tahun terbit: 2001
Bulan terbit: April
Halaman: 8 Halaman
Kata kunci: pendidikan nilai/moral, pendekatan komprehensif, pembentukan karakter

Hasil analisis jurnal
Jurnal ini membahas pendidikan nilai dengan pendekatan komprehensif sebagai suatu alternatif pembentukan akhlak bangsa. Penekanan pada kompleksitas dan perubahan cepat dalam kehidupan saat ini menunjukkan relevansi dari pendekatan ini. Meskipun materi nilai dan moral di Indonesia dianggap sudah komprehensif, terdapat kelemahan dalam metode dan strategi pendidikan tersebut.

Ada empat jenis substansi pendidikan nilai yang dianggap penting dari Amerika Serikat, yaitu realisasi nilai, pendidikan watak, pendidikan kewarganegaraan, dan pendidikan moral. Disarankan agar keempat jenis ini dipertimbangkan dalam implementasi pendidikan nilai di Indonesia, dengan integrasi yang relevan dalam program Pendidikan Agama dan Pendidikan Moral Pancasila.

Selain itu, perlunya mengembangkan aspek kognitif tingkat tinggi dalam pendidikan dan moral. Subjek didik perlu diberdayakan untuk membuat keputusan moral secara mandiri, memiliki komitmen, dan membentuk kebiasaan yang sesuai dengan nilai dan moral yang diajarkan.

Pendekatan komprehensif dalam pendidikan nilai dan moral menekankan aspek holistik dalam pengembangan subjek didik, termasuk kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual. Pendekatan ini mencakup inculcating (menanamkan), modeling (meneladankan), facilitating (memudahkan), dan skill development (pengembangan ketrampilan) untuk mencapai kehidupan pribadi dan sosial yang sejahtera dan konstruktif. Kesimpulan akhir dari jurnal ini menyatakan bahwa dengan penerapan pendekatan komprehensif ini, diharapkan akan tercipta suatu negara yang aman, damai, dan mendapat ridho dari Allah SWT.
Nama : Nadia Nur Safitri
Npm : 2213053275
Kelas : 3G
Analisis jurnal 1

Identitas Jurnal
Judul: Pendidikan Moral di Sekolah
Penulis: Rukiyati (rukiyati@uny.ac.id) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta
Jurnal: Humanika, Th. XVII, No. 1. September 2017
Analisis jurnal
- Pendidikan Moral di Sekolah
Sekolah dianggap sebagai ruang publik yang demokratis yang bertujuan membentuk siswa menjadi warga negara aktif dalam masyarakat demokratis. Guru memegang peran penting dalam mewujudkan moral yang baik pada peserta didik. Guru yang bermoral baik akan lebih efektif dalam mengajarkan dan menjadi teladan bagi siswanya.
- Materi Pendidikan Moral
Pendidikan moral mencakup tiga aspek utama:
• Pendidikan moral terhadap diri sendiri
Menyangkut nilai-nilai seperti kebersihan diri, kerajinan, keuletan, dan disiplin waktu.
• Pendidikan moral untuk sesama manusia
Termasuk nilai-nilai sosial seperti kerjasama, toleransi, respek, kejujuran, dan lainnya.
• Pendidikan moral untuk hubungan manusia dengan alam semesta dan Sang Khalik
Meliputi nilai-nilai keseimbangan alam, kelestarian alam, dan penghargaan terhadap Sang Pencipta.
- Metode Pendidikan Moral
Terdapat lima kategori besar metode pendidikan moral:
1. Penanaman (inkulkasi) nilai dan moralitas
Memasukkan nilai-nilai dan moral ke dalam diri peserta didik.
2. Modeling nilai dan moralitas
Menunjukkan contoh atau teladan nilai dan moral yang diinginkan.
3. Fasilitasi nilai dan moralitas
Membantu siswa dalam mewujudkan nilai-nilai dan moral dalam diri mereka.
4. Pengembangan nilai dan melek moral
Membangun kemampuan untuk mengenali dan mengamalkan nilai dan moral.
5. Pelaksanaan program pendidikan nilai di sekolah
Implementasi program pendidikan nilai secara menyeluruh.
- Evaluasi Pendidikan Moral
Evaluasi dilakukan untuk mengukur ketercapaian tujuan pendidikan moral. Tujuan ini mencakup tiga kawasan: penalaran nilai/moral, perasaan nilai/moral, dan perilaku nilai/moral. Evaluasi ranah afektif dilakukan dengan mengukur perasaan seseorang terhadap nilai atau moral, baik positif maupun negatif.
Kesimpulan
Jurnal ini membahas secara komprehensif mengenai pendidikan moral di sekolah. Mulai dari peran guru sebagai pendidik moral, materi pendidikan moral, metode-metode yang dapat digunakan, hingga evaluasi ketercapaian tujuan pendidikan moral. Jurnal ini memberikan wawasan yang penting dalam implementasi pendidikan moral pada konteks pendidikan.
Nama : Nadia Nur Safitri
Npm : 2213053275
Kelas : 3G
Analisis video 2

Video ini membahas tentang pendekatan Pentahelix dalam Pendidikan Nilai dan Moral.
Pendekatan ini mencakup beberapa metode untuk menanamkan nilai-nilai di masyarakat.

Pemerintah, melalui undang-undang nomor 12 tahun 2012, mengamanatkan inklusi agama, pancasila, pendidikan kewarganegaraan, dan bahasa Indonesia dalam kurikulum pendidikan tinggi. Selain itu, masyarakat dan komunitas juga berperan dalam membantu menanamkan nilai melalui kebiasaan-kebiasaan yang berulang-ulang. Akademisi, seperti guru dan dosen, memiliki peran penting dalam mentransfer pengetahuan dan nilai kepada generasi muda. Selain itu, pengusaha atau pemilik modal juga memiliki tanggung jawab untuk menerapkan nilai-nilai dalam bidangnya.
Pengajaran nilai juga melibatkan proses penerapan nilai-nilai dalam diri seseorang. Kualitas seseorang dapat dinilai dari sejauh mana mereka menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.Terdapat dua aliran dalam pengajaran nilai. Pertama, aliran relativisme yang menekankan bahwa nilai-nilai bersifat festival, kreatif, subjektif, temporer, dan situasional. Kedua, aliran kebebasan atau value-free yang berpendapat bahwa nilai-nilai tidak perlu diajarkan karena bertentangan dengan kebebasan dasar manusia untuk menentukan pilihannya sendiri.

Kesimpulannya, penanaman dan penerapan nilai adalah aspek penting dalam kehidupan manusia, dan melibatkan berbagai pihak seperti pemerintah, masyarakat, akademisi, dan pengusaha. Hal ini juga melibatkan proses implementasi nilai-nilai dalam kehidupan sehari-hari.
Nama : Nadia Nur Safitri
Npm : 2213053275
Kelas : 3G
Analisis video 1
" Peran pendidik SD dalam menanamkan pendidikan Nilai dan Mora melalui PPKN "

Kesadaran nilai moral berguna untuk mengarahkan anak agar mampu membuat pertimbangan secara matang atas perilakunya dalam kehidupan sehari-hari baik di sekolah maupun di masyarakat sehingga banyak sekali kasus atau masalah-masalah yang berkaitan dengan kesadaran moral yang sangat memprihatinkan di dunia pendidikan. Pendidikan Kewarganegaraan (PPKN) merupakan mata pelajaran yang memiliki salah satu misinya sebagai pendidikan nilai dalam proses pendidikan nasional. PPKN pada dasarnya merupakan wahana pedagogis pembangunan watak atau karakter secara makro dan juga merupakan wahana sosial pedagogis untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Hal ini sejalan dengan konsep fungsi pendidikan nasional dalam membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Pendidikan nilai dan moral sangat penting disosialisasikan kepada seluruh peserta didik demi kemajuan sekolah, bangsa, maupun negara dalam membentuk kepribadian karakter peserta didik.
Agar pendidikan nilai dan moral tertanam dengan baik pada diri peserta didik sekolah dasar, Pendidik dapat menggunakan beberapa pendekatan yaitu sebagai berikut :
1. Indoktrinasi, membantu peserta didik untuk tumbuh menjadi dewasa.
2. Klarifikasi nilai, mengenai perbuatan benar atau salah dan baik/buruk .
3. Teladan atau contoh, seorang pendidik seharusnya bisa menjadi teladan bagi peserta didik.
4. Pembiasaan dalam perilaku, terkait pembiasan sebelum kegiatan pembelajaran contohnya berdoa sebelum dan sesudah belajar.
Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan :
- Memberikan pengertian, pengetahuan, dan pemahaman tentang pancasila
- Menanamkan nilai-nilai moral pancasila ke dalam diri anak didik
- Membentuk pola pikir sesuai dengan pancasila
- Menggugah kesadaran sebagai warga negara
- Memberikan motivasi agar bertindak dan berperilaku sesuai pancasila
- Mempersiapkan menjadi warga negara yang baik
- Pembangunan watak dan karakter

Oleh karena itu pendidikan nilai dan moral penting di tanamkan pada diri peserta didik, dengan mata pelajaran Pendidikan kewarganegaraan pendidik dapat memberikan pemahaman tentang pentingnya pendidikan nilai dan moral pada peserta didik. Karena pendidikan nilai dan moral berpengaruh pada karakter peserta didik di masa depan sehingga harus di tanamkan pada peserta didik Sekolah Dasar.