Kiriman dibuat oleh NADIA NUR SAFITRI 2213053275

Nama : Nadia Nur Safitri
Npm : 2213053275
Kelas : 3G
Analisis Video 1
Judul Vidio: Pentingnya Pendidikan Moral Untuk Anak Sekolah Dasar

Pendidikan moral merupakan suatu proses untuk menanamkan nilai-nilai baik dan buruk dalam perilaku untuk mencapai kedewasaan. Hal ini diperlukan agar anak-anak dapat mengembangkan sikap dan perilaku yang baik di lingkungan sekolah maupun keluarga.Dalam hal ini, ada dua penyebab menurunnya moral pada anak. Pertama, adanya perlindungan di sekolah yang memunculkan kebutuhan mendesak akan pendidikan moral. Kedua, kekerasan fisik di dalam keluarga, terutama dari saudara kandung, dapat mengganggu perkembangan moral anak.

Untuk mengatasi hal ini, diperlukan peran motivator dan Pendidik. Motivator dapat memberikan pelajaran tentang kebaikan agar tujuan pendidikan moral tercapai. Pendidik memiliki peran penting dalam memberikan nasihat dan memastikan siswa terus mengingat nilai-nilai moral yang diajarkan. Dengan demikian, pendidikan moral akan membantu mencegah siswa dari menyimpang dari tujuan yang diinginkan.
Nama : Nadia Nur Safitri
Npm : 2213053275
Kelas : 3G
Analisis jurnal 2

Identitas Jurnal
Judul Jurnal : Penanaman Nilai-Nilai Moral Pada Anak Usia Dini
Penulis : Lia Yuliana, M.Pd
Hasil Analisis Jurnal
Salah satu permasalahan yang sangat mengkhawatirkan dalam masyarakat saat ini adalah masalah moral dan akhlak. Oleh karena itu, penanaman nilai-nilai moral sejak usia dini di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat secara keseluruhan menjadi suatu kebutuhan mendesak.Pendidikan moral diartikan sebagai suatu konsep kebaikan yang diajarkan kepada peserta didik untuk membentuk budi pekerti luhur, berakhlak mulia, dan berperilaku terpuji, sebagaimana terdapat dalam Pancasila dan UUD 1945.Metode yang digunakan dalam penanaman nilai-nilai moral pada anak usia dini termasuk bermain, bercerita, pemberian tugas, dan bercakap-cakap. Penting untuk memilih metode yang sesuai dengan kondisi dan karakter anak, karena metode yang dipilih akan berpengaruh terhadap keberhasilan penanaman nilai-nilai moral. Selain itu, penanaman nilai-nilai moral pada anak usia dini dapat dilakukan melalui pendidikan keluarga dan pendidikan yang diselenggarakan oleh lingkungan dalam pendidikan non formal. Sementara dalam pendidikan formal, dapat dilakukan melalui kegiatan pembelajaran yang mencakup kegiatan lingkungan bermain, kegiatan inti, dan kegiatan penutup.

Kesimpulannya, Pentingnya penanaman nilai-nilai moral pada anak usia dini dan memberikan wawasan mengenai metode dan cara pengimplementasiannya. Penanaman nilai-nilai moral pada usia dini memiliki dampak penting dalam membentuk karakter anak dan mempersiapkan mereka untuk menjadi warga negara yang baik dan berakhlak mulia.
Nama : Nadia Nur Safitri
Npm : 2213053275
Kelas : 3G
Analisis jurnal 1

Identitas Jurnal
Judul : PENANAMAN NILAI-NILAI MORAL PADA SISWA DI SD NEGERI LAMPEUNEURUT
Volume, Nomor dan Halaman: Vol. 1, No. 1, Halaman 68 - 77
Tahun : 2016
Penulis: Ruslan, Rosma Elly, Nurul Aini
Hasil analisis jurnal
Guru di SD Negeri Lampeuneurut berhasil menanamkan sepuluh nilai moral pada siswa. Nilai-nilai moral tersebut meliputi religius, sosialitas, gender, keadilan, demokrasi, kejujuran, kemandirian, daya juang, tanggung jawab, dan penghargaan terhadap lingkungan. Nilai-nilai moral ditanamkan melalui berbagai metode, termasuk dengan menyisipkannya ke dalam semua mata pelajaran yang diajarkan.
Selain itu, pendekatan melalui lingkungan sekolah dan kerjasama dengan orang tua juga digunakan dalam upaya menanamkan nilai-nilai moral ini.
Dampak dari penanaman nilai-nilai moral ini adalah terlihat dari tingkah laku siswa di SD Negeri Lampeuneurut. Siswa menunjukkan tingkah laku yang baik, yang menandakan bahwa mereka telah memahami dan menginternalisasi beberapa nilai-nilai moral. Hal ini juga memudahkan pendidik dalam melanjutkan upaya memperkuat nilai-nilai moral tersebut dalam pendidikan mereka.

Kesimpulannya, penelitian ini menunjukkan keberhasilan guru di SD Negeri Lampeuneurut dalam menanamkan nilai-nilai moral pada siswa melalui berbagai metode, termasuk menyisipkannya ke dalam mata pelajaran dan melalui kerjasama dengan orang tua. Dampak positif dari penanaman nilai-nilai moral ini terlihat dari tingkah laku siswa yang memperlihatkan pemahaman dan internalisasi nilai-nilai tersebut.
Nama : Nadia Nur Safitri
Npm : 2213053275
Kelas : 3G
Analisis Video 2
"Pendidikan Moral di Sekolah Dasar"

Dalam video tersebut membahas mengenai pendidikan nilai dan moral di sekolah dasar.
Pendidikan nilai adalah usaha terencana untuk mengubah sikap, perilaku, tindakan, dan kelakuan peserta didik agar mampu berinteraksi sesuai dengan nilai moral dan kebudayaan masyarakat tempat mereka tinggal. Tahap-tahap perkembangan moral dari usia 6-12 bulan hingga usia dewasa tua (Usia 6-12 bulan, usia 12-18 bulan, Usia 18-30 bulan, Usia 30-36 bulan, Usia 3-4 tahun, Usia 4-6 tahun, usia 7-8 tahun,usia 9-11 tahun, usia 16-20 tahun, dewasa muda (usia 20-40 tahun), dewasa tengah (usia 40-65 tahun) dan usia dewasa tua (usia 65 tahun). Yang menunjukkan bahwa pendidikan moral perlu disesuaikan dengan tingkat perkembangan anak.Dikatakan bahwa memahami perkembangan sosial dan pribadi anak sangat penting dalam proses pembelajaran di sekolah dasar. Hal ini juga menunjukkan bahwa kadang-kadang anak memerlukan bantuan teman-teman mereka, tetapi juga perlu mendorong kemandirian. Pendidik harus mengajarkan peserta didik tentang konteks identitas gender untuk memastikan perilaku dan moral sesuai dengan identitas mereka. Selain guru, peran orang tua juga diakui sebagai penting dalam hal ini. Beberapa masalah dalam perkembangan moral anak sekolah dasar, seperti kehilangan kejujuran, rasa tanggung jawab yang hilang, disiplin yang rendah, kurangnya kerjasama, dan pengambilan hak orang lain. Ini memberikan pemahaman tentang tantangan yang mungkin dihadapi dalam proses pendidikan moral.

Kesimpulan dari video tersebut yaitu memberikan wawasan yang penting mengenai pendidikan moral di sekolah dasar, termasuk cara mengatasi beberapa permasalahan yang mungkin muncul. Dengan memahami tahap-tahap perkembangan moral dan mempertimbangkan implikasi sosial, pribadi, dan gender, pendidik dapat lebih efektif dalam membimbing peserta didik menuju perilaku dan nilai-nilai yang sesuai dengan masyarakat.
Nama : Nadia Nur Safitri
Npm : 2213053275
Kelas : 3G
Analisis Video 1
“Pendidikan Moral Tanggungjawab Diri Dalam Keluarga”

Video tersebut membahas pentingnya tanggung jawab dalam keluarga dan memberikan beberapa contoh konkretnya.
1.Mendengarkan Nasehat Ayah
Mendengarkan nasehat ayah adalah salah satu bentuk tanggung jawab seorang anak terhadap keluarganya. Hal ini penting karena ayah adalah salah satu figur penting dalam keluarga yang memiliki pengalaman dan pengetahuan yang dapat membimbing anak.
2. Membantu Ibu
Tanggung jawab anak untuk membantu ibu adalah hal yang esensial dalam menjaga keseimbangan dan kesejahteraan keluarga. Ini bisa termasuk membantu dalam tugas-tugas rumah tangga, merawat adik-adik, atau memberikan dukungan moral dan emosional kepada ibu.
3. Menemani Kakak ke Mana Saja
Sebagai adik, tanggung jawab untuk menemani kakak ke berbagai tempat adalah bentuk konkretnya. Hal ini menunjukkan rasa peduli dan dukungan terhadap anggota keluarga yang lebih tua.
4. Menjaga Keselamatan Adik
Sebagai seorang kakak, menjaga keselamatan adik adalah tugas penting. Ini mencakup mengawasi dan memberikan perlindungan fisik serta memberikan nasihat yang baik kepada adik.

Pentingnya tanggung jawab dalam keluarga adalah memastikan hubungan dalam keluarga tetap erat dan harmonis. Hal ini juga berperan pada keselamatan dan kesejahteraan anggota keluarga. Selain itu, membantu meringankan tugas keluarga adalah wujud nyata dari rasa peduli dan kebersamaan dalam keluarga. Dengan melaksanakan tanggung jawab terhadap keluarga, kita dapat membanggakan keluarga kita dan memperkuat hubungan emosional dengan mereka.

Perasaan senang, bangga, dan puas hati yang adalah hasil dari melaksanakan tanggung jawab dengan baik serta akan menciptakan rasa saling menghargai dan mencintai antara anggota keluarga. Selain itu, ini juga dapat meningkatkan hubungan dengan orang tua, karena mereka akan melihat bahwa kita menghargai dan memahami pentingnya tanggung jawab dalam keluarga.