Posts made by Azzahra Rindra Tiara 2213053117

Nama : Azzahra Rindra Tiara
NPM : 2213053117
Kelas : 3/I

Analisis video 4 "Pelajar Anti Korupsi"
Berdasarkan video tersebut saya dapat mengambil kesimpulan bahwa video tersebut mengajarkan kita sebagai pelajar untuk menolak keras adanya korupsi. Karena korupsi merupakan penyakit bangsa yang harus dicegah mulai dari diri kita sendiri. Hal tersebut dapat dilakukan dengan membiasakan diri kita untuk bersikap jujur mulai dari hal kecil sampai besar.
Video tersebut menceritakan seorang pelajar yang melakukan korupsi uang fotokopian dan menggunakan uang tersebut. Kemudian pelajari tersebut merasa tidak enak badan dan ia bercerita kepada temannya. Lalu temannya bercerita tentang maraknya kasus korupsi yang terjadi di Indonesia, kemudian temannya bilang bahwa apabila kita makan uang hasil korupsi maka akan menjadi penyakit di dalam tubuh kita. Sehingga pelajar yang melakukan korupsi itu berpikir bahwa ia sakit karena memakan uang hasil korupsi tersebut. Kemudian ia akhirnya sadar dan meminta maaf karena selalu melakukan korupsi ketika diminta untuk memfotokopi. Oleh karena itu video tersebut mengajarkan kita untuk selalu bersikap jujur dan menolak keras adanya korupsi yang mencerminkan kita sebagai pelajar Indonesia.
Nama : Azzahra Rindra Tiara
NPM : 2213053117
Kelas : 3/I

Analisis video 3 "Pantesan Negaranya Cepat Berkembang! Begini Perbedaan Pendidikan Dasar Jepang dan Indonesia"
Berdasarkan video tersebut saya dapat mengambil kesimpulan bahwa tiap-tiap negara memiliki kondisi yang berbeda mulai dari ekonomi, kebudayaan, penduduk, dan watak masyarakat yang berbeda sehingga sistem pendidikan di tiap negara dapat berbeda-beda. Jepang merupakan salah satu negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia, khususnya pendidikan dasarnya yang terkenal sangat baik.

Perbedaan pendidikan dadar Jepang dan Indonesia yaitu:
1. Kebersihan sejak dini
Di Indonesia kebersihannya masih kurang karena banyak masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan, hal tersebut karena kebersihan dan pengelolaan sampah yang baik tidak diajarkan pada kurikulum pendidikan di Indonesia. Sedangkan di Jepang kebersihan dan pengelolaan sampah yang baik diajarkan pada kurikulum pendidikan, kurikulum di Jepang mengajarkan peserta didik untuk bertanggung jawab atas kebersihan kelas mereka sendiri sehingga di sekolah tidak ada petugas kebersihan. Hal tersebut dilakukan supaya peserta didik dapat bekerja sama, berbagi tanggung jawab, dan peka dengan kondisi lingkungan yang kotor. Oleh karena itu mengajarkan kebersihan sejak dini itu sangat penting.
2. Makan bareng
Pada pendidikan di Jepang mengatur makanan peserta didik dengan menyiapkan menu makanan, gizi yang disiapkan, cara mereka makan, dan melakukan makan bersama-sama. Hal tersebut untuk membangun hubungan positif antara peserta didik dengan guru.
3. Mata pelajaran sedikit
Indonesia terkenal dengan jumlah mata pelajarannya yang banyak dan berulang dalam seminggu. Sedangkan di Jepang untuk pendidikan dasarnya tergolong sedikit dan diajarkan hanya di hari tertentu saja sehingga tidak berulang dalam seminggu.
4. Pendidikan karakter
Pendidikan di Indonesia diwarnai dengan berbagai ujian yang menjadi faktor untuk menentukan kenaikan kelas. Sedangkan pendidikan dasar di Jepang tidak melibatkan ujian untuk 3 tahun awal pendidikan dasar. Para peserta didik tidak diberikan ujian supaya mereka fokus dalam belajar pendidikan karakter seperti sopan santun, tolong menolong, bersikap di publik dan lainnya, dengan tujuan bahwa pendidikan karakter menjadi dasar yang baik bagi mereka.
5. Membaca dulu
Minat baca di Indonesia sangat rendah. Sedangkan di Jepang para peserta didik dibiasakan untuk membaca buku selama 10 menit sebelum memasuki pembelajaran sehingga Jepang memiliki minat baca yang tinggi.
6. Perlengkapan sekolah
Di Jepang perlengkapan sekolah diperhatikan sehingga peserta didik mendapatkan perlengkapan sekolah yang sama yang disediakan oleh sekolah agar peserta didik lain tidak minder.
7. Seragam sekolah
Seragam sekolah di Indonesia dan Jepang sama-sama sudah diatur. Namun di Indonesia memiliki berbagai macam pakaian yang berbeda tiap harinya, sedangkan di Jepang hanya memiliki 1 seragam saja.

Nama : Azzahra Rindra Tiara
NPM : 2213053116
Kelas : 3/I

Analisis video 2 "Potret Pendidikan di Dusun Terpencil"
Berdasarkan video di atasnya dapat mengambil kesimpulan bahwa pemerintah harus dapat memberikan perhatian lebih terhadap pendidikan di sekolah yang berada di dusun terpencil. Karena sekolah yang terletak di dusun terpencil tersebut terpaksa harus melakukan kegiatan belajar mengajar di teras kelas karena tidak adanya ruang kelas untuk mereka melakukan pembelajaran. Bahkan sekolah pada video tersebut tidak memiliki perpustakaan sehingga hal tersebut sangat disayangkan karena sekolah sangat memerlukan perpustakaan untuk menyediakan buku-buku bacaan untuk peserta didik maupun guru. Namun hal tersebut tidak mematahkan semangat para siswa untuk tetap bersemangat ke sekolah, walaupun harus berjalan kaki untuk pergi ke sekolah. Di saat pandemi covid-19 mereka tetap pergi ke sekolah karena tidak memungkinkan untuk melakukan pembelajaran daring karena terhambatnya jaringan telekomunikasi di daerah tersebut. Harapannya pemerintah dapat meratakan pendidikan di Indonesia agar tujuan pendidikan dapat tercapai, dengan memberikan fasilitas yang memadai serta tenaga pendidik yang berkualitas. Selain itu dapat juga dilakukan pembangunan sekolah yang baru, perbaikan infrastruktur serta pengadaan peralatan pendidikan yang memadai untuk melakukan pembelajaran.
Nama : Azzahra Rindra Tiara
NPM : 2213053117
Kelas : 3/I

Analisis video 1 "Sepenggal Cerita Pengajar Muda di Pelosok Kalimantan"
Berdasarkan video di atas saya dapat mengambil kesimpulan bahwa video tersebut menceritakan seorang pengajar muda yang mengikuti program Indonesia mengajar kemudian ia ditempatkan di pelosok Kalimantan. Cerita pada video tersebut diambil dari kisah pengalaman nyata para anak muda yang rela melepaskan peluang karir dan kemapanan kehidupan kota besar untuk menjadi guru dan mengajar di desa-desa terpencil di seluruh pelosok Negeri selama satu tahun. Video tersebut juga menampilkan keindahan alam Indonesia dan juga keunikan kehidupan berbudaya penduduk asli daerah setempat. Dari video tersebut dapat mengajarkan kita untuk selalu bersyukur pada segala hal karena masih banyak orang di luar sana termasuk di daerah terpencil yang membutuhkan dan memerlukan pendidikan. Pemerintah diharapkan dapat membuka mata supaya pendidikan dan kehidupan masyarakat pedalaman khususnya seperti pada video tersebut yaitu di pelosok Kalimantan agar bisa diperhatikan lebih lagi supaya pendidikan dapat merata di seluruh Indonesia dan masyarakat pedalaman juga dapat merasakan hidup yang lebih layak dan adil seperti yang dirasakan masyarakat yang tinggal di perkotaan. Video tersebut menunjukkan potret pemuda yang harus dicontoh Karena ia memiliki semangat yang tinggi menjadi pengajar muda yang memberikan kontribusi nyata dengan mengajar di daerah pelosok agar masyarakat di daerah pelosok juga dapat mendapatkan pendidikan yang adil dengan tujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Ia juga memberikan motivasi motivasi kepada anak-anak di daerah pelosok supaya bersemangat untuk pergi ke sekolah. Karena dengan tangan tangan para relawan yang mau mengajar dan memberikan ilmu kepada masyarakat pedalaman tersebut kelak dapat mengukir masa depan masyarakat tersebut.
Nama : Azzahra Rindra Tiara
NPM : 2213053117
Kelas : 3/I

Analisis video 2 "Pendidikan Moral Anak Sekolah (Pendidikan Pancasila)"
Berdasarkan video tersebut saya dapat mengambil kesimpulan bahwa di video terlihat bahwa peserta didik menunjukkan perilaku tidak sopan karena disaat guru sedang menjelaskan peserta didik tersebut malah tidak mendengarkan dan bermain lempar-lemparan. Hal tersebut tidak mencerminkan moral yang baik. Bahkan disaat peserta didik sedang bermain lempar lemparan kertas yang dilempar tersebut mengenai guru yang sedang menjelaskan di depan. Dan siswa yang melempar diminta untuk keluar kelas. Ketika bel sudah berbunyi menandakan waktu pelajaran telah selesai, di saat guru sedang berjalan meninggalkan kelas siswa yang tadi diminta untuk keluar tersebut menabrak guru yang sedang berjalan sehingga menyebabkan buku-buku yang dipegang guru tersebut jatuh. Dan siswa yang menabrak tersebut tidak bertanggung jawab dan meninggalkan guru begitu saja. Kemudian ia juga mengajak temannya untuk mengeluarkan pakaiannya dan melepas dasi dan mengajak main setelah pulang sekolah.

Saat diluar sekolah mereka malah merokok dan meminum minuman keras. Hal tersebut sangat melanggar nilai moral karena sangat jelas bahwa perbuatan tersebut sangat dilarang apalagi mengingat mereka merupakan seorang pelajar dan tidak mencerminkan pelajar Pancasila. Oleh karena itu penanaman nilai moral di sekolah sangat penting untuk diterapkan agar peserta didik menjadi pribadi yang memiliki nilai moral dengan baik. Guru dapat memberikan pendidikan mengenai nilai moral dengan cara memberikan nasihat kepada siswa yang melanggar aturan agar mereka dapat bertanggung jawab.