Kiriman dibuat oleh Azzahra Rindra Tiara 2213053117

Nama : Azzahra Rindra Tiara
NPM : 2213053117
Kelas: 3/I

Analisis video 2 "5 Masalah Terbesar Remaja Masa Kini"
Berdasarkan video tersebut saya dapat mengambil kesimpulan bahwa, terdapat 5 masalah besar yang sering dihadapi remaja masa kini, yaitu:
1. Penampilan
Banyak remaja yang mempermasalahkan penampilan. Namun hidup tidak selamanya tentang penampilan yang bagus, melainkan attitude yang harus baik. Karena apabila attitude kita baik maka dapat diterima oleh semua orang.
2. Pendidikan
Pendidikan zaman sekarang tidak semudah zaman dahulu tetapi pendidikan zaman sekarang sudah dipermudah dengan adanya teknologi canggih yang memiliki banyak fitur sehingga memudahkan kita untuk belajar.
3. Persahabatan
Kita harus bijak dalam memilih sahabat, dengan memilih sahabat yang tidak menjerumuskan kita dan menjadikan diri kita apa adanya. Karena pergaulan sangat mempengaruhi masa depan.
4. Percintaan
Boleh saja untuk pacaran tetapi harus tetap memprioritaskan pendidikan sebagai bekal di masa depan. Karena di masa remaja terkenal dengan masa yang paling indah dan mulai mengenal percintaan.
5. Percaya diri
Krisis kepercayaan diri menjadi masalah yang sering dihadapi oleh remaja. Percaya diri penting karena adalah ujung tombak dalam kehidupan sehari-hari yang sangat dibutuhkan oleh setiap orang baik remaja dan juga ketika kita dewasa nanti. Karena apabila kita tidak memiliki kepercayaan diri maka akan ada banyak masalah dalam hidup kita. Oleh karena itu kita harus percaya akan kemampuan kita.
Nama : Azzahra Rindra Tiara
NPM : 2213053117
Kelas : 3/I

Analisis video 1 "Video animasi pendidikan nilai dan moral di lingkungan masyarakat"
Berdasarkan video tersebut saya dapat mengambil kesimpulan bahwa,
Contoh nilai dan moral yang baik di lingkungan masyarakat yaitu:
- Tolong menolong, dapat dilakukan dengan cara membantu teman atau seseorang yang sedang kesusahan.
- Menyapa kenalan dengan bahasa yang baik
- Menghargai pendapat orang lain
- Bertegur sapa
- Mengikuti pelajaran dengan tentram

Sedangkan, contoh nilai dan moral yang tidak baik di lingkungan masyarakat yaitu:
- Mencuri
- Membuang sampah tidak pada tempatnya
- Memandang rendah orang lain
- Berkendara dengan kecepatan tinggi saat berada di jalan raya, ini dapat membahayakan diri sendiri dan juga orang lain.
- Membuang sampah di sungai
- Berkelahi dengan teman dan tidak melerai teman yang berkelahi

Sehingga dapat disimpulkan bahwa nilai moral merupakan suatu nilai yang menjadi standar baik atau buruknya seseorang. Makna dari kata moral yaitu ajaran tentang baik buruk yang diterima umum mengenai perbuatan, sikap, kewajiban, dan sebagainya. Dan moral disebut juga sebagai akhlak, budi pekerti, ataupun susila.
Nama : Azzahra Rindra Tiara
NPM : 2213053117
Kelas : 3/I

Menurut pendapat saya, cara 8 fungsi keluarga dalam menanamkan moral terhadap anak di rumah yaitu:
1. Fungsi agama
Keluarga menjadi tempat pertama seorang anak untuk mengenalkan agama. Keluarga menanamkan dan menumbuhkan serta mengembangkan nilai-nilai agama agar menjadi anak yang berakhlak baik dan bertakwa. Terdapat nilai dasar yang harus dipahami dan ditanamkan dalam keluarga yaitu iman, taqwa, kejujuran, tenggang rasa, rajin, kesalehan, ketaatan, suka membantu, disiplin, sopan santun, sabar, ikhlas, dan kasih sayang.
2. Fungsi sosial budaya
Keluarga mengajarkan kepada anak bahwa manusia merupakan makhluk sosial sehingga membutuhkan orang lain dan membutuhkan interaksi dengan orang lain. Keluarga dapat mengajarkan tentang gotong royong, sopan santun, kerukunan, peduli, kebersamaan, toleransi dan lain-lain.
3. Fungsi cinta dan kasih sayang
Dengan kasih sayang orang tua anak belajar bukan hanya menyayangi tetapi juga belajar menghargai orang-orang lain.
4. Fungsi perlindungan
Keluarga harus memberikan rasa aman, tenang dan tentram bagi anggota keluarganya.
5. Fungsi reproduksi
Terdapat tiga nilai dasar yang harus dipahami dan ditanamkan dalam keluarga pada fungsi reproduksi yaitu tanggung jawab, sehat dan teguh.
6. Fungsi sosialisasi dan pendidikan
Dalam fungsi sosialisasi dan pendidikan terdapat 7 nilai dasar yang mesti dipahami dan ditanamkan dalam keluarga yaitu percaya diri, luwes, rajin, kreatif, tanggung jawab, dan kerjasama.
7. Fungsi ekonomi
Fungsi ekonomi dilakukan dengan cara mencari sumber-sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga, pengaturan dan penggunaan penghasilan keluarga untuk memenuhi kebutuhan keluarga, dan menabung untuk memenuhi kebutuhan keluarga di masa yang akan datang.
8. Fungsi lingkungan
Upaya pengembangan fungsi lingkungan ini dimaksud sebagai wahana bagi keluarga agar dapat mengaktualisasikan diri dalam membangun dirinya menjadi keluarga yang sejahtera dengan nilai dasar berupa kebersihan dan disiplin terhadap aturan yang berlaku.
Nama : Azzahra Rindra Tiara
NPM : 2213053117
Kelas : 3/I

Analisis jurnal 2 "Problematika Moral Bangsa Terhadap Etika Masyarakat"
Berdasarkan jurnal tersebut saya dapat mengambil kesimpulan bahwa banyak sekali pelanggaran etika yang terjadi dalam masyarakat yang menyebabkan moral bangsa menjadi rendah. Hal tersebut karena kurangnya pengetahuan dalam hukum dan minimnya didikan mengenai moral sehingga berpengaruh terhadap perkembangan Indonesia. Oleh karena itu penegak dan upaya hukum diperlukan untuk menumbuhkan moral dan mencegah pelanggaran etika dalam masyarakat. Jurnal tersebut berisi penegakan hukum terhadap pelanggaran etika yang terjadi di masyarakat kampung Cijambe Girang Sukaresmi Kabupaten Sukabumi dan melakukan upaya hukum yang dapat dilakukan dalam membentuk moral bangsa. Dengan adanya hukum maka dapat menghasilkan keharmonisan hidup manusia dalam bermasyarakat sehingga antara hak dan kewajiban menjadi seimbang. Oleh karena itu maka dalam kehidupan bermasyarakat manusia tidak boleh bertindak sebebas-bebasnya karena hukum hadir menjadi pembatasan bagi hidup bermasyarakat. Penyebab yang menimbulkan masyarakat melakukan pelanggaran etika karena kurangnya sanksi yang tegas, kesadaran masyarakat yang belum terbentuk dan lingkungan tidak etis. Dalam bermasyarakat manusia dituntut harus memiliki etika agar dapat dihormati oleh sesamanya.

Terdapat tiga upaya internal yang bisa diterapkan untuk meningkatkan moral bangsa yaitu:
1. Meningkatkan peran keluarga dalam membentuk moral
2. Menciptakan lingkungan yang baik dalam masyarakat
3. Membatasi teknologi yang ada

Selain upaya internal ada juga upaya eksternal yaitu:
1. Mengimplementasikan pendidikan karakter di sekolah
2. Seminar tentang kesadaran hukum
3. Menegakkan HAM di masyarakat
4. Pemerintah harus bertindak
Nama : Azzahra Rindra Tiara
NPM : 2213053117
Kelas : 3/I

Analisis jurnal 1 "Kesadaran Moral Kehidupan Bermasyarakat Suatu Pemikiran Kefilsafatan"
Berdasarkan jurnal tersebut saya dapat mengambil kesimpulan bahwa terdapat tiga komponen moral dan etika bermasyarakat yang harus dibina untuk dikembangkan secara berkelanjutan yaitu:
1. Kesadaran moral, manusia wajib mempertahankan dan mengembangkan eksistensi kehidupannya. Kesadaran moral mendorong terbentuknya suatu keterikatan sosial dalam bentuk kerjasama dalam kehidupan bermasyarakat. Atas kerjasama itulah kemudian berfungsi menjadi satu wawasan bagi seluruh individu dalam bermasyarakat.
2. Kreativitas dalam reproduksi, masyarakat bersinergi dalam berkreativitas untuk meningkatkan produksi pangan, sandang, papan, dan alat perlengkapan hidup lainnya. Sehingga kehidupan masyarakat menjadi lebih maju, kreatif produktif dan mandiri di masa depan sehingga bukan menjadi masyarakat yang bergantung tetapi menjadi masyarakat yang dapat mengelola kehidupan atas kemampuan sendiri.
3. Pengendalian perilaku dalam berproduksi, secara moral dan etika masyarakat harus bertanggung jawab atas perilaku berproduksi dengan tujuan meningkatkan produktivitas untuk mewujudkan kesejahteraan umum bagi totalitas kemasyarakatan.
Oleh karena itu kesadaran moral sangat diperlukan untuk berproduksi secara terkendali menurut norma-norma etika ke arah terbentuknya kehidupan masyarakat berkeadilan. Di dalam masyarakat berkeadilan setiap individu akan mendapatkan keleluasaan dinamika untuk mengoptimalkan potensi dirinya menjadi individu yang berkepribadian ideal.