གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Annisa Fadillah Quraini 2253053026

Nama : Annisa Fadillah Quraini
NPM : 2253053026

Menurut saya Hardskill dan softskill merupakan dua komponen penting dalam perkembangan individu. Hardskill mencakup keterampilan teknis yang terukur dan spesifik, seperti kemampuan dalam bidang matematika, bahasa asing, dan teknologi. Sementara itu, softskill lebih berfokus pada aspek personal dan kemampuan antarpribadi seperti komunikasi, kepemimpinan, dan kreativitas. Keduanya saling melengkapi, di mana hardskill dibutuhkan untuk masuk ke suatu bidang kerja tertentu, sementara softskill berperan penting dalam kesuksesan personal dalam lingkungan kerja dan kehidupan sehari-hari. Keseimbangan yang baik antara keduanya menjadi hal penting dalam pengembangan individu secara menyeluruh.
Nama : Annisa Fadillah Quraini
NPM: 2253053026
Analisis Jurnal 2

Pendidikan moral pada anak usia dini (PAUD) memegang peran penting dalam membentuk karakter anak sebelum memasuki pendidikan formal. Pembelajaran moral tidak hanya berfokus pada aspek intelektual, tetapi lebih pada pengembangan sikap, karakter, dan perilaku anak. Penanaman nilai-nilai moral pada usia dini penting untuk pertumbuhan optimal karakter anak dan kultivasi perilaku positif.

Pendidikan moral bertujuan untuk membentuk budi pekerti luhur, moralitas yang berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945. Metode yang digunakan, seperti bermain, bercerita, memberikan tugas, dan berkomunikasi, harus disesuaikan dengan karakter dan kondisi anak, karena metode tersebut berpengaruh pada keberhasilan penanaman nilai-nilai moral.

Penanaman nilai-nilai moral dapat dilakukan melalui jalur pendidikan non-formal, seperti pendidikan keluarga dan lingkungan, serta jalur pendidikan formal, seperti kegiatan pembelajaran dalam PAUD yang mencakup kegiatan bermain, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Upaya penanaman nilai-nilai moral ini diperlukan untuk menciptakan SDM berkualitas dengan kepribadian tinggi dan akhlak mulia dalam masyarakat.
Nama : Annisa Fadillah Quraini
NPM: 2253053026
Analisis Video 2

Pendidikan moral melibatkan perubahan sikap, perilaku, dan tindakan peserta didik agar sesuai dengan nilai-nilai moral dan kebudayaan masyarakat setempat. Tahap-tahap perkembangan moral dari usia muda hingga dewasa menunjukkan suatu evolusi pemahaman dan penalaran moral yang cukup beragam.

Perkembangan moral pada usia dini menunjukkan perubahan yang berkembang, seperti kemampuan menolong, rasa tanggung jawab, serta peningkatan pemahaman akan keadilan dan aturan sosial. Implikasi ini sangat relevan dalam konteks pendidikan di sekolah dasar, menekankan pentingnya perkembangan pribadi dan sosial dalam proses belajar, baik dalam ketergantungan pada teman sekelas maupun kemampuan anak untuk mandiri.

Adanya permasalahan dalam perkembangan anak, seperti kehilangan kejujuran, kurangnya rasa tanggung jawab, rendahnya disiplin, kurangnya kemampuan berkolaborasi, serta perilaku merampas hak orang lain, menunjukkan pentingnya peran pendidik dan orang tua dalam membimbing dan membentuk karakter anak. Solusi yang diajukan melibatkan pembiasaan perilaku yang diharapkan, seperti mengajarkan berjujur, membangun rasa tanggung jawab, meningkatkan disiplin, mendorong kerja sama, serta mengajarkan tentang hak dan keadilan.

Pentingnya pendidikan moral di rumah dan di sekolah sangatlah menonjol, dan peran pendidik serta orang tua dalam membentuk moral anak sangat krusial. Pendidikan moral tidak hanya menjadi proses terencana di sekolah, tapi juga mencakup nilai-nilai yang ditanamkan dan dipertahankan di lingkungan keluarga.
Nama : Annisa Fadillah Quraini
NPM : 2253053026
Analisis Video 1
Berjudul “Pendidikan Moral Tanggungjawab Diri dalam Keluarga”

Tanggung jawab anggota keluarga adalah aspek kunci yang membentuk hubungan harmonis, saling melindungi, serta membantu dan membanggakan satu sama lain. Penjelasan tersebut menggarisbawahi sejumlah tanggung jawab yang menjadi landasan moral di lingkungan keluarga, mulai dari mendengarkan nasihat ayah, membantu ibu, menemani kakak, hingga menjaga adik.

Pentingnya melaksanakan tanggung jawab keluarga adalah untuk membangun hubungan yang erat, menciptakan lingkungan yang nyaman, dan mengamankan keselamatan serta pertumbuhan positif anggota keluarga. Dengan demikian, mengenalkan dan memahami nilai-nilai moral seperti tanggung jawab dalam lingkungan keluarga memegang peranan penting dalam membentuk kepribadian dan kebahagiaan keluarga secara keseluruhan.
Nama : Annisa Fadillah Quraini
NPM: 2253053026
Analisis Jurna 1

Judul : Penanaman Nilai-Nilai Moral Pada Siswa di SD Negeri Lampeuneurut
Penulis: Ruslan, Rosma Elly, Nurul Ain
Volume dan Nomor : Vol. 01, No. 01
Halaman: Hal 68-77
Tahun : Agustus 2016
Kata kunci: Penanaman, Nilai-nilai moral

Dari hasil observasi dan wawancara, kesimpulan utama adalah bahwa guru di SD Negeri Lampeuneurut telah secara umum berhasil menanamkan nilai-nilai moral kepada siswa. Nilai-nilai tersebut meliputi agama, kejujuran, kemandirian, tanggung jawab, gender, keadilan, sosialitas, daya juang, hidup sehat, sopan-santun, dan penghargaan terhadap lingkungan. Sementara sebagian kecil guru mungkin belum sepenuhnya memahami atau menerapkan nilai-nilai tersebut, umumnya usaha telah dilakukan untuk membimbing dan mendidik siswa, baik di dalam maupun di luar kelas, guna memastikan pembentukan moral yang baik untuk masa depan siswa. Langkah-langkah untuk menerapkan nilai-nilai moral tidak hanya terbatas pada lingkungan sekolah, tetapi juga menggandeng kerjasama dengan orang tua serta penguatan pendidikan agama di tempat-tempat seperti TPA, pengajian, dan pesantren. Hal ini mendukung pendapat bahwa pembentukan moral bukan hanya terjadi selama proses belajar mengajar, tapi juga dalam aktivitas di luar kelas yang bersifat berkesinambungan. Segala upaya tersebut bertujuan untuk mencegah kemerosotan moral pada anak akibat pengaruh negatif dan memastikan agar mereka tetap menjaga perilaku moral yang baik di masa depan.