Posts made by rafaelkukuhavethresando 2213053143

Nama: Rafael kukuh Avethresando
Npm: 2213053143
Kelas: 2A
Pretest

1.Perkembangan Demokrasi Masa Revolusi Kemerdekaan
Demokrasi pada masa ini sangat terbatas.

2. Perkembangan Demokrasi Parlementer (1945-1959)
Pada masa ini adalah masa kejayaan demokrasi di Indonesia, karena hampir semua elemen demokrasi ditemukan di dalam kehidupan politik Indonesia. Namun, demokrasi parlementer gagal dikarenakan dominannya politik aliran, basis sosial ekonomi yang masih sangat lemah, persamaan kepentingan antara presiden Soekarno dengan kalangan Angkatan Darat yang sama-sama tidak senang dengan proses politik yang sedang berjalan.

3. Perkembangan Demokrasi Terpimpin (1959-1965)
Pada masa ini politik diwarnai dengan tolak ukur yang kuat antara ketiga kekuatan politik yang utama pada masa itu, ketiga kekuatan politik tersebut yaitu ABRI, Soekarno, dan PKI.

4. Perkembangan Demokrasi dalam Pemerintahan Orde Baru
- Demokrasi Pancasila (Orba)
- Dominannya peranan ABRI
- Birokratisasi dan sentralisasi pengambilan keputusan politik
- Pembatasan peran dan fungsi partai politik
- Campur tangan pemerintah dalam persoalan partai politik dan publik
- Masa mengambang, monolitisasi ideologi negara, dan inkorporasi lembaga nonpemerintah

5. Perkembangan Demokrasi pada Masa Reformasi (1998 s.d. sekarang)
Demokrasi yang diterapkan adalah demokrasi Pancasila yang hampir mirip dengan demokrasi parlementer.
Karakteristiknya yaitu :
- Pemilu yang dilaksanakan jauh lebih demokratis dari sebelumnya
- Rotasi kekuasaan dilaksanakan mulai dari pemerintah pusat sampai dengan tingkat desa
- Pola rekruitment politik dilaksanakan secara terbuka
- Adanya kebebasan menyatakan pendapat

Indonesia telah mengalami berbagai perubahan demokrasi yang signifikan dan telah mencapai beberapa pencapaian penting di dalam perkembangannya.
Nama: Rafael Kukuh Avethresando
Npm:2213053143
Kelas: 2A

Post test]
Menurut analisis saya, Berawal dari persoalan elektoral dan kegagalan parpol menjadi aktor utama pemilu, idealnya mereka bisa menjalankan tugasnya setelah calon pemimpin. Hal ini terbukti pada Pemilu 2019 yang banyak partai politik gagal dalam proses pembaharuan. Hal ini terlihat dari maraknya partai-partai yang memilih selebritis sebagai calegnya. Kami tidak tahu pendidikan/gelar apa yang dimiliki calon, karena pada prinsipnya seorang manajer dengan jabatan yang cukup tinggi untuk memimpin daerahnya sendiri juga harus memiliki pendidikan dan pengalaman yang tinggi. Penunjukan itu bukan hanya tentang kebutuhan pribadi.

sistem pemilihan umum serentak 2019, yang disebabkan oleh masih diterapkannya presidential threshold
dan masih lemahnya pelembagaan partai politik itu sendiri, sehingga pola koalisi yang dibangun oleh kedua pasangan calon presiden tetap bersifat pragmatis semata.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemilu Serentak 2019 membawa harapan terjadinya coattail effect, sehingga terjadi peningkatan dukungan politik di legislatif terhadap pemerintahan yang terpilih nantinya.

Hal ini menunjukkan terjadinya penguatan terhadap sistem presidensial karena dukungan memadai di legislatif.
Tulisan ini berpendapat bahwa label emak-emak maupun ibu bangsa yang disematkan oleh kedua kubu capres-cawapres kepada pemilih perempuan hanya sebatas narasi simbolis untuk memobilisasi suara perempuan yang mencapai lebih separoh jumlah pemilih.
Nama: Rafael Kukuh Avethresando
Npm: 2213053143
Kelas: 2A

Analisis Video Tentang demokrasi itu gaduh tapi kenapa Bertahan dan dianut banyak negara?
Demokrasi gaduh karena mereka saling menyuarakan pendapat mereka sesuai dengan konteks atau koridor demokrasi yang prosedural.
negara yang bersistem demokrasinya baik, akan lebih mampu mempertahankan keamanan dan kemakmurannya dalam waktu panjang. Lalu, sistem demokrasi juga dipandang sebagai alat yang efektif untuk mewujudkan kesetaraan, mengurangi konflik, dan meningkatkan partisipasi masyarakat.

demokrasi cenderung memiliki angka harapan hidup yang tinggi. Namun, bukan berarti demokrasi adalah sistem pemerintahan yang sempurna. Ada beberapa alasan yang mengemuka mengapa demokrasi dilanda krisis. Mulai dari rendahnya kepercayaan terhadapa pemerintah dan politikus, penurunan jumlah keanggotaan partai politik, hingga regulasi pemerintah yang tidak transparan.