གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Andestri Nanda Raya 2213053113

Nama : Andestri Nanda Raya
NPM : 2213053113
Kelas : 2A
Analisis Jurnal
Demokrasi sebagai Wujud Nilai-Nilai Sila Keempat Pancasila dalam Pemilihan Umum Daerah di Indonesia

Setiap negara miliki ideologi masing-masing bertujuan untuk menciptakan suatu perkembangan didalam berbagai aspek, seperti Indonesia para pendiri bangsa menciptakan ideologi dengan konsepsi yaitu ideologi Pancasila. Pancasila merupakan dasar negara yaitu sebuah konsepsi dirancang atas kesepakatan bersama dengan tujuan dapat menjawab tantangan dan masalah bangsa dan negara serta Pancasila sebagai alat politik dalam menentukan arah kebijakan dan distribusi suatu negara, dengan hal ini Pancasila pada sila keempat yaitu kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan, dapat mempengaruhi aspek kehidupan masyarakat terutama yang ditujukan dalam hal pemilihan umum daerah di Indonesia yang demokratis. Adapun bentuk pelaksanaan sila ke-4 ini ialah adanya pemilihan umum.
Sistem pemilihan umum ini merupakan cerminan atau perwujudan dari demokrasi sebagai wujud dari sila keempat. Akan tetapi, belum tercerminnya demokrasi sebagai sila keempat dalam pemilihan umum di Indonesia terlihat dari beberapa contoh kasus didalam pemilihan umum sering terjadi berbagai macam konflik. Penyebab konflikpun beragam, mulai dari partai yang tidak mencerminkan demokrasi, konfik internal partai, calon yang tidak bisa menerima kekalahan dan pendukung tidak realistis menghadapi kekalahan calon yang didukungnya. Pilkada yang tidak sesuai dengan pancasila sila keempat yang berupa pelanggaran, kecurangan yang dilakukan oleh penyelenggara, peserta pilkada, dan tim pendukung, serta masyarakat dapat diberikan sanksi pidana yang telah di atur dalam Undang-Undang dan Pasal-Pasal yang terkait.
Beragam konflik, dan muncul yang tidak sesuai dengan kenyataan. Menginjak tahun politik berbagai macam hoax muncul untuk menjatuhkan pihak lawan baik fisik maupun mental yang hal ini memicu disitegrasi bangsa. Oleh karena itu perlu dilakukan kepastian dalam meneggakkan peraturan pemilihan umum yang sekiranya menimbulkan kekacauan dan disintegrasi bangsa.
Nama : Andestri Nanda Raya
NPM : 2213053113
Kelas : 2A
Analisis Video "Perkembangan Demokrasi di Indonesia"

a) Demokrasi di Masa Revolusi Kemerdekaan
Pada masa ini demokrasi sangatlah terbatas. Saat itu demokrasi didukung oleh beberapa pers, seperti dalam buku Inspirasi Bagi Revolusi Indonesia karya Douwes Dekker dan Para Jago dan Kaum Revolusioner Jakarta 1945-1949 karya Robert Gribb.

b) Masa Demokrasi Parlementer (1945-1959)
Pada masa ini hampir semua elemen demokrasi ditemukan dalam perwujudan kehidupan politik Indonesia tetapi demokrasi ini gagal disebabkan adanya dominan politik aliran, ekonomi negara yang masih lemah, persamaan kepentingan antara Soekarno dengan AD yang tidak senang adanya politik yang berjalan.

c) Masa Demokrasi Terpimpin (1959-1965)
Pada masa ini adanya tiga kekuatan politik yaitu ABRI, Soekarno, dan PKI.

d) Demokrasi di Masa Orde Baru
Pada masa 3 tahun awal, kekuasaan di orba ini didistribusikan kepada kekuatan masyarakat. Akan tetapi, pada akhirnya didominasi oleh peranan abri, pembatasan peran dan fungsi parpol, campur tangan pemerintah soal parpol, dan lainnya.

e) Demokrasi di Masa Reformasi
Pada masa ini yang berlaku hingga sekarang menetapkan demokrasi Pancasila. Yang diawali adanya mundurnya Soeharto dan adanya upaya mahasiswa dan rakyat yang andil dalam demo untuk menurunkan Soeharto dari kursi kepemimpinannya. Era reformasi ini ditandai adanya pemilu yang lebih demokratis, rotasi kekuasaan dilaksanakan mulai dari pemerintah pusat hingga pemerintah desa, adanya hak dasar terjamin dalam kebebasan menyatakan pendapat, dan lain sebagainya.

Adanya perubahan demokrasi di atas, menggambarkan adanya upaya bangsa Indonesia untuk berusaha menjadi negara yang lebih baik lagi demi terciptanya kemakmuran, kesejahteraan, dan keadilan.
Nama : Andestri Nanda Raya
NPM : 2213053113
Kelas : 2A
Analisis Video "Demokrasi itu Gaduh tapi Kenapa Bertahan dan Dianut Banyak Negara?

Demokrasi merupakan sistem yang yang dibentuk sebagai upaya pemerintah dalam memustuskan keputusan penting yang didasarkan pada kesepakatan mayoritas. Namun, demokrasi masih menimbulkan polemik walaupun demokrasi merupakan wadah untuk menyampaikan pendapat. Akan tetapi, mengapa demokrasi masih digunakan oleh banyak negara padahal demokrasi dapat menimbulkan kegaduhan? Yang menjadi alasannya ialah, negara yang bersistem demokrasinya baik, akan lebih mampu mempertahankan keamanan dan kemakmurannya dalam waktu panjang. Lalu, sistem demokrasi juga dipandang sebagai alat yang efektif untuk mewujudkan kesetaraan, mengurangi konflik, dan meningkatkan partisipasi masyarakat. 

Seperti halnya sistem demokrasi sangat menjunjung tinggi HAM karena dengan adanya hak asasi manusia tersebut masyarakat akan lebih menjadi nyaman atas hak dan kewajibannya sebagai warga negara. Akan tetapi, sistem demokrasi ini mengalami penurunan yang ditandai mulai rendahnya kepercayaan terhadap pemerintah dan politikus, penurunan jumlah anggota parpol, serta regulasi pemerintah yang dianggap tidak transparan.