གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Muhamad Arifin Syam

PSTI C dan D Tahun 2023 -> PRETEST

Muhamad Arifin Syam གིས-
NAMA: M Arifin Syam
NPM: 2255061008
KELAS: PSTI C

Pada Pretest kali ini, terdapat Analisis Soal

1. Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut dan hal apa yang harus dibenahi dalam konsep berbangsa dan bernegara sesuai dengan artikel tersebut!
2. Apa sebenarnya hakikat dari konstitusi itu dan apa pentingnya konstitusi bagi suatu negara, seperti halnya Indonesia dengan adanya UUD NRI 1945?
3. Sebutkan contoh perilaku pejabat negara yang tidak konstitusional! Layakkah mendapat hukuman yang maksimal atau di beri kesempatan untuk memperbaiki kehidupannya?

Jawab
1. Menurut saya, artikel tersebut menunjukkan hal positif bahwa masyarakat Indonesia dapat mengambil peran dalam menyampaikan aspirasinya terkait rencana pembuatan atau revisi undang-undang yang dianggap dapat mengancam konstitusi. Hal ini menunjukkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keutuhan konstitusi sebagai landasan negara. Namun, dalam pelaksanaannya, beberapa masyarakat melakukan aksi protes dengan cara yang kurang tepat, seperti demonstrasi yang mengganggu ketertiban umum. Oleh karena itu, pemerintah seharusnya mempertimbangkan aspirasi masyarakat dengan lebih baik dalam pembuatan atau revisi undang-undang agar dapat memenuhi kebutuhan dan kepentingan masyarakat secara adil.

2. Konstitusi merupakan dasar hukum suatu negara yang sangat penting karena memberikan panduan dan batasan dalam mengatur kehidupan bernegara. Tanpa konstitusi, suatu negara tidak akan memiliki landasan yang jelas dalam mengelola pemerintahan dan menjalankan sistem hukum. Konstitusi juga berfungsi sebagai pengaman dan pembatas agar tidak terjadi penyalahgunaan kekuasaan oleh pihak-pihak yang berwenang.

3. Tindakan yang tidak sesuai dengan konstitusi dapat berupa pelanggaran aturan dan norma yang telah ditetapkan dalam konstitusi, seperti korupsi atau penyalahgunaan kekuasaan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Menurut saya, pihak yang melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan konstitusi harus mendapatkan hukuman yang setimpal agar tidak terulang kembali dan memberikan efek jera bagi pelakunya. Selain itu, hal ini juga penting agar masyarakat dan pihak yang dirugikan masih mempercayai konstitusi dan pejabat negara yang ada.

PSTI C dan D Tahun 2023 -> FORUM JAWABAN POST TEST

Muhamad Arifin Syam གིས-
NAMA: M Arifin Syam
NPM: 2255061008
KELAS: PSTI C

Pada Post test Kali ini, analisis dari Video Perkembangan Konstitusi yang Berlaku di Indonesia, Prof. Jimly Asshiddiqie
Para pendiri Negara Kesatuan Republik Indonesia telah setuju untuk membuat Undang-Undang Dasar sebagai konstitusi tertulis dengan segala arti dan fungsinya. Sehari setelah proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945, Undang-Undang Dasar Indonesia sebagai sebuah "revolusi grondwet" telah disetujui pada 18 Agustus 1945 oleh panitia persiapan kemerdekaan Indonesia dalam sebuah naskah yang dikenal dengan nama Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia. Oleh karena itu, meskipun Undang-Undang Dasar 1945 tersebut sangat singkat dan hanya terdiri dari 37 pasal, namun ketiga materi muatan konstitusi yang harus ada menurut ketentuan umum teori konstitusi telah terpenuhi dalam Undang-Undang Dasar 1945 tersebut.

Proses amandemen UUD 1945 terjadi secara bertahap selama empat kali. Ada berbagai kekurangan dalam empat tahap amandemen tersebut yang mendapat sorotan tajam di antara para pengamat, yang memunculkan ide perlunya dibentuk Komisi Konstitusi yang akan membantu melakukan koreksi dan mengatasi kekurangan-kekurangan itu untuk amandemen mendatang. Perkembangan Konstitusi di Indonesia, yaitu
1. Republik yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus dan dengan konstitusi yang disahkan pada tanggal 18 Agustus
2. Republik RIS
3. Negara Kesatuan (dibuat undang-undang dasar sementara)
4. kembali ke UUD 1945 dengan perubahan adanya penjelasan mengenai UUD 1945 yang menjadi bagian tidak terpisah dari konstitusi
Setalah reformasi dokumen yang dijadikan pegangan adalah naskah UUD 1945 versi 5 Juli 1959 ditambah 4 lampiran perubahan.
Materi yang terkandung di UUD 1945 itu dimasukkan menjadi pasal-pasal UUD.

PSTI C dan D Tahun 2023 -> PRETEST

Muhamad Arifin Syam གིས-
NAMA: M Arifin Syam
NPM: 2255061008
KELAS: PSTI C

Pada Pretest Kali ini, analisis Soal

1. Hal positif apa yang anda dapatkan dari artikel tersebut? Apakah ada konstitusi yang dilanggar? Jelaskan!
2. Bagaimanakah jika suatu negara tidak memiliki konstitusi? Apakah konstitusi efektif dalam mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara?
3. Kemukakan contoh tantangan kehidupan bernegara saat ini, yang menurut Anda perlu diantisipasi, apakah pasal-pasal dalam UUD NRI 1945 sekarang sudah mampu menjadi pedoman untuk menyelesaikan tantangan tersebut dan mengapa demikian?
4. Bagaimakah menurut pendapatmu sebagai warganegara mengenai konsep bernegara kita dalam menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan? Adakah yang perlu di perbaiki, jelaskan!

Jawab
1. Hal positif yang terjadi adalah pemerintah dengan sigap menerapkan PSBB di berbagai daerah guna membatasi penyebaran Covid-19. Namun, hal ini juga telah menyebabkan terjadinya pelanggaran konstitusi yang dianggap otoriter oleh masyarakat karena banyak aparat yang menjalankan PSBB secara sewenang-wenang. Kecenderungan ini dinilai telah melanggar hak asasi manusia, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.

2. Konstitusi sangat penting bagi sebuah negara, karena aturan-aturan yang telah ditetapkan di dalamnya seharusnya sudah dijalankan oleh seluruh warga negara.

3. Salah satu tantangan yang perlu diatasi dalam kehidupan bernegara saat ini adalah pendidikan karakter, yang dapat mencegah perilaku negatif pada individu. Meskipun UUD NRI 1945 tidak bisa menjadi solusi langsung untuk mengatasi tantangan ini, namun diperlukan kesadaran diri dan tindakan konkret untuk menghadapi permasalahan tersebut.

4. Untuk menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan dalam konsep bernegara, perlu ada banyak perbaikan, seperti membantu orang Papua yang tertinggal dalam hal pendidikan dan pekerjaan agar bisa menyamaratakan dengan penduduk lainnya. Selain itu, penyalahgunaan hukum juga harus ditindak dengan keras untuk menjaga derajat hukum Indonesia di mata penduduknya.

PSTI C dan D Tahun 2023 -> FORUM JAWABAN POST TEST

Muhamad Arifin Syam གིས-
NAMA: M Arifin Syam
NPM: 2255061008
KELAS: PSTI C

Pada Post test Kali ini, terdapat Jurnal dengan judul " INTEGRASI NASIONAL SEBAGAI PENANGKAL ETNOSENTRISME DI INDONESIA ".
Bangsa Indonesia telah mengalami banyak perubahan dalam azas, paham, ideologi, dan doktrin selama kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Perubahan-perubahan tersebut seringkali menimbulkan disintegrasi dan ketidakstabilan nasional. Contohnya adalah peralihan dari Orde Lama ke Orde Baru yang dipicu oleh pemberontakan PKI pada 30 September 1965, yang kemudian diikuti oleh kelahiran Surat Perintah Sebelas Maret. Pada awal kemerdekaan Indonesia, identitas nasional ditandai oleh bentuk fisik dan kebijakan umum bagi seluruh rakyat Indonesia. Identitas nasional merupakan representasi dari diri seseorang atau masyarakat dalam bentuk sosial-budaya. Identitas ini merupakan produk kebudayaan yang kompleks dan terus berkembang seiring waktu. Identitas juga berfungsi sebagai sarana untuk menciptakan integrasi nasional, yaitu kesadaran dan bentuk pergaulan yang menyatukan berbagai kelompok dengan identitas masing-masing sebagai satu kesatuan: bangsa Indonesia. Identitas dapat mendukung integrasi nasional jika terdapat kesamaan dalam bahasa, nilai sistem budaya, cita-cita politik, atau pandangan hidup dan orientasi keagamaan.

Contoh lain dari permasalahan identitas dan integrasi nasional adalah Bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia awalnya berasal dari kepulauan Riau dan menjadi atribut dari identitas penduduk setempat. Kemudian, bahasa tersebut berkembang menjadi Melayu Pasar yang digunakan oleh berbagai kelompok etnis dalam interaksi perdagangan di pasar. Namun, bahasa Melayu Pasar juga menjadi sarana komunikasi bagi kelompok-kelompok dengan jaringan yang lebih luas, sehingga bahasa tersebut menjadi penunjuk identitas bagi jaringan kelompok yang merasa dihubungkan satu sama lain oleh bahasa tersebut dan menemukan kesatuan baru dalam integrasi yang lebih luas.

Integrasi nasional juga dapat terjadi melalui pembentukan kelompok-kelompok yang dipersatukan oleh isu bersama, baik yang bersifat ideologis, ekonomis, maupun sosial. Contohnya adalah ketika kelompok pedagang kaki lima (PKL) membentuk jaringan untuk melawan Perda yang dikeluarkan oleh Pemda atau ketika mereka menghadapi operasi Satpol PP. PKL dari berbagai etnis bersatu dalam satu tujuan yang sama, dan integrasi nasional terjadi ketika lintas identitas disatukan untuk mencapai tujuan bersama.

PSTI C dan D Tahun 2023 -> FORUM ANALISIS PRETEST

Muhamad Arifin Syam གིས-
NAMA: M Arifin Syam
NPM: 2255061008
KELAS: PSTI C

Pada Pretest kali ini terdapat pengertian tentang identitas nasional, Identitas nasional adalah kumpulan budaya yang dari berbagai kebudayaan yang berbeda hingga membentuk kesatuan yang menjadikannya sebagai suatu identitas nasional. Hakikat identitas nasional, pancasila merupakan aktualisasi hakikat dari bangsa Indoensia yang tercermin dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

terdapat beberapa unsur-unsur dari identitas nasional, yaitu
1. Suku bangsa
2. Agama
3. Budaya
4. Bahasa

dalam Indentisas indonesia terdapat pembagian berdasarkan unsur identitas Indonesia, yaitu
1. Identitas fundamental
Pancasila merupakan identitas fundamental bangsa Indonesia
2. Identitas instrumental
UUD 1945 merupakan identitas instrumental bangsa Indoensia
3. Identitas alamiah
Keberadaan sesuatu yang alamiah seperti pulau merupakan salah satu identitas alamiah bangsa Indoenesia.

Selain itu juga dalam pelaksanaanya, terdapat beberapa faktor dan dapat digolongkan menjadi 2, yaitu
Faktor pendorong integrasi nasional
1. Sejarah bangsa Indoenesia
2. Adanya keinginan untuk menyatukan
3. Rasa rela berkorban
4. Adanya kesepakatan nasional berupa UUD 1945 dan pancasila

Faktor penghambat integrasi nasional
1. Heterogen atau keberagaman yang menyebabkan bentrokan terhadap perbedaan
2. Etnosentrisme, yaitu adanya rasa fanatisme terhadap suku sendiri yang menyebabkan perselisihan diantara suku dengan suku yang lain.
3. Ketimpangan atau ketidakadilan.
4. Gangguan luar, adanya kepentingan luar negeri yang masuk kedalam negeri