Nama : Salma Dara Canita
NPM : 2117051087
Kelas : C
PRODI : S1 Ilmu Komputer
A. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Pertama, tidak ada proses keadilan dan akuntabilitas atas pelanggaran HAM yang dilakukan oleh aparat keamanan. Kedua, menguatnya pembatasan kebebasan berekspresi dan kebebasan beragama yang sewenang-wenang melalui aturan maupun praktik kebijakan. Ketiga, diskriminasi berbasis gender yang mengakar serta pelanggaran hak-hak perempuan yang diikuti oleh pernyataan pejabat yang diskriminatif dan merendahkan martabat perempuan.
Keempat, kegagalan pemerintah dalam menghadirkan keadilan, pengungkapan kebenaran, dan pemulihan untuk korban pelanggaran HAM masa lalu. Kelima, pelanggaran HAM yang masih berlangsung bahkan meningkat tajam di Papua. Dan keenam, berlanjutnya penjatuhan dan penerapan hukuman kejam baik melalui vonis mati maupun juga tindakan-tindakan eksekusi hukum di luar pengadilan, dengan cara tembak di tempat misalnya.
B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Demokrasi yang berprinsip ketuhanan yang maha esa dapat menciptakankesadaran bahwa mesti manusia meliki keyakinan dan keragaman suku namun kita tetap menyembah pada tuhan yang esa. Dan apabila kita menghargai kepercayaan atau keyakinan orang lain, maka akan tercipta persatuan antar warganegara.
C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Saat ini praktik demokrasi yang dilakukan oleh indonesia sudah cukup baik dalam menjalankan tugasnya serta sesuai dengan pancasila dan UUD 1945. Namun, bukan berarti sudah sempurna buktinya masih ada saja oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dalam menjalankan tugasnya.
D. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Sikap saya sebagai warga Negara tentunya merasa kecewa. Karena kami memilih anggota DPR untuk mewakili suara rakyat demi keuntungan bangsa bukan malah mencari keuntungan pribadi. Tentunya dalam hal ini masyarakat dapat mengeluarkan pendapat dan ketidak setujuannya.
E. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Menurut saya, pihak-pihak yang tega menggerakkan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas butuh kesadaran diri. Sangatlah tidak pantas untuk menjadikan rakyat kecil sebagai tumbal demi kepentingan diri sendiri atau pihak tertentu. Hal ini tentu ada hubungannya dengan hak asasi manusia, dan pihak yang menggerakkan loyalitas dan emosi rakyat dan menjadikannya tumbal untuk tujuan tidak jelas harus diproses sesuai dengan hukum yang berlaku karena indonesia adalah negara hukum.