Posts made by Melinda Sari Sumadyo Putri

Nama : Melinda Sari Sumadyo Putri
NPM : 2115061016
Kelas : PSTI D

Asslamualaikum Wr.Wb
izin memberi analisis jurnal

INTEGRASI NASIONAL SEBAGAI PENANGKAL ETNOSENTRISME DI INDONESIA

Integrasi nasional merupakan proses penyatuan berbagai perbedaan-perbedaan yang ada pada masyarakat sehingga menjadi selaras dalam sebuah bangsa. Perbedaan tersebut meliputi suku, budaya, bahasa, ras, agama, dan faktor kebangsaan

integrasi terbentuk kalau ada identitas yang mendukungnya seperti kesamaan bahasa, kesamaan dalam nilai sistem budaya, kesamaan cita-cita politik, atau kesamaan dalam pandangan hidup atau orientasi keagamaan

Integrasi nasional terjadi juga akibat terbentuknya kelompok-kelompok yang dipersatukan oleh suatu isu bersama, baik yang bersifat ideologis, ekonomis, maupun sosial

pada dasarnya pluralitas bagi bangsa Indonesia adalah takdir. Akan tetapi, perbedaan tersebut tidak selalu memisahkan, apalagi menimbulkan pertentangan sepanjang masing-masing anggota masyarakat menyadari akan pluralitas tersebut,namun akhir-akhir ini justru semakin memicu pertentangan di antara sejumlah anggota masyarakat. Bahkan, muncul adagium yang memicu konflik: “Kami versus kalian, aku versus kamu”, dan seterusnya. Maka muncullah faham sentrisme yang kemudian melahirkan misalnya, etnosentrisme, religisentrisme, politksentrisme, dan seterusnya. Sebagai contoh entosentrime yang biasa berkembamg dimasyarakat.

Etnosentrime merupakan kecenderungan untuk berfikir bahwa budaya etniknya lebih unggul dibandingkan dengan budaya etnik lain. Segala sudut sesuatu dilihat dari sudut pandang etniknya sendiri. Kebijakan otonomi daerah yang kini marak di sejumlah penjuru negeri ini, justru menjadi penghambat cita-cita menerapkan konsep integrasi nasional. Cita-cita menerapkan konsep integrasi nasional akan terwujud, manakala sekelompok anggota masyarakat bersedia menerobos identitasnya dan mengambil jarak dari segala kepentingan yang selama ini dianggap membentuk watak dirinya atau watak kelompoknya. Dengan demikian ia meninggalkan identitasnya, yang kemudian membuka kemungkinan untuk pembentukan integrasi yang lebih luas.

Berdasarkan sejumlah gambaran tersebut, konsep tentang integrasi nasional menjadi penting untuk dijadikan strategi kebudayaan bagi bangsa Indonesia yang telah berusia lebih dari enam dasa warsa ini. Strategi kebudayaan dalam hal ini mengacu pada kekuatan budaya yang bertolak pada kedekatan dan pandangan hidup pelaku kebudayaan dalam kaitannya dengan kompleksitas kebudayaan yang dianut. Dengan demikian, mengembangkan konsep integrasi nasional sebagai strategi kebudayaan Indonesia pada dasarnya menyatukan visi dan misi di antara sejumlah kepentingan dan identitas masing-masing anggota masyarakat berlatar belakang kebudayaan yang kompleks.

Sekian analisis jurnal dari saya,
Wassalamualaikum Wr.Wb
Nama : Melinda Sari Sumadyo Putri
NPM : 2115061016
Kelas : PSTI D

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, izin menyampaikan hasil analisis jurnal tentang

"KEARIFAN BUDAYA LOKAL PEREKAT IDENTITAS BANGSA"

Identitas bangsa merupakan salah satu poin penting dalam kesatuan bangsa. Dalam identitas bangsa terdapat banyak informasi mengenai Indonesia. Bukanlah suatu hal yang mudah untuk mendefinisikan identitas bangsa Indonesia dikarenakan kultural yang begitu beragam. Bangsa Indonesia terdiri dari beragam etnis dan suku, hal tersebut berasal dari latar belakang Indonesia yang terletak di posisi strategis dalam jalur perdagangan dunia. Biasanya para pedagang akan singgah dan ada dari mereka yang menetap dan menikah dengan pribumi. Sehingga hal inilah yang menyebabkan kultural menjadi berkembang menjadi beragam macam. Ada yang mengatakan bahwa di Indonesia terdapat sekitar 300 suku bangsa (Hildred Geerts, 1981; Poerwanto, 2003), bahkan ada yang menyebutkan jauh lebih banyak dari jumlah tersebut. Melalatoa (1997) mencatat tidak kurang dari 520 suku bangsa di Indonesia dengan berbagai kebudayaannya.

Identitas seseorang ditentukan berdasarkan latar belakang sejak ia kecil. Contohnya apabila ia berasal dari suku Bugis maka ia terkenal oleh kebudayaan Bugis, begitu juga dengan suku-suku lainnya. Dalam hal ini, setiap kebudayaan yang beragam itu disatukan dengan satu semboyan yaitu Bhinneka Tunggal Ika yang bermakna berbeda-beda tetapi tetap satu. Hal ini memiliki makna yang mendalam dan harus diperjuangkan oleh seluruh rakyat Indonesia, tanpa terkecuali. Tentunya juga bagi negara yang memiliki multikulturalisme yang tinggi, persatuan dan kesatuan amatlah penting agar tidak terjadi perpecahan di dalam masyarakat sendiri. Namun, bukan tidak mungkin hal ini juga dapat mengancam persatuan dikarenakan perbedaan yang sangat banyak jumlahnya.

Indonesia sebagaimana negara yang luas juga punya masalah internal dalam hal persatuan. Hal ini terlihat dari ketidakadilan, kesenjangan, serta kurangnya pemerataan pembangunan bagi masyarakat pelosok. Hal ini menimbulkan pemberontakan yang mengakibatkan perpecahan antar etnis dalam negara. Struktur masyarakat Indonesia yang multi dimensional merupakan suatu kendala bagi terwujudnya konsep integrasi secara horizontal. Hal ini dapat dilihat dari beberapa karakteristik yang dapat dikenali sebagai sifat dasar dari suatu masyarakat majemuk sebagaimana yang telah dikemukakan oleh van den Berghe yakni: (1) terjadinya segmentasi ke dalam bentuk kelompok yang sering kali memiliki kebudayaan atau lebih tepat sub kebudayaan, yang berbeda satu sama lainnya; (2) memiliki struktur sosial yang terbagi-bagi ke dalam lembaga-lembaga yang bersifat non komplementer; (3) kurang mengembangkan konsesus di antara para anggota masyarakat tentang nilai-nilai sosial yang bersifat dasar; (4) secara relatif seringkali terjadi konflik di antara kelompok yang satu dengan kelompok yang lainnya; (5) secara relatif integrasi sosial tumbuh di atas paksaan (coercion) dan saling ketergantungan di dalam bidang ekonomi; serta (6) adanya dimensi politik oleh suatu kelompok di atas kelompok-kelompok yang lain. Kearifan lokal yang dimiliki daerah daerah dalam lingkup wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia sungguh sangat luar biasa banyaknya dan yang menunjukkan keberagaman jenisnya. Secara selektif banyak di antaranya yang dapat diangkat sebagai asset kekayaan kebudayaan bangsa dan dapat dijadikan sebagai perekat sekaligus sebagai modal dasar untuk memperkokoh identitas/jati diri bangsa.

Sekian dari saya, Terimakasih. Wassalamualaikum wr.wb.
Assalamualaikum Wr. Wb.
Izin memperkenalkan diri,

Nama: Melinda Sari Sumadyo Putri
NPM: 2115061016
Kelas: PSTI D

Izin memberikan analisis terkait video pada pertemuan kedua ini, Pak.

identitas nasional merupakan hal yang mendasari suatu negara,identitas nasional menggambarkan siapa diri kita sebenarnya identitas nasional menjadi penting demi terjaganya keutuhan bangsa karena tak akan mungkin mampu menjaga sesuatu tanpa mengetahui tentang sesuatu tersebut.

Ada 4 unsur identitas nasional yaitu:
1. Suku bangsa
terdapat banyak sekali suku bangsa atau etnis dengan tidak kurang dari 300 dialek. Perkiraan dari 210 juta, setengahnya merupakan etnis Jawa. Sisanya merupakan suku Makassar dan Bugis (3.68%), Batak (2.4%), Bali (1.88%), Lombok (1.66%), dan Aceh (1.4%).
2. Agama
terdapat 6 agama yang tumbuh di dalam masyarakat Indonesia yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu.
3. Kebudayaan
kebudayaan manusia sebagai makhluk sosia lmemiliki pengetahuan yang berisi pangkat-pangkat atau model-model pengetahuan yang secara kolektif digunakan oleh pendukung-pendukungnya untuk menafsirkan dan memahami lingkungan yang dihadapi dan digunakan sebagai rujukan atau sebagai pedoman untuk bertindak sesuai dengan lingkungan yang dihadapi.
4.bahasa
merupakan komponen pendukung identitas negara,bahasa juga merupakan sebagai sistem perlambang yang dibentuk dari unsur-unsur bunyi maupun ucapan manusia, dan juga digunakan sebagai sarana interaksi manusia.

Identitas nasional Indonesia tercantum dalam konstitusi Indonesia yaitu UUD 1945 dalam pasal 35 dan 36 C. identitas nasional yang menunjukkan jati diri Indonesia diantaranya adalah sebagai berikut.
1. bahasa nasional atau bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia
2. bendera negara yaitu sang merah putih
3. lagu kebangsaan yaitu Indonesia Raya
4. lambang negara yaitu Pancasila
5. semboyan negara yaitu Bhinneka Tunggal Ika
6. dasar falsafah negara yaitu Pancasila
7. konstitusi hukum dasar negara yaitu UUD 1945
8. bentuk negara kesatuan republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat
9. konsepsi wawasan nusantara
10. kebudayaan daerah yang telah diterima sebagai kebudayaan nasional

Sekian dari saya, terima kasih. Wassalamualaikum Wr. Wb