Assalamu'alaikum wr. wb. Sebelumnya izin memperkenalkan diri
Nama : Annisya Rianta Raudatuljannah
NPM : 2115061008
Kelas : PSTI D
Prodi : S-1 Teknik Informatika
Jurusan : Teknik Elektro
Fakultas : Teknik
Izin menyampaikan hasil analisis kasus "Globalisasi IPTEK".
1. Menurut saya, globalisasi dan pluralitas merupakan salah satu masalah dan tantangan yang saat ini sedang dihadapi oleh bangsa Indonesia. Pada dasarnya, pluralitas bagi bangsa Indonesia adalah takdir, namun akhir-akhir ini justru semakin memicu pertentangan di antara sejumlah anggota masyarakat. Kerap kali terjadinya proses-proses sosial di masyarakat yang bersifat disosiatif, seperti persaingan tidak sehat, saling fitnah, saling hasut, pertentangan antarindividu maupun kelompok, dan lainnya. Tentu saja hal ini dapat menyebabkan disintegrasi bangsa Indonesia. Hal ini terjadi karena perilaku para warga masyarakat Indonesia cenderung melawan atau melanggar nilai-nilai dan norma-norma yang telah disepakati bersama.
2. Integrasi nasional adalah jalan keluar untuk menghadapi yang hingga saat ini masih terus-menerus melanda Indonesia. Kebudayaan Indonesia seharusnya sebagai pemersatu dibalik keberagaman dan pluralnya bangsa Indonesia. Masyarakat Indonesia seharusnya bangga akan keberagamaan etnis, suku, dan budaya di Tanah Air. Konflik antar-etnik, konflik antar-daerah, konflik antar-agama, konflik antar-partai politik, konflik antar-pelajar, serta sejumlah konflik kepentingan lain semestinya tidak perlu terjadi kalau masing-masing pelaku konflik menyadari bahwa pluralitas bangsa Indonesia sudah menjadi sebuah keniscayaan dan keistimewaan bagi Indonesia.
Sekian analisis saya, terima kasih.
Wassalamu'alaikum wr. wb.
Nama : Annisya Rianta Raudatuljannah
NPM : 2115061008
Kelas : PSTI D
Prodi : S-1 Teknik Informatika
Jurusan : Teknik Elektro
Fakultas : Teknik
Izin menyampaikan hasil analisis kasus "Globalisasi IPTEK".
1. Menurut saya, globalisasi dan pluralitas merupakan salah satu masalah dan tantangan yang saat ini sedang dihadapi oleh bangsa Indonesia. Pada dasarnya, pluralitas bagi bangsa Indonesia adalah takdir, namun akhir-akhir ini justru semakin memicu pertentangan di antara sejumlah anggota masyarakat. Kerap kali terjadinya proses-proses sosial di masyarakat yang bersifat disosiatif, seperti persaingan tidak sehat, saling fitnah, saling hasut, pertentangan antarindividu maupun kelompok, dan lainnya. Tentu saja hal ini dapat menyebabkan disintegrasi bangsa Indonesia. Hal ini terjadi karena perilaku para warga masyarakat Indonesia cenderung melawan atau melanggar nilai-nilai dan norma-norma yang telah disepakati bersama.
2. Integrasi nasional adalah jalan keluar untuk menghadapi yang hingga saat ini masih terus-menerus melanda Indonesia. Kebudayaan Indonesia seharusnya sebagai pemersatu dibalik keberagaman dan pluralnya bangsa Indonesia. Masyarakat Indonesia seharusnya bangga akan keberagamaan etnis, suku, dan budaya di Tanah Air. Konflik antar-etnik, konflik antar-daerah, konflik antar-agama, konflik antar-partai politik, konflik antar-pelajar, serta sejumlah konflik kepentingan lain semestinya tidak perlu terjadi kalau masing-masing pelaku konflik menyadari bahwa pluralitas bangsa Indonesia sudah menjadi sebuah keniscayaan dan keistimewaan bagi Indonesia.
Sekian analisis saya, terima kasih.
Wassalamu'alaikum wr. wb.