Posts made by DWI ANGGITA DESWANTI

S1 Farmasi -> Diskusi

by DWI ANGGITA DESWANTI -
Dwi Anggita Deswanti
2118031020

Sila pertama Pancasila berbunyi Ketuhanan Yang Maha Esa. Sila pertama Pancasila memiliki lambang bintang emas dengan latar hitam. Contoh penerapannya ialah Membina kerukunan hidup antara sesama manusia dan Tidak melakukan penistaan agama. Penistaan terhadap agama adalah perilaku menghina atau merendahkan agama, seperti melakukan pembakaran rumah ibadah.
Sila kedua Pancasila berbunyi Kemanusiaan yang adil dan beradab. Contoh penerapan nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari adalah: Mengakui persamaan derajat, hak, dan kewajiban asasi setiap manusia tanpa membedakan suku, keturunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, warna kulit, kedudukan sosial, dan lainnya.
Sila ketiga Pancasila berbunyi Persatuan Indonesia. Contoh pengamalan sila ke-3 dalam kehidupan sehari-hari: Mengembangkan sikap saling menghargai keanekaragaman budaya dan Mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi atau golongan.
Sila keempat Pancasila berbunyi Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.
Contoh pengamalan sila ke-4 Pancasila dalam kehidupan sehari-hari yaitu: Selalu mengutamakan musyawarah untuk mencapai kesepakatan dalam menyelesaikan permasalahan, Menghargai hasil musyawarah, dan Menjalankan hasil musyawarah dengan sungguh-sungguh dan bertanggung jawab.
Sila kelima Pancasila berbunyi Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, Contoh sikap yang mencerminkan sila kelima Pancasila dalam kehidupan sehari-hari yaitu Menghormati hak-hak orang lain dan Peduli dan membantu mengurangi penderitaan yang dialami orang lain

S1 Farmasi -> Forum Komentar

by DWI ANGGITA DESWANTI -
Dwi Anggita Deswanti
2118031020

Secara etimologi "etika" berasal dari bahasa Yunani yaitu "ethos" berarti watak, adat ataupun kesusilaan. Etika adalah ilmu yang membahas tentang bagaimana dan mengapa kita mengikuti suatu ajaran tertentu atau bagaimana bersikap dan bertanggung jawab dengan berbagai ajaran moral.
Terdapat 2 jenis etika yaitu etika umum dan etika khusus (meliputi etika individual dan etika sosial).
Etika berkaitan dengan :
• Nilai (value) pada hakikatnya adalah sifat dan kualitas yang melekat pada suatu obyek. Nilai meliputi nilai kenikmatan, nilai kehidupan, nilai kejiwaan dan nilai kerohanian.
• Moral adalah ajaran baik dan buruknya tingkah laku dan perbuatan manusia.
• Norma adalah kesadaran dan sikap luhur yang dikehendaki oleh tata nilai untuk dipatuhi. Meliputi norma kesusilaan, norma hukum dan norma sosial.
Contoh implementasi etika Pancasila yaitu toleransi antar umat beragama, tenggang rasa pada orang lain, mengedepankan musyawarah.

S1 Farmasi -> forum diskusi

by DWI ANGGITA DESWANTI -
Dwi Anggita Deswanti
2118031020

saya setuju karena sejak Indonesia memasuki era reformasi, Pancasila seolah-olah tenggelam dalam pusaran sejarah masa lalu yang tidak lagi relevan untuk disertakan dalam dialektika kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila seolah hilang dari memori kolektif, semakin jarang diucapkan, dikutip, dibahas, baik dalam konteks kehidupan ketatanegaraan, kebangsaan, maupun kemasyarakatan.
Setelah belasan tahun menjalani era reformasi, kata dia, bangsa Indonesia seolah terjebak pada arus kebebasan individu yang mengatasnamakan demokrasi. Akhirnya, terombang-ambing karena lupa apa tujuan yang ingin dicapai. Bangsa ini seolah kehilangan identitas dan jati dirinya.
Keberadaan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, lanjutnya, sangat tergantung pada cara masyarakat dan anak bangsa mengimplementasikannya. Pancasila harus terus dipahami dan dimaknai agar nilai-nilai fundamentalnya dapat menjadi pemandu arah penyelenggaraan kehidupan berbangsa.
sekian, terimakasih pak

S1 Farmasi -> Forum Komentar

by DWI ANGGITA DESWANTI -
Dwi Anggita Deswanti
2118031020

Menurut video pembelajaran 7,Ideologi memiliki posisi yang sangat penting dikarenakan ideologi sebagai arah atau pedoman bangsa untuk mencapai tujuannya masing-masing. Ideologi juga berperan penting bagi bangsa sebagai alat pemersatu ditengah keberagaman suatu bangsa. Identitas bangsa Indonesia sendiri tertuang dalam ideologi yang dianut oleh bangsa Indonesia yaitu Ideologi pancasila. Ideologi Pancasila menjadi sangat penting bagi bangsa Indonesia karena pancasila memiliki beberapa kedudukan dalam kehidupan bangsa dan bernegara di Indonesia.
Pancasila berfungsi sebagai petunjuk arah dalam kehidupan bernegara Indonesia. Karena fungsi dan kedudukan yang sangat penting bagi bangsa Indonesia, Pancasila harus dapat dilestarikan dalam setiap komponen bangsa Indonesia, seperti mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Pentingnya Pancasila sebagai ideologi negara bagi mahasiswa adalah untuk
memperlihatkan peran ideologi sebagai penuntun moral dalam kehidupan
bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara sehingga ancaman berupa
penyalahgunaan narkoba, terorisme, dan korupsi dapat dicegah. Di samping
itu, Pancasila sebagai ideologi negara pada hakikatnya mengandung dimensi
realitas, idealitas, dan fleksibilitas yang memuat nilai-nilai dasar, cita-cita, dan
keterbukaan sehingga mahasiswa mampu menerima kedudukan Pancasila
secara akademis.

S1 Farmasi -> Forum Komentar -> Komentar -> Re: Komentar

by DWI ANGGITA DESWANTI -
Nama: Dwi Anggita Deswanti
npm: 2118031020
Dalam artikel ini dijelaskan bahwa sebagai dasar negara dan ideologi, pancasila memiliki nilai-nilai yang patut dijadikan pedoman dan landasan dalam kehidupan bernegara. Bentuk partisipasi masyarakat dalam pemahaman dan pelaksanaan nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari menandakan bahwa nilai-nilai pancasila tersebut sudah terinternalisasi dalam lingkungan masyarakat. Namun kenyataannya, sekarang tidak sedikit juga yang tidak menerapkan nilai pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.
Artikel ini memberikan penjelasan tentang makna yang terkandung dalam setiap sila di dalam pancasila sehingga memudahkan yang membaca untuk memahami dan mengaplikasikan nilai-nilai pancasila tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Namun kembali lagi kepada diri masing-masing, mau atau tidak untuk menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan bermasyarakat.