Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Izin memperkenalkan diri
Nama : Iqbal Inggil Anggono
Npm : 2115061063
Kelas : PSTI B
Program Studi : Teknik Informatika
Fakultas :Teknik
1. Bagaimana pendapat dan sikap Anda terhadap sejumlah masalah dan tantangan yang saat ini sedang dihadapi oleh bangsa Indonesia? Apakah hal itu dapat menyebabkan disintegrasi bangsa Indonesia? Mengapa hal ini terjadi?
Pendapat saya terhadap masalah dan tantangan yang saat ini dihadapi oleh bangsa Indonesia adalah untuk selalu bertindak secara cerdas dan menghindari masalah tersebut. Untuk mengatasi hal tersebut, saya harus menyikapi bagaimana supaya pola pikir saya tidak terpengaruh secara negatif oleh Globalisasi Iptek. Namun bagaimana cara agar kita atau saya untuk tidak terpengaruh oleh dampak negatif Globalisasi Iptek?
Tentu saja hal yang paling penting adalah untuk mengetahui apa dampak negatif dari globalisasi iptek itu sendiri. Salah satu hal terbesar yang membuat kemajuan Iptek, seperti Sosial media dan online entertainment itu menjadi faktor penghambat integrasi nasional adalah, fakta dimana orang-orang akan terpecah belah menjadi berbagai pihak sesuai apa yang mereka yakini atau mereka nikmati dari sosial media/iptek. Contoh adalah orang Indonesia yang mengapresiasi suatu kelompok atau negara lain cenderung akan membenci orang-orang yang tidak menikmati hal yang mereka apresiasi, padahal setiap orang mempunyai selera masing-masing.
Hal ini terjadi karena kurangnya kesadaran bahwa hal yang mereka sukai tidaklah lebih penting dari identitas mereka sendiri. Karena pada akhirnya kita semua adalah Bangsa Indonesia yang seharusnya menjunjung tinggi pancasila bukan kelompok tertentu saja.
2. Apa yang perlu dilakukan agar kebudayaan Indonesia sebagai pemersatu dibalik keberagaman dan pluralnya bangsa Indonesia?
Dengan cara mencintai budaya dan kebudayaan Indonesia ketimbang kebudayaan bangsa lain, tapi tidak ada salahnya untuk mempelajari budaya asing selama kita sudah mengerti dan mengapresiasi budaya sendiri. Hal lain yang diperlukan adalah, adanya toleransi dan sifat kemakluman antar etnis, budaya, agama dan lain-lain agar tidak terjadinya polarisasi pada masyarakat Indonesia.