Posts made by DWI NUR AZIZAH

Pendidikan Nilai dan Moral semester 3 -> Forum Analisis Jurnal 2

by DWI NUR AZIZAH -
Nama : Dwi Nur Azizah
NPM : Nama 2113053178
Izin menyampaikan analisis jurnal 2
Pada jurnal ini membahas mengenai perkembangan moral siswa sekolah dasar berdasarkan teori kohlber, seperti yang diketahui bahwa Teori Kohlberg dikenal sebagai teori yang mengukur tingkatan moral seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat perkembangan moral siswa SD yang berusia antara 11-12 tahun, berdasarkan tahapan perkembangan teori Kohlberg. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa anak-anak SD yang berusia 11-12 tahun secara umum termasuk dalam tahap pra konvensional tahap ½ yang dominan diikuti tahap 2 dan 2/3, yang cenderung melakukan sesuatu kegiatan bukan karena membutuhkan hasil melainkan karena takut dihukum.
Berdasarkan hasil analisis data dari jurnal ini dengan menggunakan teori kohlberg Dalam hasil penelitian sederhana ini, responden yang berusia 11-12 tahun cenderung baru memasuki tingkat 1 tahap 1, meskipun pada kasus tertentu mungkin saja ada pengecualian yaitu pada usia 11-12 bisa saja berada pada tingkat perkembangan moral yang lebih rendah atau yang lebih tinggi.

Pendidikan Nilai dan Moral semester 3 -> Forum Analisis Jurnal 1

by DWI NUR AZIZAH -
Nama : Dwi Nur Azizah
NPM : Nama 2113053178
Izin menyampaikan analisis jurnal 1
Pada jurnal ini membahas mengenai pendidikan nilai moral yang ditinjau dari perspektif global yaitu dimana seperti yang diketahui Pendidikan nilai moral merupakan tuntutan sekaligus kebutuhan manusia sebagaiwujud kebersamaan dalam berbangsa dan bernegara dengan berbagai masalah. Ada banyak masalah, seperti terorisme global dan krisis multidimensi, yang tidak dapat diselesaikan oleh satu negara sendiri karena harus melakukannya sehingga membutuhkan dukungan negara lain. Pendidikan nilai moral adalah salah satu alternatif pemecahan masalah yang bersifat lokal, regional, nasional, dan internasional. Dia telah menjadi isu global di beberapa negara (Indonesia, Malaysia, India, dan China) dan memiliki beberapa perbedaan dan persamaan. Perbedaan tersebut dihasilkan dari ideologi negara yang berbeda. Namun, negara-negara tersebut menekankan nilai moral
pendidikan nilai-nilai etika moral, khususnya nilai-nilai yang berkaitan dengan hak asasi manusia yang bersifat universal dan global.

Konsep pendidikan nilai moral yang diusulkan oleh Kohlberg dan Miller cenderung individualistis. Oleh karena itu, perlu dilengkapi dengan memperhatikan paradigma yang dikemukakan oleh Capra bahwa manusia hidup dibangun atas dasar pandangan hidup yang sistemik dan holistik, yang tidak parsial dan individualistis. Dalam pelaksanaannya diperlukan pendekatan yang tepat dan metode dan teknik yang relevan. Pendekatan pendidikan nilai moral termasuk menanamkan, memberi contoh, memfasilitasi, dan pendekatan pengembangan keterampilan, dan metode tersebut meliputi metode dogmatis, deduktif, induktif, dan reflektif.

Pendidikan Nilai dan Moral semester 3 -> Forum Analisis Jurnal 1

by DWI NUR AZIZAH -
Nama : Dwi Nur Azizah
NPM : 2113053178

Izin melampirkan hasil analisis jurnal 1

Dari hasil analisis jurnal dengan judul Pendidikan Nilai dan Moral Dalam Sistem Kurikulum Pendidikan di Aceh, dapat disimpulkan bahwa Pendidikan merupakan memiliki peranan yang sangat penting di dalam pembentukann akhlak dan golongan peserta didik terlwbih lagi jadi tumpuan budaya warga. Perubahan pesat dalam kehidupan sosial merupakan salah satu perbincangan yang paling signifikan mengenai hukum dan moral siswa, salah satu aspek utama yang ada di dalam kehidupan seorang muslim merupakan memiliki standar moral yang besar hal ini berkaitan dengan pengajaran dan pendisiplinan siswa untuk membentuk perilaku dan karakteristik pribadi yang terbaik. Dengan demikian pendidikan memegang peran yang sangat penting dalam pembentukan akhlak di kalangan peserta didik bahkan bisa menjadi tumpuan budaya masyarakat. Terkait hal itu penyelenggaraan pendidikan di Aceh juga sudah berpedoman pada ajaran Islam serta pelaksanaannya seperti pendidikan di sekolah keseluruhannya yang sudah menggunakan pendidikan islami dalam rangka pembentukan Generasi Muda Aceh yang berakhlak mulia mengikuti budaya Aceh dan juga syariat Islam.

Seperti yang diketahui, Di Indonesia sendiri pendidikan nilai telah disusun ke dalam sistem pendidikan nasional dimana ada setidaknya 18 nilai yang perlu diintegrasikan pendidik ke dalam pembelajaran nilai-nilai tersebut serta dipupuk dengan menggabungkan nilai dengan isi kurikulum tertulis, kurikulum tidak tertulis serta kegiatan kurikuler dan ekstrakurikuler yang artinya nilai yang akan dikembangkan harus dicapai dalam isi setiap mata pelajaran melalui proses pembelajaran di kelas dan tugas di luar kelas selain itu juga terwujud dalam aturan sekolah. Dengan demikian setiap mata pelajaran harus memiliki nilai khusus pendidikan di Aceh, Sama halnya dengan pendidikan yag ada di provinsi lainnya secara nasional, Namun terkhusus di Aceh diberikan sebuah keistimewaan yang sesuai dengan undang-undang nomor 44 tahun 1999 tentang keistimewaan provinsi Nanggroe Aceh Darussalam

Pendidikan Nilai dan Moral semester 3 -> Forum Analisis Video 2

by DWI NUR AZIZAH -
Nama : Dwi Nur Azizah
NPM: 2113053278
Izin mengirimkan analisis video 2
Pada video yang kedua ini membahas tentang “Mirisnya Kekerasan di Lingkungan Sekolah” dimana hal ini sering terjadi dilingkungan sekolah, seperti yang diketahui dimana terdapat sebuah video yang sudah beredar di media masa. Kejadian tersebut terekam dan sehingga langsung ditindak tegaskan dari pihak sekolah dan dinas pendidikan, karena dari hal sepele tersebut nyawa seorang anak hilang di tangan temannya sendiri. Mirisnya lagi hal ini terjadi dilingkungan sekolah yang harusnya di lingkungan sekolah peserta didik dalam pengawasan pendidik Namun sangat disayangkanmaish sering terajdi kasus kekerasan di lingkungan. Misalnya saja pada detik ke 40 awal dimana terdapat contoh kekerasan yang terjadi di lingkungan sekolah pada september 2015, seorang peserta didik meninggal dunia setelah berkelahi dangan temannya dan kejadian tersebut berlangsung di lingkungan sekolah lebih tepatnnya berada di SD Negeri di Kebyoran Lama, Jakarta karena diduga terlibat perkelahian antar mulut antara peserta didik kelas 2 Sd dimana hal ini tidak ketahui oleh pihak sekolah padahal ini berlangsung di lingkungan sekolahnya sendiri.

Adapun contoh kasus kedua terjadi pada bulan Agustus 2017, kasusnya masih hampir dimana sama siswa kelas 2 Sd merenggut nyawa setelah berkelahi dengan temannya di halaman sekolah. Kasus seperti ini terjadi di Sukabumi, Jawa Barat. Setelah dilakukan atopsi diduga korban siswa mengalami dirundung serta dilempar minuman beku. Lalu pada bulan November 2017 masih berada di tahun yang sama terdapat perseteruan antara 2 siswa kelas 5 Sd saat akanmengikuti perlombaan senam hari guru terjadi di Bandung, Jawa Barat. Masalahnya juga masih masalah yang sepele dimana pelaku terganggu oleh korban yang menyalakan motor yang berisik.
Dari permasalahan yang sudah terjadi diatas dapat disimpulkan bahwa masih kurangnya pendidikan moral yang diterapkan disekolah, Karna melihat video tersebut kebanyakan sebabkan karena kurangnya pengawasan seorang pendidik dilingkungan sekolahnya serta orang tua kurang dalam memberi pembinaan kepada anak. Anak kecil sangat mudah sekali terpengaruh atau terhasut untuk itu tugas pendidik harus lebih peka terhadap lingkungan sekolah serta peserta didiknya agar hal hal seperti ini dapat diminimalisirkan.