གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ ALDO.ERNANDA21 2113021047

okee lut, menurut ku ya pendekatan saintifik ini lebih disarankan dengan cara berkelompok sih lut. mengapa? karena apabila kita berkelompok dan diantara kita terdapat kesalahan dalam memahami suatu hal, teman yang lainnya akan membantu mengingatkan dan menjelaskan mana yang menjadi kesalahan. dan juga kan sifat pendekatan saintifik ini kan siswa dapat mengeksplor pengetahuannya ya, nah jadi bisa dapat ilmu dari mana saja.
kalau diterapkan secara individu nantinya apabila terjadi kesalahan atau miskonsepsi ya siswa tersebut beranggapan pendapatnya benar saja.
Mungkin contoh nyata yang kita alami pas menjadi mahasiswa itu dalam pembelajaran matematika SMP semester lalu, Mahasiswa dan memperlajari suatu materi matematika dan berdiskusi dengan kelompok nya, saat presentasi dosen tidak mengatakan itu benar atau salah, tapi setuju atau tidak setuju, lalu dosen memberikan pengarahan ke mahasiswa memberikan pemahaman yang lebih dan mahasiswa mendapatkan pemahaman yang lebih juga, kemudian di akhir mahasiswa diberi tugas yaitu membuat suatu produk (hasil belajar kontruktivisme), dan menurut saya itu juga salah satu penerapan teori konstuktivisme
Saya setuju dengan Rahma, posisi guru disini sebagai fasilitator dan menyediakan pembelajaran. Dan ketika siswa memberikan jawaban, guru mencoba untuk tidak mengatakan bahwa jawaban nya benar atau tidak, tapi mengarahkan ke setuju atau tidak setuju ke pada ide seseorang dan saling bertukar ide