Kiriman dibuat oleh NOVITA ANGGARWATI

PGSD E PANCASILA 1 -> forum diskusi

oleh NOVITA ANGGARWATI -
Novita anggarwati
2113053200
Izin menjawab bu,
Menurut saya tantangan di era modern ini adalah kurangnya implementasi nilai-nilai Pancasila terhadap kemajuan dan penggunaan IPTEK. Sehingga masyarakat Indonesia memakainya dengan seenaknya sendiri tanpa berpikir dampak apa yang terjadi kedepannya. Selain itu, banyak anak-anak, remaja, bahkan orang tua yang yang menyalahgunakan teknologi dan ilmu pengetahuan tersebut. Masalah kapitalisme yang sedang marak beredar di pasar bebas. Karena adanya persaingan yang berat antara penjual dengan produk/barang jualan yang sama, sehingga jika ada yang bermodal lebih akan cenderung menciptakan produk yang inovatif dan kreatif. Hal ini yang menarik perhatian dan dicari banyak pembeli sehingga membuat tinggi permintaan, harga barang pun akan dapat dinaikkan sesuka hati penjual apalagi intervensi pemerintah sangat minim dalam regulasi. paham ini menekankan pada hak individu dalam pengelolaan modal. Ini sangat berpengaruh pada distribusi pendapatan. Apabila memiliki banyak modal dan berhasil mengelolanya, seseorang bisa meraup kekayaan sebanyak-banyaknya, dan akan bertolak belakang dengan nasib penjual yang barang dagangannya sama namun tidak bermodal tinggi. Contohnya yang bisa dilihat langsung adalah adanya pasar modern seperti mall dan supermarket. Secara tidak langsung dan tanpa kita sadari, pasar modern ini perlahan-lahan mulai menggusur keberadaan pasar tradisional. Kemudahan serta kenyamanan berbelanja membuat konsumen lebih tertarik menghabiskan uang mereka di pasar modern, mulai dari berbelanja pakaian, buah-buahan, sayur dan perlengkapan-perlengkapan lainnya. Para kapitalis memang harus mengeluarkan dana besar ketika hendak membangun mall dan supermarket. Namun, timbal balik keuntungannya sangat berlipat ganda. Sementara itu, pedagang yang berjualan di pasar tradisional lama kelamaan bisa tergerus dan bisa bangkrut. Hal seperti ini menuai pro dan kontra, atau bisa dibilang berdampak baik dan buruk. Dampak baiknya adalah pemanfaatan sumber daya yang lebih optimal, efisien dan efektif. Karena pemilik modal akan mengambil keuntungan yang sebesar-besarnya, maka ia akan mencari barang-barang yang unik yang bisa menarik banyak peminat untuk membelinya. Sedangkan dampak buruknya adalah, akan terjadi monopoli pasar, sehingga kesejahteraan pekerja akan terabaikan. Hal ini juga berdampak pada sumber daya alam, karena pemilik modal akan mencari target yang besar, maka eksploitasi sumber daya alam akan dilakukan dengan hitungan yang sangat besar sehingga akan terancam kelestariannya. Yang pastinya ini bertolak belakang dengan nilai luhur pancasila, sebab pancasila mengatur negara Indonesia sebagai negara yang sejahtera. Pancasila mengatur memberi kesempatan bagi yang kecil untuk tumbuh. Bukan berarti menolak pemilik/pemodal kapital yang besar, melainkan pancasila mengatur negara ini untuk membela yang kecil, sehingga kesenjangan-kesenjangan ekonomi di indonesia dapat teratasi dan pastinya ekonomi yang sejahtera akan merata bagi seluruh rakyat indonesia.