Posts made by NOVITA ANGGARWATI

PGSD 3E -> Forum Analisis Jurnal

by NOVITA ANGGARWATI -

Nama: Novita Anggarwati

NPM : 2113053200

Kelas : 3E

 

Di Indonesia, pendidikan nilai telah diatur dalam sistem pendidikan nasional. Ada delapan belas nilai yang perlu diintegrasikan guru dalam pembelajaran. Kedelapan belas nilai tersebut adalah religius, jujur, toleransi, disiplin, pekerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, ingin tahu, nasionalis, patriotik, menghargai prestasi, ramah dan komunikatif, cinta damai, gemar membaca, sadar lingkungan, peduli sosial, dan bertanggung jawab (Kemendiknas, 2010). Pendidikan di Aceh juga berdasarkan pendidikan di Indonesia juga, namun semenjak Aceh diberikan status khusus lewat Undang- Undang No 44 Tahun 1999 tentang Keistimewaan Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam serta Undang- Undang No 18 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus, Pemerintah Aceh mempunyai kewenangan otonom dalam melaksanakan pendidikan dengan keunikan serta otonomi khusus provinsi Aceh dengan hukum Islam (Ahamd, 2019; Bahri, 2013) Aceh memiliki ciri-ciri khusus dalam penyelenggaraan syariat Islam (Ulya, 2016) dan penerapan pendidikan Islam dalam rangka pembentukan generasi muda Aceh yang berakhlak mulia mengikuti budaya Aceh dan syariat Islam. Dengan demikian Pemerintah Aceh meningkatkan serta menerapkan pendidikan sesuai dengan sifat serta tabiat masyarakat Aceh yang dominan dengan ‘menjungjung tinggi nilai moral’. Pendidikan di Aceh mengikuti suatu sistem yang berisi tentang pendidikan dengan ranah pendidikan Islam yang disebut Qanun.

Dengan memadukan pendidikan dengan nilai dan moral seperti ajaran di dalam ama Islam, Pendidikan di Aceh seakan ‘mempercayakan’ agama Islam sebagai tonggak lahirnya bangsa dengan moral yang baik. Sebab, moral di dalam Islam mengaju pada akhlak atau budi pekerti yang meresap pada jiwa serta akan tumbuh menjadi kepribadian dengan demikian dari sanalah tumbuhlah perbuatan yang dilakukan oleh seseorang yang memiliki moral tersebut secara spontan dan murni dari hatinya. Pendidikan yang berdasarkan nilai dan moral, seperti pendidikan di Aceh ini, sangat penting untuk kemajuan pendidikan di Indonesia, apalagi utnuk perkemabngan anak usia sekolah dasar. Karena pendidikan yang berlandas nilai dan moral ini adalah pendidikan yang awal yang harus diberikan kepada peserta didik.

Sekolah yang baik adalah sekolah dimana mereka fokus memberikan pendidikan moral yang baik. Karena sekolah adalah mikrosistem atau lingkungan disekitar mereka yang dapat dijadikan acuan bagi peserta didik untuk membentuk moral yang baik (Setiawan & Iasha, 2020). Maka yang dilakukan oleh sekolah tersebut untuk membentuk moral yang baik pada peserta didiknya adalah, menanamkan nilai – nilai moral dalam setiap pembelajarannya. Selain peserta didik belajar ilmu pengetahuan dan secara tidak langsung peserta didik mendapat pendidikan moral selama pembelajaran berlangsung. Jika itu dapat diterapkan di Sekolah Dasar Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Ke-III (SNHRP-III 2021) Prosiding Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian | 331 maka peserta didik akan dapat membentuk moral yang baik dan dapat menerapkannya di kehidupan sehari -hari dan kelak di masa depan peserta didik dapat menjadi contoh yang baik bagi orang disekitar mereka (Yetti et al., 2021).

Dengan diberikannya pendidikan moral bagi anak SD diharapkan dapat menghasilkan peserta didik yang memiliki kompetensi personal dan social sehingga menjadi warga negara yang baik (good care atau good citizen). Sehingga artikel ini memiliki tujuan untuk membantu para pendidik khususnya guru untuk menanamkan pendidikan moral di Sekolah Dasar. Untuk itu sangatlah penting menanamkan pendidikan moral di Sekolah Dasar agar dapat membentuk karakter dan pribadi siswa yang lebih baik dan membangun generasi bangsa yang berkualitas serta menjadi penerus bangsa yang berintegritas.