Nama : Levian Dandra
NPM : 2115061036
Kelas : PSTI C
Analisis saya terhadap artikel yang berjudul "Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Pendidikan Karakter Bangsa Indonesia melalui Demokrasi, HAM dan Masyarakat Madani" adalah, Pendidikan kewarganegaraan Pendidikan Kewarganegaraan bertujuan untuk membentuk warga negara Indonesia yang berkarakter cerdas, aktif, kritis dan demokratis, serta memiliki kecakapan partisipatif warga negara yang bermutu dan bertanggung jawab dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Setelah mengikuti Pendidikan Kewarganegaraan mahasiswa diharapkan bisa menjadi warga negara Indonesia yang memiliki kemampuan untuk melakukan perubahan di tengah masyarakat.
NPM : 2115061036
Kelas : PSTI C
Analisis saya terhadap artikel yang berjudul "Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Pendidikan Karakter Bangsa Indonesia melalui Demokrasi, HAM dan Masyarakat Madani" adalah, Pendidikan kewarganegaraan Pendidikan Kewarganegaraan bertujuan untuk membentuk warga negara Indonesia yang berkarakter cerdas, aktif, kritis dan demokratis, serta memiliki kecakapan partisipatif warga negara yang bermutu dan bertanggung jawab dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Setelah mengikuti Pendidikan Kewarganegaraan mahasiswa diharapkan bisa menjadi warga negara Indonesia yang memiliki kemampuan untuk melakukan perubahan di tengah masyarakat.
Demokrasi memiliki arti suatu sistem pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Menurut John Locke, Hak Asasi Manusia (HAM) adalah hak- hak yang diberikan langsung oleh Tuhan Yang Maha Pencipta sebagai sesuatu yang bersifat kodrati. Di dalam HAM terdapat empat prinsip dasar HAM yaitu kebebasan, kemerdekaan, persamaan dan keadilan.
Istilah ‘masyarakat madani’ pertama kali dimunculkan oleh Anwar Ibrahim, mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia yang memperkenalkan istilah masyarakat madani sebagai civil society. Menurut Ibrahim, masyarakat madani merupakan sistem sosial yang subur berdasarkan prinsip moral yang menjamin keseimbangan antara kebebasan individu dengan kestabilan masyarakat. Dapat dapat berupa pemikiran, seni, pelaksanaan pemerintah yang berdasarkan undang-undang dan bukan nafsu atau keinginan individu. Masyarakat madani membutuhkan unsur-unsur sosial yang saling mengikat dan menjadi karakter khas masyarakat madani. Sebagai mahasiswa kita mempunyai tanggung jawab terhadap nasib masa depan demokrasi dan masyarakat madani di Indonesia yang dapat diwujudkan dengan pengembangan sikap-sikap demokratis, toleran, dan kritis dalam perilaku sehari-hari.
Demikian Analisis saya
Wassalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh