NAMA : Levian Dandra
NPM : 2115061036
KELAS : PSTI C
Berikut analisis saya mengenai jurnal yang berjudul "Demokrasi Sebagai Wujud Nilai-Nilai Sila Keempat Pancasila Dalam Pemilihan Umum Daerah di Indonesia" :
Kegiatan pemilu telah tertuang didalam Pancasila pada sila keempat yaitu kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat dan kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan. Pemilu merupakan salah satu usaha untuk memengaruhi rakyat secara persuasif (tidak memaksa) dengan melakukan kegiatan retorika, hubungan publik, komunikasi massa, lobi dan lain-lain kegiatan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pemilu merupakan cerminan dari sistem demokrasi, Demokrasi yang hakikatnya mengizinkan warga Negara berpartisipasi dalam menjalankan roda pemerintahan.
Masyarakat dapat merasakan rasanya demokrasi secara nyata ketika pemilu diselenggarakan dalam rangka menentukan kandidat diinginkan yang dapat memimpin dengan bijak dan arif dikemudian hari yang sesuai keinginan rakyat didalam tampuk kekuasaan dan kepemimpinan. Akan tetapi demokrasi sebagai perwujudwan Pancasila sila ke empat tersebut belum tercermin yang mana dapat dilihat dari beberapa pemilu sering terjadi berbagai macam konflik. Penyebab konflik tersebut pun beragam, mulai dari partai yang tidak mencerminkan demokrasi, konfik internal partai, calon yang tidak bisa menerima kekalahan dan pendukung tidak realistis menghadapi kekalahan calon yang didukungnya serta beberapa kasus kecurangan seperti jual beli kursi jabatan.
Sekian analisis yang dapat saya sampaikan,terima kasih.
NPM : 2115061036
KELAS : PSTI C
Berikut analisis saya mengenai jurnal yang berjudul "Demokrasi Sebagai Wujud Nilai-Nilai Sila Keempat Pancasila Dalam Pemilihan Umum Daerah di Indonesia" :
Kegiatan pemilu telah tertuang didalam Pancasila pada sila keempat yaitu kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat dan kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan. Pemilu merupakan salah satu usaha untuk memengaruhi rakyat secara persuasif (tidak memaksa) dengan melakukan kegiatan retorika, hubungan publik, komunikasi massa, lobi dan lain-lain kegiatan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pemilu merupakan cerminan dari sistem demokrasi, Demokrasi yang hakikatnya mengizinkan warga Negara berpartisipasi dalam menjalankan roda pemerintahan.
Masyarakat dapat merasakan rasanya demokrasi secara nyata ketika pemilu diselenggarakan dalam rangka menentukan kandidat diinginkan yang dapat memimpin dengan bijak dan arif dikemudian hari yang sesuai keinginan rakyat didalam tampuk kekuasaan dan kepemimpinan. Akan tetapi demokrasi sebagai perwujudwan Pancasila sila ke empat tersebut belum tercermin yang mana dapat dilihat dari beberapa pemilu sering terjadi berbagai macam konflik. Penyebab konflik tersebut pun beragam, mulai dari partai yang tidak mencerminkan demokrasi, konfik internal partai, calon yang tidak bisa menerima kekalahan dan pendukung tidak realistis menghadapi kekalahan calon yang didukungnya serta beberapa kasus kecurangan seperti jual beli kursi jabatan.
Sekian analisis yang dapat saya sampaikan,terima kasih.