Kiriman dibuat oleh Alysa Astry Djayanti

Nama: Alysa Astry Djayanti
NPM:2115061003
Kelas: PSTI C

Analisis saya terhadap jurnal yang berjudul "Integrasi Nasional" adalah sebagai berikut.
Integrasi nasional merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan Indonesia agar dapat menangkal etnosentrisme. Tindakan etnosentrisme adalah suatu pandangan yang dimiliki oleh masing- masing individu yang menganggap bahwa kebudayaan yang dimilikinya lebih baik dari budaya lainnya atau membanggakan budayanya sendiri dan menganggap rendah budaya lain. Bisa juga disebut suatu tindakan yang akan memecah belah bangsa. Integrasi dapat dibentuk jika terdapat identitas yang mendukungnya, seperti kesamaan bahasa, sistem nilai budaya, dan cita-cita politik. Integrasi nasional terjadi akibat dari pembentukan kelompok-kelompok yang disatukan oleh masalah bersama, baik ideologis, ekonomi, maupun sosial. Pada intinya, integrasi pada dasarnya menyatukan lintas identitas untuk satu kepentingan bersama.

Kesimpulannya adalah bangsa indonesia memiliki beragam suku, etnik dan budaya yang berbeda-beda teteapi dengan karena adanya integritas nasional yang akan menyatukan semua perbedaan identitas tersebut demi suatu kepantingan bersama dan meminimalisir terjadinya konflik kepentingan.
Nama: Alysa Astry Djayanti
NPM: 2115061003
Kelas: PSTI C

Analisis saya terharap video pembelajaran yang tersebut adalah mengenai Identitas Nasional dan Integrasi Nasional.
Identitas nasional merupakan kumpulan nilai budaya yang kukuh serta berkembang didalam macam-macam aspek kehidupan dari berbagai suku dan dihimpun dalam satu kesatuan atau kumpulan dari budaya. Unsur-unsur identitas nasional yaitu suku bangsa, agama, budaya, bahasa. Dimana Identitas nasional ini terbagi menjadi 3, yaitu Identitas fundamental, yaitu Pancasila. Lalu Identitas instrumental, yaitu UUD 1945 yang didalamnya tertera bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia, bendera Indonesia adalah merah putih, lambang negara Indonesia adalah garuda Pancasila,dan lain sebagainya. Yang ketiga adalah Identitas alamiah seperti kepulauan dan pluralisme dalam suku, budaya, bahasa, dan agama.

Lalu selanjutnya adalah Integrasi Nasional, yaitu Integrasi nasional adalah proses penyesuaian diantara unsur-unsur yang berbeda dalam kehidupan masyarakat yang memiliki keserasian fungsi. Terdapat 2 faktor dalam integrasi nasional yaitu faktor pendorong integrasi nasional seperti sejarah, keinginan untuk bersatu, cinta tanah air, rela berkorban, konsensus nasional. Sedangkan faktor penghambat integrasi nasional yaitu heterogen, ketimpangan, etnosentrisme, gangguan luar. Integrasi Nasional terbagi menjadi 2, yaitu Asimilasi dan Akulturasi. Asimilasi adalah menyerap kebudayaan baru yang disertai kebudayaan asli. Sedangkan Akulturasi adalah menerima kebudayaan asing tanpa menghilangkan kebudayaan asli.
Nama: Alysa Astry Djayanti
NPM: 2115061003
Kelas: PSTI C

Berdsarkan jurnal yang berjudul Kearifan Lokal Perekat Identitas Bangsa sebelumnya, Bangsa Indonesia adalah bangsa yang multikultural artinya memiliki berbagai macam budaya dan adat. Maka dari itu Kearifan lokal diperlukan untuk tetap menjaga dan melestarikan identitas bangsa, sebagai perekat dari identitas bangsa. Kita harus menjadikan perbedaan itu sebagai hal yang mendorong kita untuk lebih mencintai negara kita karena keberagaman kebudayaan bangsa kita adalah aset negara dan juga merupakan salah satu kelebihan yang patut untuk kita syukuri. Keragaman suku dan budaya juga menjadi kelebihan bangsa Indonesia karena dengan begitu kita memiliki banyak hal yang bisa banggakan dengan keaneka ragaman yang kita punyai