Nama : Nova Atika Royani
NPM : 2013053163
Izin menyampaikan pendapat ibu, penilaian sendiri merupakan himpunan/kumpulan data terkait hasil belajar dan mengukur serta mengevaluasi pemahaman siswa mengenai pembelajaran yang telah dilewati sebelumnya. Adapun prinsip-prinsip penilaian/evaluasi sendiri diantaranya:
1. Kontinuitas
Pembelajaran dilakukan dengan berkepanjangan dan berkelanjutan, keseluruhannya saling berkesinambungan antara satu dengan lainnya. Maka penilaian tidak boleh dilakukan dengan incidental namun dilakukan dengan sistematis dan terencana. Penilaian tidak hanya berdasarkan nilai UTS ataupun UAS saja namun dalam proses kegiatan belajar mengajar juga perlu adanya penilaian. Tidak sedikit dari guru yang hanya memperhatikan nilai ujian siswa saja, seharusnya proses belajar siswa juga memiliki nilai lebih yang harus dihargai dan diapresiasi oleh guru sehingga dalam mindset siswa tertanam bahwa ia harus mampu fokus dalam kegiatan pembelajaran bukan hanya untuk mendapat nilai bagus saja namun dari kesehariannya juga harus baik.
2. Komprehensif
Menilai dalam hal ini harus secara menyeluruh, segala bentuk yang menjadi objek bahasan harus dijadikan sebagai bahan penilaian baik pada ranah sikap, pengetahuan, maupun keterampilan. Guru tidak hanya terfokus pada satu titik saja. Agar terwujudnya siswa yang memiliki nilai yang baik, keseluruhan dari siswa tersebut harus dibimbing dan dibenahi segala bentuk kekurangannya hingga nantinya proses pembelajaran dapat berlangsung dengan optimal.
3. Objektivitas
Segala bentuk penilaian dilakukan dengan objektif atau sesuai dengan kemampuan dari peserta didik sendiri tanpa memandang latar belakangnya. Jika memang dirasa bahwa siswa tersebut mampu dalam kegiatan pembelajaran maka bukan hal yang salah jika guru memberikan penilaian yang baik terhadap siswanya. Baik siswa tersebut merupakan keluarga pendidik sekalipun, guru harus tetap menilai sesuai dengan kemampuan siswa tanpa mengurangi atau melebih-lebihkannya.
4. Kooperatif
Bukan hanya dari guru saja, penilaian juga dapat dilakukan dengan saling bekerjasama antara guru dan orang tua siswa. Hal ini justru sangat baik karena penilaian tidak hanya berasal dari satu arah saja namun berdasarkan sumber-sumber yang bersangkutan dengan peserta didik dan kegiatan pembelajaran.
Dan lain sebagainya.
Terimakasih ibu.
NPM : 2013053163
Izin menyampaikan pendapat ibu, penilaian sendiri merupakan himpunan/kumpulan data terkait hasil belajar dan mengukur serta mengevaluasi pemahaman siswa mengenai pembelajaran yang telah dilewati sebelumnya. Adapun prinsip-prinsip penilaian/evaluasi sendiri diantaranya:
1. Kontinuitas
Pembelajaran dilakukan dengan berkepanjangan dan berkelanjutan, keseluruhannya saling berkesinambungan antara satu dengan lainnya. Maka penilaian tidak boleh dilakukan dengan incidental namun dilakukan dengan sistematis dan terencana. Penilaian tidak hanya berdasarkan nilai UTS ataupun UAS saja namun dalam proses kegiatan belajar mengajar juga perlu adanya penilaian. Tidak sedikit dari guru yang hanya memperhatikan nilai ujian siswa saja, seharusnya proses belajar siswa juga memiliki nilai lebih yang harus dihargai dan diapresiasi oleh guru sehingga dalam mindset siswa tertanam bahwa ia harus mampu fokus dalam kegiatan pembelajaran bukan hanya untuk mendapat nilai bagus saja namun dari kesehariannya juga harus baik.
2. Komprehensif
Menilai dalam hal ini harus secara menyeluruh, segala bentuk yang menjadi objek bahasan harus dijadikan sebagai bahan penilaian baik pada ranah sikap, pengetahuan, maupun keterampilan. Guru tidak hanya terfokus pada satu titik saja. Agar terwujudnya siswa yang memiliki nilai yang baik, keseluruhan dari siswa tersebut harus dibimbing dan dibenahi segala bentuk kekurangannya hingga nantinya proses pembelajaran dapat berlangsung dengan optimal.
3. Objektivitas
Segala bentuk penilaian dilakukan dengan objektif atau sesuai dengan kemampuan dari peserta didik sendiri tanpa memandang latar belakangnya. Jika memang dirasa bahwa siswa tersebut mampu dalam kegiatan pembelajaran maka bukan hal yang salah jika guru memberikan penilaian yang baik terhadap siswanya. Baik siswa tersebut merupakan keluarga pendidik sekalipun, guru harus tetap menilai sesuai dengan kemampuan siswa tanpa mengurangi atau melebih-lebihkannya.
4. Kooperatif
Bukan hanya dari guru saja, penilaian juga dapat dilakukan dengan saling bekerjasama antara guru dan orang tua siswa. Hal ini justru sangat baik karena penilaian tidak hanya berasal dari satu arah saja namun berdasarkan sumber-sumber yang bersangkutan dengan peserta didik dan kegiatan pembelajaran.
Dan lain sebagainya.
Terimakasih ibu.