Kiriman dibuat oleh Dr. PUJIATI, S.Pd., M.Pd. -

STATEK B2026 -> LATIHAN KASUS

oleh Dr. PUJIATI, S.Pd., M.Pd. - -

KASUS 1

Sebuah penelitian ingin mengetahui rata-rata pendapatan mahasiswa yang bekerja sambil kuliah di Fakultas Ekonomi (jumlah mahasiswa = 600 orang).

Peneliti hanya mengambil sampel dari mahasiswa yang sering berada di kantin kampus pada siang hari dan memperoleh rata-rata pendapatan Rp2.500.000.

Pertanyaan:

a) Analisis apakah metode sampling tersebut sudah tepat. Jelaskan alasannya.
b) Apa potensi bias yang terjadi?
c) Jika Anda menjadi peneliti, metode apa yang lebih tepat digunakan?


KASUS 2

Seorang peneliti mengambil 80 sampel UMKM di suatu kota.

Diperoleh rata-rata omzet bulanan Rp15.000.000.

Dengan tingkat kepercayaan 95%, diperoleh interval estimasi:

Rp14.000.000 – Rp16.000.000

Pertanyaan:

a) Jelaskan arti tingkat kepercayaan 95% dalam konteks ini.
b) Apakah bisa dipastikan rata-rata omzet seluruh UMKM tepat Rp15.000.000? Jelaskan.
c) Jika interval menjadi lebih sempit, apa artinya terhadap kualitas estimasi?


KASUS 3

Sebuah survei yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa tingkat pengangguran suatu daerah diperkirakan sebesar 8% dengan margin of error ±2%.

Pemerintah daerah langsung menyimpulkan bahwa pengangguran pasti 8% dan membuat kebijakan berdasarkan angka tersebut.

Pertanyaan:

a) Apakah kesimpulan pemerintah sudah tepat? Jelaskan secara analitis.
b) Berapa kemungkinan rentang tingkat pengangguran sebenarnya?
c) Jika Anda sebagai analis ekonomi, apa rekomendasi Anda sebelum kebijakan dibuat?


STATEK B2026 -> LATIHAN KASUS

oleh Dr. PUJIATI, S.Pd., M.Pd. - -

KASUS 

Pengaruh Literasi Keuangan, Penggunaan E-learning, dan Disiplin Belajar terhadap Prestasi Akademik

Peneliti ingin menguji pengaruh:

  • X₁ = Literasi keuangan
  • X₂ = Intensitas penggunaan e-learning
  • X₃ = Disiplin belajar
    terhadap
  • Y = IPK mahasiswa Pendidikan Ekonomi

Hasil regresi dari 50 responden:

Y=2,10+0,02X1+0,015X2+0,03X3Y = 2,10 + 0,02X_1 + 0,015X_2 + 0,03X_3Y=2,10+0,02X1​+0,015X2​+0,03X3​

Tabel Uji t:

Variabel

t hitung

Sig

X₁

1,20

0,235

X₂

2,50

0,016

X₃

3,10

0,003

Uji F:

  • F hitung = 12,40
  • Sig F = 0,000

R² = 0,45
α = 5%

 

Pertanyaan:

  1. Uji pengaruh simultan ketiga variabel.
  2. Tentukan variabel yang berpengaruh signifikan.
  3. Jelaskan variabel dominan.
  4. Interpretasikan R².
  5. Buat rekomendasi kebijakan pendidikan.

STATEK B2026 -> LATIHAN KASUS

oleh Dr. PUJIATI, S.Pd., M.Pd. - -

KASUS 

Pengaruh Motivasi Belajar dan Lingkungan Keluarga terhadap Nilai Statistik Ekonomi

Seorang dosen meneliti pengaruh:

  • X₁ = Motivasi Belajar
  • X₂ = Lingkungan Keluarga
    terhadap
  • Y = Nilai Statistik Ekonomi

Jumlah responden = 40 mahasiswa
Taraf signifikansi = 5%

 

Output SPSS

Model Summary

Model

R

R Square

Adjusted R Square

Std. Error

1

0,583

0,340

0,305

6,214

 

ANOVA

Model

Sum of Squares

df

Mean Square

F

Sig

Regression

732,40

2

366,20

9,50

0,001

Residual

1427,60

37

38,59

Total

2160,00

39

 

Coefficients

Variabel

B

Std.Error

t

Sig

(Constant)

40,000

8,200

4,878

0,000

Motivasi (X₁)

0,500

0,179

2,800

0,008

Lingkungan (X₂)

0,300

0,143

2,100

0,042

 

Pertanyaan untuk Mahasiswa

  1. Tuliskan persamaan regresinya.
  2. Uji pengaruh simultan berdasarkan tabel ANOVA.
  3. Uji pengaruh parsial masing-masing variabel.
  4. Interpretasikan nilai R².
  5. Buat kesimpulan dalam konteks pendidikan ekonomi.

Salam Pembelajar,

Pada pertemuan ini akan dilaksanakan Refleksi & Integrasi HOTS: Refleksi pembelajaran & rencana tindak lanjut.

Mahasiswa melakukan evaluasi atas proses belajar dan proyek yang telah dijalankan, serta merancang tindak lanjut untuk memperdalam pemahaman dan penerapan analisis data ekonomi riil.

 

1. Refleksi Pembelajaran

Mahasiswa diminta untuk merefleksikan beberapa hal:

  • Proses Analisis Data: Apa yang paling menantang dan apa yang paling mudah?
  • Penerapan Statistik: Bagaimana statistik deskriptif dan inferensial membantu memahami data ekonomi riil?
  • Kerjasama & Proyek: Bagaimana pengalaman bekerja dalam kelompok (jika ada) dan manajemen proyek?
  • Keterampilan yang Diperoleh: Apa keterampilan baru yang didapat, misal: pembersihan data, visualisasi, uji hipotesis, interpretasi data ekonomi.

Aktivitas:

  • Menulis refleksi singkat (1–2 halaman) atau membuat mind map pembelajaran
  • Diskusi daring di forum LMS: saling berbagi insight, tantangan, dan pengalaman

 

2. Evaluasi Hasil Proyek

Mahasiswa mengevaluasi:

  • Kualitas laporan analisis dan rekomendasi
  • Konsistensi data, metode analisis, dan interpretasi
  • Kesesuaian rekomendasi dengan temuan statistik

Pertanyaan Panduan:

  • Apakah laporan sudah logis dan dapat dipertanggungjawabkan?
  • Apa yang bisa diperbaiki jika proyek diulang atau dikembangkan lebih lanjut?

 

3. Rencana Tindak Lanjut

Mahasiswa membuat rencana untuk:

  • Peningkatan Keterampilan: Misal belajar software statistik lebih lanjut, teknik visualisasi, atau analisis regresi lanjutan
  • Pengembangan Proyek: Menggunakan dataset baru, memperluas topik analisis, atau menambahkan metode analisis lain
  • Implementasi Rekomendasi: Memikirkan bagaimana temuan proyek bisa diterapkan dalam konteks ekonomi nyata atau penelitian lanjutan

Output Pertemuan:

  1. Dokumen refleksi pribadi
  2. Daftar rencana tindak lanjut konkrit (minimal 3 poin)
  3. Diskusi singkat di forum LMS untuk berbagi rencana dan mendapatkan masukan

 


AKL C2026 -> Case

oleh Dr. PUJIATI, S.Pd., M.Pd. - -

PT Edukasi Nusantara Tbk adalah perusahaan jasa pendidikan yang sedang berkembang pesat dan memiliki beberapa unit usaha (sekolah swasta, pelatihan digital, dan platform edutech). Pada tahun 2024, perusahaan melakukan ekspansi besar melalui akuisisi 70% saham PT Cerdas Digital, sebuah perusahaan rintisan berbasis teknologi pendidikan.

Manajemen PT Edukasi Nusantara menghadapi beberapa transaksi yang belum diatur secara eksplisit dalam PSAK tertentu dan memerlukan pertimbangan profesional (professional judgment). Dalam menyusun laporan keuangan, manajemen memutuskan untuk:

  1. Mengakui goodwill dari akuisisi PT Cerdas Digital sebagai aset dengan nilai signifikan berdasarkan proyeksi pertumbuhan pengguna di masa depan.
  2. Mengukur beberapa aset tidak berwujud (platform digital dan basis data pengguna) menggunakan pendekatan nilai wajar, meskipun pasar aktif untuk aset tersebut tidak tersedia.
  3. Menyusun laporan keuangan konsolidasian dengan mengacu pada Kerangka Konseptual PSAK/IFRS karena tidak terdapat PSAK spesifik yang secara rinci mengatur karakteristik unik bisnis digital tersebut.

Sebagian pemangku kepentingan (investor dan pendidik) mempertanyakan apakah kebijakan akuntansi yang dipilih manajemen telah mencerminkan substansi ekonomi dan memenuhi tujuan pelaporan keuangan yang berkualitas.

 

Pertanyaan:

Berdasarkan kasus di atas:

a. Jelaskan peran Kerangka Konseptual PSAK/IFRS dalam membantu manajemen mengambil keputusan akuntansi ketika tidak terdapat PSAK spesifik yang mengatur transaksi tertentu.

b. Analisis secara kritis apakah pengakuan goodwill dan pengukuran nilai wajar aset tidak berwujud dalam kasus ini telah mencerminkan substansi ekonomi.

c. Jelaskan risiko dan implikasi etis apabila professional judgment digunakan secara tidak tepat dalam penyusunan laporan keuangan.

d. Menurut Anda sebagai calon pendidik ekonomi, bagaimana kasus ini dapat digunakan sebagai contoh pembelajaran untuk menanamkan pemahaman akuntansi yang kritis dan beretika kepada peserta didik?