Nama : Reni Dwi Yulianti
Npm : 2053053013
Berkaitan dengan pembelajaran IPS SD karena pengertian tentang cara-cara manusia hidup, tentang kebutuhan-kebutuhan dasar manusia, dan tentang lembaga-lembaga yang dikembangkan sehubungan dengan hal tersebut. Uraian tersebut menjelaskan bahwa IPS erat pertaliannya dengan manusia sebagai anggota masyarakat dan interaksinya dengan dunia sekitarnya. Jadi, dapat dikatakan bahwa sumber IPS sesungguhnya terletak pada pusat-pusat kegiatan itu sendiri.
Ada pendapat yang mengatakan bah- wa IPS sebagai suatu mata pelajaran yang bertujuan mengantarkan siswa untuk me- ngetahui, mengenal dunia, maka tekanan yang diberikan adalah tentang fakta-fakta. Berbeda jika IPS sebagai pengetahuan yang bertalian dengan hubungan manusia satu sama lain dan hubungannya dengan dunia sekitarnya, yang diajarkan dengan tujuan membantu peserta didik untuk memahami, berpartisipasi, dan membina masyarakat, maka tekanannya pada pemecahan perso- alan-persoalan kehidupan nyata. Pendapat terakhirlah yang sesungguhnya yang diha- rapkan dalam pembelajaran IPS.
Pada kenyataan di lapangan pembel- ajaran IPS masih berorientasi pada hanya menghafal fakta-fakta tanpa mau mengkait- kan dengan pesoalan yang sedang dihadapi masyarakat pada umumnya dan individu pada khususnya, apalagi mengkaitkan de- ngan masalah-masalah global yang sesung- guhnya juga dapat mempengaruhi kehi- dupan individu dan masyarakat luas. Jadi, peserta didik tidak terlatih untuk berpikir kritis dan berusaha mengatasi tantangan da- lam kehidupan ini, sehingga pembelajaran tidak menjadi bermakna, karena hanya ber- lalu begitu saja (Sumantri, 1995).
Pendidikan hanya akan dianggap bermakna apabila ditujukan sebagai persi- apan siswa dalam menghadapi
tugas hidup- nya kelak di masyarakat. Dalam hal ini pembelajaran IPS di SD dapat memberikan sumbangan yang berharga dalam rangka mendidik siswa menjadi warga masyarakat yang mampu bermasyarakat, mampu beker- jasama dengan orang lain, dan mampu memecahkan masalah-masalah sosial, ekonomi, politik yang dihadapinya di masyarakat. Belajar IPS tidak hanya belajar tentang masyarakat, tetapi belajar bagaimana cara bermasyarakat, baik secara lokal maupun global.
Mengingat kehidupan yang makin lama makin penuh dengan tantangan, pem- belajaran IPS di SD hendaknya memasukkan pendidikan global dalam pembelajarannya.
contoh, ketika peserta didik di SD belajar IPS dengan topik rumah dan keluarga. Saatnya pendidik memulai mengembangkan pengertian, bahwa orang- orang di seluruh dunia membutuhkan rumah dan mereka membangun rumahnya dengan cara yang berbeda-beda dan memiliki variasi berbeda-beda yang dapat menunjuk- kan identitas dari suatu bangsa.