Lampirkan analisis anda mengenai jurnal diatas, dengan menyertakan identitas diri seperti nama dan NPM.
Forum Analisis Jurnal 2
Nama: Vivia Febbrilian Agrifina
NPM: 2113053050
Kelas: 3 G
Izin Menyampaikan Analisis Jurnal 2
Berdasarkan jurnal yang telah saya baca dengan judul Menangkal Degradasi Moral di Era Digital Bagi Kalangan Millenial, maka didapati hasil analisis jurnal saya yakni, Masa depan suatu bangsa sesungguhnya dipegang oleh para pemuda (kalangan millenial) yang merupakan masyarakat yang berada pada usia remaja, maka dari itu penting sekali bangsa ini untuk meningkatkan kualitas para pemudanya untuk Indonesia yang lebih baik. Berdasarkan pada jurnal, Para Dosen Agama Islam Universitas Pamulang melihat adanya fenomena degradasi moral di era digital pada kalangan milenial. Degradasi berarti kemunduran, kemerosotan atau penurunan dari suatu hal. Sedangkan moral adalah akhlak atau budi pekerti menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jika kita interpretasikan keduanya maka degradasi moral merupakan suatu fenomena adanya kemerosotan atas budi pekerti seseorang maupun sekelompok orang sesuai dalam konteks Bangsa Indonesia. Adapun kalangan millennial saat ini akrab terdengar dan dapat diartikan secara sederhana sebagai orang-orang yang memiliki interaksi kuat terhadap sosial media melalui gawai seperti PC, HP, tablet, dan benda-benda digital. Artinya kalangan millennial memiliki akses yang bebas dengan globalisasi dunia, yang tentunya pasti akan mempengaruhi moral.
Banyak diantara kalangan millennial yang telah menunjukkan degradasi moral seperti minimnya sopan santun (cara berbicara dan berpakaian), kenakalan remaja (sex bebas dan konsumsi obat-obat terlarang), jauh dari nilai-nilai agama. Menurut saya, terjadinya hal ini salah satunya disebabkan oleh kalangan millenial yang memiliki interaksi yang kuat dengan media sosial. Segala hal dapat mereka akses di media sosial tersebut, baik dari sudut terkecil maupun seluruh dunia. Tanpa disadari, dampak positif maupun negatif akibat kuatnya interaksi dengan media sosial tersebut pasti berdampak pada diri mereka. Maka, dari itu perlunya penanaman nilai moral sedini mungkin agar kalangan millenial tidak semakin merosot moralnya, serta diperlukan juga pelatihan dan pengedukasian dari orang dewasa seperti kegiatan PKM yang dilakukan penulis dengan tujuan memberikan pemahaman terkait degradasi dan upaya menangkal degradasi moral di era digital ini.
NPM: 2113053050
Kelas: 3 G
Izin Menyampaikan Analisis Jurnal 2
Berdasarkan jurnal yang telah saya baca dengan judul Menangkal Degradasi Moral di Era Digital Bagi Kalangan Millenial, maka didapati hasil analisis jurnal saya yakni, Masa depan suatu bangsa sesungguhnya dipegang oleh para pemuda (kalangan millenial) yang merupakan masyarakat yang berada pada usia remaja, maka dari itu penting sekali bangsa ini untuk meningkatkan kualitas para pemudanya untuk Indonesia yang lebih baik. Berdasarkan pada jurnal, Para Dosen Agama Islam Universitas Pamulang melihat adanya fenomena degradasi moral di era digital pada kalangan milenial. Degradasi berarti kemunduran, kemerosotan atau penurunan dari suatu hal. Sedangkan moral adalah akhlak atau budi pekerti menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jika kita interpretasikan keduanya maka degradasi moral merupakan suatu fenomena adanya kemerosotan atas budi pekerti seseorang maupun sekelompok orang sesuai dalam konteks Bangsa Indonesia. Adapun kalangan millennial saat ini akrab terdengar dan dapat diartikan secara sederhana sebagai orang-orang yang memiliki interaksi kuat terhadap sosial media melalui gawai seperti PC, HP, tablet, dan benda-benda digital. Artinya kalangan millennial memiliki akses yang bebas dengan globalisasi dunia, yang tentunya pasti akan mempengaruhi moral.
Banyak diantara kalangan millennial yang telah menunjukkan degradasi moral seperti minimnya sopan santun (cara berbicara dan berpakaian), kenakalan remaja (sex bebas dan konsumsi obat-obat terlarang), jauh dari nilai-nilai agama. Menurut saya, terjadinya hal ini salah satunya disebabkan oleh kalangan millenial yang memiliki interaksi yang kuat dengan media sosial. Segala hal dapat mereka akses di media sosial tersebut, baik dari sudut terkecil maupun seluruh dunia. Tanpa disadari, dampak positif maupun negatif akibat kuatnya interaksi dengan media sosial tersebut pasti berdampak pada diri mereka. Maka, dari itu perlunya penanaman nilai moral sedini mungkin agar kalangan millenial tidak semakin merosot moralnya, serta diperlukan juga pelatihan dan pengedukasian dari orang dewasa seperti kegiatan PKM yang dilakukan penulis dengan tujuan memberikan pemahaman terkait degradasi dan upaya menangkal degradasi moral di era digital ini.
Nama : Niken Larasati
NPM : 2113053013
Kelas/Prodi : 3G/PGSD
Izin mengirimkan hasil analisis jurnal 2 yang berjudul : Menangkal Degradasi Moral Di Era Digital Bagi Kalangan Millenial.
Jurnal ini di tulis oleh Ahmad Yani Nasution dan Moh Jazuli (Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Pamulang). Pada abstrak jurnal di tuliskan bahwa remaja khususnya pencari jati diri perlu dibina dan dibina agar tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki soft skill yang hebat. Pendahuluan dalam jurnal dituliskan generasi milenial seringkali menunjukkan kemerosotan moral yang jauh dari nilai-nilai agama, seperti perilaku buruk (cara berbicara dan berpakaian) dan kenakalan remaja (seks bebas dan penggunaan obat-obatan terlarang). Metode penelitian dalam jurnal adalah memberikan presentasi dan diskusi antara pemateri dan peseerta. Hasil dan pembahasan dalam jurnal yaitu kegiatan PKM yang pertama dilakukan ialah tahap persiapan, yakni dengan melakukan survei awal.
Dalam pelatihan atau sesi inti ini, peserta sangat antusias dan bertanya, “Apakah globalisasi mempengaruhi kemerosotan moral suatu bangsa? Meniru gaya hidup dianggap melakukan degradasi moral: akhlak yang baik itu yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW melalui standar akhlak. Al-Qur'an dan Hadits. Para Dosen Agama Islam Universitas Pamulang melihat adanya fenomenadegradasi moral di era digital pada kalangan milenial. Menurut KBBI moral adalah akhlak atau budi pekerti. Dari penulisan jurnal ini maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan PKM tema Menangkal Degradasi Moral di Era Digital bagi kalangan Millenial di Mts Insan Madani Kp. Rahong Desa Tegallega Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogo Bogor. Melalui kegiatan ini masyarakat juga nantinya akan memberikan pembelajaran bagi perguruan tinggi tentang realitas kehidupan.
NPM : 2113053013
Kelas/Prodi : 3G/PGSD
Izin mengirimkan hasil analisis jurnal 2 yang berjudul : Menangkal Degradasi Moral Di Era Digital Bagi Kalangan Millenial.
Jurnal ini di tulis oleh Ahmad Yani Nasution dan Moh Jazuli (Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Pamulang). Pada abstrak jurnal di tuliskan bahwa remaja khususnya pencari jati diri perlu dibina dan dibina agar tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki soft skill yang hebat. Pendahuluan dalam jurnal dituliskan generasi milenial seringkali menunjukkan kemerosotan moral yang jauh dari nilai-nilai agama, seperti perilaku buruk (cara berbicara dan berpakaian) dan kenakalan remaja (seks bebas dan penggunaan obat-obatan terlarang). Metode penelitian dalam jurnal adalah memberikan presentasi dan diskusi antara pemateri dan peseerta. Hasil dan pembahasan dalam jurnal yaitu kegiatan PKM yang pertama dilakukan ialah tahap persiapan, yakni dengan melakukan survei awal.
Dalam pelatihan atau sesi inti ini, peserta sangat antusias dan bertanya, “Apakah globalisasi mempengaruhi kemerosotan moral suatu bangsa? Meniru gaya hidup dianggap melakukan degradasi moral: akhlak yang baik itu yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW melalui standar akhlak. Al-Qur'an dan Hadits. Para Dosen Agama Islam Universitas Pamulang melihat adanya fenomenadegradasi moral di era digital pada kalangan milenial. Menurut KBBI moral adalah akhlak atau budi pekerti. Dari penulisan jurnal ini maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan PKM tema Menangkal Degradasi Moral di Era Digital bagi kalangan Millenial di Mts Insan Madani Kp. Rahong Desa Tegallega Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogo Bogor. Melalui kegiatan ini masyarakat juga nantinya akan memberikan pembelajaran bagi perguruan tinggi tentang realitas kehidupan.
Nama: Ani Nuryani
NPM: 2113053126
Kelas: 3G
Izin mengumpulkan analisis jurnal 2
Berdasarkan analisis jurnal yang saya lakukan terhadap jurnal menangkal degradasi moral di era digital bagi kalangan millennial yang ditulis oleh Ahmad Yani Nasution, dan Moh Jazuli diketahui bahwa adanya masa depan suatu bangsa ditentukan dan dipegang oleh para pemuda bangsa itu sendiri. Oleh itu pentingnya untuk meningkatkan kualitas pemuda yang ada. Akan tetapi saat ini justru muncul fenomena degradasi moral di era digital pada kalangan milenial. Degradasi yaitu kemunduran, kemerosotan atau penurunan dari suatu hal. Sedangkan moral ialah akhlak atau budi pekerti. Maka degradasi moral merupakan suatu fenomena adanya kemerosotan atas budi pekerti seseorang maupun sekelompok orang sesuai dalam konteks Bangsa Indonesia. Kaum milenial sekarang adalah orang-orang yang memiliki interaksi kuat terhadap sosial media melalui gawai seperti PC, HP, tablet, dan benda-benda digital. Dengan itu mereka memiliki akses yang bebas dengan globalisasi dunia, yang mempengaruhi moral mereka.
Contoh dari degradasi moral adalah minimnya sopan santun (cara berbicara dan berpakaian), kenakalan remaja (sex bebas dan konsumsi obat-obat terlarang), jauh dari nilai-nilai agama. Salah satu solusi yang dapat dilakukan atau diterapkan untuk menyeselaikan permasalahan degradasi moral adalah dengan dilakukannya atau diadakanya sosialisasi dan implementasi tentang pentingnya pemanfaatan teknologi sehingga dapat dijadikan solusi yang tepat. Contohnya adalah kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan tema “Menangkal Degradasi Moral di Era Digital bagi kalangan Millenial dilaksanakan oleh tim pengabdian kepada masyarakat program studi Manajemen Universitas Pamulang yang terdiri dari para dosen agama Universitas Pamulang. Kegiatan tersebut tentunya memerlukan dukungan dari berbagai kalangan agar dapat berjalan dengan optimal. Tidak hanya itu anak-anak remaja harus diarahkan dan dibantu agar tidak hanya cerdas dalam akademis tapi juga mempunyai kemampuan softskill yang baik, terutama baik anak-anak remaja yang sedang mencari jati diri.
NPM: 2113053126
Kelas: 3G
Izin mengumpulkan analisis jurnal 2
Berdasarkan analisis jurnal yang saya lakukan terhadap jurnal menangkal degradasi moral di era digital bagi kalangan millennial yang ditulis oleh Ahmad Yani Nasution, dan Moh Jazuli diketahui bahwa adanya masa depan suatu bangsa ditentukan dan dipegang oleh para pemuda bangsa itu sendiri. Oleh itu pentingnya untuk meningkatkan kualitas pemuda yang ada. Akan tetapi saat ini justru muncul fenomena degradasi moral di era digital pada kalangan milenial. Degradasi yaitu kemunduran, kemerosotan atau penurunan dari suatu hal. Sedangkan moral ialah akhlak atau budi pekerti. Maka degradasi moral merupakan suatu fenomena adanya kemerosotan atas budi pekerti seseorang maupun sekelompok orang sesuai dalam konteks Bangsa Indonesia. Kaum milenial sekarang adalah orang-orang yang memiliki interaksi kuat terhadap sosial media melalui gawai seperti PC, HP, tablet, dan benda-benda digital. Dengan itu mereka memiliki akses yang bebas dengan globalisasi dunia, yang mempengaruhi moral mereka.
Contoh dari degradasi moral adalah minimnya sopan santun (cara berbicara dan berpakaian), kenakalan remaja (sex bebas dan konsumsi obat-obat terlarang), jauh dari nilai-nilai agama. Salah satu solusi yang dapat dilakukan atau diterapkan untuk menyeselaikan permasalahan degradasi moral adalah dengan dilakukannya atau diadakanya sosialisasi dan implementasi tentang pentingnya pemanfaatan teknologi sehingga dapat dijadikan solusi yang tepat. Contohnya adalah kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan tema “Menangkal Degradasi Moral di Era Digital bagi kalangan Millenial dilaksanakan oleh tim pengabdian kepada masyarakat program studi Manajemen Universitas Pamulang yang terdiri dari para dosen agama Universitas Pamulang. Kegiatan tersebut tentunya memerlukan dukungan dari berbagai kalangan agar dapat berjalan dengan optimal. Tidak hanya itu anak-anak remaja harus diarahkan dan dibantu agar tidak hanya cerdas dalam akademis tapi juga mempunyai kemampuan softskill yang baik, terutama baik anak-anak remaja yang sedang mencari jati diri.
Nama: Daniel Dwi Saputra
NPM: 2113053110
Kelas: 3G
Hasil analisis jurnal 2 (MENANGKAL DEGRADASI MORAL DI ERA DIGITAL BAGI KALANGAN MILLENIAL):
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan tema “Menangkal Degradasi Moral di Era Digital bagi kalangan Millenial dilaksanakan oleh tim pengabdian kepada masyarakat program studi Manajemen Universitas Pamulang yang terdiri dari para dosen agama Universitas Pamulang untuk menjawab fenomena di atas. Kegiatan berlangsung selama tiga hari. Acara ini terlaksana atas kerjasama dengan berbagai pihak seperti Yayasan Sasmita Jaya, dosen Program Studi Manajemen serta pengurus di Mts Insan Madani. Pelatihan ini berhasil memberikan bekal softskill kepada anak-anak remaja di Mts tersebut. Metode yang digunakan adalah pelatihan dengan cara memberikan presentasi dan diskusi antara pemateri dan peserta.
Kegiatan PKM yang dilaksanakan memiliki beberapa tahapan yang dilakukan sebelu berkunjung langsung. Yang pertama dilakukan ialah tahap persiapan, yakni dengan melakukan survei awal. Pada tahap ini, dilakukan wawancara dengan kepala sekolah Mts Insan Madani terkait prosedur kegiatan PKM. Diharapkan PKM yang dilaksanakan dengan sasaran Siswa di Mts Insan Madani Kp. Rahong Desa Tegallega Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogo Bogor ini dapat bermanfaat kepada semua pihak yang terlibat baik secara langsung ataupun tidak. Selain itu diharapkan PKM ini dapat menginspirasi berbagai pihak untuk terus mendukung berbagai kegiatan yang serupa
Demikian hasil analisis jurnal 2 dari saya, kurang lebihnya saya mohon maaf. Terima kasih.
NPM: 2113053110
Kelas: 3G
Hasil analisis jurnal 2 (MENANGKAL DEGRADASI MORAL DI ERA DIGITAL BAGI KALANGAN MILLENIAL):
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan tema “Menangkal Degradasi Moral di Era Digital bagi kalangan Millenial dilaksanakan oleh tim pengabdian kepada masyarakat program studi Manajemen Universitas Pamulang yang terdiri dari para dosen agama Universitas Pamulang untuk menjawab fenomena di atas. Kegiatan berlangsung selama tiga hari. Acara ini terlaksana atas kerjasama dengan berbagai pihak seperti Yayasan Sasmita Jaya, dosen Program Studi Manajemen serta pengurus di Mts Insan Madani. Pelatihan ini berhasil memberikan bekal softskill kepada anak-anak remaja di Mts tersebut. Metode yang digunakan adalah pelatihan dengan cara memberikan presentasi dan diskusi antara pemateri dan peserta.
Kegiatan PKM yang dilaksanakan memiliki beberapa tahapan yang dilakukan sebelu berkunjung langsung. Yang pertama dilakukan ialah tahap persiapan, yakni dengan melakukan survei awal. Pada tahap ini, dilakukan wawancara dengan kepala sekolah Mts Insan Madani terkait prosedur kegiatan PKM. Diharapkan PKM yang dilaksanakan dengan sasaran Siswa di Mts Insan Madani Kp. Rahong Desa Tegallega Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogo Bogor ini dapat bermanfaat kepada semua pihak yang terlibat baik secara langsung ataupun tidak. Selain itu diharapkan PKM ini dapat menginspirasi berbagai pihak untuk terus mendukung berbagai kegiatan yang serupa
Demikian hasil analisis jurnal 2 dari saya, kurang lebihnya saya mohon maaf. Terima kasih.
Nama : Angelia Agustin
NPM : 2113053162
Izin memberikan analisis saya terkait jurnal 2 dengan judul Menangkal Degradasi Moral Di Era Digital Bagi Kalangan Millenial.
Masa depan suatu bangsa sesungguhnya dipegang oleh para pemuda yang merupakan masyarakat yang berada pada usia remaja, maka dari itu penting sekali bangsa ini untuk meningkatkan kualitas para pemudanya untuk Indonesia yang lebih baik. Para Dosen agama Universitas Pamulang melihat fenomena yang berkembang di masyarakat tentang semakin menjauhnya Agama terhadap kehidupan bermasyarakat yang diakibatkan perkembangan teknologi digital yang semakin merebak di era digital akhirnya berdampak pada perkembangan pembelajaran PAI di lingkungan MTs Insan Madani. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan tema "Menangkal Degradasi Moral di Era Digital bagi kalangan Millenial dilaksanakan oleh tim pengabdian kepada masyarakat program studi Manajemen Universitas Pamulang yang terdiri dari para dosen agama Universitas Pamulang untuk menjawab fenomena di atas. Saran dari pelatihan menangkal degradasi moral dalam rangka kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah hendaknya tim dosen ataupun berbagai pihak lainnya turut serta dalam mendukung program untuk membuat para generasi muda, termasuk pemuda agar mempunyai bekal moral yang baik yang berguna bagi mereka. Program PKM yang akan dilaksanakan, disesuaikan dengan bidang keilmuan di setiap Prodi dan kebutuhan masyarakat. Artinya kalangan millennial memiliki akses yang bebas dengan globalisasi dunia, yang tentunya pasti akan mempengaruhi moral.
Banyak diantara kalangan millennial yang telah menunjukkan degradasi moral seperti minimnya sopan santun (cara berbicara dan berpakaian), kenakalan remaja (sex bebas dan konsumsi obat-obat terlarang), jauh dari nilai-nilai agama. Tujuan dari PKM ini adalah memberikan pemahaman terkait degradasi moral di kalangan millennial, memberikan pemahaman terkait upaya dalam menangkal degradasi moral di era digital. Manfaat dari kegiatan PKM ini adalah peserta didik mendapatkan materi dan termotivasi untuk menangkal terjadinya degradasi moral yang menjadi tantangan di kalangan millennial di era digital. Globalisasi memudahkan kita mengakses segala sesuatu dari mana saja, termasuk dari kiblat Barat yang tentu saja memiliki standar moral yang berbeda dengan Indonesia; sehingga saat kalangan millennial meniru gaya hidup tersebut dianggap telah melakukan degradasi moral; moral yang baik adalah yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW dengan standar Al-Qur'an dan hadits. Dakwah yang efektif di kalangan millennial adalah dengan memberikan wawasan keagamaan, meningkatkan keimanan dan ibadah, memberikan pemahaman bagaimana cara bermedia sosial yang baik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah salah satu kewajiban dosen untuk memenuhi kewajiban Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menjadi aksi dari keterlibatan perguruan tinggi dalam pembangunan nasional. Dari kegiatan ini, masyarakat juga akan mendapatkan bekal untuk menyelesaikan permasalahan dan menjawab tantangan dalam kehidupannya.
NPM : 2113053162
Izin memberikan analisis saya terkait jurnal 2 dengan judul Menangkal Degradasi Moral Di Era Digital Bagi Kalangan Millenial.
Masa depan suatu bangsa sesungguhnya dipegang oleh para pemuda yang merupakan masyarakat yang berada pada usia remaja, maka dari itu penting sekali bangsa ini untuk meningkatkan kualitas para pemudanya untuk Indonesia yang lebih baik. Para Dosen agama Universitas Pamulang melihat fenomena yang berkembang di masyarakat tentang semakin menjauhnya Agama terhadap kehidupan bermasyarakat yang diakibatkan perkembangan teknologi digital yang semakin merebak di era digital akhirnya berdampak pada perkembangan pembelajaran PAI di lingkungan MTs Insan Madani. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan tema "Menangkal Degradasi Moral di Era Digital bagi kalangan Millenial dilaksanakan oleh tim pengabdian kepada masyarakat program studi Manajemen Universitas Pamulang yang terdiri dari para dosen agama Universitas Pamulang untuk menjawab fenomena di atas. Saran dari pelatihan menangkal degradasi moral dalam rangka kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah hendaknya tim dosen ataupun berbagai pihak lainnya turut serta dalam mendukung program untuk membuat para generasi muda, termasuk pemuda agar mempunyai bekal moral yang baik yang berguna bagi mereka. Program PKM yang akan dilaksanakan, disesuaikan dengan bidang keilmuan di setiap Prodi dan kebutuhan masyarakat. Artinya kalangan millennial memiliki akses yang bebas dengan globalisasi dunia, yang tentunya pasti akan mempengaruhi moral.
Banyak diantara kalangan millennial yang telah menunjukkan degradasi moral seperti minimnya sopan santun (cara berbicara dan berpakaian), kenakalan remaja (sex bebas dan konsumsi obat-obat terlarang), jauh dari nilai-nilai agama. Tujuan dari PKM ini adalah memberikan pemahaman terkait degradasi moral di kalangan millennial, memberikan pemahaman terkait upaya dalam menangkal degradasi moral di era digital. Manfaat dari kegiatan PKM ini adalah peserta didik mendapatkan materi dan termotivasi untuk menangkal terjadinya degradasi moral yang menjadi tantangan di kalangan millennial di era digital. Globalisasi memudahkan kita mengakses segala sesuatu dari mana saja, termasuk dari kiblat Barat yang tentu saja memiliki standar moral yang berbeda dengan Indonesia; sehingga saat kalangan millennial meniru gaya hidup tersebut dianggap telah melakukan degradasi moral; moral yang baik adalah yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW dengan standar Al-Qur'an dan hadits. Dakwah yang efektif di kalangan millennial adalah dengan memberikan wawasan keagamaan, meningkatkan keimanan dan ibadah, memberikan pemahaman bagaimana cara bermedia sosial yang baik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah salah satu kewajiban dosen untuk memenuhi kewajiban Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menjadi aksi dari keterlibatan perguruan tinggi dalam pembangunan nasional. Dari kegiatan ini, masyarakat juga akan mendapatkan bekal untuk menyelesaikan permasalahan dan menjawab tantangan dalam kehidupannya.
Nama: Annisa Indah Saputri
NPM: 2113053105
Kelas: 3G/PGSD
Izin melampirkan hasil analisis jurnal “MENANGKAL DEGRADASI MORAL DI ERA DIGITAL BAGI KALANGAN MILLENIAL”
Masa depan suatu bangsa sesungguhnya dipegang oleh para pemuda yang merupakan masyarakat yang berada pada usia remaja, maka dari itu penting sekali bangsa ini untuk meningkatkan kualitas para pemudanya untuk Indonesia yang lebih baik. Sehingga dengan mengkaji masalah tersebut maka diperlukan tindakan nyata yaitu dengan cara minimal mengadakan sosialisasi dan implementasi tentang pentingnya pemanfaatan teknologi sehingga dapat dijadikan solusi yang tepat. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan tema “Menangkal Degradasi Moral di Era Digital bagi kalangan Millenial ini dilaksanakan oleh tim pengabdian kepada masyarakat program studi Manajemen Universitas Pamulang yang terdiri dari para dosen agama Universitas Pamulang untuk membahas inti pokok permasalahan yang ada.
Kegiatan berlangsung selama tiga hari. Acara ini terlaksana atas kerjasama dengan berbagai pihak seperti Yayasan Sasmita Jaya, dosen Program Studi Manajemen serta pengurus di Mts Insan Madani. Pelatihan ini berhasil memberikan bekal softskill kepada anak-anak remaja di Mts tersebut. Pelatihan menangkal degradasi moral dalam rangka kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini hendaknya tim dosen ataupun berbagai pihak lainnya turut serta dalam mendukung program untuk membuat para generasi muda, termasuk pemuda agar mempunyai bekal moral yang baik yang berguna bagi mereka. Tidak hanya itu anak-anak remaja harus diarahkan dan dibantu agar tidak hanya cerdas dalam akademis tapi juga mempunyai kemampuan softskill yang baik, terutama baik anak-anak remaja yang sedang mencari jati diri. Harapannya pelatihan-pelatihan semacam ini dapat terus dilaksanakan dan ditingkatkan pada setiap jenjang pendidikan.
NPM: 2113053105
Kelas: 3G/PGSD
Izin melampirkan hasil analisis jurnal “MENANGKAL DEGRADASI MORAL DI ERA DIGITAL BAGI KALANGAN MILLENIAL”
Masa depan suatu bangsa sesungguhnya dipegang oleh para pemuda yang merupakan masyarakat yang berada pada usia remaja, maka dari itu penting sekali bangsa ini untuk meningkatkan kualitas para pemudanya untuk Indonesia yang lebih baik. Sehingga dengan mengkaji masalah tersebut maka diperlukan tindakan nyata yaitu dengan cara minimal mengadakan sosialisasi dan implementasi tentang pentingnya pemanfaatan teknologi sehingga dapat dijadikan solusi yang tepat. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan tema “Menangkal Degradasi Moral di Era Digital bagi kalangan Millenial ini dilaksanakan oleh tim pengabdian kepada masyarakat program studi Manajemen Universitas Pamulang yang terdiri dari para dosen agama Universitas Pamulang untuk membahas inti pokok permasalahan yang ada.
Kegiatan berlangsung selama tiga hari. Acara ini terlaksana atas kerjasama dengan berbagai pihak seperti Yayasan Sasmita Jaya, dosen Program Studi Manajemen serta pengurus di Mts Insan Madani. Pelatihan ini berhasil memberikan bekal softskill kepada anak-anak remaja di Mts tersebut. Pelatihan menangkal degradasi moral dalam rangka kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini hendaknya tim dosen ataupun berbagai pihak lainnya turut serta dalam mendukung program untuk membuat para generasi muda, termasuk pemuda agar mempunyai bekal moral yang baik yang berguna bagi mereka. Tidak hanya itu anak-anak remaja harus diarahkan dan dibantu agar tidak hanya cerdas dalam akademis tapi juga mempunyai kemampuan softskill yang baik, terutama baik anak-anak remaja yang sedang mencari jati diri. Harapannya pelatihan-pelatihan semacam ini dapat terus dilaksanakan dan ditingkatkan pada setiap jenjang pendidikan.
Nama : Lia Nanda Agustina
NPM : 2113053077
Kelas : 3G
Izin menyampaikan hasil analisis jurnal ke-2
Setelah membaca materi yang telah disediakan di vclass dengan judul "Menangkal Degradasi Moral Di Era Digital Bagi Kalangan Millenial" dapat dianalisis bahwa seperti yang kita ketahui bahwa Degradasi itu artinya kemunduran , kemerosotan atau penurunan dari suatu hal. Sedangkan moral adalah akhlak atau budi pekerti. Jika di -interpretasikan keduanya, maka degradasi moral merupakan suatu fenomena adanya kemerosotan atas budi pekerti seseorang maupun sekelompok orang sesuai dalam konteks Bangsa Indonesia. Di era digital ini banyak diantara kalangan millennial yang telah menunjukkan degradasi moral seperti minimnya sopan santun (cara berbicara dan berpakaian), kenakalan remaja (sex bebas dan konsumsi obat-obat terlarang), jauh dari nilai-nilai agama dll.
Padahal sudah seharusnya kalangan milenial yang merupakan generasi emas penerus bangsa ini menangkal degradasi moral di era digital untuk mencapai indonesia yang lebih baik. Maka dari itu diperlukan para pemuda yang berkualitas terutama dalam hal mempunyai bekal moral yang baik yang berguna bagi mereka. Tidak hanya itu anak-anak remaja harus diarahkan dan dibantu agar tidak hanya cerdas dalam akademis tapi juga mempunyai kemampuan softskill yang baik, terutama baik anak-anak remaja yang sedang mencari jati diri.
NPM : 2113053077
Kelas : 3G
Izin menyampaikan hasil analisis jurnal ke-2
Setelah membaca materi yang telah disediakan di vclass dengan judul "Menangkal Degradasi Moral Di Era Digital Bagi Kalangan Millenial" dapat dianalisis bahwa seperti yang kita ketahui bahwa Degradasi itu artinya kemunduran , kemerosotan atau penurunan dari suatu hal. Sedangkan moral adalah akhlak atau budi pekerti. Jika di -interpretasikan keduanya, maka degradasi moral merupakan suatu fenomena adanya kemerosotan atas budi pekerti seseorang maupun sekelompok orang sesuai dalam konteks Bangsa Indonesia. Di era digital ini banyak diantara kalangan millennial yang telah menunjukkan degradasi moral seperti minimnya sopan santun (cara berbicara dan berpakaian), kenakalan remaja (sex bebas dan konsumsi obat-obat terlarang), jauh dari nilai-nilai agama dll.
Padahal sudah seharusnya kalangan milenial yang merupakan generasi emas penerus bangsa ini menangkal degradasi moral di era digital untuk mencapai indonesia yang lebih baik. Maka dari itu diperlukan para pemuda yang berkualitas terutama dalam hal mempunyai bekal moral yang baik yang berguna bagi mereka. Tidak hanya itu anak-anak remaja harus diarahkan dan dibantu agar tidak hanya cerdas dalam akademis tapi juga mempunyai kemampuan softskill yang baik, terutama baik anak-anak remaja yang sedang mencari jati diri.
In reply to First post
Re: Forum Analisis Jurnal 2
Nama : Diva Dzakyrani Shaliha
Npm : 2113053251
Kelas: 3G
Didalam jurnal yang berjudul “Menangkal Degradasi Moral di Era Digital"
Melihat adanya fenomena degradasi moral di era digital pada kalangan milenial. Degradasi berarti kemunduran , kemerosotan atau penurunan dari suatu hal. Sedangkan moral adalah akhlak atau budi pekerti menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jika kita interpretasikan keduanya maka degradasi moral merupakan suatu fenomena adanya kemerosotan atas budi pekerti seseorang maupun sekelompok orang sesuai dalam konteks Bangsa Indonesia. Adapun kalangan millennial saat ini akrab terdengar dan dapat diartikan secara sederhana sebagai orang-orang yang memiliki interaksi kuat terhadap sosial media melalui gawai seperti PC, HP, tablet, dan
benda-benda digital. Artinya kalangan millennial memiliki akses yang bebas dengan globalisasi dunia, yang tentunya pasti akan mempengaruhi moral, Diharapkan agar generasi muda mempunyai bekal moral yang baik yang berguna bagi mereka. Tidak hanya itu generasi millenial juga diarahkan dan dibantu agar tidak hanya cerdas dalam akdemis tapi juga mempunyai kemampuan softskill yang baik, terutama bagi siswa yang sedang mencari jati diri.
Npm : 2113053251
Kelas: 3G
Didalam jurnal yang berjudul “Menangkal Degradasi Moral di Era Digital"
Melihat adanya fenomena degradasi moral di era digital pada kalangan milenial. Degradasi berarti kemunduran , kemerosotan atau penurunan dari suatu hal. Sedangkan moral adalah akhlak atau budi pekerti menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jika kita interpretasikan keduanya maka degradasi moral merupakan suatu fenomena adanya kemerosotan atas budi pekerti seseorang maupun sekelompok orang sesuai dalam konteks Bangsa Indonesia. Adapun kalangan millennial saat ini akrab terdengar dan dapat diartikan secara sederhana sebagai orang-orang yang memiliki interaksi kuat terhadap sosial media melalui gawai seperti PC, HP, tablet, dan
benda-benda digital. Artinya kalangan millennial memiliki akses yang bebas dengan globalisasi dunia, yang tentunya pasti akan mempengaruhi moral, Diharapkan agar generasi muda mempunyai bekal moral yang baik yang berguna bagi mereka. Tidak hanya itu generasi millenial juga diarahkan dan dibantu agar tidak hanya cerdas dalam akdemis tapi juga mempunyai kemampuan softskill yang baik, terutama bagi siswa yang sedang mencari jati diri.
Nama : Adinda Rahmadhina
NPM : 2113053096
Kelas : 3G
Izin menyampaikan hasil analisis jurnal ke-2
Setelah membaca materi yang telah disediakan di vclass dengan judul " MENANGKAL DEGRADASI MORAL DI ERA DIGITAL BAGI KALANGAN MILLENIAL" dapat dianalisis
Globalisasi memudahkan kita mengakses segala sesuatu dari mana saja, termasuk dari kiblat Barat yang tentu saja memiliki standar moral yang berbeda dengan Indonesia; sehingga saat kalangan millennial meniru gaya hidup tersebut dianggap telah melakukan degradasi moral; moral yang baik adalah yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW dengan standar Al-Qur’an dan hadits. Seperti yang kita ketahui sekarang ini banyak di antara kalangan millennial yang telah menunjukkan degradasi moral seperti minimnya sopan santun (cara berbicara dan berpakaian), kenakalan remaja (sex bebas dan konsumsi obat-obat terlarang), jauh dari nilai-nilai agama. Padahal seharusnya sebagai seorang milenial generasi emas penerus bangsa ini harus bisa menangkal degradasi moral di era digital untuk mencapai indonesia yang unggul. Maka dari itu dengan adanya degradasi moral ini kita harus saling mengingtkan dan selektif dalam menerima arus globalisasi hal ini diperlukan karena para pemuda yang berkualitas terutama dalam hal mempunyai bekal moral yang baik yang berguna bagi mereka
Terima kasih
NPM : 2113053096
Kelas : 3G
Izin menyampaikan hasil analisis jurnal ke-2
Setelah membaca materi yang telah disediakan di vclass dengan judul " MENANGKAL DEGRADASI MORAL DI ERA DIGITAL BAGI KALANGAN MILLENIAL" dapat dianalisis
Globalisasi memudahkan kita mengakses segala sesuatu dari mana saja, termasuk dari kiblat Barat yang tentu saja memiliki standar moral yang berbeda dengan Indonesia; sehingga saat kalangan millennial meniru gaya hidup tersebut dianggap telah melakukan degradasi moral; moral yang baik adalah yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW dengan standar Al-Qur’an dan hadits. Seperti yang kita ketahui sekarang ini banyak di antara kalangan millennial yang telah menunjukkan degradasi moral seperti minimnya sopan santun (cara berbicara dan berpakaian), kenakalan remaja (sex bebas dan konsumsi obat-obat terlarang), jauh dari nilai-nilai agama. Padahal seharusnya sebagai seorang milenial generasi emas penerus bangsa ini harus bisa menangkal degradasi moral di era digital untuk mencapai indonesia yang unggul. Maka dari itu dengan adanya degradasi moral ini kita harus saling mengingtkan dan selektif dalam menerima arus globalisasi hal ini diperlukan karena para pemuda yang berkualitas terutama dalam hal mempunyai bekal moral yang baik yang berguna bagi mereka
Terima kasih
Nama: Putri Adelia Rizaldy
NPM: 2113053021
Kelas: 3G
Berdasarkan analisis jurnal yang saya lakukan terhadap jurnal menangkal degradasi moral di era digital bagi kalangan millennial yang ditulis oleh Ahmad Yani Nasution, dan Moh Jazuli, menjelaskan bahwa Kalangan millenial . Masa depan suatu bangsa sesungguhnya dipegang oleh para pemuda yang merupakan masyarakat yang berada pada usia remaja, maka dari itu penting sekali bangsa ini untuk meningkatkan kualitas para pemudanya untuk Indonesia yang lebih baik. egradasi berarti kemunduran , kemerosotan atau penurunan dari suatu hal. Sedangkan moral adalah akhlak atau budi pekerti menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jika kita interpretasikan keduanya maka degradasi moral merupakan suatu fenomena adanya kemerosotan atas budi pekerti seseorang maupun sekelompok orang sesuai dalam konteks Bangsa Indonesia. Adapun kalangan millennial saat ini akrab terdengar dan dapat diartikan secara sederhana sebagai orang-orang yang memiliki interaksi kuat terhadap sosial media melalui gawai seperti PC, HP, tablet, dan benda-benda digital. Artinya kalangan millennial memiliki akses yang bebas dengan globalisasi dunia, yang tentunya pasti akan mempengaruhi moral.
Banyak diantara kalangan millennial yang telah menunjukkan degradasi moral seperti minimnya sopan santun (cara berbicara dan berpakaian), kenakalan remaja (sex bebas dan konsumsi obat-obat terlarang), jauh dari nilai-nilai agama. Bagaimanapun juga siswa-siswi adalah anak- atau generasi penerus bangsa yang akan menghadapi tantangan dari fenomena tersebut. Solusi yang dipilih untuk menangani adanya fenomena degradasi moral di era digital pada kalangan millennial ialah dengan memberikan wawasan keagamaan, meningkatkan keimanan dan ibadah, memberikan pemahaman bagaimana cara bermedia sosial yang baik
NPM: 2113053021
Kelas: 3G
Berdasarkan analisis jurnal yang saya lakukan terhadap jurnal menangkal degradasi moral di era digital bagi kalangan millennial yang ditulis oleh Ahmad Yani Nasution, dan Moh Jazuli, menjelaskan bahwa Kalangan millenial . Masa depan suatu bangsa sesungguhnya dipegang oleh para pemuda yang merupakan masyarakat yang berada pada usia remaja, maka dari itu penting sekali bangsa ini untuk meningkatkan kualitas para pemudanya untuk Indonesia yang lebih baik. egradasi berarti kemunduran , kemerosotan atau penurunan dari suatu hal. Sedangkan moral adalah akhlak atau budi pekerti menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jika kita interpretasikan keduanya maka degradasi moral merupakan suatu fenomena adanya kemerosotan atas budi pekerti seseorang maupun sekelompok orang sesuai dalam konteks Bangsa Indonesia. Adapun kalangan millennial saat ini akrab terdengar dan dapat diartikan secara sederhana sebagai orang-orang yang memiliki interaksi kuat terhadap sosial media melalui gawai seperti PC, HP, tablet, dan benda-benda digital. Artinya kalangan millennial memiliki akses yang bebas dengan globalisasi dunia, yang tentunya pasti akan mempengaruhi moral.
Banyak diantara kalangan millennial yang telah menunjukkan degradasi moral seperti minimnya sopan santun (cara berbicara dan berpakaian), kenakalan remaja (sex bebas dan konsumsi obat-obat terlarang), jauh dari nilai-nilai agama. Bagaimanapun juga siswa-siswi adalah anak- atau generasi penerus bangsa yang akan menghadapi tantangan dari fenomena tersebut. Solusi yang dipilih untuk menangani adanya fenomena degradasi moral di era digital pada kalangan millennial ialah dengan memberikan wawasan keagamaan, meningkatkan keimanan dan ibadah, memberikan pemahaman bagaimana cara bermedia sosial yang baik
Nama : Indah Nur Sapitri
NPM : 2113053013
Kelas/Prodi : 3G/PGSD
Izin mengirimkan hasil analisis jurnal 2 yang berjudul : Menangkal Degradasi Moral Di Era Digital Bagi Kalangan Millenial. Guru besar agama Islam di Universitas Pamulang melihat fenomena degradasi moral di era digital di kalangan milenial. Degradasi berarti kemerosotan, kemerosotan atau pembusukan sesuatu. Sedangkan akhlak adalah akhlak atau budi pekerti menurut kamus besar bahasa Indonesia. Jika kita memaknai keduanya, degradasi moral merupakan fenomena kemerosotan karakter seseorang atau sekelompok orang menurut konteks nasional Indonesia. Sementara itu, milenial saat ini mengalami suara dan secara sederhana dapat dipahami sebagai mereka yang memiliki interaksi kuat dengan jejaring sosial melalui perangkat seperti PC, ponsel, tablet, dan objek digital. Artinya kaum milenial memiliki akses bebas terhadap globalisasi dunia, yang tentu saja mempengaruhi moral. Banyak generasi milenial telah menunjukkan tanda-tanda degradasi moral seperti kurangnya sopan santun (suara dan pakaian), kenakalan remaja (seks tanpa pamrih dan penggunaan narkoba), hukum), jauh dari nilai-nilai agama. Adanya fenomena inilah mengapa guru besar agama Islam Universitas Pamulang memberikan materi pelatihan melalui presentasi dan diskusi di kalangan mahasiswa Mts Insan Madani. Bagaimanapun, siswa adalah anak atau generasi penerus bangsa, yang akan menghadapi tantangan fenomena ini .
NPM : 2113053013
Kelas/Prodi : 3G/PGSD
Izin mengirimkan hasil analisis jurnal 2 yang berjudul : Menangkal Degradasi Moral Di Era Digital Bagi Kalangan Millenial. Guru besar agama Islam di Universitas Pamulang melihat fenomena degradasi moral di era digital di kalangan milenial. Degradasi berarti kemerosotan, kemerosotan atau pembusukan sesuatu. Sedangkan akhlak adalah akhlak atau budi pekerti menurut kamus besar bahasa Indonesia. Jika kita memaknai keduanya, degradasi moral merupakan fenomena kemerosotan karakter seseorang atau sekelompok orang menurut konteks nasional Indonesia. Sementara itu, milenial saat ini mengalami suara dan secara sederhana dapat dipahami sebagai mereka yang memiliki interaksi kuat dengan jejaring sosial melalui perangkat seperti PC, ponsel, tablet, dan objek digital. Artinya kaum milenial memiliki akses bebas terhadap globalisasi dunia, yang tentu saja mempengaruhi moral. Banyak generasi milenial telah menunjukkan tanda-tanda degradasi moral seperti kurangnya sopan santun (suara dan pakaian), kenakalan remaja (seks tanpa pamrih dan penggunaan narkoba), hukum), jauh dari nilai-nilai agama. Adanya fenomena inilah mengapa guru besar agama Islam Universitas Pamulang memberikan materi pelatihan melalui presentasi dan diskusi di kalangan mahasiswa Mts Insan Madani. Bagaimanapun, siswa adalah anak atau generasi penerus bangsa, yang akan menghadapi tantangan fenomena ini .
“Masalah Perkembangan Akhlak Remaja dari Perspektif Pendidikan Islam ”. Degradasi moral pada remaja: Sebuah studi tentang Gaya Pengasuhan dan Pengajaran Adab. Tujuan dari PKM ini adalah untuk memberikan pemahaman tentang degradasi moral di kalangan milenial, memberikan pemahaman tentang upaya pencegahan degradasi moral di era digital. Manfaat dari kegiatan PKM ini adalah mahasiswa mendapatkan materi dan termotivasi untuk mencegah munculnya degradasi moral yang menjadi tantangan bagi generasi milenial di era digital. Kegiatan PKM “Menghindari Kemerosotan Moral di Era Digital Bagi Generasi Milenial di Gunung Insan Madani Kp. Rahong, Desa Tegallega, , Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogo, Bogor” dilakukan oleh kelompok pengabdian masyarakat program studi manajemen Universitas Pamulang berjalan sesuai rencana, pihak lain terlibat dalam mendukung program untuk memastikan bahwa generasi muda termasuk pemuda memiliki status keagamaan yang baik dan bermanfaat bagi mereka. mahasiswa tidak hanya membutuhkan bimbingan dan bantuan sehingga mereka tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga memiliki keterampilan umum yang baik, terutama bagi mahasiswa yang melakukan penelitian.
Nama: Alifah Puji Astuti
NPM: 2113053173
Kelas: 3G
Izin mengumpulkan analisis jurnal 2
Jurnal yang di tulis oleh Ahmad Yani Nasution dan Moh Jazuli yang berjudul menangkal degradasi moral diera digital bagi kalangan milenial. Kalangan millenial . Masa depan suatu bangsa sesungguhnya dipegang oleh para pemuda yang merupakan masyarakat yang berada pada usia remaja, maka dari itu penting sekali bangsa ini untuk meningkatkan kualitas para pemudanya untuk Indonesia yang lebih baik. Banyak diantara kalangan millennial yang telah menunjukkan degradasi moral seperti minimnya sopan santun (cara berbicara dan berpakaian), kenakalan remaja (sex bebas dan konsumsi obat-obat terlarang), jauh dari nilai-nilai agama. Adanya fenomena tersebut melatarbelakangi para dosen agama islam Universitas Pamulang untuk memberikan materi pelatihan melalui persentasi dan diskusi dikalangan siswa-siswi Mts Insan Madani. Bagaimanapun juga siswa-siswi adalah anak- atau generasi penerus bangsa yang akan menghadapi tantangan dari fenomena tersebut.
Dengan mengkaji masalah tersebut maka diperlukan tindakan nyata minimal mengadakan sosialisasi dan implementasi tentang pentingnya pemanfaatan teknologi sehingga dapat dijadikan solusi yang tepat. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan tema “Menangkal Degradasi Moral di Era Digital bagi kalangan Millenial dilaksanakan oleh tim pengabdian kepada masyarakat program studi Manajemen Universitas Pamulang yang terdiri dari para dosen agama Universitas Pamulang untuk menjawab fenomena di atas. Tujuan dari PKM ini adalah memberikan pemahaman terkait degradasi moral di kalangan millennial, memberikan pemahaman terkait upaya dalam menangkal degradasi moral di era digital. Manfaat dari kegiatan PKM ini adalah peserta didik mendapatkan materi dan termotivasi untuk menangkal terjadinya degradasi moral yang menjadi tantangan di kalangan millennial di era digital.
NPM: 2113053173
Kelas: 3G
Izin mengumpulkan analisis jurnal 2
Jurnal yang di tulis oleh Ahmad Yani Nasution dan Moh Jazuli yang berjudul menangkal degradasi moral diera digital bagi kalangan milenial. Kalangan millenial . Masa depan suatu bangsa sesungguhnya dipegang oleh para pemuda yang merupakan masyarakat yang berada pada usia remaja, maka dari itu penting sekali bangsa ini untuk meningkatkan kualitas para pemudanya untuk Indonesia yang lebih baik. Banyak diantara kalangan millennial yang telah menunjukkan degradasi moral seperti minimnya sopan santun (cara berbicara dan berpakaian), kenakalan remaja (sex bebas dan konsumsi obat-obat terlarang), jauh dari nilai-nilai agama. Adanya fenomena tersebut melatarbelakangi para dosen agama islam Universitas Pamulang untuk memberikan materi pelatihan melalui persentasi dan diskusi dikalangan siswa-siswi Mts Insan Madani. Bagaimanapun juga siswa-siswi adalah anak- atau generasi penerus bangsa yang akan menghadapi tantangan dari fenomena tersebut.
Dengan mengkaji masalah tersebut maka diperlukan tindakan nyata minimal mengadakan sosialisasi dan implementasi tentang pentingnya pemanfaatan teknologi sehingga dapat dijadikan solusi yang tepat. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan tema “Menangkal Degradasi Moral di Era Digital bagi kalangan Millenial dilaksanakan oleh tim pengabdian kepada masyarakat program studi Manajemen Universitas Pamulang yang terdiri dari para dosen agama Universitas Pamulang untuk menjawab fenomena di atas. Tujuan dari PKM ini adalah memberikan pemahaman terkait degradasi moral di kalangan millennial, memberikan pemahaman terkait upaya dalam menangkal degradasi moral di era digital. Manfaat dari kegiatan PKM ini adalah peserta didik mendapatkan materi dan termotivasi untuk menangkal terjadinya degradasi moral yang menjadi tantangan di kalangan millennial di era digital.
Nama: Maria Natalisa
NPM: 2113053116
Kelas: 3G
Izin melampirkan hasil analisis jurnal 2.
Jurnal yang berjudul Menangkal Degradasi Moral di Era Digital di Kalangan Milenial yang diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian pada tahun 2020.
Setelah membaca jurnal tersebut membahas mengenai pelaksanaan kegiatan PKM di Mts Insan Madani Kp. Rahong Desa Tegallega Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogo Bogor yang telah dilaksanakan oleh tim pengabdian kepada masyarakat program studi Manajemen Universitas Pamulang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah salah satu kewajiban dosen untuk memenuhi kewajiban Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menjadi aksi dari Keterlibatan perguruan tinggi dalam pembangunan nasional. Di Era saat ini kemerosotan moral menjadi sorotan terutama dari kalangan Milenial. Dengan demikian, tujuan kegiatan PKM tersebut adalah memberikan pemahaman terkait degradasi Moral di kalangan millennial, memberikan pemahaman terkait upaya dalam Menangkal degradasi moral di era digital. Sedangkan manfaat dari kegiatan PKM ini adalah peserta didik mendapatkan materi dan termotivasi untuk menangkal terjadinya degradasi moral yang menjadi tantangan di kalangan millennial di era digital. Solusi yang diberikan yaitu dengan memberikan wawasan kkeagamaan meningkatkan keimanan dan ibadah, memberikan pemahaman bagaimana cara bermedia sosial yang baik.
Dengan kegiatan PKM diatas juga diharapkan kepada Kalangan Milenial untuk lebih memahami serta menjalankan kehidupannya sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang bermoral. Kalangan Milenial menjadi tonggak kehidupan selanjutnya dalam mewujudkan Kebhinekaan Bangsa Indonesia. Oleh karena itu, kegiatan ini dilaksanakan dengan penyampaian pentingnya Moral untuk ditanamkan dalam setiap pikiran juga tindakan manusia. Dapat diambil kesimpulan bahwa kegiatan Pengabdian pada masyarakat selain untuk memenuhi tri dharma perguruan tinggi juga menjadi sarana dalam menilik lebih luas dalam menangkal degradasi Moral di Era Digital saat ini.
Sekian, terimakasih.
NPM: 2113053116
Kelas: 3G
Izin melampirkan hasil analisis jurnal 2.
Jurnal yang berjudul Menangkal Degradasi Moral di Era Digital di Kalangan Milenial yang diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian pada tahun 2020.
Setelah membaca jurnal tersebut membahas mengenai pelaksanaan kegiatan PKM di Mts Insan Madani Kp. Rahong Desa Tegallega Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogo Bogor yang telah dilaksanakan oleh tim pengabdian kepada masyarakat program studi Manajemen Universitas Pamulang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah salah satu kewajiban dosen untuk memenuhi kewajiban Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menjadi aksi dari Keterlibatan perguruan tinggi dalam pembangunan nasional. Di Era saat ini kemerosotan moral menjadi sorotan terutama dari kalangan Milenial. Dengan demikian, tujuan kegiatan PKM tersebut adalah memberikan pemahaman terkait degradasi Moral di kalangan millennial, memberikan pemahaman terkait upaya dalam Menangkal degradasi moral di era digital. Sedangkan manfaat dari kegiatan PKM ini adalah peserta didik mendapatkan materi dan termotivasi untuk menangkal terjadinya degradasi moral yang menjadi tantangan di kalangan millennial di era digital. Solusi yang diberikan yaitu dengan memberikan wawasan kkeagamaan meningkatkan keimanan dan ibadah, memberikan pemahaman bagaimana cara bermedia sosial yang baik.
Dengan kegiatan PKM diatas juga diharapkan kepada Kalangan Milenial untuk lebih memahami serta menjalankan kehidupannya sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang bermoral. Kalangan Milenial menjadi tonggak kehidupan selanjutnya dalam mewujudkan Kebhinekaan Bangsa Indonesia. Oleh karena itu, kegiatan ini dilaksanakan dengan penyampaian pentingnya Moral untuk ditanamkan dalam setiap pikiran juga tindakan manusia. Dapat diambil kesimpulan bahwa kegiatan Pengabdian pada masyarakat selain untuk memenuhi tri dharma perguruan tinggi juga menjadi sarana dalam menilik lebih luas dalam menangkal degradasi Moral di Era Digital saat ini.
Sekian, terimakasih.
Nama : Indika Salsabila
NPM : 2113053276
Kelas : 3G
Prodi : PGSD
Izin menyampaikan hasil analisis jurnal 2 yang berjudul: Menangkal Degradasi Moral di Era Digital Bagi Kalangan Millenial.
Jurnal ini ditulis oleh Ahmad Yani Nasution dan Moh Jazuli (Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Pamulang). Jurnal ini membahas tentang dampak perkembangan teknologi terhadap perkembangan pembelajaran PAI di lingkungan MTs Insan Madani Kp. Rahong Desa Tegallega Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor. Tujuan dari PKM ini adalah memberikan pemahaman terkait degradasi moral di kalangan millennial, memberikan pemahaman terkait upaya dalam menangkal degradasi moral di era digital. Manfaat dari kegiatan PKM ini adalah peserta didik mendapatkan materi dan termotivasi untuk menangkal terjadinya degradasi moral yang menjadi tantangan di kalangan millennial di era digital.
Tidak dapat dipungkiri saat ini perkembangan teknologi begitu sangat pesat. Hal tersebut tentu berdampak pada perkembangan moral peserta didik, dimana saat ini peserta didik sangat akrab dengan teknologi yang bernama HP atau Smartphone. Dimana dengan HP peserta didik dapat mengakses semua yang ia inginkan secara bebas, tentunya hal tersebut dapat mengakibatkan degradasi moral. Untuk mengatasi degradasi moral tersebut salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menanamkan nilai – nilai agama dan pembekalan moral yang baik kepada peserta didik, tidak hanya itu peserta didik harus diarahkan dan dibantu agar tidak hanya cerdas dalam akdemis tapi juga mempunayi kemampuan softskill yang baik, terutama bagi siswa yang sedang mencari jati diri. Harapannya pelatihan-pelatihan semacam ini dapat terus dilaksanakan dan ditingkatkan. Karena peserta didik adalah sosok yang akan menjadi penerus bangsa dan negara, oleh sebab itu penanaman nilai agama dan moral sedari dini sangat dianjurkan untuk menghadapi kehidupan kedepannya.
NPM : 2113053276
Kelas : 3G
Prodi : PGSD
Izin menyampaikan hasil analisis jurnal 2 yang berjudul: Menangkal Degradasi Moral di Era Digital Bagi Kalangan Millenial.
Jurnal ini ditulis oleh Ahmad Yani Nasution dan Moh Jazuli (Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Pamulang). Jurnal ini membahas tentang dampak perkembangan teknologi terhadap perkembangan pembelajaran PAI di lingkungan MTs Insan Madani Kp. Rahong Desa Tegallega Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor. Tujuan dari PKM ini adalah memberikan pemahaman terkait degradasi moral di kalangan millennial, memberikan pemahaman terkait upaya dalam menangkal degradasi moral di era digital. Manfaat dari kegiatan PKM ini adalah peserta didik mendapatkan materi dan termotivasi untuk menangkal terjadinya degradasi moral yang menjadi tantangan di kalangan millennial di era digital.
Tidak dapat dipungkiri saat ini perkembangan teknologi begitu sangat pesat. Hal tersebut tentu berdampak pada perkembangan moral peserta didik, dimana saat ini peserta didik sangat akrab dengan teknologi yang bernama HP atau Smartphone. Dimana dengan HP peserta didik dapat mengakses semua yang ia inginkan secara bebas, tentunya hal tersebut dapat mengakibatkan degradasi moral. Untuk mengatasi degradasi moral tersebut salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menanamkan nilai – nilai agama dan pembekalan moral yang baik kepada peserta didik, tidak hanya itu peserta didik harus diarahkan dan dibantu agar tidak hanya cerdas dalam akdemis tapi juga mempunayi kemampuan softskill yang baik, terutama bagi siswa yang sedang mencari jati diri. Harapannya pelatihan-pelatihan semacam ini dapat terus dilaksanakan dan ditingkatkan. Karena peserta didik adalah sosok yang akan menjadi penerus bangsa dan negara, oleh sebab itu penanaman nilai agama dan moral sedari dini sangat dianjurkan untuk menghadapi kehidupan kedepannya.
Nama : Liyana Qayyimah
NPM : 2113053189
Kelas : 3G
Izin mengirimkan hasil analisis jurnal 2
Dalam jurnal berjudul “MENANGKAL DEGRADASI MORAL DI ERA DIGITAL BAGI KALANGAN MILLENIAL” membahas tentang cara menangkal degrasi moral di era digital. Dosen Agama Islam Universitas Negeri Pamulang melihat adanya degradasi moral dikalangan milenial saat ini. Adapun kalangan millennial saat ini akrab terdengar dan dapat diartikan secara sederhana sebagai orang-orang yang memiliki interaksi kuat terhadap sosial media melalui gawai seperti PC, HP, tablet, dan benda-benda digital. Artinya kalangan millennial memiliki akses yang bebas dengan globalisasi dunia, yang tentunya pasti akan mempengaruhi moral. Banyak diantara kalangan millennial yang telah menunjukkan degradasi moral seperti minimnya sopan santun (cara berbicara dan berpakaian), kenakalan remaja (sex bebas dan konsumsi obat-obat terlarang), jauh dari nilai-nilai agama. Adanya fenomena tersebut melatarbelakangi para dosen agama islam Universitas Pamulang untuk memberikan materi pelatihan melalui persentasi dan diskusi dikalangan siswa-siswi Mts Insan Madani. Bagaimanapun juga siswa-siswi adalah anak- atau generasi penerus bangsa yang akan menghadapi tantangan dari fenomena tersebut. Milenial yang terdengar familiar sekarang, secara sederhana dapat dijelaskan sebagai orang-orang yang berinteraksi kuat dengan media sosial melalui perangkat seperti komputer pribadi, ponsel, tablet, dan objek digital. Artinya, kaum milenial memiliki akses bebas terhadap globalisasi dunia, yang tentu saja mempengaruhi moral. Banyak generasi milenial yang menunjukkan kemerosotan moral, seperti kurang sopan santun (berbicara dan berpakaian), kenakalan remaja (seks bebas dan penggunaan obat-obatan terlarang), dan jauh dari nilai-nilai agama.
Adanya fenomena tersebut melatarbelakangi materi pelatihan yang diberikan oleh para dosen Agama Islam di Universitas Pamulang melalui ceramah dan diskusi antar siswa dan siswa Mts Insan Madani. Bagaimanapun, siswa adalah generasi penerus anak atau bangsa, dan mereka akan tertantang oleh fenomena ini. Dan masa depan bangsa berada pada generasi saat ini yang masih berusia remaja. Oleh karena itu penting untuk meningkatkan kualitas remaja untuk Indonesia yang lebih baik lagi. Kemudian untuk menangkal degradasi moral ini maka dibentuklah PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) dengan tujuan memberikan pemahaman tentang degradasi moral kalangan milenial, memberikan pemahaman tentang upaya pencegahan degradasi moral di era digital. Selain itu manfaat dari kegiatan PKM ini adalah siswa siswi mendapatkan akses materi dan termotivasi untuk mencegah degradasi moral yang menjadi tantangan bagi generasi milenial di era digital. Adapun solusi yang dipilih untuk mengatasi degradasi moral kalangan milenial di era digital adalah dengan memberikan wawasan keagamaan, meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, serta memberikan pemahaman tentang cara menggunakan media sosial yang benar. Setelah melakukan kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi banyak pihak untuk terus mengadakan kegiatan PKM ini.
NPM : 2113053189
Kelas : 3G
Izin mengirimkan hasil analisis jurnal 2
Dalam jurnal berjudul “MENANGKAL DEGRADASI MORAL DI ERA DIGITAL BAGI KALANGAN MILLENIAL” membahas tentang cara menangkal degrasi moral di era digital. Dosen Agama Islam Universitas Negeri Pamulang melihat adanya degradasi moral dikalangan milenial saat ini. Adapun kalangan millennial saat ini akrab terdengar dan dapat diartikan secara sederhana sebagai orang-orang yang memiliki interaksi kuat terhadap sosial media melalui gawai seperti PC, HP, tablet, dan benda-benda digital. Artinya kalangan millennial memiliki akses yang bebas dengan globalisasi dunia, yang tentunya pasti akan mempengaruhi moral. Banyak diantara kalangan millennial yang telah menunjukkan degradasi moral seperti minimnya sopan santun (cara berbicara dan berpakaian), kenakalan remaja (sex bebas dan konsumsi obat-obat terlarang), jauh dari nilai-nilai agama. Adanya fenomena tersebut melatarbelakangi para dosen agama islam Universitas Pamulang untuk memberikan materi pelatihan melalui persentasi dan diskusi dikalangan siswa-siswi Mts Insan Madani. Bagaimanapun juga siswa-siswi adalah anak- atau generasi penerus bangsa yang akan menghadapi tantangan dari fenomena tersebut. Milenial yang terdengar familiar sekarang, secara sederhana dapat dijelaskan sebagai orang-orang yang berinteraksi kuat dengan media sosial melalui perangkat seperti komputer pribadi, ponsel, tablet, dan objek digital. Artinya, kaum milenial memiliki akses bebas terhadap globalisasi dunia, yang tentu saja mempengaruhi moral. Banyak generasi milenial yang menunjukkan kemerosotan moral, seperti kurang sopan santun (berbicara dan berpakaian), kenakalan remaja (seks bebas dan penggunaan obat-obatan terlarang), dan jauh dari nilai-nilai agama.
Adanya fenomena tersebut melatarbelakangi materi pelatihan yang diberikan oleh para dosen Agama Islam di Universitas Pamulang melalui ceramah dan diskusi antar siswa dan siswa Mts Insan Madani. Bagaimanapun, siswa adalah generasi penerus anak atau bangsa, dan mereka akan tertantang oleh fenomena ini. Dan masa depan bangsa berada pada generasi saat ini yang masih berusia remaja. Oleh karena itu penting untuk meningkatkan kualitas remaja untuk Indonesia yang lebih baik lagi. Kemudian untuk menangkal degradasi moral ini maka dibentuklah PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) dengan tujuan memberikan pemahaman tentang degradasi moral kalangan milenial, memberikan pemahaman tentang upaya pencegahan degradasi moral di era digital. Selain itu manfaat dari kegiatan PKM ini adalah siswa siswi mendapatkan akses materi dan termotivasi untuk mencegah degradasi moral yang menjadi tantangan bagi generasi milenial di era digital. Adapun solusi yang dipilih untuk mengatasi degradasi moral kalangan milenial di era digital adalah dengan memberikan wawasan keagamaan, meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, serta memberikan pemahaman tentang cara menggunakan media sosial yang benar. Setelah melakukan kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi banyak pihak untuk terus mengadakan kegiatan PKM ini.
Nama:Silfia Marca Atika Apriliana
NPM:2113053095
Kelas:3G
Setelah menganilis jurnal yang berjudul menangkal degradasi moral di era sigital bagi kalangan milenial dapat mengambil kesimpulan bahwa Masa depan suatu bangsa sesungguhnya dipegang oleh para pemuda yang merupakan masyarakat yang berada pada usia remaja, maka dari itu penting sekali bangsa ini untuk meningkatkan kualitas para pemudanya untuk Indonesia yang lebih baik. melihat fenomena yang berkembang di masyarakat tentang semakin menjauhnya Agama terhadap kehidupan bermasyarakat yang diakibatkan perkembangan teknologi digital yang semakin merebak di era digital yang menyebabkan terjadinya degradasi nilai dan moral. adanya fenomena degradasi moral di era digital pada kalangan milenial. Degradasi berarti kemunduran , kemerosotan atau penurunan dari suatu hal. Sedangkan moral adalah akhlak atau budi pekerti menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jika kita interpretasikan keduanya maka degradasi moral merupakan suatu fenomena adanya kemerosotan atas budi pekerti seseorang maupun sekelompok orang sesuai dalam konteks Bangsa Indonesia. Adapun kalangan millennial saat ini akrab terdengar dan dapat diartikan secara sederhana sebagai orang-orang yang memiliki interaksi kuat terhadap sosial media melalui gawai seperti PC, HP, tablet, dan benda-benda digital. Artinya kalangan millennial memiliki akses yang bebas dengan globalisasi dunia, yang tentunya pasti akan mempengaruhi moral. Banyak diantara kalangan millennial yang telah menunjukkan degradasi moral seperti minimnya sopan santun (cara berbicara dan berpakaian), kenakalan remaja (sex bebas dan konsumsi obat-obat terlarang), jauh dari nilai-nilai agama. Untuk mengaasi degradasi nilai dan moral ini diperlukannya pemberian emahaman terkait degradasi moral di kalangan millennial, memberikan pemahaman terkait upaya dalam menangkal degradasi moral di era digital. Solusi untuk menangani adanya fenomena degradasi moral di era digital pada kalangan millennial ialah dengan memberikan wawasan keagamaan, meningkatkan keimanan dan ibadah, memberikan pemahaman bagaimana cara bermedia sosial yang baik
NPM:2113053095
Kelas:3G
Setelah menganilis jurnal yang berjudul menangkal degradasi moral di era sigital bagi kalangan milenial dapat mengambil kesimpulan bahwa Masa depan suatu bangsa sesungguhnya dipegang oleh para pemuda yang merupakan masyarakat yang berada pada usia remaja, maka dari itu penting sekali bangsa ini untuk meningkatkan kualitas para pemudanya untuk Indonesia yang lebih baik. melihat fenomena yang berkembang di masyarakat tentang semakin menjauhnya Agama terhadap kehidupan bermasyarakat yang diakibatkan perkembangan teknologi digital yang semakin merebak di era digital yang menyebabkan terjadinya degradasi nilai dan moral. adanya fenomena degradasi moral di era digital pada kalangan milenial. Degradasi berarti kemunduran , kemerosotan atau penurunan dari suatu hal. Sedangkan moral adalah akhlak atau budi pekerti menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jika kita interpretasikan keduanya maka degradasi moral merupakan suatu fenomena adanya kemerosotan atas budi pekerti seseorang maupun sekelompok orang sesuai dalam konteks Bangsa Indonesia. Adapun kalangan millennial saat ini akrab terdengar dan dapat diartikan secara sederhana sebagai orang-orang yang memiliki interaksi kuat terhadap sosial media melalui gawai seperti PC, HP, tablet, dan benda-benda digital. Artinya kalangan millennial memiliki akses yang bebas dengan globalisasi dunia, yang tentunya pasti akan mempengaruhi moral. Banyak diantara kalangan millennial yang telah menunjukkan degradasi moral seperti minimnya sopan santun (cara berbicara dan berpakaian), kenakalan remaja (sex bebas dan konsumsi obat-obat terlarang), jauh dari nilai-nilai agama. Untuk mengaasi degradasi nilai dan moral ini diperlukannya pemberian emahaman terkait degradasi moral di kalangan millennial, memberikan pemahaman terkait upaya dalam menangkal degradasi moral di era digital. Solusi untuk menangani adanya fenomena degradasi moral di era digital pada kalangan millennial ialah dengan memberikan wawasan keagamaan, meningkatkan keimanan dan ibadah, memberikan pemahaman bagaimana cara bermedia sosial yang baik
Nama : Dwi Nur Azizah
NPM : 2113053178
Kelas : 3 G
Analisis jurnal 2
Pada jurnal kedua yang berjudul Menangkal Degradasi Moral Di Era Digital BagI Kalangan Milinial, Jurnal ini membahas mengenai kegiatan PKM yang dilakukan di di Mts Insan Madani Kp. Rahong Desa Tegallega Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogo Bogor yang telah dilaksanakan oleh tim pengabdian kepada masyarakat program studi Manajemen Universitas Pamulan, dimana Saran dari pelatihan menangkal degradasi moral dalam rangka kegiatan PKM ini adalah hendaknya tim dosen ataupun berbagai pihak lainnya turut serta dalam mendukung program untuk membuat para generasi muda, termasuk pemuda agar mempunyai bekal moral yang baik yang berguna bagi mereka.
Tidak hanya itu Siswa harus diarahkan dan dibantu agar tidak hanya cerdas dalam akdemis tapi juga mempunayi kemampuan softskill yang baik, terutama bagi siswa yang sedang mencari jati diri. Harapannya pelatihan-pelatihan semacam ini dapat terus dilaksanakan dan ditingkatkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah salah satu kewajiban dosen untuk memenuhi kewajiban Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menjadi aksi dari keterlibatan perguruan tinggi dalam pembangunan nasional. Dari kegiatan ini, masyarakat juga akan mendapatkan bekal untuk menyelesaikan permasalahan dan menjawab tantangan dalam kehidupannya. Masyarakat juga nantinya akan memberikan pembelajaran bagi perguruan tinggi tentang realitas kehidupan. Diharapkan PKM yang dilaksanakan dengan sasaran Siswa di Mts Insan Madani Kp. Rahong Desa Tegallega Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogo Bogor ini dapat bermanfaat kepada semua pihak yang terlibat baik secara langsung ataupun tidak. Selain itu diharapkan PKM ini dapat menginspirasi berbagai pihak untuk terus mendukung berbagai kegiatan yang serupa
NPM : 2113053178
Kelas : 3 G
Analisis jurnal 2
Pada jurnal kedua yang berjudul Menangkal Degradasi Moral Di Era Digital BagI Kalangan Milinial, Jurnal ini membahas mengenai kegiatan PKM yang dilakukan di di Mts Insan Madani Kp. Rahong Desa Tegallega Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogo Bogor yang telah dilaksanakan oleh tim pengabdian kepada masyarakat program studi Manajemen Universitas Pamulan, dimana Saran dari pelatihan menangkal degradasi moral dalam rangka kegiatan PKM ini adalah hendaknya tim dosen ataupun berbagai pihak lainnya turut serta dalam mendukung program untuk membuat para generasi muda, termasuk pemuda agar mempunyai bekal moral yang baik yang berguna bagi mereka.
Tidak hanya itu Siswa harus diarahkan dan dibantu agar tidak hanya cerdas dalam akdemis tapi juga mempunayi kemampuan softskill yang baik, terutama bagi siswa yang sedang mencari jati diri. Harapannya pelatihan-pelatihan semacam ini dapat terus dilaksanakan dan ditingkatkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah salah satu kewajiban dosen untuk memenuhi kewajiban Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menjadi aksi dari keterlibatan perguruan tinggi dalam pembangunan nasional. Dari kegiatan ini, masyarakat juga akan mendapatkan bekal untuk menyelesaikan permasalahan dan menjawab tantangan dalam kehidupannya. Masyarakat juga nantinya akan memberikan pembelajaran bagi perguruan tinggi tentang realitas kehidupan. Diharapkan PKM yang dilaksanakan dengan sasaran Siswa di Mts Insan Madani Kp. Rahong Desa Tegallega Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogo Bogor ini dapat bermanfaat kepada semua pihak yang terlibat baik secara langsung ataupun tidak. Selain itu diharapkan PKM ini dapat menginspirasi berbagai pihak untuk terus mendukung berbagai kegiatan yang serupa
NAMA : Frenika Supiyati
NPM : 2113053075
KELAS : 3 G
PRODI : PGSD
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Izin mengemukakan hasil Analisis Jurnal 2 berjudul : Menangkal Degradasi Moral Di Era Digital BagI Kalangan Milinial,
Perguruan Tinggi wajib melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi
Pendidikan tinggi, penelitian, dan pengabdian masyarakat (P3KM). Diharapkan dengan adanya P3KM keberadaan perguruan tinggi dapat memberikan kontribusi besar untuk pengembangan dan layanan ilmiah kepada masyarakat. Universitas Pamulang (Unpam) merupakan salah satu universitas Perguruan Tinggi Swasta yang secara konsisten menyelenggarakan P3KM. Penerapan P3KM di Universitas Pamulang di bawah kendali Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M). LP2M Universitas Pamulang memegang peranan yang sangat penting dalam mendorong dan mengarahkan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sebagai wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi. Setiap aktivitas P3KM yang diselenggarakan oleh seluruh Program Studi (Prodi) di Unpam wajib berkoordinasi dengan LP2M. Apalagi saat ini LP2M gencar
kampanye Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Program PKM akan dilaksanakan, disesuaikan dengan bidang keilmuan di masing-masing Program Studi dan kebutuhan masyarakat. Dosen Agama Islam Universitas Pamulang melihat fenomena degradasi moral di era digital di kalangan milenial. Degradasi berarti kemunduran, kemunduran atau kemunduran sesuatu. Sedangkan moral adalah akhlak atau budi pekerti menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jika kita menafsirkan keduanya maka degradasi moral adalah sebuah fenomena terjadi penurunan karakter seseorang atau sekelompok orang sesuai dengan dalam konteks bangsa Indonesia. Milenial saat ini sudah tidak asing lagi suara dan dapat diartikan secara sederhana sebagai orang yang memiliki interaksi yang kuat dengan media sosial melalui perangkat seperti PC, ponsel, tablet, dan objek digital. Artinya, milenial punya akses gratis dengan globalisasi dunia, yang tentunya akan mempengaruhi moral. Banyak milenium telah menunjukkan degradasi moral seperti kurang sopan santun (cara berbicara dan berpakaian), kenakalan remaja (seks bebas dan konsumsi obat-obatan terlarang), jauh dari nilai-nilai agama. Adanya fenomena inilah yang melatarbelakangi dosen agama Islam di Universitas tersebut Pamulang untuk memberikan materi pelatihan melalui presentasi dan diskusi di kalangan siswa Mts Insan Madani. Setelah semua siswa anak atau generasi penerus bangsa yang akan menghadapi tantangan dari fenomena tersebut. “Masalah Perkembangan Moral Remaja Dalam Perspektif Pendidikan” Islam". Kemerosotan Moral di kalangan Remaja Sebuah studi tentang Gaya Pengasuhan dan Pengajaran Adab . Tujuan dari PKM ini adalah untuk memberikan pemahaman tentang degradasi moral di kalangan milenial, memberikan pemahaman tentang upaya untuk menangkal degradasi moral di era digital. Manfaat dari kegiatan PKM ini adalah siswa mendapatkan materi dan termotivasi untuk mencegah terjadinya degradasi moral yang menjadi tantangan di kalangan milenial di era digital
NPM : 2113053075
KELAS : 3 G
PRODI : PGSD
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Izin mengemukakan hasil Analisis Jurnal 2 berjudul : Menangkal Degradasi Moral Di Era Digital BagI Kalangan Milinial,
Perguruan Tinggi wajib melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi
Pendidikan tinggi, penelitian, dan pengabdian masyarakat (P3KM). Diharapkan dengan adanya P3KM keberadaan perguruan tinggi dapat memberikan kontribusi besar untuk pengembangan dan layanan ilmiah kepada masyarakat. Universitas Pamulang (Unpam) merupakan salah satu universitas Perguruan Tinggi Swasta yang secara konsisten menyelenggarakan P3KM. Penerapan P3KM di Universitas Pamulang di bawah kendali Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M). LP2M Universitas Pamulang memegang peranan yang sangat penting dalam mendorong dan mengarahkan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sebagai wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi. Setiap aktivitas P3KM yang diselenggarakan oleh seluruh Program Studi (Prodi) di Unpam wajib berkoordinasi dengan LP2M. Apalagi saat ini LP2M gencar
kampanye Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Program PKM akan dilaksanakan, disesuaikan dengan bidang keilmuan di masing-masing Program Studi dan kebutuhan masyarakat. Dosen Agama Islam Universitas Pamulang melihat fenomena degradasi moral di era digital di kalangan milenial. Degradasi berarti kemunduran, kemunduran atau kemunduran sesuatu. Sedangkan moral adalah akhlak atau budi pekerti menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jika kita menafsirkan keduanya maka degradasi moral adalah sebuah fenomena terjadi penurunan karakter seseorang atau sekelompok orang sesuai dengan dalam konteks bangsa Indonesia. Milenial saat ini sudah tidak asing lagi suara dan dapat diartikan secara sederhana sebagai orang yang memiliki interaksi yang kuat dengan media sosial melalui perangkat seperti PC, ponsel, tablet, dan objek digital. Artinya, milenial punya akses gratis dengan globalisasi dunia, yang tentunya akan mempengaruhi moral. Banyak milenium telah menunjukkan degradasi moral seperti kurang sopan santun (cara berbicara dan berpakaian), kenakalan remaja (seks bebas dan konsumsi obat-obatan terlarang), jauh dari nilai-nilai agama. Adanya fenomena inilah yang melatarbelakangi dosen agama Islam di Universitas tersebut Pamulang untuk memberikan materi pelatihan melalui presentasi dan diskusi di kalangan siswa Mts Insan Madani. Setelah semua siswa anak atau generasi penerus bangsa yang akan menghadapi tantangan dari fenomena tersebut. “Masalah Perkembangan Moral Remaja Dalam Perspektif Pendidikan” Islam". Kemerosotan Moral di kalangan Remaja Sebuah studi tentang Gaya Pengasuhan dan Pengajaran Adab . Tujuan dari PKM ini adalah untuk memberikan pemahaman tentang degradasi moral di kalangan milenial, memberikan pemahaman tentang upaya untuk menangkal degradasi moral di era digital. Manfaat dari kegiatan PKM ini adalah siswa mendapatkan materi dan termotivasi untuk mencegah terjadinya degradasi moral yang menjadi tantangan di kalangan milenial di era digital
Nama : A. Zahra Intan Sucia
NPM : 2153053020
Kelas/Prodi : 3G/PGSD
ANALISIS JURNAL 2
Saya akan menganalisis jurnal 2 yang berjudul “Menangkal Degradasi Moral Di Era Digital Bagi Kalangan Millenial”. Yang diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Dharma Laksana Mengabdi Untuk Negeri pada tahun 2020. Penulis jurnal ini adalah Ahmad Yani Nasution, dan Moh Jazuli (Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Pamulang).
Hasil analisis jurnal yang saya baca pada bagian abstrak jurnal di tuliskan bahwa masa depan suatu bangsa sesungguhnya dipegang oleh para pemuda, yaitu mereka yang berada di usia remaja. Oleh karena itu, negara ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas para pemudanya untuk menjadikan Indonesia lebih baik. Tidak hanya itu, remaja perlu diarahkan dan didukung untuk tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga memiliki kemampuan soft skill yang baik, khususnya anak-anak remaja yang sedang mencari jati diri. Pada bagian pendahuluan jurnal ini menjelaskan sebuah perguruan tinggi berkewajiban melaksanakan Tri Darma Perguruan Tinggi berupa pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat (P3KM). Diharapkan dengan P3KM tersebut keberadaan perguruan tinggi dapat memberikan kontribusi besar kepada pengembangan keilmuan dan pengabdian kepada masyarakat.
Banyak diantara kalangan millennial yang telah menunjukkan degradasi moral seperti minimnya sopan santun (cara berbicara dan berpakaian), kenakalan remaja (sex bebas dan konsumsi obat-obat terlarang), jauh dari nilai-nilai agama. Adanya fenomena tersebut melatarbelakangi para dosen agama islam Universitas Pamulang untuk memberikan materi pelatihan melalui persentasi dan diskusi dikalangan siswa-siswi Mts Insan Madani. Bagaimanapun juga siswa-siswi adalah anak atau generasi penerus bangsa yang akan menghadapi tantangan dari fenomena tersebut. Tujuan dari PKM ini adalah memberikan pemahaman terkait degradasi moral di kalangan millennial, memberikan pemahaman terkait upaya dalam menangkal degradasi moral di era digital.
Kegiatan PKM yang dilakukan terdiri dari beberapa langkah yang dilakukan sebelum kunjungan langsung adalah tahap persiapan, yaitu pelaksanaan survei awal. Pada tahap ini dilakukan wawancara dengan Kepala sekolah Mts Insan Madani mengenai tata cara kegiatan PKM. Diantaranya adalah pendirian tempat dan peserta PKM, penyusunan bahan pelatihan PKM. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu kewajiban dosen dalam rangka memenuhi kewajiban Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu tindakan menghubungkan perguruan tinggi dalam pembangunan nasional. Dari kegiatan ini, masyarakat juga akan mendapatkan bekal untuk menyelesaikan permasalahan dan menghadapi tantangan dalam kehidupannya. Masyarakat juga akan memberikan pembelajaran bagi perguruan tinggi tentang kehidupan nyata.
Sekian analisis jurnal 2 dari saya, Terima kasih.
NPM : 2153053020
Kelas/Prodi : 3G/PGSD
ANALISIS JURNAL 2
Saya akan menganalisis jurnal 2 yang berjudul “Menangkal Degradasi Moral Di Era Digital Bagi Kalangan Millenial”. Yang diterbitkan oleh Jurnal Pengabdian Dharma Laksana Mengabdi Untuk Negeri pada tahun 2020. Penulis jurnal ini adalah Ahmad Yani Nasution, dan Moh Jazuli (Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Pamulang).
Hasil analisis jurnal yang saya baca pada bagian abstrak jurnal di tuliskan bahwa masa depan suatu bangsa sesungguhnya dipegang oleh para pemuda, yaitu mereka yang berada di usia remaja. Oleh karena itu, negara ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas para pemudanya untuk menjadikan Indonesia lebih baik. Tidak hanya itu, remaja perlu diarahkan dan didukung untuk tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga memiliki kemampuan soft skill yang baik, khususnya anak-anak remaja yang sedang mencari jati diri. Pada bagian pendahuluan jurnal ini menjelaskan sebuah perguruan tinggi berkewajiban melaksanakan Tri Darma Perguruan Tinggi berupa pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat (P3KM). Diharapkan dengan P3KM tersebut keberadaan perguruan tinggi dapat memberikan kontribusi besar kepada pengembangan keilmuan dan pengabdian kepada masyarakat.
Banyak diantara kalangan millennial yang telah menunjukkan degradasi moral seperti minimnya sopan santun (cara berbicara dan berpakaian), kenakalan remaja (sex bebas dan konsumsi obat-obat terlarang), jauh dari nilai-nilai agama. Adanya fenomena tersebut melatarbelakangi para dosen agama islam Universitas Pamulang untuk memberikan materi pelatihan melalui persentasi dan diskusi dikalangan siswa-siswi Mts Insan Madani. Bagaimanapun juga siswa-siswi adalah anak atau generasi penerus bangsa yang akan menghadapi tantangan dari fenomena tersebut. Tujuan dari PKM ini adalah memberikan pemahaman terkait degradasi moral di kalangan millennial, memberikan pemahaman terkait upaya dalam menangkal degradasi moral di era digital.
Kegiatan PKM yang dilakukan terdiri dari beberapa langkah yang dilakukan sebelum kunjungan langsung adalah tahap persiapan, yaitu pelaksanaan survei awal. Pada tahap ini dilakukan wawancara dengan Kepala sekolah Mts Insan Madani mengenai tata cara kegiatan PKM. Diantaranya adalah pendirian tempat dan peserta PKM, penyusunan bahan pelatihan PKM. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu kewajiban dosen dalam rangka memenuhi kewajiban Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu tindakan menghubungkan perguruan tinggi dalam pembangunan nasional. Dari kegiatan ini, masyarakat juga akan mendapatkan bekal untuk menyelesaikan permasalahan dan menghadapi tantangan dalam kehidupannya. Masyarakat juga akan memberikan pembelajaran bagi perguruan tinggi tentang kehidupan nyata.
Sekian analisis jurnal 2 dari saya, Terima kasih.
Nama : Kadek Asih Septiyani
NPM : 2113053213
Kelas : 3G
Izin menyampaikan hasil analisis terhadap jurnal 2
Jurnal ini berjudul “MENANGKAL DEGRADASI MORAL DI ERA DIGITAL BAGI KALANGAN MILLENIAL”
Semakin menjauhnya agama dalam kehidupan masyarakat akibat teknologi membuat para dosen agama di Universitas Pamulang melakukan sosialisasi dan implementasi tentang pentingnya pemanfaatan teknologi sehingga dapat dijadikan solusi yang tepat. Kegiatannya bertema “Menangkal Degradasi Moral di Era Digital bagi kalangan Millenial”. Kegiatan PKM ini dilakukan melalui berbagai tahapan, pertama yaitu survei melalui wawancara dengan kepala sekolah Mts Insan Madani terkait prosedur kegiatan PKM. Diantaranya pemantapan lokasi dan peserta PKM, penyusunan bahan pelatihan PKM. Pemateri pada pelatihan ini adalah Ahmad Yani Nasution berisikan “Fenomena Degradasi Moral di Era Digital pada kalangan millennial”, dengan moderator Firdaus. Selanjutnya dilanjutkan oleh Muhammad Jazuli dengan judul materi “Solusi Menghadapi Degradasi Moral ”, yang dimoderatori oleh Ahmad Yani Nasution.
Pelatihan ini mendapat antusias dari peserta, sehingga pesrta melontarkan berbagai pertanyaan. Ahmad Yani Nasution menjelaskan kepada peserta pelatihan bahwa globalisasi memudahkan kita mengakses segala sesuatu dari mana saja, termasuk dari kiblat Barat yang memiliki standar moral yang berbeda dengan Indonesia; sehingga saat kalangan millennial meniru gaya hidup tersebut dianggap telah melakukan degradasi moral; moral yang baik adalah yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW dengan standar Al-Qur’an dan hadits. Adapun dijelaskan juga oleh Muhammad Jazuli bahwa dakwah yang efektif di kalangan millennial adalah dengan memberikan wawasan keagamaan, meningkatkan keimanan dan ibadah, memberikan pemahaman bagaimana cara bermedia sosial yang baik. PKM ini berjalan dengan lancar karena diadakan secara seru serta terdapat games yang tentunya membuat peserta tidak bosan. Menurut saya, PKM ini sangat bermanfaat dalam mengatasi degradasi kaum milenial. Melalui pendekatan-pendekatan ini diharapkan kaum milenial menjadi menerapkan moral dalam kehidupan sehari-harinya. Sebagai kaum milenial, hendaklah kita memanfaatkan tekonologi dengan baik dan bukan malah menjauhkan kita dari agama dan juga moral sebagai identitas bangsa.
NPM : 2113053213
Kelas : 3G
Izin menyampaikan hasil analisis terhadap jurnal 2
Jurnal ini berjudul “MENANGKAL DEGRADASI MORAL DI ERA DIGITAL BAGI KALANGAN MILLENIAL”
Semakin menjauhnya agama dalam kehidupan masyarakat akibat teknologi membuat para dosen agama di Universitas Pamulang melakukan sosialisasi dan implementasi tentang pentingnya pemanfaatan teknologi sehingga dapat dijadikan solusi yang tepat. Kegiatannya bertema “Menangkal Degradasi Moral di Era Digital bagi kalangan Millenial”. Kegiatan PKM ini dilakukan melalui berbagai tahapan, pertama yaitu survei melalui wawancara dengan kepala sekolah Mts Insan Madani terkait prosedur kegiatan PKM. Diantaranya pemantapan lokasi dan peserta PKM, penyusunan bahan pelatihan PKM. Pemateri pada pelatihan ini adalah Ahmad Yani Nasution berisikan “Fenomena Degradasi Moral di Era Digital pada kalangan millennial”, dengan moderator Firdaus. Selanjutnya dilanjutkan oleh Muhammad Jazuli dengan judul materi “Solusi Menghadapi Degradasi Moral ”, yang dimoderatori oleh Ahmad Yani Nasution.
Pelatihan ini mendapat antusias dari peserta, sehingga pesrta melontarkan berbagai pertanyaan. Ahmad Yani Nasution menjelaskan kepada peserta pelatihan bahwa globalisasi memudahkan kita mengakses segala sesuatu dari mana saja, termasuk dari kiblat Barat yang memiliki standar moral yang berbeda dengan Indonesia; sehingga saat kalangan millennial meniru gaya hidup tersebut dianggap telah melakukan degradasi moral; moral yang baik adalah yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW dengan standar Al-Qur’an dan hadits. Adapun dijelaskan juga oleh Muhammad Jazuli bahwa dakwah yang efektif di kalangan millennial adalah dengan memberikan wawasan keagamaan, meningkatkan keimanan dan ibadah, memberikan pemahaman bagaimana cara bermedia sosial yang baik. PKM ini berjalan dengan lancar karena diadakan secara seru serta terdapat games yang tentunya membuat peserta tidak bosan. Menurut saya, PKM ini sangat bermanfaat dalam mengatasi degradasi kaum milenial. Melalui pendekatan-pendekatan ini diharapkan kaum milenial menjadi menerapkan moral dalam kehidupan sehari-harinya. Sebagai kaum milenial, hendaklah kita memanfaatkan tekonologi dengan baik dan bukan malah menjauhkan kita dari agama dan juga moral sebagai identitas bangsa.
Nama : Ernawati
NPM : 2113053203
Kelas : 3G
Izin menyampaikan hasil dari analisis jurnal yang berjudul “Menangkal Degradasi Moral di Era Digital Bagi Kalangan Millenial”.
Degradasi berarti kemunduran , kemerosotan atau penurunan dari suatu hal. Sedangkan moral adalah akhlak atau budi pekerti menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jika kita interpretasikan keduanya maka degradasi moral merupakan suatu fenomena adanya kemerosotan atas budi pekerti seseorang maupun sekelompok orang sesuai dalam konteks Bangsa Indonesia. Adapun kalangan millennial saat ini akrab terdengar dan dapat diartikan secara sederhana sebagai orang-orang yang memiliki interaksi kuat terhadap sosial media melalui gawai seperti PC, HP, tablet, dan benda-benda digital. Artinya kalangan millennial memiliki akses yang bebas dengan globalisasi dunia, yang tentunya pasti akan mempengaruhi moral. Banyak diantara kalangan millennial yang telah menunjukkan degradasi moral seperti minimnya sopan santun (cara berbicara dan berpakaian), kenakalan remaja (sex bebas dan konsumsi obat-obat terlarang), jauh dari nilai-nilai agama.
Pada jurnal dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui cara atau langkah menangkal terjadinya degradasi moral yang menjadi tantangan di kelangan millenial di era digital. Solusi yang dipilih untuk menangani adanya fenomena degradasi moral di era digital pada kalangan millennial ialah dengan memberikan wawasan keagamaan, meningkatkan keimanan dan ibadah, memberikan pemahaman bagaimana cara bermedia sosial yang baik.
Pada aspek pendidikan saran yang diberikan untuk menangkal degradasi moral di era digital bagi kalangan millenial adalah hendaknya dosen, pendidik ataupun berbagai pihak lainnya turut serta dalam mendukung program seperti yang dilakukan oleh peneliti yaitu kegiatan PKM untuk membuat para generasi muda, termasuk pemuda agar mempunyai bekal moral yang baik yang berguna bagi mereka. Tidak hanya itu Siswa harus diarahkan dan dibantu agar tidak hanya cerdas dalam akdemis tapi juga mempunayi kemampuan softskill yang baik, terutama bagi siswa yang sedang mencari jati diri.
NPM : 2113053203
Kelas : 3G
Izin menyampaikan hasil dari analisis jurnal yang berjudul “Menangkal Degradasi Moral di Era Digital Bagi Kalangan Millenial”.
Degradasi berarti kemunduran , kemerosotan atau penurunan dari suatu hal. Sedangkan moral adalah akhlak atau budi pekerti menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jika kita interpretasikan keduanya maka degradasi moral merupakan suatu fenomena adanya kemerosotan atas budi pekerti seseorang maupun sekelompok orang sesuai dalam konteks Bangsa Indonesia. Adapun kalangan millennial saat ini akrab terdengar dan dapat diartikan secara sederhana sebagai orang-orang yang memiliki interaksi kuat terhadap sosial media melalui gawai seperti PC, HP, tablet, dan benda-benda digital. Artinya kalangan millennial memiliki akses yang bebas dengan globalisasi dunia, yang tentunya pasti akan mempengaruhi moral. Banyak diantara kalangan millennial yang telah menunjukkan degradasi moral seperti minimnya sopan santun (cara berbicara dan berpakaian), kenakalan remaja (sex bebas dan konsumsi obat-obat terlarang), jauh dari nilai-nilai agama.
Pada jurnal dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui cara atau langkah menangkal terjadinya degradasi moral yang menjadi tantangan di kelangan millenial di era digital. Solusi yang dipilih untuk menangani adanya fenomena degradasi moral di era digital pada kalangan millennial ialah dengan memberikan wawasan keagamaan, meningkatkan keimanan dan ibadah, memberikan pemahaman bagaimana cara bermedia sosial yang baik.
Pada aspek pendidikan saran yang diberikan untuk menangkal degradasi moral di era digital bagi kalangan millenial adalah hendaknya dosen, pendidik ataupun berbagai pihak lainnya turut serta dalam mendukung program seperti yang dilakukan oleh peneliti yaitu kegiatan PKM untuk membuat para generasi muda, termasuk pemuda agar mempunyai bekal moral yang baik yang berguna bagi mereka. Tidak hanya itu Siswa harus diarahkan dan dibantu agar tidak hanya cerdas dalam akdemis tapi juga mempunayi kemampuan softskill yang baik, terutama bagi siswa yang sedang mencari jati diri.
Nama: Alif Kurniad Hilaby
NPM: 2153053038
Kelas: 3G
Analisis jurnal 2
Degradasi moral di era digital bagi kalangan millennial yang ditulis oleh Ahmad Yani Nasution, dan Moh Jazuli diketahui bahwa adanya masa depan suatu bangsa ditentukan dan dipegang oleh para pemuda bangsa itu sendiri. Oleh itu pentingnya untuk meningkatkan kualitas pemuda yang ada. Akan tetapi saat ini justru muncul fenomena degradasi moral di era digital pada kalangan milenial. Degradasi yaitu kemunduran, kemerosotan atau penurunan dari suatu hal. Sedangkan moral ialah akhlak atau budi pekerti. Maka degradasi moral merupakan suatu fenomena adanya kemerosotan atas budi pekerti seseorang maupun sekelompok orang sesuai dalam konteks Bangsa Indonesia. Kaum milenial sekarang adalah orang-orang yang memiliki interaksi kuat terhadap sosial media melalui gawai seperti PC, HP, tablet, dan benda-benda digital. Dengan itu mereka memiliki akses yang bebas dengan globalisasi dunia, yang mempengaruhi moral mereka.
Banyak diantara kalangan millennial yang telah menunjukkan degradasi moral seperti minimnya sopan santun (cara berbicara dan berpakaian), kenakalan remaja, jauh dari nilai-nilai agama. Menurut saya, terjadinya hal ini salah satunya disebabkan oleh kalangan millenial yang memiliki interaksi yang kuat dengan media sosial. Segala hal dapat mereka akses di media sosial tersebut, baik dari sudut terkecil maupun seluruh dunia. Tanpa disadari, dampak positif maupun negatif akibat kuatnya interaksi dengan media sosial tersebut pasti berdampak pada diri mereka. Maka, dari itu perlunya penanaman nilai moral sedini mungkin agar kalangan millenial tidak semakin merosot moralnya, serta diperlukan juga pelatihan dan pengedukasian dari orang dewasa seperti kegiatan PKM yang dilakukan penulis dengan tujuan memberikan pemahaman terkait degradasi dan upaya menangkal degradasi moral di era digital ini.
NPM: 2153053038
Kelas: 3G
Analisis jurnal 2
Degradasi moral di era digital bagi kalangan millennial yang ditulis oleh Ahmad Yani Nasution, dan Moh Jazuli diketahui bahwa adanya masa depan suatu bangsa ditentukan dan dipegang oleh para pemuda bangsa itu sendiri. Oleh itu pentingnya untuk meningkatkan kualitas pemuda yang ada. Akan tetapi saat ini justru muncul fenomena degradasi moral di era digital pada kalangan milenial. Degradasi yaitu kemunduran, kemerosotan atau penurunan dari suatu hal. Sedangkan moral ialah akhlak atau budi pekerti. Maka degradasi moral merupakan suatu fenomena adanya kemerosotan atas budi pekerti seseorang maupun sekelompok orang sesuai dalam konteks Bangsa Indonesia. Kaum milenial sekarang adalah orang-orang yang memiliki interaksi kuat terhadap sosial media melalui gawai seperti PC, HP, tablet, dan benda-benda digital. Dengan itu mereka memiliki akses yang bebas dengan globalisasi dunia, yang mempengaruhi moral mereka.
Banyak diantara kalangan millennial yang telah menunjukkan degradasi moral seperti minimnya sopan santun (cara berbicara dan berpakaian), kenakalan remaja, jauh dari nilai-nilai agama. Menurut saya, terjadinya hal ini salah satunya disebabkan oleh kalangan millenial yang memiliki interaksi yang kuat dengan media sosial. Segala hal dapat mereka akses di media sosial tersebut, baik dari sudut terkecil maupun seluruh dunia. Tanpa disadari, dampak positif maupun negatif akibat kuatnya interaksi dengan media sosial tersebut pasti berdampak pada diri mereka. Maka, dari itu perlunya penanaman nilai moral sedini mungkin agar kalangan millenial tidak semakin merosot moralnya, serta diperlukan juga pelatihan dan pengedukasian dari orang dewasa seperti kegiatan PKM yang dilakukan penulis dengan tujuan memberikan pemahaman terkait degradasi dan upaya menangkal degradasi moral di era digital ini.
Assalamualaikum Wr. Wb.
Perkenalkan,
Nama : Fadhila Octaviana
NPM : 2153053030
Kelas : 3G
Izin, memaparkan hasil analisis saya mengenai jurnal 2.
Bahwa pada perguruan tinggi berkewajiban melaksanakan Tri Darma Perguruan Tinggi berupa pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat (P3KM) . Diharapkan dengan P3KM tersebut keberadaan perguruan tinggi dapat memberikan kontribusi besar kepada pengembangan keilmuan dan pengabdian kepada masyarakat. Universitas Pamulang (Unpam) adalah salah satu Perguruan Tinggi Swasta yang secara konsisten menyelenggarakan P3KM. Pelaksanaan P3KM di Universitas Pamulang di bawah kendali Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M). LP2M Universitas Pamulang memegang peranan yang sangat penting dalam mendorong dan mengarahkan kegiatan-kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sebagai wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi. Program PKM yang akan dilaksanakan, disesuaikan dengan bidang keilmuan di setiap Prodi dan kebutuhan masyarakat.
Para Dosen Agama Islam Universitas Pamulang melihat adanya fenomena degradasi moral di era digital pada kalangan milenial. Degradasi berarti kemunduran , kemerosotan atau penurunan dari suatu hal. Sedangkan moral adalah akhlak atau budi pekerti menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jika kita interpretasikan keduanya maka degradasi moral merupakan suatu fenomena adanya kemerosotan atas budi pekerti seseorang maupun sekelompok orang sesuai dalam konteks Bangsa Indonesia. Adapun kalangan millennial saat ini akrab terdengar dan dapat diartikan secara sederhana sebagai orang-orang yang memiliki interaksi kuat terhadap sosial media melalui gawai seperti PC, HP, tablet, dan benda-benda digital. Hal ini berarti kalangan millennial memiliki akses yang bebas dengan globalisasi dunia, yang tentunya pasti akan mempengaruhi moral.
Banyak diantara kalangan millennial yang telah menunjukkan degradasi moral seperti minimnya sopan santun (cara berbicara dan berpakaian), kenakalan remaja (sex bebas dan konsumsi obat-obat terlarang), jauh dari nilai-nilai agama. Adanya fenomena tersebut melatarbelakangi para dosen agama islam Universitas Pamulang untuk memberikan materi pelatihan melalui persentasi dan diskusi dikalangan siswa-siswi Mts Insan Madani. Bagaimanapun juga siswa-siswi adalah anak- atau generasi penerus bangsa yang akan menghadapi tantangan dari fenomena tersebut.
“Problem Pengembangan Moral Remaja dalam Perspektif Pendidikan Islam” . Kemerosotan Moral di Kalangan Remaja: Sebuah penelitian mengenai Parenting Styles dan Pengajaran Adab .
Tujuan dari PKM ini adalah memberikan pemahaman terkait degradasi moral di kalangan millennial, memberikan pemahaman terkait upaya dalam menangkal degradasi moral di era digital. Manfaat dari kegiatan PKM ini adalah peserta didik mendapatkan materi dan termotivasi untuk menangkal terjadinya degradasi moral yang menjadi tantangan di kalangan millennial di era digital. Solusi yang dipilih untuk menangani adanya fenomena degradasi moral di era digital pada kalangan millennial ialah dengan memberikan wawasan keagamaan, meningkatkan keimanan dan ibadah, memberikan pemahaman bagaimana cara bermedia sosial yang baik
Jadi, saran dari pelatihan menangkal degradasi moral dalam rangka kegiatan PKM ini adalah hendaknya tim dosen ataupun berbagai pihak lainnya turut serta dalam mendukung program untuk membuat para generasi muda, termasuk pemuda agar mempunyai bekal moral yang baik yang berguna bagi mereka. Tidak hanya itu Siswa harus diarahkan dan dibantu agar tidak hanya cerdas dalam akdemis tapi juga mempunayi kemampuan softskill yang baik, terutama bagi siswa yang sedang mencari jati diri. Harapannya pelatihan-pelatihan semacam ini dapat terus dilaksanakan dan ditingkatkan.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah salah satu kewajiban dosen untuk memenuhi kewajiban Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menjadi aksi dari keterlibatan perguruan tinggi dalam pembangunan nasional. Dari kegiatan ini, masyarakat juga akan mendapatkan bekal untuk menyelesaikan permasalahan dan menjawab tantangan dalam kehidupannya. Masyarakat juga nantinya akan memberikan pembelajaran bagi perguruan tinggi tentang realitas kehidupan. Diharapkan PKM yang dilaksanakan dengan sasaran Siswa di Mts Insan Madani Kp. Rahong Desa Tegallega Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogo Bogor ini dapat bermanfaat kepada semua pihak yang terlibat baik secara langsung ataupun tidak. Selain itu diharapkan PKM ini dapat menginspirasi berbagai pihak untuk terus mendukung berbagai kegiatan yang serupa.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Perkenalkan,
Nama : Fadhila Octaviana
NPM : 2153053030
Kelas : 3G
Izin, memaparkan hasil analisis saya mengenai jurnal 2.
Bahwa pada perguruan tinggi berkewajiban melaksanakan Tri Darma Perguruan Tinggi berupa pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat (P3KM) . Diharapkan dengan P3KM tersebut keberadaan perguruan tinggi dapat memberikan kontribusi besar kepada pengembangan keilmuan dan pengabdian kepada masyarakat. Universitas Pamulang (Unpam) adalah salah satu Perguruan Tinggi Swasta yang secara konsisten menyelenggarakan P3KM. Pelaksanaan P3KM di Universitas Pamulang di bawah kendali Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M). LP2M Universitas Pamulang memegang peranan yang sangat penting dalam mendorong dan mengarahkan kegiatan-kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sebagai wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi. Program PKM yang akan dilaksanakan, disesuaikan dengan bidang keilmuan di setiap Prodi dan kebutuhan masyarakat.
Para Dosen Agama Islam Universitas Pamulang melihat adanya fenomena degradasi moral di era digital pada kalangan milenial. Degradasi berarti kemunduran , kemerosotan atau penurunan dari suatu hal. Sedangkan moral adalah akhlak atau budi pekerti menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jika kita interpretasikan keduanya maka degradasi moral merupakan suatu fenomena adanya kemerosotan atas budi pekerti seseorang maupun sekelompok orang sesuai dalam konteks Bangsa Indonesia. Adapun kalangan millennial saat ini akrab terdengar dan dapat diartikan secara sederhana sebagai orang-orang yang memiliki interaksi kuat terhadap sosial media melalui gawai seperti PC, HP, tablet, dan benda-benda digital. Hal ini berarti kalangan millennial memiliki akses yang bebas dengan globalisasi dunia, yang tentunya pasti akan mempengaruhi moral.
Banyak diantara kalangan millennial yang telah menunjukkan degradasi moral seperti minimnya sopan santun (cara berbicara dan berpakaian), kenakalan remaja (sex bebas dan konsumsi obat-obat terlarang), jauh dari nilai-nilai agama. Adanya fenomena tersebut melatarbelakangi para dosen agama islam Universitas Pamulang untuk memberikan materi pelatihan melalui persentasi dan diskusi dikalangan siswa-siswi Mts Insan Madani. Bagaimanapun juga siswa-siswi adalah anak- atau generasi penerus bangsa yang akan menghadapi tantangan dari fenomena tersebut.
“Problem Pengembangan Moral Remaja dalam Perspektif Pendidikan Islam” . Kemerosotan Moral di Kalangan Remaja: Sebuah penelitian mengenai Parenting Styles dan Pengajaran Adab .
Tujuan dari PKM ini adalah memberikan pemahaman terkait degradasi moral di kalangan millennial, memberikan pemahaman terkait upaya dalam menangkal degradasi moral di era digital. Manfaat dari kegiatan PKM ini adalah peserta didik mendapatkan materi dan termotivasi untuk menangkal terjadinya degradasi moral yang menjadi tantangan di kalangan millennial di era digital. Solusi yang dipilih untuk menangani adanya fenomena degradasi moral di era digital pada kalangan millennial ialah dengan memberikan wawasan keagamaan, meningkatkan keimanan dan ibadah, memberikan pemahaman bagaimana cara bermedia sosial yang baik
Jadi, saran dari pelatihan menangkal degradasi moral dalam rangka kegiatan PKM ini adalah hendaknya tim dosen ataupun berbagai pihak lainnya turut serta dalam mendukung program untuk membuat para generasi muda, termasuk pemuda agar mempunyai bekal moral yang baik yang berguna bagi mereka. Tidak hanya itu Siswa harus diarahkan dan dibantu agar tidak hanya cerdas dalam akdemis tapi juga mempunayi kemampuan softskill yang baik, terutama bagi siswa yang sedang mencari jati diri. Harapannya pelatihan-pelatihan semacam ini dapat terus dilaksanakan dan ditingkatkan.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah salah satu kewajiban dosen untuk memenuhi kewajiban Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menjadi aksi dari keterlibatan perguruan tinggi dalam pembangunan nasional. Dari kegiatan ini, masyarakat juga akan mendapatkan bekal untuk menyelesaikan permasalahan dan menjawab tantangan dalam kehidupannya. Masyarakat juga nantinya akan memberikan pembelajaran bagi perguruan tinggi tentang realitas kehidupan. Diharapkan PKM yang dilaksanakan dengan sasaran Siswa di Mts Insan Madani Kp. Rahong Desa Tegallega Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogo Bogor ini dapat bermanfaat kepada semua pihak yang terlibat baik secara langsung ataupun tidak. Selain itu diharapkan PKM ini dapat menginspirasi berbagai pihak untuk terus mendukung berbagai kegiatan yang serupa.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Nama : Aris Purnama Putra
NPM: 2113053112
Analisis jurnal dengan Judul MENANGKAL DEGRADASI MORAL DI ERA DIGITAL BAGI KALANGAN MILLENIAL
Kalangan millenial . Masa depan suatu bangsa sesungguhnya dipegang oleh para pemuda yang merupakan masyarakat yang berada pada usia remaja, maka dari itu penting sekali bangsa ini untuk meningkatkan kualitas para pemudanya untuk Indonesia yang lebih baik. Para Dosen Agama Islam Universitas Pamulang melihat adanya fenomena degradasi moral di era digital pada kalangan milenial. Degradasi berarti kemunduran , kemerosotan atau penurunan dari suatu hal. Sedangkan moral adalah akhlak atau budi pekerti menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jika kita interpretasikan keduanya maka degradasi moral merupakan suatu fenomena adanya kemerosotan atas budi pekerti seseorang maupun sekelompok orang sesuai dalam konteks Bangsa Indonesia. Adapun kalangan millennial saat ini akrab terdengar dan dapat diartikan secara sederhana sebagai orang-orang yang memiliki interaksi kuat terhadap sosial media melalui gawai seperti PC, HP, tablet, dan benda-benda digital. Artinya kalangan millennial memiliki akses yang bebas dengan globalisasi dunia, yang tentunya pasti akan mempengaruhi moral. Banyak diantara kalangan millennial yang telah menunjukkan degradasi moral seperti minimnya sopan santun (cara berbicara dan berpakaian), kenakalan remaja (sex bebas dan konsumsi obat-obat terlarang), jauh dari nilai-nilai agama. Adanya fenomena tersebut melatarbelakangi para dosen agama islam Universitas Pamulang untuk memberikan materi pelatihan melalui persentasi dan diskusi dikalangan siswa-siswi Mts Insan Madani. Bagaimanapun juga siswa-siswi adalah anak- atau generasi penerus bangsa yang akan menghadapi tantangan dari fenomena tersebut. Solusi yang dipilih untuk menangani adanya fenomena degradasi moral di era digital pada kalangan millennial ialah dengan memberikan wawasan keagamaan, meningkatkan keimanan dan ibadah, memberikan pemahaman bagaimana cara bermedia sosial yang baik
NPM: 2113053112
Analisis jurnal dengan Judul MENANGKAL DEGRADASI MORAL DI ERA DIGITAL BAGI KALANGAN MILLENIAL
Kalangan millenial . Masa depan suatu bangsa sesungguhnya dipegang oleh para pemuda yang merupakan masyarakat yang berada pada usia remaja, maka dari itu penting sekali bangsa ini untuk meningkatkan kualitas para pemudanya untuk Indonesia yang lebih baik. Para Dosen Agama Islam Universitas Pamulang melihat adanya fenomena degradasi moral di era digital pada kalangan milenial. Degradasi berarti kemunduran , kemerosotan atau penurunan dari suatu hal. Sedangkan moral adalah akhlak atau budi pekerti menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jika kita interpretasikan keduanya maka degradasi moral merupakan suatu fenomena adanya kemerosotan atas budi pekerti seseorang maupun sekelompok orang sesuai dalam konteks Bangsa Indonesia. Adapun kalangan millennial saat ini akrab terdengar dan dapat diartikan secara sederhana sebagai orang-orang yang memiliki interaksi kuat terhadap sosial media melalui gawai seperti PC, HP, tablet, dan benda-benda digital. Artinya kalangan millennial memiliki akses yang bebas dengan globalisasi dunia, yang tentunya pasti akan mempengaruhi moral. Banyak diantara kalangan millennial yang telah menunjukkan degradasi moral seperti minimnya sopan santun (cara berbicara dan berpakaian), kenakalan remaja (sex bebas dan konsumsi obat-obat terlarang), jauh dari nilai-nilai agama. Adanya fenomena tersebut melatarbelakangi para dosen agama islam Universitas Pamulang untuk memberikan materi pelatihan melalui persentasi dan diskusi dikalangan siswa-siswi Mts Insan Madani. Bagaimanapun juga siswa-siswi adalah anak- atau generasi penerus bangsa yang akan menghadapi tantangan dari fenomena tersebut. Solusi yang dipilih untuk menangani adanya fenomena degradasi moral di era digital pada kalangan millennial ialah dengan memberikan wawasan keagamaan, meningkatkan keimanan dan ibadah, memberikan pemahaman bagaimana cara bermedia sosial yang baik
Nama: Lisa Ariyanti
NPM: 2113053083
Menangkal degradasi moral di era digital bagi kalangan millenial. Masa depan suatu bangsa berada ditangan pemuda saat ini, sehingga sangat penting sekali nilai moral yang harus mereka tanamkan dan bukan hanya hal itu, tetapi juga berbagai hal yang nantinya berpengaruh terhadap kehidupan seperti mampu berpikir kritis dan juga mampu mengalisa informasi yang baik untuk diterapkan dan membuang jika ada yang buruk. Namun, dalam artikel dijelaskan bukan hanya untuk anak-anak ataupun remaja, tetapi pengabdian masyarakat yang dilaksanakan ini adalah untuk semua orang dan tidak memandang usia, status, ataupun strata. Nilai moral bukan hanya untuk anak-anak dan remaja tetapi orang tua pun juga perlu. Pengabdian masyarakat ini cukup menarik dan bagus untuk menangkal degradasi moral di era digital bagi kalangan milenial. Dimana kita ketahui bahwa perkembangan teknologi ini sangat berpengaruh besar bagi individu terlebih jika yang memegangnya salah dipergunakan. Era digital ini harus kita sendiri yang mampu untuk bisa meminimalisir hal negatif yang akan terjadi.
NPM: 2113053083
Menangkal degradasi moral di era digital bagi kalangan millenial. Masa depan suatu bangsa berada ditangan pemuda saat ini, sehingga sangat penting sekali nilai moral yang harus mereka tanamkan dan bukan hanya hal itu, tetapi juga berbagai hal yang nantinya berpengaruh terhadap kehidupan seperti mampu berpikir kritis dan juga mampu mengalisa informasi yang baik untuk diterapkan dan membuang jika ada yang buruk. Namun, dalam artikel dijelaskan bukan hanya untuk anak-anak ataupun remaja, tetapi pengabdian masyarakat yang dilaksanakan ini adalah untuk semua orang dan tidak memandang usia, status, ataupun strata. Nilai moral bukan hanya untuk anak-anak dan remaja tetapi orang tua pun juga perlu. Pengabdian masyarakat ini cukup menarik dan bagus untuk menangkal degradasi moral di era digital bagi kalangan milenial. Dimana kita ketahui bahwa perkembangan teknologi ini sangat berpengaruh besar bagi individu terlebih jika yang memegangnya salah dipergunakan. Era digital ini harus kita sendiri yang mampu untuk bisa meminimalisir hal negatif yang akan terjadi.
Nama: Mutiara Astuti
Npm: 2113053280
Kelas: 3G
Analisis jurnal 2
Kegiatan PKM dengan tema “Menangkal Degradasi Moral di Era Digital bagi kalangan Millenial di Mts Insan Madani Kp. Rahong Desa Tegallega Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogo Bogor yang telah dilaksanakan oleh tim pengabdian kepada masyarakat program studi Manajemen Universitas Pamulang terlaksana dengan baik sesuai dengan yang direncanakan
Saran dari pelatihan menangkal degradasi moral dalam rangka kegiatan PKM ini adalah hendaknya tim dosen ataupun berbagai pihak lainnya turut serta dalam mendukung program untuk membuat para generasi muda, termasuk pemuda agar mempunyai bekal moral yang baik yang berguna bagi mereka. Tidak hanya itu Siswa harus diarahkan dan dibantu agar tidak hanya cerdas dalam akdemis tapi juga mempunayi kemampuan softskill yang baik, terutama bagi siswa yang sedang mencari jati diri. Harapannya pelatihan-pelatihan semacam ini dapat terus dilaksanakan dan ditingkatkan.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah salah satu kewajiban dosen untuk memenuhi kewajiban Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menjadi aksi dari keterlibatan perguruan tinggi dalam pembangunan nasional. Dari kegiatan ini, masyarakat juga akan mendapatkan bekal untuk menyelesaikan permasalahan dan menjawab tantangan dalam kehidupannya. Masyarakat juga nantinya akan memberikan pembelajaran bagi perguruan tinggi tentang realitas kehidupan.
Npm: 2113053280
Kelas: 3G
Analisis jurnal 2
Kegiatan PKM dengan tema “Menangkal Degradasi Moral di Era Digital bagi kalangan Millenial di Mts Insan Madani Kp. Rahong Desa Tegallega Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogo Bogor yang telah dilaksanakan oleh tim pengabdian kepada masyarakat program studi Manajemen Universitas Pamulang terlaksana dengan baik sesuai dengan yang direncanakan
Saran dari pelatihan menangkal degradasi moral dalam rangka kegiatan PKM ini adalah hendaknya tim dosen ataupun berbagai pihak lainnya turut serta dalam mendukung program untuk membuat para generasi muda, termasuk pemuda agar mempunyai bekal moral yang baik yang berguna bagi mereka. Tidak hanya itu Siswa harus diarahkan dan dibantu agar tidak hanya cerdas dalam akdemis tapi juga mempunayi kemampuan softskill yang baik, terutama bagi siswa yang sedang mencari jati diri. Harapannya pelatihan-pelatihan semacam ini dapat terus dilaksanakan dan ditingkatkan.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah salah satu kewajiban dosen untuk memenuhi kewajiban Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menjadi aksi dari keterlibatan perguruan tinggi dalam pembangunan nasional. Dari kegiatan ini, masyarakat juga akan mendapatkan bekal untuk menyelesaikan permasalahan dan menjawab tantangan dalam kehidupannya. Masyarakat juga nantinya akan memberikan pembelajaran bagi perguruan tinggi tentang realitas kehidupan.
Nama : Erina Prihatmi
NPM : 2113053176
Kelas : 3G/PGSD
Izin menyampaikan hasil analisis jurnal ke-2 yang berjudul Menangkal Degradasi Moral Di Era Digital Bagi Kalangan Millenial.
Setelah saya membaca jurnal diatas dapat diambil kesimpulan bahwa adanya masa depan suatu bangsa ditentukan dan dipegang oleh para pemuda bangsa itu sendiri. Oleh itu pentingnya untuk meningkatkan kualitas pemuda yang ada. Akan tetapi saat ini justru muncul fenomena degradasi moral di era digital pada kalangan milenial.
Degradasi dapat diartikan kemunduran, kemerosotan atau penurunan dari suatu hal. Sedangkan moral ialah akhlak atau budi pekerti. Maka degradasi moral merupakan suatu fenomena adanya kemerosotan atas budi pekerti seseorang maupun sekelompok orang sesuai dalam konteks Bangsa Indonesia. Kaum milenial sekarang adalah orang-orang yang memiliki interaksi kuat terhadap sosial media melalui gawai seperti PC, HP, tablet, dan benda-benda digital. Dengan itu mereka memiliki akses yang bebas dengan globalisasi dunia, yang mempengaruhi moral mereka. Di era digital ini banyak diantara kalangan millennial yang telah menunjukkan degradasi moral seperti minimnya sopan santun, kenakalan remaja, jauh dari nilai-nilai agama dll.
NPM : 2113053176
Kelas : 3G/PGSD
Izin menyampaikan hasil analisis jurnal ke-2 yang berjudul Menangkal Degradasi Moral Di Era Digital Bagi Kalangan Millenial.
Setelah saya membaca jurnal diatas dapat diambil kesimpulan bahwa adanya masa depan suatu bangsa ditentukan dan dipegang oleh para pemuda bangsa itu sendiri. Oleh itu pentingnya untuk meningkatkan kualitas pemuda yang ada. Akan tetapi saat ini justru muncul fenomena degradasi moral di era digital pada kalangan milenial.
Degradasi dapat diartikan kemunduran, kemerosotan atau penurunan dari suatu hal. Sedangkan moral ialah akhlak atau budi pekerti. Maka degradasi moral merupakan suatu fenomena adanya kemerosotan atas budi pekerti seseorang maupun sekelompok orang sesuai dalam konteks Bangsa Indonesia. Kaum milenial sekarang adalah orang-orang yang memiliki interaksi kuat terhadap sosial media melalui gawai seperti PC, HP, tablet, dan benda-benda digital. Dengan itu mereka memiliki akses yang bebas dengan globalisasi dunia, yang mempengaruhi moral mereka. Di era digital ini banyak diantara kalangan millennial yang telah menunjukkan degradasi moral seperti minimnya sopan santun, kenakalan remaja, jauh dari nilai-nilai agama dll.
Nama : Devara Triamonica
NPM : 2113053030
Kelas : III (Tiga) g
Izin menyampaikan analisis jurnal ke-2 yang diberika di vclass
Setalah saya membaca dan memahami isi dari jurnal yang berjudul ” Menangkal Degradasi Moral di Era Digital Bagi Kalangan Millenial” yang ditulis oleh Ahmad Yani Nasution dan Moh Jazuli merupakan Dosen dari Fakultas Ekonomi Universitas Pamulang. Ini merupakan jurnal yang sangat menarik untuk kita baca, sehingga dengan membaca jurnal ini dapat menambah wawasan kita. Bahasa yang digunkan mudah untuk di pahami dan di mengerti oleh pembaca. Remaja khususnya pencari jati diri perlu dibina dan dibina agar tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki soft skill yang hebat. Pendahuluan dalam jurnal dituliskan generasi milenial seringkali menunjukkan kemerosotan moral yang jauh dari nilai-nilai agama, seperti perilaku buruk (cara berbicara dan berpakaian) dan kenakalan remaja (seks bebas dan penggunaan obat-obatan terlarang). Oleh karena itu, sangat pentingnya untuk meningkatkan kualitas pemuda yang ada. Akan tetapi saat ini justru muncul fenomena degradasi moral di era digital pada kalangan milenial. Degradasi yaitu kemunduran, kemerosotan atau penurunan dari suatu hal. Sedangkan moral ialah akhlak atau budi pekerti. Maka degradasi moral merupakan suatu fenomena adanya kemerosotan atas budi pekerti seseorang maupun sekelompok orang sesuai dalam konteks Bangsa Indonesia. Kaum milenial sekarang adalah orang-orang yang memiliki interaksi kuat terhadap sosial media melalui gawai seperti PC, HP, tablet, dan benda-benda digital. Dengan itu mereka memiliki akses yang bebas dengan globalisasi dunia, yang mempengaruhi moral mereka.
Dengan begitu, ada suatu kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Menangkal Degradasi Moral di Era Digital bagi kalangan Millenial ini dilaksanakan oleh tim pengabdian kepada masyarakat program studi Manajemen Universitas Pamulang yang terdiri dari para dosen agama Universitas Pamulang untuk membahas inti pokok permasalahan yang ada. Dengan tujuan memberikan bekal softskill kepada anak-anak remaja di Mts tersebut. Pelatihan menangkal degradasi moral dalam rangka kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini hendaknya tim dosen ataupun berbagai pihak lainnya turut serta dalam mendukung program untuk membuat para generasi muda, termasuk pemuda agar mempunyai bekal moral yang baik yang berguna bagi mereka.
Sekian, analisis saya pada jurnal ini
Sekian, Terima Kasih semua
NPM : 2113053030
Kelas : III (Tiga) g
Izin menyampaikan analisis jurnal ke-2 yang diberika di vclass
Setalah saya membaca dan memahami isi dari jurnal yang berjudul ” Menangkal Degradasi Moral di Era Digital Bagi Kalangan Millenial” yang ditulis oleh Ahmad Yani Nasution dan Moh Jazuli merupakan Dosen dari Fakultas Ekonomi Universitas Pamulang. Ini merupakan jurnal yang sangat menarik untuk kita baca, sehingga dengan membaca jurnal ini dapat menambah wawasan kita. Bahasa yang digunkan mudah untuk di pahami dan di mengerti oleh pembaca. Remaja khususnya pencari jati diri perlu dibina dan dibina agar tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki soft skill yang hebat. Pendahuluan dalam jurnal dituliskan generasi milenial seringkali menunjukkan kemerosotan moral yang jauh dari nilai-nilai agama, seperti perilaku buruk (cara berbicara dan berpakaian) dan kenakalan remaja (seks bebas dan penggunaan obat-obatan terlarang). Oleh karena itu, sangat pentingnya untuk meningkatkan kualitas pemuda yang ada. Akan tetapi saat ini justru muncul fenomena degradasi moral di era digital pada kalangan milenial. Degradasi yaitu kemunduran, kemerosotan atau penurunan dari suatu hal. Sedangkan moral ialah akhlak atau budi pekerti. Maka degradasi moral merupakan suatu fenomena adanya kemerosotan atas budi pekerti seseorang maupun sekelompok orang sesuai dalam konteks Bangsa Indonesia. Kaum milenial sekarang adalah orang-orang yang memiliki interaksi kuat terhadap sosial media melalui gawai seperti PC, HP, tablet, dan benda-benda digital. Dengan itu mereka memiliki akses yang bebas dengan globalisasi dunia, yang mempengaruhi moral mereka.
Dengan begitu, ada suatu kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Menangkal Degradasi Moral di Era Digital bagi kalangan Millenial ini dilaksanakan oleh tim pengabdian kepada masyarakat program studi Manajemen Universitas Pamulang yang terdiri dari para dosen agama Universitas Pamulang untuk membahas inti pokok permasalahan yang ada. Dengan tujuan memberikan bekal softskill kepada anak-anak remaja di Mts tersebut. Pelatihan menangkal degradasi moral dalam rangka kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini hendaknya tim dosen ataupun berbagai pihak lainnya turut serta dalam mendukung program untuk membuat para generasi muda, termasuk pemuda agar mempunyai bekal moral yang baik yang berguna bagi mereka.
Sekian, analisis saya pada jurnal ini
Sekian, Terima Kasih semua
Nama : Dian Faturohmi
Npm : 2113053038
Izin menyampaikan Analisis jurnal 2
MENANGKAL DEGRADASI MORAL DI ERA DIGITAL BAGI KALANGAN MILLENIAL
Jurnal pengabdian buah karya dari Ahmad Yani NAsution dan Mohammad Jazuli ini dilatarbelakangi oleh kondisi millennial yang mempunyai kesempatan untuk memegang dunia namun diacuhkan begitu saja. Fenomena degrasi dengan ditandai menurunnya moral peserta didik yang termasuk dalam kategori millennial. Hal ini tidak lain dan tidak bukan disebabkan masuknya arus globalisasi ke Indonesia dengan keadaan belum bisa menyesuaikan dengan perubahan yang terjadi sangat cepat.
Kemudian apa solusi dari ini semua ? salah satunya dengan pendekatan agama yaitu dengan dakwah. Berikan kisah teladan yang inspiratif, karena dakwah yang efektif di kalangan millennial adalah dengan memberikan wawasan keagamaan, meningkatkan keimanan dan ibadah, memberikan pemahaman bagaimana cara bermedia sosial yang baik. Dekati para millennial dengan cara sopan yaitu dengan menjadi teman curhat mereka.
Npm : 2113053038
Izin menyampaikan Analisis jurnal 2
MENANGKAL DEGRADASI MORAL DI ERA DIGITAL BAGI KALANGAN MILLENIAL
Jurnal pengabdian buah karya dari Ahmad Yani NAsution dan Mohammad Jazuli ini dilatarbelakangi oleh kondisi millennial yang mempunyai kesempatan untuk memegang dunia namun diacuhkan begitu saja. Fenomena degrasi dengan ditandai menurunnya moral peserta didik yang termasuk dalam kategori millennial. Hal ini tidak lain dan tidak bukan disebabkan masuknya arus globalisasi ke Indonesia dengan keadaan belum bisa menyesuaikan dengan perubahan yang terjadi sangat cepat.
Kemudian apa solusi dari ini semua ? salah satunya dengan pendekatan agama yaitu dengan dakwah. Berikan kisah teladan yang inspiratif, karena dakwah yang efektif di kalangan millennial adalah dengan memberikan wawasan keagamaan, meningkatkan keimanan dan ibadah, memberikan pemahaman bagaimana cara bermedia sosial yang baik. Dekati para millennial dengan cara sopan yaitu dengan menjadi teman curhat mereka.
Nama:Mesy Arsita
Npm:2113053300
Dari jurnal yang saya analisis tentang Menangkal Degradasi Moral di Era Digital Bagi Kalangan Millenial” yang ditulis oleh Ahmad Yani Nasution dan Moh Jazuli merupakan Dosen dari Fakultas Ekonomi Universitas Pamulang. Ini merupakan jurnal yang sangat menarik untuk kita baca, sehingga dengan membaca jurnal ini dapat menambah wawasan kita. Bahasa yang digunkan mudah untuk di pahami dan di mengerti oleh pembaca. Remaja khususnya pencari jati diri perlu dibina dan dibina agar tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki soft skill yang hebat. Pendahuluan dalam jurnal dituliskan generasi milenial seringkali menunjukkan kemerosotan moral yang jauh dari nilai-nilai agama, seperti perilaku buruk (cara berbicara dan berpakaian) dan kenakalan remaja (seks bebas dan penggunaan obat-obatan terlarang). Oleh karena itu, sangat pentingnya untuk meningkatkan kualitas pemuda yang ada. Akan tetapi saat ini justru muncul fenomena degradasi moral di era digital pada kalangan milenial. Degradasi yaitu kemunduran, kemerosotan atau penurunan dari suatu hal. Sedangkan moral ialah akhlak atau budi pekerti. Maka degradasi moral merupakan suatu fenomena adanya kemerosotan atas budi pekerti seseorang maupun sekelompok orang sesuai dalam konteks Bangsa Indonesia. Kaum milenial sekarang adalah orang-orang yang memiliki interaksi kuat terhadap sosial media melalui gawai seperti PC, HP, tablet, dan benda-benda digital. Dengan itu mereka memiliki akses yang bebas dengan globalisasi dunia, yang mempengaruhi moral mereka.
Dengan begitu, ada suatu kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Menangkal Degradasi Moral di Era Digital bagi kalangan Millenial ini dilaksanakan oleh tim pengabdian kepada masyarakat program studi Manajemen Universitas Pamulang yang terdiri dari para dosen agama Universitas Pamulang untuk membahas inti pokok permasalahan yang ada. Dengan tujuan memberikan bekal softskill kepada anak-anak remaja di Mts tersebut. Pelatihan menangkal degradasi moral dalam rangka kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini hendaknya tim dosen ataupun berbagai pihak lainnya turut serta dalam mendukung program untuk membuat para generasi muda, termasuk pemuda agar mempunyai bekal moral yang baik yang berguna bagi mereka.
Npm:2113053300
Dari jurnal yang saya analisis tentang Menangkal Degradasi Moral di Era Digital Bagi Kalangan Millenial” yang ditulis oleh Ahmad Yani Nasution dan Moh Jazuli merupakan Dosen dari Fakultas Ekonomi Universitas Pamulang. Ini merupakan jurnal yang sangat menarik untuk kita baca, sehingga dengan membaca jurnal ini dapat menambah wawasan kita. Bahasa yang digunkan mudah untuk di pahami dan di mengerti oleh pembaca. Remaja khususnya pencari jati diri perlu dibina dan dibina agar tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki soft skill yang hebat. Pendahuluan dalam jurnal dituliskan generasi milenial seringkali menunjukkan kemerosotan moral yang jauh dari nilai-nilai agama, seperti perilaku buruk (cara berbicara dan berpakaian) dan kenakalan remaja (seks bebas dan penggunaan obat-obatan terlarang). Oleh karena itu, sangat pentingnya untuk meningkatkan kualitas pemuda yang ada. Akan tetapi saat ini justru muncul fenomena degradasi moral di era digital pada kalangan milenial. Degradasi yaitu kemunduran, kemerosotan atau penurunan dari suatu hal. Sedangkan moral ialah akhlak atau budi pekerti. Maka degradasi moral merupakan suatu fenomena adanya kemerosotan atas budi pekerti seseorang maupun sekelompok orang sesuai dalam konteks Bangsa Indonesia. Kaum milenial sekarang adalah orang-orang yang memiliki interaksi kuat terhadap sosial media melalui gawai seperti PC, HP, tablet, dan benda-benda digital. Dengan itu mereka memiliki akses yang bebas dengan globalisasi dunia, yang mempengaruhi moral mereka.
Dengan begitu, ada suatu kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Menangkal Degradasi Moral di Era Digital bagi kalangan Millenial ini dilaksanakan oleh tim pengabdian kepada masyarakat program studi Manajemen Universitas Pamulang yang terdiri dari para dosen agama Universitas Pamulang untuk membahas inti pokok permasalahan yang ada. Dengan tujuan memberikan bekal softskill kepada anak-anak remaja di Mts tersebut. Pelatihan menangkal degradasi moral dalam rangka kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini hendaknya tim dosen ataupun berbagai pihak lainnya turut serta dalam mendukung program untuk membuat para generasi muda, termasuk pemuda agar mempunyai bekal moral yang baik yang berguna bagi mereka.
Nama : Ummu Darda Azzahra
NPM : 2113053214
Kelas : 3G
Analisis Jurnal 2 yang berjudul Menangkal Degradasi Moral Di Era Digital Bagi Kalangan Millenial yang ditulis oleh Ahmad Yani Nasution dan Moh Jazuli (Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Pamulang).
Dalam Jurnal menjelaskan kegiatan PKM yang dilaksanakan memiliki beberapa tahapan yang dilakukan sebelu berkunjung langsung. Yang pertama dilakukan ialah tahap persiapan, yakni dengan melakukan survei awal. Pada tahap ini, dilakukan wawancara dengan kepala sekolah Mts Insan Madani terkait prosedur kegiatan PKM. Diantaranya pemantapan lokasi dan peserta PKM, penyusunan bahan pelatihan PKM. Adapun pemateri pada pelatihan ini adalah Ahmad Yani Nasution berisikan “Fenomena Degradasi Moral di Era Digital pada kalangan millennial”, dengan moderator Firdaus. Selanjutnya dilanjutkan oleh Muhammad Jazuli dengan judul materi “Solusi Menghadapi Degradasi Moral ”, yang dimoderatori oleh Ahmad Yani Nasution. Di dalam sesi pelatihan atau sesi inti ini terlihat peserta sangat antusias sekali di mana terbukti banyak pertanyaan yang diajukan oleh peserta, diantaranya pertanyaan “Apakah globalisasi berpengaruh terhadap degradasi moral suatu bangsa? Pertanyaan ini dijawab oleh Ahmad Yani Nasution sebagai berikut: “Globalisasi memudahkan kita mengakses segala sesuatu dari mana saja, termasuk dari kiblat Barat yang tentu saja memiliki standar moral yang berbeda dengan Indonesia; sehingga saat kalangan millennial meniru gaya hidup tersebut dianggap telah melakukan degradasi moral; moral yang baik adalah yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW dengan standar Al-Qur’an dan hadits. Kemudian pada pertanyaan kedua “Bagaimana metode dakwah yang tepat bagi kalangan milenial?” Kemudian Muhammad Jazuli (Pemateri kedua) Menjawab bahwa dakwah yang efektif di kalangan millennial adalah dengan memberikan wawasan keagamaan, meningkatkan keimanan dan ibadah, memberikan pemahaman bagaimana cara bermedia sosial yang baik. Siswa sangat antusias mengkuti kegoatan PKM yang dilakukan oleh TIM PKM dari Universitas Pamulang karena kegiatan PKM dilakukan dalam bentuk pengarahan yang disertai games dan kegiatan seru lainnya.
Sekian Terima kasih.
NPM : 2113053214
Kelas : 3G
Analisis Jurnal 2 yang berjudul Menangkal Degradasi Moral Di Era Digital Bagi Kalangan Millenial yang ditulis oleh Ahmad Yani Nasution dan Moh Jazuli (Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Pamulang).
Dalam Jurnal menjelaskan kegiatan PKM yang dilaksanakan memiliki beberapa tahapan yang dilakukan sebelu berkunjung langsung. Yang pertama dilakukan ialah tahap persiapan, yakni dengan melakukan survei awal. Pada tahap ini, dilakukan wawancara dengan kepala sekolah Mts Insan Madani terkait prosedur kegiatan PKM. Diantaranya pemantapan lokasi dan peserta PKM, penyusunan bahan pelatihan PKM. Adapun pemateri pada pelatihan ini adalah Ahmad Yani Nasution berisikan “Fenomena Degradasi Moral di Era Digital pada kalangan millennial”, dengan moderator Firdaus. Selanjutnya dilanjutkan oleh Muhammad Jazuli dengan judul materi “Solusi Menghadapi Degradasi Moral ”, yang dimoderatori oleh Ahmad Yani Nasution. Di dalam sesi pelatihan atau sesi inti ini terlihat peserta sangat antusias sekali di mana terbukti banyak pertanyaan yang diajukan oleh peserta, diantaranya pertanyaan “Apakah globalisasi berpengaruh terhadap degradasi moral suatu bangsa? Pertanyaan ini dijawab oleh Ahmad Yani Nasution sebagai berikut: “Globalisasi memudahkan kita mengakses segala sesuatu dari mana saja, termasuk dari kiblat Barat yang tentu saja memiliki standar moral yang berbeda dengan Indonesia; sehingga saat kalangan millennial meniru gaya hidup tersebut dianggap telah melakukan degradasi moral; moral yang baik adalah yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW dengan standar Al-Qur’an dan hadits. Kemudian pada pertanyaan kedua “Bagaimana metode dakwah yang tepat bagi kalangan milenial?” Kemudian Muhammad Jazuli (Pemateri kedua) Menjawab bahwa dakwah yang efektif di kalangan millennial adalah dengan memberikan wawasan keagamaan, meningkatkan keimanan dan ibadah, memberikan pemahaman bagaimana cara bermedia sosial yang baik. Siswa sangat antusias mengkuti kegoatan PKM yang dilakukan oleh TIM PKM dari Universitas Pamulang karena kegiatan PKM dilakukan dalam bentuk pengarahan yang disertai games dan kegiatan seru lainnya.
Sekian Terima kasih.
Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh
Nama: Vinka Vrisilia
Npm:2153053025
Kelas : 3G
Izin mengirimkan hasil analisis jurnal 2 tentang " Menangkal Degradasi Moral Di Era Digital Bagi Kalangan Millenial" Yang ditulis Oleh Ahmad Yani Nasution, Moh Jazuli, Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Pamulang. Bedasarkan Jurnal tersebut, hasil analisis saya yakni kalangan millenial,masa depan suatu bangsa sesungguhnya itu dipegang oleh para pemuda dari bangsa tersebut yang berada diusia remaja.Para pemuda bangsa adalah tonggak perjuangan dari suatu bangsa. Maka dari
itu penting sekali bangsa ini untuk meningkatkan kualitas para pemudanya untuk Indonesia yang lebih baik. Dalam Jurnal ini membahas tentang Kegiatan PKM.Kegiatan PKM yang dilaksanakan memiliki beberapa tahapan yang dilakukan sebelu berkunjung langsung. Yang pertama dilakukan ialah tahap
persiapan, yakni dengan melakukan survei awal. Pada tahap ini, dilakukan wawancara dengan kepala sekolah Mts Insan Madani terkait prosedur kegiatan
PKM. Diantaranya pemantapan lokasi dan peserta PKM, penyusunan bahan pelatihan PKM. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah salah satu kewajiban dosen untuk memenuhi kewajiban Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menjadi aksi dariketerlibatan perguruan tinggi dalam pembangunan nasional. Dari kegiatan ini,
masyarakat juga akan mendapatkan bekal untuk menyelesaikan permasalahan dan menjawab tantangan dalam kehidupannya. Masyarakat juga nantinya akan
memberikan pembelajaran bagi perguruan tinggi tentang realitas kehidupan.
Sekian Terimakasih
Nama: Vinka Vrisilia
Npm:2153053025
Kelas : 3G
Izin mengirimkan hasil analisis jurnal 2 tentang " Menangkal Degradasi Moral Di Era Digital Bagi Kalangan Millenial" Yang ditulis Oleh Ahmad Yani Nasution, Moh Jazuli, Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Pamulang. Bedasarkan Jurnal tersebut, hasil analisis saya yakni kalangan millenial,masa depan suatu bangsa sesungguhnya itu dipegang oleh para pemuda dari bangsa tersebut yang berada diusia remaja.Para pemuda bangsa adalah tonggak perjuangan dari suatu bangsa. Maka dari
itu penting sekali bangsa ini untuk meningkatkan kualitas para pemudanya untuk Indonesia yang lebih baik. Dalam Jurnal ini membahas tentang Kegiatan PKM.Kegiatan PKM yang dilaksanakan memiliki beberapa tahapan yang dilakukan sebelu berkunjung langsung. Yang pertama dilakukan ialah tahap
persiapan, yakni dengan melakukan survei awal. Pada tahap ini, dilakukan wawancara dengan kepala sekolah Mts Insan Madani terkait prosedur kegiatan
PKM. Diantaranya pemantapan lokasi dan peserta PKM, penyusunan bahan pelatihan PKM. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah salah satu kewajiban dosen untuk memenuhi kewajiban Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menjadi aksi dariketerlibatan perguruan tinggi dalam pembangunan nasional. Dari kegiatan ini,
masyarakat juga akan mendapatkan bekal untuk menyelesaikan permasalahan dan menjawab tantangan dalam kehidupannya. Masyarakat juga nantinya akan
memberikan pembelajaran bagi perguruan tinggi tentang realitas kehidupan.
Sekian Terimakasih