nama : okta mardalita
npm : 2113033034
izin menambahkan jawaban dari pertanyaan wahyu fitir rahim :
Dengan keadaan tanam paksa tersebut menyebabkan pekerja mengenal sistem upah yang sebelumnya tidak dikenal oleh penduduk, mereka lebih mengutamakan sistem kerjasama dan gotong royong terutama tampak di kota-kota pelabuhan maupun di pabrik-pabrik gula. Dalam pelaksanaan tanam paksa, penduduk desa diharuskan menyerahkan beberapa tanah pertaniannya untuk ditanami tanaman eksport, sehingga banyak terjadi sewa menyewa tanah milik penduduk dengan pemerintah kolonial secara paksa. Dengan demikian hasil produksi tanaman eksport bertambah, mengakibatkan perkebunan-perkebunan swasta tergiur untuk ikut menguasai pertanian di Indonesia di kesudahan hari.
Dampak lain dari keadaan tanam paksa ini merupakan timbulnya “kerja rodi” yaitu suatu kerja paksa untuk penduduk tanpa diberi upah yang layak, menyebabkan lebihnya kesengsaraan untuk pekerja. Kerja rodi oleh pemerintah kolonial berupa pembangunan-pembangunan seperti; jalan-jalan raya, jembatan, waduk, rumah-rumah pesanggrahan untuk pegawai pemerintah kolonial, dan benteng-benteng untuk tentara kolonial. Di samping itu, penduduk desa se tempat diwajibkan memelihara dan mengurus gedung-gedung pemerintah, mengangkut surat-surat, barang-barang dan sbgnya. Dengan demikian penduduk dikerahkan melakukan berjenis-jenis pekerjaan untuk kebutuhan pribadi pegawai-pegawai kolonial dan kepala-kepala desa itu sendiri.
npm : 2113033034
izin menambahkan jawaban dari pertanyaan wahyu fitir rahim :
Dengan keadaan tanam paksa tersebut menyebabkan pekerja mengenal sistem upah yang sebelumnya tidak dikenal oleh penduduk, mereka lebih mengutamakan sistem kerjasama dan gotong royong terutama tampak di kota-kota pelabuhan maupun di pabrik-pabrik gula. Dalam pelaksanaan tanam paksa, penduduk desa diharuskan menyerahkan beberapa tanah pertaniannya untuk ditanami tanaman eksport, sehingga banyak terjadi sewa menyewa tanah milik penduduk dengan pemerintah kolonial secara paksa. Dengan demikian hasil produksi tanaman eksport bertambah, mengakibatkan perkebunan-perkebunan swasta tergiur untuk ikut menguasai pertanian di Indonesia di kesudahan hari.
Dampak lain dari keadaan tanam paksa ini merupakan timbulnya “kerja rodi” yaitu suatu kerja paksa untuk penduduk tanpa diberi upah yang layak, menyebabkan lebihnya kesengsaraan untuk pekerja. Kerja rodi oleh pemerintah kolonial berupa pembangunan-pembangunan seperti; jalan-jalan raya, jembatan, waduk, rumah-rumah pesanggrahan untuk pegawai pemerintah kolonial, dan benteng-benteng untuk tentara kolonial. Di samping itu, penduduk desa se tempat diwajibkan memelihara dan mengurus gedung-gedung pemerintah, mengangkut surat-surat, barang-barang dan sbgnya. Dengan demikian penduduk dikerahkan melakukan berjenis-jenis pekerjaan untuk kebutuhan pribadi pegawai-pegawai kolonial dan kepala-kepala desa itu sendiri.