Pertanyaan
Diskusi 2
Nama : Putri Karlinda
Npm : 2113053261
Dalam melakukan penilaian hasil belajar peserta didik, apakah keberhasilan belajar sangat ditentukan oleh hasil evaluasi? dan apa saja kendala yang biasa di hadapi oleh seorang guru/pendidik dalam melakukan penilaian hasil belajar pada peserta didik terutama selama pembelajaran yang dilaksanakan secara daring?
Npm : 2113053261
Dalam melakukan penilaian hasil belajar peserta didik, apakah keberhasilan belajar sangat ditentukan oleh hasil evaluasi? dan apa saja kendala yang biasa di hadapi oleh seorang guru/pendidik dalam melakukan penilaian hasil belajar pada peserta didik terutama selama pembelajaran yang dilaksanakan secara daring?
Nama: Hafid Triawan
Npm: 2113053236
Izin Menjawab:
Dalam melakukan penilaian hasil belajar peserta didik, apakah keberhasilan belajar sangat ditentukan oleh hasil evaluasi?
Jawabannya iya, karena Untuk mengetahui maksimal atau tidak nya suatu peroses belajar mengajar dan bagai mana guru harus bertindak kedepan nya supaya menjadi lebih baik. Jadi guru harus melakukan sebuah evaluasi baik bagi diri sendiri maupun peserta didik nya, karena dalam hal ini guru sangat berperan penting dalam peroses pembelajaran sehingga guru harus berfikir secara sadar dan mengahayati apa saja kekurangan dan kelebiahan yang dia rasakan selama peroses pembelajaran. Dalam hal ini apakah guru sudah mampu menyampaikan materi-materi pembelajaran dengan jelas sehinga mudah di pahami oleh siswa, apakah guru sudah mampu menggunakan secara maksimal media dan metode yang sudah di sediakan seperti yang di minta oleh kurikulum, semua ini menjadi bahan kajian evaluasi bagi guru itu peribadi .
Bahan kajian evaluasi dari siswa dalam hal ini guru berusaha mencari dan mengumpulkan data-data, informasi tentang siswa-siswa yang akan di evaluasi, data-data yang di gunakan biasanya berbentuk seperti
1. Perilaku/sikap siswa ketika kbm berlangsung
2. Kemampuan pemahaman
3. Penyelesaian tugas
4. Hasil dari uh, uts, dan uas
Setelah semua data-data informasi yang menyangkut obyek yang sedang di evaluasi sudah terkumpul ,guru dapat memberi sesuatu keputusan sesuai dengan tujuan evaluasi yang sedang di lakukan seperti :
Mendapatkan informasi yang akurat mengenai tingkat pencapain tujuan instruksional peserta didik sehingga dapat di upayakan tindak lanjutnya.
Mendeskripsikan kecakapan belajar mahasiswa
Mengetahui keberhasilan proses pendidikan dan pengajaran
apa saja kendala yang biasa di hadapi oleh seorang guru/pendidik dalam melakukan penilaian hasil belajar pada peserta didik terutama selama pembelajaran yang dilaksanakan secara daring?
Dalam melakukan penilaian secara daring inilah beberapa kendala guru yaitu yang pertama adalah
1. Nilai Sikap siswa, guru tidak memantau siswa secara langsung kbm hal ini yang membuat guru kesulitan dalam memberikan nilai pada siswa apakah siswa tersebut disisplin atau baik atau bahkan nakal
2. Nilai Kejujuran, saya pernah bertanya kepada tetangga saya yang kebetulan seorang pendidik di sma, apa saja kesulitan dalam menilai siswa ketika pembelajaran daring ini. Kemudian beliau menjawab sekarang guru susah dalam menilai kejujuran dan tanggung jawab siswa dalam mengerjakan tugasnya. Pasalnya saat kbm guru tidak mengawasi siswa secara langsung sehingga guru kebingungan karna banyak siswa yang mengerjakan tugasnya asal salin tempel saja, baik salin tempel dari google maupun hasil pekerjaan temannya. Sebab banyak jawaban siswa yang sama dengan jawaban temannya dan ada juga siswa yang jawabannya terlalu sama dengan google. Hal inilah yang membuat guru bingung untuk menilai siswa dari kejujuran dan pertanggung jawabannya.
3. Nilai Kerjasama, ketika daring guru lebih sering menggunakan metode pembelajaran kooperatif dimana siswa akan dibagi secara beberapa kelompok. Karena daring guru tidak bisa mengontrol siswa secara langsung, sehingga ada saja siswa yang kurang berkontribusi di kelompoknya.
Npm: 2113053236
Izin Menjawab:
Dalam melakukan penilaian hasil belajar peserta didik, apakah keberhasilan belajar sangat ditentukan oleh hasil evaluasi?
Jawabannya iya, karena Untuk mengetahui maksimal atau tidak nya suatu peroses belajar mengajar dan bagai mana guru harus bertindak kedepan nya supaya menjadi lebih baik. Jadi guru harus melakukan sebuah evaluasi baik bagi diri sendiri maupun peserta didik nya, karena dalam hal ini guru sangat berperan penting dalam peroses pembelajaran sehingga guru harus berfikir secara sadar dan mengahayati apa saja kekurangan dan kelebiahan yang dia rasakan selama peroses pembelajaran. Dalam hal ini apakah guru sudah mampu menyampaikan materi-materi pembelajaran dengan jelas sehinga mudah di pahami oleh siswa, apakah guru sudah mampu menggunakan secara maksimal media dan metode yang sudah di sediakan seperti yang di minta oleh kurikulum, semua ini menjadi bahan kajian evaluasi bagi guru itu peribadi .
Bahan kajian evaluasi dari siswa dalam hal ini guru berusaha mencari dan mengumpulkan data-data, informasi tentang siswa-siswa yang akan di evaluasi, data-data yang di gunakan biasanya berbentuk seperti
1. Perilaku/sikap siswa ketika kbm berlangsung
2. Kemampuan pemahaman
3. Penyelesaian tugas
4. Hasil dari uh, uts, dan uas
Setelah semua data-data informasi yang menyangkut obyek yang sedang di evaluasi sudah terkumpul ,guru dapat memberi sesuatu keputusan sesuai dengan tujuan evaluasi yang sedang di lakukan seperti :
Mendapatkan informasi yang akurat mengenai tingkat pencapain tujuan instruksional peserta didik sehingga dapat di upayakan tindak lanjutnya.
Mendeskripsikan kecakapan belajar mahasiswa
Mengetahui keberhasilan proses pendidikan dan pengajaran
apa saja kendala yang biasa di hadapi oleh seorang guru/pendidik dalam melakukan penilaian hasil belajar pada peserta didik terutama selama pembelajaran yang dilaksanakan secara daring?
Dalam melakukan penilaian secara daring inilah beberapa kendala guru yaitu yang pertama adalah
1. Nilai Sikap siswa, guru tidak memantau siswa secara langsung kbm hal ini yang membuat guru kesulitan dalam memberikan nilai pada siswa apakah siswa tersebut disisplin atau baik atau bahkan nakal
2. Nilai Kejujuran, saya pernah bertanya kepada tetangga saya yang kebetulan seorang pendidik di sma, apa saja kesulitan dalam menilai siswa ketika pembelajaran daring ini. Kemudian beliau menjawab sekarang guru susah dalam menilai kejujuran dan tanggung jawab siswa dalam mengerjakan tugasnya. Pasalnya saat kbm guru tidak mengawasi siswa secara langsung sehingga guru kebingungan karna banyak siswa yang mengerjakan tugasnya asal salin tempel saja, baik salin tempel dari google maupun hasil pekerjaan temannya. Sebab banyak jawaban siswa yang sama dengan jawaban temannya dan ada juga siswa yang jawabannya terlalu sama dengan google. Hal inilah yang membuat guru bingung untuk menilai siswa dari kejujuran dan pertanggung jawabannya.
3. Nilai Kerjasama, ketika daring guru lebih sering menggunakan metode pembelajaran kooperatif dimana siswa akan dibagi secara beberapa kelompok. Karena daring guru tidak bisa mengontrol siswa secara langsung, sehingga ada saja siswa yang kurang berkontribusi di kelompoknya.
Nama : Annisya Ranggawuni
Npm : 2113053113
Izin menjawab:
Evaluasi bertujuan untuk mengetahui tingkat pencapaian peserta didik dalam suatu proses pembelajaran, sekaligus untuk memahami peserta didik tentang sejauhmana dapat memberikan bantuan terhadap kekurangan-kekurangan peserta didik, dengan tujuan menempatkan peserta didik pada situasi pembelajaran yang lebih tepat sesuai dengan tingkat kemampuan yang dimilikinya. Dengan adanya evaluasi, peserta didik dapat mengetahui sejauh mana keberhasilan yang telah dicapai selama mengikuti pendidikan. Pada kondisi di mana peserta didik mendapatkan nilai yang memuaskan, maka akan memberikan dampak berupa suatu stimulus, motivator agar peserta didik dapat lebih meningkatkan prestasi. Pada kondisi di mana hasil yang dicapai tidak memuaskan. maka peserta didik akan berusaha memperbaiki kegiatan belajar, namun demikian sangat diperlukan pemberian stimulus positif dari guru/pengajar agar peserta didik tidak putus asa.
Kendala yang dihadapi guru dalam melakukan penilaian hasil belajar pada saat daring yaitu: adanya keterbatasan waktu pada saat pembelajaran daring, guru sulit melakukan penilaian secara adil dan merata dikarenakan guru tidak melihat secara langsung bagaimana siswa selama pembelajaran berlangsung dan ketika siswa mengerjakan tugas, yang terakhir guru sulit mengarahkan siswa untuk menanamkan sikap yang baik sesuai dengan tujuan pembelajaran.
Npm : 2113053113
Izin menjawab:
Evaluasi bertujuan untuk mengetahui tingkat pencapaian peserta didik dalam suatu proses pembelajaran, sekaligus untuk memahami peserta didik tentang sejauhmana dapat memberikan bantuan terhadap kekurangan-kekurangan peserta didik, dengan tujuan menempatkan peserta didik pada situasi pembelajaran yang lebih tepat sesuai dengan tingkat kemampuan yang dimilikinya. Dengan adanya evaluasi, peserta didik dapat mengetahui sejauh mana keberhasilan yang telah dicapai selama mengikuti pendidikan. Pada kondisi di mana peserta didik mendapatkan nilai yang memuaskan, maka akan memberikan dampak berupa suatu stimulus, motivator agar peserta didik dapat lebih meningkatkan prestasi. Pada kondisi di mana hasil yang dicapai tidak memuaskan. maka peserta didik akan berusaha memperbaiki kegiatan belajar, namun demikian sangat diperlukan pemberian stimulus positif dari guru/pengajar agar peserta didik tidak putus asa.
Kendala yang dihadapi guru dalam melakukan penilaian hasil belajar pada saat daring yaitu: adanya keterbatasan waktu pada saat pembelajaran daring, guru sulit melakukan penilaian secara adil dan merata dikarenakan guru tidak melihat secara langsung bagaimana siswa selama pembelajaran berlangsung dan ketika siswa mengerjakan tugas, yang terakhir guru sulit mengarahkan siswa untuk menanamkan sikap yang baik sesuai dengan tujuan pembelajaran.
Nama : Annisa Putri Aisyah
NPM : 2113053169
Kendala apa saja yang biasanya terjadi ketika seorang pendidik melakukan penilaian dan bagaimana cara dari seorang pendidik dalam mengatasi kendala tersebut?
NPM : 2113053169
Kendala apa saja yang biasanya terjadi ketika seorang pendidik melakukan penilaian dan bagaimana cara dari seorang pendidik dalam mengatasi kendala tersebut?
Nama : Annisa Salsabila
NPM : 2113053074
Izin menjawab
Baik, kendala yang biasanya terjadi terhadap guru dalam melakukan penilaian kurikulum 2013 yaitu guru kesulitan dalam melakukan penilaian kompetensi sikap, kompetensi pengetahuan, dan keterampilan. Padahal guru telah mengetahui hakikat dan tujuan dari penilaian kurikulum 2013, hanya saja banyak permasalahan yang muncul baik dari guru maupun dari siswanya.
Pada penilaian sikap, guru mengalami kesulitan pada teknik penilaian diri. Dalam hal ini, guru kesulitan jika ada siswa yang kurang tepat pada saat memberikan jawaban pada penilaian diri, dan jika ada siswa yang tidak jujur dalam memberikan jawaban pada penilaian diri. Namun, dalam pelaksanaannya, terdapat beberapa kekurangan dari penilaian diri ini diantaranya yaitu membutuhkan persiapan dan alat ukur yang cermat, peserta didik terkadang tidak konsisten, hasilnya kurang akurat, dan peserta didik kurang memahami kemampuan yang dimiliki. Lalu, upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi permasalahan tes sikap apabila terdapat siswa tidak jujur dalam memberikan jawaban pada penilaian diri yaitu, guru perlu melakukan croschek atau evaluasi untuk mencocokkan dengan jawaban siswa. Evaluasi dari hasil jawaban siswa dilakukan supaya dapat mengetahui kekurangan-kekurangan, sehingga dalam kegiatan penilaian berikutnya dapat optimal. Selain itu dapat juga diberikan sanksi atau teguran.
Selanjutnya yaitu permasalahan penilaian kompetensi pengetahuan. Nah teknik penilaian yang digunakan dalam kompetensi pengetahuan ini adalah tes tertulis, tes lisan dan penugasan. Dalam hal ini, masalah yang di hadapi guru dalam tes tertulis yaitu adanya beberapa anak yang tidak bisa mengikuti pelajaran dengan baik sehingga harus diberikan perhatian yang esktra untuk anak-anak tersebut. Lalu, upaya yang dapat dilakukan guru untuk mengatasi permasalahan dalam penilaian pengetahuan yaitu, guru dapat membagi siswa ke dalam beberapa kelompok untuk menyelesaikan tugas, dengan begitu siswa akan menjadi aktif dan dapat mengikuti pembelajaran dengan baik.
Terakhir, permasalahan dalam penilaian keterampilan yaitu guru mengalami hambatan dalam menyediakan alat dan bahan yang akan digunakan untuk penilaian unjuk kerja. Disisi lain, guru tidak mau memberatkan orang tua siswa untuk membelikan alat dan bahan praktik yang membutuhkan banyak biaya. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut yaitu, guru perlu menggunakan alat dan bahan yang biasa ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Lalu permasalahan lainnya yaitu, guru merasa kurang dalam pengarsipan pada penilaian hasil kerja siswa. Upaya yang bisa dilakukan yaitu, dengan menyimpan hasil kerja siswa dalam map dan menempelkan hasil kerja siswa dikelas serta menyediakan tempat hasil karya siswa agar dapat digunakan secara berulang-ulang.
Sekian terima kasih
NPM : 2113053074
Izin menjawab
Baik, kendala yang biasanya terjadi terhadap guru dalam melakukan penilaian kurikulum 2013 yaitu guru kesulitan dalam melakukan penilaian kompetensi sikap, kompetensi pengetahuan, dan keterampilan. Padahal guru telah mengetahui hakikat dan tujuan dari penilaian kurikulum 2013, hanya saja banyak permasalahan yang muncul baik dari guru maupun dari siswanya.
Pada penilaian sikap, guru mengalami kesulitan pada teknik penilaian diri. Dalam hal ini, guru kesulitan jika ada siswa yang kurang tepat pada saat memberikan jawaban pada penilaian diri, dan jika ada siswa yang tidak jujur dalam memberikan jawaban pada penilaian diri. Namun, dalam pelaksanaannya, terdapat beberapa kekurangan dari penilaian diri ini diantaranya yaitu membutuhkan persiapan dan alat ukur yang cermat, peserta didik terkadang tidak konsisten, hasilnya kurang akurat, dan peserta didik kurang memahami kemampuan yang dimiliki. Lalu, upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi permasalahan tes sikap apabila terdapat siswa tidak jujur dalam memberikan jawaban pada penilaian diri yaitu, guru perlu melakukan croschek atau evaluasi untuk mencocokkan dengan jawaban siswa. Evaluasi dari hasil jawaban siswa dilakukan supaya dapat mengetahui kekurangan-kekurangan, sehingga dalam kegiatan penilaian berikutnya dapat optimal. Selain itu dapat juga diberikan sanksi atau teguran.
Selanjutnya yaitu permasalahan penilaian kompetensi pengetahuan. Nah teknik penilaian yang digunakan dalam kompetensi pengetahuan ini adalah tes tertulis, tes lisan dan penugasan. Dalam hal ini, masalah yang di hadapi guru dalam tes tertulis yaitu adanya beberapa anak yang tidak bisa mengikuti pelajaran dengan baik sehingga harus diberikan perhatian yang esktra untuk anak-anak tersebut. Lalu, upaya yang dapat dilakukan guru untuk mengatasi permasalahan dalam penilaian pengetahuan yaitu, guru dapat membagi siswa ke dalam beberapa kelompok untuk menyelesaikan tugas, dengan begitu siswa akan menjadi aktif dan dapat mengikuti pembelajaran dengan baik.
Terakhir, permasalahan dalam penilaian keterampilan yaitu guru mengalami hambatan dalam menyediakan alat dan bahan yang akan digunakan untuk penilaian unjuk kerja. Disisi lain, guru tidak mau memberatkan orang tua siswa untuk membelikan alat dan bahan praktik yang membutuhkan banyak biaya. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut yaitu, guru perlu menggunakan alat dan bahan yang biasa ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Lalu permasalahan lainnya yaitu, guru merasa kurang dalam pengarsipan pada penilaian hasil kerja siswa. Upaya yang bisa dilakukan yaitu, dengan menyimpan hasil kerja siswa dalam map dan menempelkan hasil kerja siswa dikelas serta menyediakan tempat hasil karya siswa agar dapat digunakan secara berulang-ulang.
Sekian terima kasih
Nama : Maya Marisa
NPM : 2113053258
Izin menjawab pertanyaan dari saudari Annisa Putri Aisyah
Dalam melakukan penilaian, terkadang pendidik mengalami beberapa kendala. Adapun kendala yang sering dihadapi pendidik dalam melakukan penilaian yaitu keterbatasan waktu yang dimiliki oleh
pendidik. Pada saat mengajar, pendidik harus membagi waktu antara penyampaian materi, pemberian tugas ,dan proses evaluasi. Hal inilah yang terkadang menjadi kendala pendidik dalam
melakukan penilaian siswa. Kemudian, kendala lain yaitu, jumlah siswa yang banyak dalam satu kelas. Dalam melakukan penilaian pendidik harus mengamati banyak siswa dalam sekali pertemuan. Dengan demikian, pendidik harus lebih bekerja keras juga dalam memberikan motivasi kepada siswa tersebut.
Kemudian, untuk mengatasi kendala yang dihadapi pendidik dalam melakukan penilaian, yaitu pendidik melakukan konsultasi dengan pendidik lainnya (guru di kelas sebelumnya) yang sudah mengetahui banyak tentang siswa di kelas tersebut sehingga pendidik mendapatkan
informasi yang rinci mengenai bagaimana siswa. Selain itu, pendidik juga dapat melakukan kerjasama dengan orang tua. Khususnya untuk siswa yang belum
dapat mencapai tujuan pembelajaran, seperti halnya siswa yang lebih tertutup dan tidak aktif di kelas. Kerjasama dengan orang tua ini dilakukan agar anak bisa mendapatkan bimbingan langsung dari kedua belah pihak, baik guru maupun orang tua.
Sekian, terima kasih.
NPM : 2113053258
Izin menjawab pertanyaan dari saudari Annisa Putri Aisyah
Dalam melakukan penilaian, terkadang pendidik mengalami beberapa kendala. Adapun kendala yang sering dihadapi pendidik dalam melakukan penilaian yaitu keterbatasan waktu yang dimiliki oleh
pendidik. Pada saat mengajar, pendidik harus membagi waktu antara penyampaian materi, pemberian tugas ,dan proses evaluasi. Hal inilah yang terkadang menjadi kendala pendidik dalam
melakukan penilaian siswa. Kemudian, kendala lain yaitu, jumlah siswa yang banyak dalam satu kelas. Dalam melakukan penilaian pendidik harus mengamati banyak siswa dalam sekali pertemuan. Dengan demikian, pendidik harus lebih bekerja keras juga dalam memberikan motivasi kepada siswa tersebut.
Kemudian, untuk mengatasi kendala yang dihadapi pendidik dalam melakukan penilaian, yaitu pendidik melakukan konsultasi dengan pendidik lainnya (guru di kelas sebelumnya) yang sudah mengetahui banyak tentang siswa di kelas tersebut sehingga pendidik mendapatkan
informasi yang rinci mengenai bagaimana siswa. Selain itu, pendidik juga dapat melakukan kerjasama dengan orang tua. Khususnya untuk siswa yang belum
dapat mencapai tujuan pembelajaran, seperti halnya siswa yang lebih tertutup dan tidak aktif di kelas. Kerjasama dengan orang tua ini dilakukan agar anak bisa mendapatkan bimbingan langsung dari kedua belah pihak, baik guru maupun orang tua.
Sekian, terima kasih.
Nama : Dhea Octa Veronika
NPM : 2113053170
izin bertanya kepada kelompok pemateri kelompok 6. dimasa pandemi, apakah masih perlu melakukan penilaian?seperti yang kita ketahui kalo didalam pengetahuan biasanya kan akan besar kemungkinan, apabila ditanya siswa bisa saja melakukan search digoogle. dan dalam sikap tentu tidak sepenuhnya kita dapat melihat sikap siswa apalagi pembelajaran dilakukan secara jarak jauh. apabila alasan pemateri tetap ada bagaimana tips penilaian yang dapat dilakukan pendidik dimasa pandemi (daring)?
NPM : 2113053170
izin bertanya kepada kelompok pemateri kelompok 6. dimasa pandemi, apakah masih perlu melakukan penilaian?seperti yang kita ketahui kalo didalam pengetahuan biasanya kan akan besar kemungkinan, apabila ditanya siswa bisa saja melakukan search digoogle. dan dalam sikap tentu tidak sepenuhnya kita dapat melihat sikap siswa apalagi pembelajaran dilakukan secara jarak jauh. apabila alasan pemateri tetap ada bagaimana tips penilaian yang dapat dilakukan pendidik dimasa pandemi (daring)?
Nama: Natasya Helsi Febiani
NPM: 2113053187
Izin menjawab pertanyaan dari Saudari Dhea,
Penilaian terhadap proses dan hasil pembelajaran merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perencanaan maupun pelaksanaan proses pembelajaran guru. Penilaian adalah hal penting yang harus dilaksanakan oleh guru dalam suatu proses pembelajaran. Melalui penilaian guru bisa mengetahui kekurangan dan kelebihan saat proses pembelajaran berlangsung.
Beberapa hal yang dapat diterapkan adalah dengan melakukan penilaian berdasarkan tugas harian yang dikerjakan, penilaian berdasarkan kehadiran peserta didik saat pembelajaran daring, penilaian merujuk pada nilai raport semester sebelum masa pandemi Covid-19.
Dalam hal ini raport dijadikan guru sebagai rujukan untuk menentukan nilai peserta didik karena pada masa pandemi ini sulit untuk mengetahui keseluruhan kemampuan dari peserta didik maka dari itu raport semester sebelum Covid-19 akan membantu guru dalam menentukan nilai untuk peserta didik.
Hal yang utama harus diingat oleh guru adalah mengutamakan proses ketimbang hasil. Dimanapun tempatnya, apapun situasinya, serta bagaimana kondisinya tetap harus dilakukan sebuah penilaian, karena tanpa penilaian suatu usaha akan terasa kurang.
Sekian dari saya, terima kasih.
NPM: 2113053187
Izin menjawab pertanyaan dari Saudari Dhea,
Penilaian terhadap proses dan hasil pembelajaran merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perencanaan maupun pelaksanaan proses pembelajaran guru. Penilaian adalah hal penting yang harus dilaksanakan oleh guru dalam suatu proses pembelajaran. Melalui penilaian guru bisa mengetahui kekurangan dan kelebihan saat proses pembelajaran berlangsung.
Beberapa hal yang dapat diterapkan adalah dengan melakukan penilaian berdasarkan tugas harian yang dikerjakan, penilaian berdasarkan kehadiran peserta didik saat pembelajaran daring, penilaian merujuk pada nilai raport semester sebelum masa pandemi Covid-19.
Dalam hal ini raport dijadikan guru sebagai rujukan untuk menentukan nilai peserta didik karena pada masa pandemi ini sulit untuk mengetahui keseluruhan kemampuan dari peserta didik maka dari itu raport semester sebelum Covid-19 akan membantu guru dalam menentukan nilai untuk peserta didik.
Hal yang utama harus diingat oleh guru adalah mengutamakan proses ketimbang hasil. Dimanapun tempatnya, apapun situasinya, serta bagaimana kondisinya tetap harus dilakukan sebuah penilaian, karena tanpa penilaian suatu usaha akan terasa kurang.
Sekian dari saya, terima kasih.