sampaikan pertanyaan, tanggapan, sanggahan diskusi di sini
diskusi
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh
Izin memperkenalkan diri
Nama: Dyah Tri Sulistiani
Npm: 1913053104
No absen: 10
Pemateri pada pertemuan 9 dengan materi mengembangkan tes sebagai instrumen evaluasi bagi rekan rekan yang ingin bertanya dipersilahkan
Izin memperkenalkan diri
Nama: Dyah Tri Sulistiani
Npm: 1913053104
No absen: 10
Pemateri pada pertemuan 9 dengan materi mengembangkan tes sebagai instrumen evaluasi bagi rekan rekan yang ingin bertanya dipersilahkan
Nama : Rani Khoerul Hidayah
NPM : 1913053081
No. Absen : 24
Izin bertanya bagaimana langkah-langkah menentukan penilaian yang sesuai dengan indikator pembelajaran?
Terimakasih
NPM : 1913053081
No. Absen : 24
Izin bertanya bagaimana langkah-langkah menentukan penilaian yang sesuai dengan indikator pembelajaran?
Terimakasih
Nama : Dyah Tri Sulistiani
NPM : 1913053104
izin menjawab pertanyaan dari saudari Rani langkah dalam perencanaan penilaian sebagai berikut :
1. Menentukan tujuan penilaian
2. Membentuk bentuk penilaian
3. Memiliki teknik penilaian
4. Menyusun kisi kisi
5. Menyusun soal
6. Menyusun pedoman penskoran
NPM : 1913053104
izin menjawab pertanyaan dari saudari Rani langkah dalam perencanaan penilaian sebagai berikut :
1. Menentukan tujuan penilaian
2. Membentuk bentuk penilaian
3. Memiliki teknik penilaian
4. Menyusun kisi kisi
5. Menyusun soal
6. Menyusun pedoman penskoran
Nama: Verawati
Npm: 1913053128
Izin bertanya tolong jelaskan tes apa yang cocok digunakan untuk penilaian aspek psikomotorik siswa!
Npm: 1913053128
Izin bertanya tolong jelaskan tes apa yang cocok digunakan untuk penilaian aspek psikomotorik siswa!
Nama : Dyah Tri Sulistiani
Npm : 1913053104
Izin menjawab pertanyaan dari saudari Vera penilaian untuk psikomotorik yang sesuai menurut saya ialah penilaian unjuk kerja.
Pada tes bentuk perbuatan unjuk kerja, umumnya dilakukan dengan cara menyuruh peserta tes untuk melakukan sesuatu pekerjaan yang bersifat fisik praktik. Tes bentuk perbuatan ini sangat cocok untuk melakukan penilaian dalam pelajaran praktikketerampilan atau praktikum di laboratorium. Alat yang digunakan untuk melakukan penilaian pada umumnya berupa lembar pengamatan lembar observasi. Tes bentuk perbuatan ini pada umumnya dapat digunakan untuk menilai proses maupun hasil produk dari suatu kegiatan praktik. Mengukur dimaksudkan memberi bentuk kuantitatif dari suatu kegiatan atau kemampuan yang dimiliki, yaitu dalam bentuk angka. Pada pengukuran unjuk kerja yang digunakan adalah lembar pengamatan. Pengukuran unjuk kerja dipergunakan untuk mencocokkan kesesuaian antara pengetahuan mengenai teori dan keterampilan di dalam praktek sehingga hasil evaluasinya menjadi lebih jelas.
Npm : 1913053104
Izin menjawab pertanyaan dari saudari Vera penilaian untuk psikomotorik yang sesuai menurut saya ialah penilaian unjuk kerja.
Pada tes bentuk perbuatan unjuk kerja, umumnya dilakukan dengan cara menyuruh peserta tes untuk melakukan sesuatu pekerjaan yang bersifat fisik praktik. Tes bentuk perbuatan ini sangat cocok untuk melakukan penilaian dalam pelajaran praktikketerampilan atau praktikum di laboratorium. Alat yang digunakan untuk melakukan penilaian pada umumnya berupa lembar pengamatan lembar observasi. Tes bentuk perbuatan ini pada umumnya dapat digunakan untuk menilai proses maupun hasil produk dari suatu kegiatan praktik. Mengukur dimaksudkan memberi bentuk kuantitatif dari suatu kegiatan atau kemampuan yang dimiliki, yaitu dalam bentuk angka. Pada pengukuran unjuk kerja yang digunakan adalah lembar pengamatan. Pengukuran unjuk kerja dipergunakan untuk mencocokkan kesesuaian antara pengetahuan mengenai teori dan keterampilan di dalam praktek sehingga hasil evaluasinya menjadi lebih jelas.
Nama: Tiara Andini
NPM: 1913053082
Semester 6 E
Izin menambahkan jawaban, terkait pertanyaan saudari verawati.
Tes yang cocok untuk penilaian aspek psikomotorik yakni tes perbuatan atau tindakan. Tes ini dinyatakan dengan perbuatan atau tindakan siswa. Penilaian ini dilakukan mulai dari persiapan, melaksanakan tugas, sampai hasil akhir yang dicapai siswa. Tes perbuatan atau tindakan ditujukan untuk mengukur keterampilan dan kemahiran siswa dalam melakukan suatu kegiatan, sedangkan pengukuran produk merujuk pada segi kualitas hasil.
Tes tindakan ini cocok digunakan untuk mengukur aspek perilaku psikomotor. Salah satu wujud perubahan hasil belajar adalah berupa keterampilan melakukan suatu kegiatan. Aspek keterampilan ini tidak bisa diungkapkan dengan tes tertulis dan hanya cocok diungkapkan dengan tindakan. Dalam tes ini penguji langsung mengamati bagaimana siswa diuji dalam memperagakan suatu kegiatan. Tes ini juga sifatnya individual dengan menggunakan pengamatan individual yang tidak bisa ditiru oleh siswa lainnya.
Terima kasih
NPM: 1913053082
Semester 6 E
Izin menambahkan jawaban, terkait pertanyaan saudari verawati.
Tes yang cocok untuk penilaian aspek psikomotorik yakni tes perbuatan atau tindakan. Tes ini dinyatakan dengan perbuatan atau tindakan siswa. Penilaian ini dilakukan mulai dari persiapan, melaksanakan tugas, sampai hasil akhir yang dicapai siswa. Tes perbuatan atau tindakan ditujukan untuk mengukur keterampilan dan kemahiran siswa dalam melakukan suatu kegiatan, sedangkan pengukuran produk merujuk pada segi kualitas hasil.
Tes tindakan ini cocok digunakan untuk mengukur aspek perilaku psikomotor. Salah satu wujud perubahan hasil belajar adalah berupa keterampilan melakukan suatu kegiatan. Aspek keterampilan ini tidak bisa diungkapkan dengan tes tertulis dan hanya cocok diungkapkan dengan tindakan. Dalam tes ini penguji langsung mengamati bagaimana siswa diuji dalam memperagakan suatu kegiatan. Tes ini juga sifatnya individual dengan menggunakan pengamatan individual yang tidak bisa ditiru oleh siswa lainnya.
Terima kasih
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh
Selamat Pagi dan Salam Sejahtera untuk kita semua
Izin memperkenalkan diri
Nama: Dini Indah Nur'aini
Npm: 1913053120
No absen: 09
Selaku Pemateri pada pertemuan 9 dengan Materi Pembahasan "Mengembangkan Tes Sebagai Instrumen Evaluasi".
Bagi rekan-rekan yang ingin bertanya saya persilahkan.
Selamat Pagi dan Salam Sejahtera untuk kita semua
Izin memperkenalkan diri
Nama: Dini Indah Nur'aini
Npm: 1913053120
No absen: 09
Selaku Pemateri pada pertemuan 9 dengan Materi Pembahasan "Mengembangkan Tes Sebagai Instrumen Evaluasi".
Bagi rekan-rekan yang ingin bertanya saya persilahkan.
Nama : Diah Ayu Kumalasari
NPM : 1913053058
No. Absen 08
Izin bertanya kepada saudari dini
Tolong jelaskan perbedaan Jenis Tes Berdasarkan Tahapan/Waktu Penyelenggaraan.
NPM : 1913053058
No. Absen 08
Izin bertanya kepada saudari dini
Tolong jelaskan perbedaan Jenis Tes Berdasarkan Tahapan/Waktu Penyelenggaraan.
Nama : Dini Indah Nur'aini
NPM : 1913053120
No. Absen 09
Izin menjawab pertanyaan Saudari Diah Ayu Kumalasari.
Jenis tes berdasar waktu penyelenggaraan tes, terbagi menjadi 4 yaitu:
1. Tes Masuk (Entrance Test)
Tes masuk diselenggarakan sebelum dan menjelang suatu program pengajaran dimulai.
NPM : 1913053120
No. Absen 09
Izin menjawab pertanyaan Saudari Diah Ayu Kumalasari.
Jenis tes berdasar waktu penyelenggaraan tes, terbagi menjadi 4 yaitu:
1. Tes Masuk (Entrance Test)
Tes masuk diselenggarakan sebelum dan menjelang suatu program pengajaran dimulai.
2. Tes Formatif (Formative Test)
Tes formatif dilakukan pada saat program pengajaran sedang berlangsung (progress), tujuannya untuk memperoleh informasi tentang jalannya pengajaran sampai tahap tertentu.
Tes formatif dilakukan pada saat program pengajaran sedang berlangsung (progress), tujuannya untuk memperoleh informasi tentang jalannya pengajaran sampai tahap tertentu.
3. Tes Sumatif (Summative Test)
Tes sumatif diselenggarakan untuk mengetahui hasil pengajaran secara keseluruhan (total). Tes sumatif diberikan di akhir suatu pelajaran, atau akhir semester.
Tes sumatif diselenggarakan untuk mengetahui hasil pengajaran secara keseluruhan (total). Tes sumatif diberikan di akhir suatu pelajaran, atau akhir semester.
4. Pra-tes dan Post-test
Hasil pra-tes digunakan untuk mengetahui tingkat kemampuan siswa pada awal program pengajaran. Kemajuan yang dicapai bisa dilihat dari perbandingan hasil pra-tes dengan hasil tes yang diselenggarakan di akhir program pengajaran (post-test).
Hasil pra-tes digunakan untuk mengetahui tingkat kemampuan siswa pada awal program pengajaran. Kemajuan yang dicapai bisa dilihat dari perbandingan hasil pra-tes dengan hasil tes yang diselenggarakan di akhir program pengajaran (post-test).
Sekian jawaban dari saya, jika rekan-rekan ingin menambah ataupun menyangga saya persilahkan
Nama: Nurul Dewi Khomariah
Npm: 1913053003
Kelas: 6E
No.absen: 23
Izin bertanya kepada saudari Dini, kapan waktu yang tepat untuk melaksanaan tes diagnostik?
Npm: 1913053003
Kelas: 6E
No.absen: 23
Izin bertanya kepada saudari Dini, kapan waktu yang tepat untuk melaksanaan tes diagnostik?
Nama : Dini Indah Nur'aini
NPM : 1913053120
No. Absen 09
Izin menjawab pertanyaan Saudari Nurul Dewi Khomariah.
Waktu pelaksanaan tes diagnostik yang tepat, dapat disesuaikan dengan keperluan pembinaan dari suatu lembaga pendidikan, dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan para peserta didiknya. Berikut dijelaskan tentang tes diagnostik.Tes diagnostik dilakukan guru sebagai langkah awal dalam menentukan dimana proses belajar mengajar telah atau belum dikuasai. Didalam penggunaannya tes diagnostik berusaha mengungkap karakteristik dan kesulitan apa yang ada dalam pembelajaran sehingga dapat dilakukan upaya untuk mengambil keputusan dalam mencari jalan pemecahan keputusan melakukan tes diagnostik sebelum pelajaran dimulai pada peserta didik yakni dengan melakukan tes diagnostik pada saat sebelum pembelajaran guru dapat mengambil sikap perlu tidaknya peserta didik diberikan pelajaran ekstra agar mampu menguasai pelajaran yang sesuai prasyarat yang belum dikuasai.
Singkatnya, Tes diagnostik dirancang sebagai alat untuk menemukan kesulitan belajar yang sedang dihadapi siswa yang dilaksakan pada awal pembelajaran. Hasil tes diagnostik dapat digunakan sebagai dasar penyelenggaraan pengajaran yang lebih sesuai dengan kemampuan siswa sebenarnya.
Sekian jawaban dari saya, jika rekan-rekan ingin menambah ataupun menyangga saya persilahkan
NPM : 1913053120
No. Absen 09
Izin menjawab pertanyaan Saudari Nurul Dewi Khomariah.
Waktu pelaksanaan tes diagnostik yang tepat, dapat disesuaikan dengan keperluan pembinaan dari suatu lembaga pendidikan, dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan para peserta didiknya. Berikut dijelaskan tentang tes diagnostik.Tes diagnostik dilakukan guru sebagai langkah awal dalam menentukan dimana proses belajar mengajar telah atau belum dikuasai. Didalam penggunaannya tes diagnostik berusaha mengungkap karakteristik dan kesulitan apa yang ada dalam pembelajaran sehingga dapat dilakukan upaya untuk mengambil keputusan dalam mencari jalan pemecahan keputusan melakukan tes diagnostik sebelum pelajaran dimulai pada peserta didik yakni dengan melakukan tes diagnostik pada saat sebelum pembelajaran guru dapat mengambil sikap perlu tidaknya peserta didik diberikan pelajaran ekstra agar mampu menguasai pelajaran yang sesuai prasyarat yang belum dikuasai.
Singkatnya, Tes diagnostik dirancang sebagai alat untuk menemukan kesulitan belajar yang sedang dihadapi siswa yang dilaksakan pada awal pembelajaran. Hasil tes diagnostik dapat digunakan sebagai dasar penyelenggaraan pengajaran yang lebih sesuai dengan kemampuan siswa sebenarnya.
Sekian jawaban dari saya, jika rekan-rekan ingin menambah ataupun menyangga saya persilahkan