1. Ada 4 generasi dalam implementasi kebijakan, jelaskan
2. Kelebihan masing-masing generasi
Sebutkan nama dan NPM
1. Ada 4 generasi dalam implementasi kebijakan, jelaskan
2. Kelebihan masing-masing generasi
Sebutkan nama dan NPM
Nama : muhammad agung anggara
Npm :2016041063
1. Ada 4 generasi dalam implementasi kebijakan, jelaskan
Generasi Petama yaitu berfokus pada peraturan, program, faktor yang berhubungan, dan dinamika implementasi.
Generasi kedua yaitu berfokus pada jenis, isi, organisasi pelaksana, sumberdaya pelaksana, dan hasil.
Generasi ketiga yaitu berfokus pada Komunikasi antar lembaga
pemerintahan, penyusunan desain
penelitian, pengkaji variabel-variabel
prediktor dalam implementasi.
Generasi keempat yaity berfokus pada Communication Theory, Region Theory
(Pelaksana/Aktor, Kontingensi (faktor-Faktor), Policy learning.
2. Kelebihan masing-masing generasi
Penelitian generasi pertama, fokus :
Bagaimana suatu aturan diujudkan sebagai hukum dan bagaimana suatu hukum dijadikan program
Upaya menunjukan sifat kekomplekan dan dinamika implementasi
menekankan pentingnya subsistem kebijakan
Mengidentifikasi faktor yang berhubungan dengan hasil suatu program
mendiagnosis beberapa penyakit yang sering mengganggu pelaksana
Penelitian generasi kedua, fokus :
Jenis dan isi kebijakan
• organisasi pelaksana dan sumber daya
• pelaksana kebijakan : sikap, motivasi, hubungan antar pribadi, komunikasi dsb
• Hasil : pengakuan bahwa implementasi bisa berubah setiap saat, identifikasi faktor penentu keberhasilan, berbagai persoalan yang muncul dsb
Penelitian generasi ketiga, fokus :
• Komunikasi antar lembaga pemerintahan
• penyusunan desain penelitian
• Mengkaji variabel-variabel prediktor dalam implementasi
Penelitian generasi keempat, fokus :
• Communication Theory
• Region Theory (Pelaksana/Aktor)
• Kontingensi (faktor-Faktor)
• Policy learning
Fokus Penelitian generasi ketiga:
a. Bentuk komunikasi antar lembaga pemerintahan
b. Penyusunan desain penelitian
c. Mengkaji variabel-variabel prediktor dalam implementasi
Wayne Parsons memberikan gambaran yang lebih rinci tentang perkembangan studi implementasi, yang bukan baru dimulai saat model rasional top-down muncul, tapi bahkan jauh sebelumnya. Berikut ini garis besar perkembangan studi implementasi berikut tokoh dan karyanya yang ia paparkan:
Lebih menekankan pada aturan
Nama : Ranie Adellia Islamia Kaloko
NPM : 2016041001
1. Penelitian generasi pertama (First-Generation Research). Pada generasi pertama, memiliki fokus pada upaya agar suatu peraturan itu dapat diwujudkan sebagai hukum yang kemudian dijadikan sebuah program. memiliki upaya untuk menunjukkan kekomplekan dan dinamika dalam implementasi, memberikan penekanan pada pentingnya keberadaan subsistem kebijakan, tentang faktor yang memiliki hubungan dengan hasil sebuah program dan diagnosa mengenai penyakit apa yang menjadi penghambat dalam upaya pengimplementasian.
2. Penelitian generasi kedua (Second-Generation Research). Pada generasi kedua, memiliki fokus terhadap jenis dan isi dari suatu kebijakan, pelaksana, serta sumber daya didalamnya dan pelaksana kebijakan yang mencakup sikap, motivasi, hubungan antar pribadi, dan komunikasi.
3. Penelitian Generasi ketiga (Third-Generation Research). Pada generasi ketiga, memiliki fokus terhadap komunikasi antar lembaga pemerintahan, melakukan penyusunan desain penelitian, melakukan kajian mengenai variabel-variabel prediktor dalam implementasi.
4. Pada generasi keempat, memiliki fokus terhadap teori komunikasi, teori wilayah yang mencakup pelaksana/aktor, kontingensi (faktor-faktor) dan pembelajaran kebijakan.
Kelebihan masing-masing generasi :
1. Pada generasi pertama memiliki aturan dan batasan yang diterangkan secara jelas serta dapat menganalisis beberapa faktor yang dapat menghambat kegiatan implementasi sehingga dalam pembuatan pertama kegiatan implementasi lebih tersusun dan sistematik.
2. Pada generasi kedua mengindentifikasi faktor apa sajakah yang menyebabkan keberhasilan implementasi.
3. Pada generasi ketiga mengupayakan apa yang dapat membuat suatu implementasi itu berhasil dilakukan.
4. Pada generasi keempat komunikasi yang terjalin diimplementasikan secara baik.