https://vclass.unila.ac.id/pluginfile.php/916923/mod_forum/post/1076721/Jurnal%20Integrasi%20Nasional.pdf
FORUM JAWABAN ANALISIS JURNAL
KEARIFAN BUDAYA LOKAL PEREKAT IDENTITAS BANGSA
Kearifan Lokal, Identitas dan Jati Diri Bangsa. Bhineka Tunggal Ika, walaupun berbeda-beda tetapi tetap satu jua, satu bangsa, Bangsa Indonesia. Keanekaragaman adalah satu ciri khas yang dimiliki oleh Bangsa Indonesia, baik itu dalam lingkup sosial, budaya, agama, dan juga politik.
Multikulturalisme dapat dimaknai
sebagai sebuah kepercayaan yang menyatakan
bahwa kelompok-kelompok etnik atau budaya
(ethnic and cultural groups) dapat hidup
berdampingan secara damai dalam prinsip coexistence yang ditandai oleh kesediaan
menghormati budaya lain. Multikulturalisme
juga merupakan sebuah formasi sosial yang
membukakan jalan bagi dibagunnya ruangruang bagi identitas yang beragam dan
sekaligus jembatan yang menghubungkan
ruang-ruang itu untuk sebuah integrasi
(Sparingga, 2003). Paham multikulturalisme
ini muncul sebagai reaksi dari semakin
kuatnya cengkeraman globalisasi yang
cenderung menyatukan dunia (budaya)
menjadi satu di bawah pengaruh ideologi
kapitalisme atau modernisme. Sebagai bangsa
yang memiliki sejarah panjang, sehingga
tidak dapat dihindari bahwa bangsa Indonesia
berada dalam kehidupan dengan beraneka
budaya di dalamnya, seperti: budaya Jawa,
Sunda, Madura, Minang, Batak, Makasar,
Bugis, Toraja, Manggarai, Sikka, Sumba,
Bali, Sasak dan lain-lain yang hidup
berdampingan dan saling melengkapi satu
sama lain.
Terkadang perbedaan kebudayaan ini lah yang membuat suatu bangsa/negara terpecah, tapi bisa juga menguatkan suatu bangsa/negara dikarenakannya perbedaan kebudyaan ini. Indonesia pada saat masih menjadi Nusantara adalah bagian-bagian dari kerajaan kerajaan besar maupun kecil di pulau-pulau dan provinsi yang sama atau pun yang berbeda. Kemudian pada akhirnya menyatakan kesatuan dan persatuan Indonesia pada 17 Agustus 1945.
Nama: Farhan Hibatullah
NPM: 1915061014
Kelas: TI A
Jati diri bangsa Indonesia sering dianggap suatu identitas yang tidak bisa dipisahkan dari bangsa Indonesia, di negara ini sendiri persatuan merupakan suatu bentuk hal yang paling diutamakan dan selalu ditekankan kepada masyarakat, karena dari hal inilah masa depan yang cemerlang akan terwujud.
Namun, kata persatuan tidak semudah itu untuk dilakukan berbeda dengan hanya dikatakan, aksi persatuan sejak dahulu selalu terganggu kestabilannya entah itu dari pihak luar ataupun bisa dari pihak dalam negeri ini sendiri, agresi yang dilakukan para penjajah sejak dahulu sering menimbulkan banyak perpecahan, hal ini juga sama seperti pemberontakan oleh pihak pihak yang tidak menyetujui kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah, tidak menginginkan persatuan terhadap suku bangsa lain dan masih banyak lagi.
Semua ini juga tidak lepas dari multikultural yang ada Indonesia, berbagai macam pendirian yang memiliki pandangan yang berbeda beda, ketidakmampuan untuk mengimbangi perubahan zaman dan masih banyak lagi, semua ini bisa kita satukan melalui kata persatuan sehingga bisa menimbulkan suatu keselarasan antara budaya, bahasa dan adat istiadat yang bisa mengembangkan bangsa Indonesia.
Menjadikan pancasila sebagai dasar falsafah hidup kita, petunjuk dan pedoman hidup berbangsa dan bernegara, serta menanamkannya sebagai ideologi yang akan membawa kehidupan berbangsa kita lebih kearah yang lebih baik.