FORUM JAWABAN ANALIS KASUS

FORUM JAWABAN ANALIS KASUS

FORUM JAWABAN ANALIS KASUS

Jumlah balasan: 30
Silahkan analisis dan jawablah menggunakan bahasa anda sendiri, terlebih dahulu tulislah nama, npm, kelas dan prodi. Terima kasih
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM JAWABAN ANALIS KASUS

oleh SEKAR SEKAR KIRANA NOVA MUDA PUTRI -
Nama : Sekar Kirana Nova Muda Putri
NPM : 2156031017
Kelas : Reg C/Paralel
Prodi : Ilmu Komunikasi

Analisis Kasus Pertemuan ke-14
1. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Jawaban :
Dari ketiga artikel yang telah dipaparkan tersebut, semuanya terbukti bahwa HAM di Indonesia masih buruk.Terlihat dua diantara tiga artikel tersebut tahun paling suram dalam penegakkan HAM terjadi ditahun 2019, bahkan Komisi Nasional (Komnas) HAM mencatat masih banyak yang perlu dilakukan pemerintah, terutama soal pelanggaran HAM berat dimasa lalu dan penanganan konflik sumber daya alam (SDA). Dalam ketiga artikel tersebut gerakan yang dicanangkan dalam proses penegakkan HAM di Indonesia apabila dijalankan dengan semestinya maka Indonesia tidak lagi memandang bulu dalam penegakkan keadilan. Hal positif yang saya dapatkan dari membaca artikel tersebut adalah saya mengetahui program atau gerakan yang telah dicanangkan di Indonesia dalam proses penegakkan HAM.
Amnesty International mengakui bahwa Indonesia terus melakukan beberapa langkah reformasi kunci guna memastikan perlindungan HAM yang lebih baik, menegakkan supremasi hukum, dan mereformasi sektor keamanan publik. Misalnya, Indonesia telah meratifikasi hampir semua perjanjian HAM internasional, dan masih terus terlihat berkomitmen untuk meratifikasi konvensi lainnya meski belum terwujud. Setelah itu, sebagai generasi bangsa hal positif yang dapat kita lakukan yaitu dengan menyuarakan aspirasikita supaya program/gerakan yang dicanangkan dapat terlaksana dan meminimalisir buruknya HAM di Indonesia.

2. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Jawaban :
Demokrasi Indonesia yang diambil dari nilai-nilai istiadat/masyarakat Indonesia maksutnya demokrasi tersebut bersumber dari Pancasila. Karena demokrasi Pancasila merupakan paham demokrasi yang bersumber dari pandangan hidup atau falsafah hidup bangsa Indonesia yang digali berdasarkan kepribadian rakyat Indonesia sendiri. Secara prinsip demokrasi pancasila adalah sistem pemerintahan dimana rakyat diikutsertakan dalam pemerintahan negara dengan merujuk pada nilai-nilai Pancasila. Demokrasi yang berketuhanan yang maha esa yang dimaksud adalah bahwa dalam berdemokrasi selalu dijiwai dan diliputi oleh nilai-nilai ketuhanan yang maha esa. Dalam penerapannya sesuai atau tidak bertentangan dengan norma agama-agama. Dengan demikian, demokrasi Pancasila menjamin kesetaraan rakyat dalam kehidupan bernegara, menjamin tegaknya hukum yang berdasarkan nilai Pancasila serta menjamin hubungan harmonis antara lembaga tinggi negara, sehingga tidak ada lembaga tinggi negara yang lebih dominan atau tidak akan terjadi kewenangan oleh salah satu lembaga tinggi negara.

3. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Jawaban :
Menurut saya praktik demokrasi di Indonesia belum sesuai dengan nilai Pancasila dan UUD 1945. Hal ini dapat dibuktikan dari maraknya aksi suap-menyuap dalam penegakkan keadilan dalam penyelesaian sebuah kasus, aksi intoleran, dan ketidakberdayaan rakyat dalam mengawasi jalannya pemerintahan.

4. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Jawaban :
Hal tersebut merupakan salah satu penyalahgunaan kekuasaan yang dilakukan oleh oknum Parlemen. Sikap saya sebagai orang yang mengetahui hal tersebut salah yaitu dengan menyuarakan pendapat dan bersama seharusnya mewaspadai prihal tersebut. Karena tidak semua agenda politik menjadi kepentingan rakyat.

5. Bagaimanakah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Jawaban :
Pihak-pihak tersebut dapat dikatakan sebagai seorang yang melakukan pelanggaran HAM karena pihak tersebut dipercay mampu mencapai tujuan yang menjerumus kepada penguasaan terhadap negeri ini. Salah satunya yaitu memprovokasi rakyatnya demi mencapai kepentingannya sendiri. Dengan memanfaatkan nama tokoh besar tersebut yang digunakan sebagai senjata dalam mencapai keinginannya.

Referensi :
Tjarsono, I. (2013). Demokrasi Pancasila Dan Bhineka Tunggal Ika Solusi Heterogenitas. Transnasional, 4(2), 876-888.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM JAWABAN ANALIS KASUS

oleh Saura Saura Najah Athaya Yasin -
Nama : Saura Najah Athaya Yasin
NPM : 2156031006
Kelas : C
Prodi : Ilmu Komunikasi

A. Dalam artikel tersebut, 2019 dikatakan sebagai tahun yang buruk bagi Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia, sehingga HAM pun mengalami kemunduran. Dan begitu banyak serangan dari para pembela HAM juga banyaknya penyelidikan kejahatan HAM yang telah diselesaikan namun tidak ada kepastian penyelesaiannya. Tetapi demikian, Amnesty International masih mengakui bahwa Indonesia terus melakukan beberapa langkah reformasi dalam rangka penegakan HAM. Hal positif yang didapatkan dari artikel tersebut adalah kita dapat menyadari bahwa sebagai masyarakat sipil kita berperan penting dalam penegakkan HAM.

B. Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki keragaman budaya, dan adat istiadat. Budaya demokrasi pancasila merupakan paham demokrasi yang berpedoman pada asas-asas yang terkandung dalam pancasila, yaitu asas ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan asas keadilan. Membangun bangsa dan negara merupakan kekuatan dan kepribadian bangsa Indonesia sendiri, namun saat ini budaya Indonesia telah terpengaruh oleh westernisasi. Hal ini akan berdampak pada perubahan terhadap masyarakat multikultural Indonesia yang semakin lupa akan nilai-nilai luhur bangsa, budaya, norma, adat istiadat yang telah diwariskan oleh nenek moyang kita.
Menurut saya, Demokrasi yang berketuhanan yang maha esa adalah seluruh rakyat dan juga wakil rakyat baik pemegang kekuasaan tertinggi dan terendah yang sudah terpilih, tidak hanya memiliki tanggung jawab terhadap rakyat, namun juga kepada Tuhan YME. Sehingga tidak ada yang melakukan perilaku buruk seperti korupsi.

C. Demokrasi yang berjalan tidak sesuai dengan UUD dan HAM sudah sering menjadi permasalahan sendiri bagi Indonesia. Demokrasi yang seharusnya bermakna kekuasaan rakyat justru malah membebani kebebasan masyarakat. Banyak pihak-pihat yang tidak bertanggung jawab yang memiliki kekuasaan dan kekayaan lebih didahulukan atau diutamakan. Demokrasi sebagai bentuk pemerintahan dan symbol politik di Indonesia seharusnya diterapkan sesuai dengan UUD NRI 1945 yang ada dan memberikan Hak yang adil untuk setiap rakyat Indonesia.

D. sering kali ada anggota parlemen yang mengatasnamakan suara rakyat untuk melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata yang dibutuhkan oleh masyarakat, hingga mereka melupakan janji-janji yang sudah dibangun saat pemilu. Seringkali pendapat untuk kepentingan rakyat yang sesungguhnya sulit diterima dan didengar oleh parlemen. Bila parlemen tersebut melakukan seperti hal diatas, hukuman yang paling tepat adalah dengan cara tidak memilih mereka lagi pada periode berikutnya.

E. Karena pada saat ini, banyak masyarakat yang masih kurang paham dengan agamanya secara mendalam, sehingga mereka langsungpercaya penuh pada tokoh-tokoh agama yang dapat menarik mereka secara emosional, begitu juga dengan tokoh tradisi. Selain itu, masih banyak masyarakat minim ilmu mengenai ideologi pancasila. Karena kebodohan tersebut, tokoh public memanfaatkannya untuk mencapai tujuan yang mereka inginkan dengan cara mengiming-imingi tokoh agama dan tradisi dengan janji atau hadiah yang akan diberikan (hadiah sebagai tumbal), dengan syarat para tokoh tersebut harus menyebarkan kepentingan politik tertentu dalam ajaran mereka.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM JAWABAN ANALIS KASUS

oleh FEBRI.EXSA.PUTRA21 FEBRI.EXSA.PUTRA21 -
NAMA : Febri Exsa Putra
NPM : 2156031001
KELAS : REG C
PRODI : ILMU KOMUNIKASI

Analisis pertemuan ke -14

Berdasarkan dengan pembahasan pada artikel tersebut tentang penegakan Hak Asasi Manusia (HAM), Hal ini ditunjukkan lewat beberapa hal. Pertama, tidak ada proses keadilan dan akuntabilitas atas pelanggaran HAM yang dilakukan oleh aparat keamanan. Kedua, menguatnya pembatasan kebebasan berekspresi dan kebebasan beragama yang sewenang-wenang melalui aturan maupun praktik kebijakan. Ketiga, diskriminasi berbasis gender yang mengakar serta pelanggaran hak-hak perempuan yang diikuti oleh pernyataan pejabat yang diskriminatif dan merendahkan martabat perempuan.
Keempat, kegagalan pemerintah dalam menghadirkan keadilan, pengungkapan kebenaran, dan pemulihan untuk korban pelanggaran HAM masa lalu. Kelima, pelanggaran HAM yang masih berlangsung bahkan meningkat tajam di Papua. Dan keenam, berlanjutnya penjatuhan dan penerapan hukuman kejam baik melalui vonis mati maupun juga tindakan-tindakan eksekusi hukum di luar pengadilan, dengan cara tembak di tempat misalnya.
Namun, kabar baik masih ada. Amnesty International mengakui bahwa Indonesia terus melakukan beberapa langkah reformasi kunci guna memastikan perlindungan HAM yang lebih baik, menegakkan supremasi hukum, dan mereformasi sektor keamanan publik.
Misalnya, Indonesia telah meratifikasi hampir semua perjanjian HAM internasional, dan masih terus terlihat berkomitmen untuk meratifikasi konvensi lainnya meski belum terwujud. Salah satunya adalah konvensi PBB untuk perlindungan semua orang dari penghilangan paksa.
Harapan juga terlihat dari kembalinya gerakan mahasiswa sebagai kontrol sosial atas jalannya kekuasaan negara. Di Bali, gerakan masyarakat masih kuat menolak reklamasi Teluk Benoa. Di Kendeng, Jawa Tengah, komunitas masyarakat pegunungan masih mampu mempertahankan tuntutannya di tengah tekanan dari segala penjuru - termasuk ancaman kriminalisasi dan kekerasan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM JAWABAN ANALIS KASUS

oleh Retno Widya Prameswari -
Nama : Retno Widya Prameswari
NPM : 2156031025
Kelas : Reg C

Analisis Soal dalam Kasus.
A). Dalam artikel tersebut, kita dapat mengetahui bahwa HAM di Indonesia masi belum stabil bahkan sangat buruk. Komnas HAM mencatat masi banyak yang perlu di perbaiki di Indonesia, terutama masalah HAM dan SDM. Dipastikan 2019 adalah tahun yang kelam berkaitan dengan HAM, hal ini dibuktikan dengan adanya ketidakadilan dan akuntabilitas atas pelanggaran HAM yang dilakukan oleh aparat keamanan, diskriminasi gender, pembatasan berkeskpresi, merendahkan martabat perempuan dan lain sebagainya. Namun kabar baik masih bisa terdengar dari Amnesty Internasional karena Indonesia masih dan terus melakukan usaha guna memastikan perlindungan HAM yang lebih baik, supremasi hukum dan mereformasi sektor keamanan. Harapan juga semakin kuat dengan kembalinya gerakan mahasiswa sebagai kontrol sosial.

B). Demokrasi memiliki prinsip dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat. Mengapa demokrasi sebaiknya bersumber dari Pancasila? Karena dengan bersumber dari Pancasila maka demokrasi diharapkan dapat berjalan sesuai dengan nilai-nilai dan tujuan dari setiap sila Pancasila. Demokrasi di Indonesia harus pula didasari oleh prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa, sesuai dengan sila pertama, karena penerapannya tidak boleh menentang dari norma-norma ketuhanan dan dapukan yang diemban juga sebagai tanggung jawab kepada Tuhan yang maha Esa.

C). Untuk praktik demokrasi di Indonesia sendiri masih belum sepenuhnya sesuai dengan UUD 1945, terbukti dari kosongnya kebebasan berpendapat dan atau keadilan bagi rakyat, malah memberatkan rakyat itu sendiri. Hal tersebut bisa terjadi juga salah satunya karena anggota parlemen atau yang bertanggung jawab tidak memegang peranannya dengan sebagaimana mestinya.

D). Mengatasnamakan rakyat tapi kenyataannya malah membuat agenda politik mereka sendiri, berbeda dan jauh dari kepentingan rakyat. Menurut saya hal tersebut sudah seperti melanggar sebuah janji, memanipulasi, dan menyalahgunakan sebuah kekuasaan. Dan saya berharap, kasus seperti ini bisa lebih di tegaskan. Karena hal tersebut sangat merugikan banyak pihak.

E). Untuk para pihak yang memiliki kekuasaan tapi tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat menurut saya sudah seperti menganggap remeh sebuah Hak Asasi Manusia. Seharusnya malah sebagai pihak berkekuasaan atau tokoh masyarakat bisa lebih membuka pikirannya untuk tidak melakukan hal semacam itu.
Hak Asasi Manusia (HAM) merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa. Hak ini mutlak dan selalu melekat dalam pribadi tiap manusia. Tidak ada pihak yang berhak mengambil, merebut, bahkan menghapuskan hak asasi manusia yang dimiliki seseorang. Bisa dikatakan jika penegakan HAM dilakukan untuk menciptakan lingkungan masyarakat yang adil dan beradab, sesuai nilai yang dikandung Pancasila. Dalam hal ini, peran pemerintah, Komnas HAM, masyarakat, dan pihak lainnya sangat dibutuhkan untuk mendukung penegakan HAM di Indonesia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM JAWABAN ANALIS KASUS

oleh AKMAL AKMAL DWI PRAYOGA -
NAMA: Akmal Dwi Prayoga
NPM: 2156031002
KELAS: C
PRODI: Ilmu Komunikasi

A. Artikel tersebut memberikan penjelasan bahwa penegakan HAM di Indonesia masih belum diterapkan secara sempurna karena negara masih belum dapat memberikan kemerdekaan yang sempurna bagi seluruh rakyat indonesia seperti kasus rasisme terhadap masyarakat papua atau kepentingan kelompok masyarakat demonstran yang menuntut haknya namun berakhir dengan penyelesaian kekerasan. Hal ini sudah terjadi dalam era reformasi 1998 seperti tragedi trisakti yang menewaskan 4 mahasiswa trisakti, tragedi semanggi 1 dan 2 yang menyebabkan 11 orang meninggal akibatpenembakan aparat keamanan dll. Hal positif yang dapat diambil adalah Indonesia terus mengoreksi kebijakan negara dalam menyikapi kemerdekaan HAM masyarakat Indonesia.

B. Ideologi, kebudayaan serrta nilai-nilai khas yang dipunyai suatu negara akan mempengaruhi pola penegakan hak asasi manusia disuatu negara Contohnya, di Indonesia, dalam penerapan penegakan hak asasi manusia dilakukan berdasarkan ideologi negara yaitu Pancasila. Pancasila sangat menghormati hak asasi setiap warga negara maupun bukan warga negara Indonesia. Menurut Syarbani (2003:27).Nilai-nilai Pancasila dapat dikategorikan menjadi tiga, yaitu: Nilai Ideal, Nilai Instrumental dan Nilai Praksis. HAM dipeoleh dari penciptanya, yaitu Tuhan YME yang tidak dapat diabaikan dan merupakan hak yang melekat pada setiap manusia karena hak ini diperoleh dari Tuhan Yang Maha Agung.

C. Dalam penegakan HAM, Masa Reformasi masih bisa dibilang lebih baik dibandingkan masa orde baru dimana banyak sekali pelanggaran-pelangaran yang dilakukan yang mana tidak terdapat peraturan perundang-undangan dalam menegakkan HAM. Masa reformasi memiliki perraturan dan usaha dalam menegakan HAM seperti dibentuknya lembaga-lembagakhusus mengenai pengaduan HAM serta adanya reformasi hukum yang mengatur tentang penegakan dan perlindunhgan HAM.

D. HAM dilindungi negara oleh prangkat hukum negara tanpa memandang Ras dan jabatan tanpa terkecuali, ini berati hukum berlaku bagi semua lapisan masyarakat Indonesia. Jika agenda politik yang dilakukan suatu anggota politik menyimpang dari kepentingan masyarakat dan cenderung menzoliminya, maka masyarakat yang haknya dilanggar berhak untuk menggugat dan negara harus bersifat tegas kepada para pengkhianat bangsa.

E. Pihak yang mempunyai kekuasaan kharismatik pada suatu RAS dapat dikatakan dia telah mengkhianati para pengikutnya dengan melanggar hak pengikutnya untuk memberi penjelasan lengkap tentang kegiatan yang cenderung mengarah kepada kepentingan individu dan ini melanggar hak para pengikut orang penting tersebut dan jelas jelas termsuk dalam pelanggaran HAM yang dalam kasus ini pihak yang memiliki kekuasaan dalam menggerakan pengikutnya telah menyebarkan berita bohong yang mungkin dapat memprovokasi para pengikutnya.

Daftar Referensi
Aswandi, B. K. (2019). NEGARA HUKUM DAN DEMOKRASI PANCASILA DALAM KAITANNYA DENGAN HAK ASASI MANUSIA (HAM). Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 1, 4.
Ceswara, D. F. (2018). IMPLEMENTASI NILAI HAK ASASI MANUSIA DALAM SILA PANCASILA. Lex Scientia Law Review,, 2, 3-7.
Hidayat, E. (t.thn.). PERLINDUNGAN HAK ASASI MANUSIA DALAM NEGARA HUKUM INDONESIA. 8.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM JAWABAN ANALIS KASUS

oleh Zaki Lubis -
Nama : Zaki Damara Lubis
NPM : 2156031003
Kelas : Reg C
Prodi : Ilmu Komunikasi

Dari Analisis kasus II dapat disimpulkan bahwa penegakan kasus HAM di Indonesia dapat dibilang buruk. Dapat dikatakan demikian karena agenda HAM sering sekali mengalami kemacetan, mutu HAM yang mengalami kemunduran dan bahkan begitu banyak serangan terhadap para pembela HAM. Hal tersebut dapat dilihat dari beberapa kasus ini, yang Pertama, tidak ada proses keadilan dan akuntabilitas atas pelanggaran HAM yang dilakukan oleh aparat keamanan. Kedua, menguatnya pembatasan kebebasan berekspresi dan kebebasan beragama yang sewenang-wenang melalui aturan maupun praktik kebijakan. Ketiga, diskriminasi berbasis gender yang mengakar serta pelanggaran hak-hak perempuan yang diikuti oleh pernyataan pejabat yang diskriminatif dan merendahkan martabat perempuan.
Keempat, kegagalan pemerintah dalam menghadirkan keadilan, pengungkapan kebenaran, dan pemulihan untuk korban pelanggaran HAM masa lalu. Kelima, pelanggaran HAM yang masih berlangsung bahkan meningkat tajam di Papua. Dan keenam, berlanjutnya penjatuhan dan penerapan hukuman kejam baik melalui vonis mati maupun juga tindakan-tindakan eksekusi hukum di luar pengadilan, dengan cara tembak di tempat misalnya. Namun, kabar baik masih ada. Amnesty International mengakui bahwa Indonesia terus melakukan beberapa langkah reformasi kunci guna memastikan perlindungan HAM yang lebih baik, menegakkan supremasi hukum, dan mereformasi sektor keamanan publik. Misalnya, Indonesia telah meratifikasi hampir semua perjanjian HAM internasional, dan masih terus terlihat berkomitmen untuk meratifikasi konvensi lainnya meski belum terwujud. Salah satunya adalah konvensi PBB untuk perlindungan semua orang dari penghilangan paksa.
Harapan juga terlihat dari kembalinya gerakan mahasiswa sebagai kontrol sosial atas jalannya kekuasaan negara. Di Bali, gerakan masyarakat masih kuat menolak reklamasi Teluk Benoa. Di Kendeng, Jawa Tengah, komunitas masyarakat pegunungan masih mampu mempertahankan tuntutannya di tengah tekanan dari segala penjuru - termasuk ancaman kriminalisasi dan kekerasan.

HAM memiliki nilai yang sangat jelas yaitu tiada seorang pun yang boleh dilanggar kemerdekaan dan kebebasannya serta diperlakukan diskriminatif.
Melihat hanya pada isu kemerdekaan kelompok dan ketakutan atas runtuhnya wilayah negara, tanpa melihat kewajiban negara atas HAM - yaitu kemerdekaan dari kemiskinan dan pembodohan - sama saja memastikan masalah yang sama sejak awal kemerdekaan terus ada. Masyarakat sipil sebagai pilar penegakan HAM berperan penting. Salah satunya memastikan capaian indikator pemenuhan HAM terjadi, serta kritis terhadap kebijakan yang berdasarkan atas asumsi moralitas dan populisme semata tanpa data dan ilmu.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM JAWABAN ANALIS KASUS

oleh Alysha Alysha Maharani Amrullah -
NAMA : Alysha Maharani Amrullah
NPM : 2156031009
KELAS : Reg C/Paralel
PRODI : Ilmu Komunikasi

A. Dalam artikel tersebut, dijelaskan bahwa sejak lama hingga tahun 2019, kualitas Indonesia sangat buruk dalam menanggapi kasus HAM yang padahal sangat banyak dan penting untuk kemajuan bangsa. Namun kabar baiknya, Amnesty International mengakui bahwa Indonesia akan terus mengambil langkah-langkah reformasi yang signifikan untuk melindungi hak asasi manusia, menegakkan supremasi hukum, dan meningkatkan keselamatan publik. Dengan kembalinya gerakan mahasiswa sebagai kontrol sosial atas jalannya kekuasaan negara juga akan menjadi titik terang dari kasus pelanggaran HAM yang selama ini kurang diperhatikan. Memang, kita sebagai generasi peneruslah yang harus menegakkan keadilan atas korban-korban dari pelanggaran HAM yang terjadi selama ini.

B. Dalam menjalani aturan sebuah negara, adat istiadat dan budaya memang penting untuk selalu kita lestarikan dan kita jaga. Namun, harus selalu sesuai dengan landasan agama. Dalam pancasila, sila pertama ialah Ketuhanan yang Maha Esa. Yang artinya, kita harus mendahulukan Tuhan terlebih dahulu daripada kepentingan lain. Baru setelah itu, mengambil dari nilai-nilai budaya serta adat-istiadat.

C. Praktik demokrasi dengan berlandaskan pancasila di Indonesia masih sangat kurang dalam penanganan hingga pelaksanaannya. Masih banyak kasus-kasus yang kurang ditanggapi, bahkan jika ingin ditanggapi harus viral terlebih dahulu kasusnya baru bisa ditanggapi.

D. Artinya, anggota parlemen tersebut tidak jujur dalam menyampaikan suaranya. Apalagi kepentingannya bertentangan dengan kepentingan rakyat kebanyakan. Seharusnya dapat diberi sanksi yang sesuai dengan aturan yang berlaku, namun kenyataan di lapangan sangat berbeda dengan yang tertulis.

E. Pihak-pihak yang berkuasa tersebut akan memiliki kekuatan untuk memimpin bangsa, hanya saja ketika menggerakkan emosi dan loyalitas rakyat untuk tujuan tidak jelas atau bahkan tujuan pribadi, seharusnya diberikan sanksi.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM JAWABAN ANALIS KASUS

oleh Sisil Aliya Sisilia -
NAMA : ALIYA SISILIA
NPM : 2156031036
KELAS : REG C/MANDIRI
PRODI : ILMU KOMUNIKASI

Analisis Kasus

Awan Gelap Untuk HAM di Indonesia.
Kinerja HAM di Indonesia pada tahun 2019 terkesan buruk, hal ini terkait pelanggaran HAM berat di masa lalu dan penanganan konflik sumber daya alam (SDA). Banyak agenda HAM mengalami kemacetan, mutu HAM pun mengalami kemunduran, dan bahkan begitu banyak serangan terhadap para pembela HAM. Terkait situasi di Papua, terdapat dua kejahatan HAM yang telah diselesaikan penyelidikannya oleh Komnas HAM yaitu Kasus Wasior dan Wamena. Namun, hingga kini kasus tersebut berjalan di tempat tanpa kepastian penyelesaiannya. Akibatnya isu kemiskinan, ketidaksetaraan akses ekonomi, kesehatan dan pendidikan menjadi tertutup dengan isu pemekaran daerah dan usaha kemerdekaan. Masyarakat sipil sebagai pilar penegakan HAM berperan penting. Salah satunya memastikan capaian indikator pemenuhan HAM terjadi, serta kritis terhadap kebijakan yang berdasarkan atas asumsi moralitas dan populisme semata tanpa data dan ilmu. Namun, kabar baik masih ada. Amnesty International mengakui bahwa Indonesia terus melakukan beberapa langkah reformasi kunci guna memastikan perlindungan HAM yang lebih baik, menegakkan supremasi hukum, dan mereformasi sektor keamanan publik.

Analisis Soal

A. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Dua artikel tersebut menjadi gambaran nyata, bagaimana kinerja HAM di Indonesia pada tahun 2019. Pada artikel pertama memaparkan bahwa kinerja HAM buruk digambarkan dengan banyak agenda HAM mengalami kemacetan, mutu HAM pun mengalami kemunduran, dan bahkan begitu banyak serangan terhadap para pembela HAM. Namun, pada artikel pertama ini juga mengungkap bahwa amnesty International mengakui Indonesia terus melakukan beberapa langkah reformasi kunci guna memastikan perlindungan HAM yang lebih baik, menegakkan supremasi hukum, dan mereformasi sektor keamanan publik. Artikel kedua yang berjudul Bhineka Tapi Bercanda mengungkap dua kejahatan HAM di Papua terkait wasior dan wamena. Persoalan pertama yaitu keinginan rakyatnya untuk merdeka dalam arti diperlakukan sama walau berbeda gaya hidup, tradisi, serta warna kulit yang dianggap memiliki identitas sosial yang berbeda. persoalan kedua yaitu isu kemiskinan, ketidaksetaraan akses ekonomi, kesehatan dan pendidikan menjadi tertutup dengan isu pemekaran daerah dan usaha kemerdekaan.
Hal positif yang saya dapatkan setelahmembaca artikel tersebut yaitu sadar akan pentingnya penegakan HAM di setiap sudut nusantara bukan hanya di perkotaan maju saja. dengan artikel tersebut juga dapat membuka mata saya tentang bagaimana proses penegakan HAM yang terjadi di lapangan.

B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli memiliki makna yaitu kesamarataan sosial berdasarkan dengan nilai kebudayaan, kebiasaan, norma, dan hukum di suatu daerah. Demokrasi ini juga dikenal dengan demokrasi pancasila yaitu demokrasi konstitusi berdasarkan UUD 1945 yang didalamnya tidak luput dari nilai leluhur, budaya, norma dan juga adat istiadat masyarakatnya.
Demokrasi yang berketuhanan yang maha esa menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan nilai-nilai demokrasi selalu dengan jiwa yang diliputi oleh nilai-nilai ketuhanan yang maha esa dan dalam pelaksanaannya harus selaras dengan norma agama-agama. Demokrasi ini berdiri beriringan dengan nilai-nilai keagamaan dan menolak kebebasan bernegara (liberalisme). Demokrasi yang seperti ini sangat relevan dan sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia.

C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
menurut saya dalam praktiknya demokrasi Indonesia belum sesuai dengan UUD 1945 dan pancasila seutuhnya. Dalam pelaksanaannya musyawarah dan mufakat belum menjadi tujuan dalam menyelesaikan segala konflik permasalahan di Indonesia. Salah satu konflik di Indonesia yang belum tuntas penyelesaiannya yaitu konflik di Papua.

D. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
kondisi ini merupakan satu diantara banyaknya penyalahgunaan fungsi dari anggota parlemen itu sendiri. Sikap yang dapat saya ambil yaitu menyuarakan pendapat saya bagaimana seharusnya agenda tersebut berjalan dan juga mangajak masyarakat untuk ikut bersuara dan berpendapat tentang apa yang terjadi. Selanjutnya harus lebih waspada dan teliti dalam memilih wakil rakyat juga harus terus membantu mengawasi kesalahan yang terjadi di lapangan.

E. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Hal tersebut melenceng dari nilai-nilai yang terkandung dalam demokrasi di Indonesia. Kesalahan terletak pada oknum yang menyalahgunakan emosi dan loyalitas rakyat untuk tujuan tertentu. Sebagai rakyat biasapun harus mewaspadai dan lebih berhati-hati dalam menyuarakan aspirasinya. Jika hal ini terus terjadi maka demokrasi di Indonesia akan semakin terpuruk dan jauh dari nilai-nilai yang ada di dalamnya.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM JAWABAN ANALIS KASUS

oleh FAJAR.ARIFIANTO FAJAR.ARIFIANTO -
Nama : Fajar Arifianto
NPM : 2156031014
Kelas : Reg C
Prodi : Ilmu Komunikasi


Dari Pembahasan tersebut dapat dilihat bahwa di Indonesia masih banyak terdapat permasalahan HAM. Beberapa kasus pelanggaran HAM di Indonesia masih belum selesai, sebut saja Tragedi Trisakti yang terjadi di penghujung Orde Baru. Kasus Trisakti pada 1998 ini bukan satu-satunya kasus pelanggaran HAM di Indonesia. Tercatat ada 15 belas pelanggaran HAM berat yang pernah terjadi dalam sejarah dan dari jumlah tersebut, sebanyak 12 kasus pelanggaran HAM di Indonesia belum juga selesai hingga saat ini. Jumlah kasus pelanggaran HAM di Indonesia sangatlah banyak. Pemerkosaan, perundungan, pencurian, penganiayaan, dan lain sebagainya yang melanggar segala kebebasan manusia termasuk dalam kasus pelanggaran HAM. Bahkan Rasisme di papua dan Pelarangan Pembangunan tempat ibadah masih kerap terjadi di beberapa wilayah Indonesia yang mana 2 hal tersebut adalah contoh pelanggaran HAM.

Ada dua faktor penyebab pelanggaran HAM di Indonesia secara umum, yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal contohnya Rasa egoisme, Tidak memiliki empati, serta Rendahnya rasa intoleran. Lalu faktor eksternal ialah Lemahnya sistem hukum, Penyalahgunaan kekuasaan dan adanya Kesenjangan sosial dan ekonomi.

Walaupun begitu kita harus bisa mengupayakan pencegahan pelanggaran HAM. Baik masyarakat maupun pemerintah selalu berupaya dalam mencegah terjadinya pelanggaran HAM.
Dari masyarakat contohnya Saling menghargai dan menjunjung tinggi toleransi dan Memberi kepercayaan kepada pemerintah dan lembaga penegakan HAM.
Dan upaya dari pemerintah ialah Melakukan pendidikan dan penyuluhan tentang HAM, Melakukan pemantauan dan penyelidikan terhadap pelanggaran HAM serta Meningkatkan kualitas pelayanan publik untuk mencegah berbagai bentuk pelanggaran HAM.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM JAWABAN ANALIS KASUS

oleh Made Dwi Pandu Dewanata -
NAMA : MADE DWI PANDU DEWANATA
NPM : 2156031005
KELAS : REG C
PRODI : ILMU KOMUNIKASI

A. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Jawab : Dari artikel diatas jelas bahwa hak asasi manusia di indonesia masih belum bisa dikatakan berhasil lantaran masih banyak nya kasus pelanggaran HAM yang terjadi di indonesia seperti contohnya di papua, mereka bukan hanya sekadar sekelompok orang yang ingin merdeka, tetapi anggota suatu bangsa diperlakukan berbeda karena gaya hidup, tradisi, serta warna kulit yang dianggap memiliki identitas sosial yang berbeda. Ditahun tersebut tepatnya tahun 2019 bisa dibilang merupakan tahun terburuk dalam hal penanganan kasus pelanggaran HAM, bagaimana tidak begitu banyak sekali kasus pelanggaran hak asasi manusia pada waktu itu yang mana mengakibatkan beberapa agenda HAM mengalami kemunduran, mutu HAM pun juga mengalami kemunduran, dan bahkan begitu banyak serangan terhadap para pembela HAM. Hal ini ditunjukkan lewat beberapa hal seperti tidak ada nya proses keadilan dan akuntabilitas atas pelanggaran HAM, menguatnya pembatasan demokrasi yang sewenang-wenang melalui aturan maupun praktik kebijakan dan kegagalan pemerintah dalam menghadirkan keadilan.

Hal positif dari bacaan artikel tersebut ialah sebagai mahasiswa kami dapat mendeskripsikan bahwasan nya HAM sudah sepatutnya ditegakkan oleh karena nya dari artikel tersebut menambah wawasan kami mengenai HAM dan bersama sama memperjuangkan HAM itu sendiri

B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berkeTuhanan yang Maha Esa ?
Jawab : bangsa Indonesia yang terdiri atas berbagai macam unsur, baik suku bangsa, adat istiadat maupun agama yang berbeda-beda. Nilai-nilai universalitas Pancasila makin tampak ketika menghadapi pluralitas masyarakat Indonesia daripada harus mengadopsi kelompok agama tertentu. Pancasila merupakan jalan tengah dari semua unsur yang berbedabeda. Beberapa usaha dari kelompok masyarakat yang ingin mengubahnya menjadi ideologi lain gagal. Partai Komunis Indonesia (PKI) yang berusaha menyingkirkan posisi Pacasila dengan kekuatan senjata akhirnya harus mengakhiri hidupnya, setelah dengan sukses menculik dan menganiaya dengan kejam para tokoh bangsa Indonesia yang Pancasilais.

Di Indonesia, setiap wakil rakyat yang terpilih untuk melaksanakan tugas-tugas nasional tidak hanya bertanggung jawab kepada rakyat. Namun pada hari kiamat, segala perbuatannya juga menjadi tanggung jawabnya kepada Tuhan Yang Maha Esa. Begitu pula dengan manusia sebagai pemegang kekuasaan tertinggi, mereka juga harus bertanggung jawab atas apa yang mereka lakukan di hadapan Tuhan. Oleh karena itu, dalam melaksanakan demokrasi antara pemerintah dan rakyat juga harus disadari bahwa hukum yang berlaku tidak hanya hukum buatan manusia, tetapi juga hukum Tuhan (hukum Islam), sehingga semua tujuan hanya untuk mendapatkan rahmat Tuhan, bukan. Melakukan perilaku buruk seperti korupsi dan penyuapan.

C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NKRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Jawab : Pelaksanaan dari Demokrasi di setiap negara-negara akan berbeda hal itu disebabkan setiap negara memiliki sistem yang dianut berbeda-beda. Sistem yang dimaksud adalah sistem dari bidang hukum yang patuhi, dari sebuah dasar negara, dan lain sebagainya. Biasanya Demokrasi ini dibentuk oleh pemerintah yang lama berdasarkan nilai yang berlaku sejak di jaman pendahulunya. Pada praktik nya Penerapan demokrasi di Indonesia seperti contohnya dengan adanya unjuk rasa, pemilu secara berkala, kebebasan media memberitakan kebijakan pemerintah, adanya undang-undang dasar 1945 sebagai konstitusi negara, adanya wakil-wakil rakyat yang dipilih langsung oleh rakyat, adanya penyelesaian masalah secara musyawarah, dan lain sebagainya. Selain itu implementasi demokrasi dalam kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat di Indonesia dilakukan dengan wawasan nusantara, pemilu luberjurdil, kebebasan mengemukakan pendapat, kebebasan media atau pers, dan lain sebagainya.

D. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Jawab : kenapa demikian, karena Indonesia adalah negara demokrasi, dimana kedaulatan berada di tangan rakyat. Jika sering kali berbeda, maka ada penyalahgunaan. Seharusnya bisa lebih diwaspadai, karena tidak semua agenda politik berkaitan dengan kepentingan rakyat.

E. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Jawab : karena mereka punya tujuan, yakni punya rencana politik untuk menguasai negeri ini. dengan mengandalkan sosok yang dianggap tokoh besar itulah senjata mereka
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM JAWABAN ANALIS KASUS

oleh NABILAH AMANY NABILAH.AMANY.21 -
A. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Dalam isi artikel tersebut menjelaskan bahwa penegakan HAM di Indonesia masih tergolong buruk, hal ini dibuktikan dengan tidak adanya proses keadilan dan akuntabilitas atas pelanggaran HAM yang terjadi. Berdasarkan artikel yang sudah saya baca terdapat kasus yang sudah diselesaikan penyelidikanya yaitu kasus Wasior dan Wamena, namun rupanya kasus tersebut masih saja berjalan tanpa berujung penyelesaian. Dalam hal ini pemerintah harus lebih peduli dan menghadirkan keadilan untuk para korban. Disamping itu, hal positif yang bisa diambil dalam penegakan HAM ini adalah kita sebagai masyarakat yang peduli terhadap HAM dapat meningkatkan kesadaran dan pengawasan terkait HAM dengan belajar untuk tidak mendiskriminasi siapapun, dan belajar untuk lebih menghormati sesama.

B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Nilai-nilai demokrasi tercermin dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa Negara Indonesia adalah asas “Bhineka Tunggal Ika”, yaitu memiliki keanekaragaman di antaranya dalam hal budaya, etnik, agama, dan lainnya tetapi tetap satu kesatuan dalam ikatan “Negara Kesatuan Republik Indonesia” (NKRI). Namun nampaknya generasi sekarang semakin lupa akan nilai-nilai keberagaman budaya dan adat istiadat. Hal ini dapat diatasi dengan meningkatkan rasa bangga serta rasa memiliki terhadap kebudayaan Indonesia, terdapat rasa toleransi antar masyarakat. dll. Demokrasi yang berketuhanan yang maha esa berarti sistem penyelenggaraan negara harus taat, konsisten dan sesuai dengan nilai juga kaidah dasar ketuhanan yang maha esa.

C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia? Praktik demokrasi di Indonesia saat ini belum sesuai dengan nilai Pancasila dan UUD 1945 misalnya dalam kasus suap menyuap pada pemilu yang masih marak terjadi, masih banyaknya masyarakat yang tidak menerapkan toleransi dan bersikap etnosentris, serta ketidakberdayaan masyarakat dalam mengawasi jalanya pemerintah

D. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat? Anggota parlemen yang memanfaatkan kedudukanya untuk memanipulasi rakyat demi kepentinganya sendiri tidak layak disebut sebagai wakil rakyat. sudah semestinya sebagai seorang pemimpin atau wakil yang dipilih oleh rakyat menahan diri untuk kepentingan rakyat bukan untuk kepentingan sendiri maupun kelompok. Sebagai rakyat sikap perlu diambil adalah lebih teliti dalam memilih wakil rakyat yang baik dan menuntut annggota parlemen yang menyalahgunakan haknya tersebut dsesuai hukuman yg setimpal.

E. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Jika dikaitkan dengan konsep HAM pihak-pihak tersebut secara tidak langsung melakukan pelanggaran hak asasi bagi rakyatnya, adanya penyimpangan dalam pelaksanaan tersebut perlu ditindaklanjuti, sehingga mereka tidak semena-mena dalam menjalankan kebijakan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM JAWABAN ANALIS KASUS

oleh Putri Meidina Putri Meidina Savitri -
Nama : Putri Meidina Savitri
NPM : 2156031004
Kelas : Reg C
Prodi : Ilmu Komunikasi

1. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Jawaban : Hari Hak Asasi Manusia sedunia jatuh pada 10 desember dan mencatat beberapa lembaga bahwa kinerja Indonesia selama 2019 masih buruk. Komnas Ham juga mencatat banyak yang perlu dilakukan pemerintah terutama soal pelanggaran HAM dan SDA. Tahun 2019 HAM dikatakan sebagai tahun yang kelam karena banyak mengalami kemacetan dan HAM mengalami kemunduran dan banyaknya serangan terhadap pembela HAM. Saya sebagai mahasiswa hal positif yang saya ambil setelah membaca artikel tersebut adalah kita bisa memahami bahwa kita dapat menyuarakan pendapat kita agar pandangan kita terhadap pemerintah Indonesia bisa menjadi koreksi untuk pemerintah.

2. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Jawaban : Demokrasi merupakan suatu sistem pemerintahan yang dirancang dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Pancasila merupakan dasar negara Indonesia yang bersumber pada nilai-nilai luhur bangsa Indonesia itu sendiri. Pancasila mengandung cita-cita dan pedoman dasar bagi bangsa Indonesia untuk mewujudkan jati diri bangsa Indonesia yang sesungguhnya. Demokrasi yang berlaku di Indonesia memiliki sifat kolektif yang telah menyatu atau membaur dalam pergaulan hidup rakyat Indonesia, sehingga tidak bisa dihilangkan sampai kapan pun. Dalam menjalankan suatu negara yang demokrasi, maka perlu sesuai dengan jati diri atau budaya bangsa Indonesia itu sendiri. Pancasila merupakan cerminan jati diri bangsa Indonesia. Untuk mencapai sistem pemerintahan yang baik dan lancar, demokrasi tersebut harus sesuai dan tidak bertolak belakang dengan nilai-nilai Pancasila. Bagaimanapun Pancasila menjadi sumber hukum dari segala sumber hukum dari negara Indonesia. Menurut pendapat saya tentang demokrasi Indonesia yang berke - Tuhanan Yang Maha Esa adalah berdemokrasi selalu dijiwai dan diliputi oleh nilai-nilai ketuhanan yang maha esa. Dalam penerapannya sesuai atau tidak bertentangan dengan norma agama-agama.

3. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Jawaban : Demokrasi adalah bentuk pemerintahan yang setara dengan warga dimana setiap warga berhak mengutarakan pendapatnya. Hak asasi manusia adalah hak dimana manusia berhak memperoleh perlindungan. perlindungan terhadap kekerasan atau pelecehan. Demokrasi dan ham sudah diterapkan dengan baik di negara kita buktinya kita dapat mengutarakan segala pendapat kita tanpa ada yang membatasi. begitupun dengan ham, ham sudah diterapkan bahkan sudah didirikan lembaga perlindungannya contoh seperti KOMNAS HAM.

4. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Jawaban : Dapat mengatasnamakan rakyat, karena Indonesia adalah negara demokrasi, dimana kedaulatan berada di tangan rakyat. Jika sering kali berbeda, maka ada penyalahgunaan. Seharusnya bisa lebih diwaspadai, karena tidak semua agenda politik berkaitan dengan kepentingan rakyat.

5. Bagaimana pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Jawaban : Karena mereka memiliki sebuah tujuan yaitu untuk menguasai negeri ini dengan mengandalkan seseorang harus menyebarkan ajaran - ajaran khusus mereka
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM JAWABAN ANALIS KASUS

oleh MUHAMMAD.RIZKI.KURNIA21 MUHAMMAD.RIZKI.KURNIA21 -
NAMA: M.Rizki Kurnia Ramadhan
NPM : 2156031024
KELAS : Reg C/M
PRODI : Ilmu Komunikasi


Anaisis Kasus Pertemuan 14

A. Dari artikel tersebut dapat dianalisiskan, Komisi Nasional (Komnas) HAM mencatat masih banyak yang perlu dilakukan pemerintah, terutama soal pelanggaran HAM berat di masa lalu dan penanganan konflik sumber daya alam (SDA). Tahun 2019 dapat dikatakan sebagai tahun yang kelam banyak agenda HAM mengalami tertunda, mutu HAM mengalami kemunduran dan bahkan begitu banyak serangan terhadap para pembela HAM. Hal ini ditunjukkan lewat beberapa hal. Pertama, tidak ada proses keadilan dan akuntabilitas atas pelanggaran HAM yang dilakukan oleh aparat keamanan. Kedua, menguatnya pembatasan kebebasan berekspresi dan kebebasan beragama yang sewenang-wenang melalui aturan maupun praktik kebijakan. Ketiga, diskriminasi berbasis gender yang mengakar serta pelanggaran hak-hak perempuan yang diikuti oleh pernyataan pejabat yang diskriminatif dan merendahkan martabat perempuan. Namun, Amnesty International mengakui bahwa Indonesia terus melakukan beberapa langkah reformasi kunci guna memastikan perlindungan HAM yang lebih baik, menegakkan supremasi hukum, dan mereformasi sektor keamanan publik. Hal positif yang didapatkan pada artikel tersebut adalah Indonesia terus melakukan langkah beberapa langkah reformasi kunci guna memastikan perlindungan HAM yang lebih baik lagi.

B. Kearifan lokal sebagai pencerminan nilai-nilai yang berakar pada kehidupan masyarakat lokal atau daerah. Negara Indonesia merupakan negara yang ber-“bhineka tunggal ika”, yaitu memiliki kemajemukan di antaranya dalam hal budaya, etnik, agama, lingkungan alam, dan lainnya. Tetapi tetap satu kesatuan dalam ikatan “Negara Kesatuan Republik Indonesia” (NKRI). Berbeda, tapi satu tujuan. Didasarkan pada perbedaan tersebut, tetapi dirasakan penting untuk menggali nilai-nilai demokrasi yang berasal dari kearifan lokal. Jadi menurut saya tentang prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa adalah Dalam kehidupan sehari-hari hendaknya kita mampu berbuat dan bertindak untuk menghargai sesama sebagai wujud kesadaran diri untuk menerima keberagaman dalam masyarakat.

C. Praktik demokrasi saat ini sebenarnya sudah diharuskan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan sesuai dengan harkat dan martabat manusia haruslah menjamin dan mempersatukan bangsa dan dapat dimanfaatkan untuk mewujudkan keadilan sosial.

D. Menurut pendapat saya tentang hal tersebut Dapat mengatasnamakan rakyat, karena Indonesia adalah negara demokrasi, dimana kedaulatan berada di tangan rakyat.
Jika ada yang berbeda, maka ada penyalahgunaan. Seharusnya kita bisa lebih diwaspadai, karena tidak semua agenda politik berkaitan dengan kepentingan rakyat dan dapat merugikan rakyat.

E. Menurut pendapat saya tentang hal itu karena mereka punya tujuan, punya politik untuk menguasai negeri ini. Dengan mengandalkan sosok yang dianggap tokoh besar itulah senjata mereka.
Dengan demikian, demokrasi menurut Held lebih ditujukan pada terwujudnya prinsip kebebeasan bagi warga negara, termasuk di dalamnya kebebasan atas adanya hak asasi manusia, hak ekonomi dan hak sosial.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM JAWABAN ANALIS KASUS

oleh muhammad arya mahardika -
Nama: Muhammad Arya Mahardika
NPM: 2156031019
Kelas: M/C/Pararel
Prodi: Ilmu Komunikasi

1. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?

Mengacu pada artikel pada kasus sebelumnya, penegakan HAM di indonesia terbilang masih masuk kedalam masa-masa yang kelam. Hal ini bisa dilihat dari dua dekade pelembagaan pengadilan HAM melalui undang-undang tidak kunjung berhasil mengadili penjahat HAM serta masih membiarkanl lahirnya pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia. Namun di tengah kelamnya HAM di Indonesia saat ini, ternyata masih terdapat hal-hal baik di dalamnya. Amnesty International mengakui bahwa Indonesia terus melakukan beberapa langkah reformasi kunci guna memastikan perlindungan HAM yang lebih baik, menegakkan supremasi hukum, dan mereformasi sektor keamanan publik. Hal positif yang dapat saya ambil setelah membaca artikel tersebut ialah saya bisa mengetahui betapa masih kelamnya HAM yang ada di Indonesia, saya sebagai mahasiswa yang baik harus ikut andil untuk membantu menegakan HAM agar pelanggaran HAM yang ada diindonesia bisa segera ditanggulangi.

2. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?

Indonesia merupakan negara yang memiliki keanekaragaman adat istiadat. Demokrasi Indonesia yang selama ini terkesan baik-baik saja ternyata masih memiliki permasalahan di dalamnya. Contohnya saja seperti masyarakat papua yang diperlakukan berbeda karena gaya hidup, tradisi, serta warna kulit yang dianggap memiliki identitas sosial yang berbeda. HAM sendiri harus mau untuk membuka mata dalam penyelsaian persoalan rasisme yang dianggap tidak pernah menjadi masalah di Indonesia. Menurut saya prinsip demokrasi terkait ketuhanan yang maha esa, mengindikasikan bahwa seluruh rakyat Indonesia memiliki kemerdekaan/kebebasan dalam memilih agamanya masing-masing. Indonesia yang merupakan negara dengan keanekaragaman budaya, harus memiliki sikap pluralisme dan rasa saling menghargai antara satu sama lain agar demokrasi di Indonesia dapat terwujud

3. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?

Praktik demokrasi yang terjadi di Indonesia menurut saya belum sepenuhnya sesuai dengan sila-sila yang ada pada pancasila. Hal ini bisa dilihat dari masih belum tegak nya Hak Asasi Manusia secara maksimal yang berakibat masih banyaknya pelanggaran kebebasan yang terjadi di indonesia dari mulai agama (sila 1) hingga belum tegaknya keadilan dan kemerdekaan sosial rakyat itu sendiri (sila 5)

4. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?

Menurut saya para koruptor, pemerintahan yang tidak adil, hingga pihak parlemen yang bertindak seenaknya saja merupakan cikal bakal dan penyebab dari terjadinya pelanggaran HAM. Masyarakat Indonesia harus belajar untuk lebih peduli dan tidak mengulang kesalahan yang sama dalam memilih pihak-pihak yang pada akhirnya malah akan memperkeruh permasalahan HAM yang ada di indonesia. Hal-hal seperti memastikan capaian indikator pemenuhan HAM terjadi, serta kritis terhadap kebijakan yang berdasarkan atas asumsi moralitas dan populisme semata tanpa data dan ilmu harus segera terealisasikan. Masyarakat Indonesia juga harus mulai menanamkan etika dan moral yang positif kepada para calon penerus bangsa untuk membrantas pelanggaran HAM di masa yang akan datang dan menjadikan Indonesia sebagai negara demokrasi yang lebih baik lagi.

5. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?

Pendapat saya terkat orang-orang yang memiliki "kekuatan" dalam mengendalikan publik, saya kira seharusnya orang-orang tersebut sadar dan mulai menegakan demokrasi yang sesungguhnya, karena golongan ini merupakan golongan yang masing-masing memiliki pengikut yang di mana bila pemimpinnya tidak memberikan arahan dan contoh yang baik maka para pengikutnya pun akan melakukan hal yang sama, dan hal ini lah yang membuat masih banyaknya pelanggaran HAM di Indonesia dan masih marak terjadi di negara yang berdemokrasi ini. Menurut saya bila di buat perumpamaan misalnya organ tubuh, jikalau dari bagian otak sebagai pentransfer arahan dan intruksi nya sudah baik, maka organ lain yang menjadi organ lain juga akan bekerja dengan baik. Dengan lahirnya pemimpin yang memperdulikan HAM dan pengikut (masyarakat) yang kritis dalam menanggapi suatu hal, menurut saya prinsip demokrasi Hak Asasi Manusia di Indonesia dengan sendirinya akan bisa terealisasi.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM JAWABAN ANALIS KASUS

oleh NANDA RAFLIE -
Nama:M.Nanda Raflie Ridwan
NPM:2156031033
KELAS:PARAREL

Penegakan HAM di Indonesia mengalami kesenjangan, masih banyak HAM yang dilanggar dan tidak memiliki kesadaran akan HAM yang sebenarnya.
Ketika membahas tentang persoalan covid-19, maka dalam perlindungan, penegakan, penghormatan dan pemenuhan hak asasi manusia belum banyak berubah. Banyak aduan yang diterima oleh Komnas HAM terkait pelanggaran hak asasi manusia, juga dalam kebebasan sipil dalam berpendapat dan berekspresi pada masa pandemi covid 19
Selain penanganan covid 19 yang belum selesai, kurangnya perspektif hak asasi manusia atau rendahnya koordinasi antar lembaga dan kementerian akan menimbulkan kerugian di masyarakat. Karena itu dalam posisi sekarang mengedar vaksin gratis kepada masyarakat merupakan hal yang paling ampuh dalam mengembalikan keadaan seperti semula dan menjadikan HAM lebih berarti.

Pada tahun 2020 merupakan tahun perlemahan perlindungan HAM. Oleh karena itu, pemerintah indonesia dapat menjamin HAM yang akan memperburuk selama beberapa tahun terakhir. Terjadinya banyak intimidasi kepada mahasiswa, jurnalis, akademisi dan aktivis yang mengkritik pemerintah akan sangat sensitif. Jika pemerintah tidak dapat membuka lembaran baru, maka HAM di Indonesia tidak akan berkembang dan maju, malah semakin merosot.

Dalam catatan HAM Indonesia selama tahun 2019 sampai sekarang, dinyatakan bahwa HAM di Indonesia sedang mengalami kemerosotan oleh pemantau HAM dunia, yaitu Human Rights Watch (HRW).
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM JAWABAN ANALIS KASUS

oleh ASFIRA.MUFTIA.21 ASFIRA.MUFTIA.21 -
Nama: Asfira Muftia
NPM: 2156031027
Kelas: Reg C
Prodi: Ilmu komunikasi

A. Pada artikel tersebut menjelaskan bahwa, HAM di Indonesia masih belum baik. Komisi Nasional (Komnas) HAM mencatat masih banyak yang perlu dilakukan pemerintah, terutama soal pelanggaran HAM berat di masa lalu dan penanganan konflik sumber daya alam (SDA). Hal ini ditunjukkan lewat beberapa hal yaitu, tidak ada keadilan, adanya pembatasan kebebasan berekspresi dan kebebasan beragama, diskriminasi, kegagalan pemerintah dalam menghadirkan keadilan, dan berlanjutnya penerapan penjatuhan hukuman kejam. Namun, kabar baiknya Amnesty International mengakui bahwa Indonesia terus melakukan beberapa langkah reformasi kunci guna memastikan perlindungan HAM yang lebih baik, menegakkan supremasi hukum, dan mereformasi sektor keamanan public.
B. Indonesia menerapkan sistem demokrasi untuk pemilihan umum dan kebebasan berpendapat warganya. Namun, apa pun yang disampaikan tidak boleh merusak atau menghancurkan yang sudah dicapai dan dibangun selama ini. Oleh karena itu, sebuah sistem dan praktik demokrasi harus berlandaskan nilai yang kita sebut budaya. Demokrasi Pancasila memberikan kebebasan kepada setiap individu namun dengan batasan yang bertanggung jawab. Dengan maksud, untuk mengambil keputusan demi kepentingan umum, mempertimbangkan hal-hal yang dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan landasan hati yang luhur.
C. Menurut saya praktik demokrasi di Indonesia belum sesusai sengan Pancasila dan UUD, karena kurang berpihak ke rakyat kecil, politik kurang sehat,demokrasi berjalan belum sepenuhnya, pelaksanaan demokrasi belum maksimal, dan hanya menguntungkan golongan tertentu.
D. Hal tersebut telah melanggar dan menyalahgunakan jabatan. Seharusnya hal seperti itu tidak boleh dilakukan karena telah merugikan banyak pihak. Saya harap hal tersebut cepat diatasi agar kepentingan masysrakat bisa dilaksanakan dengan baik.
E. Pihak tersebut menurut saya telah melenceng dari nilai-nilai demokrasi dan HAM. Jika hal tersebut terus berlanjut, demokrasi Indonesia akan semakin buruk dan tidak akan ada nilai didalamnya
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM JAWABAN ANALIS KASUS

oleh GALIH.AHMAD.MAULANA21 GALIH.AHMAD.MAULANA21 -
Nama: Galih Ahmad Maulana
NPM: 2156031035
Kelas: Reguler C
jawab:
A. Kasus pelanggaran dan kemacetan HAM telah terjadi di negeri ini. Artikel ini membuka perspektif baru dan memperluas perspektif saya terhadap kasus-kasus pelanggaran HAM.
B. Demokrasi Indonesia diadaptasi dari budaya asli atau nilai-nilai adat yang ada, dengan menelaah nilai-nilai demokrasi dalam kearifan budaya lokal dapat kita temukan adanya keselarasan dengan prinsip-prinsip demokrasi yang dijunjung tinggi dalam kehidupan bernegara. Salah satu ciri pemerintahan demokratis yang dianut oleh International Commission of Jurists adalah prinsip kebebasan berbicara atau berekspresi. Kebebasan berpendapat bukan sekedar mengatakan atau menyatakan sesuatu secara samar-samar, dalam bahasa Sunda disebut “meong harus terukur, nyabda harus dipasang”. Harus ada konsistensi dalam kebebasan berbicara mengenai topik pembicaraan dengan perilaku pembicara. Itu juga berarti menepati janji dan tidak boleh berbohong dengan cara apa pun. Dalam hal etika dan standar, kita juga harus memperhatikannya, agar tidak menyinggung. Pendapat saya tentang prinsip demokrasi Indonesia percaya pada Tuhan Yang Maha Esa berarti bahwa perilaku masyarakat Indonesia dalam penyelenggaraan negara Republik Indonesia harus berdasarkan prinsip dan konsisten (sesuai dengan) hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia. Indonesia.nilai. dan prinsip dasar "keyakinan pada satu Tuhan".
C. Saat ini, praktik demokrasi di Indonesia dan realisasi hak asasi manusia tidak berjalan seimbang. Hal ini dapat dinilai melalui peningkatan kasus pelanggaran HAM dan penyelesaiannya yang masih sangat lambat, atau bahkan kasus pelanggaran HAM masa lalu yang belum terselesaikan dengan baik, misalnya seperti kasus KKB Papua yang telah menewaskan banyak orang.
D. Reaksi saya terhadap perilaku anggota parlemen yang mengatasnamakan suara rakyat untuk kepentingan pribadi adalah rasa frustrasi yang saya rasakan sebagai warga negara dan kemarahan yang saya rasakan atas penampilan rakyat, manifestasi dari praktik-praktik yang menyimpang dari nilai-nilai Pancasila. Saya pikir semua orang, sebagai warga negara yang waras, akan menilai perilaku ini sebagai hal yang memalukan dan memalukan. Anggota parlemen harus memahami dengan jelas kewajibannya dalam menjalankan fungsi, tugas dan tanggung jawabnya. Keegoisan dan keserakahan mereka tidak dapat dibenarkan dengan cara apapun, sehingga mereka harus dibasmi dan dievaluasi untuk menekankan jumlah KKN di Negara Kesatuan Republik Indonesia.
E. Tanggapan saya terhadap orang-orang karismatik dari latar belakang tradisional dan agama, dan yang ingin memobilisasi kesetiaan dan perasaan mereka yang, jika perlu, berkorban untuk individualitas yang baik adalah hal yang memalukan di mata hukum dan negara. Jika hal serupa terjadi, seluruh rakyat Indonesia berhak menuntut keadilan dan hak-hak lain sebagai warga negara yang dilindungi oleh hukum berdasarkan Pancasila. Ambiguitas ini akan memiliki konsekuensi bencana dalam skala besar karena menyalahgunakan hak istimewa yang dinikmatinya. Kaitannya dengan konsep HAM di era demokrasi yang matang sangat erat karena akan melanggar hak-hak mereka yang menjadi korbannya. Beberapa jenis hak asasi manusia yang telah dilanggar: hak atas demokrasi, hak atas akuntabilitas dan hak atas jaminan sosial.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM JAWABAN ANALIS KASUS

oleh ULFAH.MARIA.ULFA21 ULFAH.MARIA.ULFA21 -
Nama : Ulfah Maria Ulfa
NPM : 2156031008
Kelas : RegC
Prodi : Ilmu Komunikasi
HAM atau Hak Asasi Manusia di Indonesia terbilang buruk selama tahun 2019. Banyaknya agenda HAM yang tertunda serta adanya serangan terhadap para pembela HAM yang menjadikan kondisi HAM di Indonesia kian memburuk. Selain itu, terdapat beberapa faktor lain yang menyebabkan mutu HAM di Indonesia menurun diantaranya adalah tidak ada proses hukum keadilan atas pelanggaran HAM yang dilakukan oleh aparat pemerintahan, menguatnya pembatasan kebebasan berekspresi dan kebebasan beragama yang sewenang-wenang melalui aturan maupun kebijakan, diskriminasi berbasis gender serta pelanggaran hak-hak perempuan yang diikuti oleh pernyataan pejabat diskriminatif serta merendahkan martabat perempuan, kegagalan pemerintah dalam menegakan keadilan, mengungkap kebenaran, serta pemulihan korban HAM, pelanggaran HAM yang masih terjadi di Papua, dan yang terakhir adalah adanya tindakan "main hakim sendiri" atau eksekusi hukum yang kejam di luar pengadilan. Meskipun begitu Amnesty International menyatakan bahwa Indonesia terus melakukan yang terbaik untuk menegakan hukum HAM di Indonesia, Seperti melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap setiap pelaku pelanggaran HAM sehingga kebenaran dapat terungkap dan keadilan dapat ditegakan. Selain pemerintah, masyarakat sipil juga memiliki peran penting dalam penegakan HAM. Salah satunya adalah memastikan capaian indikator pemenuhan HAM terjadi dan bersikap kritis dalam menanggapi kebijakan yang berdasarkan asumsi dan populisme belaka tanpa data dan ilmu dan Perlu adanya sosialisasi mengenai HAM terhadap masyarakat luas agar dapat mengetahui batasan-batasan pelanggaran hukum HAM sehingga penegakan keadilan HAM dapat terlaksana dengan lebih baik.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM JAWABAN ANALIS KASUS

oleh ima iqlima ismi irawan -
Nama : Iqlima Ismi Irawan
NPM : 2156031020
Kelas : Reg C/Paralel
Prodi : Ilmu Komunikasi

Analisis Kasus Pertemuan ke-14
1. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?

Artikel tersebut memberikan penjelasan bahwa penegakan HAM di Indonesia masih belum diterapkan secara sempurna, kualitas Indonesia sangat buruk dalam menanggapi kasus HAM yang padahal sangat banyak dan penting untuk kemajuan bangsa. Namun kabar baiknya, Amnesty International mengakui bahwa Indonesia akan terus mengambil langkah-langkah reformasi yang signifikan untuk melindungi hak asasi manusia, menegakkan supremasi hukum, dan meningkatkan keselamatan publik. Dengan kembalinya gerakan mahasiswa sebagai kontrol sosial atas jalannya kekuasaan negara juga akan menjadi titik terang dari kasus pelanggaran HAM yang selama ini kurang diperhatikan.
Hal positif yang didapatkan dari artikel tersebut adalah kita dapat menyadari bahwa sebagai masyarakat kita berperan penting dalam penegakkan HAM, apa lagi kita adalah remaja yang di mana kita harus membantu menegakan ke adilan.

2. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?

Demokrasi pancasila merupakan paham demokrasi yang berpedoman pada asas-asas yang terkandung dalam pancasila, yaitu asas ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan asas keadilan. Demokrasi di Indonesia harus didasari oleh prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa, sesuai dengan sila pertama, karena penerapannya tidak boleh menentang dari norma-norma ketuhanan dan dapukan yang diemban juga sebagai tanggung jawab kepada Tuhan yang maha Esa.

3. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?

Menurut saya, di nilai dengan kondisi praktik demokrasi di indonesia saat ini belum sesuai dengan pancasila dan uud NRI 1945. Karena saat ini masih banyak aksi aksi nyeleneh atau melanggar isi pancasila dan uud NRI 1945, contoh nya seperti marak nya aksi suap menyuap dan ketidak adilan bagi rakyat biasa dan rakyat menengah ke atas, serta banyak nya pelanggaran yang lain.

4. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?

Banyak sekali anggota parlemen yang bermain kotor dengan cara mengatas namakan suara rakyat. Hal ini merupakan hal yang seharus nya tidak di lakukan oleh anggota parlemen, karena tindakan seperti sama saja mencoreng nama baik parlemen parlemen yang ada di indonesia. Tindakan yang melanggar seperti ini harus di berikan hukuman, anggota perlemen yang melakukan tindakan melanggar atau menyalahgunakan seperti ini harus di adili se adil adil nya.

5. Bagaimanakah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?

Pihak pihak yang tega melakukan hal seperti itu sudah seharus nya di berikan hukuman, karena tindakan tersebut merupakan tindakan yang merugikan masyarakat. Hak Asasi Manusia (HAM) merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa. Hak ini mutlak dan selalu melekat dalam pribadi tiap manusia, oleh karena itu tidak ada pihak yang berhak mengambil, merebut, bahkan menghapuskan hak asasi manusia yang dimiliki seseorang.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM JAWABAN ANALIS KASUS

oleh ALFU.RACHMAN.HADI21 ALFU.RACHMAN.HADI21 -
Nama : Alfu Rachman Hadi
NPM : 2156031034
Kelas : C
Prodi : Ilmu Komunikasi

A. Artikel terkait dikatakan sebagai tahun yang buruk bagi Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia, sehingga HAM pun mengalami kemunduran. Dan begitu banyak serangan dari para pembela HAM juga banyaknya penyelidikan kejahatan HAM yang telah diselesaikan namun tidak ada kepastian penyelesaiannya. Tetapi demikian, Amnesty International masih mengakui bahwa Indonesia terus melakukan beberapa langkah reformasi dalam rangka penegakan HAM. Hal positif yang didapatkan dari artikel tersebut adalah kita dapat menyadari bahwa sebagai masyarakat sipil kita berperan penting dalam penegakkan HAM.
B. Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki keragaman budaya, dan adat istiadat. Budaya demokrasi pancasila merupakan paham demokrasi yang berpedoman pada asas-asas yang terkandung dalam pancasila, yaitu asas ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan asas keadilan. Membangun bangsa dan negara merupakan kekuatan dan kepribadian bangsa Indonesia sendiri, namun saat ini budaya Indonesia telah terpengaruh oleh westernisasi. Hal ini akan berdampak pada perubahan terhadap masyarakat multikultural Indonesia yang semakin lupa akan nilai-nilai luhur bangsa, budaya, norma, adat istiadat yang telah diwariskan oleh nenek moyang kita.
Menurut saya, Demokrasi yang berketuhanan yang maha esa adalah seluruh rakyat dan juga wakil rakyat baik pemegang kekuasaan tertinggi dan terendah yang sudah terpilih, tidak hanya memiliki tanggung jawab terhadap rakyat, namun juga kepada Tuhan YME. Sehingga tidak ada yang melakukan perilaku buruk seperti korupsi.
C. Demokrasi yang berjalan tidak sesuai dengan UUD dan HAM sudah sering menjadi permasalahan sendiri bagi Indonesia. Demokrasi yang seharusnya bermakna kekuasaan rakyat justru malah membebani kebebasan masyarakat. Banyak pihak-pihat yang tidak bertanggung jawab yang memiliki kekuasaan dan kekayaan lebih didahulukan atau diutamakan. Demokrasi sebagai bentuk pemerintahan dan symbol politik di Indonesia seharusnya diterapkan sesuai dengan UUD NRI 1945 yang ada dan memberikan Hak yang adil untuk setiap rakyat Indonesia.
D. sering kali ada anggota parlemen yang mengatasnamakan suara rakyat untuk melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata yang dibutuhkan oleh masyarakat, hingga mereka melupakan janji-janji yang sudah dibangun saat pemilu. Seringkali pendapat untuk kepentingan rakyat yang sesungguhnya sulit diterima dan didengar oleh parlemen. Bila parlemen tersebut melakukan seperti hal diatas, hukuman yang paling tepat adalah dengan cara tidak memilih mereka lagi pada periode berikutnya.
E. Karena pada saat ini, banyak masyarakat yang masih kurang paham dengan agamanya secara mendalam, sehingga mereka langsungpercaya penuh pada tokoh-tokoh agama yang dapat menarik mereka secara emosional, begitu juga dengan tokoh tradisi. Selain itu, masih banyak masyarakat minim ilmu mengenai ideologi pancasila. Karena kebodohan tersebut, tokoh public memanfaatkannya untuk mencapai tujuan yang mereka inginkan dengan cara mengiming-imingi tokoh agama dan tradisi dengan janji atau hadiah yang akan diberikan (hadiah sebagai tumbal), dengan syarat para tokoh tersebut harus menyebarkan kepentingan politik tertentu dalam ajaran mereka
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM JAWABAN ANALIS KASUS

oleh salma salma atiatul khalda -
Nama : Salma Atiatul Khalda
Npm : 2156031037
Kelas : Reg C
Prodi : Ilmu Komunikasi

1. HAM di Indonesia masi belum stabil bahkan sangat buruk. Masih banyak yang perlu di perbaiki di Indonesia, terutama masalah HAM dan SDM. Dipastikan 2019 adalah tahun yang kelam berkaitan dengan HAM, hal ini dibuktikan dengan adanya ketidakadilan dan akuntabilitas atas pelanggaran HAM yang dilakukan oleh aparat keamanan, diskriminasi gender, pembatasan berkeskpresi, merendahkan martabat perempuan dan lain sebagainya. Namun kabar baik masih bisa terdengar dari Amnesty Internasional karena Indonesia masih dan terus melakukan usaha guna memastikan perlindungan HAM . yang lebih baik, supremasi hukum dan mereformasi sektor keamanan. Harapan juga semakin kuat dengan kembalinya gerakan mahasiswa sebagai kontrol sosial.Amnesty International mengakui bahwa Indonesia akan terus mengambil langkah-langkah reformasi yang signifikan untuk melindungi hak asasi manusia, menegakkan supremasi hukum, dan meningkatkan keselamatan publik. Dengan kembalinya gerakan mahasiswa sebagai kontrol sosial atas jalannya kekuasaan negara juga akan menjadi titik terang dari kasus pelanggaran HAM yang selama ini kurang diperhatikan.

2. bangsa Indonesia yang terdiri atas berbagai macam unsur, baik suku bangsa, adat istiadat maupun agama yang berbeda-beda tetapi harus tetap pada 1 tujuan (bhineka tunggal ika ). Masyarakat harus tetap mementingkan kepentingan umum, apalagi dengan latar belakang negara yang memiliki banyak perbedaan, dan harus tetap menjaga kerukunan antar umat beragama

3. di indonesi sendiri demokrasi saat ini banyak yang tidak sesuai dengan Pancasila, banyak pelanggaran ham saat berlamgsungnya demokrasi, seharusnya saat demokrasi berlangsung harus menjunjung hak sesama manusia

4. saat ini banyak yang salah gunakan kekuasaan untuk kepentingan pribadi dan kelompok, padahal seharusnya mereka yang mengayomi masyarakat karena mereka dipilih untuk melayani rakyat, mereka mesti mendapatkan sanksi karena semua keputusan ada ditangan rakyat, rakyatlah pemegang kekuasaan dinegara ini.

5. Pentingnya untuk menyaring informasi, karena lagi lagi banyak pihak penguasa yang ingin menjatuhkan satu sama lain dengan cara memprofokatorkan rakyat. Memang semua masyarakat memiliki hak untuk berpendapat dan menyuarakan pendapatnya tetapi jika hanya dijadikan kambing hitam oleh pihak-pihak tertentu dan menimbulkan kekacauan lebih baik diam
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM JAWABAN ANALIS KASUS

oleh CHENI NURAINI -
Nama : Cheni Nuraini
NPM : 2156031022
Kelas : Reg C
Prodi : Ilmu Komunikasi

Analisi Kasus II
1. Berdasarkan dengan pembahasan pada artikel tersebut tentang penegakan Hak Asasi Manusia (HAM), sepertinya terlihat bahwa Indonesia masih belum terlaksana secara penuh. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya kekurangan dalam penyelesaian terhadap pelanggaran-pelanggaran kasus HAM. kita sebagai generasi muda perlu mengambil tindakan tidak hanya menutup mata pada hal tersebut, terutama khasus ini sering kali kita jumpai di sekitar kita. Karena HAM harus ditegakan secara kokoh agar tidak ada lagi kebebasan dan kemerdekaan yang di langgar atau orang-orang merasakan diskriminatif.

Terkait pada pelanggaran HAM di Papua, dengan melihat sikap pemerintah yang tidak memperhatikan isu-isu kemiskinan, kesehatan, ketidaksetaraan, pendidikan membuat beberapa orang yang menyadari hal itu dan peduli pada hal itu kesal wajar saja jika permasalahan ini tak kunjung mencapai ujung akhirnya. Semakin menunda penyelesaian suatu masalah maka akan semakin menumpuk masalah lainnya, oleh sebab itu di saran agar pemerintah cepat menyelesaikan masalah ini. Rasisme yang terjadi alangkah baiknya kita warga yang bijak meningkatkan rasa empati kita serta toleransi kota terhadapa suatu perbedaan budaya yang ada, kita tidak menekan, memaksa, atau menolak pandangan terhadap suatu nilai yang dianggap berbeda pada budaya satu dan lainnya, kita juga harus menghormati kebebasan setiap orang lain. Sehingga HAM akan berdiri kokoh, sikap pemerintah juga harus tegas terhadap orang yang melanggar HAM

2. Bangsa Indonesia menganut sistem demokrasi pancasila yang dasar dari pancasila diambil dari nilai adat budaya asli masyarakat Indonesia. Pancasila yang dikenal dengan ideologi menjadi landasan persatuan bagi seluruh rakyat Indonesia. Pelaksanaan sila ke 1 yaitu ketuhanan yang Maha Esa telah dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, namun tetap saja masih terdapat rasisme dari oknum tidak bertanggung jawab.

3. Dalam praktik pelaksanaan Pancasila dan UUD yang menjunjung tinggi HAM, menurut saya masih memerlukan banyak perbaikan dan belum sepenuhnya berjalan dengan maksimal, misalnya dilihat dari artikel diatas terhambatnya proses penanganan kasus HAM masih saja tidak berjalan lancar yang membuat pelaksanaan UUD dan Pancasila tidak kunjung melihat titik terang yang diinginkan.

4. Prinsip demokrasi di Indonesia adalah sudah dikenal dengan dari rakyat kembali lagi ke rakyat. Hal ini menjelaskan bahwa kepentingan pelaksanaan agenda parlemen hanya mementingkan kepentingan pribadi mereka saja dan tidak sesuai dengan sistem demokrasi Indonesia. Kejadian ini perlu di tindak lanjuti secara tegas agar tak ada lagi yang dirugikan.


5. Konsep dari HAM adalah menjunjung tinggi kemerdekaan dan kebebasan setiap orang. Namun jika digunakan dengan memanfaatkan emosi rakyat kita bisa mengategorikan bahwa itu adalah penyalahgunaan HAM.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM JAWABAN ANALIS KASUS

oleh Faisha Faisha Khairani -
Nama : Faisha Khairani
NPM : 2156031007
Kelas : Reg C
Prodi : Ilmu Komunikasi

Demokrasi memiliki prinsip dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat. Mengapa demokrasi sebaiknya bersumber dari Pancasila? Karena dengan bersumber dari Pancasila maka demokrasi diharapkan dapat berjalan sesuai dengan nilai-nilai dan tujuan dari setiap sila Pancasila. Demokrasi di Indonesia harus pula didasari oleh prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa, sesuai dengan sila pertama, karena penerapannya tidak boleh menentang dari norma-norma ketuhanan dan dapukan yang diemban juga sebagai tanggung jawab kepada Tuhan yang maha Esa. Untuk praktik demokrasi di Indonesia sendiri masih belum sepenuhnya sesuai dengan UUD 1945, terbukti dari kosongnya kebebasan berpendapat dan atau keadilan bagi rakyat, malah memberatkan rakyat itu sendiri. Hal tersebut bisa terjadi juga salah satunya karena anggota parlemen atau yang bertanggung jawab tidak memegang peranannya dengan sebagaimana mestinya.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM JAWABAN ANALIS KASUS

oleh Ardela Fajar Surdach -
NAMA : Ardela Fajar Surdach
NPM : 1846031002
KELAS : Paralel
Prodi: Ilmu Komunikasi

a. dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa bagaimana HAM pada tahun tersebut merupakan tahun yang buruk di Indonesia, karena kasus dalam penyelidikan kejahatan dan tidak adanya kepastian yang jelas akan kasus tersebut, menyebabkan negara ini mengalami kemunduran. namun kabar baiknya datang dari Anmest International yang mengakatan bahwa Indonesia tengah melakukan reformasi dalam membenahi penegakan HAM dalam mengakui akan tindakannya. Lalu kita sebagai rakyat sipil perlu juga ikut adil dalam penegakkan keadilan HAM.

b. pancasila adalah pedoman kita berwarga negara yang dapat menyatuhan beranekaragam suku, budaya, dan agama. karena pancasila juga, kita dapat mentolerasi perbedaan yang ada disekitar kita. tentunya pada setiap adat istiadat memiliki nilai kebaikan dan hukum yang dapat kita ambil hikmahnya untuk dapat dipakai dalam demokrasi di indonesia supaya lebih baik kedepannya.

c. sudah jelas demokrasi yang terjadi di Indonesia sekarang ini tentunya tidak adil, walaupun sudah mengacu pada Pancasila, UUD dan HAM, tetapi tetap saja ada sebagian orang yang berkuasa menggunakan tindakan yang tidak benar untuk kepentingan sepihak yang bisa merugikan rakyat menengah kebawah.

d. penyalahgunaan kekuasaan untuk kepentingan pribadi bukannya untuk membantu rakyatnya tentu harus kita suarakan. dengan masyarakat yang bersatu untuk menyuarakan keluhan dan tindakan anggota perlemen yang semena-mena tersebut terhadap apa yang dia janji-janjikan sebelumnya kepada rakyat, diharapkan dapat mendapatkan jalan terang untuk membantu rakyatnya.

e. pihak serakah yang ingin menguasa negri ini, mereka akan menghalalkan segala hal untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan seperti HAM rakyatnya dijadikan tumbal supaya dapat meraih apa yang mereka rencanakan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM JAWABAN ANALIS KASUS

oleh Kemal Hidayat -
Nama : Kemal Hidayat
NPM : 2156031010
Kelas : Reg C/Paralel
Prodi : Ilmu Komunikasi

Berdasarkan pembahasan dalam artikel tentang Penegakan Hak Asasi Manusia (HAM), hal ini tergambar dalam beberapa hal. Pertama, tidak adanya proses dan akuntabilitas yang adil atas pelanggaran HAM oleh aparat keamanan. Kedua, penguatan pembatasan sewenang-wenang terhadap kebebasan berbicara dan beragama melalui aturan dan praktik politik. Ketiga, diskriminasi gender dan pelanggaran hak-hak perempuan yang disengaja, diikuti oleh pernyataan pejabat yang mendiskriminasi dan meremehkan perempuan. Keempat, kegagalan pemerintah untuk menegakkan keadilan, mengungkapkan kebenaran, dan memberikan tindakan perbaikan kepada korban pelanggaran HAM masa lalu. Kelima, pelanggaran HAM terus meningkat bahkan lebih kuat di Papua. Dan keenam, penerapan dan penerapan hukuman yang kejam secara terus-menerus, baik melalui hukuman mati maupun melalui eksekusi di luar proses hukum, seperti penembakan di tempat. Namun, kabar baiknya masih ada. Amnesty International mengakui bahwa Indonesia terus mengambil beberapa langkah reformasi penting untuk memastikan perlindungan hak asasi manusia yang lebih baik, penghormatan terhadap supremasi hukum, dan reformasi sektor keamanan publik. Sebagai contoh, Indonesia telah meratifikasi sebagian besar konvensi hak asasi manusia internasional dan tampaknya bertekad untuk meratifikasi yang lain meskipun belum terwujud. Salah satunya adalah Konvensi PBB tentang Perlindungan Orang dari Penghilangan Wajib. Harapan juga terlihat pada kembalinya gerakan mahasiswa sebagai kontrol sosial atas kekuasaan negara. Di Bali, gerakan masyarakat tetap kuat melawan penaklukan kembali Teluk Benoa. Di Kendeng, Jawa Tengah, masyarakat pegunungan masih mampu mempertahankan klaimnya terhadap tekanan dari semua pihak, termasuk ancaman kriminalisasi dan kekerasan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM JAWABAN ANALIS KASUS

oleh NATASHA DIVA CAREVA -
Nama:Natasha Diva Careva
NPM:2156031016
Kelas:C
Prodi:Ilmu Komunikasi
Hak Asasi Manusi(HAM) adalah hak-hak dasar yang dimiliki manusia sejak lahir. Setiap manusia memiliki hak dalam memeluk agama yang ingin dipercayai,hak kebebasan hidup dan hak memperoleh keamanan. HAM mulai dideklarasikan secara universal pada tanggal 10 Desember 1948. Penegakkan HAM di Indonesia di atur dalam undang-undang dasar 1945. Yang artinya dalam penegakkan HAM tidak bisa dilakukan dengan sembarangan,penegakkan HAM harus dilakukan sesuai peraturan yang berlaku. Namun Dalam artikel tersebut penegakkan HAM di Indonesia masih buruk,banyak perubahan-perubahan yang harus dilakukan agar penegakkan HAM di Indonesia bisa berjalan sesuai dengan hukum-hukum yang berlaku. Apalagi pada tahun 2019 tercatat bahwa pada tahun 2019 merupakan tahun yang kelam dikarenakan banyak agenda HAM yang macet. Namun tentu saja Indonesia tetap berupaya dalam menangani masalah masalah hak asasi manusia yang terjadi di Indonesia. Ada dua kasus HAM yang telah diselesaikan penyidikannya yaitu kasus Wasior dan Wamena kasus ini merupakan kasus dugaan pelanggaran HAM yang terjadi di Papua. Kasus ini berawal dari konflik antara masyarakat yang menuntut ganti rugi atas hak rakyat yang dirampas oleh perusahaam pemegang hak pengusahaan hutan. Pada awalnya kasus ini tidak berkaitan dengan pelanggaran HAM namun tiba-tiba kelompok bersenjata tak dikenal menembak mati 3 orang karyawan PT.DMP. Namun sangat disayangkan kasus ini hanya berjalan ditempat dan tidak terselesaikan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM JAWABAN ANALIS KASUS

oleh RAIHAN ZOE ESTAWAN -
Nama : Raihan Zoe Estiawan
Kelas : Reg C
NPM : 2156031015
ILMU KOMUNIKASI

Dari artikel yang terlampir, dapat diketahui bahwa kinerja Indonesia tentang
HAM masih terbilang buruk. Hal itu ditunjukan dengan Komisi Nasional (Komnas) HAM mencatat masih banyak yang perlu dilakukan pemerintah, terutama soal pelanggaran HAM berat di masa lalu dan penanganan konflik sumber daya alam (SDA).Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta menyebut tahun ini demokrasi dibawa mundur jauh ke belakang dan kembalinya rezim otoritarian menjadi ancaman nyata yang terlihat dari ruang-ruang kebebasan sipil yang mulai ditutup.
Beberapa kasus pelanggaran HAM di Indonesia masih belum selesai, contohnya adalahTragedi Trisakti yang terjadi di penghujung Orde Baru. Kasus Trisakti pada 1998. ini bukan satu-satunya kasus pelanggaran HAM di Indonesia. Tercatat ada 15 belas pelanggaran HAM berat yang pernah terjadi dalam sejarah dan dari jumlah tersebut, sebanyak 12 kasus pelanggaran HAM di Indonesia belum juga selesai hingga saat ini. Jumlah kasus pelanggaran HAM di Indonesia sangatlah banyak. Pemerkosaan, perundungan, pencurian, penganiayaan, dan lain sebagainya yang melanggar segala kebebasan manusia termasuk dalam kasus pelanggaran HAM. Bahkan Rasisme di papua dan Pelarangan Pembangunan tempat ibadah masih kerap terjadi di beberapa wilayah Indonesia
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM JAWABAN ANALIS KASUS

oleh EVI OKTAVIA -
Nama : EVI OKTAVIA
NPM : 2156031023
Kelas : Reg C/Paralel
Prodi : Ilmu Komunikasi
Analisis kasus
1. Dalam artikel tersebut, dijelaskan bahwa sejak lama hingga tahun 2019, kualitas Indonesia sangat buruk dalam menanggapi kasus HAM yang padahal sangat banyak dan penting untuk kemajuan bangsa. Namun kabar baiknya, Amnesty International mengakui bahwa Indonesia akan terus mengambil langkah-langkah reformasi yang signifikan untuk melindungi hak asasi manusia, menegakkan supremasi hukum, dan meningkatkan keselamatan publik. Dengan kembalinya gerakan mahasiswa sebagai kontrol sosial atas jalannya kekuasaan negara juga akan menjadi titik terang dari kasus pelanggaran HAM yang selama ini kurang diperhatikan.
2. Demokrasi Indonesia yang diambil dari nilai-nilai istiadat/masyarakat Indonesia maksutnya demokrasi tersebut berpedoman dari Pancasila. dalam melaksanakan demokrasi antara pemerintah dan rakyat juga harus disadari bahwa hukum yang berlaku tidak hanya hukum buatan manusia, tetapi juga hukum Tuhan
3. praktik demokrasi di Indonesia belum sesuai dengan nilai Pancasila dan UUD 1945. Hal ini dapat dibuktikan dalam penegakkan keadilan dalam penyelesaian sebuah kasus, aksi intoleran, dan ketidakberdayaan rakyat dalam mengawasi jalannya pemerintahan.
4. Tidak memilih anggota parlemen tersebut pada periode berikutnya
5. pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik tersebut cenderung mementingkan kepentingan pribadi dan ini melanggar hak para pengikut orang penting tersebut dan hal itu termasuk kedalam pelanggaran HAM yang memprovokasi para pengikutnya.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM JAWABAN ANALIS KASUS

oleh ROSA.BALQIS.21 ROSA.BALQIS.21 -
Nama:Rosa Balqis

NPM:2156031011

Kelas:reguler c

Prodi:ilmu komunikasi

-Setelah membaca artikel tersebut kita dapat mengetahui bahwa Tahun 2019 dapat dikatakan sebagai tahun yang kelam, banyak agenda HAM mengalami kemacetan, mutu HAM pun mengalami kemunduran, dan bahkan begitu banyak serangan terhadap para pembela HAM.dan Saya sepakat atas temuan berbagai lembaga mengenai buruknya HAM di Indonesia. Dua dekade pelembagaan pengadilan HAM melalui undang-undang tidak kunjung berhasil mengadili penjahat HAM.dan bersyukur

-Demokrasi yang berketuhanan yang maha esa yang dimaksud adalah bahwa dalam berdemokrasi selalu dijiwai dan diliputi oleh nilai-nilai ketuhanan yang maha esa. Dalam penerapannya sesuai atau tidak bertentangan dengan norma agama-agama.

-Antara Hak Asasi Manusia dan demokrasi memiliki hubungan yang sangat erat. HAM tidak mungkin eksis di suatu negara yang bersifat totaliter ( tidak demokratis ), namun sebaliknya negara yang demokratis pastilah menjamin eksistensi HAM. Suatu negara dapat dikatakan demokratis apabila menghormati dan melindungi HAM.
“Kita bersyukur bahwa saat ini Indonesia telah menjadi negara demokratis, bahkan dikenal sebagai Negara Demokrasi Terbesar Ketiga di dunia setelah Amerika Serikat dan India,”
karena demokrasi menjamin kebebasan seorang manusia untuk berpendapat dan menentukan hak pilihnya tanpa adanya paksaan dari pihak manapun.

-Sangat menentang dan tidak setuju,karna hakikatnya pemerintah bekerja untuk rakyat maka seharusnya mendengarkan suara rakyat,namun apabila keputusan yang diambil parlemen tersebut untuk menjadikan suatu keadan masyarakan menjadi lebih baik saya setuju dengan tindakannya .

-menurut saya mereka mempunyai tujuan politik untuk menguasai negri ini dengan mengandalkan sosok yang dianggap tokoh besar itulah senjata mereka.
Sebagaimana telah dikemukakan Mohammad Hatta, demokrasi Indonesiayang bersifat kolektivitas itu sudah berurat berakar di dalam pergaulanhidup rakyat. Sebab itu ia tidak dapat dilenyapkan untuk selama-lamanya.Menurutnya, demokrasi bisa tertindas karena kesalahannya sendiri, tetapisetelah ia mengalami cobaan yang pahit, ia akan muncul kembali denganpenuh keinsyafan.Setidak-tidaknya ada tiga sumber yang menghidupkan cita-cita demokrasi dalam kalbu bangsa Indonesia.Pertama,tradisi kolektivisme dari permusyawaratan desa. Kedua, ajaran Islam yang menuntut kebenaran dankeadilan Ilahi dalam masyarakat serta persaudaraan antarmanusia sebagaimakhluk Tuhan. Ketiga, paham sosialis Barat, yang menarik perhatian parapemimpin pergerakan kebangsaan karena dasar-dasar perikemanusiaanyang dibelanya dan menjadi tujuannya
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM JAWABAN ANALIS KASUS

oleh Rayhan Thabit -
Nama : Rayhan Thabit Ramadhan Sesunan
NPM : 2156031030
Kelas : Reg C/Paralel
Prodi : Ilmu Komunikasi

A. Artikel tersebut berisikan komentar serta kritik tentang keadaan HAM di Indonesia. Seperti pernyataan bahwa pada tahun Tahun 2019 dapat dikatakan sebagai tahun yang kelam; banyak agenda HAM mengalami kemacetan, mutu HAM pun mengalami kemunduran, dan bahkan begitu banyak serangan terhadap para pembela HAM. Juga isu seperti kesenjangan sosial dan tidak meratanya ekonomi.
Hal positif yang bisa dipetik adalah artikel tersebut dapat menaikan kesadaran kita akan buruknya ham dan penegakkannya di negara ini. Ini memicu kita untuk membuka mata dan bertindak untuk memperbaiki masalah yang sedang terjadi di negeri ini.

B. Demokrasi yang berbasis pada adat istiadat di Indonesia memang diperlukan. Karena banyaknya suku dan budaya yang membuat banyak masyarakat yang memilih untuk tetap teguh pada pendirian suku dan budaya mereka. Disaat masyarakat ini kita paksa untuk mengikuti demokrasi modern/barat, masyarakat ini akan lama untuk beradaptasi atau memberontak karena berbeda paham. Untuk menghindari terjadiya masalah seperti ini, demokrasi yang tetap menjadikan budaya serta adatnya sebagai acuan memang dibutuhkan di Indonesia.
Prinsip demokrasi di Indonesia yang berlandaskan pada ketuhanan yang maha esa memang sepantasnya digunakan di Indonesia. Karena kuatnya religi masyarakat di negara ini ada baiknya jika negara ini berlandaskan pada ketuhanan.

C. Belum, karena banyaknya masyarakat yang masih mendapatkan hak asasinya seperti hak untuk memperoleh keadilan atau hak untuk berpendapat. Seperti saat ada orang yang mengkritik pemerintah secara tegas dan terstruktur namun ditangkap dan diberikan sanksi karena dia “berpendapat”. Disebuah negara demokrasi dimana seharusnya negara melayani rakyat tapi rakyatnya sendiril justru dibungkam.
D. Sangat buruk, DPR atau “dewan perwakilan rakyat” justru keliatan seperti konglomerat diantara rakyat dan dengan gaji perbulan yang lebih dari umr rakyatnya selama satu tahun. Bukannya dijadikan tempat mewakili suara rakyat justru dijadikan tempat berebut kursi parlemen demi kepentingan rakyat. Lebih seperti dewan perwakilan partai.

E. Orang yang memiliki suara pada rakyat seharusnya memimpin rakyat maju dan menjadi lebih baik. Bukan menjerumuskan rakyat dalam sebuah permainan dan hanya dia yang diuntungkan. Aksi seperti ini tentu sangat merugikan rakyat dan hanya menguntungkan golonngan tertentu. Tentu ini bertolak belakang dengan konsep HAM dan harus segera dihentikan.