FORUM TUGAS

TUGAS

TUGAS

by Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si -
Number of replies: 20

Kerjakan sesuai arahan via zoom

In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by 1914121004 Widia Putri Rahayu -
● Pertanyaan HPLC dari Widia Putri Rahayu 1914121004, Kelompok 2 untuk Kelompok 3

1. Apa keberhasilan dalam menggunakan metode HPLC?

2. Bagaimana metode HPLC dilakukan pada Jurnal Penentuan katekin, kafein, dan asam galat secara simultan dalam teh hijau, Oolong, hitam, dan pu-erh menggunakan HPLC dengan detektor array fotodioda?

● Pertanyaan GCMS dari Widia Putri Rahayu 1914121004, Kelompok 2 untuk Kelompok 3

1. Bagaimana analisis GCMS dilakukan pada jurnal Analisis Senyawa Kimia Kayu Minyak Gaharu Dari Berbeda Spesies Dengan Gas Chromatografi Mass Spectrometry (GCMS)?

2. Bagaimana GCMS menginokulasi kayu gaharu?
In reply to 1914121004 Widia Putri Rahayu

Re: TUGAS

by 1914121011 Ulivia Alfina Zahra -

Nama: Ulivia Alfina Zahra
NPM: 1914121011
Kelompok 3

Izin menjawab pertanyaan kelompok 2 mengenai GC-MS

  1. Analisis GC-MS terhadap senyawa kimia minyak gaharu dari spesies yang berbeda dilakukan dengan menggunakan sistem kromatografi gas, yaitu Agilent 7890A atau Agilent Technologies yang digabungkan dengan detektor quadrupole MSD 5975C. Selanjutnya pemisahan analit dengan kromatografi gas dilakukan dengan menggunakan kolom kapiler silika Hewlett Packard Hp-5MS dengan ukuran 30 mm x 0.25 mm x 0.25 mm.
  2. Inokulasi kayu gaharu dengan GC-MS dilakukan secara artifisial dengan menggunakan A. agolla Robx.

In reply to 1914121004 Widia Putri Rahayu

Re: TUGAS

by 1914121005 Anggun Sari -
Nama : Anggun Sari
NPM : 1914121005
Kelompok 3

Izin menjawab pertanyaan kelompok 2 terkait HPLC

1.Keberhasilan dalam menggunakan metode HPLC adalah terjadi pemisahan dalam zat cair. Selain itu, HPLC juga dapat digunakan untuk mengukur sampel.

2. Metode HPLC yang digunakan pada Jurnal Penentuan katekin, kafein, dan asam galat secara simultan dalam teh hijau, Oolong, hitam, dan pu-erh menggunakan HPLC dengan detektor array fotodioda sebagai berikut :
Analisis HPLC dilakukan pada kromotografi cair beckman yang dilengkapi dengan popmpa pelarut ganda model 125, lalu dilakukan pemisahan selama penelitian menggunakan altech 18, panjang gelombang akuisisi PDA diatur dalam kisaran 200-400 nm, dan dilakukan pengaturan saluran keluaran analog A dan B, terakhir dilakukan elusi gradien dengan memvariasikan proporsi pelarut A.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by 1914121003 Agfharinda Azwa -
Pertanyaan HPLC dan GCMS dari Agfharinda Azwa 1914121003 kelompok 2 untuk kelompok 3.

1. Bagaimana percobaan dilakukan dalam penelitian penentuan katekin kafein dan asam galat secara simultan dalam teh hijau, oolong, dan puerh menggunakan HPLC?


2. Apakah metode HPLC berhasil dalam pemisahan
kuantitatif dan penentuan asam fenolik dalam jus cranberry? Apakah penyebabnya?


3. Bagaimana persiapan sampel dilakukan pada penelitian analisis senyawa kimia pada kayu minyak gaharu menggunakan GCMS ?
In reply to 1914121003 Agfharinda Azwa

Re: TUGAS

by 1914121011 Ulivia Alfina Zahra -
Nama: Ulivia Alfina Zahra
NPM: 1914121011
Kelompok 3

Izin menjawab pertanyaan kelompok 2 mengenai GC-MS.

3. Langkah pertama persiapan sampel dalam penelitian senyawa kimia pada kayu minyak gaharu dengan menggunakan GC-MS dilakukan dengan memproduksi tiga jenis minyak gaharu dari sumber yang berbeda dengan teknik hidrodistilasi.  Selanjutnya, masing-masing sampel diberi label A (A. malaccensis dari Malaysia), B (A. sub-integrasi dari Thailand), dan C (campuran antara A. malaccensis dan A. sub-integrasi dari Malaysia, grade C).  Selanjutnya, hasil minyak esensial yang diperoleh diencerkan dengan menggunakan heksana 5% sebelum analisis GC-MS dilakukan.
In reply to 1914121003 Agfharinda Azwa

Re: TUGAS

by 1914121005 Anggun Sari -
Nama : Anggun Sari
NPM : 1914121005
Kelompok 3

Izin menjawab pertanyaan kelompok 2 terkait HPLC

1.Percobaan dilakukan dengan pencampuran bahan kimia yang dibuat menggunakan air suling dan kemudian air deionisasi. Semua bahan kimia lainnya adalah kelas reagen analitis dan digunakan tanpa pemurnian lebih lanjut. Kemudian sampel teh dan persiapan ekstrak tea dan analisi HPLC

2.Metode HPLC elusi gradien berhasil untuk pemisahan kuantitatif dan penentuan asam fenolik dalam jus cranberry. Hal tersebut dikarenakan adanya gradien yang sederhana, cepat, dan tepat dengan fase gerak untuk pemisahan simultan sehingga dapat mengidentifikasi serta dapat menentukan kuantisasi katekin individu, kafein, dan asam fonalik dalam teh hijau. Dengan metode HPLC yang dilakukan juga dapat mengidentifikasi asam fenolik bebas utama yaitu, asam galat. Dengan demikian, ditemukan empat katekin utama dalam jus cranberry yaitu, EGCG, EGC, EKG, dan EC. Adanya hasil tersebut menandakan bahwa metode HPLC dapat digunakan untuk pemisahan kuantitatif dalam penentuan asam fenolik dalam juz cranberry.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by 1914121011 Ulivia Alfina Zahra -

Nama: Ulivia Alfina Zahra
NPM: 1914121011
Kelompok 3

Pertanyaan tentang GC-MS

  1. Jelaskan apa itu GC-MS, kegunaan, dan juga keunggulan dari instrumen yang ada pada GC-MS!
  2. Dalam penggunaannya, tidak semua senyawa dapat dianalisis dengan GC-MS. Jelaskan senyawa seperti apa yang dapat dianalisis dengan GC-MS dan berikan contoh senyawanya!
  3. Berdasarkan jurnal GC-MS yang dirujuk oleh kelompok 3, jelaskan masalah yang melatarbelakangi diperlukannya suatu metode non-destruktif yang cepat, sensitif, dan dapat diterapkan secara langsung dan realtime, salah satunya dengan E-nose dan GCMS!
  4. Berdasarkan jurnal GC-MS yang dirujuk oleh kelompok 3, jelaskan mengapa deteksi dini dan klasifikasi jamur penyebab penyakit pada pascapanen strawberry dilakukan berdasarkan adanya senyawa volatil !
  5. Berdasarkan jurnal GC-MS yang dirujuk oleh kelompok 3, jelaskan mengapa setiap sensor oksida logam perlu dicuci dengan menggunakan arang aktif!

In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by 1954121001 Karimah -
Karimah NPM. 1954121001 dari Kelompok 4.
Pertanyaan HPLC untuk Kelompok 1.

Jawablah 5 pertanyaan di bawah ini terkait HPLC dengan benar!
1. Apa itu HPLC (High Performance Liquid Chromatograph)?
2. Beberapa metode yang digunakan pada Journal of Chemistry kelompok 4 salah satunya yaitu menganalisis buah goji Berry. Pada tahap menganalisis, alat apakah yang digunakan untuk memompa?
3. Jelaskan prinsip kerja HPLC!
4. HPLC terdiri dari beberapa komponen yang mendukung salah satunya yaitu detektor. Sebutkan jenis detektor HPLC yang kamu ketahui!
5. Kelompok 4 menggunakan Journal of Chemistry mengenai HPLC yang di dalamnya menganalisis buah goji Berry. Mengapa peneliti tersebut menggunakan buah goji Berry? Jelaskan alasannya!
In reply to 1954121001 Karimah

Re: TUGAS

by Ajeng Windi Astuti -
Jawaban dari Kelompok 1 oleh Ajeng Windi Astuti dan Widi Riski Pebianti
1. HPLC (High Performance Liquid Chromatography) atau KCKT (Kromatografi Cair Kinerja Tinggi) merupakan metode analisis sampel yang kerap digunakan dalam industri maupun laboratorium analisis farmasi. Selain itu HPLC juga merupakan alat laboratorium yang bekerja dengan metode fisikokimia, didasarkan pada teknik kromatografi dimana fase geraknya berupa cairan dan fase diamnya bisa berupa memiliki bentuk padat atau cair.
2. Menganalisis HPLC yang dilakukan dengan menggunakan pompa LC-10ADvp dan ELSD, beroperasi pada 60∘C dan tekanan nitrogen 230 kPa.
3. Prinsip HPLC menggunakan prinsip kromatografi untuk mengukur sampel. Dalam kromatografi, analisis dilakukan dengan cara memisahkan molekul berdasarkan perbedaan struktur ataupun komposisinya. Pemisahan tersebut terjadi saat sampel bergerak melewati fase diam (dapat berupa zat padat atau cair) karena terbawa oleh fase gerak (dapat berupa zat cair atau gas).
4. Detektor UV-Vis, detektor indeks bias, fluoresensi, serta detektor elektrokimia.
5. Minat pada komposisi buah berry telah tumbuh karena meningkatnya kesadaran akan manfaat kesehatannya, karena buah ini kaya akan sumber gula, zat gizi mikro, dan zat penting lainnya seperti fitokimia. Faktanya, penelitian terbaru telah mengungkapkan bahwa spesies berry memiliki efek positif penting pada kesehatan manusia yang terutama dapat dianggap berasal dari beberapa senyawa yang berhubungan dengan rasa dan kesehatan seperti gula, fenolat, dan asam organik.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by 1914121032 Sabila Azzahra -
Nama : Sabila Azzahra
NPM: 1914121032
KELOMPOK 4
Pertanyaan GCMS

1. Jelaskan apa itu Kromatografi gas dan apa prinsip dari alat tersebut!
2. Berdasarkan jurnal kelompok 4 alat GC-MS digunakan untuk uji apa dan apa hasil yang didapatkan?
3. Berdasarkan jurnal kelompom 4 sebutkan keuntungan dan aplikasi alat GC-MS.
4. Dalam bidang pertanian GC-MS banyak digunakan untuk menganalisis apa saja?
5. Sebutkan keunggulan dan kelemahan dari GC-MS itu sendiri.
In reply to 1914121032 Sabila Azzahra

Re: TUGAS

by Ajeng Windi Astuti -
Jawaban dari Kelompok 1 oleh Ajeng Windi Astuti dan Widi Riski Pebianti

1. GCMS (Gas Chromatografy Mass Spectrometry) atau juga dikenal kromatografi gas spektrometri massa merupakan metode yang mengkombinasikan kromatografi gas (GC) dan spektrometri massa (MS) untuk mengindentifikasi senyawa yang berbeda dalam analisis sampel.
Prinsip kromatografi gas adalah adsorpsi dan partisi. Selain itu pada prinsipnya, ada dua blok utama dalam instrumen GCMS, yaitu GC dan MS. GC menggunakan kolom kapiler yang tergantung pada dimensi kolom (panjang, diameter, ketebalan film) serta sifat fase. Perbedaan sifat kimia antara molekul-molekul yang berbeda dalam suatu campuran dapat dipisahkan dengan melewatkan sampel sepanjang kolom.
2. Penggunaan Kromatografi Gas-Spektrometri Massa (GC-MS) Teknik Analisis Senyawa Alami Bioaktif Beberapa Tanaman
3. a. Forensik dan kasus kriminal
b. Pemantauan lingkungan
c. analisis makanan, minuman, rasa dan aroma
d. aplikasi kedokteran dan farmasi
4. Dalam bidang pertanian, GCMS banyak digunakan untuk menganalisis POPs (Polutan Organik Persisten) seperti pestisida yang terkandung dalam bahan pangan, bahan kimia industri, produk yang tidak sengaja dihasilkan PCDD (Poly Chlorinated Dibenzop-Dioxins), PCDF (Poly Chlorinated Dibenzo Furans), PCB (Poly Chlorinated Biphenyl), karakterisasi tanaman (lignin, inositol, lemak, asam lemak, karbohidrat, flavonoid, antioksidan), metabolomics (fitohormon), analisa flavor, dan lain sebagainya.
5. Keunggulan instrumen GCMS adalah resolusi dan sensitivitas tinggi, spesifik, fleksibel (mudah digabung dengan instrumen fisika/kimia lainnya), dapat memberikan informasi struktur, dan efisien (membutuhkan jumlah sampel sedikit, waktu pemisahan yang dibutuhkan relatif cepat). Kelemahan dari GCMS adalah kurang cocok untuk analisa senyawa labil pada suhu tinggi karena akan terdekomposisi pada awal pemisahan.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by 1914121005 Anggun Sari -
Nama: Anggun Sari
NPM: 1914121005
Kelompok : 3

Pertanyaan HPLC Untuk Kelompok 4

1.Apakah ciri khas dari HPLC yang membedakan dengan metode kromatografi?
2.Apalah fungsi dari bagian injektor pada HPLC?
3.Jelaskan cara uji linieritas pada jurnal HPLC kelompok 3?
4.Sebutkan 3 metode validasi HPLC?
5.Pada jurnal Validation Of High-Performance Liquud Chromatography For Determination Of Bromelain In Pineapple (Analisis Comosus(l) Merr) Water HPLC digunakan untuk? Dan mengapa dalam pengujian tersebut menggunakan HPLC?
In reply to 1914121005 Anggun Sari

Re: TUGAS

by 1954121001 Karimah -
Karimah NPM. 1954121001 dari Kelompok 4.
Izin menjawab pertanyaan terkait HPLC dari Anggun Sari NPM. 1914121005 dari Kelompok 3

1. Ciri khas HPLC yang membedakannya dari metode kromatografi lain adalah penggunaan pompa bertekanan tinggi yang mendorong fase gerak dan sampel melewati fase diam.
2. Injektor merupakan bagian komponen pada HPLC yang berfungsi sebagai tempat masuknya sampel ke dalam sistem HPLC. Proses injeksi dapat dilakukan secara manual dengan syringe atau dengan menggunakan sistem injeksi otomatis. Injektor pada HPLC harus dapat menampung sampel cairan dalam kisaran volume 0.1-100 mL.
3. Pada jurnal kelompok 3 terdapat beberapa metode dalam validasi HPLC salah satunya yaitu Uji Linieritas. Cara Uji Linieritas ini yaitu dengan dibuat sebanyak 8 konsentrasi sampel untuk diuji linearitas. Lalu, sampel jus nanas sebanyak 0,1 ; 0,2 ; 0,4 ; 0,6 ; 0,8 ; 1,0; 1,2 ; dan 1,4 ml dimasukkan ke dalam masing-masing labu ukur, kemudian ditambahkan metanol hingga 5 ml. Selanjutnya, sebanyak 20 L larutan dari masing-masing konsentrasi disuntikkan ke dalam kromatografi. Sehingga korelasi koefisien (r) kurva dibuat dari hubungan antara analit dan konsentrasi.
4. Tiga metode validasi HPLC yaitu Uji linieritas, Uji Akurasi, dan Uji presisi.
5. Penggunaan HPLC dapat digunakan menentukan bromealin pada buah nanas. Pengujian tersebut menggunakan HPLC karena suatu metode yang selektif, akurat, tepat, efisien dan sederhana untuk penentuan kadar bromelin dalam air nanas.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by 1914121040 Aldhi Apriand.S -
Pertanyaan terkait HPLC

1. Apa yang membedakan aplikasi HPLC pada fase normal dan terbalik ?

Pertanyaan terkait GCMS

1. Bagaimanakah cara prinsip kerja dalam instrumen GCMS
2. Penggunaan GCMS lebih di aplikasikan pada objek seperti apa ?
In reply to 1914121040 Aldhi Apriand.S

Re: TUGAS

by 1914121011 Ulivia Alfina Zahra -
Nama: Ulivia Alfina Zahra
NPM: 1914121011
Kelompok 3

Izin menjawab pertanyaan kelompok 2 tentang GCMS.
  1. Prinsip kerja instrumen GC-MS pada dasarnya terdiri atas dua blok utama, yaitu GC dan MS.  GC terdiri dari kolom kapiler yang ukurannya tergantung pada dimensi kolom berupa panjang, diameter, dan ketebalan filmnya serta sifat fase.  Di sepanjang kolom tersebut, molekul-molekul dengan sifat kimia dari suatu campuran akan dipisahkan dengan melewatkan sampel pada kolom tersebut.  Molekul-molekul ini membutuhkan waktu retensi yang berbeda untuk keluar dari GC-MS.  Berdasarkan perbedaan waktu retensi tersebut maka dapat diketahui senyawa-senyawa apa saja yang ada di dalam sampel.  Hasil ini selanjutnya akan dimasukkan ke dalam instrumen MS sehingga diketahui massa molekul relatif dari senyawa sampel tersebut.
  2. umumnya GC-MS lebih banyak digunakan untuk menganalisis Polutan Organik Presisten (POPs), misalnya untuk menganalisis pestisida yang terkandung dalam bahan pangan, bahan kimia industri, produk yang tidak sengaja dihasilkan PCDD(Poly Chlorinated Dibenzop-Dioxins), PCDF (Poly Chlorinated Dibenzo Furans), karakterisasi tanaman (lignin, inositol, lemak, karbohidrat, asam lemak, flavoniod, dan antioksidan), metabolomics misalnya fitohormon, dan untuk analisa flavor.
In reply to 1914121040 Aldhi Apriand.S

Re: TUGAS

by 1914121005 Anggun Sari -
Nama : Anggun Sari
NPM : 1914121005
Kelompok 3

Izin menjawab pertanyaan kelompok 2 terkait HPLC

1.Perbedaan aplikasi HPLC pada fase normal dan terbalik yaitu, fase normal HPLC menggunakan fase diam nonpolar dan fase gerak polar sedangkan fase terbalik HPLC menggunakan fase diam polar dan fase gerak kurang polar.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Ajeng Windi Astuti -
Pertanyaan HPLC dan GCMS Kelompok 1 (Ajeng Windi Astuti dan Widi Riski Pebianti) untuk Kelompok 2
1. Apa prinsip kerja hplc
2. Keuntungan menggunakan hplc?
3. Apa itu gcms?
4. Apa prinsip kerja gcms?
5. Apa keunggulan dan kelemahan gcms?
6. Senyawa apa saja yang dapat dianalisis dengan gcms?
In reply to Ajeng Windi Astuti

Re: TUGAS

by 1914121003 Agfharinda Azwa -
Saya Agfharinda Azwa 1914121003. Izin menjawab pertanyaan no. 1 dan 2 dari kelompok 1.

1. Prinsip kerja HPLC adalah melakukan pemisahan komponen analit berdasarkan kepolarannya, setiap campuran yang keluar akan terdeteksi dengan detektor dan direkam dalam bentuk kromatogram.

2. Keuntungan menggunakan HPLC diantaranya adalah pekerjaan akan lebih mudah dilakukan dengan automasi dalam prosedur analisis dan pengolahan data, dapat mengalisis sampel dengan kuantitas yang kecil, dan mampu memisahkan molekul-molekul dari suatu campuran dengan daya pisah tinggi.
In reply to Ajeng Windi Astuti

Re: TUGAS

by 1914121004 Widia Putri Rahayu -
Saya Widia Putri Rahayu 1914121004 kelompok 2. Izin menjawab pertanyaan no. 4 dan 5 dari kelompok 1

4. Prinsip kerja GC-MS adalah sampel yang berupa cairan diinjeksikan ke dalam injektor kemudian diuapkan. Sampel yang berbentuk uap dibawa oleh gas pembawa menuju kolom untuk proses pemisahan. Setelah terpisah, masing- masing komponen akan melalui ruang pengion dan dibombardir oleh elektron sehingga terjadi ionisasi.

5. Keunggulan instrumen GCMS adalah memiliki resolusi dan sensitivitas tinggi, spesifik, fleksibel atau mudah digabung dengan instrumen fisika/kimia lainnya, dapat memberikan informasi struktur, dan efisien atau membutuhkan jumlah sampel sedikit, waktu pemisahan yang dibutuhkan relatif cepat.
- Kelemahan dari GCMS adalah kurang cocok untuk analisa senyawa labil pada suhu tinggi karena akan terdekomposisi pada awal pemisahan.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by 1914121032 Sabila Azzahra -
Nama: Sabila Azzahra, NPM: 1914121032 izin menjawab pertanyaan Ulivia Alfina Zahra dari kelompok 3,

1. GCMS (Gas Chromatografy Mass Spectrometry) atau juga dikenal kromatografi gas spektrometri massa merupakan metode yang mengkombinasikan kromatografi gas (GC) dan spektrometri massa (MS) sendiri memiliki kegunaan untuk mengindentifikasi senyawa yang berbeda dalam analisis sampel. Keunggulan instrumen GCMS adalah resolusi dan sensitivitas tinggi, spesifik, fleksibel (mudah digabung dengan instrumen fisika/kimia lainnya), dapat memberikan informasi struktur, dan efisien (membutuhkan jumlah sampel sedikit, waktu pemisahan yang dibutuhkan relatif cepat).
2. Tidak semua senyawa dapat dianalis dengan GCMS. Biasanya senyawa yang dapat dianalisis dengan GCMS adalah senyawa yang dapat diuapkan (<350 ͦC) dan tidak terdekomposisi. contohnya adalah sebagian besar solvent, pestisida, flavor, hidrokarbon, obat-obatan, dan lain-lain.
3. Penyakit yang disebabkan oleh jamur umumnya sulit diidentifikasi, akibatnya penyakit jamur akan dengan cepat menyebar ke buah sehat lainnya dalam satu unit sehingga menurunkan kualitas dan menyebabkan kerugian. Dalam menangani hal ini, analisis mikrobiologi konvensional memakan banyak waktu dan tidak memberikan hasil real time yang dibutuhkan industri strawberry. Oleh karena itu dibutuhkan suatu metode non-destruktif yang lebih cepat, sensitif, dan dapat diterapkan secara langsung dan realtime, salah satunya dengan E-nose dan GCMS yang sensitif dan selektif.
4. Karena senyawa volatil dalam buah strawberry telah banyak dipelajari secara ekstensif dan telah ditemukan lebih dari 360 senyawa volatil. Senyawa volatil sendiri dihasilkan dari buah yang terinfeksi mikroorganisme pathogen, dimana, setiap mikroorganisme pathogen yang berbeda akan menghasilkan senyawa volatil yang berbeda pula.
5. Pencucian sensor GC-MS dengan udara bersih yang disaring dengan arang aktif bertujuan untuk menjaga agar sensor tetap sensitif terhadap senyawa volatil. Dengan demikian, ketika pencucian tidak dilakukan, maka dapat berpotensi mengurangi sensitivitas sensor terhadap senyawa volatil dan hasil pengujian dengan alat ini akan menjadi bias atau dapat membuat senyawa volatil menjadi tidak terbaca oleh sensor pada alat ini.