Silakan dimulai diskusinya..
Sebagai balasan Gamilla Nuri
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
Selamat siang ibu dan teman-teman sekalian, saya Nicolas izin bertanya kepada kelompok 3, dapatkah kalian menjelaskan secara sederhana apa itu stereokimia, dan bagaimana stereokimia dapat menjadi cabang dari kimia organik?
Sebagai balasan NICOLAS ARYA SAPUTRA 2113023012
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
Izin menjawab pertanyaan dari Nicolas Stereokimia
Stereokimia, sebuah subdisiplin kimia, melibatkan studi tentang penataan
ruang relatif atom yang membentuk struktur molekul dan manipulasi
mereka. Cabang penting dari stereokimia adalah studi tentang molekul kiral.
Stereokimia, sebuah subdisiplin kimia, melibatkan studi tentang penataan
ruang relatif atom yang membentuk struktur molekul dan manipulasi
mereka. Cabang penting dari stereokimia adalah studi tentang molekul kiral.
Sebagai balasan NICOLAS ARYA SAPUTRA 2113023012
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
oleh NESTI RAHMADINA 2113023056 -
STEREOKIMIA merupakan studi mengenai molekul-molekul dalam ruang tiga dimensi, yakni bagaimana atom-atom dalam sebuah molekul ditata dalam ruangan satu relatif terhadap yang lain.
Sebagai balasan NICOLAS ARYA SAPUTRA 2113023012
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
oleh Rian Effendi -
izin menambahkan jawaban dari arlis jadi secara sederhanaa streokimia adalah disiplin ilmu cabang kimia organik yang mempelajari struktur 3 dimensi suatu senyawa kenapa masuk di kimia organi seperti yang kita ketahui kimia organik adalah salah satu illmu kimia yang membahas mengenai struktur sifat dan sintesis suatu senyawa terkhusus senyawa organi yang di susun dari carbon dan hidrogen.
Sebagai balasan Gamilla Nuri
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
oleh RIKA AFRILLIA 2113023024 -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat siang.
Izin bertanya kepada kelompok 3.
Di ppt dijelaskan bahwa Friedrich Wohler mampu melakukan sintesis urea dari ammonium sianat. Yang menjadi pertanyaan saya adalah, bagaimana proses sintesis urea dari ammonium sianat tersebut dapat terjadi?
Terimakasih
Selamat siang.
Izin bertanya kepada kelompok 3.
Di ppt dijelaskan bahwa Friedrich Wohler mampu melakukan sintesis urea dari ammonium sianat. Yang menjadi pertanyaan saya adalah, bagaimana proses sintesis urea dari ammonium sianat tersebut dapat terjadi?
Terimakasih
Sebagai balasan RIKA AFRILLIA 2113023024
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
Izin menjawab pertanyaan dari Rika Sintesis Wöhler adalah perubahan amonium sianat menjadi urea.[1] Reaksi kimia ini ditemukan oleh Friedrich Wöhler pada tahun 1828. Penemuan ini dianggap sebagai titik awal dimulainya kimia organik modern.
Sintesis ini penting karena untuk pertama kalinya komponen organik dapat dihasilkan dari reaktan anorganik. Penemuan ini bertentangan dengan teori vitalisme yang meyakini bahwa materi organik mengandung kekuatan khusus atau kekuatan vital. Urea ditemukan pada tahun 1799 dan sebelumnya hanya bisa didapat dari sumber biologis seperti urin.
Sintesis ini penting karena untuk pertama kalinya komponen organik dapat dihasilkan dari reaktan anorganik. Penemuan ini bertentangan dengan teori vitalisme yang meyakini bahwa materi organik mengandung kekuatan khusus atau kekuatan vital. Urea ditemukan pada tahun 1799 dan sebelumnya hanya bisa didapat dari sumber biologis seperti urin.
Sebagai balasan Arlis Afi Fatuzzahro 2113023020
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
oleh RIKA AFRILLIA 2113023024 -
Terimakasih arlis:)
Tapi bagaimana proses/tahapan-tahan sintesis ammonium sianat itu hingga menjadi urea?
Tapi bagaimana proses/tahapan-tahan sintesis ammonium sianat itu hingga menjadi urea?
Sebagai balasan RIKA AFRILLIA 2113023024
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
Ammonium sianat adalah senyawa anorganik dengan rumus NH4OCN. Senyawa ini berbentuk padatan tidak berwarna.
Senyawa ini terkenal sebagai prekursor (bahan awal) yang digunakan dalam sintesis Wöhler untuk menghasilkan urea. Proses Wöhler ini merupakan proses pertama yang berhasil melakukan sintesis senyawa organik dari reaktan anorganik.
Reaksi kimia pada ini ditemukan pada tahun 1828 oleh Friedrich Wöhler Ammonium sianat terurai menjadi amonia (NH3) dan asam sianat (HCN) yang pada gilirannya bereaksi untuk menghasilkan urea ( (NH2)2CO )
NH4OCN ---> NH3 + HCN ---> (NH2)2CO
Urea berperan penting dalam metabolisme senyawa yang mengandung nitrogen oleh hewan dan tumbuhan. Lebih dari 90% produksi urea industri dunia dibuat untuk digunakan sebagai pupuk nitrogen.
Pupuk urea sangat penting untuk menjaga kesuburan tanah. Sehingga, proses Wöhler ini sangat penting dalam menghasilkan produksi pangan manusia.
Bagaimana saudari Rika?
Senyawa ini terkenal sebagai prekursor (bahan awal) yang digunakan dalam sintesis Wöhler untuk menghasilkan urea. Proses Wöhler ini merupakan proses pertama yang berhasil melakukan sintesis senyawa organik dari reaktan anorganik.
Reaksi kimia pada ini ditemukan pada tahun 1828 oleh Friedrich Wöhler Ammonium sianat terurai menjadi amonia (NH3) dan asam sianat (HCN) yang pada gilirannya bereaksi untuk menghasilkan urea ( (NH2)2CO )
NH4OCN ---> NH3 + HCN ---> (NH2)2CO
Urea berperan penting dalam metabolisme senyawa yang mengandung nitrogen oleh hewan dan tumbuhan. Lebih dari 90% produksi urea industri dunia dibuat untuk digunakan sebagai pupuk nitrogen.
Pupuk urea sangat penting untuk menjaga kesuburan tanah. Sehingga, proses Wöhler ini sangat penting dalam menghasilkan produksi pangan manusia.
Bagaimana saudari Rika?
Sebagai balasan RIKA AFRILLIA 2113023024
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
oleh Rian Effendi -
Ammonium sianat adalah senyawa anorganik dengan rumus NH4OCN. Senyawa ini berbentuk padatan tidak berwarna.
Senyawa ini terkenal sebagai prekursor (bahan awal) yang digunakan dalam sintesis Wöhler untuk menghasilkan urea. Proses Wöhler ini merupakan proses pertama yang berhasil melakukan sintesis senyawa organik dari reaktan anorganik.
Reaksi kimia pada ini ditemukan pada tahun 1828 oleh Friedrich Wöhler Ammonium sianat terurai menjadi amonia (NH3) dan asam sianat (HCN) yang pada gilirannya bereaksi untuk menghasilkan urea ( (NH2)2CO )
NH4OCN ---> NH3 + HCN ---> (NH2)2CO
nah dari persamaan tersebut kita ketahui bahwasany urea itu di dapat dari proses pengurain dari ammonium sianat melalui pembakaran. sehingga nanti akan di dapat amonia dan urea
Senyawa ini terkenal sebagai prekursor (bahan awal) yang digunakan dalam sintesis Wöhler untuk menghasilkan urea. Proses Wöhler ini merupakan proses pertama yang berhasil melakukan sintesis senyawa organik dari reaktan anorganik.
Reaksi kimia pada ini ditemukan pada tahun 1828 oleh Friedrich Wöhler Ammonium sianat terurai menjadi amonia (NH3) dan asam sianat (HCN) yang pada gilirannya bereaksi untuk menghasilkan urea ( (NH2)2CO )
NH4OCN ---> NH3 + HCN ---> (NH2)2CO
nah dari persamaan tersebut kita ketahui bahwasany urea itu di dapat dari proses pengurain dari ammonium sianat melalui pembakaran. sehingga nanti akan di dapat amonia dan urea
Sebagai balasan Rian Effendi
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
oleh RIKA AFRILLIA 2113023024 -
Terimakasih Rian & Arlis atas jawabannya:)
Sebagai balasan Gamilla Nuri
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
oleh Hana Adelya 2113023066 -
Izin bertanya kepada kelompok 3
kan cabang-cabang kimia organik itu ada 5. Pertanyaan saya,Tolong jelaskan 5 cabang Kimia organik tersebut!
Terima kasih
kan cabang-cabang kimia organik itu ada 5. Pertanyaan saya,Tolong jelaskan 5 cabang Kimia organik tersebut!
Terima kasih
Sebagai balasan Hana Adelya 2113023066
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
Izin menjawab pertanyaan dari Hana 1. Stereokimia
Stereokimia, sebuah subdisiplin kimia, melibatkan studi tentang penataan
ruang relatif atom yang membentuk struktur molekul dan manipulasi
mereka. Cabang penting dari stereokimia adalah studi tentang molekul kiral.
2. Kimia medisinal
Kimia medisinal adalah multidisiplin ilmu yang terlibat dalam
desain, sintesis obat potensial diikuti oleh studi pemeriksaan interaksi
3. Kimia organologam
Kimia organologam adalah studi mengenai senyawa
organologam, senyawa kimia yang mengandung setidaknya satu ikatan
kimia antara atom karbon dari sebuah molekul organik dan logam, termasuk
alkali, alkali tanah, dan logam transisi, dan terkadang diperluas untuk
mencakup metaloid seperti boron, silikon, dan timah, pula.[1] Selain ikatan
untuk fragmen atau molekul organil, ikatan dengan karbon 'anorganik',
seperti karbon monoksida (karbonil logam), sianida, atau karbida, umumnya
dianggap organologam juga. Beberapa senyawa yang terkait seperti logam
transisi hidrida dan kompleks logam fosfina sering dimasukkan dalam diskusi senyawa organologam, meskipun secara tegas, mereka tidak selalu
merupakan organologam. Istilah yang terkait tetapi berbeda "senyawa
metalorganik" mengacu pada senyawa yang mengandung logam yang
kurang memiliki ikatan logam-karbon langsung tetapi yang mengandung
ligan organik. Logam β-diketonat, alkoksida, dialkilamida, dan kompleks
logam fosfina merupakan anggota perwakilan dari golongan ini. Bidang
kimia organologam menggabungkan aspek-aspek kimia
anorganik dan organik tradisional.
4. Kimia organik fisik
Kimia organik fisik, suatu istilah yang diperkenalkan oleh Louis Plack
Hammett pada tahun 1940,
[3] merujuk pada disiplin kimia organik yang
berfokus pada hubungan antara struktur dan reaktivitas kimia, khususnya,
menerapkan alat eksperimental kimia fisik untuk studi molekul
organik.
[4] Titik fokus studi yang spesifik meliputi laju reaksi
organik, stabilitas kimia relatif dari bahan awal, zat antara reaktif, keadaan
transisi, dan produk reaksi kimia, serta aspek solvasi non-kovalen dan
interaksi molekul yang mempengaruhi reaktivitas kimia. Studi semacam itu
memberikan kerangka teoretis dan praktis untuk memahami bagaimana
perubahan struktur dalam konteks fasa larutan atau fasa padat
mempengaruhi mekanisme reaksi dan laju reaksi untuk setiap reaksi
organik yang menarik.
Ahli kimia organik fisik menggunakan pendekatan teoretis dan
eksperimental untuk memahami masalah mendasar ini di kimia organik,
termasuk kalkulasi kimia dan termodinamika klasik, kuantum dan kimia
komputasi, serta
eksperimen spektroskopi misalnya, NMR), spektrometri (misalnya,
pendekatan MS), dan kristalografi. Oleh karena itu, bidang tersebut
memiliki aplikasi ke berbagai bidang yang lebih khusus,
termasuk elektro dan fotokimia, polimer dan kimia
supramolekuler, enzimologi, dan biokimia, serta untuk perusahaan
komersial yang melibatkan proses kimia, teknik kimia, ilmu
material dan nanoteknologi serta penemuan obat.
Stereokimia, sebuah subdisiplin kimia, melibatkan studi tentang penataan
ruang relatif atom yang membentuk struktur molekul dan manipulasi
mereka. Cabang penting dari stereokimia adalah studi tentang molekul kiral.
2. Kimia medisinal
Kimia medisinal adalah multidisiplin ilmu yang terlibat dalam
desain, sintesis obat potensial diikuti oleh studi pemeriksaan interaksi
3. Kimia organologam
Kimia organologam adalah studi mengenai senyawa
organologam, senyawa kimia yang mengandung setidaknya satu ikatan
kimia antara atom karbon dari sebuah molekul organik dan logam, termasuk
alkali, alkali tanah, dan logam transisi, dan terkadang diperluas untuk
mencakup metaloid seperti boron, silikon, dan timah, pula.[1] Selain ikatan
untuk fragmen atau molekul organil, ikatan dengan karbon 'anorganik',
seperti karbon monoksida (karbonil logam), sianida, atau karbida, umumnya
dianggap organologam juga. Beberapa senyawa yang terkait seperti logam
transisi hidrida dan kompleks logam fosfina sering dimasukkan dalam diskusi senyawa organologam, meskipun secara tegas, mereka tidak selalu
merupakan organologam. Istilah yang terkait tetapi berbeda "senyawa
metalorganik" mengacu pada senyawa yang mengandung logam yang
kurang memiliki ikatan logam-karbon langsung tetapi yang mengandung
ligan organik. Logam β-diketonat, alkoksida, dialkilamida, dan kompleks
logam fosfina merupakan anggota perwakilan dari golongan ini. Bidang
kimia organologam menggabungkan aspek-aspek kimia
anorganik dan organik tradisional.
4. Kimia organik fisik
Kimia organik fisik, suatu istilah yang diperkenalkan oleh Louis Plack
Hammett pada tahun 1940,
[3] merujuk pada disiplin kimia organik yang
berfokus pada hubungan antara struktur dan reaktivitas kimia, khususnya,
menerapkan alat eksperimental kimia fisik untuk studi molekul
organik.
[4] Titik fokus studi yang spesifik meliputi laju reaksi
organik, stabilitas kimia relatif dari bahan awal, zat antara reaktif, keadaan
transisi, dan produk reaksi kimia, serta aspek solvasi non-kovalen dan
interaksi molekul yang mempengaruhi reaktivitas kimia. Studi semacam itu
memberikan kerangka teoretis dan praktis untuk memahami bagaimana
perubahan struktur dalam konteks fasa larutan atau fasa padat
mempengaruhi mekanisme reaksi dan laju reaksi untuk setiap reaksi
organik yang menarik.
Ahli kimia organik fisik menggunakan pendekatan teoretis dan
eksperimental untuk memahami masalah mendasar ini di kimia organik,
termasuk kalkulasi kimia dan termodinamika klasik, kuantum dan kimia
komputasi, serta
eksperimen spektroskopi misalnya, NMR), spektrometri (misalnya,
pendekatan MS), dan kristalografi. Oleh karena itu, bidang tersebut
memiliki aplikasi ke berbagai bidang yang lebih khusus,
termasuk elektro dan fotokimia, polimer dan kimia
supramolekuler, enzimologi, dan biokimia, serta untuk perusahaan
komersial yang melibatkan proses kimia, teknik kimia, ilmu
material dan nanoteknologi serta penemuan obat.
Sebagai balasan Arlis Afi Fatuzzahro 2113023020
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
5. Kimia polimer
Kimia polimer atau kimia makromolekular adalah ilmu multidisiplin
yang berfokus pada sintesis kimia dan sifat
kimia polimer dan makromolekul. Menurut rekomendasi IUPAC,
makromolekul merujuk pada rantai molekul individu dan merupakan ranah
ilmu kimia. Polimer menjelaskan sifat-sifat bahan polimer dan merupakan
bidang fisika polimer sebagai subbidang dari fisika.
Kimia polimer atau kimia makromolekular adalah ilmu multidisiplin
yang berfokus pada sintesis kimia dan sifat
kimia polimer dan makromolekul. Menurut rekomendasi IUPAC,
makromolekul merujuk pada rantai molekul individu dan merupakan ranah
ilmu kimia. Polimer menjelaskan sifat-sifat bahan polimer dan merupakan
bidang fisika polimer sebagai subbidang dari fisika.
Sebagai balasan Hana Adelya 2113023066
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
oleh NESTI RAHMADINA 2113023056 -
izin menjawab hana, di ppt memang disebutkan 5 cabang ilmu kimia, di di vidio sudah di jelaskan, silahkan di lihat dan di dengarkan di vidio kelompok kami
Sebagai balasan Gamilla Nuri
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
oleh Devina Qori Denila -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Selamat siang.
Saya Devina Qori Denila dari kelompok Marie Curie. Izin bertanya kepada kelompok 3 Friedrich Wohler.
Di PPT sudah dijelaskan bahwa terdapat 5 cabang kimia organik.
Pertanyaan saya, apa yang dimaksud dari cabang-cabang kimia organik yaitu Stereokimia, Kimia medisinal, kimia organologam, kimia organik fisik, kimia polimer dan berikan contoh dari masing-masing cabang kimia organik tersebut?
Selamat siang.
Saya Devina Qori Denila dari kelompok Marie Curie. Izin bertanya kepada kelompok 3 Friedrich Wohler.
Di PPT sudah dijelaskan bahwa terdapat 5 cabang kimia organik.
Pertanyaan saya, apa yang dimaksud dari cabang-cabang kimia organik yaitu Stereokimia, Kimia medisinal, kimia organologam, kimia organik fisik, kimia polimer dan berikan contoh dari masing-masing cabang kimia organik tersebut?
Sebagai balasan Devina Qori Denila
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
izin menjawab pertanyan devina
Cabang – cabang kimia organic
1.Stereokimia
Stereokimia, sebuah subdisiplin kimia, melibatkan studi tentang penataan ruang relatif atom yang membentuk struktur molekul dan manipulasi mereka. Cabang penting dari stereokimia adalah studi tentang molekul kiral.
2.Kimia medisinal
Kimia medisinal adalah multidisiplin ilmu yang terlibat dalam desain, sintesis obat potensial diikuti oleh studi pemeriksaan interaksi
3.Kimia organologam
Kimia organologam adalah studi mengenai senyawa
organologam, senyawa kimia yang mengandung setidaknya satu ikatan kimia antara atom karbon dari sebuah molekul organik dan logam, termasuk alkali, alkali tanah, dan logam transisi, dan terkadang diperluas untuk mencakup metaloid seperti boron, silikon, dan timah, pula.[1] Selain ikatan untuk fragmen atau molekul organil, ikatan dengan karbon 'anorganik', seperti karbon monoksida (karbonil logam), sianida, atau karbida, umumnya dianggap organologam juga.
4.Kimia organik fisik
Kimia organik fisik, suatu istilah yang diperkenalkan oleh Louis Plack Hammett pada tahun 1940,[3] merujuk pada disiplin kimia organik yang berfokus pada hubungan antara struktur dan reaktivitas kimia, khususnya, menerapkan alat eksperimental kimia fisik untuk studi molekul organik.[4] Titik fokus studi yang spesifik meliputi laju reaksi
organik, stabilitas kimia relatif dari bahan awal, zat antara reaktif, keadaan transisi, dan produk reaksi kimia, serta aspek solvasi non-kovalen dan interaksi molekul yang mempengaruhi reaktivitas kimia.
5.Kimia polimer
Kimia polimer atau kimia makromolekular adalah ilmu multidisiplin yang berfokus pada sintesis kimia dan sifat
kimia polimer dan makromolekul. Menurut rekomendasi IUPAC, makromolekul merujuk pada rantai molekul individu dan merupakan ranah ilmu kimia. Polimer menjelaskan sifat-sifat bahan polimer dan merupakan bidang fisika polimer sebagai subbidang dari fisika.
Cabang – cabang kimia organic
1.Stereokimia
Stereokimia, sebuah subdisiplin kimia, melibatkan studi tentang penataan ruang relatif atom yang membentuk struktur molekul dan manipulasi mereka. Cabang penting dari stereokimia adalah studi tentang molekul kiral.
2.Kimia medisinal
Kimia medisinal adalah multidisiplin ilmu yang terlibat dalam desain, sintesis obat potensial diikuti oleh studi pemeriksaan interaksi
3.Kimia organologam
Kimia organologam adalah studi mengenai senyawa
organologam, senyawa kimia yang mengandung setidaknya satu ikatan kimia antara atom karbon dari sebuah molekul organik dan logam, termasuk alkali, alkali tanah, dan logam transisi, dan terkadang diperluas untuk mencakup metaloid seperti boron, silikon, dan timah, pula.[1] Selain ikatan untuk fragmen atau molekul organil, ikatan dengan karbon 'anorganik', seperti karbon monoksida (karbonil logam), sianida, atau karbida, umumnya dianggap organologam juga.
4.Kimia organik fisik
Kimia organik fisik, suatu istilah yang diperkenalkan oleh Louis Plack Hammett pada tahun 1940,[3] merujuk pada disiplin kimia organik yang berfokus pada hubungan antara struktur dan reaktivitas kimia, khususnya, menerapkan alat eksperimental kimia fisik untuk studi molekul organik.[4] Titik fokus studi yang spesifik meliputi laju reaksi
organik, stabilitas kimia relatif dari bahan awal, zat antara reaktif, keadaan transisi, dan produk reaksi kimia, serta aspek solvasi non-kovalen dan interaksi molekul yang mempengaruhi reaktivitas kimia.
5.Kimia polimer
Kimia polimer atau kimia makromolekular adalah ilmu multidisiplin yang berfokus pada sintesis kimia dan sifat
kimia polimer dan makromolekul. Menurut rekomendasi IUPAC, makromolekul merujuk pada rantai molekul individu dan merupakan ranah ilmu kimia. Polimer menjelaskan sifat-sifat bahan polimer dan merupakan bidang fisika polimer sebagai subbidang dari fisika.
Sebagai balasan Devina Qori Denila
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
oleh Rian Effendi -
untuk penjelasanya sudah ada di makalah bisa di pahami lagi ya devina nah untuk contoh contoh dari cabang 2 kimia orgnik
untuk di kimia medisiansial itu contohnya dalam obat obatan , di stereokimia berhubungan dengan penamaan senyawa dan trukturnya, disini organo logam berkaitan dengan loganm yang berikata dengan karbon satu contoh senyawa organologam adalah trimethylboron, B (CH 3 ) 3, kimia fisik ini contohnya dalam reaksi yang ada di kimia mulai dari kereaktifan dan sebagaainya, dan kimia polimer sendiri untuk bidangnya polimer sendiri merupakan bentuk rantai ikatan kimia yang panjang dan disini contoh dari kimia polimer sendri ada polimer alam seperti ptotein ada juga polimer sintesis yang di buat manusia berupa plastik
untuk di kimia medisiansial itu contohnya dalam obat obatan , di stereokimia berhubungan dengan penamaan senyawa dan trukturnya, disini organo logam berkaitan dengan loganm yang berikata dengan karbon satu contoh senyawa organologam adalah trimethylboron, B (CH 3 ) 3, kimia fisik ini contohnya dalam reaksi yang ada di kimia mulai dari kereaktifan dan sebagaainya, dan kimia polimer sendiri untuk bidangnya polimer sendiri merupakan bentuk rantai ikatan kimia yang panjang dan disini contoh dari kimia polimer sendri ada polimer alam seperti ptotein ada juga polimer sintesis yang di buat manusia berupa plastik
Selamat siang ibu dan rekan-rekan sekalian, izin bertanya kepada teman-teman di kelompok tiga
Pada stereokimia ada benda kiral dan akiral, yang ingin saya tanyakan adalah adakah contoh dari benda kiral dan akiral tersebut serta jelaskan perbedaan antara kedua benda tersebut
Terima kasih
Pada stereokimia ada benda kiral dan akiral, yang ingin saya tanyakan adalah adakah contoh dari benda kiral dan akiral tersebut serta jelaskan perbedaan antara kedua benda tersebut
Terima kasih
Sebagai balasan Feralia Safitri
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
Saya Ginanti Putri Ganta dari kelompok Friedrich Wohler izin menjwab pertanyaan fera... berikut jawaban saya
Sebagai balasan Feralia Safitri
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
Molekul kiral adalah molekul yang mempunyai bayangan cermin tidak superimposabel (tidak dapat bertumpukan ).[2] Suatu molekul organik disebut molekul kiral jika terdapat minimal 1 atom C yang mengikat empat gugus yang berlainan.[3] Molekul-molekul kiral memiliki sifat optis, yang artinya suatu molekul kiral memiliki kemampuan untuk memutar bidang cahaya terpolarisasi pada alat yang disebut polarimeter.[3] Perbedaan antara molekul kiral dan akiral adalah bahwa hanya senyawa kiral yang tidak dapat berhimpit.[1]
Sebagai balasan Gamilla Nuri
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Izin bertanya kepada kelompok 3, apa saja contoh cakupan aplikasi (di berbagai bidang) dari senyawa organik?
Izin bertanya kepada kelompok 3, apa saja contoh cakupan aplikasi (di berbagai bidang) dari senyawa organik?
Sebagai balasan IHDA ZULFA ARDILLAH 2113023022
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
Izin menjawab pertanyaan Ihda..
adapun cakupan aplikasi dari senyawa organik sebagai berikut:
1. Bidang kesehatan
diketemukannya jalur perombakan makanan seperti karbohidrat, protein dan lipid. Hal inimempermudah para ahli bidang kesehatanuntuk mendiagnosa berbagai penyakit.
Penemuan Obat-obatan.
Bidang Kesehatan dan bidangFarmasi
2. Bidang pertanian
Kekurangan zat-zat yang dibutuhkan tanaman dapatdipenuhi dengan pupuk buatan, demikian pula denganserangan hama dan penyakit dapat menggunakanpestisida dan Insektisida.
3. Bidang Geologi
sifat-sifat kimia dari berbagai material bumi dan teknikanalisisnya telah mempermudah geolog dalammempelajari kandungan material bumi, logam maupunminyak bumi.
4. Bidang pangan
Sebagai nutrisi yaitu dala bahan makanan yang dikonsumsi tersusun dari senyawa-senyawa organik dengan adanya kandungan senyawa tersebut sangat bermanfaat sekali bagi pemenuhan kebutuhan nutrisi dan fungsi tubuh kita.
adapun cakupan aplikasi dari senyawa organik sebagai berikut:
1. Bidang kesehatan
diketemukannya jalur perombakan makanan seperti karbohidrat, protein dan lipid. Hal inimempermudah para ahli bidang kesehatanuntuk mendiagnosa berbagai penyakit.
Penemuan Obat-obatan.
Bidang Kesehatan dan bidangFarmasi
2. Bidang pertanian
Kekurangan zat-zat yang dibutuhkan tanaman dapatdipenuhi dengan pupuk buatan, demikian pula denganserangan hama dan penyakit dapat menggunakanpestisida dan Insektisida.
3. Bidang Geologi
sifat-sifat kimia dari berbagai material bumi dan teknikanalisisnya telah mempermudah geolog dalammempelajari kandungan material bumi, logam maupunminyak bumi.
4. Bidang pangan
Sebagai nutrisi yaitu dala bahan makanan yang dikonsumsi tersusun dari senyawa-senyawa organik dengan adanya kandungan senyawa tersebut sangat bermanfaat sekali bagi pemenuhan kebutuhan nutrisi dan fungsi tubuh kita.
Sebagai balasan IHDA ZULFA ARDILLAH 2113023022
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
Izin menjawab pertanyaan ihda,
Cakupan aplikasi dari senyawa organik ini sangat luas, mulai dari obat-obatan, makanan, bahan bakar,cat, kosmetik dan lainnya.
Cakupan aplikasi dari senyawa organik ini sangat luas, mulai dari obat-obatan, makanan, bahan bakar,cat, kosmetik dan lainnya.
Sebagai balasan IHDA ZULFA ARDILLAH 2113023022
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
oleh Rian Effendi -
izin menjawab zulfa jadi kimia orgaik ini banyak mencakup berbagai bidang di kehidupan sehari hari mulai dari bidang pangan, kesehatan, farmasi dan pertanian
serta dalam bidang sumber daya sperti pemanfaatan alkuna sebagai pembentukan bahan bakar eperti yng di jelaskaan pada makalah.
serta dalam bidang sumber daya sperti pemanfaatan alkuna sebagai pembentukan bahan bakar eperti yng di jelaskaan pada makalah.
Sebagai balasan Gamilla Nuri
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
oleh BELLA PUSPITA 2113023052 -
izin bertanya ibu dan teman - teman , saya bella puspiita dari kelmpok berzilius izin bertanya . di ppt tertulis bahwa manfaat ilmu kimia organik dalam kehidupan sehari hari memilki berbagai manfaat dibidang kesehatan , pangan , obat- obatan , tekstil f dan parfum . pertanyaan saya apakah maffat kimia organik tersebut dibidang kesehatan , pangan , dan testil . terimakasih
Sebagai balasan BELLA PUSPITA 2113023052
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
oleh NESTI RAHMADINA 2113023056 -
1. Bidang kesehatan
diketemukannya jalur perombakan makanan seperti karbohidrat, protein dan lipid. Hal inimempermudah para ahli bidang kesehatanuntuk mendiagnosa berbagai penyakit.
Penemuan Obat-obatan.
Bidang Kesehatan dan bidangFarmasi
2. Bidang pertanian
Kekurangan zat-zat yang dibutuhkan tanaman dapatdipenuhi dengan pupuk buatan, demikian pula denganserangan hama dan penyakit dapat menggunakanpestisida dan Insektisida.
3. Bidang Geologi
sifat-sifat kimia dari berbagai material bumi dan teknikanalisisnya telah mempermudah geolog dalammempelajari kandungan material bumi, logam maupunminyak bumi.
4. Bidang pangan
Sebagai nutrisi yaitu dala bahan makanan yang dikonsumsi tersusun dari senyawa-senyawa organik dengan adanya kandungan senyawa tersebut sangat bermanfaat sekali bagi pemenuhan kebutuhan nutrisi dan fungsi tubuh kita.
diketemukannya jalur perombakan makanan seperti karbohidrat, protein dan lipid. Hal inimempermudah para ahli bidang kesehatanuntuk mendiagnosa berbagai penyakit.
Penemuan Obat-obatan.
Bidang Kesehatan dan bidangFarmasi
2. Bidang pertanian
Kekurangan zat-zat yang dibutuhkan tanaman dapatdipenuhi dengan pupuk buatan, demikian pula denganserangan hama dan penyakit dapat menggunakanpestisida dan Insektisida.
3. Bidang Geologi
sifat-sifat kimia dari berbagai material bumi dan teknikanalisisnya telah mempermudah geolog dalammempelajari kandungan material bumi, logam maupunminyak bumi.
4. Bidang pangan
Sebagai nutrisi yaitu dala bahan makanan yang dikonsumsi tersusun dari senyawa-senyawa organik dengan adanya kandungan senyawa tersebut sangat bermanfaat sekali bagi pemenuhan kebutuhan nutrisi dan fungsi tubuh kita.
Sebagai balasan Gamilla Nuri
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
oleh LUTFIAH DWI PUTRI 2113023054 -
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..
Saya Lutfiah Dwi Putri izin bertanya kepada kelompok 3.
Tolong jelaskan secara lebih rinci apa itu biokimia molekuler beserta fungsinya.
Terima Kasih
Saya Lutfiah Dwi Putri izin bertanya kepada kelompok 3.
Tolong jelaskan secara lebih rinci apa itu biokimia molekuler beserta fungsinya.
Terima Kasih
Sebagai balasan LUTFIAH DWI PUTRI 2113023054
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
oleh Sania Zena Azaria 2113023058 -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh saya Sania Zena Azaria dari kelompok marie Curie,Izin bertanya kepada kelompok Friedrich Wohler, Salah satu tokoh yang akan mencetuskan lahirnya kimia organik adalah Friedrich wohler,Yang penemuannya sangat fantastis yaitu melakukan sintesis urea dari amonium sianat,padahl itu merupakan ketidak sengajaan sebagaimana yang dijelaskan dalam makalah kelompok Friedrich Wohler lalu bagaimana percobaan tersebut dapat terjadi?
Terimakasih
Terimakasih
Sebagai balasan Sania Zena Azaria 2113023058
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
Pada tahun 1828 Wöhler berusaha untuk mensintesis cyanate amonium melalui penggabungan cyanate perak dengan amonium klorida berair. Reaksi ini menghasilkan padatan kristal putih yang tidak memiliki sifat-sifat cyanate amonium. Wöhler kemudian mencoba untuk mensintesis cyanate amonium menggunakan cyanate berlebih dan amonium hidroksida. Ini menghasilkan bubuk putih yang sama, tetapi dengan sedikit kontaminan sehingga dapat dianalisis. Setelah dianalisis, bubuk putih terbukti memiliki komposisi dan sifat urea, suatu senyawa yang telah diisolasi dari urin.
Pb(OCN)2 + 2 NH3 + H2O → PbO + NH4OCN → H2NCONH2
Urea adalah senyawa organic yang tersusun dari unsure karbon, hydrogen, dan nitrogen dengan rumus CON2H4 atau (NH2)2CO. Senyawa ini adalah senyawa organik sintesis pertama yang berhasil dibuat dari senyawa anorganik, yang akhirnya meruntuhkan konsep vitalisme. Urea adalah hasil metabolisme makhluk hidup.Sintesis ini penting karena untuk pertama kalinya komponen organik dapat dihasilkan dari reaktan anorganik. Penemuan ini bertentangan dengan teori vitalisme yang meyakini bahwa materi organik mengandung kekuatan khusus atau kekuatan vital. Urea ditemukan pada tahun 1799 dan sebelumnya hanya bisa didapat dari sumber biologis seperti urin.
Pb(OCN)2 + 2 NH3 + H2O → PbO + NH4OCN → H2NCONH2
Urea adalah senyawa organic yang tersusun dari unsure karbon, hydrogen, dan nitrogen dengan rumus CON2H4 atau (NH2)2CO. Senyawa ini adalah senyawa organik sintesis pertama yang berhasil dibuat dari senyawa anorganik, yang akhirnya meruntuhkan konsep vitalisme. Urea adalah hasil metabolisme makhluk hidup.Sintesis ini penting karena untuk pertama kalinya komponen organik dapat dihasilkan dari reaktan anorganik. Penemuan ini bertentangan dengan teori vitalisme yang meyakini bahwa materi organik mengandung kekuatan khusus atau kekuatan vital. Urea ditemukan pada tahun 1799 dan sebelumnya hanya bisa didapat dari sumber biologis seperti urin.
Sebagai balasan LUTFIAH DWI PUTRI 2113023054
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
Izin menjawab pertanyaan dari Lutfiah Biokimia atau kimia biologis, adalah ilmu yang mempelajari proses-proses kimia yang ada di dalam tubuh dan yang berhubungan dengan organisme hidup.[1] Sebagai subdisiplin dari biologi dan kimia, biokimia dapat dibagi menjadi tiga bidang: biologi struktural, enzim, dan metabolisme. Selama beberapa dekade terakhir pada abad ke-20, biokimia telah berhasil menjelaskan proses kehidupan melalui tiga subdisiplin ilmu ini. Hampir semua bidang ilmu hayat sedang ditemukan dan dikembangkan melalui metodologi dan penelitian biokimia.[2] Biokimia berfokus pada pemahaman dasar kimiawi yang memungkinkan molekul biologis memunculkan proses-proses yang terjadi di dalam sel hidup dan di antara sel,[3] yang pada gilirannya berkaitan erat dengan pemahaman jaringan dan organ, serta struktur dan fungsi organisme. Temuan biokimia diterapkan terutama di bidang kedokteran, nutrisi, dan pertanian. Dalam pengobatan, ahli biokimia menyelidiki penyebab dan penyembuhan penyakit.[8] Ilmu gizi mempelajari bagaimana menjaga kesehatan dan kebugaran serta pengaruh dari kekurangan gizi.[9] Di bidang pertanian, ahli biokimia menyelidiki tanah dan pupuk. Meningkatkan budidaya tanaman, penyimpanan tanaman, serta pengendalian hama juga merupakan tujuan penerapan biokimia.
Sebagai balasan LUTFIAH DWI PUTRI 2113023054
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
oleh Rian Effendi -
Biokimia adalah bidang ilmu yang mempelajari pengetahuan tentang struktur, fungsi dan interaksi biomolekul yang menyusun sel, mekanisme reaksi katalisis enzim, energetika dan reaksi-reaksi metabolisme sel, proses sinyal transduksi yang terkait dengan
fungsi biologis dan fisiologis sel pada tingkat molekuler dan informasi genetik.
fungsi biologis dan fisiologis sel pada tingkat molekuler dan informasi genetik.
Sebagai balasan Gamilla Nuri
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
oleh Putri Salsabilla 2113023028 -
Selamat siang, Ibu dan teman-teman. Saya Putri Salsabilla dari kelompok William Ramsay izin bertanya kepada kelompok Fredrich Wöhler.
Kan pada video disebutkan salah satu cabang kimia organik itu ada kimia medisinal. Dijelaskan bahwa kimia medisinal adalah cabang ilmu kimia dan biologi yang digunakan untuk memahami dan menjelaskan cara kerja obat pada tingkat molekul.
Pertanyannya, apakah kimia medisinal secara jelas berperan dalam pengembangan obat baru? Jika iya, bisa dijelaskan tidak bagaimana peranan kimia medisinal ini dalam pengembangan obat baru tersebut?
Terima kasih sebelumnya.
Kan pada video disebutkan salah satu cabang kimia organik itu ada kimia medisinal. Dijelaskan bahwa kimia medisinal adalah cabang ilmu kimia dan biologi yang digunakan untuk memahami dan menjelaskan cara kerja obat pada tingkat molekul.
Pertanyannya, apakah kimia medisinal secara jelas berperan dalam pengembangan obat baru? Jika iya, bisa dijelaskan tidak bagaimana peranan kimia medisinal ini dalam pengembangan obat baru tersebut?
Terima kasih sebelumnya.
Sebagai balasan Putri Salsabilla 2113023028
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
oleh Rian Effendi -
kimia medisinal adalah bidang ilmu yang mempelBjari penemuan, pengembangan, identifikasi dan interpretasi mekanisme aksi dari senyawa aktifbiologik pada tingkat molekuler, penekanan pada obat, tetapi juga senyawa bioaktif secara umum jadi pengembangan obat obatan yang ada ini di kembangkan melalui kimi medisiansial jadi sangat berperan dalam penemuan obat obatan
Sebagai balasan Gamilla Nuri
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
oleh PINTATI 2113023064 -
saya pintati npm 2113023064
izin bertanya kepada kelompok 3
dippt tdi terdapat biokimia molekuler yang dimana itu mempelajari ilmu biomolekul dan fungsinya,pertanyaan saya ada tidak contoh dari biokimia molekuler dalam kehidupan sehari-hari jika ada jealaskan contohnya?
Terimakasih
izin bertanya kepada kelompok 3
dippt tdi terdapat biokimia molekuler yang dimana itu mempelajari ilmu biomolekul dan fungsinya,pertanyaan saya ada tidak contoh dari biokimia molekuler dalam kehidupan sehari-hari jika ada jealaskan contohnya?
Terimakasih
Sebagai balasan PINTATI 2113023064
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
oleh NESTI RAHMADINA 2113023056 -
Tujuan utama mempelajari biokimia adalah untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif pada tataran molekuler, tentang berbagai proses kimia yang berlangsung di dalam tubuh makhluk hidup.
Saat ini biokimia menjadi dasar atau landasan penting bagi berbagai ilmu pengetahuan hayati lainnya. Mulai dari biologi sel, biologi molekuler, bioteknologi, genetika, imunologi, mikrobiologi, bahkan taksonomi dan paleonthologi, membutuhkan landasan berbagasi prinsip biokimia. Pengetahuan aplikatif, antara lain di bidang kesehatan, lingkungan, pertanian dan peternakan, juga banyak bersinggungan dan membutuhkan biokimia sebagai dasar atau landasannya. Sehingga dapat dikatakan, biokimia merupakan ilmu yang esensil untuk hampir seluruh ilmu-ilmu hayati atau Life Sciences
Saat ini biokimia menjadi dasar atau landasan penting bagi berbagai ilmu pengetahuan hayati lainnya. Mulai dari biologi sel, biologi molekuler, bioteknologi, genetika, imunologi, mikrobiologi, bahkan taksonomi dan paleonthologi, membutuhkan landasan berbagasi prinsip biokimia. Pengetahuan aplikatif, antara lain di bidang kesehatan, lingkungan, pertanian dan peternakan, juga banyak bersinggungan dan membutuhkan biokimia sebagai dasar atau landasannya. Sehingga dapat dikatakan, biokimia merupakan ilmu yang esensil untuk hampir seluruh ilmu-ilmu hayati atau Life Sciences
Izin menanggapi presentasi dari kelompok tiga ibu dan rekan-rekan sekalian
Menurut saya presentasi yang telah dilakukan oleh kelompok tiga sudah baik sekali, mulai dari penyusunan materi, pemaparan materi, hingga ppt yang disajikan juga tidak membosankan untuk dilihat, dicermati dan disimak pada vidio yang telah disajikan. karena point-point yang disajikan dalam ppt mengundang rasa penasaran sehingga membuat saya tertarik untuk menyimak vidio, namun menurut saya di bagian cabang-cabang kimia organik pada ppt alangkah lebih baiknya jika diberi sedikit tulisan mungkin bisa berupa pengertian secara singkat atau gambar agar yang menyimak tidak terlalu bingung dan menerka-nerka, selebihnya sudah bagus
Terima kasih
Menurut saya presentasi yang telah dilakukan oleh kelompok tiga sudah baik sekali, mulai dari penyusunan materi, pemaparan materi, hingga ppt yang disajikan juga tidak membosankan untuk dilihat, dicermati dan disimak pada vidio yang telah disajikan. karena point-point yang disajikan dalam ppt mengundang rasa penasaran sehingga membuat saya tertarik untuk menyimak vidio, namun menurut saya di bagian cabang-cabang kimia organik pada ppt alangkah lebih baiknya jika diberi sedikit tulisan mungkin bisa berupa pengertian secara singkat atau gambar agar yang menyimak tidak terlalu bingung dan menerka-nerka, selebihnya sudah bagus
Terima kasih
Sebagai balasan Feralia Safitri
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
Baik, terima kasih banyak fera atas masukannya...
Sebagai balasan Feralia Safitri
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
Terima kasih atas kritik dan saran nya feralia, sangat membangun semangat kami:-)
Sebagai balasan Gamilla Nuri
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
Assalamu'alaikum, saya fanidita dari kelompok 1,izin bertanya kepada kelompok 3,dari cabang cabang kimia organik , apakah setiap cabang ada contoh dikehidupan sehari hari, jika ada apa saja contohnya, terimakasih
Sebagai balasan Fanidita Rihadatul Aisyi 2113023004
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
oleh Rian Effendi -
banayk contohny seperti kimia medisiansial yaitu untuk penemuan obat obatan terbaru guna memenuhi kenutuhan medis dan kesehatn yang ada ada kimia polime plastik yang kita gunakan sehari hari merupakan contoh hasil kimia polimer
Sebagai balasan Gamilla Nuri
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Nimas Keke Widiasari izin bertanya kepada kelompok Friedrich Wohler. Tadi sudah dijelaskan bahwa ahli kimia organik fisik menggunakan pendekatan teoretis dan eksperimental untuk memahami masalah mendasar di kimia organik, salah satunya adalah eksperimen mengenai spektroskopi NMR. Pertanyaan saya, apa itu NMR dan apakah NMR dapat menganalisis struktur molekul dalam kimia organik? Terimakasih.
Sebagai balasan NIMAS KEKE WIDIASARI 2113023016
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
oleh NESTI RAHMADINA 2113023056 -
Resonansi magnet inti adalah sebuah fenomena fisika yang ditunjukkan oleh nukleus yang berada dalam sebuah medan magnet menyerap dan memancarkan kembali radiasi elektromagnetik. Energi ini berada di frekuensi resonansi tertentu, yang bergantung pada kekuatan medan magnet dan sifat kemagnetan dari isotop atom tersebut
Spektrometer NMR (Nuclear Magnetic
Resonance) dapat digunakan untuk mempelajari struktur molekul, interaksi molekul, kinetika atau dinamika molekul, dan komposisi campuran biologi, larutan hasil sintesis, atau komposit.
Spektrometri Resonansi Magnetik Inti bisa digunakan Mengetahui informasi mengenai struktur suatu senyawa organik
Spektrometer NMR (Nuclear Magnetic
Resonance) dapat digunakan untuk mempelajari struktur molekul, interaksi molekul, kinetika atau dinamika molekul, dan komposisi campuran biologi, larutan hasil sintesis, atau komposit.
Spektrometri Resonansi Magnetik Inti bisa digunakan Mengetahui informasi mengenai struktur suatu senyawa organik
Sebagai balasan NIMAS KEKE WIDIASARI 2113023016
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
Izin menjawab pertanyaan nimas Spektroskopi resonansi magnetik nuklir, yang paling umum dikenal sebagai spektroskopi NMR atau spektroskopi resonansi magnetik, adalah teknik spektroskopi untuk mengamati medan magnet lokal di sekitar inti atom.
Penentuan struktur molekul suatu senyawa menggunakan FT-NMR dapat dilakukan dengan menganalisis tampilan puncak atau spektrum NMR dari setiap atom atau sebagian atom yang terkandung dalam sampel. Jadi NMR dapat menganalisis struktur molekul dalam kimia organik.
Terimakasih
Penentuan struktur molekul suatu senyawa menggunakan FT-NMR dapat dilakukan dengan menganalisis tampilan puncak atau spektrum NMR dari setiap atom atau sebagian atom yang terkandung dalam sampel. Jadi NMR dapat menganalisis struktur molekul dalam kimia organik.
Terimakasih
Sebagai balasan Novita Nur Shabrina 2113023018
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
oleh Sania Zena Azaria 2113023058 -
izin menanggapi hasil kerja kelompok friedrich wohler,menurut saya sudah sangat jelas dan ringkas dalam pemaparan materi baik itu dimakalah,maupun di ppt serta hasil presentasi dari kelompok friedrich wohler dan beberapa pemateri pun sudah tidak berpatokan dengan materi yang ada pada ppt namun sepertinya masih ada pemateri yang masih berpatokan dengan hanya materi di ppt,sekian dari saya maaf jika terdapat kesalahan terimakasih
Sebagai balasan Sania Zena Azaria 2113023058
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
Baik terimakasih atas tanggapannya sania semoga bisa di jadikan pelajaran untuk presentasi selanjutnya agar lebih baik lagi
Sebagai balasan Gamilla Nuri
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
Izin bertanya kepada kelompok Friedrich Wohler. Bagaimana dan bisa tolong dijelaskan mengenai tahapan tahapan Friedrich Wohler saat melakukan sintesis urea dari amonium sianat?
Sebagai balasan KHOIRUN NISA SALSABILA ATAURI 2113023060
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
oleh NESTI RAHMADINA 2113023056 -
Friedrich Wohler adalah seorang ahli kimia asal Jerman yang dapat membuat urea di laboratorium tanpa ginjal hidup, atau orang pertama yang dapat membuat senyawa organik dari senyawa anorganik.
Proses pembuatan senyawa organik ammonia dimulai dengan pembentukan ammonium sianat dari timbal sianat dan ammonia yang direaksikan didalam air
Reaksi timbal sianat dan ammonia dalam air kemudian menghasilkan ammonium sianat. Ammonium sianat jika diberi panas akan terurai menjadi ammonia dan asam sinat yang kemudian terjadi reaksi bolak-balik pembentukan urea atau (NH2)2CO.
Proses pembuatan senyawa organik ammonia dimulai dengan pembentukan ammonium sianat dari timbal sianat dan ammonia yang direaksikan didalam air
Reaksi timbal sianat dan ammonia dalam air kemudian menghasilkan ammonium sianat. Ammonium sianat jika diberi panas akan terurai menjadi ammonia dan asam sinat yang kemudian terjadi reaksi bolak-balik pembentukan urea atau (NH2)2CO.
Sebagai balasan Gamilla Nuri
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat siang.
Izin bertanya kepada kelompok 3,
Tadi dijelaskan pada video, bahwa polimer didalam larutan memiliki sifat khusus dengan kelarutannya yaitu fiskolitasnya dan glatisasinya. yang saya ingin tanyakan apa yang dimaksud dengan fiskolitas dan glatisasi ? Terimakasih
Selamat siang.
Izin bertanya kepada kelompok 3,
Tadi dijelaskan pada video, bahwa polimer didalam larutan memiliki sifat khusus dengan kelarutannya yaitu fiskolitasnya dan glatisasinya. yang saya ingin tanyakan apa yang dimaksud dengan fiskolitas dan glatisasi ? Terimakasih
Sebagai balasan RAFIFAH PUTRI AZ ZAHRA 2113023034
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
Izin menjawab pertanyaan dari rafifah, yg di maksud kan itu sebenarnya bukan fiskolitas tetapi viskositas, nah viskositas sendiri itu ialah pengukuran dari ketahanan fluida yang diubah baik dengan tekanan maupun tegangan. Sedangkan Gelatinisasi merupakan suatu proses pembentukan gel yang diawali dengan pembengkakan granula pati akibat penyerapan air selama pemanasan.
Sebagai balasan Arlis Afi Fatuzzahro 2113023020
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
Terimakasih arlis atas penjelasanya
Sebagai balasan Gamilla Nuri
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
oleh NI Nengah Gunarti 2113023006 -
Selamat siang ibu dan teman2, saya Nengah Gunarti izin bertanya kepada kelompok 3, apakah manfaat dari kimia organik dalam kehidupan sehari-hari?
Terimakasih
Terimakasih
Sebagai balasan NI Nengah Gunarti 2113023006
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
oleh NESTI RAHMADINA 2113023056 -
penerapan kimia organik dalam kehidupan sehari-hari, diantaranya adalah pada bidang makanan, obat-obatan, bahan bakar, pewarna, tekstil, parfum, dan lain sebagainya
Sebagai balasan NI Nengah Gunarti 2113023006
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
izin menambahkan jawaban..
1. Bidang kesehatan
diketemukannya jalur perombakan makanan seperti karbohidrat, protein dan lipid. Hal inimempermudah para ahli bidang kesehatanuntuk mendiagnosa berbagai penyakit.
Penemuan Obat-obatan.
2. Bidang pertanian
Kekurangan zat-zat yang dibutuhkan tanaman dapatdipenuhi dengan pupuk buatan, demikian pula denganserangan hama dan penyakit dapat menggunakan pestisida dan Insektisida.
3. Bidang Geologi
sifat-sifat kimia dari berbagai material bumi dan teknik analisisnya telah mempermudah geolog dalam mempelajari kandungan material bumi, logam maupun minyak bumi.
4. Bidang pangan
Sebagai nutrisi yaitu dala bahan makanan yang dikonsumsi tersusun dari senyawa-senyawa organik dengan adanya kandungan senyawa tersebut sangat bermanfaat sekali bagi pemenuhan kebutuhan nutrisi dan fungsi tubuh kita.
1. Bidang kesehatan
diketemukannya jalur perombakan makanan seperti karbohidrat, protein dan lipid. Hal inimempermudah para ahli bidang kesehatanuntuk mendiagnosa berbagai penyakit.
Penemuan Obat-obatan.
2. Bidang pertanian
Kekurangan zat-zat yang dibutuhkan tanaman dapatdipenuhi dengan pupuk buatan, demikian pula denganserangan hama dan penyakit dapat menggunakan pestisida dan Insektisida.
3. Bidang Geologi
sifat-sifat kimia dari berbagai material bumi dan teknik analisisnya telah mempermudah geolog dalam mempelajari kandungan material bumi, logam maupun minyak bumi.
4. Bidang pangan
Sebagai nutrisi yaitu dala bahan makanan yang dikonsumsi tersusun dari senyawa-senyawa organik dengan adanya kandungan senyawa tersebut sangat bermanfaat sekali bagi pemenuhan kebutuhan nutrisi dan fungsi tubuh kita.
Sebagai balasan Gamilla Nuri
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
oleh PINTATI 2113023064 -
saya Pintati npm 2113023064
izin bertanya kepada kelompok 3
Pertanyaan saya kimia organik kan ada 5 cabang, nah itu ada tidak dampak positif maupun negatifnya dalam penerapan dikehidupan sehari-hari?
izin bertanya kepada kelompok 3
Pertanyaan saya kimia organik kan ada 5 cabang, nah itu ada tidak dampak positif maupun negatifnya dalam penerapan dikehidupan sehari-hari?
Sebagai balasan PINTATI 2113023064
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
oleh NESTI RAHMADINA 2113023056 -
Dampak positif ilmu Kimia adalah mempermudah dan meningkatkan kualitas kehidupan dengan adanya bahan-bahan kimia seperti obat-obatan, pupuk, pestisida, plastik, membuat makanan olahan. Ilmu kimia sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Ilmu kimia dapat digunakan untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan
Dampak negatif Ilmu Kimia adalah timbulnya pencemaran akibat limbah dari senyawa Kimia yang digunakan sehari-hari dan terjadinya penyalahgunaan bahan kimia, seperti pengawet dan pewarna makanan ilegal, penggunaan bom ikan, dan tindak kejahatan
Dampak negatif Ilmu Kimia adalah timbulnya pencemaran akibat limbah dari senyawa Kimia yang digunakan sehari-hari dan terjadinya penyalahgunaan bahan kimia, seperti pengawet dan pewarna makanan ilegal, penggunaan bom ikan, dan tindak kejahatan
Sebagai balasan Gamilla Nuri
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
oleh HASNA HAFIFA 2113023032 -
Assalamu'alaikum semua..
Izin bertanya, sebelumnya telah dijelaskan bahwa kimia polimer/kimia makro molekul adalah ilmu multidisiplin yang berfokus pada sintesis kimia dan sifat kimia polimer dan makro molekul.
Nah sifat kimia polimer itu apa saja?
Terimakasih..
Izin bertanya, sebelumnya telah dijelaskan bahwa kimia polimer/kimia makro molekul adalah ilmu multidisiplin yang berfokus pada sintesis kimia dan sifat kimia polimer dan makro molekul.
Nah sifat kimia polimer itu apa saja?
Terimakasih..
Sebagai balasan HASNA HAFIFA 2113023032
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
oleh NESTI RAHMADINA 2113023056 -
Sifat Kimia Polimer
Semakin panjang rantai polimer, maka kekuatan dan titik leleh senyawanya semakin tinggi.
Semakin besar gaya antarmolekul pada rantai polimernya, maka senyawa polimer akan semakin kuat dan semakin sulit leleh.
Rantai polimer yang memiliki cabang banyak akan memiliki daya regang rendah disertai mudahnya meleleh.
Ikatan silang antarmolekul menyebabkan jaringan menjadi kaku, sehingga bahan polimer menjadi keras dan rapuh. Semakin banyak ikatan silang yang dimiliki oleh polimer, maka polimer akan semakin mudah patah.
Semakin panjang rantai polimer, maka kekuatan dan titik leleh senyawanya semakin tinggi.
Semakin besar gaya antarmolekul pada rantai polimernya, maka senyawa polimer akan semakin kuat dan semakin sulit leleh.
Rantai polimer yang memiliki cabang banyak akan memiliki daya regang rendah disertai mudahnya meleleh.
Ikatan silang antarmolekul menyebabkan jaringan menjadi kaku, sehingga bahan polimer menjadi keras dan rapuh. Semakin banyak ikatan silang yang dimiliki oleh polimer, maka polimer akan semakin mudah patah.
Sebagai balasan HASNA HAFIFA 2113023032
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
Izin menjawab pertanyaan dari Hasna Sifat Kimia Polimer Semakin panjang rantai polimer, maka kekuatan dan titik leleh senyawanya semakin tinggi. Semakin besar gaya antarmolekul pada rantai polimernya, maka senyawa polimer akan semakin kuat dan semakin sulit leleh. Rantai polimer yang memiliki cabang banyak akan memiliki daya regang rendah disertai mudahnya meleleh. Ikatan silang antarmolekul menyebabkan jaringan menjadi kaku, sehingga bahan polimer menjadi keras dan rapuh. Semakin banyak ikatan silang yang dimiliki oleh polimer, maka polimer akan semakin mudah patah.
Sebagai balasan HASNA HAFIFA 2113023032
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
Izin menjawab pertanyaan Hasna,
sifat"kimia polimer adalah
Polimer berasal dari bahasa yunani yaitu poli yang artinya banyak atau lebih dari satu dan meros yang artinya unit
Polimer adalah suatu makromolekul atau disebut juga dengan molekul raksasa yang tersusun atas beberapa monomer (molekul-molukul kecil yang sederhana). Molekul kecil/monomer yang menyusun polimer dapat berupa senyawa berikatan rangkap maupun senyawa yang memiliki gugus fungsional.
Sifat polimer sangat beragam dijelaskan berikut ini
-Semakin panjang rantai polimer, maka kekuatan dan titik leleh senyawanya semakin tinggi.
-Semakin besar gaya antar molekul pada rantai polimer maka polimer akan menjadi kuat dan sukar meleleh.
-Rantai polimer yang bercabang banyak mempunyai daya tegang rendah dan mudah meleleh.
-Semakin banyaknya ikatan silang maka polimer semakin kaku dan rapuh sehingga mudah patah. Hal tersebut dikarenakan adanya Ikatan silang antar rantai polimer mengakibatkan terjadinya jaringan yang kaku dan membentuk bahan yang keras.
-Semakin tinggi sifat kristalinitas, rantai polimer akan lebih kuat dan lebih tahan terhadap bahaan-bahan kimia dan enzim
sifat"kimia polimer adalah
Polimer berasal dari bahasa yunani yaitu poli yang artinya banyak atau lebih dari satu dan meros yang artinya unit
Polimer adalah suatu makromolekul atau disebut juga dengan molekul raksasa yang tersusun atas beberapa monomer (molekul-molukul kecil yang sederhana). Molekul kecil/monomer yang menyusun polimer dapat berupa senyawa berikatan rangkap maupun senyawa yang memiliki gugus fungsional.
Sifat polimer sangat beragam dijelaskan berikut ini
-Semakin panjang rantai polimer, maka kekuatan dan titik leleh senyawanya semakin tinggi.
-Semakin besar gaya antar molekul pada rantai polimer maka polimer akan menjadi kuat dan sukar meleleh.
-Rantai polimer yang bercabang banyak mempunyai daya tegang rendah dan mudah meleleh.
-Semakin banyaknya ikatan silang maka polimer semakin kaku dan rapuh sehingga mudah patah. Hal tersebut dikarenakan adanya Ikatan silang antar rantai polimer mengakibatkan terjadinya jaringan yang kaku dan membentuk bahan yang keras.
-Semakin tinggi sifat kristalinitas, rantai polimer akan lebih kuat dan lebih tahan terhadap bahaan-bahan kimia dan enzim
Sebagai balasan Gamilla Nuri
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.Selamat siang.
Izin bertanya kepada kelompok 3.
Salah satu cabang kimia organik adalah kimia polimer, berikan contoh produk dari kimia polimer ?
Izin bertanya kepada kelompok 3.
Salah satu cabang kimia organik adalah kimia polimer, berikan contoh produk dari kimia polimer ?
Sebagai balasan Putri Anggun Masytoh 2113023044
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
oleh NESTI RAHMADINA 2113023056 -
contoh polimer dalam kehidupan sehari-hari
Teflon merupakan nama dagang, nama ilmiahnya adalah politetrafluoroetilena
Polietilena (PE) adalah termoplastik yang digunakan secara luas oleh konsumen produk sebagai kantong plastik
Polistirena adalah sebuah polimer dengan monomer stirena. Contoh : Plastik pembungkus yoghurt, styrofoam
Polipropilena atau polipropena (PP). digunakan dalam pembuatan plastik
Polifluoroetilena dalam penggunaan plastik
Poliisopropena
Polivinyl alkhohol. Dipergunakan untuk untuk membuat pipa, selang keras, lapisan lantai, piringan hitam, dan lain-lain.
Kitosan. dikenal dengan kitin. banyak ditemukan pada dinding sel jamur dan penyusun dasar kerangka dari hewan serangga dan kerang.
Polimer bakelit merupakan plastik termoseting, polimer ini dihasilkan dari suatu kopolimer kondensasi antara metanal dan fenol.
Polmetilmetakrilat (PMMA), Senyawa ini juga dikenal dengan nama dagang flexiglass (gelas yang fleksibel)
Poliester merupakan polimer yang disusun oleh monomer ester. Penggunaan dari polimer ini adalah pengganti bahan pakaian yang berasal dari kapas. Produk yang dikenal adalah Dacron dan tetoron nama dagang sebagai serat tekstil.
Karet sintetik contohnya untuk produk : selang karet, sol sepatu, sarung tangan
Serat akrilat seperti orlon, serat ini menyrupai wol
Melamin dengan monomer formaldehida digunakan sebagai piring, mangkuk, dan sendok
Pati atau amilum termasuk polisakarida dengan monomer d-glukosa.
Teflon merupakan nama dagang, nama ilmiahnya adalah politetrafluoroetilena
Polietilena (PE) adalah termoplastik yang digunakan secara luas oleh konsumen produk sebagai kantong plastik
Polistirena adalah sebuah polimer dengan monomer stirena. Contoh : Plastik pembungkus yoghurt, styrofoam
Polipropilena atau polipropena (PP). digunakan dalam pembuatan plastik
Polifluoroetilena dalam penggunaan plastik
Poliisopropena
Polivinyl alkhohol. Dipergunakan untuk untuk membuat pipa, selang keras, lapisan lantai, piringan hitam, dan lain-lain.
Kitosan. dikenal dengan kitin. banyak ditemukan pada dinding sel jamur dan penyusun dasar kerangka dari hewan serangga dan kerang.
Polimer bakelit merupakan plastik termoseting, polimer ini dihasilkan dari suatu kopolimer kondensasi antara metanal dan fenol.
Polmetilmetakrilat (PMMA), Senyawa ini juga dikenal dengan nama dagang flexiglass (gelas yang fleksibel)
Poliester merupakan polimer yang disusun oleh monomer ester. Penggunaan dari polimer ini adalah pengganti bahan pakaian yang berasal dari kapas. Produk yang dikenal adalah Dacron dan tetoron nama dagang sebagai serat tekstil.
Karet sintetik contohnya untuk produk : selang karet, sol sepatu, sarung tangan
Serat akrilat seperti orlon, serat ini menyrupai wol
Melamin dengan monomer formaldehida digunakan sebagai piring, mangkuk, dan sendok
Pati atau amilum termasuk polisakarida dengan monomer d-glukosa.
Sebagai balasan Putri Anggun Masytoh 2113023044
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
Izin menjawab pertanyaan dari putri anggun Contoh terkenal dari polimer adalah plastik dan DNA. Polimer didefinisikan sebagai substansi yang terdiri dari molekul-molekul yang menyertakan rangkaian satu atau lebih dari satu unit monomer.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, saya Elvis Maharani dari kelompok Berzelius, izin bertanya pada kelompok Friedrich Wohler.
Kimia organik itu sendiri merupakan cabang dari ilmu kimia yang memusatkan kajiannya pada senyawa-senyawa organik. Bisakah teman-teman dari kelompok Friedrich Wohler menyebutkan apa saja ciri-ciri dari senyawa organik itu sendiri? Apa yang membedakannya dengan senyawa anorganik?
Terima kasih
Kimia organik itu sendiri merupakan cabang dari ilmu kimia yang memusatkan kajiannya pada senyawa-senyawa organik. Bisakah teman-teman dari kelompok Friedrich Wohler menyebutkan apa saja ciri-ciri dari senyawa organik itu sendiri? Apa yang membedakannya dengan senyawa anorganik?
Terima kasih
Sebagai balasan Elvis Maharani
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
Izin menjawab pertanyaan elvis
Secara umum, suatu senyawa disebut organik jika memiliki ciri sebagai berikut:
- Tersusun atas unsur Karbon (C), Hidrogen (H), Oksigen (O), Nitrogen (N), belerang (S), dan fosfor (P).
- Mudah sekali terbakar. Jika terbakar akan menghasilkan gas karbondioksida dan uap air. Inilah yang cukup membedakan dengan senyawa anorganik yang cukup sulit untuk terbakar.
- Mudah sekali berubah akibat panas. Atau bisa dikatakan stabilitas termalnya rendah. Jika terkena panas akan mengalami peruraian.
- Titik leleh yang rendah, lebih rendah dari senyawa anorganik
Sebagai balasan Elvis Maharani
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
oleh NESTI RAHMADINA 2113023056 -
suatu senyawa disebut organik jika memiliki ciri sebagai berikut:
Tersusun atas unsur Karbon (C), Hidrogen (H), Oksigen (O), Nitrogen (N), belerang (S), dan fosfor (P).
Mudah sekali terbakar. Jika terbakar akan menghasilkan gas karbondioksida dan uap air. Inilah yang cukup membedakan dengan senyawa anorganik yang cukup sulit untuk terbakar.
Mudah sekali berubah akibat panas. Atau bisa dikatakan stabilitas termalnya rendah. Jika terkena panas akan mengalami peruraian.
Titik leleh yang rendah, lebih rendah dari senyawa anorganik.
perbedaan senyawa organik dan anorganik yakni terhitung dari jumlahnya. Senyawa organik jauh lebih banyak dari jumlah senyawa anorganik.
senyawa organik lebih banyak mengandung atom karbon hingga memiliki kemampuan untuk membentuk sifat-sifat yang lebih khas daripada senyawa anorganik.
Secara lebih spesifik, berikut perbedaan senyawa organik dan anorganik yang perlu diketahui:
Senyawa Organik
Senyawa organik menunjukkan ikatan kovalen yang lebih dibandingkan dengan senyawa anorganik.
Sebagian besar dari senyawa organik tidak mudah larut dalam air.
Sebagian besar dari senyawa organik tidak memiliki warna yang khas selayaknya senyawa anorganik.
Secara umum, tersusun dari atom hidrogen C serta H.
Memiliki pengaruh pemanasan yang kurang stabil dan akan lebih mudah terurai pada suhu lebih dari 700 derajat Celcius.
Memiliki titik didih dan titik cair yang lebih rendah dari anorganik.
Umumnya akan berwujud gas dengan suhu kamar jika terjadi perubahan.
Senyawa organik akan lebih mudah larut dalam pelarut non polar jika dibandingkan dengan senyawa anorganik.
Dalam hal reaktif, senyawa organik jauh lebih lambat dan membutuhkan katalis.
Senyawa organik memiliki struktur yang lebih rumit dan kompleks.
Senyawa Anorganik
Senyawa anorganik lebih menunjukkan ikatan ionik yang bersamaan dengan ikatan kovalen.
Sebagian besar senyawa organik dapat larut dalam air yang disebabkan oleh ikatan ion yang terjadi.
Sebagian besar senyawa anorganik lebih berwarna daripada senyawa organik.
Senyawa anorganik dapat terdiri dari berbagai atom kecuali C dan H.
Senyawa anorganik cenderung lebih stabil jika mendapatkan pengaruh dari pemanasan.
Memiliki titik didih dan titik cair yang lebih tinggi dari organik.
Umumnya akan berwujud kristal dengan suhu kamar jika terjadi perubahan.
Senyawa anorganik cenderung lebih mudah untuk larut dalam bahan pelarut polar.
Dalam hal reaktif, senyawa anorganik dapat bereaksi dengan lebih cepat dibandingkan senyawa organik.
Senyawa anorganik memiliki struktur yang lebih sederhana dan mudah dipahami.
Tersusun atas unsur Karbon (C), Hidrogen (H), Oksigen (O), Nitrogen (N), belerang (S), dan fosfor (P).
Mudah sekali terbakar. Jika terbakar akan menghasilkan gas karbondioksida dan uap air. Inilah yang cukup membedakan dengan senyawa anorganik yang cukup sulit untuk terbakar.
Mudah sekali berubah akibat panas. Atau bisa dikatakan stabilitas termalnya rendah. Jika terkena panas akan mengalami peruraian.
Titik leleh yang rendah, lebih rendah dari senyawa anorganik.
perbedaan senyawa organik dan anorganik yakni terhitung dari jumlahnya. Senyawa organik jauh lebih banyak dari jumlah senyawa anorganik.
senyawa organik lebih banyak mengandung atom karbon hingga memiliki kemampuan untuk membentuk sifat-sifat yang lebih khas daripada senyawa anorganik.
Secara lebih spesifik, berikut perbedaan senyawa organik dan anorganik yang perlu diketahui:
Senyawa Organik
Senyawa organik menunjukkan ikatan kovalen yang lebih dibandingkan dengan senyawa anorganik.
Sebagian besar dari senyawa organik tidak mudah larut dalam air.
Sebagian besar dari senyawa organik tidak memiliki warna yang khas selayaknya senyawa anorganik.
Secara umum, tersusun dari atom hidrogen C serta H.
Memiliki pengaruh pemanasan yang kurang stabil dan akan lebih mudah terurai pada suhu lebih dari 700 derajat Celcius.
Memiliki titik didih dan titik cair yang lebih rendah dari anorganik.
Umumnya akan berwujud gas dengan suhu kamar jika terjadi perubahan.
Senyawa organik akan lebih mudah larut dalam pelarut non polar jika dibandingkan dengan senyawa anorganik.
Dalam hal reaktif, senyawa organik jauh lebih lambat dan membutuhkan katalis.
Senyawa organik memiliki struktur yang lebih rumit dan kompleks.
Senyawa Anorganik
Senyawa anorganik lebih menunjukkan ikatan ionik yang bersamaan dengan ikatan kovalen.
Sebagian besar senyawa organik dapat larut dalam air yang disebabkan oleh ikatan ion yang terjadi.
Sebagian besar senyawa anorganik lebih berwarna daripada senyawa organik.
Senyawa anorganik dapat terdiri dari berbagai atom kecuali C dan H.
Senyawa anorganik cenderung lebih stabil jika mendapatkan pengaruh dari pemanasan.
Memiliki titik didih dan titik cair yang lebih tinggi dari organik.
Umumnya akan berwujud kristal dengan suhu kamar jika terjadi perubahan.
Senyawa anorganik cenderung lebih mudah untuk larut dalam bahan pelarut polar.
Dalam hal reaktif, senyawa anorganik dapat bereaksi dengan lebih cepat dibandingkan senyawa organik.
Senyawa anorganik memiliki struktur yang lebih sederhana dan mudah dipahami.
Sebagai balasan NESTI RAHMADINA 2113023056
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
oleh Elvis Maharani -
Terima kasih Novita dan Nesti atas jawabannya :D
Sebagai balasan Gamilla Nuri
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
oleh AHMAD FAQIH 2113023050 -
Selamat siang ibu dan teman-teman sekalian, saya Ahmad Faqih zin bertanya kepada kelompok 3, Apa manfaat kimia organik di bidang pangan
Sebagai balasan AHMAD FAQIH 2113023050
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
Izin menjawab pertanyaan faqih
Dalam bidang pangan senyawa organik berfungsi sebagai nutrisi dan sebagai bahan tambahan makanan. Dalam kehidupan kita membutuhkan nutrisi untuk kesehatan kita, dan dalam mekanan yang kita konsumsi itu terdapat sebagian besar senyawa organik yang didalam tubuh kita dapat memberikan nutrisi. contohnya adalah lemak, lemak merupakan senyawa organik yang biasa digunakan dalam pembuatan roti, kue, memberbaiki cita rasa. Selain memberikan nutrisi senyawa organik juga berfungsi sebagai bahan tambahan makanan contohnya adalah bahan pengawet seperti asam benzoate, asam propionate, natrium sorbat. Sebagai bahan pewarna contohnya annatto, kurkumin, karoten. Sebagai pemanis contohnya fruktosa, sakarin dan masih banyak lagi bahan tambahan makanan yang diperoleh dari senyawa organik
Dalam bidang pangan senyawa organik berfungsi sebagai nutrisi dan sebagai bahan tambahan makanan. Dalam kehidupan kita membutuhkan nutrisi untuk kesehatan kita, dan dalam mekanan yang kita konsumsi itu terdapat sebagian besar senyawa organik yang didalam tubuh kita dapat memberikan nutrisi. contohnya adalah lemak, lemak merupakan senyawa organik yang biasa digunakan dalam pembuatan roti, kue, memberbaiki cita rasa. Selain memberikan nutrisi senyawa organik juga berfungsi sebagai bahan tambahan makanan contohnya adalah bahan pengawet seperti asam benzoate, asam propionate, natrium sorbat. Sebagai bahan pewarna contohnya annatto, kurkumin, karoten. Sebagai pemanis contohnya fruktosa, sakarin dan masih banyak lagi bahan tambahan makanan yang diperoleh dari senyawa organik
Sebagai balasan AHMAD FAQIH 2113023050
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
oleh Rian Effendi -
karbohidrat, protein, lemak enzim merupakan salah satu senyawa organik di bidang kimia organik yang memberikan manfaat tersendiri di bidang pangan dan kimia organik juga berperan dalam pengawetan makanan
Sebagai balasan Gamilla Nuri
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
oleh ANDRIE WIJAYA 2113023048 -
Assalamualaikum warahmatullahi Wabarakatuh,
izin bertanya kepada ibu dan rekan rekan ,
Apa yang mendasari terciptanya cabang ilmu kimia tersebut ?
izin bertanya kepada ibu dan rekan rekan ,
Apa yang mendasari terciptanya cabang ilmu kimia tersebut ?
Sebagai balasan ANDRIE WIJAYA 2113023048
Re: Sejarah Perkembangan Kimia Organik-Biokimia
oleh Rian Effendi -
adanya kesalahpahaman bahwa semua senyawa organik pasti berasal dari organisme hidup, tetapi telah dibuktikan bahwa ada beberapa perkecualian
Izin mengomentari presentasi dari kelompok Friedrich Wohler. Menurut saya, presentasi dari kelompok Friedrich Wohler sudah cukup bagus. Penyampaian materinya tidak monoton, sehingga enak untuk didengar. Selain itu penyajian konten pada PPT tidak terlalu padat, hanya mencantumkan point-point pentingnya saja.
Namun saran saya, sebaiknya ditambahkan penjelasan walaupun hanya sedikit, apalagi dibagaian cabang-cabang kimia organik. Sehingga penonton tidak hanya mendapatkan penjelasan secara audio, namun juga secara visual.
Terima kasih atas presentasinya teman-teman..
Namun saran saya, sebaiknya ditambahkan penjelasan walaupun hanya sedikit, apalagi dibagaian cabang-cabang kimia organik. Sehingga penonton tidak hanya mendapatkan penjelasan secara audio, namun juga secara visual.
Terima kasih atas presentasinya teman-teman..
sebelumnya saya ucapkan terimakasih kepada ibu gamila atas kesempatan yang di berikan kepada kami khususnya kelompok 3 dan saya ucapkan terimakasih kepada rekan 2 semua atas partisipasiny dan apresiasi sertaa saranya kami kelompok 3 mohon maaf apabila dan proses diskusi ada kekurangan dan kesalahanya terimaksih dan jika masi ada yang perlu di diskusikan bisa di sambung nantinya
Terimakasih grup Friedrich Wohler atas penyampaian materi melalui video presentasi yang kalian buat. Namun yang sangat disayangkan adalah topik kita mengenai SEJARAH PERKEMBANGAN KIMIA ORGANIK-BIOKIMIA, tetapi bahasan kalian sangat minim sekali membahas awal mula munculnya cabang ilmu kimia ini. Apalagi mengenai biokimia-nya, seperti tidak tersentuh. Jadi bagaimana teman-teman kalian dapat memahaminya?