mahasiswa berikut ini forum komentar untuk menangapi video perkuliahan pertemuan 11. berikan tanggapan sesuai dengan isi materi yang dijelaskan pada video pertemuan 11
Forum Komentar
Izin memperkenalkan diri
Nama : Ismi Fadia
NPM : 2115011026
Prodi : S1 Teknik Sipil
Izin memberikan tanggapan terkait video pembelajaran pada pertemuan ke-11 materi tentang Dinamika dan Tantangan Pancasila Sebagai Sistem Filsafat.
Dinamika Pancasila sebagai Sistem Filsafat.
⚫ Pada era Soekarno, Pancasila sebagai sistem filsafat dikenal dengan istilah "Philosofische Grondslage" yang merupakan perenungan filosofi Soekarno atas renacana berdirinya negara Indonesia Merdeka.
⚫ Pada era Soeharto, Pancasila sebagai sistem filsafat digunakan sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
⚫ Pada era Reformasi, Pancasila kurang terdengar resonasinya, kemudian mulai mendapat perhatian pada saat pidato Habibie pada 1 Juni 2011.
Tantangan Pancasila sebagai Sistem Filsafat.
1. Kapitalisme, yaitu kebebasan individual pemilik modal untuk mengembangkan usahanya dalam rangka upaya untuk menyejahterakan masyarakat. Tantangannya berupa meletakkan kebebasan individual secara berlebihan, dampak negatifnya menimbulkan monopoli gaya hidup konsumerisme.
2. Komunisme, yaitu aliran yang meyakini kepemilikan modal dikuasai oleh kemakmuran rakyat secara merata.
Tantangannya berupa dominasi negara yang berlebihan sehingga dapat menghilangkan peran rakyat dalam berbangsa dan bernegara.
Pentingnya Pancasila sebagai Sistem Filsafat saat menjalankan prinsip-prinsip Politik yaitu :
1). Operasional dalam penyelenggaraan negara.
2). Membuka dialog dengan perspektif baru dalam berbangsa dan bernegara.
3). Menjadi Evaluasi terhadap segala kegiatan yang bersangkutan dengan berbangsa dan bernegara.
Fungsi Filsafat Pancasila, yaitu :
1. Sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia.
2. Sebagai Falsafah hidup bangsa.
3. Sebagai Hakikat kehidupan bernegara.
Tujuan Filsafat Pancasila, yaitu :
1. Menciptakan bangsa yang religius.
2. Membentuk bangsa yang menjaga keadilan.
3. Membentuk bangsa yang menghormati HAM.
Pendapat saya : Pancasila sebagai Sistem Filsafat sudah mendapat perhatian sejak para pendiri bangsa bermusyawarah tentang dasar filosofis negara, maka dari itu Pancasila sebagai Sistem Filsafat sangat penting kehadirannya karena dalam setiap sila-sila Pancasila disebut sebagai suatu sistem Filsafat karena sila-sila Pancasila merupakan suatu kesatuan yang saling berhubungan, sehingga saling bekerja sama untuk membentuk kesatuan yang utuh.
Sekian tanggapan saya terkait video pembelajaran di atas.
Terimakasih pak/bu
Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarokatuh.
Nama : Himawan Arbiansyah
NPM : 2115011126
Prodi : S1 Teknik Sipil
Kelas : B
Izin menanggapi terkait video pembelajaran pak,
Pada era pemerintahan Soekarno, Pancasila sebagai sistem filsafat dikenal dengan istilah "Philosofische Grondslag". Gagasan tersebut merupakan perenungan filosofis Soekarno atas rencana berdirinya Negara Indonesia merdeka. Ide tersebut dimaksudkan sebagai dasar kerohanian bagi penyelenggaraan kehidupan bernegara. Ide tersebut ternyata mendapat sambutan yang positif dari berbagai kalangan, terutama dalam sidang BPUPKI pertama, persisnya pada 1 Juni 1945. Namun, ide tentang Philosofische Grondslag belum diuraikan secara rinci, lebih merupakan adagium politik untuk menarik perhatian anggota sidang dan bersifat teoritis. Pada masa itu, Soekarno lebih menekankan bahwa Pancasila merupakan filsafat asli Indonesia yang diangkat dari akulturasi budaya bangsa Indonesia.
Lalu pada era Soeharto, kedudukan Pancasila sebagai system filsafat berkembang ke arah yang lebih praktis (dalam hal ini istilah yang lebih tepat adalah weltanschauung). Artinya, filsafat Pancasila tidak hanya bertujuan mencari kebenaran dan kebijaksanaan, tetapi juga digunakan sebagai pedoman hidup sehari-hari. Atas dasar inilah. Soeharto mengembangkan sistem filsafat Pancasila menjadi penataran P-4.
Dan pada era reformasi, Pancasila sebagai sistem filsafat kurang terdengar resonansinya. Namun, Pancasila sebagai sistem filsafat bergema dalam wacana akademik, termasuk kritik dan renungan yang dilontarkan oleh Habibie dalam pidato 1 Juni 2011. Habibie menyatakan bahwa:"Pancasila seolah-olah tenggelam dalam pusaran sejarah masa dialektika reformasi. lalu yang tidak lagi relevan untuk disertakan dalam Pancasila seolah hilang dari memori kolektif bangsa Indonesia. Pancasila semakin jarang diucapkan, dikutip, dan dibahas baik dalam konteks kehidupan ketatanegaraan, kebangsaan maupun kemasyarakatan. Pancasila seperti tersandar di sebuah lorong sunyi justru di tengah denyut kehidupan.
Sekian & Terima kasih
Wassalamu'alaikum wr.wb
Nama : Endang Julianti Tobing
NPM : 2115011065
Prodi : S1 Teknik Sipil
Kelas : B
Izin memberikan tanggapan terkait video pembelajaran,dinamika Pancasila sebagai Sistem Filsafat. Pertama,pada era Soekarno, Pancasila sebagai sistem filsafat dikenal dengan istilah "Philosofische Grondslage" yang merupakan perenungan filosofi Soekarno atas renacana berdirinya negara Indonesia Merdeka. Kedua,pada era Soeharto,Pancasila sebagai sistem filsafat digunakan sebagai pedoman dalam kehidupan sehari -hari.Ketiga,pada era Reformasi, Pancasila kurang terdengar resonasinya, kemudian mulai mendapat perhatian pada saat pidato Habibie pada 1 Juni 2011.
Tantangan Pancasila sebagai Sistem Filsafat.
1. Kapitalisme, yaitu kebebasan individual pemilik modal untuk mengembangkan usahanya dalam rangka upaya untuk menyejahterakan masyarakat. Tantangannya berupa meletakkan kebebasan individual secara berlebihan, dampak negatifnya menimbulkan monopoli gaya hidup konsumerisme.
2. Komunisme, yaitu aliran yang meyakini kepemilikan modal dikuasai oleh kemakmuran rakyat secara merata.Tantangannya berupa dominasi negara yang berlebihan sehingga dapat menghilangkan peran rakyat dalam berbangsa dan bernegara.
Pentingnya Pancasila sebagai Sistem Filsafat saat menjalankan prinsip-prinsip Politik yaitu :
1). Operasional dalam penyelenggaraan negara.
2). Membuka dialog dengan perspektif baru dalam berbangsa dan bernegara.
3). Menjadi Evaluasi terhadap segala kegiatan yang bersangkutan dengan berbangsa dan bernegara.
Fungsi Filsafat Pancasila, yaitu :Sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia,Sebagai Falsafah hidup bangsa,Sebagai Hakikat kehidupan bernegara.Dan tujuan Filsafat Pancasila, yaitu :
1. Menciptakan bangsa yang religius.
2. Membentuk bangsa yang menjaga keadilan.
3. Membentuk bangsa yang menghormati HAM.
Menurut saya,Pancasila memiliki dinamika yang beragam dan panjang serta prinsip-prinsip ,sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia.Lalu, Pancasila dijabarkan lebih lanjut sehingga menjadi operasional dalam penyelenggaraan negara membuka dialog dengan berbagai perspektif baru dalam kehidupan berbangsa dan bernegara selalu menjadi evaluasi terhadap segala kegiatan yang bersangkutan dengan kehidupan berbangsa dan bernegara untuk mencapai tujuan Pancasila sebenarnya
Sekian tanggapan saya terkait video pembelajaran di atas.
Terimakasih pak/bu
Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarokatuh.
NPM : 2155011006
Prodi : S1 Teknik Sipil
Kelas : B
ijin menanggapi video terkait
Era pemerintahan Soekarno, Pancasila sebagai sistem filsafat dikenal dengan istilah "Philosofische Grondslag". Gagasan tersebut merupakan perenungan filosofis Soekarno atas rencana berdirinya Negara Indonesia merdeka.Soekarno lebih menekankan bahwa Pancasila merupakan filsafat asli Indonesia yang diangkat dari akulturasi budaya bangsa Indonesia.
Era Soeharto, kedudukan Pancasila sebagai system filsafat berkembang ke arah yang lebih praktis (dalam hal ini istilah yang lebih tepat adalah weltanschauung). Artinya, filsafat Pancasila tidak hanya bertujuan mencari kebenaran dan kebijaksanaan, tetapi juga digunakan sebagai pedoman hidup sehari-hari.
Era reformasi, Pancasila sebagai sistem filsafat kurang terdengar resonansinya. Namun, Pancasila sebagai sistem filsafat bergema dalam wacana akademik, termasuk kritik dan renungan yang dilontarkan oleh Habibie dalam pidato 1 Juni 2011. Habibie menyatakan bahwa Pancasila semakin jarang diucapkan, dikutip, dan dibahas baik dalam konteks kehidupan ketatanegaraan, kebangsaan maupun kemasyarakatan. Pancasila seperti tersandar di sebuah lorong sunyi justru di tengah denyut kehidupan.
sekian trima kasih
Izin memperkenalkan diri
Nama : Bella Aprilia
NPM : 2115011086
Prodi : S1 Teknik Sipil
Berikut dinamika pancasila sebagai sistem filsafah, yang terjadi di 3 era:
1. Pancasila sebagai sistem filsafat dikenal dengan istilah "Philosofische Grondslage" yang merupakan perenungan filosofi Soekarno atas rencana berdirinya negara Indonesia Merdeka, yaitu pada era soekarno.
2. Pancasila sebagai sistem filsafat digunakan sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, yaitu pada era soeharto.
3. Pancasila kurang terdengar resonasinya, kemudian mulai mendapat perhatian pada saat pidato Habibie pada 1 Juni 2011, yaitu pada era reformasi
Adapun tantangan-tantangan pancasila sebagai sistem filsafat, yaitu sebagai berikut:
Kapitalisme, yaitu kebebasan individual pemilik modal untuk mengembangkan usahanya dalam rangka upaya untuk menyejahterakan masyarakat.
Komunisme, yaitu aliran yang meyakini kepemilikan modal dikuasai oleh kemakmuran rakyat secara merata.
Adapun fungsi-fungsi pancasila sebagai berikut: sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia, sebagai falsafah hidup bangsa dan sebagai hakikat kehidupan bernegara. Sedangkan tujuan filsafat pancasila sendiri yaitu: menciptakan bangsa yang religius, membentuk bangsa yang menjaga keadilan dan membentuk bangsa yang menghormati HAM.
Sekian tanggapan dari saya
Terimakasih
Wassalammualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh
Nama:Rizanu Akbar
NPM:2115011064
pridi:S1 Teknik Sipil
Pancasila sebagai Sistem Filsafat. Pertama,pada era Soekarno, Pancasila sebagai sistem filsafat dikenal dengan istilah "Philosofische Grondslage" yang merupakan perenungan filosofi Soekarno atas renacana berdirinya negara Indonesia Merdeka. Kedua,pada era Soeharto,Pancasila sebagai sistem filsafat digunakan sebagai pedoman dalam kehidupan sehari -hari.Ketiga,pada era Reformasi, Pancasila kurang terdengar resonasinya, kemudian mulai mendapat perhatian pada saat pidato Habibie pada 1 Juni 2011.
Tantangan Pancasila sebagai Sistem Filsafat.
1. Kapitalisme, yaitu kebebasan individual pemilik modal untuk mengembangkan usahanya dalam rangka upaya untuk menyejahterakan masyarakat. Tantangannya berupa meletakkan kebebasan individual secara berlebihan, dampak negatifnya menimbulkan monopoli gaya hidup konsumerisme.
2. Komunisme, yaitu aliran yang meyakini kepemilikan modal dikuasai oleh kemakmuran rakyat secara merata.Tantangannya berupa dominasi negara yang berlebihan sehingga dapat menghilangkan peran rakyat dalam berbangsa dan bernegara.
Pentingnya Pancasila sebagai Sistem Filsafat saat menjalankan prinsip-prinsip Politik yaitu :
1). Operasional dalam penyelenggaraan negara.
2). Membuka dialog dengan perspektif baru dalam berbangsa dan bernegara.
3). Menjadi Evaluasi terhadap segala kegiatan yang bersangkutan dengan berbangsa dan bernegara.
Fungsi Filsafat Pancasila, yaitu :Sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia,Sebagai Falsafah hidup bangsa,Sebagai Hakikat kehidupan bernegara.Dan tujuan Filsafat Pancasila, yaitu :
1. Menciptakan bangsa yang religius.
2. Membentuk bangsa yang menjaga keadilan.
3. Membentuk bangsa yang menghormati HAM.
Sekian dari saya,terimakasih.
NPM : 2115011025
Prodi : S1 Teknik Sipil
Assalamualaikum Wr. wb.
Izin menanggapi video yang tertera pak/bu.
Dinamika pancasila sebagai sistem filsafat terjadi pada 3 era, yaitu :
1. Pancasila sebagai sistem filsafat dikenal dengan istilah "Philosofische Grondslage" yang merupakan perenungan filosofi Soekarno atas rencana berdirinya negara Indonesia Merdeka, yaitu pada era soekarno.
2. Pancasila sebagai sistem filsafat digunakan sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, yaitu pada era soeharto.
3. Pancasila kurang terdengar resonasinya, kemudian mulai mendapat perhatian pada saat pidato Habibie pada 1 Juni 2011, yaitu pada era reformasi
Terdapat tantangan-tantangan pancasila sebagai sistem filsafat, yaitu sebagai berikut :
1. Kapitalisme, yaitu kebebasan individual pemilik modal untuk mengembangkan usahanya dalam rangka upaya untuk menyejahterakan masyarakat.
2. Komunisme, yaitu aliran yang meyakini kepemilikan modal dikuasai oleh kemakmuran rakyat secara merata.
Terdapat fungsi-fungsi pancasila yaitu salah satunya sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia, sebagai falsafah hidup bangsa dan sebagai hakikat kehidupan bernegara.
Sedangkan tujuan filsafat pancasila sendiri yaitu menciptakan bangsa yang religius, membentuk bangsa yang menjaga keadilan dan membentuk bangsa yang menghormati HAM.
Sekian yang dapat saya sampaikan. Mohon maaf bila ada kesalahan pak/bu. Terimakasih, wassalamualaikum wr wb
Nama : Allecia Purnama Indah
NPM : 2115011085
Kelas : B
Prodi : S1 Teknik Sipil
Dinamika Pancasila sebagai Sistem Filsafat.
- era Soekarno, Pancasila sebagai sistem filsafat dikenal dengan istilah "Philosofische Grondslage" yang merupakan perenungan filosofi Soekarno atas renacana berdirinya negara Indonesia Merdeka.
- era Soeharto, Pancasila sebagai sistem filsafat digunakan sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
- era Reformasi, Pancasila kurang terdengar resonasinya, kemudian mulai mendapat perhatian pada saat pidato Habibie pada 1 Juni 2011.
Tantangan Pancasila sebagai Sistem Filsafat:
- Kapitalisme, yaitu kebebasan individual pemilik modal untuk mengembangkan usahanya dalam rangka upaya untuk menyejahterakan masyarakat. Tantangannya berupa meletakkan kebebasan individual secara berlebihan, dampak negatifnya menimbulkan monopoli gaya hidup konsumerisme.
- Komunisme, yaitu aliran yang meyakini kepemilikan modal dikuasai oleh kemakmuran rakyat secara merata.
Tantangannya berupa dominasi negara yang berlebihan sehingga dapat menghilangkan peran rakyat dalam berbangsa dan bernegara.
Pentingnya Pancasila sebagai Sistem Filsafat saat menjalankan prinsip-prinsip Politik yaitu :
- Operasional dalam penyelenggaraan negara.
- Membuka dialog dengan perspektif baru dalam berbangsa dan bernegara.
- Menjadi Evaluasi terhadap segala kegiatan yang bersangkutan dengan berbangsa dan bernegara.
Fungsi Filsafat Pancasila, yaitu :
- Sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia.
- Sebagai Falsafah hidup bangsa.
- Sebagai Hakikat kehidupan bernegara.
Tujuan Filsafat Pancasila, yaitu :
- Menciptakan bangsa yang religius.
- Membentuk bangsa yang menjaga keadilan.
- Membentuk bangsa yang menghormati HAM.
Filsafat Pancasila mempunyai fungsi dan peranan sebagai pedoman dan pegangan dalam sikap, tingkah laku dan perbuatan dalam kehidupan sehari-hari, dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara bagi bangsa Indonesia. Pentingnya Pancasila sebagai sistem filsafat ialah agar dapat diberikan pertanggungjawaban rasional dan mendasar mengenai sila-sila dalam Pancasila sebagai prinsip-prinsip politik, agar dapat dijabarkan lebih lanjut sehingga menjadi operasional dalam penyelenggaraan negara.
Sekian tanggapan dari saya, terima kasih.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
NPM : 2115011004
Prodi : S1 Teknik Sipil
Assalamualaikum Wr Wb
Izin menanggapi video
Dinamika Pancasila sebagai system filsafat terjadi pada 3 era :
1. Pada era soekarmo , Pancasila sebagai sistem filsafat dikenal dengan istilah “Philosofische Grondslage” gagasan tersebut merupakan perlindungan filosofi Soekarno atas rencana berdirinya negara Indonesia merdeka
2. Pada era soeharto , Pancasila sebagai sistem filsafat digunakan sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, yaitu pada era soeharto.
3. Pada era reformasi , Pancasila kurang terdengar resonasinya, kemudian mulai mendapat perhatian pada saat pidato Habibie pada 1 Juni 2011
Tantangan Pancasila sebagai Sistem Filsafat ;
1. Kapitalisme
kebebasan individual pemilik modal untuk mengembangkan usahanya dalam rangka upaya untuk menyejahterakan masyarakat. Tantangannya yaitu meletakkan kebebasan individual secara berlebihan, dampak negatifnya menimbulkan monopoli gaya hidup konsumerisme.
2. Komunisme
aliran yang meyakini kepemilikan modal dikuasai oleh kemakmuran rakyat secara merata.Tantangannya yaitu dominasi negara yang berlebihan sehingga dapat menghilangkan peran rakyat dalam berbangsa dan bernegara.
Pentingnya Pancasila sebagai Sistem Filsafat saat menjalankan prinsip-prinsip Politik yaitu
1. Operasional dalam penyelenggaraan negara.
2. Membuka dialog dengan perspektif baru dalam berbangsa dan bernegara.
3. Menjadi Evaluasi terhadap segala kegiatan yang bersangkutan dengan berbangsa dan bernegara.
Fungsi Filsafat Pancasila, yaitu :
1. Sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia.
2. Sebagai Falsafah hidup bangsa.
3. Sebagai Hakikat kehidupan bernegara.
Tujuan Filsafat Pancasila, yaitu :
- Menciptakan bangsa yang religius.
- Membentuk bangsa yang menjaga keadilan.
- Membentuk bangsa yang menghormati HAM.
Pancasila sebagai filsafat bangsa mempunyai makna bahwa dalam setiap aspek kehidupan berbangsa serta kemasyarakatan harus berdasarkan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila yang merupakan kesatuan dari berbagai unsur yang memiliki fungsi tersendiri, tujuan yang sama, saling keterikatan dan ketergantungan.
Sekian tanggapan saya terkait video pembelajaran di atas.
Terimakasih, Wassalamu'alaikum wr.wb
Izin memperkenalkan diri:
Nama : Rivaldi Silva Julian
NPM : 2115011114
Prodi : S1 Teknik Sipil
Izin memberikan tanggapan mengenai video yang diberikan.
Dinamika Pancasila sebagai system filsafat terjadi pada 3 era, yakni:
- Pada era soekarmo , Pancasila sebagai sistem filsafat dikenal dengan istilah “Philosofische Grondslage” gagasan tersebut merupakan perlindungan filosofi Soekarno atas rencana berdirinya negara Indonesia merdeka
- Pada era soeharto , Pancasila sebagai sistem filsafat digunakan sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, yaitu pada era soeharto.
- Pada era reformasi , Pancasila kurang terdengar resonasinya, kemudian mulai mendapat perhatian pada saat pidato Habibie pada 1 Juni 2011
Tantangan Pancasila sebagai Sistem Filsafat, antara lain:
kebebasan individual pemilik modal untuk mengembangkan usahanya dalam rangka upaya untuk menyejahterakan masyarakat. Tantangannya yaitu meletakkan kebebasan individual secara berlebihan, dampak negatifnya menimbulkan monopoli gaya hidup konsumerisme.
2. Komunisme
aliran yang meyakini kepemilikan modal dikuasai oleh kemakmuran rakyat secara merata.Tantangannya yaitu dominasi negara yang berlebihan sehingga dapat menghilangkan peran rakyat dalam berbangsa dan bernegara.
Pentingnya Pancasila sebagai Sistem Filsafat saat menjalankan prinsip-prinsip politik, yaitu:
1. Operasional dalam penyelenggaraan negara.
2. Membuka dialog dengan perspektif baru dalam berbangsa dan bernegara.
3. Menjadi Evaluasi terhadap segala kegiatan yang bersangkutan dengan berbangsa dan bernegara.
Fungsi Filsafat Pancasila, yaitu:
1. Sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia.
2. Sebagai Falsafah hidup bangsa.
3. Sebagai Hakikat kehidupan bernegara.
Tujuan Filsafat Pancasila, yaitu :
- Menciptakan bangsa yang religius.
- Membentuk bangsa yang menjaga keadilan.
- Membentuk bangsa yang menghormati HAM.
Pancasila sebagai filsafat bangsa mempunyai makna bahwa dalam setiap aspek kehidupan berbangsa serta kemasyarakatan harus berdasarkan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila yang merupakan kesatuan dari berbagai unsur yang memiliki fungsi tersendiri, tujuan yang sama, saling keterikatan dan ketergantungan.
Sekian yang dapat saya sampaikan, saya ucapkan terima kasih atas perhatiannya.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Nama : Lenny Aditia Putri
NPM : 2115011014
Kelas : B
Prodi : S1 Teknik Sipil
Izinkan saya menanggapi video pembelajaran di atas yang berjudul Dinamika Dan Tantangan Pancasila Sebagai Sistem Filsafat.
Dinamika Pancasila sebagai sistem filsafat terjadi pada 3 era, yaitu :
• Era Soekarno
Pancasila sebagai sistem filsafat dikenal dengan istilah "Philosofische Grondslag" gagasan tersebut merupakan penemuan filosofi Soekarno atas rencana berdirinya negara Indonesia merdeka.
• Era Soeharto
Pada era ini Pancasila sebagai sistem filsafat digunakan sebagai pedoman hidup sehari-hari.
• Era Reformasi
Pada era ini Pancasila kurang terdengar resonansinya. Mulai bergema pada saat pidato oleh Habibie pada tanggal 1Juli 2011.
Tantangan Pancasila Sebagai Sistem Filsafat, yaitu :
1. Kapitalisme,
2. Komunisme
Fungsi Filsafat Pancasila:
1. Pandangan hidup bangsa Indonesia
2. Falsafah hidup bangsa
3. Dasar negara
4. Hakikat kehidupan bernegara
Tujuan Filsafat Pancasila
1. Menciptakan bangsa yang religius
2. Bangsa yang menjaga keadilan
3. Bangsa yang menghormati hak asasi manusia.
Sekian terima kasih
Wassalamualaikum Wr.Wb
NPM : 2115011074
Kelas : B
Prodi : S1 Teknik Sipil
Assalamualaikum Wr Wb
Ijin menanggapi video pembelajaran diatas, setelah melihat video diatas dapat diketahui bahwa dinamika pancasila sebagai sistem filsafat terjadi pada 3 era, yaitu :
- Pada Era Soekarno
Pada era ini Pancasila sebagai system filsafat dikenal dengan “Philosofische Grondslag” gagasan tersebut merupakan perumusan filosofi soekarno atas berdirinya Indonesia merdeka.Pada Era ini Pancasila sebagai system filsafat dipakai sebagai pedoman hidup sehari-hari.
- Pada Era Reformasi
Pada era ini Pancasila kurang terdengar orasinya, kemudian mulai bergema pada saat pidato Habibie dalam pidatonya tanggal 1 Juni 2011.
Selain itu terdapat Tantangan Pancasila sebagai sistem Filsafat antara lain:
-Kapitalisme
Yaitu, kebebasan individual pemilik modal untuk mengembangkan usahanya dalam rangka upaya untuk menyejahterakan masyarakat. Tantangan kapitalisme terhadap Pancasila ialah meletakkan kebebasan individual secara berlebihan dapat mengakibatkan dampak negative seperti:
1. Monopoli, dan
2. Gaya Hidup Konsumerisme
-Komusnisme
Keyakinannya yaitu, kepemilikan modal dikuasai oleh rakyat secara merata.
Bentuk tantangannya, Dominasi negara yang berlebihan, sehingga dapat menghilangkan peran rakyat dalam kehidupan bernegara.
Pancasila sudah dibicarakan sejak pendiri membicarakan dasar filosofis negara. Pancasila sebagai subject yang mengkaji suatu aliran lebih akademis memerlukan perenungan lebih mendalam. Filsafat Pancasila merupakan istilah yang mengemuka.
Tujuan Filsafat Pancasila adalah :
- Menciptakan bangsa yang reliius
- Bangsa yang menjaga keadilan
- Bangsa yang menghormati HAM.
Fungsi Filsafat Pancasila, yaitu :
- Sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia.
- Sebagai Falsafah hidup bangsa.
- Sebagai Hakikat kehidupan bernegara.
Sekian tanggapan dari saya kurang lebihnya mohon maaf
Terimakasih, Wassalamu'alaikum wr.wb
Nama : Nabira
NPM : 2115011015
Prodi : S1 Teknik Sipil
Izin menanggapi video Pancasila sebagai filsafat mempunyai tantangan
Tantangan Pancasila Sebagai Sistem Filsafat:
1. Kapitalisme, yaitu kebebasan individual untuk mengembangkan usahanya dalam rangka upaya sejahterakan masyarakat.Tantangan kapitalisme terhadap Pancasila menekankan kebebasan individual secara berlebihan. Hal ini dapat menimbulkan dampak negatif seperti monopoli dan gaya hidup konsumtif.
2. Komunisme, yaitu aliran yang meyakini bahwa kepemilikan modal dikuasai oleh rakyat secara merata. Bentuk tantangannya ialah dominasi negara yang berlebihan.
Pentingnya Pancasila sebagai Sistem Filsafat saat menjalankan prinsip-prinsip Politik yaitu :
1.Operasional dalam penyelenggaraan negara.
2.Membuka dialog dengan perspektif baru dalam berbangsa dan bernegara.
3.Menjadi Evaluasi terhadap segala kegiatan yang bersangkutan dengan berbangsa dan bernegara.
Fungsi Filsafat Pancasila:
1. Pandangan hidup bangsa Indonesia
2. Falsafah hidup bangsa
3. Dasar negara
4. Hakikat kehidupan bernegara
Tujuan Filsafat Pancasila
1. Menciptakan bangsa yang religius
2. Bangsa yang menjaga keadilan
3. Bangsa yang menghormati HAM
Terima Kasih, Wassalamualaikum warohmatullohi wabarokatu.
Nama : Zulfa Afifah
NPM : 2115011104
Prodi : S1 Teknik Sipil
Izin memberikan tanggapan terhadap video pembelajaran yang telah dilampirkan,
Pada video terkait telah dijelaskan Pancasila sebagai Sistem Filsafat,
Pada era Soeharto Pancasila sebagai Sistem Filsafat digunakan sebagai pedoman hidup sehari-hari. Pada era ini Pancasila kurang terdengar resonasinya, kemudian mulai mendapat perhatian pada saat pidato Habibie pada 1 Juni 2011.
Tantangan Pancasila sebagai Sistem Filsafat
1. Kapitalisme
2. Komunisme
Komunisme merupakan aliran yang meyakini bahwa kepemilikan modal dikuasai oleh kemakmuran rakyat secara merata. Bentuk tantangannya ialah dominasi negara yang berlebihan sehingga dapat menghilangkan peran rakyat dalam berbangsa dan bernegara.
Pentingnya Pancasila sebagai Sistem Filsafat saat menjalankan prinsip-prinsip Politik yaitu :
1. Operasional dalam penyelenggaraan negara.
2. Membuka dialog dengan perspektif baru dalam berbangsa dan bernegara.
3. Menjadi Evaluasi terhadap segala kegiatan yang bersangkutan dengan berbangsa dan bernegara.
Fungsi Filsafat Pancasila, yaitu :
1. Sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia
2. Sebagai Falsafah hidup bangsa
3. Sebagai Hakikat kehidupan bernegara.
Tujuan Filsafat Pancasila, yaitu :
1. Menciptakan bangsa yang religius.
2. Membentuk bangsa yang menjaga keadilan.
3. Membentuk bangsa yang menghormati HAM.
Sekian tanggapan dari saya.
Wassalammualaikum wr wb
Izin memperkenalkan diri
Nama : Khalila Putri R
NPM : 2115011105
Prodi : S1 Teknik Sipil
Izin memberikan tanggapan terkait video diatas
Dinamika Pancasila sebagai Sistem Filsafat.
Pada era Soekarno, Pancasila sebagai sistem filsafat dikenal dengan istilah "Philosofische Grondslage" yang merupakan perenungan filosofi Soekarno atas renacana berdirinya negara Indonesia Merdeka. Kemudian pada era Soeharto, Pancasila sebagai sistem filsafat digunakan sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Pada era Reformasi, Pancasila kurang terdengar resonasinya, kemudian mulai mendapat perhatian pada saat pidato Habibie pada 1 Juni 2011.
Tantangan Pancasila sebagai Sistem Filsafat.
1. Kapitalisme, yaitu kebebasan individual pemilik modal untuk mengembangkan usahanya dalam rangka upaya untuk menyejahterakan masyarakat. Tantangannya berupa meletakkan kebebasan individual secara berlebihan, dampak negatifnya menimbulkan monopoli gaya hidup konsumerisme.
2. Komunisme, yaitu aliran yang meyakini kepemilikan modal dikuasai oleh kemakmuran rakyat secara merata.
Tantangannya berupa dominasi negara yang berlebihan sehingga dapat menghilangkan peran rakyat dalam berbangsa dan bernegara.
Pentingnya Pancasila sebagai Sistem Filsafat saat menjalankan prinsip-prinsip Politik yaitu :
1). Operasional dalam penyelenggaraan negara.
2). Membuka dialog dengan perspektif baru dalam berbangsa dan bernegara.
3). Menjadi Evaluasi terhadap segala kegiatan yang bersangkutan dengan berbangsa dan bernegara.
Fungsi Filsafat Pancasila, yaitu :
1. Sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia.
2. Sebagai Falsafah hidup bangsa.
3. Sebagai Hakikat kehidupan bernegara.
Tujuan Filsafat Pancasila, yaitu :
1. Menciptakan bangsa yang religius.
2. Membentuk bangsa yang menjaga keadilan.
3. Membentuk bangsa yang menghormati HAM.
Sekian tanggapan dari saya
Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarokatuh.
NPM : 2115011116
Prodi : S1 Teknik Sipil
Tantangan Pancasila sebagai Sistem Filsafat
1. Kapitalisme
Kebebasan individual kebebasan individual pemilik modal untuk mengembangkan usahanya dalam rangka upaya untuk menyejahterakan masyarakat. Bentuk tantangannya ialah meletakkan kebebasan individual secara berlebihan, dapat menimbulkan dampak negatif seperti monopoli dan gaya hidup konsumerisme.
2. Komunisme
Komunisme merupakan aliran yang meyakini bahwa kepemilikan modal dikuasai oleh kemakmuran rakyat secara merata. Bentuk tantangannya ialah dominasi negara yang berlebihan sehingga dapat menghilangkan peran rakyat dalam berbangsa dan bernegara.
Pentingnya Pancasila sebagai Sistem Filsafat saat menjalankan prinsip-prinsip Politik yaitu :
1. Operasional dalam penyelenggaraan negara.
2. Membuka dialog dengan perspektif baru dalam berbangsa dan bernegara.
3. Menjadi Evaluasi terhadap segala kegiatan yang bersangkutan dengan berbangsa dan bernegara.
Tujuan Filsafat Pancasila, yaitu :
1. Menciptakan bangsa yang religius.
2. Membentuk bangsa yang menjaga keadilan.
3. Membentuk bangsa yang menghormati HAM.
Pendapat saya : Pancasila sebagai Sistem Filsafat sudah mendapat perhatian sejak para pendiri bangsa bermusyawarah tentang dasar filosofis negara, maka dari itu Pancasila sebagai Sistem Filsafat sangat penting kehadirannya karena dalam setiap sila-sila Pancasila disebut sebagai suatu sistem Filsafat karena sila-sila Pancasila merupakan suatu kesatuan yang saling berhubungan, sehingga saling bekerja sama untuk membentuk kesatuan yang utuh.
Filsafat Pancasila mempunyai fungsi dan peranan sebagai pedoman dan pegangan dalam sikap, tingkah laku dan perbuatan dalam kehidupan sehari-hari, dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara bagi bangsa Indonesia. Pentingnya Pancasila sebagai sistem filsafat ialah agar dapat diberikan pertanggungjawaban rasional dan mendasar mengenai sila-sila dalam Pancasila sebagai prinsip-prinsip politik, agar dapat dijabarkan lebih lanjut sehingga menjadi operasional dalam penyelenggaraan negara.
Sekian tanggapan saya terkait video pembelajaran di atas.
Terima kasih
NPM : 2115011075
Kelas : Pendidikan Pancasila B
Prodi : S1 Teknik Sipil
Pancasila sebagai Sistem Filsafat :
1. Pertama pada era Presiden Soekarno, Pancasila sebagai sistem filsafat dikenal dengan istilah "Philosofische Grondslage" yang merupakan perenungan filosofi dari Soekarno atas renacana berdirinya negara Indonesia Merdeka.
2. Kedua, pada era Presiden Soeharto, Pancasila sebagai sistem filsafat digunakan sebagai pedoman dalam kehidupan sehari - hari.
3. Ketiga, pada era zaman Reformasi, Pancasila kurang terdengar resonasinya, yang kemudian mulai mendapat perhatian pada saat pidato Presiden B.J. Habibie pada tanggal 1 Juni 2011.
Tantangan Pancasila sebagai Sistem Filsafat yaitu sebagai berikut.
+ Kapitalisme, yaitu kebebasan individual pemilik modal untuk mengembangkan usahanya dalam rangka upaya untuk menyejahterakan masyarakat. Tantangannya berupa meletakkan kebebasan individual secara berlebihan, dampak negatifnya menimbulkan monopoli gaya hidup konsumerisme.
+ Komunisme, yaitu aliran yang meyakini kepemilikan modal dikuasai oleh kemakmuran rakyat secara merata. Tantangannya berupa dominasi negara yang berlebihan sehingga dapat menghilangkan peran rakyat dalam berbangsa dan bernegara.
Pentingnya Pancasila sebagai Sistem Filsafat dalam menjalankan prinsip-prinsip politik ialah :
+ Operasional dalam penyelenggaraan negara.
+ Membuka dialog dengan perspektif baru dalam berbangsa dan bernegara.
+ Menjadi evaluasi terhadap segala kegiatan yang bersangkutan dengan berbangsa dan bernegara.
Fungsi Filsafat Pancasila, yaitu sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia, sebagai Falsafah hidup bangsa, sebagai hakikat kehidupan bernegara. Dan tujuan Filsafat Pancasila, yaitu :
- Menciptakan bangsa yang religius.
- Membentuk bangsa yang menjaga keadilan.
- Membentuk bangsa yang menghormati HAM.
Sekian tanggapan dari saya, Terimakasih
Izin memperkenalkan diri,
Nama : Putri Afrianis
NPM : 2115011044
Prodi : S1 Teknik Sipil
Kelas : B
Izin memberikan tanggapan terkait video pembelajaran
Dinamika Pancasila sebagai Sistem Filsafat. Pertama,pada era Soekarno, Pancasila sebagai sistem filsafat dikenal dengan istilah "Philosofische Grondslage" yang merupakan perenungan filosofi Soekarno atas renacana berdirinya negara Indonesia Merdeka. Kedua,pada era Soeharto,Pancasila sebagai sistem filsafat digunakan sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Ketiga,pada era Reformasi, Pancasila kurang terdengar resonasinya, kemudian mulai mendapat perhatian pada saat pidato Habibie pada 1 Juni 2011.Ada beberapa Tantangan Pancasila sebagai Sistem Filsafat diantaranya.
- Kapitalisme, yaitu kebebasan individual pemilik modal untuk mengembangkan usahanya dalam rangka upaya untuk menyejahterakan masyarakat. Tantangannya berupa meletakkan kebebasan individual secara berlebihan, dampak negatifnya menimbulkan monopoli gaya hidup konsumerisme.
- Komunisme, yaitu aliran yang meyakini kepemilikan modal dikuasai oleh kemakmuran rakyat secara merata.Tantangannya berupa dominasi negara yang berlebihan sehingga dapat menghilangkan peran rakyat dalam berbangsa dan bernegara.
Pancasila sebagai sistem filsafat sudah dikenal sejak para pendiri negara mengutamakan masalah dasar filosofis negara.Pancasila sebagai subjek yang menghayati suatu karya yang memerlukan organisasi dalam filsafat Pancasila Pancasila sebagai genetivus objectivus dan sebagai genetivus subjectivus,kedua pendekatan tadi saling melengkapi kata maka,Pancasila sebagai aliran dan yang kedua Sebagai aliran filsafat lainnya pentingnya perjanjian agar dapat diberi pertanggungjawaban nasional dan berbangsa saat menjalankan. Saat menjalankan prinsip-prinsip politik lalu dijabarkan lebih lanjut sehingga menjadi operasional dalam penyelenggaraan negara membuka dialog dengan berbagai perspektif baru dalam kehidupan berbangsa dan bernegara selalu menjadi evaluasi terhadap segala kegiatan yang bersangkutan dengan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pentingnya Pancasila sebagai Sistem Filsafat saat menjalankan prinsip-prinsip Politik yaitu :
- Operasional dalam penyelenggaraan negara.
- Membuka dialog dengan perspektif baru dalam berbangsa dan bernegara.
- Menjadi Evaluasi terhadap segala kegiatan yang bersangkutan dengan berbangsa dan bernegara.
Fungsi Filsafat Pancasila, yaitu Sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia,Sebagai Falsafah hidup bangsa,Sebagai Hakikat kehidupan bernegara.Dan tujuan Filsafat Pancasila, yaitu :
- Menciptakan bangsa yang religius.
- Membentuk bangsa yang menjaga keadilan.
- Membentuk bangsa yang menghormati HAM.
Menurut saya Pancasila memiliki perjalanan yang sangat panjang dalam dinamika Pancasila sebagai sistem filsafat. Telah banyak jalan yang dilalui Indonesia serta melewati tantangan Pancasila sebagai Sistem Filsafat. Dikarenakan hal itu kita harus mendalami tujuan dari Pancasila sebagai sistem filsafat dan memahami prinsip-prinsip yang ada. Dengan menjalankan semua itu membuat kestabilan Pancasila sebagai sistem filsafat.
Terima kasih..
Mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan
wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh
Nama : Fatika Balqis Azzahro
NPM : 2115011054
Prodi : S1 Teknik Sipil
Kelas : B
Pada era Soekarno, Pancasila sebagai sistem filsafat dikenal dengan istilah "Philosofische Grondslage" yang merupakan perenungan filosofi Soekarno atas renacana berdirinya negara Indonesia Merdeka.
Pada era Soeharto,Pancasila sebagai sistem filsafat digunakan sebagai pedoman dalam kehidupan sehari -hari.
Pada era Reformasi, Pancasila kurang terdengar resonasinya, kemudian mulai mendapat perhatian pada saat pidato Habibie pada 1 Juni 2011.
Tantangan Pancasila sebagai Sistem Filsafat.
1. Kapitalisme, yaitu kebebasan individual pemilik modal untuk mengembangkan usahanya dalam rangka upaya untuk menyejahterakan masyarakat. Tantangannya berupa meletakkan kebebasan individual secara berlebihan, dampak negatifnya menimbulkan monopoli gaya hidup konsumerisme.
2. Komunisme, yaitu aliran yang meyakini kepemilikan modal dikuasai oleh kemakmuran rakyat secara merata.Tantangannya berupa dominasi negara yang berlebihan sehingga dapat menghilangkan peran rakyat dalam berbangsa dan bernegara.
Pentingnya Pancasila sebagai Sistem Filsafat saat menjalankan prinsip-prinsip Politik yaitu :
1). Operasional dalam penyelenggaraan negara.
2). Membuka dialog dengan perspektif baru dalam berbangsa dan bernegara.
3). Menjadi Evaluasi terhadap segala kegiatan yang bersangkutan dengan berbangsa dan bernegara.
Fungsi Filsafat Pancasila, yaitu :
1. Sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia.
2. Sebagai Falsafah hidup bangsa.
3. Sebagai Hakikat kehidupan bernegara.
Tujuan Filsafat Pancasila, yaitu :
1. Menciptakan bangsa yang religius.
2. Membentuk bangsa yang menjaga keadilan.
3. Membentuk bangsa yang menghormati HAM.
Sekian yang dapat saya sampaikan terkait video pembelajaran di atas.
Terimakasih pak/bu
Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh.
Izin memperkenalkan diri
Nama : Ridho Solikhin
NPM : 2115011035
Prodi : S1 Teknik Sipil
Izin menanggapi video pembelajaran yg terlampir mengenai Pancasila sebagai sistem Filsafat
Pancasila merupakan sebuah landasan bagi berdirinya sebuah negara. Dalam tiap sila pancasila terkandung nilai-nilai luhur dan norma-norma yang sangat penting untuk dipahami serta dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Pancasila sebagai filsafat bangsa memiliki makna bahwa dalam setiap aspek kehidupan berbangsa serta kemasyarakatan harus berdasarkan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila yang merupakan kesatuan dari berbagai unsur yang memiliki fungsi tersendiri, tujuan yang sama, saling keterikatan dan ketergantungan. Dinamika Pancasila sebagai sistem filsafat terjadi di tiga era kepemimpinan.
Di era pertama yaitu pada masa kepemimpinan ir. Soekarno, pada masa tersebut Pancasila sebagai sistem filsafat dikenal dengan istilah "Philosofische Grondslag" gagasan tersebut merupakan penemuan filosofi Soekarno atas rencana berdirinya negara Indonesia merdeka.
Pada era kepemimpinan kedua yaitu pada masa presiden Soeharto, Pancasila sebagai sistem filsafat digunakan sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Sedangkan pada era yang ketiga yaitu pada masa reformasi, Pancasila kurang terdengar resonansinya. Mulai bergema pada saat pidato oleh Habibie pada tanggal 1Juli 2011.
Dalam kedudukannya Pancasila menghadapi berbagai tantangan sebagai Sistem Filsafat, yaitu :
Pertama, Kapitalisme. Kapitalisme yang dimaksud merupakan sebuah kebebasan individual untuk mengembangkan usahanya dalam rangka upaya sejahterakan masyarakat.Tantangan kapitalisme terhadap Pancasila menekankan kebebasan individual secara berlebihan. Hal ini dapat menimbulkan dampak negatif seperti monopoli dan gaya hidup konsumtif.
Kedua, komunisme sebagai aliran yang meyakini bahwa kepemilikan modal dikuasai oleh rakyat secara merata. Bentuk tantangannya ialah dominasi negara yang berlebihan.
Fungsi Filsafat Pancasila:
1. Pandangan hidup bangsa Indonesia
2. Falsafah hidup bangsa
3. Dasar negara
4. Hakikat kehidupan bernegara
Tujuan Filsafat Pancasila
1. Menciptakan bangsa yang religius
2. Bangsa yang menjaga keadilan
3. Bangsa yang menghormati hak asasi manusia.
Pentingnya Pancasila sebagai sistem filsafat saat menjalankan prinsip-prinsip politik, yaitu :
1. Operasional dalam penyelenggaraan negara
2. Membuka dialog dengan perspektif baru dalam berbangsa dan bernegara
3. Menjadi evaluasi terhadap segala kegiatan yang bersangkutan dengan berbangsa dan bernegara
Pancasila sebagai subjek yang menghayati suatu karya yang memerlukan organisasi dalam filsafat Pancasila Pancasila sebagai genetivus objectivus dan sebagai genetivus subjectivus, kedua pendekatan tadi saling melengkapi kata maka, Pancasila sebagai aliran dan yang kedua Sebagai aliran filsafat lainnya pentingnya perjanjian agar dapat diberi pertanggungjawaban nasional dan berbangsa saat menjalankan.
Terima kasih
Mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan
Wassalamualaikum warrahamatullahi wabarakatuh.
Assalammualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.
Izin memperkenalkan diri:
NPM: 2115011016
Prodi: S1 Teknik Sipil
Kelas: Pendidikan Pancasila B
Izin untuk memberikan tanggapan mengenai video mengenai Pancasila sebagai sistem filsafat:
Era Pancasila sebagai Sistem Filsafat:
1. Era Presiden Soekarno, Pancasila sebagai sistem
filsafat dikenal dengan istilah "Philosofische Grondslage" yang merupakan
perenungan filosofi Soekarno atas rencana berdirinya negara Indonesia Merdeka
yang dimaksudkan sebagai dasar kerohanian
dalam benegara.
2. Era Presiden Soeharto, Pancasila sebagai sistem
filsafat menjadi lebih praktis sehingga digunakan sebagai pedoman dalam
kehidupan sehari - hari.
3. Era zaman Reformasi, Pancasila kurang terdengar
resonasinya, yang kemudian mulai mendapat perhatian pada saat pidato Presiden
B.J. Habibie pada tanggal 1 Juni 2011.
Tantangan Pancasila sebagai Sistem Filsafat:
1. Kapitalisme
Kapitalisme meripakan kebebasan individual pemilik modal
untuk mengembangkan usahanya dalam rangka upaya untuk menyejahterakan
masyarakat. Kapitalisme membuat kebebasan individu yang berlebih sehingga dapat
menimbulkan monopoli dan gaya hidup konsumerisme yang tentunya tidak sejalan
dengan Pancasila.
2. Komunisme
Komunisme merupakan aliran yang meyakini
kepemilikan modal dikuasai oleh kemakmuran rakyat secara merata. Komunisme
membuat kebebasan individu berkurang karena hilangnya peran rakyat dalam
berbangsa dan bernegara dikarenakan dominasi negara yang berlebihan.
Fungsi Pancasila sebagai Sistem Filsafat:
1. Sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia.
2. Sebagai falsafah hidup bangsa.
3. Sebagai dasar negara.
4. Sebagai hakikat kehidupan bernegara.
Tujuan Pancasila sebagai Sistem Filsafat:
1. Menciptakan bangsa yang religious.
2. Menciptakan bangsa yang menjaga keadilan.
3. Menciptakan bangsa yang menghormati Hak Asasi Manusia.
Pentingnya Pancasila sebagai Sistem Filsafat dalam Menjalanka Prinsip Politik:
1. Sebagai operasional dalam penyelenggaraan negara.
2. Membuka dialog dengan perspektif baru dala berbangsa dan bernegara.
3. Menjadi evaluasi kegiatan berbangsa dan bernegara.
Sekian tanggapan dari saya, mohon maaf bila ada kesalahan.
Wassalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh.
Nama : Muhamad Zada Empu Razak Kesatria
NPM : 2155011005
Kelas : Bahasa Indonesia B
Prodi : S1 Teknik Sipil
Dinamika pancasila sebagai sistem filsafat terjadi pada 3 era, yaitu :
- Pancasila sebagai sistem filsafat dikenal dengan istilah "Philosofische Grondslage" yang merupakan perenungan filosofi Soekarno atas rencana berdirinya negara Indonesia Merdeka, yaitu pada era soekarno.
- Pancasila sebagai sistem filsafat digunakan sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, yaitu pada era soeharto.
- Pancasila kurang terdengar resonasinya, kemudian mulai mendapat perhatian pada saat pidato Habibie pada 1 Juni 2011, yaitu pada era reformasi
- Kapitalisme, yaitu kebebasan individual pemilik modal untuk mengembangkan usahanya dalam rangka upaya untuk menyejahterakan masyarakat. Tantangannya berupa meletakkan kebebasan individual secara berlebihan, dampak negatifnya menimbulkan monopoli gaya hidup konsumerisme.
- Komunisme, yaitu aliran yang meyakini kepemilikan modal dikuasai oleh kemakmuran rakyat secara merata.Tantangannya berupa dominasi negara yang berlebihan sehingga dapat menghilangkan peran rakyat dalam berbangsa dan bernegara.
- Operasional dalam penyelenggaraan negara.
- Membuka dialog dengan perspektif baru dalam berbangsa dan bernegara.
- Menjadi Evaluasi terhadap segala kegiatan yang bersangkutan dengan berbangsa dan bernegara.
Fungsi Filsafat Pancasila, yaitu :Sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia,Sebagai Falsafah hidup bangsa,Sebagai Hakikat kehidupan bernegara.Dan tujuan Filsafat Pancasila, yaitu :
- Menciptakan bangsa yang religius.
- Membentuk bangsa yang menjaga keadilan.
- Membentuk bangsa yang menghormati HAM.
Tujuan Filsafat Pancasila, yaitu :
- Menciptakan bangsa yang religius.
- Membentuk bangsa yang menjaga keadilan.
- Membentuk bangsa yang menghormati HAM.
Apabila ada salah kata saya mohon maaf, sekian terima kasih
Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh
Izin memperkenalkan diri :
Nama : Ahmad Fahrezy
NPM : 2115011055
Kelas : B
Prodi : S1 Teknik Sipil
Izin memberikan tanggapan mengenai video pembelajaran tersebut
Pada era Soekarno, Pancasila sebagai sistem filsafat dikenal dengan istilah "Philosofische Grondslage" yang merupakan perenungan filosofi Soekarno atas renacana berdirinya negara Indonesia Merdeka. Kedua,pada era Soeharto,Pancasila sebagai sistem filsafat digunakan sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari
Tantangan Pancasila sebagai Sistem Filsafat ada 2 yaitu kapitalisme dan komunisme
1. Kapitalisme
Kebebasan individual kebebasan individual pemilik modal untuk mengembangkan usahanya dalam rangka upaya untuk menyejahterakan masyarakat. Bentuk tantangannya ialah meletakkan kebebasan individual secara berlebihan, dapat menimbulkan dampak negatif seperti monopoli dan gaya hidup konsumerisme.
2. Komunisme
Komunisme merupakan aliran yang meyakini bahwa kepemilikan modal dikuasai oleh kemakmuran rakyat secara merata. Bentuk tantangannya ialah dominasi negara yang berlebihan sehingga dapat menghilangkan peran rakyat dalam berbangsa dan bernegara.
Pentingnya Pancasila sebagai Sistem Filsafat saat menjalankan prinsip-prinsip Politik ada 3 yaitu :
A. Operasional dalam penyelenggaraan negara.
B. Membuka dialog dengan perspektif baru dalam berbangsa dan bernegara.
C. Menjadi Evaluasi terhadap segala kegiatan yang bersangkutan dengan berbangsa dan bernegara.
Fungsi Filsafat Pancasila, yaitu :
1. Sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia
2. Sebagai Falsafah hidup bangsa
3. Sebagai Hakikat kehidupan bernegara.
Tujuan Filsafat Pancasila, yaitu :
1. Menciptakan bangsa yang religius.
2. Membentuk bangsa yang menjaga keadilan.
3. Membentuk bangsa yang menghormati HAM.
Sekian yang dapat saya sampaikan, mohon maaf jika ada kesalahan kata
Terima kasih
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
NPM : 2115011094
Prodi : S1 Teknik Sipil
Kelas : Pancasila B
Dari artikel tersebut saya berpendapat bahwa, Globalisasi merupakan era perubahan-perubahan yang cepat yang mengandung hal-hal yang positif, namun juga membawa segi-segi negatif bagi bangsa Indonesia. Apabila tidak cermat maka masyarakat akan terbawa arus kebudayaan luar dan melupakan kebudayaan asli Pancasila . Kemajuan pengetahuan dan teknologi tersebut kiranya dapat menjadi sarana untuk memudahkan bangsa Indonesia mencapai cita-citanya yakni mewujudkan masyarakat yang sejahtera mencerdaskan kehidupan bangsa dan turut menjaga ketertiban dunia .
Bangsa Indonesia terutama generasi muda harus memahami, mempelajari dan menanamkan serta mempedomani nilai-nilai luhur pancasila sebagai pondasi moral dalam kehidupan sehari-hari serta harus terus menjaga jati diri bangsa yang berbeda dengan bangsa-bangsa yang lain.
Upaya menjaga dan menguatkan nilai-nilai Pancasila di masyarakat dapat dilakukan dengan tiga hal yaitu melalui pendekatan budaya, internalisasi di semua level pendidikan, dan penegakan hukum terhadap hal-hal yang tidak sejalan dengan nilai-nilai Pancasila. salah satu cara untuk membuat Pancasila tetap hidup dalam kehidupan sehari- hari adalah Pancasila harus dibuka untuk generasi muda agar generasi muda ini dapat merasakan kebebasan untuk menafsirkan, mendialogkan dengan cara mereka sendiri. Maka jangan meletakan Pancasila sebagai sesuatu yang sangat tinggi diatas, karena Ketika Pancasila dikreasikan akan disebut penistaan atau sebagainya karena inilah yang membuat Pancasila sendiri tidak relevan dan membuat Pancasila ini tertutup terhadap generasi muda.
Dalam pelaksaan pembelaan negara, seorang warga negara bisa melakukannya baik secara fisik maupun non fisik. Pembelaan negara secara fisik diantaranya dengan cara perjuangan mengangkat senjata apabila ada serangan dari negara asing terhadap kedaulatan bangsa. Sementara, pembelaan negara secara nonfisik diartikan sebagai semua usaha untuk menjaga bangsa serta kedaulatan negara melalui proses peningkatan nasionalisme. Dengan menjaga persatuan bangsa, melestarikan nilai nilai luhur dan menjadikan perkembangan globalisasi menjadi perkembangan yang positif bagi bangsa. Dengan ini
Pertama, Kapitalisme. Kapitalisme yang dimaksud merupakan sebuah kebebasan individual untuk mengembangkan usahanya dalam rangka upaya sejahterakan masyarakat.Tantangan kapitalisme terhadap Pancasila menekankan kebebasan individual secara berlebihan. Hal ini dapat menimbulkan dampak negatif seperti monopoli dan gaya hidup konsumtif.
Kedua, komunisme sebagai aliran yang meyakini bahwa kepemilikan modal dikuasai oleh rakyat secara merata. Bentuk tantangannya ialah dominasi negara yang berlebihan.
Fungsi Filsafat Pancasila:
1. Pandangan hidup bangsa Indonesia
2. Falsafah hidup bangsa
3. Dasar negara
4. Hakikat kehidupan bernegara
Tujuan Filsafat Pancasila
1. Menciptakan bangsa yang religius
2. Bangsa yang menjaga keadilan
3. Bangsa yang menghormati hak asasi manusia.
Pentingnya Pancasila sebagai sistem filsafat saat menjalankan prinsip-prinsip politik, yaitu :
1. Operasional dalam penyelenggaraan negara
2. Membuka dialog dengan perspektif baru dalam berbangsa dan bernegara
3. Menjadi evaluasi terhadap segala kegiatan yang bersangkutan dengan berbangsa dan bernegara
Pancasila sebagai subjek yang menghayati suatu karya yang memerlukan organisasi dalam filsafat Pancasila Pancasila sebagai genetivus objectivus dan sebagai genetivus subjectivus, kedua pendekatan tadi saling melengkapi kata maka, Pancasila sebagai aliran dan yang kedua Sebagai aliran filsafat lainnya pentingnya perjanjian agar dapat diberi pertanggungjawaban nasional dan berbangsa saat menjalankan.
Terima kasih
NPM: 2115011006
Prodi: S1 Teknik Sipil
Izin memberikan tanggapan terkait materi tentang Dinamika Pancasila sebagai sistem filsafat.
Dinamika Pancasila sebagai sistem filsafat terjadi pada 3 era :
1. Pada era Soekarmo , Pancasila sebagai sistem filsafat dikenal dengan istilah “Philosofische Grondslage”. Gagasan tersebut merupakan perlindungan filosofi Soekarno atas rencana berdirinya negara Indonesia merdeka.
2. Pada era Soeharto , Pancasila sebagai sistem filsafat digunakan sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
3. Pada era reformasi , Pancasila kurang terdengar resonasinya, kemudian mulai mendapat perhatian pada saat pidato Habibie pada 1 Juni 2011.
Tantangan Pancasila sebagai Sistem Filsafat yaitu
1. Kapitalisme
kebebasan individual pemilik modal untuk mengembangkan usahanya dalam rangka upaya untuk mensejahterakan masyarakat. Tantangannya yaitu meletakkan kebebasan individual secara berlebihan, dampak negatifnya menimbulkan monopoli gaya hidup konsumerisme.
2. Komunisme
aliran yang meyakini kepemilikan modal dikuasai oleh kemakmuran rakyat secara merata. Tantangannya yaitu dominasi negara yang berlebihan sehingga dapat menghilangkan peran rakyat dalam berbangsa dan bernegara.
Pentingnya Pancasila sebagai Sistem Filsafat saat menjalankan prinsip-prinsip Politik yaitu
1. Operasional dalam penyelenggaraan negara.
2. Membuka dialog dengan perspektif baru dalam berbangsa dan bernegara.
3. Menjadi Evaluasi terhadap segala kegiatan yang bersangkutan dengan berbangsa dan bernegara.
Fungsi Filsafat Pancasila, yaitu :
1. Sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia.
2. Sebagai Falsafah hidup bangsa.
3. Sebagai Hakikat kehidupan bernegara.
Tujuan Filsafat Pancasila, yaitu :
- Menciptakan bangsa yang religius.
- Membentuk bangsa yang menjaga keadilan.
- Membentuk bangsa yang menghormati HAM.
Pancasila sebagai filsafat bangsa mempunyai makna bahwa dalam setiap aspek kehidupan berbangsa serta kemasyarakatan harus berdasarkan nilai-nilai yang terkandung dalam tujuan, fungsi filsafat pancasila yang merupakan kesatuan dari berbagai unsur yang memiliki fungsi tersendiri, tujuan yang sama, saling keterikatan.
sekian tanggapan dari saya, terima kasih.
NPM : 2115011115
Prodi : S1 Teknik Sipil
Kelas :
izin memberikan komentar terkait video tersebut
Pancasila sebagai filsafat bangsa memiliki makna bahwa dalam setiap aspek kehidupan berbangsa serta kemasyarakatan harus berdasarkan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila yang merupakan kesatuan dari berbagai unsur yang memiliki fungsi tersendiri, tujuan yang sama, saling keterikatan dan ketergantungan. Dinamika Pancasila sebagai sistem filsafat terjadi di tiga era kepemimpinan.
Di era pertama yaitu pada masa kepemimpinan ir. Soekarno, pada masa tersebut Pancasila sebagai sistem filsafat dikenal dengan istilah "Philosofische Grondslag" gagasan tersebut merupakan penemuan filosofi Soekarno atas rencana berdirinya negara Indonesia merdeka.
Pada era kepemimpinan kedua yaitu pada masa presiden Soeharto, Pancasila sebagai sistem filsafat digunakan sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Sedangkan pada era yang ketiga yaitu pada masa reformasi, Pancasila kurang terdengar resonansinya. Mulai bergema pada saat pidato oleh Habibie pada tanggal 1Juli 2011
Pentingnya Pancasila sebagai Sistem Filsafat saat menjalankan prinsip-prinsip Politik yaitu :
1. Operasional dalam penyelenggaraan negara.
2. Membuka dialog dengan perspektif baru dalam berbangsa dan bernegara.
3. Menjadi Evaluasi terhadap segala kegiatan yang bersangkutan dengan berbangsa dan bernegara.
Fungsi Filsafat Pancasila, yaitu :
1. Sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia
2. Sebagai Falsafah hidup bangsa
3. Sebagai Hakikat kehidupan bernegara.
Tujuan Filsafat Pancasila, yaitu :
1. Menciptakan bangsa yang religius.
2. Membentuk bangsa yang menjaga keadilan.
3. Membentuk bangsa yang menghormati HAM.
Tantangan Pancasila sebagai Sistem Filsafat.
Kapitalisme, yaitu kebebasan individual pemilik modal untuk mengembangkan usahanya dalam rangka upaya untuk menyejahterakan masyarakat. Tantangannya berupa meletakkan kebebasan individual secara berlebihan, dampak negatifnya menimbulkan monopoli gaya hidup konsumerisme.
Komunisme, yaitu aliran yang meyakini kepemilikan modal dikuasai oleh kemakmuran rakyat secara merata.Tantangannya berupa dominasi negara yang berlebihan sehingga dapat menghilangkan peran rakyat dalam berbangsa dan bernegara.
sekian dari saya terimakasih wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama : M Hanif Hibatullah
NPM : 2115011084
Prodi : S1 Teknik Sipil
Kelas : B
Izin menanggapi terkait video pembelajaran pak,
Pada era pemerintahan Soekarno, Pancasila sebagai sistem filsafat dikenal dengan istilah "Philosofische Grondslag". Gagasan tersebut merupakan perenungan filosofis Soekarno atas rencana berdirinya Negara Indonesia merdeka. Ide tersebut dimaksudkan sebagai dasar kerohanian bagi penyelenggaraan kehidupan bernegara. Ide tersebut ternyata mendapat sambutan yang positif dari berbagai kalangan, terutama dalam sidang BPUPKI pertama, persisnya pada 1 Juni 1945. Namun, ide tentang Philosofische Grondslag belum diuraikan secara rinci, lebih merupakan adagium politik untuk menarik perhatian anggota sidang dan bersifat teoritis. Pada masa itu, Soekarno lebih menekankan bahwa Pancasila merupakan filsafat asli Indonesia yang diangkat dari akulturasi budaya bangsa Indonesia.
Lalu pada era Soeharto, kedudukan Pancasila sebagai system filsafat berkembang ke arah yang lebih praktis (dalam hal ini istilah yang lebih tepat adalah weltanschauung). Artinya, filsafat Pancasila tidak hanya bertujuan mencari kebenaran dan kebijaksanaan, tetapi juga digunakan sebagai pedoman hidup sehari-hari. Atas dasar inilah. Soeharto mengembangkan sistem filsafat Pancasila menjadi penataran P-4.
Dan pada era reformasi, Pancasila sebagai sistem filsafat kurang terdengar resonansinya. Namun, Pancasila sebagai sistem filsafat bergema dalam wacana akademik, termasuk kritik dan renungan yang dilontarkan oleh Habibie dalam pidato 1 Juni 2011. Habibie menyatakan bahwa:"Pancasila seolah-olah tenggelam dalam pusaran sejarah masa dialektika reformasi. lalu yang tidak lagi relevan untuk disertakan dalam Pancasila seolah hilang dari memori kolektif bangsa Indonesia. Pancasila semakin jarang diucapkan, dikutip, dan dibahas baik dalam konteks kehidupan ketatanegaraan, kebangsaan maupun kemasyarakatan. Pancasila seperti tersandar di sebuah lorong sunyi justru di tengah denyut kehidupan.
Sekian tanggapan dari saya
Wassalamu'alaikum wr.wb
Sebelumnya, izin memperkenalkan diri :
Nama : Az-Zahra
NPM : 2155011004
Prodi : S1 Teknik Sipil
Pada era pemerintahan Soekarno, Pancasila sebagai sistem filsafat dikenal dengan istilah "Philosofische Grondslag". Gagasan tersebut merupakan perenungan filosofis Soekarno atas rencana berdirinya Negara Indonesia merdeka. Ide tersebut dimaksudkan sebagai dasar kerohanian bagi penyelenggaraan kehidupan bernegara. Ide tersebut ternyata mendapat sambutan yang positif dari berbagai kalangan, terutama dalam sidang BPUPKI pertama, persisnya pada 1 Juni 1945. Namun, ide tentang Philosofische Grondslag belum diuraikan secara rinci, lebih merupakan adagium politik untuk menarik perhatian anggota sidang dan bersifat teoritis. Pada masa itu, Soekarno lebih menekankan bahwa Pancasila merupakan filsafat asli Indonesia yang diangkat dari akulturasi budaya bangsa Indonesia.
Tantangan Pancasila sebagai Sistem Filsafat.
1. Kapitalisme, yaitu kebebasan individual pemilik modal untuk mengembangkan usahanya dalam rangka upaya untuk menyejahterakan masyarakat. Tantangannya berupa meletakkan kebebasan individual secara berlebihan, dampak negatifnya menimbulkan monopoli gaya hidup konsumerisme.
2. Komunisme, yaitu aliran yang meyakini kepemilikan modal dikuasai oleh kemakmuran rakyat secara merata.Tantangannya berupa dominasi negara yang berlebihan sehingga dapat menghilangkan peran rakyat dalam berbangsa dan bernegara.
Pancasila sebagai sistem filsafat sudah dikenal sejak para pendiri negara mengutamakan masalah dasar filosofis negara.Pancasila sebagai subjek yang menghayati suatu karya yang memerlukan organisasi dalam filsafat Pancasila Pancasila sebagai genetivus objectivus dan sebagai genetivus subjectivus,kedua pendekatan tadi saling melengkapi kata maka,Pancasila sebagai aliran dan yang kedua Sebagai aliran filsafat lainnya pentingnya perjanjian agar dapat diberi pertanggungjawaban nasional dan berbangsa saat menjalankan. Saat menjalankan prinsip-prinsip politik lalu dijabarkan lebih lanjut sehingga menjadi operasional dalam penyelenggaraan negara membuka dialog dengan berbagai perspektif baru dalam kehidupan berbangsa dan bernegara selalu menjadi evaluasi terhadap segala kegiatan yang bersangkutan dengan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pentingnya Pancasila sebagai Sistem Filsafat saat menjalankan prinsip-prinsip Politik yaitu :
1). Operasional dalam penyelenggaraan negara.
2). Membuka dialog dengan perspektif baru dalam berbangsa dan bernegara.
3). Menjadi Evaluasi terhadap segala kegiatan yang bersangkutan dengan berbangsa dan bernegara.
Fungsi Filsafat Pancasila, yaitu :Sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia,Sebagai Falsafah hidup bangsa,Sebagai Hakikat kehidupan bernegara.Dan tujuan Filsafat Pancasila, yaitu :
1. Menciptakan bangsa yang religius.
2. Membentuk bangsa yang menjaga keadilan.
3. Membentuk bangsa yang menghormati HAM.
Kesimpulannya, Pancasila memiliki dinamika yang beragam dan panjang serta prinsip-prinsip ,sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia. Lalu, Pancasila dijabarkan lebih lanjut sehingga menjadi operasional dalam penyelenggaraan negara membuka dialog dengan berbagai perspektif baru dalam kehidupan berbangsa dan bernegara selalu menjadi evaluasi terhadap segala kegiatan yang bersangkutan dengan kehidupan berbangsa dan bernegara untuk mencapai tujuan Pancasila sebenarnya
Itulah tanggapan saya terkait video tersebut. Saya ucapkan terima kasih.
Wassalamualaikum warahamtullahi wabarakatuh.
Nama : Resa Handayani
NPM : 2115011024
Prodi : S1 Teknik Sipil
Izin menanggapi video diatas,
Pancasila sebagai sistem filsafat dikenal dengan istilah "Philosofische Grondslag"
Tantangan pancasila sebagai sistem filsafat
1. Kapitalisme, yaitu kebebasan individual pemilik modal untuk mengembangkan usahanya dalam rangka upaya untuk menyejahterakan masyarakat.
2. Komunisme, kepemilikan modal dikuasai oleh rakyat secraa merata.
Pancasila sebagai sistem filsafat sudah dikenal sejak para pendiri membicarakan dasar filosofis negara.
Fungsi Filsafat Pancasila:
1. Pandangan hidup bangsa Indonesia
2. Falsafah hidup bangsa
3. Dasar negara
4. Hakikat kehidupan bernegara
Tujuan Filsafat Pancasila
1. Menciptakan bangsa yang religius
2. Bangsa yang menjaga keadilan
3. Bangsa yang menghormati HAM
Sekian tanggapan dari saya, terima kasih.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Izin memperkenalkan diri
Nama : Atma Seta Ramadhan
NPM : 2115011005
Prodi : S1 Teknik Sipil
Izin memberikan tanggapan terkait video tersebut.
Pada era pemerintahan Soekarno, Pancasila sebagai sistem filsafat dikenal dengan istilah "Philosofische Grondslag". Gagasan tersebut merupakan perenungan filosofis Soekarno atas rencana berdirinya Negara Indonesia merdeka. Ide tersebut dimaksudkan sebagai dasar kerohanian bagi penyelenggaraan kehidupan bernegara. Ide tersebut ternyata mendapat sambutan yang positif dari berbagai kalangan, terutama dalam sidang BPUPKI pertama, persisnya pada 1 Juni 1945. Namun, ide tentang Philosofische Grondslag belum diuraikan secara rinci, lebih merupakan adagium politik untuk menarik perhatian anggota sidang dan bersifat teoritis. Pada masa itu, Soekarno lebih menekankan bahwa Pancasila merupakan filsafat asli Indonesia yang diangkat dari akulturasi budaya bangsa Indonesia.
Lalu pada era Soeharto, kedudukan Pancasila sebagai system filsafat berkembang ke arah yang lebih praktis (dalam hal ini istilah yang lebih tepat adalah weltanschauung). Artinya, filsafat Pancasila tidak hanya bertujuan mencari kebenaran dan kebijaksanaan, tetapi juga digunakan sebagai pedoman hidup sehari-hari. Atas dasar inilah. Soeharto mengembangkan sistem filsafat Pancasila menjadi penataran P-4.
Dan pada era reformasi, Pancasila sebagai sistem filsafat kurang terdengar resonansinya. Namun, Pancasila sebagai sistem filsafat bergema dalam wacana akademik, termasuk kritik dan renungan yang dilontarkan oleh Habibie dalam pidato 1 Juni 2011. Habibie menyatakan bahwa:"Pancasila seolah-olah tenggelam dalam pusaran sejarah masa dialektika reformasi. lalu yang tidak lagi relevan untuk disertakan dalam Pancasila seolah hilang dari memori kolektif bangsa Indonesia. Pancasila semakin jarang diucapkan, dikutip, dan dibahas baik dalam konteks kehidupan ketatanegaraan, kebangsaan maupun kemasyarakatan. Pancasila seperti tersandar di sebuah lorong sunyi justru di tengah denyut kehidupan.
Sekian tanggapan saya.
Wassalamu'alaikum wr.wb
NPM : 2155011014
Kelas : B
Prodi : S1 Teknik Sipil
Izin menanggapi video pembelajaran diatas,
Tantangan pancasila sebagai sistem filsafat:
1. kapitalisme, yaitu kebebasan individual untuk mengembangkan usahanya dalam rangka untuk menyejahterakan masyarakat. Tantangan kapitalisme terhadap Pancasila menekankan kebebasan individual secara berlebihan. Hal ini dapat menimbulkan dampak negatif seperti monopoli dan gaya hidup konsumtif.
2. Komunisme, yaitu aliran yang meyakini bahwa kepemilikan modal dikuasai oleh rakyat secara merata. Bentuk tantangannya ialah dominasi negara yang berlebihan
Ada 4 poin fungsi filsafat pancasila berdasarkan video, yaitu
1. Pandangan hidup bangsa Indonesia
2. Falsafah hidup bangsa
3. Dasar negara
4. Hakikat kehidupan bernegara
Berikut adalah tujuan filsafat pancasila, yaitu
1. Menciptakan bangsa yang religius
2. Bangsa yang menjaga keadilan
3. Bangsa yang menghormati hak asasi manusia.
Sekian, terima kasih.
Nama: Muhammad Faris Azzahri
NPM : 2115011124
Kelas : B
Prodi : S1 Teknik Sipil
Izin memberikan tanggapan terhadap video tersebut
Pancasila sebagai sistem filsafat dikenal dengan istilah philosofische grondslag, gagasan tersebut merupakan perlindungan filosofi Soekarno atas rencana berdirinya negara Indonesia merdeka. Pada era soeharto, Pancasila sebagai sistem filsafat digunakan sebagai pedoman hidup sehari-hari. Pada era reformasi, Pancasila kurang terdengar resonansinya, kemudian mulai bergema pada saat pidato oleh Habibie pada tanggal 1 Juli 2011.
Tantangan Pancasila sebagai sistem filsafat :
1. Kapitalisme
Kebebasan individual untuk mengembangkan usahanya dalam rangka menyejahterakan masyarakat. Tantangan kapitalisme terhadap Pancasila ialah meletakkan kebebasan individual secara berlebihan dapat menimbulkan dampak negatif seperti monopoli dan gaya hidup konsumerisme
2. Komunisme
Aliran yang meyakini bahwa kepemilikan modal dikuasai oleh rakyat secara merata bentuk tantangannya ialah dominasi negara yang berlebihan sehingga dapat menghilangkan peran rakyat dalam kehidupan bernegara.
Filsafat Pancasila merupakan istilah yang mengemukakan Pancasila sebagai Genetivus Objectivus dan sebagai Genetivus Subjectivus. Kedua pendekatan ini saling melengkapi ini karena meletakkan Pancasila sebagai aliran, dan yang kedua Sebagai aliran filsafat lainnya.
pentingnya Pancasila agar dapat diberi pertanggungjawaban nasional dan mendasar untuk saat menjalankan prinsip-prinsip politik, lalu dijabarkan lebih lanjut sehingga menjadi operasional dalam penyelenggaraan negara, dapat pula membuka dialog dengan berbagai perspektif baru dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, lalu menjadi evaluasi terhadap segala kegiatan yang bersangkutan dengan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Fungsi Filsafat Pancasila yaitu sebagai :
1. Pandangan hidup bangsa Indonesia
2. Falsafah hidup bangsa
3. Dasar negara
4. Memberi Hakikat kehidupan bernegara
Tujuan Filsafat Pancasila
1. Untuk menciptakan bangsa yang religius dan patuh kepada Tuhan Yang Maha Esa
2. Menjadi bangsa yang menjaga keadilan
3. Menjadi bangsa yang menghormati hak asasi manusia
Demikian tanggapan saya mengenai video tersebut
Terima kasih, wassalamualaikum wr. wb