Apabila ada pertanyaan dari materi yang belum dipahami, silahkan bertanya dan saling memberi pendapat pada forum ini!
Forum Diskusi
Assalamualaikum
Nama Anindia
NPM 2113033047
Izin bertanya bapak dan rekan rekan semuanya
Apa latar belakang menhir digunakan sebagai tempat menampung kedatangan roh?dan bagai mana perbedaan teknologi megalitik dengan yang lain ?
Sekian terimakasih
Nama Anindia
NPM 2113033047
Izin bertanya bapak dan rekan rekan semuanya
Apa latar belakang menhir digunakan sebagai tempat menampung kedatangan roh?dan bagai mana perbedaan teknologi megalitik dengan yang lain ?
Sekian terimakasih
Assalamualaikum bapak
Nama : Ahmad Vaizin
NPM : 2113033011
Mohon izin bertanya.
Apakah masih ada kebudayaan zaman megalitikum yang masih ada dan masih digunakan sampai sekarang?
Sekin pertanyaan saya, saya akhiri wasalamulaikum
Nama : Ahmad Vaizin
NPM : 2113033011
Mohon izin bertanya.
Apakah masih ada kebudayaan zaman megalitikum yang masih ada dan masih digunakan sampai sekarang?
Sekin pertanyaan saya, saya akhiri wasalamulaikum
assalamualaikum
Nama:indah permatasari martan
Npm:2113033027
Izin menjawab bapak
hasil kebudayaan masa Megalitikum yang masih dijumpai di lingkungan sehari-hari pada beberapa wilayah di Indonesia diantaranya: dolmen, punden berundak, menhir, arca batu, dan kubur batu
Nama:indah permatasari martan
Npm:2113033027
Izin menjawab bapak
hasil kebudayaan masa Megalitikum yang masih dijumpai di lingkungan sehari-hari pada beberapa wilayah di Indonesia diantaranya: dolmen, punden berundak, menhir, arca batu, dan kubur batu
Izin menjawab bapak,
Nama: Putri Nabila Reta
NPM 2113033051
Jawabannya masih contoh bangunan megalitikum yang masih ada adalah bangunan candi borobudur, bangunan candi borobudur merupakan bangunan peninggalan megalithikum yang disebut punden berundak
Nama: Putri Nabila Reta
NPM 2113033051
Jawabannya masih contoh bangunan megalitikum yang masih ada adalah bangunan candi borobudur, bangunan candi borobudur merupakan bangunan peninggalan megalithikum yang disebut punden berundak
Assalamualaikum bapak
Nama : Adi Kurniawan
NPM : 2113033015
Izin Menjawab pertanyaan dari saudara Ahmad Vaizin Apakah masih ada kebudayaan zaman megalitikum yang masih ada dan masih digunakan sampai sekarang, bisa dilihat peninggalan-peninggalan dari zaman megalitikum mempunyai bentuk beraneka ragam. diantarnya masih dilestarikan seperti:
1. Kubur Batu Kubur batu adalah wadah penguburan mayat yang terbuat dari batu.
2. Menhir Biasa disebut sebagai batu tegak, menhir adalah batu alam yang telah dibentuk manusia untuk keperluan pemujaan atau untuk tanda penguburan.
3. Dolmen Dolmen atau meja batu adalah peninggalan zaman megalitikum yang terdiri dari sebuah batu besar yang ditopang oleh batu-batu berukuran lebih kecil sebagai kakinya.
4. Sarkofagus Sarkofagus adalah kubur batu yang terdiri dari wadah dan tutup yang umumnya terdapat tonjolan pada ujungnya. dan yang terakhir
5. Waruga Waruga adalah kubur batu yang bentuknya seperti rumah dan biasanya ditemukan di daerah Minahasa.
Nama : Adi Kurniawan
NPM : 2113033015
Izin Menjawab pertanyaan dari saudara Ahmad Vaizin Apakah masih ada kebudayaan zaman megalitikum yang masih ada dan masih digunakan sampai sekarang, bisa dilihat peninggalan-peninggalan dari zaman megalitikum mempunyai bentuk beraneka ragam. diantarnya masih dilestarikan seperti:
1. Kubur Batu Kubur batu adalah wadah penguburan mayat yang terbuat dari batu.
2. Menhir Biasa disebut sebagai batu tegak, menhir adalah batu alam yang telah dibentuk manusia untuk keperluan pemujaan atau untuk tanda penguburan.
3. Dolmen Dolmen atau meja batu adalah peninggalan zaman megalitikum yang terdiri dari sebuah batu besar yang ditopang oleh batu-batu berukuran lebih kecil sebagai kakinya.
4. Sarkofagus Sarkofagus adalah kubur batu yang terdiri dari wadah dan tutup yang umumnya terdapat tonjolan pada ujungnya. dan yang terakhir
5. Waruga Waruga adalah kubur batu yang bentuknya seperti rumah dan biasanya ditemukan di daerah Minahasa.
Nama: Abi Qolbi Umayroh Tio Putri
NPM: 2113033075
Izin menjawab pertanyaan Ahmad Vaizin, hasil kebudayaan masa Megalitikum yang masih dijumpai di lingkungan sehari-hari pada beberapa wilayah di Indonesia diantaranya: dolmen, punden berundak, menhir, arca batu, dan kubur batu. Tradisi megalitikum yang masih berlanjut dan umumnya ditemukan di daerah Nias, Toraja, Sumba, Sabu, Flores, dan Timor.
NPM: 2113033075
Izin menjawab pertanyaan Ahmad Vaizin, hasil kebudayaan masa Megalitikum yang masih dijumpai di lingkungan sehari-hari pada beberapa wilayah di Indonesia diantaranya: dolmen, punden berundak, menhir, arca batu, dan kubur batu. Tradisi megalitikum yang masih berlanjut dan umumnya ditemukan di daerah Nias, Toraja, Sumba, Sabu, Flores, dan Timor.
Izin menjawab pertanyaan dari Vaizin, Pak.
Nama: Siti Dyandra Ovielia
NPM: 2113033045
Peninggalan kebudayaan zaman mengalitikum yang masih bisa kita jumpai antara lain dolmen, punden berundak, menhir, kubur batu, dan arca batu.
Itu saja yang bisa saya sampaikan, terima kasih.
Nama: Siti Dyandra Ovielia
NPM: 2113033045
Peninggalan kebudayaan zaman mengalitikum yang masih bisa kita jumpai antara lain dolmen, punden berundak, menhir, kubur batu, dan arca batu.
Itu saja yang bisa saya sampaikan, terima kasih.
Assalamualaikum bapak.
Nama : Febrianto
Npm : 2113033053
Izin bertanya mengapa begitu banyak situs megalitikum ditemukan di pelosok Nusantara ini? Dan apakah dampak dari begitu banyaknya situs tersebut?
Sekian, terimakasih.
Nama : Febrianto
Npm : 2113033053
Izin bertanya mengapa begitu banyak situs megalitikum ditemukan di pelosok Nusantara ini? Dan apakah dampak dari begitu banyaknya situs tersebut?
Sekian, terimakasih.
Mohon izin memperkenalkan diri bapak,
Nama: Putri Nabila Reta
NPM 2113033051
Izin bertanya,
Apa maksudnya tradisi zaman megalitikum? Apakah tradisi itu masih dilakukan di indonesia? Jika ada berikan contoh tradisinya bersamaan maksud tradisi itu dilakukan dan kenapa bisa bertahan sampai saat ini?
Terima kasih bapak
Nama: Putri Nabila Reta
NPM 2113033051
Izin bertanya,
Apa maksudnya tradisi zaman megalitikum? Apakah tradisi itu masih dilakukan di indonesia? Jika ada berikan contoh tradisinya bersamaan maksud tradisi itu dilakukan dan kenapa bisa bertahan sampai saat ini?
Terima kasih bapak
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh bapak, izin memperkenalkan diri
Nama: Sabrina Elita Syfaa
NPM: 2113033057
Izin menjawab pertanyaan dari saudara Ahmad Vaidzin, hasil kebudayaan masa Megalitikum yang masih ada di lingkungan sehari-hari pada beberapa wilayah di Indonesia pada saat ini yaitu: dolmen berfungsi untuk tempat sesaji pada saat upacara, punden berundak dapat kita jumpai di daerah pugung raharjo, menhir merupakan baru tegak sebagai lambang bagi orang-orang yang sudah meninggal, arca batu dapat kita jumpai di daerah Sumatra Selatan, dan kubur batu bentuknya mirip dengan bangunan kuburan yang kita saat ini.
Nama: Sabrina Elita Syfaa
NPM: 2113033057
Izin menjawab pertanyaan dari saudara Ahmad Vaidzin, hasil kebudayaan masa Megalitikum yang masih ada di lingkungan sehari-hari pada beberapa wilayah di Indonesia pada saat ini yaitu: dolmen berfungsi untuk tempat sesaji pada saat upacara, punden berundak dapat kita jumpai di daerah pugung raharjo, menhir merupakan baru tegak sebagai lambang bagi orang-orang yang sudah meninggal, arca batu dapat kita jumpai di daerah Sumatra Selatan, dan kubur batu bentuknya mirip dengan bangunan kuburan yang kita saat ini.
Sekian, terima kasih bapak
Assalamualaikum bapak
Nama: Alliya Putri fersilia Irawan
Npm:2113033025
Izin bertanya, mengapa pada zaman megalitikum banyak terdapat bangunan monumental dan apakah tujuannya?
Sekian, terimakasih
Nama: Alliya Putri fersilia Irawan
Npm:2113033025
Izin bertanya, mengapa pada zaman megalitikum banyak terdapat bangunan monumental dan apakah tujuannya?
Sekian, terimakasih
In reply to ALLIYA.PUTRI21 ALLIYA.PUTRI21
Re: Forum Diskusi
Assalamualaikum wr.wb
Nama : Aprizal Ardiyansyah
Npm : 2113033029
Izin menjawab pertayaan dari saudari alliya bapak ,pada zaman megalitikum banyak terdapat bangunan monumental karena pada
Zaman ini banyak sekali kebudayaan yang menghasilkan bangunan-bangunan monumental yang terbuat dari batu-batu besar,
Yang mana Tujuan dari bangunan monumental itu dipergunakan sebagai sarana untuk menghormati dan pemujaan terhadap roh-roh nenek moyang.
Sekian terimkasih.
Wassalamu'alaikum wr.wb
Nama : Aprizal Ardiyansyah
Npm : 2113033029
Izin menjawab pertayaan dari saudari alliya bapak ,pada zaman megalitikum banyak terdapat bangunan monumental karena pada
Zaman ini banyak sekali kebudayaan yang menghasilkan bangunan-bangunan monumental yang terbuat dari batu-batu besar,
Yang mana Tujuan dari bangunan monumental itu dipergunakan sebagai sarana untuk menghormati dan pemujaan terhadap roh-roh nenek moyang.
Sekian terimkasih.
Wassalamu'alaikum wr.wb
Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh
Nama : Siti Nurhafidhoh
NPM : 2113033003
Izin menanggapi pertanyaan dari saudari Alliya,
Karna di zaman tersebut terdapat beberapa peninggalan yang dijadikan sebagai hasil kebudayaannya berupa bangunan-bangunan monumental yang terbuat dari batu-batu besar. Bangunan megalitikum ini dipergunakan sebagai sarana untuk menghormati dan pemujaan terhadap roh-roh nenek moyang, tempat beribadah dan mengenang nenek moyang dalam sistem kepercayaan animisme dan dinamisme.
sekian, terimakasih
Nama : Siti Nurhafidhoh
NPM : 2113033003
Izin menanggapi pertanyaan dari saudari Alliya,
Karna di zaman tersebut terdapat beberapa peninggalan yang dijadikan sebagai hasil kebudayaannya berupa bangunan-bangunan monumental yang terbuat dari batu-batu besar. Bangunan megalitikum ini dipergunakan sebagai sarana untuk menghormati dan pemujaan terhadap roh-roh nenek moyang, tempat beribadah dan mengenang nenek moyang dalam sistem kepercayaan animisme dan dinamisme.
sekian, terimakasih
In reply to ALLIYA.PUTRI21 ALLIYA.PUTRI21
Re: Forum Diskusi
Assalamualaikum wr.wb
NamaRamadhan Novian Saputro
npm:2113033021
izin menjawab pertanyaan dari saudari aliya
Dikarenakan dari zama meghalitikum yang berarti zaman batu besar dan pasti terdapat bangunan megalitik yang berarti bangunan-bangunan yang dibuat dari batu-batu besar dan digunakan dalam hubungannya dengan kepercayaan zaman pra sejarah. Bangunan megalitikum dibuat dari batu-batu besar yang sering harus didatangkan dari tempat lain sebelum didirikan di suatu tempat yang dipilih. Untuk dapat melaksanakan hal tersebut tentu telah dikerahkan sejumlah besar tenaga. Walaupun pengerahan tenaga didasarkan atas asas gotong-royong, tetapi tentunya hanya dapat dilaksanakan jika pembuatan bangunan itu dirasakan cukup penting oleh masyarakat. Dalam kenyataannya pembuatan bangunan megalitikum memang sesuatu yang menyangkut kepentingan seluruh masyarakat yang membangunnya. Bangunan-bangunan megalitikum adalah bangunan-bangunan yang sangat penting pada masa itu. Bangunan itu dibangun untuk kepentingan penghormatan dan pemujaan nenek moyang mereka.
sekian terimakasih
wassalamualaikum wr,wn
NamaRamadhan Novian Saputro
npm:2113033021
izin menjawab pertanyaan dari saudari aliya
Dikarenakan dari zama meghalitikum yang berarti zaman batu besar dan pasti terdapat bangunan megalitik yang berarti bangunan-bangunan yang dibuat dari batu-batu besar dan digunakan dalam hubungannya dengan kepercayaan zaman pra sejarah. Bangunan megalitikum dibuat dari batu-batu besar yang sering harus didatangkan dari tempat lain sebelum didirikan di suatu tempat yang dipilih. Untuk dapat melaksanakan hal tersebut tentu telah dikerahkan sejumlah besar tenaga. Walaupun pengerahan tenaga didasarkan atas asas gotong-royong, tetapi tentunya hanya dapat dilaksanakan jika pembuatan bangunan itu dirasakan cukup penting oleh masyarakat. Dalam kenyataannya pembuatan bangunan megalitikum memang sesuatu yang menyangkut kepentingan seluruh masyarakat yang membangunnya. Bangunan-bangunan megalitikum adalah bangunan-bangunan yang sangat penting pada masa itu. Bangunan itu dibangun untuk kepentingan penghormatan dan pemujaan nenek moyang mereka.
sekian terimakasih
wassalamualaikum wr,wn
Nama: Dien Frisqyta Amalia
NPM: 2113033039
Izin bertanya bapak dan rekan rekan semua, Apa kebudayaan di zaman megalitikum yang paling populer dan banyak dikenal?
terima kasih
NPM: 2113033039
Izin bertanya bapak dan rekan rekan semua, Apa kebudayaan di zaman megalitikum yang paling populer dan banyak dikenal?
terima kasih
Assalamualaikum bapak
Saya Marlian Adi Saputra
NPM 2113033019
Mohon izin menjawab pertanyaan dari saudari Dien
Kadi pertanyaan nya adalah kebudayaan apa di zaman megalitikum yang paling populer?
Jadi jawabannya adalah Tradisi megalitik (juga dikenal sebagai "kebudayaan megalitikum") adalah bentuk-bentuk praktik kebudayaan yang dicirikan oleh pelibatan monumen atau struktur yang tersusun dari batu-batu besar (megalit) sebagai penciri utamanya. Contoh dari kebudayaan megalitikum adalah
1. Kubur Batu. Kubur batu adalah wadah penguburan mayat yang terbuat dari batu.
2. Menhir
3. Dolmen
4. Sarkofagus
Baik itu jawaban dari saya maaf bila ada kesalahan
Saya akhiri assalamualaikum warohmatullahi wabarokatu
Saya Marlian Adi Saputra
NPM 2113033019
Mohon izin menjawab pertanyaan dari saudari Dien
Kadi pertanyaan nya adalah kebudayaan apa di zaman megalitikum yang paling populer?
Jadi jawabannya adalah Tradisi megalitik (juga dikenal sebagai "kebudayaan megalitikum") adalah bentuk-bentuk praktik kebudayaan yang dicirikan oleh pelibatan monumen atau struktur yang tersusun dari batu-batu besar (megalit) sebagai penciri utamanya. Contoh dari kebudayaan megalitikum adalah
1. Kubur Batu. Kubur batu adalah wadah penguburan mayat yang terbuat dari batu.
2. Menhir
3. Dolmen
4. Sarkofagus
Baik itu jawaban dari saya maaf bila ada kesalahan
Saya akhiri assalamualaikum warohmatullahi wabarokatu
Assalamualaikum wr wb
Nama : Tri Sela Andani
Npm : 2113033033
Kelas : A
Izin mejawab pertanyaan dari Dien Frisqyta
- Menhir,adalah tiang atau tugu batu yang didirikan sbg tanda peringatandan melambangkan arwah nenek moyang.
- Dolmen,adalah bangunan seperti meja batu berkaki menhir sbg tempat sesaji dan pemujaan kepada arwah nenek moyang.
- Sarkofagus,berfungsi sbg kubur batu.
Nama : Tri Sela Andani
Npm : 2113033033
Kelas : A
Izin mejawab pertanyaan dari Dien Frisqyta
- Menhir,adalah tiang atau tugu batu yang didirikan sbg tanda peringatandan melambangkan arwah nenek moyang.
- Dolmen,adalah bangunan seperti meja batu berkaki menhir sbg tempat sesaji dan pemujaan kepada arwah nenek moyang.
- Sarkofagus,berfungsi sbg kubur batu.
In reply to DIEN.FRISQYTA21 DIEN.FRISQYTA21
Re: Forum Diskusi
assalamualaikum pa. Izin menjawab pertanyaa dari saudara Dien
Perkanalkan Nama : Khesieya Maulana Zahra NPM : 2113033065
Kebudaya terkenal yang saya ketahui dan sering saya dengar diantaranya ada 1. Kubur Batu Kubur adalah wadah penguburan mayat yang terbuat dari batu. 2. Menhir Biasa disebut sebagai batu tegak, menhir adalah batu alam yang telah dibentuk manusia untuk keperluan pemujaan atau untuk tanda penguburan. 3. Dolmen atau meja batu adalah peninggalan zaman megalitikum yang terdiri dari sebuah batu besar yang ditopang oleh batu-batu berukuran lebih kecil sebagai kakinya. 4. Sarkofagus adalah kubur batu yang terdiri dari wadah dan tutup yang umumnya terdapat tonjolan pada ujungnya. 5. Waruga adalah kubur batu yang bentuknya seperti rumah dan biasanya ditemukan di daerah Minahasa.
Perkanalkan Nama : Khesieya Maulana Zahra NPM : 2113033065
Kebudaya terkenal yang saya ketahui dan sering saya dengar diantaranya ada 1. Kubur Batu Kubur adalah wadah penguburan mayat yang terbuat dari batu. 2. Menhir Biasa disebut sebagai batu tegak, menhir adalah batu alam yang telah dibentuk manusia untuk keperluan pemujaan atau untuk tanda penguburan. 3. Dolmen atau meja batu adalah peninggalan zaman megalitikum yang terdiri dari sebuah batu besar yang ditopang oleh batu-batu berukuran lebih kecil sebagai kakinya. 4. Sarkofagus adalah kubur batu yang terdiri dari wadah dan tutup yang umumnya terdapat tonjolan pada ujungnya. 5. Waruga adalah kubur batu yang bentuknya seperti rumah dan biasanya ditemukan di daerah Minahasa.
Nama Devira zidny eight santi
Npm 2113033005
izin menjawab pertanyaan dari saudari dien
1. Menhir Di Indonesia, menhir ditemukan di daerah Sumatera Selatan dan Kalimantan. Benda ini berbentuk menyerupai tiang atau tugu dan bahannya terbuat dari batu. Pembangunannya dimaksud sebagai lambang peringatan kepada roh atau arwah nenek moyang. Bukan hanya itu, benda ini digunakan untuk mengikat binatang persembahan kepada nenek moyang. Lalu, juga dijadikan sebagai sarana tempat ibadah ketika masyarakat zaman Megalitikum ingin memuja roh pendahulunya. 2. Dolmen Benda peninggalan kebudayaan yang satu ini berbentuk seperti meja dari batu besar. Permukaan atau bagian atasnya yang rata diduga dijadikan tempat menaruh roh, duduk ketua suku, dan tempat meletakkan persembahan. Bagian bawah batu datar tersebut, terdapat penyangga di bawahnya yang berjumlah empat buah. 3. Punden Berundak-undak Peninggalan budaya zaman Megalitikum ini berupa bangunan bertingkat, terdiri atas tumpukan batu. Bentuknya yang tinggi ini membuat bangunan ini memiliki tanjakan-tanjakan kecil yang bahannya dari batu. Diduga, pada zaman dahulu tingkatan teratas punden berundak-undak adalah tempat yang paling suci dan digunakan sebagai tempat memuja roh pendahulu. Bukan hanya dugaan tersebut, bentuk batu bertumpuk ini juga diklaim sebagai asal-usul penciptaan bangunan candi seiring perkembangannya. 4. Kubur Peti Seperti namanya, benda ini berbentuk peti dan digunakan untuk menaruh jenazah seseorang. Batu yang dibuat dalam bentuk persegi panjang ini nantinya dikubur dan dipendam di dalam tanah setelah dimasukkan jenazah. Di Indonesia, benda ini pernah ditemukan di Kuningan, Jawa Barat. 5. Waruga Fungsi peninggalan kebudayaan ini sama dengan kubur peti yang dijelaskan sebelumnya. Namun, pembedanya adalah bentuk bendanya. Waruga digambarkan berbentuk bulat atau kubus dan di atasnya terdapat atap yang terlihat seperti genteng rumah (segitiga). Mayat manusia yang meninggal nantinya ditaruh dalam posisi jongkok di dalam benda ini. Terkait penemuannya, pernah ditemukan di Minahasa, Sulawesi Utara
Npm 2113033005
izin menjawab pertanyaan dari saudari dien
1. Menhir Di Indonesia, menhir ditemukan di daerah Sumatera Selatan dan Kalimantan. Benda ini berbentuk menyerupai tiang atau tugu dan bahannya terbuat dari batu. Pembangunannya dimaksud sebagai lambang peringatan kepada roh atau arwah nenek moyang. Bukan hanya itu, benda ini digunakan untuk mengikat binatang persembahan kepada nenek moyang. Lalu, juga dijadikan sebagai sarana tempat ibadah ketika masyarakat zaman Megalitikum ingin memuja roh pendahulunya. 2. Dolmen Benda peninggalan kebudayaan yang satu ini berbentuk seperti meja dari batu besar. Permukaan atau bagian atasnya yang rata diduga dijadikan tempat menaruh roh, duduk ketua suku, dan tempat meletakkan persembahan. Bagian bawah batu datar tersebut, terdapat penyangga di bawahnya yang berjumlah empat buah. 3. Punden Berundak-undak Peninggalan budaya zaman Megalitikum ini berupa bangunan bertingkat, terdiri atas tumpukan batu. Bentuknya yang tinggi ini membuat bangunan ini memiliki tanjakan-tanjakan kecil yang bahannya dari batu. Diduga, pada zaman dahulu tingkatan teratas punden berundak-undak adalah tempat yang paling suci dan digunakan sebagai tempat memuja roh pendahulu. Bukan hanya dugaan tersebut, bentuk batu bertumpuk ini juga diklaim sebagai asal-usul penciptaan bangunan candi seiring perkembangannya. 4. Kubur Peti Seperti namanya, benda ini berbentuk peti dan digunakan untuk menaruh jenazah seseorang. Batu yang dibuat dalam bentuk persegi panjang ini nantinya dikubur dan dipendam di dalam tanah setelah dimasukkan jenazah. Di Indonesia, benda ini pernah ditemukan di Kuningan, Jawa Barat. 5. Waruga Fungsi peninggalan kebudayaan ini sama dengan kubur peti yang dijelaskan sebelumnya. Namun, pembedanya adalah bentuk bendanya. Waruga digambarkan berbentuk bulat atau kubus dan di atasnya terdapat atap yang terlihat seperti genteng rumah (segitiga). Mayat manusia yang meninggal nantinya ditaruh dalam posisi jongkok di dalam benda ini. Terkait penemuannya, pernah ditemukan di Minahasa, Sulawesi Utara
Assalamualaikum wr wb
Nama: Ariska Aulia zannati
Npm: 2113033063
Izin bertanya pak apa makna dari punden berundak pada zaman megalitikum selalu bertingkat tiga?
terimakasih
Nama: Ariska Aulia zannati
Npm: 2113033063
Izin bertanya pak apa makna dari punden berundak pada zaman megalitikum selalu bertingkat tiga?
terimakasih
Waalaikumussalam wr.wb
Nama: Al Ahya Ansori
Npm: 2113033073
Izin menjawab pertanyaan Ariska
Punden berundak atau teras berundak adalah struktur tata ruang bangunan yang berupa teras atau trap berganda yang mengarah pada satu titik dengan tiap teras semakin tinggi posisinya. Struktur ini kerap ditemukan pada situs kepurbakalaan di Nusantara, sehingga dianggap sebagai salah satu ciri kebudayaan asli Nusantara.
Nama: Al Ahya Ansori
Npm: 2113033073
Izin menjawab pertanyaan Ariska
Punden berundak atau teras berundak adalah struktur tata ruang bangunan yang berupa teras atau trap berganda yang mengarah pada satu titik dengan tiap teras semakin tinggi posisinya. Struktur ini kerap ditemukan pada situs kepurbakalaan di Nusantara, sehingga dianggap sebagai salah satu ciri kebudayaan asli Nusantara.
In reply to Ariskaauliazannati Ariskaauliazannati
Re: Forum Diskusi
Assalamu’alaikum Bapak
Nama : Anindya Prameswari
NPM : 2113033067
Kelas : A
Izin menjawab pertanyaan dari Ariska Aulia Zannati bapak, punden berundak pada zaman megalitikum selalu bertingkat tiga itu mempunyai makna tersendiri yang sesuai dengan sejarah punden berundak dan fungsinya. Dimana tingkat pertama melambangkan kehidupan saat masih dikandungan ibu, tingkat kedua melambangkan kehidupan didunia dan tingkat ketiga melambangkan kehidupan setelah meninggal.
Sekian jawaban dari saya, terimakasih Pak
Nama : Anindya Prameswari
NPM : 2113033067
Kelas : A
Izin menjawab pertanyaan dari Ariska Aulia Zannati bapak, punden berundak pada zaman megalitikum selalu bertingkat tiga itu mempunyai makna tersendiri yang sesuai dengan sejarah punden berundak dan fungsinya. Dimana tingkat pertama melambangkan kehidupan saat masih dikandungan ibu, tingkat kedua melambangkan kehidupan didunia dan tingkat ketiga melambangkan kehidupan setelah meninggal.
Sekian jawaban dari saya, terimakasih Pak
Nama Nike Sabilillah
Npm 2113033081
Izin bertanya bapak
Dari materi yang telah saya baca, saya ingin bertanya pak,apa sih yang dimaksud dengan tradisi megalitikum?
Dan apa saja hasil peninggalan tradisi megalitikum itu ?
Terimakasih bapak
Npm 2113033081
Izin bertanya bapak
Dari materi yang telah saya baca, saya ingin bertanya pak,apa sih yang dimaksud dengan tradisi megalitikum?
Dan apa saja hasil peninggalan tradisi megalitikum itu ?
Terimakasih bapak
In reply to nike.sabilillah.21 nike.sabilillah.21
Re: Forum Diskusi
Assalamualaikum
Nama : Sahrozy Putra Rhomadona
Npm : 2113033037
Izin menjawab pertanyaan dari nike sabillilah
Menurut saya tradisi megalitikum adalah kegiatan masyarakat zaman itu yang di lakukan secara berulang dan mem jadi kebiasaan.
Hasil peninggalan zaman megalitikum yaitu
1. Kubur batu
2. Menhir
3. Dolmen
4. Sarkofagus
5. Waruga
6. Punden berundak
7. Arca batu
Nama : Sahrozy Putra Rhomadona
Npm : 2113033037
Izin menjawab pertanyaan dari nike sabillilah
Menurut saya tradisi megalitikum adalah kegiatan masyarakat zaman itu yang di lakukan secara berulang dan mem jadi kebiasaan.
Hasil peninggalan zaman megalitikum yaitu
1. Kubur batu
2. Menhir
3. Dolmen
4. Sarkofagus
5. Waruga
6. Punden berundak
7. Arca batu
In reply to nike.sabilillah.21 nike.sabilillah.21
Re: Forum Diskusi
Assalamu'alaikum Wr.Wb
Nama : Nitya Salsabila
NPM : 2113033013
Izin Menjawab pertanyaan dari saudara nike bapak,
Tradisi megalitik adalah suatu adat kebiasaan yang menghasilkan benda-benda atau bangunan dari batu yang berhubungan dengan upacara atau penguburan. Bagunan monumental yang dihasilkan biasanya berkaitan dengan usaha para ketua adat untuk menjaga harkat dan martabat mereka. Sebab, pendukung tradisi megalitik percaya bahwa arwah nenek moyang yang telah meninggal masih hidup di dunia arwah dan dapat memengaruhi kehidupan mereka. Dengan perlakuan yang baik, mereka mengharapkan perlindungan sehingga selalu terhindar dari mara bahaya.
Dan adapun peninggalan dari tradisi zaman megalitik yaitu:
1. Kubur Batu, yaitu wadah penguburan mayat yang terbuat dari batu.
2. Menhir atau batu tegak, adalah batu alam yang telah dibentuk untuk keperluan pemujaan atau untuk tanda penguburan.
3. Dolmen atau meja batu, adalah peninggalan yang terdiri dari sebuah batu besar yang ditopang oleh batu-batu berukuran lebih kecil sebagai kakinya.
4. Kalamba, yaitu kubur batu berbentuk silinder yang kebanyakan ditemukan di Sulawesi Tengah.
5. Pandusa, yaitu kubur batu yang ditopang batu-batu lain sebagai dinding kubur dan biasanya ditemukan di Bondowoso.
6. Sarkofagus, yaitu kubur batu yang terdiri dari wadah dan tutup yang umumnya terdapat tonjolan pada ujungnya, biasanya ditemukan di Bali.
7. Waruga, adalah kubur batu yang bentuknya seperti rumah dan biasanya ditemukan di daerah Minahasa.
8. Punden berundak, yaitu benda peninggalam yang berbentuk anak tangga, berfungsi sebagai pemujaan arwah nenek moyang dan dianggap suci.
9. Arca batu, yaitu pahatan berbentuk manusia atau binatang yang dipercaya sebagai wujud dari nenek moyang.
10. Arca menhir, yaitu pahatan berbentuk antropomorpik tanpa kaki yang hanya terdiri dari kepala, leher, dan badan.
11. Areosali, yaitu suatu teras yang biasa digunakan untuk memutuskan suatu perkara atau untuk mengesahkan suatu aturan yang berlaku di daerah Nias.
12. Neogadi, yaitu pahatan menyerupai meja batu berbentuk bulat yang biasa digunakan untuk menari pada waktu upacara di Nias.
13. Lasara, yaitu pahatan berupa kepala binatang khayal yang dianggap sebagai bianatang pelindung.
Sekian, Terimakasih bapak...
Nama : Nitya Salsabila
NPM : 2113033013
Izin Menjawab pertanyaan dari saudara nike bapak,
Tradisi megalitik adalah suatu adat kebiasaan yang menghasilkan benda-benda atau bangunan dari batu yang berhubungan dengan upacara atau penguburan. Bagunan monumental yang dihasilkan biasanya berkaitan dengan usaha para ketua adat untuk menjaga harkat dan martabat mereka. Sebab, pendukung tradisi megalitik percaya bahwa arwah nenek moyang yang telah meninggal masih hidup di dunia arwah dan dapat memengaruhi kehidupan mereka. Dengan perlakuan yang baik, mereka mengharapkan perlindungan sehingga selalu terhindar dari mara bahaya.
Dan adapun peninggalan dari tradisi zaman megalitik yaitu:
1. Kubur Batu, yaitu wadah penguburan mayat yang terbuat dari batu.
2. Menhir atau batu tegak, adalah batu alam yang telah dibentuk untuk keperluan pemujaan atau untuk tanda penguburan.
3. Dolmen atau meja batu, adalah peninggalan yang terdiri dari sebuah batu besar yang ditopang oleh batu-batu berukuran lebih kecil sebagai kakinya.
4. Kalamba, yaitu kubur batu berbentuk silinder yang kebanyakan ditemukan di Sulawesi Tengah.
5. Pandusa, yaitu kubur batu yang ditopang batu-batu lain sebagai dinding kubur dan biasanya ditemukan di Bondowoso.
6. Sarkofagus, yaitu kubur batu yang terdiri dari wadah dan tutup yang umumnya terdapat tonjolan pada ujungnya, biasanya ditemukan di Bali.
7. Waruga, adalah kubur batu yang bentuknya seperti rumah dan biasanya ditemukan di daerah Minahasa.
8. Punden berundak, yaitu benda peninggalam yang berbentuk anak tangga, berfungsi sebagai pemujaan arwah nenek moyang dan dianggap suci.
9. Arca batu, yaitu pahatan berbentuk manusia atau binatang yang dipercaya sebagai wujud dari nenek moyang.
10. Arca menhir, yaitu pahatan berbentuk antropomorpik tanpa kaki yang hanya terdiri dari kepala, leher, dan badan.
11. Areosali, yaitu suatu teras yang biasa digunakan untuk memutuskan suatu perkara atau untuk mengesahkan suatu aturan yang berlaku di daerah Nias.
12. Neogadi, yaitu pahatan menyerupai meja batu berbentuk bulat yang biasa digunakan untuk menari pada waktu upacara di Nias.
13. Lasara, yaitu pahatan berupa kepala binatang khayal yang dianggap sebagai bianatang pelindung.
Sekian, Terimakasih bapak...
Assalamualaikum wr.wb
Nama : Rina Puspita Sari
NPM : 2113033061
Izin bertanya pak,
Kehidupan pada zaman megalitikum sudah mempunyai sistem pemerintahan dalam bentuk kepala suku.
Peranyaan saya apa bukti yang mendasari bahwa pada zaman megalitikum sudah mempunyai sistem pemerintahan dalam bentuk kepala suku ?
Sekian terimkasih.
Wassalamu'alaikum wr.wb
Nama : Rina Puspita Sari
NPM : 2113033061
Izin bertanya pak,
Kehidupan pada zaman megalitikum sudah mempunyai sistem pemerintahan dalam bentuk kepala suku.
Peranyaan saya apa bukti yang mendasari bahwa pada zaman megalitikum sudah mempunyai sistem pemerintahan dalam bentuk kepala suku ?
Sekian terimkasih.
Wassalamu'alaikum wr.wb
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama: M. Reza Ramadhani
NPM : 2113033049
Izin menjawab pertanyaan dari saudari ariska, punden berundak saat zaman megalitikum memiliki tingkat tiga yang bermakna secara tersendiri. Pada tingkatan pertama punden berundak melambangkan kehidupan ketika masih dalam kandungan ibu, punden berundak tingkat kedua melambangkan kehidupan yang ada di dunia ini, pada punden berundak tingkat ketiga melambangkan kehidupan setelah kematian yaitu kehidupan di akhirat kelak.
Nama: M. Reza Ramadhani
NPM : 2113033049
Izin menjawab pertanyaan dari saudari ariska, punden berundak saat zaman megalitikum memiliki tingkat tiga yang bermakna secara tersendiri. Pada tingkatan pertama punden berundak melambangkan kehidupan ketika masih dalam kandungan ibu, punden berundak tingkat kedua melambangkan kehidupan yang ada di dunia ini, pada punden berundak tingkat ketiga melambangkan kehidupan setelah kematian yaitu kehidupan di akhirat kelak.
Assalamualaikum Wr. Wb.
Nama : Radina Febi Aniza
NPM : 2113033055
Izin bertanya pak, mengapa di zaman megalitikum ini manusia purbanya bisa berpikiran bahwa batu adalah tempat yang tepat untuk menyimpan mayat?
terima kasih, wassalamualaikum wr. wb.
Nama : Radina Febi Aniza
NPM : 2113033055
Izin bertanya pak, mengapa di zaman megalitikum ini manusia purbanya bisa berpikiran bahwa batu adalah tempat yang tepat untuk menyimpan mayat?
terima kasih, wassalamualaikum wr. wb.
Izin menjawab pertanyaan dari saudari Radina
Nama : Stefanny Gloria Mulyanti
NPM : 2113033043
Dalam zaman megalitikum mengapa manusia purbanya bisa berpikiran bahwa batu adalah tempat yang tepat untuk menyimpan mayat, karena pada zaman itu manusia yang hidup pada zaman praaksara, pola kehidupan dan kebudayaannya dapat dipelajari melalui benda-benda peninggalan pada zaman tersebut, antara lain pada zaman itu manusia purba nya menggunakan batu sebagai tempat menimpan mayat. Selain pola kehidupan manusia purba, terdapat hal menarik lainnya yang dapat dipelajari melalui benda-benda peninggalannya yaitu sistem kepercayaan.
Sekian terimakasih.
Nama : Stefanny Gloria Mulyanti
NPM : 2113033043
Dalam zaman megalitikum mengapa manusia purbanya bisa berpikiran bahwa batu adalah tempat yang tepat untuk menyimpan mayat, karena pada zaman itu manusia yang hidup pada zaman praaksara, pola kehidupan dan kebudayaannya dapat dipelajari melalui benda-benda peninggalan pada zaman tersebut, antara lain pada zaman itu manusia purba nya menggunakan batu sebagai tempat menimpan mayat. Selain pola kehidupan manusia purba, terdapat hal menarik lainnya yang dapat dipelajari melalui benda-benda peninggalannya yaitu sistem kepercayaan.
Sekian terimakasih.
Nama:Muhammad Hatta fahada
2113033071
Izin bertanya pak
Kenapa zaman megalitikum banyak sekali peninggalan daripada zaman lainnya?
2113033071
Izin bertanya pak
Kenapa zaman megalitikum banyak sekali peninggalan daripada zaman lainnya?
In reply to MUHAMMAD.HATTA21 MUHAMMAD.HATTA21
Re: Forum Diskusi
assalamualikum, wr. wb.
Nama: Christiano Donny Praditya
NPM: 2113033023
Izin menjawab pertanyaan dari hatta,
karena pada zaman ini manusia sudah mengenal kepercayaan walau tingkat awal, yaitu kepercayaan terhadap roh nenek moyang. dan kepercayaan ini muncul karena pengetahuan manusia mulai meningkat sehinggga banyak peninggalan ditemukan pada zaman ini.
sekian yang dapat saya sampaikan. terima kasih.
Nama: Christiano Donny Praditya
NPM: 2113033023
Izin menjawab pertanyaan dari hatta,
karena pada zaman ini manusia sudah mengenal kepercayaan walau tingkat awal, yaitu kepercayaan terhadap roh nenek moyang. dan kepercayaan ini muncul karena pengetahuan manusia mulai meningkat sehinggga banyak peninggalan ditemukan pada zaman ini.
sekian yang dapat saya sampaikan. terima kasih.
assalamualaikum wr wb
nama:sinwani
npm :211303069
izin bertanya bapak
mengapa pada zaman megalitkum peninggalan kebudayaan nya menggunakan atau terbuat dari batu yang besar besar
sekian pertanyaan dari saya bapak terimakasih
nama:sinwani
npm :211303069
izin bertanya bapak
mengapa pada zaman megalitkum peninggalan kebudayaan nya menggunakan atau terbuat dari batu yang besar besar
sekian pertanyaan dari saya bapak terimakasih
Izin memperkenalkan diri,
Nama : Cristo Andrean Sihotang
NPM : 2113033077
Berikut ciri-ciri kehidupan zaman batu besar:
Telah mengetahui sistem pembagian kerja.
Telah ada pemimpin atau kepala suku.
Sudah memanfaatkan logam untuk dijadikan peralatan sehari-hari.
Sudah menerapkan sistem food producing atau bercocok tanam.
Sudah terdapat norma-norma yang berlaku.
Menggunakan sistem hukum rimba (primus interpercis), yakni memilih yang terkuat dari yang terkuat.
Nama : Cristo Andrean Sihotang
NPM : 2113033077
Berikut ciri-ciri kehidupan zaman batu besar:
Telah mengetahui sistem pembagian kerja.
Telah ada pemimpin atau kepala suku.
Sudah memanfaatkan logam untuk dijadikan peralatan sehari-hari.
Sudah menerapkan sistem food producing atau bercocok tanam.
Sudah terdapat norma-norma yang berlaku.
Menggunakan sistem hukum rimba (primus interpercis), yakni memilih yang terkuat dari yang terkuat.