jelaskan menurut anda dampak yang dirasakan oleh Indonesia pada saat itu dengan adanya Penjelajahan Samudra Oleh Bangsa Eropa dan KOLONIALISME DAN IMPERIALISME BANGSA-BANGSA EROPA DI ASIA !
Nama: Maria Putri Rosari
Npm: 1953033001
Izin menanggapi pak, Penjelajahan samudra oleh bangsa Eropa mendorong munculnya kolonialisme dan imperialisme di Indonesia. Penjelajahan samudra bertujuan untuk mencari daerah-daerah baru di wilayah Timur yang kaya akan sumber daya alam, terutama rempah-rempah. Selain itu, bangsa Barat melakukan penjelajahan samudra dengan tujuan 3G (gold, glory, dan gospel). Bangsa Barat berupaya untuk memperluas daerah koloninya sehingga dapat mengisi kas negara, mempermudah eksploitasi bahan mentah dan manusia, serta menyebarkan agama Nasrani. Seluruh kebijakan kolonialisme dan imperialisme ditujukan untuk menunjang kemakmuran negara induk, tetapi masyarakat mengalami kekurangan dan kemiskinan. Sekian, terima kasih
Npm: 1953033001
Izin menanggapi pak, Penjelajahan samudra oleh bangsa Eropa mendorong munculnya kolonialisme dan imperialisme di Indonesia. Penjelajahan samudra bertujuan untuk mencari daerah-daerah baru di wilayah Timur yang kaya akan sumber daya alam, terutama rempah-rempah. Selain itu, bangsa Barat melakukan penjelajahan samudra dengan tujuan 3G (gold, glory, dan gospel). Bangsa Barat berupaya untuk memperluas daerah koloninya sehingga dapat mengisi kas negara, mempermudah eksploitasi bahan mentah dan manusia, serta menyebarkan agama Nasrani. Seluruh kebijakan kolonialisme dan imperialisme ditujukan untuk menunjang kemakmuran negara induk, tetapi masyarakat mengalami kekurangan dan kemiskinan. Sekian, terima kasih
Nama : Novita Rahmawati
Npm : 1953033005
Izin menanggapi pak
Dampak yang yang dirasakan oleh Indonesia pada saat itu dengan adanya Penjelajahan Samudra Oleh Bangsa Eropa dan Kolonialisme dan imperialisme yaitu pada bidang politik antara lain pada masa pemerintahan kolonial, kekuasaan-kekuasaan kerajaan di Nusantara menurun karena adanya intervensi dari pemerintah kolonial, lewat devide et impera (politik adu domba). Melalui devide et impera. Pada bidang budaya Kedatangan bangsa Eropa ke Nusantara memengaruhi kebudayaan bangsa Indonesia. Pengaruh tersebut mulai dari kosakata bahasa, musik, seni tari, pakaian, arsitektur hingga cara berpikir. Pada bidang sosial Kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia membawa dampak dalam bidang sosial ataupun ekonomi. Salah satu dampak dalam bidang sosial adalah munculnya masyarakat yang menganut agama Katolik dan Kristen Protestan. Kedatangan Portugis yang membawa semangat 3G memengaruhi penyebaran agama Kristen dan Katolik di Indonesia. Salah satu penyebar agama Katolik di Indonesia yang terkenal adalah Fransiscus Xaverius, seorang misionaris dari Portugis, di Maluku pada tahun 1546-1547. Di samping penyebaran agama Katolik, agama Kristen Protestan juga turut tersebar di Indonesia.
Sekian, terima kasih pak
Npm : 1953033005
Izin menanggapi pak
Dampak yang yang dirasakan oleh Indonesia pada saat itu dengan adanya Penjelajahan Samudra Oleh Bangsa Eropa dan Kolonialisme dan imperialisme yaitu pada bidang politik antara lain pada masa pemerintahan kolonial, kekuasaan-kekuasaan kerajaan di Nusantara menurun karena adanya intervensi dari pemerintah kolonial, lewat devide et impera (politik adu domba). Melalui devide et impera. Pada bidang budaya Kedatangan bangsa Eropa ke Nusantara memengaruhi kebudayaan bangsa Indonesia. Pengaruh tersebut mulai dari kosakata bahasa, musik, seni tari, pakaian, arsitektur hingga cara berpikir. Pada bidang sosial Kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia membawa dampak dalam bidang sosial ataupun ekonomi. Salah satu dampak dalam bidang sosial adalah munculnya masyarakat yang menganut agama Katolik dan Kristen Protestan. Kedatangan Portugis yang membawa semangat 3G memengaruhi penyebaran agama Kristen dan Katolik di Indonesia. Salah satu penyebar agama Katolik di Indonesia yang terkenal adalah Fransiscus Xaverius, seorang misionaris dari Portugis, di Maluku pada tahun 1546-1547. Di samping penyebaran agama Katolik, agama Kristen Protestan juga turut tersebar di Indonesia.
Sekian, terima kasih pak
Nama : Yesi Oktania Putri
NPM : 1953033006
Izin Menanggapi pak,
Jatuhnya kota konstatinopel oleh Turki Usmani menyebabakan arus perdagangan mengalami kesulitan, oleh karena itu bangsa barat melakukan penjelajahan Samudra guna mencari daerah baru dan mencari asal rempah rempah. Melakukan penjelajahan dengan adanya semboyan 3G (Gold, Glory dan Gospel), Hingga pada saat itu tiba lah bangsa barat ke Indonesia yang awalnya mereka hanya melakukan perdagangan berubah menjadi kolonialisasi dan imprealisasi untuk memperluas dan memperkaya diri. Kolonialisasi dan Imperealisasi yang dilakukan oleh bangsa barat menyebabkan rakyat Indonesia mengalami kesengsaraan selama bertahun tahun.Namun dengan datangnya bangsa barat para petani lokal (Indonesia) mengenal jenis-jenis tanaman rempah-rempah yang laku di pasar internasional, seperti lada, merica, kopi dan lain-lain. Kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia membawa dampak dalam bidang sosial ataupun ekonomi. Salah satu dampak dalam bidang sosial adalah munculnya masyarakat yang menganut agama Katolik dan Kristen Protestan. Sekian terimakasih
NPM : 1953033006
Izin Menanggapi pak,
Jatuhnya kota konstatinopel oleh Turki Usmani menyebabakan arus perdagangan mengalami kesulitan, oleh karena itu bangsa barat melakukan penjelajahan Samudra guna mencari daerah baru dan mencari asal rempah rempah. Melakukan penjelajahan dengan adanya semboyan 3G (Gold, Glory dan Gospel), Hingga pada saat itu tiba lah bangsa barat ke Indonesia yang awalnya mereka hanya melakukan perdagangan berubah menjadi kolonialisasi dan imprealisasi untuk memperluas dan memperkaya diri. Kolonialisasi dan Imperealisasi yang dilakukan oleh bangsa barat menyebabkan rakyat Indonesia mengalami kesengsaraan selama bertahun tahun.Namun dengan datangnya bangsa barat para petani lokal (Indonesia) mengenal jenis-jenis tanaman rempah-rempah yang laku di pasar internasional, seperti lada, merica, kopi dan lain-lain. Kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia membawa dampak dalam bidang sosial ataupun ekonomi. Salah satu dampak dalam bidang sosial adalah munculnya masyarakat yang menganut agama Katolik dan Kristen Protestan. Sekian terimakasih
Nama : Ahmad Syifa Pratama Sutami
NPM : 1953033003
Izin Menanggapi Pak
Pada masa pemerintahan kolonial, kekuasaan-kekuasaan kerajaan di Nusantara menurun karena adanya intervensi dari pemerintah kolonial, lewat devide et impera (politik adu domba). Melalui devide et impera, pemerintah kolonial Belanda berhasil memengaruhi penguasa-penguasa di daerah untuk tunduk terhadap kekuasaannya.
Berhasil membuat penguasa daerah tunduk, berarti juga dapat “mengatur” beberapa kebijakan baru, seperti:
1. membagi wilayah Hindia Belanda khususnya Jawa menjadi 9 prefektur dan 30 regentschap.
2. Tiap prefektur dipimpin oleh prefek yang merupakan orang Eropa sedangkan tiap regentschap (kabupaten) dipimpin bupati yang berasal dari orang pribumi bangsawan.
3. Prefektur dan regent berada di bawah Gubernur Jenderal yang berkedudukan sebagai pemimpin tertinggi pemerintah kolonial Belanda.
4. Gubernur Jenderal dibantu oleh enam departemen yaitu kehakiman, keuangan, dalam negeri, kebudayaan dan kepercayaan, ekonomi serta kesejahteraan rakyat.
5. Perubahan dalam politik pemerintahan kembali terjadi akibat kebijakan politik Pax Nederlanica di akhir abad 19 menuju awal abad 20.
Pax Nederlanica adalah perubahan sistem pemerintahan dari administrasi tradisional ke sistem administrasi modern. Sistem ini diterapkan untuk menggantikan posisi penting pemerintah daerah ke tangan pemerintah Belanda dengan cara mengangkat dan menggaji pegawai yang menduduki jabatan struktur birokrasi. Dalam sistem tersebut jabatan tertinggi yang bisa dipegang oleh masyarakat pribumi adalah bupati dan di bawahnya terdapat wedana dan patih.
Selain itu, sistem pemerintahan di Indonesia sekarang merupakan warisan dari penerapan ajaran Trias Politica yang dijalankan oleh pemerintah kolonial Belanda. Dalam badan yudikatif di struktur tersebut, pemerintahan kolonial Belanda membagi badan peradilan menjadi tiga macam berdasarkan golongan masyarakat di Hindia-Belanda. Badan peradilan tersebut terdiri dari peradilan untuk orang Eropa, peradilan orang Timur Asing, dan peradilan orang pribumi. Dalam badan legislatif, pemerintah kolonial Belanda membentuk Volksraad atau Dewan Rakyat pada tahun 1918.
Terima Kasih Pak
NPM : 1953033003
Izin Menanggapi Pak
Pada masa pemerintahan kolonial, kekuasaan-kekuasaan kerajaan di Nusantara menurun karena adanya intervensi dari pemerintah kolonial, lewat devide et impera (politik adu domba). Melalui devide et impera, pemerintah kolonial Belanda berhasil memengaruhi penguasa-penguasa di daerah untuk tunduk terhadap kekuasaannya.
Berhasil membuat penguasa daerah tunduk, berarti juga dapat “mengatur” beberapa kebijakan baru, seperti:
1. membagi wilayah Hindia Belanda khususnya Jawa menjadi 9 prefektur dan 30 regentschap.
2. Tiap prefektur dipimpin oleh prefek yang merupakan orang Eropa sedangkan tiap regentschap (kabupaten) dipimpin bupati yang berasal dari orang pribumi bangsawan.
3. Prefektur dan regent berada di bawah Gubernur Jenderal yang berkedudukan sebagai pemimpin tertinggi pemerintah kolonial Belanda.
4. Gubernur Jenderal dibantu oleh enam departemen yaitu kehakiman, keuangan, dalam negeri, kebudayaan dan kepercayaan, ekonomi serta kesejahteraan rakyat.
5. Perubahan dalam politik pemerintahan kembali terjadi akibat kebijakan politik Pax Nederlanica di akhir abad 19 menuju awal abad 20.
Pax Nederlanica adalah perubahan sistem pemerintahan dari administrasi tradisional ke sistem administrasi modern. Sistem ini diterapkan untuk menggantikan posisi penting pemerintah daerah ke tangan pemerintah Belanda dengan cara mengangkat dan menggaji pegawai yang menduduki jabatan struktur birokrasi. Dalam sistem tersebut jabatan tertinggi yang bisa dipegang oleh masyarakat pribumi adalah bupati dan di bawahnya terdapat wedana dan patih.
Selain itu, sistem pemerintahan di Indonesia sekarang merupakan warisan dari penerapan ajaran Trias Politica yang dijalankan oleh pemerintah kolonial Belanda. Dalam badan yudikatif di struktur tersebut, pemerintahan kolonial Belanda membagi badan peradilan menjadi tiga macam berdasarkan golongan masyarakat di Hindia-Belanda. Badan peradilan tersebut terdiri dari peradilan untuk orang Eropa, peradilan orang Timur Asing, dan peradilan orang pribumi. Dalam badan legislatif, pemerintah kolonial Belanda membentuk Volksraad atau Dewan Rakyat pada tahun 1918.
Terima Kasih Pak
Nama: Anisya Munatama
Npm: 1953033007
Izin menanggapi pak, dampak yang dampak yang dirasakan oleh Indonesia pada saat itu dengan adanya Penjelajahan Samudra Oleh Bangsa Eropa dan imperialisme bangsa-bangsa Eropa di Asia adalah
1. Bidang politik ini, muncul bupati yang dianggap sebagai pemimpin disana dan bekerja sama dengan pihak penjajah yang mana Bupati dijadikan alat kekuasaan pemerintah kolonial, hukum yang dulu menggunakan hukum adat diubah menggunakan sistem hukum barat modern, Kebijakan yang diambil raja dicampuri Belanda.
2. Bidang sosial, munculnya masyarakat yang menganut agama Katolik, serta pengaruh Kristen Protestan, adanya pelapisan sosial dalam masyarakat pada masa kolonial, Muncul golongan buruh dan golongan majikan yang muncul karena berdirinya pabrik-pabirk dan perusahaan serta adanya Tradisi yang secara perlahan-lahan digantikan oleh tradisi pemerintah Belanda.
3. Bidang ekonomi, masyarakat Indonesia diperkenalkan pada mata uang, adanya sistem sewa tanah, pajak, adanya perkebunan, pertanian, dan juga industru/pabrik yang berkembang saat adanya kolonialisasi.
4. Bidang pendidikan, munculnya sekolah-sekolah yang didirikan pemerintah menganut sistem pendidikan barat, namj hanya bisa dimasuki oleh kalangan bangsawan, serta munculnya golongan terpelajar.
5. Bidang teknologi, dalam ini mulai bermunculan teknologi yang didapat dari bangsa asing hal ini berupa adanya rel kereta api, trem atau kendaraan darat lainnya, kemudian munculnya radio-radio saat itu
Sekian, terimakasih
Npm: 1953033007
Izin menanggapi pak, dampak yang dampak yang dirasakan oleh Indonesia pada saat itu dengan adanya Penjelajahan Samudra Oleh Bangsa Eropa dan imperialisme bangsa-bangsa Eropa di Asia adalah
1. Bidang politik ini, muncul bupati yang dianggap sebagai pemimpin disana dan bekerja sama dengan pihak penjajah yang mana Bupati dijadikan alat kekuasaan pemerintah kolonial, hukum yang dulu menggunakan hukum adat diubah menggunakan sistem hukum barat modern, Kebijakan yang diambil raja dicampuri Belanda.
2. Bidang sosial, munculnya masyarakat yang menganut agama Katolik, serta pengaruh Kristen Protestan, adanya pelapisan sosial dalam masyarakat pada masa kolonial, Muncul golongan buruh dan golongan majikan yang muncul karena berdirinya pabrik-pabirk dan perusahaan serta adanya Tradisi yang secara perlahan-lahan digantikan oleh tradisi pemerintah Belanda.
3. Bidang ekonomi, masyarakat Indonesia diperkenalkan pada mata uang, adanya sistem sewa tanah, pajak, adanya perkebunan, pertanian, dan juga industru/pabrik yang berkembang saat adanya kolonialisasi.
4. Bidang pendidikan, munculnya sekolah-sekolah yang didirikan pemerintah menganut sistem pendidikan barat, namj hanya bisa dimasuki oleh kalangan bangsawan, serta munculnya golongan terpelajar.
5. Bidang teknologi, dalam ini mulai bermunculan teknologi yang didapat dari bangsa asing hal ini berupa adanya rel kereta api, trem atau kendaraan darat lainnya, kemudian munculnya radio-radio saat itu
Sekian, terimakasih
Nama Padot Tua Sihotang
Npm 1953033010
izin menjawab pak
menurutsaya dampak yang di rasakan ole bangsa indonesia adalah adanya esploitasi dan kolonialisasi di indonesia karena diteukannya daerah indonesia yang kaya akan sumberdaya alam. hal ini mengakibatkan berbagai dampak yang terjadi di indonesia seperti penjajahan yang menyebabkan penderitaan dan penyiksaan dan semua hak masyarakat dirampas baik dalam bidang ekonomi maupun ham. trimakasih pak
Npm 1953033010
izin menjawab pak
menurutsaya dampak yang di rasakan ole bangsa indonesia adalah adanya esploitasi dan kolonialisasi di indonesia karena diteukannya daerah indonesia yang kaya akan sumberdaya alam. hal ini mengakibatkan berbagai dampak yang terjadi di indonesia seperti penjajahan yang menyebabkan penderitaan dan penyiksaan dan semua hak masyarakat dirampas baik dalam bidang ekonomi maupun ham. trimakasih pak
Nama: Sarah Fadia
NPM: 1953033009
Izin menanggapi pak, adanya Penjelajahan Samudera Oleh Bangsa Eropa serta Kolonialisme dan Imperialisme Bangsa-Bangsa Eropa di Asia berdampak pada Indonesia dalam beberapa bidang, seperti:
-Politik: ada masa penjajahan kolonial, kekuasaan kerajaan-kerajaan di seluruh Indonesia mulai menurun karena adanya pengaruh dari kolonial. Hukum yang dulu menggunakan hukum adat diubah menggunakan sistem hukum barat modern.
-Budaya: Sedikit banyak kita punya banyak bahasa serapan yang berasal dari bahasa Belanda, portugis dan inggris. Kita jadi tahu berbagai musik internasional ataupun tarian seperti dansa. Selain itu, ada juga bangunan-bangunan yang menjadi saksi bisu terhadap segala peristiwa masa lampau.
-Sosial: munculnya masyarakat yang menganut agama Katolik, serta pengaruh Kristen Protestan. Kedatangan Portugis yang membawa semangat 3G (Gold, Glory dan Gospel) mempengaruhi penyebaran agama Kristen dan Katolik di Indonesia.
-Ekonomi: Dikenalnya sistem ekonomi uang bagi masyarakat Indonesia. Penerapan sistem tanam paksa menyebabkan rakyat indonesia mengenal jenis tanaman baru. Praktik monopoli perdagangan yang diterapkan oleh voc mengakibatkan mundurnya perdagangan di nusantara dari kancah perdagangan internasional.
-Pendidikan: Munculnya golongan -golongan terpelajar di Indonesia. Bangsa Indonesia bisa membaca dan menulis sehingga dapat menjadi tenaga-tenaga kerja di perusahaan Belanda. Bangsa Indonesia menjadi tahu perkembangan yang terjadi di dunia luar. Sekian, terima kasih pak.
NPM: 1953033009
Izin menanggapi pak, adanya Penjelajahan Samudera Oleh Bangsa Eropa serta Kolonialisme dan Imperialisme Bangsa-Bangsa Eropa di Asia berdampak pada Indonesia dalam beberapa bidang, seperti:
-Politik: ada masa penjajahan kolonial, kekuasaan kerajaan-kerajaan di seluruh Indonesia mulai menurun karena adanya pengaruh dari kolonial. Hukum yang dulu menggunakan hukum adat diubah menggunakan sistem hukum barat modern.
-Budaya: Sedikit banyak kita punya banyak bahasa serapan yang berasal dari bahasa Belanda, portugis dan inggris. Kita jadi tahu berbagai musik internasional ataupun tarian seperti dansa. Selain itu, ada juga bangunan-bangunan yang menjadi saksi bisu terhadap segala peristiwa masa lampau.
-Sosial: munculnya masyarakat yang menganut agama Katolik, serta pengaruh Kristen Protestan. Kedatangan Portugis yang membawa semangat 3G (Gold, Glory dan Gospel) mempengaruhi penyebaran agama Kristen dan Katolik di Indonesia.
-Ekonomi: Dikenalnya sistem ekonomi uang bagi masyarakat Indonesia. Penerapan sistem tanam paksa menyebabkan rakyat indonesia mengenal jenis tanaman baru. Praktik monopoli perdagangan yang diterapkan oleh voc mengakibatkan mundurnya perdagangan di nusantara dari kancah perdagangan internasional.
-Pendidikan: Munculnya golongan -golongan terpelajar di Indonesia. Bangsa Indonesia bisa membaca dan menulis sehingga dapat menjadi tenaga-tenaga kerja di perusahaan Belanda. Bangsa Indonesia menjadi tahu perkembangan yang terjadi di dunia luar. Sekian, terima kasih pak.