Diskusi MUNCULNYA NEGARA-NEGARA NASIONAL (SPANYOL, PORTUGIS, INGGRIS, PRANCIS DAN BELANDA

Diskusi

Diskusi

by Yusuf Perdana -
Number of replies: 8

Jelaskan Menurut anda secara garis besar persamaan dari munculnya negara-negara nasional tersebut !

In reply to Yusuf Perdana

Re: Diskusi

by Rifki Ardiansyah -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Perkenalkan nama saya Rifki Ardiansyah NPM 2053033006. Izin menjawab pertanyaan yang telah bapak berikan tentang secara garis besar persamaan dari munculnya negara-negara nasional.

Terbentuknya negara nasional pada mulanya didasarkan pada adanya persamaan bahasa atau kebudayaan baru kemudian atas kesadaran nasional. Paham nasionalisme di Eropa disebabkan oleh berbagai peristiwa, seperti terjadinya Revolusi Prancis, Revolusi Inggris, dan Revolusi Amerika. Di dalam dimensi politik nasionalisme merupakan ideologi yang meyakini bahwa kesetiaan individu harus diserahkan kepada negara kebangsaan. Perkembangan nasionalisme dimulai dengan hancurnya kerajaan-kerajaan pada akhir Abad Pertengahan sehingga mulai didirikan negara nasional. Negara nasional pertama yang terbentuk serta mencapai kesatuan di Eropa Barat yaitu. Spanyol, Portugal, Inggris, Perancis dan Belanda.

A. Spanyol
Latar belakang terbentuknya negara nasional Spanyol adalah sejalan dengan sentimen terhadap kekuasaan Islam di Spanyol sejak tahun 711 (abad 8 ) sampai 1492 ( abad 15) yaitu dinasti Ummayah yang berpusat di Cordoba (disebut pula Kalifah Barat). Konsolidasi Spanyol tercapai pada tahun 1469 setelah terjadi perkawinan antara Ratu Isabella dari kerajaan Kristen Castilia dengan Raja Ferdinand dari kerajaan Kristen Arragon. Pada tahun 1492 kota Islam yang terakhir yaitu Granada berhasil direbut mereka.

B. Portugal
Cikal bakal negara nasional Portugal merupakan Subvasal dari kerajaan Leon Castillia (Spanyol). Pada abad 14 yaitu tahun 1385 tentara Portugal dibantu Inggris memerangi Kerajaan Castilia dan kalah sehingga ambisi untuk menaklukan Portugis terhenti.

C. Inggris
Nasionalisme Inggris tumbuh sejalan dengan pertentangan antara kaum bangsawan (Inggris) dan Raja Inggris (asal Perancis). Terjadi perang 100 tahun antara tahun 1337-1453 antara Raja Perancis melawan Vasalnya (raja Inggris) berakhir dengan lenyapnya daerah raja Inggris di Perancis. Era baru Inggris terjadi pada masa raya Henry VII Tudor. Ia Raja yang dapat memahami dan menghayati aspirasi rakyat Inggris. Keturunannya yaitu Henry VIII dan Elizabeth I dapat membawa Inggris pada suatu kedudukan yang sama dengan negera Eropa lainnya.

D. Prancis
Negara Nasional Prancis dirintis sejak Lous IX dari dinasti Capet abad 13 yang berhasil memperluas Royal Domein meliputi separuh dari wilayah Prancis. Namun ada salah satu masalah yaitu pertikaiannya dengan Vasalnya yang kuat yang sekaligus adalah raja Inggris. Perang 100 tahun melawan Inggris yang telah disinggung di atas telah menumbuhkan sentimen nasional di Prancis. Kematian seorang pahlawan wanita Prancis bernama Joan d’Aarc ( Jeanne d’Arc) pada tahun 1431 telah menjadi faktor pemersatu. Pada mulanya perang bercorak perang feodal berakhir menjadi perang nasional.

E. Belanda
Pada masa pemerintahan Phillip II (1556-1598) menggantikan ayahnya yaitu Charles X Habsburg, Spanyol mengalami kejayaan dan wilayahnya termasuk Belanda dan Austria. Ia menganggap Belanda sebagai satelit Spanyol dan harus dimanfaatkan untuk kepentingan Spanyol. Iapun anti protestan yaitu agama yang dianut sebagian besar orang Belanda Utara. Maka pada tahun 1567 timbul pemberontakan terhadap kekuasaan Spanyol. Pada tahun 1580 Spanyol menutup pelabuhan Lisabon bagi pedagang Belanda. Tahun 1581 Belanda Utara memproklamirkan diri sebagai Republik, namun tidak diakui oleh Spanyol baru pada tahun 1648 Spanyol mengakui Republik Belanda.

Sekian terimakasih, Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
In reply to Yusuf Perdana

Re: Diskusi

by Ferdy Nurfajri -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh sebelumnya izin memperkenalkan diri nama saya Ferdy Nurfajri NPM 2053033013 izin menjawab forum diskusi yang telah bapak berikan.

Yang dimaksud negara nasional di Eropa adalah negara-negara yang diperintah oleh bangsa sendiri. Terbentuknya negara nasional pada mulanya didasarkan pada adanya persamaan bahasa atau kebudayaan baru kemudian atas kesadaran nasional. Negara Nasional pertama yang terbesar serta mencapai kesatuan di Eropa barat yaitu Spanyol, Portugal, Inggris, Perancis dan Belanda

1. Spanyol
Latar belakang terbentuknya negara nasional Spanyol adalah sejalan dengan sentimen terhadap kekuasaan Islam di Spanyol sejak tahun 711 (abad 8 ) sampai 1492 ( abad 15) yaitu dinasti Ummayah yang berpusat di Cordoba (disebut pula Kalifah Barat) Konsolidasi Spanyol tercapai pada tahun 1469 setelah terjadi perkawinan antara Ratu Isabella dari kerajaan Kristen Castilia dengan Raja Ferdinand dari kerajaan Kristen Arragon. Pada tahun 1492 kota Islam yang terakhir yaitu Granada berhasil direbut mereka. Kesatuan Spanyol pada waktu itu kurang utuh bila dibandingkan Perancis dan Inggris karena ada konflik Ras, agama, bahasa dan perasaan kebangsaan lokal.

2. Portugal
Cikal bakal negara nasional Portugal merupakan Subvasal dari kerajaan Leon Castillia (Spanyol). Pada abad 14 yaitu tahun 1385 tentara Portugal dibantu Inggris memerangi Kerajaan Castilia dan kalah sehingga ambisi untuk menaklukan Portugis terhenti.

3. Inggris
Nasionalisme Inggris tumbuh sejalan dengan pertentangan antara kaum bangsawan (Inggris) dan Raja Inggris (asal Perancis). Terjadi perang 100 tahun antara tahun 1337-1453 antara Raja Perancis melawan Vasalnya (raja Inggris) berakhir dengan lenyapnya daerah raja Inggris di Perancis. Era baru Inggris terjadi pada masa raya Henry VII Tudor. Ia Raja yang dapat memahami dan menghayati aspirasi rakyat Inggris. Keturunannya yaitu Henry VIII dan Elizabeth I dapat membawa Inggris pada suatu kedudukan yang sama dengan negera Eropa lainnya. Dalam perang armada tahun 1588 melawan Spanyol, Inggris bersekutu dengan Belanda dan unggul. Sejak itu kekuasaan maritim Inggris terus berkembang.

4. Prancis
Negara Nasional Prancis dirintis sejak Lous IX dari dinasti Capet abad 13 yang berhasil memperluas Royal Domein meliputi separuh dari wilayah Prancis. Namun ada salah satu masalah yaitu pertikaiannya dengan Vasalnya yang kuat yang sekaligus adalah raja Inggris. Perang 100 tahun melawan Inggris yang telah disinggung di atas telah menumbuhkan sentimen nasional di Prancis. Kematian seorang pahlawan wanita Prancis bernama Joan d’Aarc ( Jeanne d’Arc) pada tahun 1431 telah menjadi faktor pemersatu. Pada mulanya perang bercorak perang feodal berakhir menjadi perang nasional.

5. Belanda
Yang dimaksud Belanda pada wakut itu meliputi Belanda selatan (Belgia) dan Belanda Utara (negeri Belanda sekarang). Kota-kota merdeka (city states) merupakan unit-unit politik yang independen meliputi 17 propinsi antara lain Antworpen, Brussel, Rotterdam, Utrech dan seterusnya. Pada masa pemerintahan Phillip II (1556-1598) menggantikan ayahnya yaitu Charles X Habsburg, Spanyol mengalami kejayaan dan wilayahnya termasuk Belanda dan Austria. Ia menganggap Belanda sebagai satelit Spanyol dan harus dimanfaatkan untuk kepentingan Spanyol. Iapun anti protestan yaitu agama yang dianut sebagian besar orang Belanda Utara. Maka pada tahun 1567 timbul pemberontakan terhadap kekuasaan Spanyol. Pada tahun 1580 Spanyol menutup pelabuhan Lisabon bagi pedagang Belanda tahun 1581 Belanda Utara memproklamirkan diri sebagai Republik, namun tidak diakui oleh Spanyol baru pada tahun 1648 Spanyol mengakui Republik Belanda.

Sekian yang dapat saya sampaikan terimakasih wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
In reply to Yusuf Perdana

Re: Diskusi

by Fefi Yunia Amalia Sari -
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Perkenalkan saya Fefi Yunia Amalia Sari dengan NPM 2053033010. Izin untuk menjawab pertanyaan yang telah Bapak berikan yakni:

Jelaskan Menurut anda secara garis besar persamaan dari munculnya negara-negara nasional tersebut !

Negara nasional di Eropa adalah negara-negara yang diperintah oleh bangsa sendiri. Terbentuknya negara nasional pada mulai didasarkan pada adanya persamaan bahasa atau kebudayaan baru kemudian atas kesadaran nasional. Negara nasional pertama yang terbentuk serta mencapai kesatuan di Eropa barat adalah Spanyol, Portugis, Inggris, Prancis dan Belanda.

Paham nasionalisme di Eropa disebabkan oleh berbagai peristiwa, seperti terjadinya Revolusi Prancis, Revolusi Inggris, dan Revolusi Amerika. Di dalam dimensi politik nasionalisme merupakan ideologi yang meyakini bahwa kesetiaan individu harus diserahkan kepada negara kebangsaan. Dengan demikian, negara nasional merupakan suatu negara yang penduduknya memiliki kewajiban dan hak yang setara serta mengikatkan dirinya dalam suatu negara.

1. Spanyol
Negara Spanyol terbentuk sejalan dengan sentimen terhadap kekuasaan Islam sejak Tahun 711 (abad ke-8 M) sampai Tahun 1942 (abad ke-15 M). Pada masa itu, Dinasti Umayyah berkuasa di Cordova yang disebut Khalifah Barat. Konsolidasi Spanyol tercapai pada Tahun 1469 setelah terjadi perkawinan antara Ratu Isabella dari Kerajaan Kristen Castilia dengan Raja Ferdinand dari Kerajaan Kristen Arragon. Pada Tahun 1492, Mulanya, Spanyol berada di bawah kekuasaan Khalifah Al-Walid (705-715 M) dengan pusat kekuasaan yang berada di Damaskus. Sebelum dikuasai pemerintahan Islam, Pada masa pemerintahan Dinasti Ahmar (1232-1492), wilayah kekuasaan Islam di Spanyol hanya berada di Granada karena perselisihan orang-orang istana yang memperebutkan kekuasaan. Di awal abad ke-17 M, Spanyol memproklamasikan sebuah pemerintahan republik. Dua pemberontakan, empat kudeta, Raja memiliki sedikit kekuasaan karena dekritnya harus ditandatangani oleh seorang menteri agar menjadi sah. Jika garis keturunan telah habis, maka konstitusi mensyaratkan pemilihan umum untuk memilih raja.

2. Portugis
Negara Portugis mulanya merupakan negara sub vasal dari Kerajaan Leon Castilia di Spanyol. Pada abad ke-14 M, tepatnya pada Tahun 1385, tentara Portugis yang dibantu Inggris memerangi Kerajaan Castilia dan kalah sehingga ambisi untuk menaklukkan Portugis terhenti. Sepanjang abad ke-17 M, banyak keluarga yang berasal dari Kerajaan Portugal melakukan migrasi yang mengarah pada pendirian Kerajaan Castilia. Setelah Felipe IV naik takhta pada Tahun 1621, terjadi pembukaan iklim reformasi politik ekonomi untuk memulihkan kekuasaan dan reputasi Monarki Hispanik. Sejarah Portugis dalam beberapa bidang menyerupai sejarah Spanyol. Terjadi salah kelola pemerintahan, pemberontakan, dan konflik bersenjata antara faksi-faksi yang bermusuhan membuat negara ini berada dalam kekacauan bertahun-tahun. Sepanjang Abad Pertengahan sampai abad ke-19 M, Portugis mengalami masa perdamaian, tetapi kegagalan peraturan raja untuk mengurangi pajak dan memperkenalkan reformasi menimbulkan berbagai reaksi ketidakpuasan yang dapat ditemukan dalam ekspresi propaganda republik. Permasalahan-permasalahan ketidakpuasan menjadi krisis pada Tahun 1910,

3. Inggris
Inggris dengan bentuk wilayah dengan sistem monarki, yang terutama dalam pribadi Victoria melakukan upaya sadar untuk mengikat berbagai bangsa di kerajaannya dengan mengembangkan cara mereka dan menemukan peluang untuk tinggal di antara mereka. Di bawah tanda Inggris juga, Inggris memperoleh rasa identitas mereka dari kejadian-kejadian besar lainnya yang mereka luncurkan di dunia. Pada abad ke-19M, terjadi penurunan konflik agama habis-habisan. Protestan secara bertahap tidak lagi menjadi perhatian utama. Tetapi, sekarang terjadi Revolusi Industri. Dengan Revolusi Industri, Inggris meresmikan jenis peradaban baru yang baik atau buruk, mengubah dunia untuk selama-lamanya. Nasionalisme Inggris tumbuh dan berkembang sejalan dengan pertentangan antara kaum bangsawan Inggris dan Raja Inggris yang berasal dari Prancis. Terjadi Perang 100 Tahun antara 1337-1453 antara Raja Prancis melawan vasalnya, yaitu Raja Inggris sehingga berakhirnya daerah Raja Inggris di Prancis.

4. Prancis
Prancis membentang dari Samudra Atlantik ke Pegunungan Alpen, dan dari Pyrenees hampir ke Rhine, Prancis telah lama memegang tempat terdepan dalam sejarah Eropa. Orang Prancis sebagian adalah keturunan dari Galia. Orang Galia adalah suku kuno yang merupakan bagian dari bangsa Kelt dari Eropa Barat-Tengah pada Zaman Perunggu dan Zaman Romawi. Kekaisaran Prancis telah berada di bawah kekaisaran Jerman, selama berabad-abad. Kaum Frank yang merupakan suku Jerman telah menaklukkan Negri Prancis secara bertahap. Pada akhir abad ke-10 yang merupakan salah satu abad paling bergejolak selama Abad Pertengahan, adalah tahun 987, yaitu tahun berdirinya dinasti yang memegang peranan penting dalam sejarah Prancis sampai terjadinya Revolusi Prancis, yaitu dinasti Capetiens. Di masa-masa awal, yaitu sebelum masa pemerintahan Philippe Auguste (1180), kekuatan dinasti ini berkembang dengan lambat dan sama sekali tidak menonjol karena konteks sistem feodal waktu itu kurang menguntungkan bagi kekuasaan raja yang kuat. Namun, pada masa itu juga, kerajaan mengalami perkembangan yang luar biasa di bidang ekonomi, demografi dan budaya.

5. Belanda
Belanda pada waktu itu meliputi Belanda Selatan (Belgia) dan Belanda Utara (Negeri Belanda sekarang). Kota-kota merdeka (City states) merupakan unit-unit politik yang independen meliputi 17 provinsi antara lain Antwerpen, Brussel, Rotterdam, Utrech dan seterusnya. City states di pimpin oleh pemerintahan Philips II (1556 - 1598) yang menggantikan ayahnya yaitu Charles X Habsburg, Spanyol mengalami kejayaan dan wilayah mencapai Belanda dan Austria. Belanda. Di tahun 1581 Belanda Utara memproklamasikan diri sebagai republik. Tujuh dari tujuh belas Provinsi di Belanda mendeklarasikan kemerdekaannya dari Raja Habsburg Spanyol, untuk membentuk Provinsi Persatuan, yang juga dikenal sebagai Republik Belanda (The Dutch Republic) pada tahun 1588 (Joop de Jong, 2011: 46). Dampaknya bagi Belanda baru terasa ketika Belanda baru mencapai pengakuan internasional penuh pada tahun 1648 karena Spanyol telah mengakui Republik Belanda yang tertulis dalam Perjanjian Westphalia (Djaja, 2012: 79). Perjanjian ini mengakhiri perang 30 tahun dan menciptakan kerangka kerja untuk hubungan internasional modern. Meskipun banyak negara mengakui kedaulatan nya jauh lebih awal, berbagai peristiwa ini menandai dimulainya Zaman Keemasan Belanda hingga tahun 1702, ketika kematian William III mengakhiri Wangsa Belanda.

Sekian, terima kasih.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatu.
In reply to Yusuf Perdana

Re: Diskusi

by Raisya Aulia -
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Perkenalkan saya Raisya Aulia dengan NPM 2053033009. Izin untuk menjawab pertanyaan yang telah Bapak berikan yakni:

Jelaskan Menurut anda secara garis besar persamaan dari munculnya negara-negara nasional tersebut !

Yang dimaksud negara Nasional adalah negara-negara yang diperintah oleh bangsa Eropa sendiri. Terbentuknya negara nasional pada mulanya didasarkan atas persamaan bahasa atau kebudayaan baru kemudian atas kesadaran nasional. Negara nasional pertama yang terbentuk serta mencapai kesatuan di Eropa Barat yaitu, Sapnyol, Portugal, Inggris, Perancis dan Belanda.


1. Spanyol
Negara Spanyol terbentuk sejalan dengan sentimen terhadap kekuasaan Islam sejak Tahun 711 (abad ke-8 M) sampai Tahun 1942 (abad ke-15 M). Pada masa itu, Dinasti Umayyah berkuasa di Cordova yang disebut Khalifah Barat. Konsolidasi Spanyol tercapai pada Tahun 1469 setelah terjadi perkawinan antara Ratu Isabella dari Kerajaan Kristen Castilia dengan Raja Ferdinand dari Kerajaan Kristen Arragon. Pada Tahun 1492, Mulanya, Spanyol berada di bawah kekuasaan Khalifah Al-Walid (705-715 M) dengan pusat kekuasaan yang berada di Damaskus. Sebelum dikuasai pemerintahan Islam, Pada masa pemerintahan Dinasti Ahmar (1232-1492), wilayah kekuasaan Islam di Spanyol hanya berada di Granada karena perselisihan orang-orang istana yang memperebutkan kekuasaan. Di awal abad ke-17 M, Spanyol memproklamasikan sebuah pemerintahan republik. Dua pemberontakan, empat kudeta, Raja memiliki sedikit kekuasaan karena dekritnya harus ditandatangani oleh seorang menteri agar menjadi sah. Jika garis keturunan telah habis, maka konstitusi mensyaratkan pemilihan umum untuk memilih raja.

2. Portugal
Cikal bakal negara nasional Portugal merupakan Subvasal dari kerajaan Leon Castillia (Spanyol). Pada abad 14 yaitu tahun 1385 tentara Portugal dibantu Inggris memerangi Kerajaan Castilia dan kalah sehingga ambisi untuk menaklukan Portugis terhenti.

3. Inggris
Inggris dengan bentuk wilayah dengan sistem monarki, yang terutama dalam pribadi Victoria melakukan upaya sadar untuk mengikat berbagai bangsa di kerajaannya dengan mengembangkan cara mereka dan menemukan peluang untuk tinggal di antara mereka. Di bawah tanda Inggris juga, Inggris memperoleh rasa identitas mereka dari kejadian-kejadian besar lainnya yang mereka luncurkan di dunia. Pada abad ke-19M, terjadi penurunan konflik agama habis-habisan. Protestan secara bertahap tidak lagi menjadi perhatian utama. Tetapi, sekarang terjadi Revolusi Industri. Dengan Revolusi Industri, Inggris meresmikan jenis peradaban baru yang baik atau buruk, mengubah dunia untuk selama-lamanya. Nasionalisme Inggris tumbuh dan berkembang sejalan dengan pertentangan antara kaum bangsawan Inggris dan Raja Inggris yang berasal dari Prancis. Terjadi Perang 100 Tahun antara 1337-1453 antara Raja Prancis melawan vasalnya, yaitu Raja Inggris sehingga berakhirnya daerah Raja Inggris di Prancis.

4. Prancis
Prancis membentang dari Samudra Atlantik ke Pegunungan Alpen, dan dari Pyrenees hampir ke Rhine, Prancis telah lama memegang tempat terdepan dalam sejarah Eropa. Orang Prancis sebagian adalah keturunan dari Galia. Orang Galia adalah suku kuno yang merupakan bagian dari bangsa Kelt dari Eropa Barat-Tengah pada Zaman Perunggu dan Zaman Romawi. Kekaisaran Prancis telah berada di bawah kekaisaran Jerman, selama berabad-abad. Kaum Frank yang merupakan suku Jerman telah menaklukkan Negri Prancis secara bertahap. Pada akhir abad ke-10 yang merupakan salah satu abad paling bergejolak selama Abad Pertengahan, adalah tahun 987, yaitu tahun berdirinya dinasti yang memegang peranan penting dalam sejarah Prancis sampai terjadinya Revolusi Prancis, yaitu dinasti Capetiens. Di masa-masa awal, yaitu sebelum masa pemerintahan Philippe Auguste (1180), kekuatan dinasti ini berkembang dengan lambat dan sama sekali tidak menonjol karena konteks sistem feodal waktu itu kurang menguntungkan bagi kekuasaan raja yang kuat. Namun, pada masa itu juga, kerajaan mengalami perkembangan yang luar biasa di bidang ekonomi, demografi dan budaya.

5. Belanda
Belanda pada waktu itu meliputi Belanda Selatan (Belgia) dan Belanda Utara (Negeri Belanda sekarang). Kota-kota merdeka (City states) merupakan unit-unit politik yang independen meliputi 17 provinsi antara lain Antwerpen, Brussel, Rotterdam, Utrech dan seterusnya. City states di pimpin oleh pemerintahan Philips II (1556 - 1598) yang menggantikan ayahnya yaitu Charles X Habsburg, Spanyol mengalami kejayaan dan wilayah mencapai Belanda dan Austria. Belanda. Di tahun 1581 Belanda Utara memproklamasikan diri sebagai republik. Tujuh dari tujuh belas Provinsi di Belanda mendeklarasikan kemerdekaannya dari Raja Habsburg Spanyol, untuk membentuk Provinsi Persatuan, yang juga dikenal sebagai Republik Belanda (The Dutch Republic) pada tahun 1588 (Joop de Jong, 2011: 46). Dampaknya bagi Belanda baru terasa ketika Belanda baru mencapai pengakuan internasional penuh pada tahun 1648 karena Spanyol telah mengakui Republik Belanda yang tertulis dalam Perjanjian Westphalia (Djaja, 2012: 79). Perjanjian ini mengakhiri perang 30 tahun dan menciptakan kerangka kerja untuk hubungan internasional modern. Meskipun banyak negara mengakui kedaulatan nya jauh lebih awal, berbagai peristiwa ini menandai dimulainya Zaman Keemasan Belanda hingga tahun 1702, ketika kematian William III mengakhiri Wangsa Belanda.

Sekian, terima kasih.
In reply to Yusuf Perdana

Re: Diskusi

by ALIFIAN FARIDZ RAMADHAN -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Izin memperkenalkan diri nama saya Alifian faridz Ramadhan NPM 2053033001 Izin memberikan pendapat atas pertanyaan yang telah bapak berikan tentang persamaan dari munculnya negara-negara nasional.

Terbentuknya negara nasional pada mulanya didasarkan pada adanya persamaan bahasa atau kebudayaan baru kemudian atas kesadaran nasional. Paham nasionalisme di Eropa disebabkan oleh berbagai peristiwa, seperti terjadinya Revolusi Prancis, Revolusi Inggris, dan Revolusi Amerika. Di dalam dimensi politik nasionalisme merupakan ideologi yang meyakini bahwa kesetiaan individu harus diserahkan kepada negara kebangsaan. Perkembangan nasionalisme dimulai dengan hancurnya kerajaan-kerajaan pada akhir Abad Pertengahan sehingga mulai didirikan negara nasional. Negara nasional pertama yang terbentuk serta mencapai kesatuan di Eropa Barat yaitu. Spanyol, Portugal, Inggris, Perancis dan Belanda. (Djaja, 2012: 76).

Perkembangan nasionalisme dimulai dengan hancurnya kerajaan-kerajaan pada akhir Abad Pertengahan sehingga mulai didirikan negara nasional. Kemudian, setelah Perang Napoleon yang berakhir pada Tahun 1914, berkembang nasionalisme modern. Nasionalisme di Eropa merupakan perwujudan dari tuntutan massa untuk berperan dalam kegiatan pemerintahan (Nusarastriya, 2015).
A. Spanyol
Latar belakang terbentuknya negara nasional Spanyol adalah sejalan dengan sentimen terhadap kekuasaan Islam di Spanyol sejak tahun 711 (abad 8 ) sampai 1492 (abad 15) yaitu dinasti Ummayah yang berpusat di Cordoba (disebut pula Kalifah Barat). Mulanya, Spanyol berada di bawah kekuasaan Khalifah Al-Walid (705-715 M) dengan pusat kekuasaan yang berada di Damaskus. Sepanjang abad ke-19 M, Spanyol memiliki sejarah yang berwarna. Raja Bourbon, Ferdinand VII kembali setelah keruntuhan kekuasaan Napoleon. Di awal abad ke-17 M, Spanyol memproklamasikan sebuah pemerintahan republik. Dua pemberontakan, empat kudeta, dan pergantian lima presiden menandai pemerintahan republik yang sangat singkat. Dinasti lama Bourbon naik takhta kembali pada Tahun 1875. Konstitusi kerajaan bersifat liberal yang mensyaratkan sebuah parlemen (cortes) dengan dua dewan dan sebuah kementerian. Hak bagi pemilih dewasa sudah diperlukan. Raja memiliki sedikit kekuasaan karena dekritnya harus ditandatangani oleh seorang menteri agar menjadi sah. Jika garis keturunan telah habis, maka konstitusi mensyaratkan pemilihan umum untuk memilih raja (Webster, 2017: 507).

B. Portugis
Sejarah Portugis dalam beberapa bidang menyerupai sejarah Spanyol. Terjadi salah kelola pemerintahan, pemberontakan, dan konflik bersenjata antara faksi-faksi yang bermusuhan membuat negara ini berada dalam kekacauan bertahun-tahun. Kelahiran Kerajaan Portugal dapat diidentifikasi pada Tahun 1096, tepatnya ketika Portus Cale ditawarkan kepada bangsawan Prancis, yaitu Henry sebagai hadiah untuk pertahanan terhadap Almoravid (sekte Muslim dari Afrika Utara). Putra Henry, Alfonso Henriques (Afonso I) memimpin pemerintahan pada Tahun 1139-1185. Kemudian, Portugal mencapai kemerdekaan pada Tahun 1143 melalui pertempuran Ourique pada Tahun 1139. Portugal merupakan salah satu kolonialis tertua dan paling terakhir melepaskan koloni-koloninya. Sampai Tahun 1511, wilayah jajahan Portugal di Afrika dan Asia secara resmi memiliki status koloni yang ditempatkan di bawah menteri-menteri dan diberikan otonomi terbatas (Rahmat, 2014: 1). Portugal menjadi negara republik, yaitu pemerintahan berdasarkan perwakilan dan presiden yang dipilih oleh rakyat.

C. Inggris
Inggris memperoleh rasa identitas mereka dari kejadian-kejadian besar lainnya yang mereka luncurkan di dunia. Pada abad ke-19M, terjadi penurunan konflik agama habis-habisan. Protestan secara bertahap tidak lagi menjadi perhatian utama. Gerakan Puritanisme pada abad ke-17 M di Inggris mengilhami lahirnya konsepsi kemerdekaan seseorang yang pada akhirnya melahirkan ide nasionalisme. Di akhir abad ke-17 kemudian lahir Revolusi Agung yang membuat tata tertib kemerdekaan dan menanamkan iklim demokrasi dalam kehidupan nasional (Hafidhoh, 2018: 51). Nasionalisme Inggris tumbuh dan berkembang sejalan dengan pertentangan antara kaum bangsawan Inggris dan Raja Inggris yang berasal dari Prancis. Terjadi Perang 100 Tahun antara 1337-1453 antara Raja Prancis melawan vasalnya, yaitu Raja Inggris sehingga berakhirnya daerah Raja Inggris di Prancis. Nasionalisme Inggris inilah yang menjadi cikal bakal nasionalisme Barat, karena Inggris unggul dalam penemuan-penemuan ilmiah, perdagangan dan dalam perkembangan pemikiran serta aktivitas politik.

D. Prancis
Negara Nasional Prancis dirintis sejak Lous IX dari dinasti Capet abad 13 yang berhasil memperluas Royal Domein meliputi separuh dari wilayah Prancis. Namun ada salah satu masalah yaitu pertikaiannya dengan Vasalnya yang kuat yang sekaligus adalah raja Inggris. Perang 100 tahun melawan Inggris yang telah disinggung di atas telah menumbuhkan sentimen nasional di Prancis. Kematian seorang pahlawan wanita Prancis bernama Joan d’Aarc ( Jeanne d’Arc) pada tahun 1431 telah menjadi faktor pemersatu. Pada mulanya perang bercorak perang feodal berakhir menjadi perang nasional.

E. Belanda
Pada masa pemerintahan Phillip II (1556-1598) menggantikan ayahnya yaitu Charles X Habsburg, Spanyol mengalami kejayaan dan wilayahnya termasuk Belanda dan Austria. Ia menganggap Belanda sebagai satelit Spanyol dan harus dimanfaatkan untuk kepentingan Spanyol. Iapun anti protestan yaitu agama yang dianut sebagian besar orang Belanda Utara. Maka pada tahun 1567 timbul pemberontakan terhadap kekuasaan Spanyol. Pada tahun 1580 Spanyol menutup pelabuhan Lisabon bagi pedagang Belanda. Tahun 1581 Belanda Utara memproklamirkan diri sebagai Republik, namun tidak diakui oleh Spanyol baru pada tahun 1648 Spanyol mengakui Republik Belanda.

Demikian yang dapat saya sampaikan, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
In reply to Yusuf Perdana

Re: Diskusi

by Gumahdona Khoirunnisa -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh izin memperkenalkan diri nama Gumahdona Khoirunnisa NPM 2053033011 izin menguraikan persamaan dari munculnya negara-negara nasional.

Tumbuhnya negara nasional yang dimaksud negara nasional di Eropa adalah negara-negara yang diperintah oleh bangsa sendiri. Terbentuknya negara nasional pada mulanya didasarkan pada adanya persamaan bahasa atau kebudayaan baru kemudian atas kesadaran nasional. Negara nasional pertama yang terbentuk serta mencapai kesatuan di Eropa Barat yaitu. Spanyol, Portugal, Inggris, Perancis dan Belanda. Pada uraian berikut dapat Anda pelajari terbentuknya negara- negara itu sebagai berikut:

a. Spanyol
Latar belakang terbentuknya negara nasional Spanyol adalah sejalan dengan sentimen terhadap kekuasaan Islam di Spanyol sejak tahun 711 (abad 8 ) sampai 1492 ( abad 15) yaitu dinasti Ummayah yang berpusat di Cordoba (disebut pula Kalifah Barat) Konsolidasi Spanyol tercapai pada tahun 1469 setelah terjadi perkawinan antara Ratu Isabella dari kerajaan Kristen Castilia dengan Raja Ferdinand dari kerajaan Kristen Arragon. Pada tahun 1492 kota Islam yang terakhir yaitu Granada berhasil direbut mereka. Kesatuan Spanyol pada waktu itu kurang utuh bila dibandingkan Perancis dan Inggris karena ada konflik Ras, agama, bahasa dan perasaan kebangsaan lokal.

b. Portugal
Cikal bakal negara nasional Portugal merupakan Subvasal dari kerajaan Leon Castillia (Spanyol). Pada abad 14 yaitu tahun 1385 tentara Portugal dibantu Inggris memerangi Kerajaan Castilia dan kalah sehingga ambisi untuk menaklukan Portugis terhenti.

c. Inggris
Nasionalisme Inggris tumbuh sejalan dengan pertentangan antara kaum bangsawan (Inggris) dan Raja Inggris (asal Perancis). Terjadi perang 100 tahun antara tahun 1337-1453 antara Raja Perancis melawan Vasalnya (raja Inggris) berakhir dengan lenyapnya daerah raja Inggris di Perancis. Era baru Inggris terjadi pada masa raya Henry VII Tudor. Ia Raja yang dapat memahami dan menghayati aspirasi rakyat Inggris. Keturunannya yaitu Henry VIII dan Elizabeth I dapat membawa Inggris pada suatu kedudukan yang sama dengan negera Eropa lainnya. Dalam perang armada tahun 1588 melawan Spanyol, Inggris bersekutu dengan Belanda dan unggul. Sejak itu kekuasaan maritim Inggris terus berkembang.

d. Prancis
Negara Nasional Prancis dirintis sejak Lous IX dari dinasti Capet abad 13 yang berhasil memperluas Royal Domein meliputi separuh dari wilayah Prancis. Namun ada salah satu masalah yaitu pertikaiannya dengan Vasalnya yang kuat yang sekaligus adalah raja Inggris. Perang 100 tahun melawan Inggris yang telah disinggung di atas telah menumbuhkan sentimen nasional di Prancis. Kematian seorang pahlawan wanita Prancis bernama Joan d’Aarc ( Jeanne d’Arc) pada tahun 1431 telah menjadi faktor pemersatu. Pada mulanya perang bercorak perang feodal berakhir menjadi perang nasional. Sebagai penjelasan berikutnya dapat Anda baca uraian negara nasional Belanda berikut ini.

e. Belanda
Yang dimaksud Belanda pada wakut itu meliputi Belanda selatan (Belgia) dan Belanda Utara (negeri Belanda sekarang). Kota-kota merdeka (city states) merupakan unit-unit politik yang independen meliputi 17 propinsi antara lain Antworpen, Brussel, Rotterdam, Utrech dan seterusnya. Pada masa pemerintahan Phillip II (1556-1598) menggantikan ayahnya yaitu Charles X Habsburg, Spanyol mengalami kejayaan dan wilayahnya termasuk Belanda dan Austria. Ia menganggap Belanda sebagai satelit Spanyol dan harus dimanfaatkan untuk kepentingan Spanyol. Iapun anti protestan yaitu agama yang dianut sebagian besar orang Belanda Utara. Maka pada tahun 1567 timbul pemberontakan terhadap kekuasaan Spanyol. Pada tahun 1580 Spanyol menutup pelabuhan Lisabon bagi pedagang Belanda (Apa dampaknya bagi Belanda?). Tahun 1581 Belanda Utara memproklamirkan diri sebagai Republik, namun tidak diakui oleh Spanyol baru pada tahun 1648 Spanyol mengakui Republik Belanda.

Demikian yang dapat saya sampaikan, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
In reply to Yusuf Perdana

Re: Diskusi

by INTAN NUR RAMADANIA -

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Perkenalkan nama saya Intan Nur Ramadania dengan NPM 2053033002. Izin untuk menjawab atas pertanyaan yang telah bapak berikan

Negara nasional di Eropa adalah negara-negara yang diperintah oleh bangsa sendiri. Terbentuknya negara nasional pada mulanya didasarkan pada adanya persamaan bahasa atau kebudayaan baru kemudian atas kesadaran nasional. Negara nasional perama yang tersebentuk serta mencapai kesatuan di Eropa Barat adalah Spanyol, Portugis, Inggris, Prancis, dan Belanda. 

1. Spanyol

Terbentuknya negara nasional Spanyol sejalan dengan sentimen terhadap kekuasaan Islam di Spanyol sejak 711 sampai 1492, yaitu Dinasti Ummayah yang berpusat di Cordoba. Konsolidasi Spanyol tercapai pada tahun 1469 setelah terjadi perkawinan antara Ratu Isabella dari kerajaan Kristen Arragon. Pada 1492 kota Islam yang terakhir, yaitu Granada berhasil direbut mereka. Kesatuan Spanyol pada waktu itu kurang utuh bila dibandingkan Prancis dan Inggris karena konflik ras, agama, bahasa, dan perasaan kebangsaan lokal.

2. Portugis

Negara nasional Portugis semula merupakan sub vasal dari kerajaan Leon Castillia (Spanyol). Pada abad ke 14, tepatnya tahun 1385, tentara Portugis dibantu Inggris memerangi kerajaan Castillia dan kalah sehingga ambisi untuk menaklukan Portugis terhenti.

3. Inggris

Nasionalisme Inggris tumbuh sejalan dengan pertentangan antara kaum bangsawan (Inggris) dan raja Inggris (asal Prancis). Terjadi perang 100 tahun antara 1337-1453 antara raja Prancis melawan vasalnya (raja Inggris) berakhir dengan pada masa Raja Henry rasa Inggris di Prancis. Era baru Inggris terjadi pada masa Raja Henry VII Tudor. Keturunannya yaitu Henry VIII dan ElizabethI dapat membawa Inggris pada suatu kedudukan yang sama dengan negara Eropa lainnya. 

4. Prancis

Terbentuknya Prancis dirintis sejak Lous IX dari Dinasti Capet abad ke 13 yang berhasil memperluas Royal Domein meliputi separuh dari wilayah Prancis. Namun ada salah satu masalah yaitu pertikaiannya dengan vasalnya yang kuat yang sekaligus adalah Raja Inggris. Perang 100 Tahun melawan Inggris menumbuhkan sentimen nasional di Prancis. Kematian seorang pahlawan wanita Prancis bernama Joan d'Arc pada 1431 telah menjadi faktor pemersatu.

5. Belanda

Pada masa pemerintahan Philip II (1556-1598) yang menggantikan ayahnya yaitu Charles X Habsburg, Spanyol mengalami kejayaan dan wilayahnya mencapai Belanda dan Austria. Ia mengganggap Belanda sebagai satelit Spanyol dan harus dimanfaatkan untuk kepentingan Spanyol. Ia pun anti protestan yaitu agama yang dianut sebagian besar orang Belanda Utara. Oleh karena itu, pada 1567 timbul pemberontakan terhadap kekuasaan Spanyol. Pada 1580 Spanyol menutup pelabuhan Lisabon bagi pedagang Belanda. Tahun 1581 Belanda Utara memproklamirkan diri sebagai Republik, namun tidak diakui oleh Spanyol, baru sekitar tahun 1648 Spanyol mengakui Republik Belanda.

Sekian yang dapat saya sampaikan, terima kasih. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. 

In reply to Yusuf Perdana

Re: Diskusi

by Ruri Rismawati -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, perkenalkan nama saya Ruri Rismawati npm 2053033004, izin menjawab.

Terbentuknya negara nasional pada mulanya didasarkan pada adanya persamaan bahasa atau kebudayaan baru kemudian atas kesadaran nasional. Paham nasionalisme di Eropa disebabkan oleh berbagai peristiwa, seperti terjadinya Revolusi Prancis, Revolusi Inggris, dan Revolusi Amerika. Di dalam dimensi politik nasionalisme merupakan ideologi yang meyakini bahwa kesetiaan individu harus diserahkan kepada negara kebangsaan. Perkembangan nasionalisme dimulai dengan hancurnya kerajaan-kerajaan pada akhir Abad Pertengahan sehingga mulai didirikan negara nasional. Negara nasional pertama yang terbentuk serta mencapai kesatuan di Eropa Barat yaitu. Spanyol, Portugal, Inggris, Perancis dan Belanda. (Djaja, 2012: 76).

Perkembangan nasionalisme dimulai dengan hancurnya kerajaan-kerajaan pada akhir Abad Pertengahan sehingga mulai didirikan negara nasional. Kemudian, setelah Perang Napoleon yang berakhir pada Tahun 1914, berkembang nasionalisme modern. Nasionalisme di Eropa merupakan perwujudan dari tuntutan massa untuk berperan dalam kegiatan pemerintahan. Negara nasional pertama yang terbentuk serta mencapai kesatuan di Eropa Barat yaitu. Spanyol, Portugal, Inggris, Perancis dan Belanda.

1. Spanyol
Latar belakang terbentuknya negara nasional Spanyol adalah sejalan dengan sentimen terhadap kekuasaan Islam di Spanyol sejak tahun 711 (abad 8 ) sampai 1492 ( abad 15) yaitu dinasti Ummayah yang berpusat di Cordoba (disebut pula Kalifah Barat) Konsolidasi Spanyol tercapai pada tahun 1469 setelah terjadi perkawinan antara Ratu Isabella dari kerajaan Kristen Castilia dengan Raja Ferdinand dari kerajaan Kristen Arragon. Pada tahun 1492 kota Islam yang terakhir yaitu Granada berhasil direbut mereka. Kesatuan Spanyol pada waktu itu kurang utuh bila dibandingkan Perancis dan Inggris karena ada konflik Ras, agama, bahasa dan perasaan kebangsaan lokal.

2. Portugal
Cikal bakal negara nasional Portugal merupakan Subvasal dari kerajaan Leon Castillia (Spanyol). Pada abad 14 yaitu tahun 1385 tentara Portugal dibantu Inggris memerangi Kerajaan Castilia dan kalah sehingga ambisi untuk menaklukan Portugis terhenti.

3. Inggris
Nasionalisme Inggris tumbuh sejalan dengan pertentangan antara kaum bangsawan (Inggris) dan Raja Inggris (asal Perancis). Terjadi perang 100 tahun antara tahun 1337-1453 antara Raja Perancis melawan Vasalnya (raja Inggris) berakhir dengan lenyapnya daerah raja Inggris di Perancis. Era baru Inggris terjadi pada masa raya Henry VII Tudor. Ia Raja yang dapat memahami dan menghayati aspirasi rakyat Inggris. Keturunannya yaitu Henry VIII dan Elizabeth I dapat membawa Inggris pada suatu kedudukan yang sama dengan negera Eropa lainnya. Dalam perang armada tahun 1588 melawan Spanyol, Inggris bersekutu dengan Belanda dan unggul. Sejak itu kekuasaan maritim Inggris terus berkembang.

4. Prancis
Negara Nasional Prancis dirintis sejak Lous IX dari dinasti Capet abad 13 yang berhasil memperluas Royal Domein meliputi separuh dari wilayah Prancis. Namun ada salah satu masalah yaitu pertikaiannya dengan Vasalnya yang kuat yang sekaligus adalah raja Inggris. Perang 100 tahun melawan Inggris yang telah disinggung di atas telah menumbuhkan sentimen nasional di Prancis. Kematian seorang pahlawan wanita Prancis bernama Joan d’Aarc ( Jeanne d’Arc) pada tahun 1431 telah menjadi faktor pemersatu. Pada mulanya perang bercorak perang feodal berakhir menjadi perang nasional.

5. Belanda
Yang dimaksud Belanda pada wakut itu meliputi Belanda selatan (Belgia) dan Belanda Utara (negeri Belanda sekarang). Kota-kota merdeka (city states) merupakan unit-unit politik yang independen meliputi 17 propinsi antara lain Antworpen, Brussel, Rotterdam, Utrech dan seterusnya. Pada masa pemerintahan Phillip II (1556-1598) menggantikan ayahnya yaitu Charles X Habsburg, Spanyol mengalami kejayaan dan wilayahnya termasuk Belanda dan Austria. Ia menganggap Belanda sebagai satelit Spanyol dan harus dimanfaatkan untuk kepentingan Spanyol. Iapun anti protestan yaitu agama yang dianut sebagian besar orang Belanda Utara. Maka pada tahun 1567 timbul pemberontakan terhadap kekuasaan Spanyol.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.