Tugas dan Diskusi Pertemuan 6

Diskusi Pertemuan 5

Diskusi Pertemuan 5

by Chansyanah Diawati -
Number of replies: 20

Diskusikanlah konsep atau proses yang belum Anda kuasai setelah merangkum materi dan mengerjakan Kertas Kerja 3.

In reply to Chansyanah Diawati

Re: Diskusi Pertemuan 5

by Warda Sukmawati -
Nama :Warda Sukmawati
NPM :1713023003

izin bertanya terkait gambar 3.2 maksud dari gambar 3.2 itu bagaimana ya? dikarena saya belum memahami gambar 3.2 .
Attachment EKSTRAKSI 11.jpg
In reply to Warda Sukmawati

Re: Diskusi Pertemuan 5

by Nurul Fauziah -
Nama : Nurul Fauziah
NPM : 1913023012
izin mencoba menjawab yunda, untuk yang gambar a) merupakan gambar ekstrasi asam benzoat dengan air dan air diasamkan dengan HCl untuk menjadi pelarut organik seperti eter, gambar tersebut memperlihatkan keadaan distribusi asam benzoat diantara pelarut eter dan air tanpa terdisosiasi. kemudian gambar b) menggambarkan jika lapisan air tidak diasamkan maka asam benzoat terdisosiasi menjadi HB ⇌ H+ + B- . Dan gambar c) menggambarkan keadaan jika benzena digunakan sebagai pelarut organik menggantikan eter maka Asam benzoat sebagian dimerisasi dalam benzena ( 2HB ⇌ HB.HB) pada lapisan atas. mohon koreksinya ibu dan teman-teman jika kurang tepat.
In reply to Nurul Fauziah

Re: Diskusi Pertemuan 5

by Jenia Hendiska -
Saya setuju dengan nurul.
Gambar 3-1a merupakan ekstraksi asam benzoat. Gambar 31b merupakan ekstraksi HB dan air dimna ada dua keseimbangan independen. Dan gambar 3-1c yaitu ekstraksi antara benzena dan air.
In reply to Nurul Fauziah

Re: Diskusi Pertemuan 5

by Indah Tri Kartika -
Nama : Indah Tri Kartika
Npm : 1913023026
Izin bertanya nurul, maksud dari jika lapisan air tidak diasamkan maka asam benzoat terdisosiasi menjadi HB ⇌ H+ + B- dan bagaimana jika lapisan air tersebut diasamkan?
In reply to Indah Tri Kartika

Re: Diskusi Pertemuan 5

by Nurul Fauziah -
lapisan air diasamkan dengan HCl itu tujuannya untuk menekan disosiasi asam benzoat menjadi pelarut organik seperti eter. maka  jika air tidak diasamkan, maka asam benzoat yang merupakan asam organik (asam lemah) akan terdisosiasi menurut persamaan HB ⇌ H+ + B-, dan jika diasamkan itu lapisan air dapat menjadi pelarut organik yang menekan terjadinya disosiasi.
In reply to Nurul Fauziah

Re: Diskusi Pertemuan 5

by Eri Mitha Utami -
Nama: Eri Mitha Utami
NPM: 1913023022
Izin bertanya nurul, bagaimana maksud dari "jika benzena digunakan sebagai pelarut organik menggantikan eter maka Asam benzoat sebagian dimerisasi dalam benzena ( 2HB ⇌ HB.HB) pada lapisan atas" tolong berikan penjelasannya.
Terimakasih
In reply to Eri Mitha Utami

Re: Diskusi Pertemuan 5

by Erliana Nurriza -
Nama: Erliana Nurriza
NPM: 1953023004
Izin mencoba menjawab pertanyaan dari Eri Mitha, jika pelarut organik yang tadinya adalah eter digantikan oleh pelarut organik lain yaitu benzena, maka asam benzoat akan mengalami dimerisasi, yakni dua molekul akan bergabung menjadi satu. Hal ini adalah gejala normal untuk asam benzoat dalam pelarut benzena, namun dimerisasi ini juga akan mengurangi konsentrasi asam benzoat dalam pelarut organik tersebut. Asam benzoat akan membentuk dimer parsial 2HB ⇌ HB.HB
In reply to Warda Sukmawati

Re: Diskusi Pertemuan 5

by Ghina Salsabila -
Nama : Ghina Salsabila
NPM : 1913023024

Izin mencoba menjawab pertanyaan Yunda warda pada gambar 3-1a yaitu ekstraksi asam benzoat, dimana HB dari air (diasamkan dengan HCl untuk menekan disosiasi asam benzoat) ke dalam pelarut organik seperti eter, Yg menggambarkan situasi kesetimbangan.

Pada gambar 3-1b merupakan ekstraksi HB dan air dimna ada dua keseimbangan independen seperti yang diilustrasikan pada Gambar 3-1b.

Pada gambar 3-1c merupakan ekstraksi antara benzena dan air dimna benzena digunakan sebagai pelarut organik menggantikan eter, seperti yang ditunjukkan pada Gambar 3-1c.
In reply to Ghina Salsabila

Re: Diskusi Pertemuan 5

by Nicky Tamara Ilmi -
Nama: Nicky Tamara Ilmi
NPM: 1913023004

Izin bertanya ghina, maksud dari ada dua kesetimbangan independen itu seperti apa ya? sebab saya masih kurang paham.
terimakasih
In reply to Nicky Tamara Ilmi

Re: Diskusi Pertemuan 5

by Ghina Salsabila -
Nama : Ghina Salsabila
NPM : 1913023024

Izin mencoba menjawab pertanyaan nicky maksud dari dua kesetimbangan yang independen di gambar 31b karena pada pada gambar tersebut merupakan distribusi asam benzoat dimana pada kesetimbangan yang pertama yaitu HB antara eter dan air yaitu HB et <—> HB aq. Namun komplikasi muncul, jika lapisan air tidak diasamkan dan asam benzoat terdisosiasi sehingga terjadi kesetimbangan HB<—> H+ + B-
Sehingga Sekarang ada dua keseimbangan independen seperti yang diilustrasikan pada Gambar 3-1b
In reply to Chansyanah Diawati

Re: Diskusi Pertemuan 5

by Indah Tri Kartika -
Nama : Indah Tri Kartika
Npm : 1913023026
Izin bertanya, saya belum paham untuk no 4c, untuk mendapatkan persaamaan D = {KD : 1+ (Ka/[H+]} , dari persamaan 3.10 bagaimana penyelesainnya. Terimakasih
In reply to Indah Tri Kartika

Re: Diskusi Pertemuan 5

by Wenda Yozarima -
Iya saya sependapat dengan indah.
Saya belum paham dari persamaan 3.10 menjadi persaamaan D = {KD : 1+ (Ka/[H+]}.
Bagi teman-teman yang paham terkait itu boleh membagi nya ya.
Terimakasih sebelumnya.
In reply to Indah Tri Kartika

Re: Diskusi Pertemuan 5

by Nurul Fauziah -
Izin mencoba menjawab indah menurut saya penurunan tersebut di dapat karena pelarut yang digunakan eter maka tidak terjadi dimerisasi, sehingga konstanta dimerisasinya (Kd) sama dengan 0, sehingga di dapatkan hasil D= KD : 1+ (Ka/[H+]) . terjadinya dimerisasi itu karena ada pelarut benzena yang menggantikan eter. Maaf jika kurang tepat.
In reply to Chansyanah Diawati

Re: Diskusi Pertemuan 5

by Mutiara Khoirunnisa -
Nama : Mutiara Khoirunnisa
NPM : 1713023007

Izin bertanya, mengapa pH yang rendah pada larutan asam menyebabkan koefisien distribusinya (D) semakin besar ? Terima kasih.
In reply to Mutiara Khoirunnisa

Re: Diskusi Pertemuan 5

by Wenda Yozarima -
Nama : Wenda Yozarima
NPM : 1913023008

Izin menjawab, karena rasio distribusi dapat diubah dengan sederhana. berguna untuk mengubah pH larutan berair. Dalam larutan asam ([H+] tinggi. pH rendah). D akan besar dan asam benzoat akan banyak ditemukan pada lapisan organik. Dalam larutan basa ([H+] rendah, pH tinggi). D akan kecil dan asam benzoat akan ditemukan di lapisan air (hampir seluruhnya sebagai ion benzoat).
In reply to Mutiara Khoirunnisa

Re: Diskusi Pertemuan 5

by Indah Tri Kartika -
Nama : Indah Tri Kartika
Npm : 1913023026
Izin menjawab,
Pada pH yang rendah atau pada larutan asam, konsentrasi H+ lebih banyak, dan konsentrasi H2O lebih sedikit karena terdisosiasi. Sehingga, asam benzoat akan berada lebih banyak pada pelarut organik dibanding air. Maka nilai KD akan semakin besar, akibatnya nilai D pun semakin besar
In reply to Indah Tri Kartika

Re: Diskusi Pertemuan 5

by Nurul Fauziah -
saya sependapat dengan Indah, izin menambahkan harga D tersebut didapatkan juga dari rumus D = [HB]org / [HB]aq, maka ketika asam benzoat berada lebih banyak di pelarut organik harga D makin besar.
In reply to Indah Tri Kartika

Re: Diskusi Pertemuan 5

by Ghina Salsabila -
Saya sependapat dengan indah karena pada larutan yang asam , H+ nya lebih banyak dan asam benzoat akan ditemukan di lapisan air (hampir seluruhnya sebagai ion benzoat). Yang membuat Koefisien distribusi D akan semakin besar.
In reply to Indah Tri Kartika

Re: Diskusi Pertemuan 5

by Devi Rosmita -
Saya setuju dengan jawaban indah, ketika pH rendah maka [H+] tinggi dan nilai D akan semakin besar serta asam benzoat lebih banyak ditemukan pada lapisan organik
In reply to Chansyanah Diawati

Re: Diskusi Pertemuan 5

by Wayan Lusi Oktaviana -
Nama : Wayan Lusi Oktaviana
NPM : 1913023016
Mohon maaf izin bertanya, terkait dengan gambar ini berdasarkan video yang diberikan. Bagaimana penjelasan  mengenai cara dan hal yang harus diperhatikan dalam melakukan ekstrasi pelarut dalam gambar berikut ini? Terimakasih.
Attachment IMG_20210928_083635.jpg
Attachment IMG_20210928_084424.jpg