Diskusi Pertemuan 4.

Diskusi Pertemuan 4.

Diskusi Pertemuan 4.

by Chansyanah Diawati -
Number of replies: 27

iskusikanlah:

1. Materi yang belum Anda kuasai pada pertemuan ini.

2. Soal-soal latihan yang blm anda kuasai.


In reply to Chansyanah Diawati

Re: Diskusi Pertemuan 4.

by Nurul Fauziah -
Nama : Nurul Fauziah
NPM : 1913023012
Izin bertanya, mengenai proses destilasi uap sederhana digunakan termometer, jika kita ingin melakukan destilasi uap menggunakan alat sederhana apakah harus menggunakan termometer juga? Bagaimana cara kita mengidentifikasi titik didih destilasi yang kita lakukan tanpa termometer? Terimakasih.
In reply to Chansyanah Diawati

Re: Diskusi Pertemuan 4.

by Ghina Salsabila -
Nama : Ghina Salsabila
NPM : 1913023024

Izin bertanya pada No soal 2.14 bagian C untuk mengetahui campuran apaa yang mendidih pada suhu 90 derajat , komponen apa yang terlebih dahulu kita tentukan untuk mengetahui campuran yang mendidih di suhu 90 derajat ?
In reply to Ghina Salsabila

Re: Diskusi Pertemuan 4.

by Deka Fitria -
Nama : Deka Fitria
NPM : 1913023002

Saya sependapat dengan saudari Ghina karna masih kesulitan dalam mengerjakan soal tersebut, dan soal 2.14 bagian e yaitu tentang menentukan komposisi campuran n-heksana dan n-heptana yang mendidih pada suhu 80 derajat?
In reply to Chansyanah Diawati

Re: Diskusi Pertemuan 4.

by Erliana Nurriza -
Nama: Erliana Nurriza
NPM: 1953023004
Izin bertanya, pada destilasi sederhana di dalam video, labu alas yang berisikan sampel diberi anti-bumping granules atau batu didih.
Apakah ada pengganti batu didih tersebut dari kehidupan sehari-hari dan adakah karakteristik tertentu untuk bisa dijadikan sebagai pengganti batu didih?
Terimakasih
In reply to Erliana Nurriza

Re: Diskusi Pertemuan 4.

by Ghina Salsabila -
Nama : Ghina Salsabila
NPM : 1913023024

Izin mencoba menjawab Batu didih Biasanya, batu didih terbuat dari bahan silika, kalsium karbonat, porselen, maupun karbon.
Batu didih sederhana bisa dibuat dari pecahan-pecahan kaca, keramik, maupun batu kapur, selama bahan-bahan itu tidak bisa larut dalam cairan yang dipanaskan.
In reply to Erliana Nurriza

Re: Diskusi Pertemuan 4.

by Nurul Fauziah -
Izin mencoba menjawab, dari literatur yang saya baca karakteristik dari batu didih ini yaitu bentuknya kecil, tidak rata dan berpori, jika ingin menggunakan batu didih untuk destilasi menggunakan bahan seadanya di kehidupan sehari-hari dapat menggunakan penganti seperti pecahan keramik atau batu kapur selama bahan pengganti tersebut tidak larut dan bercampur dengan cairan yang sedang dipanaskan.
In reply to Nurul Fauziah

Re: Diskusi Pertemuan 4.

by Wayan Lusi Oktaviana -
Saya setuju dengan pendapat dari Nurul Fauziah, kita dapat menggunakkan batu didih yang ada disekitar kita berupa pecahan keramik ataupun kaca
In reply to Erliana Nurriza

Re: Diskusi Pertemuan 4.

by Wenda Yozarima -
Nama : Wenda Yozarima
NPM : 1913023008

Izin menjawab, pengganti batu didih dalam kehidupan sehari-hari atau batu didih sederhana bisa dibuat dari pecahan-pecahan kaca, keramik maupun batu kapur selama bahan-bahan itu tidak bisa larut dalam air yang dipanaskan.
batu didih itu sendiri adalah benda yang kecil, bentuknya tidak rata, dan berpori, yang biasanya dimasukkan ke dalam cairan yang sedang dipanaskan titik biasanya batu didih terbuat dari bahan silika, kalsium karbonat, porselen, maupun karbon.
fungsi penambahan batu didih adalah untuk meratakan panas sehingga panas menjadi homogen pada seluruh bagian larutan dan untuk menghindari titik lewat didih pada larutan tersebut. Pori-pori dalam batu didih akan membantu penangkapan udara pada larutan dan melepaskannya ke permukaan. Tanpa batu didih, maka larutan yang dipanaskan akan menjadi superheated pada bagian tertentu, lalu tiba-tiba akan mengeluarkan uap panas yang bisa menimbulkan letupan atau ledakan (bumping).
In reply to Wenda Yozarima

Re: Diskusi Pertemuan 4.

by Eva Erlanda -
Nama : Eva Erlanda
NPM : 1953023006

Saya sependapat dengan wenda, batu didih yaitu benda yang kecil, bentuknya tidak rata, dan berpori, yang biasanya dimasukkan ke dalam cairan yang sedang dipanaskan, biasanya batu didih terbuat dari bahan silika, kalsium karbonat, porselen, maupun karbon.

untuk destilasi menggunakan bahan seadanya di kehidupan sehari-hari dapat menggunakan penganti seperti pecahan keramik atau batu kapur selama bahan pengganti tersebut tidak larut dan bercampur dengan cairan yang sedang dipanaskan.
In reply to Erliana Nurriza

Re: Diskusi Pertemuan 4.

by Audy Tya -
Nama : Audytya
Npm : 1953023002
Izin menjawab
Batu didih adalah benda yang kecil, bentuknya tidak rata, dan berpori, yang biasanya dimasukkan ke dalam cairan yang sedang dipanaskan titik biasanya batu didih terbuat dari bahan silika, kalsium karbonat, porselen, maupun karbon.
pengganti batu didih dalam kehidupan sehari-hari atau batu didih sederhana bisa dibuat dari pecahan-pecahan kaca, keramik maupun batu kapur selama bahan-bahan itu tidak bisa larut dalam air yang dipanaskan.
In reply to Chansyanah Diawati

Re: Diskusi Pertemuan 4.

by Nicky Tamara Ilmi -
Nama: Nicky Tamara Ilmi
NPM: 1913023004

Izin bertanya, saya kurang mengerti pada nomor 2.14 D, n-heptana mendidih pada suhu 98 celsius. untuk mengetahui komposisi campuran n-pentana dan n-oktana apakah kita harus mencari tekanan masing masing pada suhu 98 celsius?, kemudian untuk mencari komposisinya, untuk jumlah total apakah jumlah ketiga senyawa dijumlahkan atau hanya n-pentana dan n-oktana?

terimakasih
In reply to Chansyanah Diawati

Re: Diskusi Pertemuan 4.

by Indah Tri Kartika -
Nama : Indah Tri Kartika
Npm : 1913023026
Izin bertanya pada video percobaan, untuk fungsi dari batu didih tersebut bagaimana? jika kita tidak menggunakan batu didih dalam memanaskan sample apa yang akan terjadi?
In reply to Indah Tri Kartika

Re: Diskusi Pertemuan 4.

by Erliana Nurriza -
Nama: Erliana Nurriza
NPM: 1953023004
Izin menjawab, fungsi dari batu didih tersebut yaitu untuk meratakan panas sehingga panas menjadi homogen pada seluruh bagjan larutan dan untuk menghindari titik lewat didih. Pori-pori dalam batu didih akan membantu penangkapan udara pada larutan dan melepaskannya ke permukaan larutan (ini akan menyebabkan timbulnya gelembung-gelembung kecil pada batu didih). 

Jjika kita tidak menggunakan batu didih dalam memanaskan sample, maka larutan yang dipanaskan akan menjadi superheated pada bagian tertentu, lalu tiba-tiba akan mengeluarkan uap panas yang bisa menimbulkan letupan/ledakan (bumping). Batu didih tidak boleh dimasukkan pada saat larutan akan mencapai titik didihnya. Jika batu didih dimasukkan pada larutan yang sudah hampir mendidih, maka akan terbentuk uap panas dalam jumlah yang besar secara tiba-tiba. Hal ini bisa menyebabkan ledakan ataupun ke bakaran. Jadi, batu didih harus dimasuklan ke dalam cairan sebelum cairan itu mulai dipanaskan.
In reply to Indah Tri Kartika

Re: Diskusi Pertemuan 4.

by Nicky Tamara Ilmi -
Nama: Nicky Tamara Ilmi
NPM: 1913023004
Fungsi penambahan batu didih ada 2, yaitu:
1. Untuk meratakan panas sehingga panas menjadi homogen pada seluruh bagian larutan.
2. Untuk menghindari titik lewat didih.

Pori-pori dalam batu didih akan membantu penangkapan udara pada larutan dan melepaskannya ke permukaan larutan (ini akan menyebabkan timbulnya gelembung-gelembung kecil pada batu didih). Tanpa batu didih, maka larutan yang dipanaskan akan menjadi superheated pada bagian tertentu, lalu tiba-tiba akan mengeluarkan uap panas yang bisa menimbulkan letupan/ledakan (bumping).
In reply to Indah Tri Kartika

Re: Diskusi Pertemuan 4.

by Nurul Fauziah -
Nama : Nurul Fauziah
NPM : 1913023012
Fungsinya batu didih adalah untuk meratakan panas pada sistem yang kita panaskan agar merata, sehingga menghindari terjadinya superheated atau titik didih yang lewat pada bagian tertentu yang terkadang dapat menimbulkan ledakan.
Sebaiknya menggunakan batu didih pengganti yang ada di sekitar, seperti pecahan keramik atau batu kapur untuk memaksimalkan destilasi yang dilakukan.
In reply to Indah Tri Kartika

Re: Diskusi Pertemuan 4.

by Wayan Lusi Oktaviana -
Nama : Wayan Lusi Oktaviana
NPM : 1913023016
Mohon izin mencoba menjawab, fungsi batu didih tersebut adalah untuk mengantisipasi terjadinya overflow atau campuran yang didistilasi mendidih dengan hebat yang dapat menyebabkan hasil distilasinya menjadi kurang tepat jika bukan hanya uapnya yang menuju ke rongga distilasi.
In reply to Indah Tri Kartika

Re: Diskusi Pertemuan 4.

by Jenia Hendiska -
Nama : jenia Hendiska
Npm : 1913023038
Izin menjawab, fungs dari batu didih tersebut yaitu untuk meratakan panas sehingga panas menjadi homogen pada seluruh bagjan larutan dan untuk menghindari titik lewat didih.
Pori-pori dalam batu didih akan membantu penangkapan udara pada larutan dan melepaskannya ke permukaan larutan (ini akan menyebabkan timbulnya gelembung-gelembung kecil pada batu didih). Tanpa batu didih, maka larutan yang dipanaskan akan menjadi superheated pada bagian tertentu, lalu tiba-tiba akan mengeluarkan uap panas yang bisa menimbulkan letupan/ledakan (bumping).
In reply to Indah Tri Kartika

Re: Diskusi Pertemuan 4.

by Ghina Salsabila -
Nama : Ghina Salsabila
NPM : 1913023024

Izin menjawab
Fungsi penambahan batu didih yaitu:
Untuk meratakan panas sehingga panas menjadi homogen pada seluruh bagian larutan. Dan Untuk menghindari titik lewat didih. Pori-pori dalam batu didih akan membantu penangkapan udara pada larutan dan melepaskannya ke permukaan larutan (ini akan menyebabkan timbulnya gelembung-gelembung kecil pada batu didih).

Tanpa batu didih, maka larutan yang dipanaskan akan menjadi superheated pada bagian tertentu, lalu tiba-tiba akan mengeluarkan uap panas yang bisa menimbulkan letupan
In reply to Indah Tri Kartika

Re: Diskusi Pertemuan 4.

by Devi Rosmita -
Nama : Devi rosmita
NPM : 1913023006.
Izin menjawab, menurut literatur yang saya baca batu didih berfungsi untuk Untuk meratakan panas sehingga panas menjadi homogen pada seluruh bagian larutan dan untuk menghindari titik lewat didih.Tanpa batu didih, maka larutan yang dipanaskan akan menjadi superheated pada bagian tertentu, lalu tiba-tiba akan mengeluarkan uap panas yang bisa menimbulkan letupan/ledakan (bumping)
In reply to Indah Tri Kartika

Re: Diskusi Pertemuan 4.

by Reni Widi Astuti -
Nama : Reni Widi Astuti
NPM : 1913023034
Izin menjawab berdasarkan sumber yang saya baca Fungsi penambahan batu didih antara lain untuk menpercepat proses pendidihan dengan menahan tekanan atau menekan gelembung panas pada sampel serta menyebarkan pada ke seluruh bagian sampel.
Pori-pori dalam batu didih akan membantu penangkapan udara pada larutan dan melepaskannya ke permukaan larutan (ini yang menyebabkan timbulnya gelembung-gelembung kecil pada batu didih). Tannpa batu didih, maka larutan yang dipanaskan akan menjadi superheated pada bagian tertentu, lalu tiba-tiba akan mengeluarkan uap panas yang bisa menimbulkan letupan atau ledakan.
In reply to Indah Tri Kartika

Re: Diskusi Pertemuan 4.

by Wenda Yozarima -
Nama : Wenda Yozarima
NPM : 1913023008

Izin menjawab, fungsi penambahan batu didih adalah untuk meratakan panas sehingga panas menjadi homogen pada seluruh bagian larutan dan untuk menghindari titik lewat didih pada larutan tersebut. Pori-pori dalam batu didih akan membantu penangkapan udara pada larutan dan melepaskannya ke permukaan. Tanpa batu didih, maka larutan yang dipanaskan akan menjadi superheated pada bagian tertentu, lalu tiba-tiba akan mengeluarkan uap panas yang bisa menimbulkan letupan atau ledakan (bumping).
Batu didih tidak boleh dimasukkan pada saat larutan akan mencapai titik didihnya. Jika batu didih dimasukkan pada larutan yang sudah hampir mendidih, maka akan terbentuk uap panas dalam jumlah yang besar secara tiba-tiba. Hal ini bisa menyebabkan ledakan atau kebakaran titik jadi, batu didih harus dimasukkan kedalam cairan sebelum cairan itu mulai dipanaskan
In reply to Indah Tri Kartika

Re: Diskusi Pertemuan 4.

by Sabrina Rizkya Susana -
Nama : Sabrina Rizkya
NPM : 1913023032

izin menjawab, fungsi penambahan batu didih yaitu untuk mempercepat proses pendidihan dengan menahan tekanan atau menekan gelembung panas pada sampel dan untuk meratakan panas sehingga panas menjadi homogen pada seluruh bagian larutan.

Jika tidak menggunakan batu didih, maka larutan yang dipanaskan akan menjadi superheated dan akan mengeluarkan uap panas yang bisa menimbulkan letupan atau ledakan.
In reply to Indah Tri Kartika

Re: Diskusi Pertemuan 4.

by Warda Sukmawati -
nama :Warda Sukmawati
NPM :1713023003

fungsi batu didih yaitu untuk meratakan panas dan menghindari titik lewat didih jika tidak mengunakan batu didih maka akan terjadi ledakan.
In reply to Indah Tri Kartika

Re: Diskusi Pertemuan 4.

by Eva Erlanda -
Nama : Eva Erlanda
NPM : 1953023006

Izin menjawab, fungsi penambahan batu didih yaitu untuk meratakan panas pada sistem yang kita panaskan agar merata, sehingga panas menjadi homogen pada seluruh bagian larutan, dan untuk menghindari terjadinya superheated atau titik lewat didih. Pori-pori dalam batu didih akan membantu penangkapan udara pada larutan dan melepaskannya ke permukaan larutan (ini akan menyebabkan timbulnya gelembung-gelembung kecil pada batu didih).
In reply to Indah Tri Kartika

Re: Diskusi Pertemuan 4.

by Audy Tya -
Nama : Audytya
Npm : 1953023002
Izin menjawab
Fungsinya batu didih adalah untuk meratakan panas pada sistem yang kita panaskan agar merata, sehingga menghindari terjadinya superheated atau titik didih yang lewat pada bagian tertentu yang terkadang dapat menimbulkan ledakan. Jika tidak menggunakan batu didih, maka larutan yang dipanaskan akan menjadi superheated pada bagian tertentu, lalu tiba-tiba akan mengeluarkan uap panas yang bisa menimbulkan letupan/ledakan (bumping).
In reply to Chansyanah Diawati

Re: Diskusi Pertemuan 4.

by Mutiara Khoirunnisa -
Nama : Mutiara Khoirunnisa
NPM : 1713023007

Izin bertanya, bagaimana keadaaan suhu yang terdapat pada kolom fraksionasi dalam pemisahan komponen yang bercampur ? Terimakasih