Forum Diskusi Pertemuan 6

Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by I Wayan Distrik -
Number of replies: 90

Anda wajib menjawab paling sedikit 1 pertanyaan kawan sejawat

In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Luh Devi Agustiani -
Nama: Luh Devi Agustiani
Npm: 2613022039
Saya akan menjawab pertanyaan Kaila Dwi Febriani. 
1. Bagaimana mekanisme terjadinya efek rumah kaca secara alami,dan apa dampaknya jika kadar gas rumah kaca di atmosfer mengalir berlebihan?
jawaban: Efek rumah kaca secara alami terjadi ketika radiasi sinar matahari menembus atmosfer dan diserap oleh permukaan Bumi untuk menghangatkannya. Bumi kemudian memancarkan kembali energi tersebut dalam bentuk radiasi inframerah (panas) ke atmosfer. Gas-gas rumah kaca alami—seperti uap air, karbon dioksida, dan metana—menyerap serta memancarkan kembali sebagian panas tersebut ke permukaan Bumi, sehingga suhu planet tetap stabil dan hangat untuk mendukung kehidupan.
​Namun, jika kadar gas rumah kaca di atmosfer meningkat secara berlebihan akibat aktivitas manusia, panas yang terperangkap menjadi terlalu banyak dan memicu pemanasan global. Hal ini berdampak buruk pada kestabilan planet, menyebabkan perubahan iklim ekstrem, pencairan es di wilayah kutub, kenaikan permukaan air laut yang mengancam kawasan pesisir, hingga terganggunya ekosistem dan ketahanan pangan akibat kegagalan panen.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Farros Pramudya Milky -
Nama: Farros Pramudya Milky
NPM:2613022003
Saya akan menjawab pertanyaan dari Luh Devi Agustiani(2613022039)
Apakah Global Warming hanya memiliki dampak negatif saja? atau ada dampak positifnya
Jawaban:sebagian besar dampak global warming negatif dan jauh lebih besar dari sisi manfaatnya, tapi memang ada beberapa efek yang bisa dianggap "menguntungkan" dalam konteks tertentu, meski manfaatnya biasanya lokal, sementara, dan kalah jauh dibanding kerugiannya secara global.
Beberapa "dampak positif" yang sering disebut (dengan catatan penting):
Musim tanam lebih panjang di wilayah lintang tinggi — Negara seperti Kanada, Rusia bagian utara berpotensi punya lahan pertanian lebih luas karena tanah yang tadinya beku mencair.
Rute pelayaran baru — Mencairnya es Arktik membuka jalur pelayaran yang lebih pendek antara Asia-Eropa (Jalur Laut Utara), memangkas waktu dan biaya transportasi.
Penurunan kematian akibat cuaca dingin ekstrem — Di beberapa wilayah beriklim dingin, musim dingin yang lebih hangat menurunkan angka kematian terkait hipotermia.
Efek pemupukan CO₂ — Kadar CO₂ lebih tinggi bisa meningkatkan laju fotosintesis sejumlah tanaman dalam kondisi terkontrol (meski efek ini sering dibatalkan oleh cekaman panas dan kekeringan).
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Erwin Dwitrajaya -
NAMA:ERWIN DWITRAJAYA
NPM:2613022081

PERTANYAAN TEMAN SEJAWAT:
NAMA:KAILA DWI FEBRIANI
NPM:2613022074
Bagaimana mekanisme terjadinya efek rumah kaca secara alami,dan apa dampaknya jika kadar gas rumah kaca di atmosfer mengalir berlebihan?
Jawaban:Sinar matahari masuk:cahaya matahari menembus atmosfer dan menghangatkan bumi.
Pemantulan panas:permukaan bumi menyerap sebagian panas dan memantulkannya kembali ke angkasa sebagai radiasi gelombang panjang atau inframerah.
Perangkap gas: Sebagian radiasi panas ini ditahan dan dipantulkan kembali ke permukaan Bumi oleh gas rumah kaca alami (seperti uap air, karbon dioksida, dan metana).
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Nabila Gania Arrifa -
Nama:Nabila Gania Arrifa
Npm:2613022011
Saya menjawab pertanyaan REMA OKTAVIANI
PERTANYAAN NYA: Apa dampak jangka panjang bagi kehidupan jika rasio Nitrogen (78%) dan Oksigen (21%) di atmosfer bergeser secara signifikan?

Izin menjawab pertanyaan ini:
Jika rasio nitrogen (78%) dan oksigen (21%) di atmosfer bergeser secara signifikan, dampaknya dalam jangka panjang dapat mengganggu kehidupan di Bumi. Penurunan kadar oksigen dapat menghambat proses respirasi manusia, hewan, dan organisme lain, sedangkan peningkatan oksigen dapat meningkatkan risiko terjadinya pembakaran dan kebakaran. Perubahan kadar nitrogen juga dapat mengganggu siklus nitrogen yang penting bagi pertumbuhan tumbuhan serta pembentukan protein dan DNA. Akibatnya, keseimbangan ekosistem, rantai makanan, dan keanekaragaman hayati dapat terganggu sehingga kestabilan kehidupan di Bumi ikut terpengaruh.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Dinda Sekar Ayu -
Nama : Dinda Sekar Ayu
NPM : 2613022020
Saya akan menjawab pertanyaan dari Nazwa Nurul fadila.
Kalau 78% atmosfer terdiri dari 1.nitrogen dan 21% oksigen, sementara CO₂ jumlahnya sangat kecil, kenapa perubahan kecil pada konsentrasi CO₂ bisa berdampak besar terhadap iklim Bumi?
Jawaban : Karena pengaruh gas terhadap iklim tidak ditentukan hanya oleh jumlahnya, tetapi juga oleh sifat kimianya dalam menyerap dan memancarkan radiasi inframerah. Nitrogen dan oksigen memang jauh lebih banyak di atmosfer, tetapi keduanya hampir tidak menyerap radiasi inframerah yang penting dalam efek rumah kaca. Sebaliknya, CO₂ merupakan gas rumah kaca yang mampu menyerap dan memancarkan kembali radiasi inframerah, sehingga dapat menahan sebagian panas di atmosfer. Jadi, walaupun jumlah CO₂ relatif kecil, perubahan konsentrasinya dapat mengubah keseimbangan energi Bumi, sehingga memengaruhi suhu dan sistem iklim secara keseluruhan.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by LIDIA AULIA -
NAMA :LIDIA AULIA
NPM : 2613022038
Saya akan menjawab pertanyaan dari erwin dwitrajaya :
Lubang ozon Antartika parah karena suhu stratosfer yang sangat dingin dan vorteks kutub yang stabil menciptakan kondisi ideal bagi reaksi kimia heterogen. Arktik jarang memenuhi kondisi ini.Perbedaannya murni karena meteorologi, bukan kimia. Reaksi kimianya sama di kedua kutub, tetapi hanya Antartika yang memenuhi syarat untuk menjalankannya secara masif.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Desvita Awalunnisa -
Desvita Awalunnisa_2613022049 menjawab pertanyaan dari Luh Devi Agustiani pertanyaan nya adalah
1. Apakah Global Warming hanya memiliki dampak negatif saja? atau ada dampak positifnya
jawaban nya adalah
1. Ada dampak positif nya namun lebih banyak dampak negatif nya.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Mayang Sari -
Nama:Mayang Sari
npm:2613022010
answer for dyah ravika(21)
Ozone depletion does not occur evenly because it is influenced by differences in temperature, atmospheric circulation, seasons, and sunlight intensity in different regions. Although ozone-depleting substances such as CFCs can spread throughout the atmosphere, certain conditions can cause ozone destruction to occur more rapidly in particular regions, especially in Antarctica.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Sahla Rizqiah -
Nama : Sahla Rizqiah
NMP : 2613022014
saya akan menjawab pertanyaan
Presia dea venti
Karena gas hanya menyerap inframerah jika molekulnya bisa "digetarkan" oleh gelombang inframerah, dan itu hanya terjadi pada molekul yang muatan listriknya tidak simetris.
Energi foton inframerah pas dengan energi getaran ikatan antaratom dalam molekul. Tapi agar molekul bisa menyerapnya, getaran itu harus mengubah momen dipol molekul (distribusi muatan positif dan negatifnya).
N₂ dan O₂ terdiri dari dua atom yang sama (diatomik homonuklir). Muatannya selalu simetris, sehingga saat bergetar tidak ada perubahan momen dipol. Akibatnya inframerah "lewat begitu saja". Mereka hanya menyerap energi yang jauh lebih tinggi, seperti sinar UV.
CO₂ memang berbentuk lurus dan simetris, tetapi saat bergetar (ikatan meregang tidak simetris atau menekuk), muatannya jadi tidak seimbang. Perubahan dipol inilah yang menyerap inframerah.
H₂O dan CH₄ bentuknya tidak simetris atau punya banyak ikatan, sehingga punya banyak mode getaran yang bisa menyerap inframerah.
Setelah menyerap, gas rumah kaca memancarkan kembali energi itu ke segala arah, termasuk kembali ke permukaan bumi. Itulah yang menghangatkan bumi.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Luh Devi Agustiani -
Nama: Luh Devi Agustiani
Npm: 2613022039
Saya akan menjawab pertanyaan dari Erwin Dwitrajaya.
pertanyaannya:
1. Fenomena lubang ozon(ozone hole) terjadi secara musiman dan sangat parah di antartika(kutub selatan) di bandingkan di arktik(kutub utara).analisis faktor meteorologi dan kimia heterogen yang mendasari perbedaan ekstrem ini adalah?

Jawabannya:
Perbedaan ekstrem ini disebabkan oleh kombinasi dinamika atmosfer yang terisolasi dan suhu yang jauh lebih dingin di Antartika. Geografi Antartika yang dikelilingi samudera luas membentuk pusaran angin kutub (polar vortex) yang sangat kuat, stabil, dan terisolasi dari udara hangat, sehingga suhu stratosfernya turun drastis hingga di bawah -78^\circ\text{C}. Suhu ekstrem ini memicu pembentukan Awan Stratosfer Kutub (Polar Stratospheric Clouds/PSC) secara melimpah. Permukaan kristal es PSC bertindak sebagai tempat berlangsungnya reaksi kimia heterogen yang mengubah senyawa klorin inaktif menjadi gas klorin reaktif. Saat sinar matahari muncul di musim semi, sinar UV memecah gas klorin tersebut menjadi radikal bebas yang dengan cepat menghancurkan molekul ozon secara massal. Sebaliknya di Arktik, topografi daratan dan pegunungan memicu gelombang atmosfer yang mengganggu kestabilan polar vortex, membuat suhunya lebih hangat dan pembentukan PSC sangat terbatas, sehingga penipisan ozon jauh lebih ringan.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Erwin Dwitrajaya -
NAMA:ERWIN DWITRAJAYA
NPM:2613022081

MENJAWAB PERTANYAAN TEMAN SEJAWAT:
NAMA:Dyah Ravika
NPM:2613022021

Why does ozone layer depletion not occur at the same rate in every region, even though ozone depleting substances can spread through the atmosphere?
Jawaban: Ozone layer depletion does not occur uniformly because its destruction requires specific atmospheric conditions—primarily extreme cold, isolated air masses, and sunlight—which are not present everywhere. While ozone-depleting substances (ODSs) like CFCs do mix globally throughout the lower atmosphere, the chemical reactions that turn them into active ozone killers are heavily dependent on regional weather and geography.
1.The polar vortex
2. Extreme Cold and Polar Stratospheric Clouds (PSCs)
3. The Arrival of Sunlight
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Dyah Ravika Sary -
Nama : Dyah Ravika Sary
NPM : 2613022021
I will answer Mayang’s (10) question.
Transitioning to natural refrigerants and utilizing new generation environmentally friendly cooling technologies.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Nabila Gania Arrifa -
Nama:Nabila Gania Arrifa
Npm:2613022011
Izin kan saya menjawab pertanyaan Dyah Ravika Sary
pertanyaan nya:
Why does ozone layer depletion not occur at the same rate in every region, even though ozone depleting substances can spread through the atmosphere?

jawabannya :
Penipisan lapisan ozon tidak terjadi dengan laju yang sama di setiap wilayah karena penyebaran zat perusak ozon dipengaruhi oleh pola angin dan sirkulasi atmosfer, sementara proses penghancuran ozon membutuhkan kondisi tertentu. Di wilayah kutub, terutama Antarktika, suhu atmosfer yang sangat rendah dapat membentuk awan stratosfer kutub yang membantu mengubah zat seperti CFC menjadi bentuk yang sangat reaktif, sehingga penghancuran ozon berlangsung lebih cepat. Selain itu, kondisi sinar matahari dan sirkulasi atmosfer di setiap wilayah berbeda, sehingga tingkat penipisan ozon juga tidak sama.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Dinda Sekar Ayu -
Nama : Dinda Sekar Ayu
NPM : 2613022020
Saya akan menjawab pertanyaan dari Dyah Ravika Sary , izin menggunakan bahasa Indonesia
Why does ozone layer depletion not occur at the same rate in every region, even though ozone depleting substances can spread through the atmosphere?
Penipisan ozon tidak terjadi dengan laju yang sama karena setiap wilayah memiliki suhu, sirkulasi atmosfer, dan kondisi kimia yang berbeda. Contohnya, di Antartika suhu yang sangat rendah dan terbentuknya awan stratosfer kutub dapat mempercepat reaksi kimia yang menghancurkan ozon. Jadi, meskipun zat perusak ozon menyebar ke seluruh atmosfer, dampaknya tidak sama di setiap wilayah.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by M. ADLI FAZA -
Nama: M. ADLI FAZA
Npm: 2613022056

Saya akan menjawab pertanyaan anzil auliana

1jika bumi tidak mempunyai gas rumah kaca, apakah bumi jadi terlalu panas atau justru jadi sangat dingin?
jawaban: suhu bumi akan menjadi dingin kurang dari 20 derajat celcius menyebabkan bumi menjadi dingin dan dapat membeku.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Deca Amelsa -
Nama: Deca Amelsa
NPM: 2613022001
saya akan menjawab pertanyaan Anzil Auliana
jika bumi tidak mempunyai gas rumah kaca, apakah bumi jadi terlalu panas atau justru jadi sangat dingin?
Jawab:
Bumi akan menjadi sangat dingin hingga rata-rata mencapai -18°C atau bahkan lebih rendah, sehingga seluruh air akan membeku dan berubah menjadi bola es

Gas rumah kaca (seperti karbondioksida, metana, dan uap air) bekerja seperti selimut alami. Gas ini menyerap dan memantulkan kembali panas matahari yang dipantulkan oleh permukaan Bumi

Tanpa adanya gas-gas tersebut, panas dari matahari yang diterima Bumi akan langsung lepas bebas kembali ke luar angkasa tanpa ada yang terperangkap di atmosfer.Suhu rata-rata Bumi saat ini yang nyaman (sekitar 15°C) akan anjlok drastis sekitar 33°C. Akibatnya, makhluk hidup seperti tumbuhan, hewan, dan manusia tidak akan bisa bertahan hidup.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by LIDIA AULIA -
NAMA : LIDIA AULIA
NPM : 2613022038
saya akan menjawab pertanyaan dari dyah ravika sary (21) :
Because ODSs spread everywhere, but ozone destruction only runs fast where specific conditions are met. The chlorine is global; the chemistry that activates it is local.severe seasonal loss (over 90% at 14-20 km) over Antarctica, milder and variable loss over the Arctic, and only a few percent of thinning at mid-latitudes, partly from vortex air diluting outward after breakup.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by 2613022074 2613022074 -
Nama : Dyah Ravika Sary
NPM : 2613022021
Why does ozone layer depletion not occur at the same rate in every region, even though ozone depleting substances can spread through the atmosphere?
Kaila dwi febriyani_2613022074
Menjawab pertanyaan
English

Ozone depletion varies because:

1. Temperature: Polar regions (especially Antarctica) are far colder, forming polar stratospheric clouds that speed up ozone destruction.

2. Polar vortex: Winds trap cold air and chemicals at the poles, keeping reactions concentrated.

3. Sunlight: Spring sunlight triggers rapid ozone loss; poles have extreme seasonal light differences.

4. Distribution: Substances do not spread evenly — circulation concentrates them more
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Farros Pramudya Milky -
Nama: Farros Pramudya Milky
NPM:2613022003
Saya akan menjawab pertanyaan dari nabila ghania arrifa(2613022011)
Mengapa karbon dioksida (CO₂), metana (CH₄), dan dinitrogen oksida (N₂O) memiliki pengaruh berbeda terhadap pemanasan atmosfer?
Jawaban:
1.Kekuatan menyerap radiasi (per molekul)
Setiap gas punya struktur molekul berbeda, sehingga menyerap radiasi inframerah pada panjang gelombang dan intensitas yang berbeda pula.
CH₄ menyerap radiasi inframerah jauh lebih efektif daripada CO₂ — per molekul, kemampuannya sekitar 25–30 kali lebih kuat.
N₂O bahkan lebih kuat lagi, sekitar 265–300 kali lipat CO₂ per molekul.
2. Umur (masa tinggal) di atmosfer
CO₂ bisa bertahan ratusan hingga ribuan tahun di atmosfer sebelum diserap sepenuhnya oleh laut, tanah, atau tumbuhan.
CH₄ punya umur jauh lebih pendek, sekitar 12 tahun, karena terurai melalui reaksi kimia di atmosfer.
N₂O bertahan sekitar 114 tahun.
Karena itu, dampak pemanasan tiap gas diukur dengan Global Warming Potential (GWP) — indeks yang membandingkan efek pemanasan suatu gas terhadap CO₂ dalam rentang waktu tertentu (biasanya 100 tahun).
3.Konsentrasi di atmosfer
Meskipun CH₄ dan N₂O jauh lebih kuat per molekul, konsentrasinya di atmosfer jauh lebih rendah dibanding CO₂:
CO₂: ~420 ppm
CH₄: ~1,9 ppm
N₂O: ~0,33 ppm
Karena itu, secara total (agregat), CO₂ tetap menjadi penyumbang pemanasan global terbesar — bukan karena paling kuat per molekul, tapi karena jumlahnya jauh lebih banyak dan terus meningkat akibat aktivitas manusia (pembakaran bahan bakar fosil).
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Anzil Auliana -
NAMA:ANZIL AULIANA
NPM:2613022060
saya akan menjawab pertanyaan Riska Melisa
Mengapa kerusakan ozon paling signifikan terjadi di wilayah kutub, padahal sumber CFC tersebar di seluruh dunia?
jawaban:
kerusakan ozon paling signifikan terjadi di wilayah kutub bukan karena sumber CFC lebih banyak di daerah tersebut, tetapi karena kondisi atmosfer di kutub sangat mendukung terjadinya penghancuran ozon. CFC yang berasal dari berbagai wilayah di dunia dapat terbawa ke stratosfer dan kemudian mencapai daerah kutub. Suhu yang sangat rendah di stratosfer kutub menyebabkan terbentuknya awan stratosfer kutub yang membantu mengubah senyawa klorin dari CFC menjadi bentuk yang lebih reaktif. Ketika sinar Matahari kembali pada musim semi setelah periode musim dingin, klorin tersebut menjadi aktif dan dapat menghancurkan ozon melalui reaksi berantai. Selain itu, adanya pusaran udara kutub membantu mempertahankan dan mengonsentrasikan zat-zat tersebut di wilayah kutub. 
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Fauziyah Azzahra -
nama : Fauziyah Azzahra
npm : 2613022004
saya akan menjawab pertanyaan dari desvita awwalunisa
switching to clean energy, conserving electricity, and planting trees on a massive scale
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Dinda Sekar Ayu -
Nama : Dinda Sekar Ayu
NPM : 2613022020
Saya akan menjawab pertanyaan dari Deca Amelsa
Kenapa penipisan lapisan ozon disebut sebagai "lubang", padahal tidak ada lubang fisik di atmosfer?
jawaban : Disebut “lubang ozon” karena pada wilayah tertentu konsentrasi ozon turun sangat drastis, bukan karena ada lubang atau celah fisik di atmosfer. Istilah “lubang” digunakan untuk menggambarkan area dengan kadar ozon yang jauh lebih rendah dari normal, terutama di atas Antartika pada musim tertentu.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Nabila Gania Arrifa -
Nama:Nabila Gania Arrifa
Npm:2613022011
izinkan saya menjawab pertanyaan Luh Devi Agustiani
pertanyaan nya:
Apakah Global Warming hanya memiliki dampak negatif saja? atau ada dampak positifnya

jawabannya:
Global warming memiliki dampak yang sebagian dapat dianggap positif dalam kondisi tertentu, tetapi manfaat tersebut umumnya terbatas dan tidak sebanding dengan dampak negatifnya jika pemanasan berlangsung terus-menerus. Misalnya, peningkatan suhu dapat memperpanjang musim tanam di beberapa wilayah beriklim dingin, mengurangi kebutuhan pemanasan saat musim dingin, dan membuka jalur pelayaran baru di wilayah yang sebelumnya tertutup es. Namun, secara keseluruhan global warming dapat meningkatkan risiko gelombang panas, kekeringan, banjir, kenaikan permukaan laut, serta gangguan terhadap ekosistem dan pertanian. Jadi, global warming tidak hanya memiliki dampak negatif, tetapi dampak positifnya sangat bergantung pada wilayah dan kondisi tertentu serta tidak berarti pemanasan global secara keseluruhan menguntungkan.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by LIDIA AULIA -
NAMA : LIDIA AULIA
NPM : 2613022038
saya akan menjawab pertanyaan dari Luh Devi agustiani (39) :
Apakah Global Warming hanya memiliki dampak negatif saja? atau ada dampak positifnya:
Tidak hanya negatif, tetapi dampak negatifnya jauh lebih besar dan lebih luas. Sebagian dampak "positif" bersifat lokal, sementara, dan sering diimbangi kerugian di tempat lain.
Dampak yang bisa dianggap menguntungkan (terbatas dan regional)
Pertanian di lintang tinggi.
-Musim tanam lebih panjang di Kanada, Rusia utara, dan Skandinavia, sehingga beberapa tanaman bisa ditanam di area baru.
-Efek pemupukan CO₂. Kadar CO₂ lebih tinggi bisa meningkatkan fotosintesis beberapa tanaman (C3 seperti gandum dan padi), tetapi manfaat ini sering hilang karena kandungan nutrisi menurun, stres panas, dan kekeringan.
-Jalur pelayaran baru. Es Arktik yang mencair membuka rute laut utara yang lebih pendek dan akses ke sumber daya.
-Musim dingin lebih ringan.
-Kematian akibat cuaca dingin ekstrem dan biaya pemanas menurun di wilayah beriklim dingin.
-Pariwisata. Beberapa wilayah beriklim sedang mendapat musim wisata lebih panjang.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Fauziyah Azzahra -
nama : Fauziyah Azzahra
npm : 2613022094
saya akan menjawab pertanyaan dari Lidia Aulia
This is because solar energy travels via radiation; some of this energy can pass through the gaps between fabric fibers or be absorbed and then re-emitted onto your skin.
While clothing does act as a barrier, it does not provide 100% protection due to the nature of heat transfer.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Desvita Awalunnisa -
Desvita Awalunnisa_2913022049 menjawab pertanyaan dari kaila dwil febriani pertanyaan nya adalah
Bagaimana mekanisme terjadinya efek rumah kaca secara alami,dan apa dampaknya jika kadar gas rumah kaca di atmosfer mengalir berlebihan?
jawaban nya adalah
gas-gas di atmosfer menahan sebagian panas matahari yang di pantulkan oleh permukaan bumi sehinggga suhu bumi tetap hangat dan nyaman untuk ditinggali.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Dinda Sekar Ayu -
Nama : Dinda Sekar Ayu
NPM : 2613022020
Izin menjawab pertanyaan dari chintia angellina
pertanyaan : apa kah teknologi teknologi canggih dapat menjadi solusi mengatasi pemansan global
jawaban : Iya, teknologi canggih bisa menjadi salah satu solusi untuk mengatasi pemanasan global, tetapi tidak bisa menjadi satu-satunya solusi. Contohnya adalah teknologi energi surya dan angin untuk mengurangi penggunaan bahan bakar fosil, kendaraan listrik, teknologi penangkapan karbon (carbon capture), serta sistem yang membuat penggunaan energi lebih efisien.
Namun, teknologi juga tetap membutuhkan perubahan kebijakan, pengurangan emisi, dan perubahan pola penggunaan energi. Jadi, teknologi lebih tepat dianggap sebagai alat untuk membantu mengurangi pemanasan global, bukan solusi tunggal.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by 2613022074 2613022074 -
Nama: Luh Devi Agustiani
Npm: 2613022039
Pertanyaan saya: Apakah Global Warming hanya memiliki dampak negatif saja? atau ada dampak positifnya
Kaila dwi febriyani_2613022074
Menjawab pertanyaan
Jawaban Singkat:

Tidak, pemanasan global tidak hanya berdampak negatif, ada juga dampak positifnya, meskipun jauh lebih sedikit dan manfaatnya tidak sebanding dengan kerugiannya.

Dampak Positif:

• Musim tanam lebih panjang di daerah beriklim dingin → hasil tani meningkat

• Pertumbuhan tumbuhan lebih cepat karena kadar CO₂ udara bertambah

• Lebih mudah diakses wilayah kutub untuk penelitian & sumber daya alam

• Biaya pemanas ruangan menurun di daerah yang bersuhu rendah
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by mentari may handayani -
nama : mentari may handayani
npm : 2613022076
izin saya akan menjawab pertanyaan
Riska Melisa
Mengapa kerusakan ozon paling signifikan terjadi di wilayah kutub, padahal sumber CFC tersebar di seluruh dunia?
jawabanny karena dipicu oleh kondisi meteorologi ekstrem yang unik, yaitu suhu sangat dingin dan pusaran angin kuat (polar vortex), yang menciptakan Awan Stratosfer Kutub (Polar Stratospheric Clouds/PSCs).
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Erwin Dwitrajaya -
NAMA:ERWIN DWITRAJAYA
NPM:2613022081

MENJAWAB PERTANYAAN TEMAN SEJAWAT:
NAMA:Luh Devi Agustiani
NPM:26130222039

Apakah Global Warming hanya memiliki dampak negatif saja? atau ada dampak positifnya.
Jawaban:Global Warming tidak hanya memiliki dampak negatif saja,tetapi ada dampak positifnya,contohnya:
1.Pembukaan rute pelayaran baru di arktik
2.Peningkatan Hasil pertanian di wilayah dingin.
3.Penurunan kematian akibat musim dingin yang ekstrem.
4.efek fertilisasi karbon dioksida
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Naswa Nurul Fadilah -
NAMA: NASWA NURUL FADILAH
NPM : 2613022053
Izin menjawab pertanyaan dari Luh Devi Agustiani

pertanyaannya:
Apakah Global Warming hanya memiliki dampak negatif saja? atau ada dampak positifnya

jawabannya:
Pemanasan global tidak selalu membawa dampak negatif dalam segala situasi. Ada beberapa dampak yang dapat dianggap positif seperti musim tanam yang lebih panjang di wilayah tertentu atau berkurangnya kebutuhan pemanas ruangan selama musim dingin. Namun, manfaat-manfaat ini terbatas dan bervariasi antarwilayah, sehingga tidak dapat dijadikan dasar untuk menyatakan bahwa pemasan global memberikan manfaat secara keseluruhan.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Mayang Sari -
Nama:Mayang sari
npm:2613022010
saya akan menjawab pertanyaan Naswa(53)
Perubahan kecil pada konsentrasi karbon dioksida berdampak besar terhadap iklim karena molekul ini bersifat aktif secara radiasi inframerah, sedangkan nitrogen dan oksigen tidak merespons panas bumi dengan cara yang sama.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Luh Devi Agustiani -
Nama: Luh Devi Agustiani
Npm: 2613022039
Izin saya menjawab pertanyaan Deca Amelsa.
pertanyaannya:
1. Kenapa penipisan lapisan ozon disebut sebagai "lubang", padahal tidak ada lubang fisik di atmosfer?

Jawabannya:
Istilah "lubang ozon" digunakan sebagai metafora visual untuk menggambarkan area di stratosfer yang mengalami penipisan konsentrasi gas ozon O3 secara drastis, bukan berarti ada udara yang bolong secara fisik. Secara ilmiah, ilmuwan menetapkan bahwa area di mana ketebalan ozon turun drastis di bawah ambang batas 220 Dobson Unit (DU) dikategorikan sebagai "lubang". Ketika data satelit dipetakan ke dalam peta warna, wilayah Antartika dengan konsentrasi ozon sangat rendah ini tampak seperti cekungan atau lingkaran berwarna ungu tua yang kontras di tengah area sekitarnya, sehingga bentuk visual pada citra peta itulah yang memicu sebutan "lubang ozon".
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Nabila Gania Arrifa -
Nama:Nabila Gania Arrifa
Npm:2613022011
izin menjawab pertanyaan Erwin Dwitrajaya
pertanyaan nya:
Fenomena lubang ozon(ozone hole) terjadi secara musiman dan sangat parah di antartika(kutub selatan) di bandingkan di arktik(kutub utara).analisis faktor meteorologi dan kimia heterogen yang mendasari perbedaan ekstrem ini adalah?

jawabannya:
Perbedaan ekstrem antara lubang ozon di Antarktika dan Arktik terutama disebabkan oleh kondisi meteorologi dan reaksi kimia di stratosfer. Antarktika memiliki suhu stratosfer yang jauh lebih rendah sehingga terbentuk awan stratosfer kutub (PSC) dalam jumlah besar; permukaan awan ini memicu reaksi kimia heterogen yang mengubah senyawa klorin dan bromin dari CFC serta halon menjadi bentuk yang sangat reaktif. Ketika sinar Matahari kembali pada musim semi, senyawa tersebut dengan cepat menghancurkan ozon dalam jumlah besar. Selain itu, vortex kutub Antarktika biasanya lebih kuat dan stabil sehingga udara dingin serta senyawa kimia tetap terperangkap di wilayah tersebut. Sebaliknya, vortex Arktik lebih tidak stabil dan lebih sering terganggu oleh gelombang atmosfer serta pemanasan stratosfer, sehingga kondisi untuk penipisan ozon ekstrem lebih jarang dan tidak berlangsung selama di Antarktika.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Deca Amelsa -
Nama: Deca Amelsa
NPM: 2613022001
Saya akan menjawab pertanyaan chintia angellina
apa kah teknologi teknologi canggih dapat menjadi solusi mengatasi pemansan global
Jawab:
Teknologi canggih dapat menjadi bagian dari solusi penting untuk mengatasi pemanasan global, tetapi teknologi tersebut tidak bisa berdiri sendiri tanpa perubahan perilaku dan kebijakan yang mendukung.Peran Teknologi Canggih dalam Mengatasi Pemanasan GlobalEnergi Terbarukan: Panel surya, turbin angin, dan energi air menghasilkan listrik bersih tanpa emisi karbon.Kecerdasan Buatan (AI) dan IoT: AI dan IoT untuk Mengurangi Polusi dan Pemanasan Global dapat memprediksi tingkat emisi, mengoptimalkan jaringan listrik, serta mendeteksi kebocoran gas metana.Transportasi Hijau: Mobil listrik dan kendaraan berbahan bakar hidrogen mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.Penangkapan Karbon (Carbon Capture): Teknologi ini menyerap emisi karbon dioksida langsung dari udara atau dari cerobong pabrik.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Rema Oktaviani -
Nama : Rema Oktaviani
Npm : 2613022075
Izin saya menjawab pertanyaan dari Nabila Gania Arrifa
1. Mengapa karbon dioksida (CO₂), metana (CH₄), dan dinitrogen oksida (N₂O) memiliki pengaruh berbeda terhadap pemanasan atmosfer?
Jawaban :
Karbon dioksida (CO2), metana (CH4), dan dinitrogen oksida (N2O) memiliki pengaruh berbeda terhadap pemanasan atmosfer karena perbedaan karakteristik struktur molekul (efisiensi radiatif) dalam menyerap panas serta waktu tinggalnya (atmospheric lifetime) di atmosfer. Berdasarkan indikator Global Warming Potential (GWP) dalam skala 100 tahun,CH4 mampu menjebak panas 28–36 kali lebih kuat dari CO2 meskipun hanya bertahan sekitar 12 tahun, sementara N2O menjadi super polutan yang 265–298 kali lebih kuat dengan waktu tinggal mencapai 109 tahun. Walaupun secara individual CH4 dan N2O jauh lebih destruktif dalam mengikat radiasi inframerah, CO2 tetap menjadi pendorong utama pemanasan global karena jumlah akumulasi volumenya di atmosfer akibat aktivitas manusia sangat masif dan mampu bertahan hingga ratusan tahun.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Farros Pramudya Milky -

Nama: Farros Pramudya Milky 

NPM:2613022003

Saya akan menjawab pertanyaan dari desvita awwalunisa(2613022049)

upaya apa saja yang bisa kita lakukan untuk mengurangi efek rumah kaca?

Jawaban:1.Tingkat Individu/Rumah Tangga

Menghemat penggunaan listrik (matikan alat elektronik yang tidak dipakai)

Beralih ke lampu hemat energi (LED)

Mengurangi penggunaan kendaraan pribadi — jalan kaki, sepeda, atau transportasi umum

2. Tingkat Industri/Perusahaan

Beralih ke energi terbarukan (surya, angin, air, panas bumi)

Menerapkan efisiensi energi dalam proses produksi

Menggunakan teknologi ramah lingkungan (carbon capture, dll.)

Mengelola limbah industri dengan baik agar tidak melepas gas rumah kaca

Menerapkan konsep ekonomi sirkular

3. Tingkat Pemerintah/Kebijakan

Menetapkan regulasi batas emisi karbon (cap and trade / pajak karbon)

Mendorong penggunaan kendaraan listrik dan transportasi umum

Program reboisasi dan mencegah deforestasi

Investasi dalam infrastruktur energi bersih

In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Dyah Ravika Sary -
Nama : Dyah Ravika Sary
NPM : 261302021
Izin menjawab pertanyaan dari Luh Devi (39)
Pertanyaan:Apakah Global Warming hanya memiliki dampak negatif saja? atau ada dampak positifnya jawab

Jawab : global warming tidak hanya memiliki dampak negatif, tetapi juga dapat memberikan beberapa dampak positif dalam kondisi tertentu, seperti memperpanjang musim tanam di wilayah dingin dan meningkatkan pertumbuhan beberapa tanaman akibat naiknya kadar CO₂. Namun, dampak positif tersebut terbatas dan tidak dirasakan di semua wilayah. Secara keseluruhan, dampak negatif global warming jauh lebih luas, seperti meningkatnya suhu ekstrem, mencairnya es, kenaikan permukaan laut, perubahan pola hujan, serta terganggunya ekosistem dan kehidupan manusia.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by M. ADLI FAZA -
Nama: M. ADLI FAZA
Npm: 2613022056

saya akan menjawab pertanyaan erwin dwitrajaya
npm:2613022081
1. Fenomena lubang ozon(ozone hole) terjadi secara musiman dan sangat parah di antartika(kutub selatan) di bandingkan di arktik(kutub utara).analisis faktor meteorologi dan kimia heterogen yang mendasari perbedaan ekstrem ini adalah?

jawaban:Fenomena lubang ozon jauh lebih parah di Antartika (Kutub Selatan) dibandingkan dengan Arktik (Kutub Utara) karena kombinasi ekstrem dari kondisi meteorologi dan reaksi kimia heterogen yang hanya terjadi secara optimal di Kutub Selatan.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by 2613022074 2613022074 -
Desvita awalunnisa_2613022049
upaya apa saja yang bisa kita lakukan untuk mengurangi efek rumah kaca?

Kaila dwi febriyani_2613022074
Menjawab pertanyaan
Berikut jawaban singkatnya:

Upaya mengurangi efek rumah kaca:

1. Hemat listrik & gunakan lampu hemat energi

2. Naik transportasi umum, sepeda, atau berjalan kaki

3. Tanam pohon & lindungi hutan

4. Kurangi sampah, gunakan ulang, daur ulang

5. Dukung energi bersih (matahari, angin, air)

6. Hemat air & kurangi pemakaian plastik

Semua tindakan ini mengurangi gas pemanas yang terbuang ke udara
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Sandi Aulia -
Nama: Sandi Aulia
NPM: 2613022016
menjawab pertanyaan dari Desvita awalunnisa
1. upaya apa saja yang bisa kita lakukan untuk mengurangi efek rumah kaca?
jawaban:
penghematan energi beralih ke transportasi umum gunakan energi terbarukan
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Nabila Gania Arrifa -
Nama:Nabila Gania Arrifa
Npm:2613022011
izinkan saya menjawab pertanyaan Salwa salsabila
pertanyaan nya:
Fenomena lubang ozon jauh lebih parah di Antartika karena pusaran kutub (polar vortex) yang sangat kuat dan stabil menciptakan suhu dingin ekstrem, yang memicu terbentuknya awan stratosfer kutub (PSC) sebagai tempat berlangsungnya reaksi kimia heterogen pengaktifan klorin perusak ozon secara masif.

jawabannya:
Fenomena lubang ozon jauh lebih parah di Antarktika karena polar vortex yang kuat dan stabil membuat suhu stratosfer menjadi sangat dingin sehingga terbentuk awan stratosfer kutub (PSC). Permukaan PSC menjadi tempat berlangsungnya reaksi kimia heterogen yang mengubah senyawa klorin dan bromin menjadi bentuk yang sangat reaktif. Ketika sinar Matahari kembali pada musim semi, senyawa tersebut aktif menghancurkan molekul ozon secara cepat dan dalam jumlah besar. Kondisi ini diperkuat oleh stabilnya polar vortex yang membuat udara dingin dan senyawa perusak ozon tetap terperangkap di wilayah Antarktika, sehingga penipisan ozon menjadi sangat parah.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by mentari may handayani -
nama: mentari may handayani
npm :2613022076
izin menjawab pertanyaan PRESIA DEA VENTI
pertanyaanny kalau gas nitrogen dan oksigen itu menyusun sebagian besar atmosfer di bumi, tetapi mereka sama sekali tidak memicu pemanasan global, yang memicu pemanasan global hanya gas yang menerima cahaya inframerah, dan yang menerima itu hanya beberapa gas di rumah kaca saja. Pertanyaan saya adalah Mengapa tidak semua gas itu menangkap cahaya Inframerah???

jawaban Gas nitrogen (N_{2}) dan oksigen (O_{2}) tidak memicu pemanasan global karena molekulnya berbentuk simetris, sehingga mereka tidak bisa menyerap radiasi inframerah
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Fauziyah Azzahra -
nama : Fauziyah Azzahra
npm :2613022004
saya akan menjawab pertanyaan Dyah rafika sary
Penipisan lapisan ozon tidak terjadi dengan laju yang sama di seluruh dunia karena dipengaruhi oleh kondisi meteorologi ekstrem dan suhu udara di atmosfer, terutama di wilayah kutub.
Meskipun zat perusak ozon (seperti CFC) menyebar secara merata di seluruh atmosfer bumi melalui sirkulasi udara global, efek perusakannya memerlukan kondisi lingkungan yang sangat spesifik untuk aktif secara masif.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Anzil Auliana -
NAMA:ANZIL AULIANA
NPM:2613022060
Sayaa akan menjawab pertanyaan Salwa Salsabila
apakah mencairnya kutub berkaitan dengan peningkatan air laut?dan kenapa bisa terjadi dan apa dampaknya jika air laut terus menerus naik?
jawaban:
mencairnya es daratan di kutub merupakan salah satu faktor penting yang menyebabkan kenaikan permukaan laut. Kenaikan tersebut juga diperkuat oleh pemuaian air laut akibat pemanasan. Jika berlangsung terus-menerus, dampaknya tidak hanya berupa bertambahnya banjir di pesisir, tetapi juga dapat memengaruhi lingkungan, sumber air, infrastruktur, dan kehidupan masyarakat yang tinggal di daerah pesisir.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Naswa Nurul Fadilah -
NAMA : NASWA NURUL FADILAH
NPM : 2613022053
Izin menjawab pertanyaan dari Deca Amelsa (2613022001)

pertanyaan nya:
Kenapa penipisan lapisan ozon disebut sebagai "lubang", padahal tidak ada lubang fisik di atmosfer?

jawabannya:
“lubang ozon” bukan karena ada lubang atau celah fisik di atmosfer, tetapi karena konsentrasi ozon di suatu wilayah turun sangat rendah dibandingkan kondisi normal.
Istilah “lubang” digunakan untuk menggambarkan daerah dengan penipisan ozon yang sangat kuat, terutama yang terjadi secara musiman di atas Antarktika. Jadi, lapisan ozonnya tidak benar-benar berlubang sampai bisa dilewati benda atau udara dari luar angkasa.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by LIDIA AULIA -
NAMA : LIDIA AULIA
NPM : 2613022038
saya akan menjawab pertanyaan dari desvita awalunnisa (49) :
Upaya utamanya adalah mengurangi emisi gas rumah kaca dari energi, transportasi, pangan, dan lahan, sambil memperbanyak penyerapan karbon.
Energi dan listrik
Beralih ke energi terbarukan (surya, angin, air, panas bumi).
Hemat energi: lampu LED, AC dan peralatan berlabel efisien, matikan alat yang tidak dipakai.
Pasang panel surya atap bila memungkinkan.
Transportasi
Gunakan transportasi umum, sepeda, atau berjalan kaki.
Carpool, pilih kendaraan listrik atau hibrida, dan rawat mesin agar efisien.
Kurangi perjalanan udara yang tidak perlu.
Pangan dan sampah
Kurangi makanan yang terbuang, karena sisa makanan di TPA melepas metana.
Kurangi konsumsi daging merah, yang jejak emisinya tinggi.
Terapkan 3R (reduce, reuse, recycle) dan buat kompos.
Hutan dan lahan
Hentikan deforestasi dan pembakaran lahan.
Tanam pohon, restorasi mangrove, gambut, dan hutan.
Terapkan pertanian berkelanjutan (pupuk efisien, pengelolaan sawah rendah metana).
Industri dan kebijakan
Dorong teknologi bersih, efisiensi industri, serta penangkapan dan penyimpanan karbon (CCS).
Dukung kebijakan seperti harga karbon, subsidi energi bersih, dan komitmen Perjanjian Paris.
Kurangi gas berpotensi pemanasan tinggi seperti metana dan HFC.
Peran individu vs sistemik: perubahan kebiasaan pribadi membantu dan memengaruhi lingkungan sekitar, tetapi dampak terbesar datang dari kebijakan, transisi energi, dan investasi skala besar. Jadi, selain mengubah gaya hidup, dukung juga kebijakan dan pilihan yang mendorong perubahan sistemik.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Hilda Ajeng Lestari -
Nama : Hilda Ajeng Lestari
Npm : 2613022050
Saya akan menjawab pertanyaan dari viona Arika
- If oxygen is only 21% of the atmosphere, why can't humans live on nitrogen alone?
Jawab
- Manusia tidak bisa hidup hanya dengan nitrogen karena tubuh kita membutuhkan oksigen untuk menghasilkan energi, dan nitrogen murni tidak dapat digunakan dalam proses metabolisme sel
Alasan utama manusia membutuhkan oksigen, bukan nitrogen adalah
1. Sifat nitrogen lebih lembam
2. Tidak ada metabolisme energi
3. Bahaya kekurangan oksigen (hipoksia)
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Desvita Awalunnisa -
Desvita Awalunnisa_2613022049 menjawab pertanyaan dari Naswa Nurul Fadilah pertanyaan nya
Kalau 78% atmosfer terdiri dari nitrogen dan 21% oksigen, sementara CO₂ jumlahnya sangat kecil, kenapa perubahan kecil pada konsentrasi CO₂ bisa berdampak besar terhadap iklim Bumi?
jawaban nya adalah
karena CO2 adalah gas rumah kaca yang aktif menyerap dan menahan panas sementara nitrogen dan oksigen tidak memiliki sifat tersebut
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by 2613022074 2613022074 -
NAMA:ANZIL AULIANA
NPM:2613022060
Pertanyaan saya
jika bumi tidak mempunyai gas rumah kaca, apakah bumi jadi terlalu panas atau justru jadi sangat dingin?

Kaila dwi febriyani_2613022074
Menjawab pertanyaan
Jawabannya: Bumi justru akan menjadi sangat dingin.

Karena gas rumah kaca berfungsi menahan panas matahari agar tetap di permukaan bumi. Tanpa gas ini, suhu rata-rata bumi turun drastis menjadi sekitar −18°C, sehingga bumi membeku dan tidak ada kehidupan.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Luh Devi Agustiani -
Nama: Luh Devi Agustiani
Npm: 2613022039
Saya akan menjawab pertanyaan dari chintia angellina.
pertanyaan:
1. apa kah teknologi teknologi canggih dapat menjadi solusi mengatasi pemansan global?

Jawabannya:
Teknologi canggih dapat menjadi salah satu solusi utama untuk mengatasi pemanasan global, tetapi tidak bisa berdiri sendiri tanpa perubahan kebijakan dan perilaku manusia. Inovasi seperti energi terbarukan (panel surya dan turbin angin), teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon (carbon capture and storage), kendaraan listrik, hingga rekayasa genetika tanaman untuk menyerap CO2 terbukti mampu menekan emisi dan mengurangi konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer. Namun, efektivitas teknologi ini sangat bergantung pada kecepatan penerapannya secara massal, efisiensi biaya, serta dukungan regulasi pemerintah dan kesadaran masyarakat global untuk mengurangi konsumsi energi fosil secara drastis.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by M. ADLI FAZA -
Nama: M. ADLI FAZA
Npm:2613022056

Saya akan menjawab pertanyaan dari desvita awwalunisa(2613022049)

pertanyaan :upaya apa saja yang bisa kita lakukan untuk mengurangi efek rumah kaca?

Jawaban:1.Pilih naik angkutan umum, berjalan kaki, atau bersepeda untuk bepergian jarak dekat guna menekan emisi gas buang kendaraan bermotor.
2.Lakukan carpool (berbagi tumpangan mobil atau motor) jika bepergian dengan tujuan yang seara
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Nabila Gania Arrifa -
Nama:Nabila Gania Arrifa
Npm:2613022011
izinkan saya menjawab pertanyaan Desvita Awalunnisa
pertanyaan nya:
upaya apa saja yang bisa kita lakukan untuk mengurangi efek rumah kaca?

jawabnya:
Upaya yang dapat kita lakukan untuk mengurangi efek rumah kaca antara lain menghemat penggunaan listrik dan bahan bakar, menggunakan energi terbarukan seperti tenaga surya, mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dengan berjalan kaki atau menggunakan transportasi umum, menanam dan menjaga pohon serta hutan, mengurangi pembakaran sampah, menerapkan 3R (Reduce, Reuse, Recycle), serta mengurangi pemborosan makanan. Selain itu, penggunaan alat elektronik yang hemat energi dan menerapkan gaya hidup ramah lingkungan juga dapat membantu mengurangi emisi gas rumah kaca.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Farros Pramudya Milky -
Nama: Farros Pramudya Milky
NPM:2613022003
Saya akan menjawab pertanyaan dari deca amelsa(2613022001)
Kenapa penipisan lapisan ozon disebut sebagai "lubang", padahal tidak ada lubang fisik di atmosfer?
Jawaban:
Ozon (O₃) di stratosfer tersebar sebagai lapisan pelindung yang menyerap radiasi ultraviolet (UV) dari matahari.
Di wilayah tertentu — terutama di atas Antarktika saat musim semi (September–November) — konsentrasi ozon turun drastis, bisa mencapai penurunan lebih dari 60% dibanding wilayah sekitarnya.
Jika digambarkan dalam peta konsentrasi ozon (biasanya dengan skala warna), area dengan konsentrasi sangat rendah ini tampak seperti "lubang" atau area kosong di tengah lapisan berwarna yang mewakili ozon normal.
Jadi "lubang" di sini artinya area dengan kadar ozon jauh di bawah normal, bukan ruang benar-benar kosong tanpa udara sama sekali.
Penyebab utamanya
Reaksi kimia antara ozon dengan senyawa klorin dan bromin yang berasal dari CFC (chlorofluorocarbon) — zat kimia yang dulu banyak dipakai dalam AC, kulkas, dan aerosol. Reaksi ini terjadi secara intens di atas Antarktika karena kondisi suhu sangat dingin dan adanya awan stratosfer kutub yang mempercepat proses kimia perusak ozon.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Dinda Sekar Ayu -
NAMA : Dinda Sekar Ayu
NPM : 2613022020
IZIN MENJAWAB PERTANYAAN ERWIN DWITRAJAYA
Fenomena lubang ozon(ozone hole) terjadi secara musiman dan sangat parah di antartika(kutub selatan) di bandingkan di arktik(kutub utara).analisis faktor meteorologi dan kimia heterogen yang mendasari perbedaan ekstrem ini adalah?
Jawaban :
Perbedaan ekstrem ini disebabkan oleh Antartika yang lebih dingin dan memiliki vortex polar yang lebih kuat, sehingga PSC mudah terbentuk dan menjebak zat perusak ozon. Saat Matahari kembali, klorin dan bromin menjadi sangat reaktif dan menghancurkan ozon secara cepat. Di Arktik, suhu dan vortex lebih tidak stabil sehingga prosesnya biasanya lebih lemah.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Dyah Ravika Sary -
Nama : Dyah Ravika Sary
NPM : 2613022021
izin menjawab pertanyaan dari Anzil Auliana (60)
Pertanyaan : jika bumi tidak mempunyai gas rumah kaca, apakah bumi jadi terlalu panas atau justru jadi sangat dingin?

jawaban : jika Bumi tidak memiliki gas rumah kaca, Bumi akan menjadi sangat dingin karena panas dari permukaan Bumi akan lebih banyak langsung lepas ke luar angkasa. Suhu rata-rata Bumi dapat turun hingga sekitar −18°C, sehingga kehidupan seperti yang kita kenal akan sangat sulit berlangsung. Jadi, gas rumah kaca sebenarnya penting untuk menjaga suhu Bumi tetap sesuai bagi kehidupan. Yang menjadi masalah adalah jika konsentrasinya terlalu tinggi, karena dapat menyebabkan pemanasan global.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Yasmine Tsabitah Almira -
Nama: Yasmine Tsabitah Almira
NPM:2613022018
Menjawab Pertanyaan: Viona Arika
"If oxygen is only 21% of the atmosphere, why can't humans live on nitrogen alone?"

Manusia tidak bisa hidup hanya dari nitrogen karena dua alasan utama:
1. Nitrogen tidak bisa diproses tubuh: Molekul nitrogen punya ikatan kimia yang sangat kuat, sehingga paru-paru dan sel manusia tidak punya alat untuk mengolahnya. Nitrogen yang dihirup cuma lewat dan keluar lagi begitu saja.
2. Oksigen adalah pembakar energi: Sel tubuh (terutama otak dan jantung) butuh oksigen untuk membakar nutrisi dari makanan menjadi energi. Tanpa oksigen, pemuatan energi di dalam tubuh langsung mati total.
Jadi, meskipun nitrogen berjumlah 78% di udara, fungsinya cuma sebagai pengencer, sedangkan 21% oksigen ibarat "bensin" yang menggerakkan tubuh kita.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Fauziyah Azzahra -
nama : Fauziyah Azzahra
npm : 2613022004
saya akan menjawab pertanyaan dari naswa Nurul fadila
Perubahan kecil pada konsentrasi karbon dioksida Co2 berdampak besar terhadap iklim Bumi karena Co2 adalah gas rumah kaca yang aktif menyerap dan memantulkan panas, sedangkan nitrogen dan oksigen tidak memiliki sifat tersebut.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by mentari may handayani -
nama:mentari may handayani
npm: 2616022076

izin saya akan menjawab pertanyaan Yasmine Tsabitah Almira
pertanyaan Mengapa kenaikan suhu rata-rata bumi yang hanya sekitar 1-2 °C dapat memicu perubahan tropis yang jauh berbeda, lebih kuat dan periode kekeringan nya sangat lama di berbagai belahan dunia?

jawaban: karena angka tersebut adalah rata-rata global, sementara peningkatan di daratan dan wilayah tropis jauh lebih tinggi serta mengacaukan siklus air
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Sahla Rizqiah -
sahla rizqia_2613022014
mejawab pertanyaan dari dyah ravika sari
Why does ozone layer depletion not occur at the same rate in every region, even though ozone depleting substances can spread through the atmosphere?
Because the chlorine and bromine from ozone-depleting substances are spread fairly evenly, but the chemistry that turns them into ozone destroyers only works under specific conditions, and those conditions are mostly found over the poles.
What makes polar regions special:
Extreme cold: In the polar winter stratosphere, temperatures drop below about −78°C, letting polar stratospheric clouds form. Reactions on the surface of these cloud particles convert harmless "reservoir" chlorine (like HCl) into reactive forms.
The polar vortex: A ring of strong winds isolates the air over the pole, keeping it cold and stopping it from mixing with warmer, ozone-rich air from outside.
Returning sunlight: In spring, sunlight splits the reactive chlorine into free Cl atoms, which destroy ozone in a catalytic chain reaction (one Cl atom can break down thousands of ozone molecules).
Why Antarctica is worse than the Arctic: The Antarctic vortex is colder, more stable, and lasts longer, because the Southern Hemisphere has less land and fewer atmospheric waves to disturb it. The Arctic vortex is warmer and breaks up more often, so Arctic depletion is smaller and varies a lot from year to year.
Why the tropics and mid-latitudes lose far less: They are too warm for polar stratospheric clouds, and there's constant mixing. Ozone is also made mostly over the tropics and carried poleward by stratospheric circulation, which partly replenishes what is lost.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Nabila Gania Arrifa -
Nama:Nabila Gania Arrifa
Npm:2613022011
izinkan saya menjawab pertanyaan Deca Amelsa
pertanyaan nya:
Kenapa penipisan lapisan ozon disebut sebagai "lubang", padahal tidak ada lubang fisik di atmosfer?

Jawabannya:
Penipisan lapisan ozon disebut sebagai “lubang” bukan karena terdapat lubang fisik di atmosfer, melainkan sebagai istilah untuk menggambarkan wilayah tempat konsentrasi ozon menurun sangat drastis dibandingkan kondisi normal. Penurunan ini terutama terjadi secara musiman di wilayah kutub, khususnya Antarktika, sehingga lapisan ozon di daerah tersebut menjadi sangat tipis. Jadi, “lubang ozon” sebenarnya adalah area dengan kadar ozon yang sangat rendah, bukan celah kosong yang menembus atmosfer.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Anzil Auliana -
NAMA:ANZIL AULIANA
NPM:2613022060
Sayaa akan menjawab pertanyaan Rema Oktaviani
Apa dampak jangka panjang bagi kehidupan jika rasio Nitrogen (78%) dan Oksigen (21%) di atmosfer bergeser secara signifikan?
jawaban:
Jika rasio Nitrogen (78%) dan Oksigen (21%) di atmosfer bergeser secara signifikan dalam jangka panjang, dampaknya dapat mengganggu keseimbangan ekosistem dan kehidupan makhluk hidup. Perubahan oksigen dapat memengaruhi proses pernapasan manusia dan hewan, sedangkan perubahan nitrogen dapat mengganggu siklus nitrogen yang penting bagi pertumbuhan tumbuhan. Pada tingkat yang ekstrem, perubahan komposisi atmosfer juga dapat memengaruhi iklim, kesehatan manusia, pertumbuhan tanaman, dan keseimbangan ekosistem.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Erwin Dwitrajaya -
NAMA:ERWIN DWITRAJAYA
NPM:2613022081

MENJAWAB PERTANYAAN TEMAN SEJAWAT:
NAMA:CHINTIA ANGELINA
NPM:2613022061
apa kah teknologi teknologi canggih dapat menjadi solusi mengatasi pemansan global?
jawaban: Ya, teknologi canggih dapat menjadi salah satu solusi utama untuk mengatasi pemanasan global.Para ilmuwan dan pakar iklim sepakat bahwa teknologi tidak bisa menjadi "peluru perak" yang menyelesaikan segalanya sendirian. Teknologi harus dikombinasikan dengan kebijakan pemerintah yang tegas, investasi finansial, dan perubahan perilaku manusia.Saat ini, berbagai teknologi canggih sedang dikembangkan dan diterapkan untuk menekan laju pemanasan global. Solusi teknologi ini secara umum dibagi menjadi tiga kategori utama:
1. Teknologi Menghentikan Emisi (Transisi Energi)
2. Teknologi Menghapus Karbon (Carbon Removal)
3. Rekayasa Geologi (Geoengineering)
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Mayang Sari -
Nama:Mayang sari
npm:2613022010
izin jawab pertanyaan faza
Secara singkat, penemuan-penemuan baru tersebut bukanlah dampak positif dari pemanasan global, melainkan sebuah silver lining (hikmah kecil atau sisi terang) di tengah bencana ekologis yang masif.

Pemanasan global dan pencairan es di kutub tetaplah sebuah krisis lingkungan yang dampaknya jauh lebih banyak merugikan daripada menguntungkan peradaban manusia dan bumi.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Salwa salsabila -
Salwa salsabila
2613022 077
menjawab Erwin dwitrajaya
Fenomena lubang ozon jauh lebih parah di Antartika karena pusaran kutub (polar vortex) yang sangat kuat dan stabil menciptakan suhu dingin ekstrem, yang memicu terbentuknya awan stratosfer kutub (PSC) sebagai tempat berlangsungnya reaksi kimia heterogen pengaktifan klorin perusak ozon secara masif.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Sahla Rizqiah -
SahlaRizqiah_2613022014
menjawab pertanyaan dari luh devi agustiani
Apakah Global Warming hanya memiliki dampak negatif saja? atau ada dampak positifnya
Ada beberapa dampak positif, tetapi sifatnya sempit, tidak merata, dan sering bersifat sementara. Secara keseluruhan, dampak negatifnya jauh lebih besar.
Dampak positif (terbatas/lokal):
Musim tanam lebih panjang di wilayah lintang tinggi, seperti Kanada, Rusia, dan Skandinavia.
Jalur pelayaran Arktik terbuka karena es laut mencair, sehingga rute kapal lebih singkat.
Musim dingin lebih ringan di negara subtropis dan kutub, sehingga kematian akibat cuaca dingin ekstrem dan kebutuhan energi pemanas ruangan berkurang.
Efek pemupukan CO₂: kadar CO₂ yang lebih tinggi bisa mempercepat fotosintesis pada beberapa tanaman.
Mengapa keuntungan itu tidak menutupi kerugiannya:
Efek pemupukan CO₂ dibatasi oleh ketersediaan air dan nutrisi, dan kandungan gizi beberapa tanaman pangan justru menurun.
Wilayah tropis dan subtropis, tempat banyak orang tinggal, mengalami gagal panen, gelombang panas, dan kekeringan.
Kenaikan permukaan laut mengancam kota dan pulau pesisir.
Banjir, badai, dan kebakaran hutan menjadi lebih sering dan intens.
Pengasaman laut dan pemutihan terumbu karang merusak ekosistem laut.
Banyak spesies terancam punah, dan penyakit seperti demam berdarah menyebar ke wilayah baru.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Dyah Ravika Sary -
Nama : Dyah Ravika Sary
NPM : 2613022021
izin menjawab pertanyaan dari Desvita Awalunnisa (49)
jawab : Beberapa upaya yang bisa kita lakukan untuk mengurangi efek rumah kaca adalah mengurangi penggunaan bahan bakar fosil dan beralih ke energi terbarukan, menghemat penggunaan listrik, menggunakan transportasi umum atau berjalan kaki, serta menanam dan menjaga pohon karena dapat menyerap CO₂.

Selain itu, kita juga bisa mengurangi pembakaran sampah, menerapkan reduce, reuse, recycle, mengurangi penggunaan barang sekali pakai, menggunakan peralatan yang hemat energi, serta mengurangi pemborosan makanan.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Hilda Ajeng Lestari -
Nama : Hilda Ajeng Lestari
Npm : 2613022050
Saya akan menjawab pertanyaan dari deca

- Kenapa penipisan lapisan ozon disebut sebagai "lubang", padahal tidak ada lubang fisik di atmosfer?
Jawab
- Istilah "lubang ozon" (ozone hole) digunakan sebagai metasora visual oleh para ilmuwan untuk memudahkan masyarakat memahami fenomena penurunan konsentrasi ozon secara drastis di area tertentu.
Secara fisik, memang tidak ada lubang bolong yang menganga di atmosfer layaknya kain yang sobek atau ban yang bocor.
Berikut adalah alasan mengapa fenomena ini tetap dipopulerkan dengan sebutan "lubang":
1. Penipisan konsentrasi ekstrem di area terlokalisasi
2. Batas ambang satuan dobson (Du)
3. Komunikasi sains kepada publik
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Naswa Nurul Fadilah -
NAMA : NASWA NURUL FADILAH
NPM : 2613022053
izin menjawab pertanyaan dari Desvita Awalunnisa
pertanyaan nya:
upaya apa saja yang bisa kita lakukan untuk mengurangi efek rumah kaca?

jawabannya:
Upaya mengurangi efek rumah kaca dapat dilakukan dengan mengurangi emisi gas rumah kaca, misalnya menghemat energi, menggunakan transportasi umum, mengurangi pembakaran dan sampah, serta beralih ke energi yang lebih bersih. Selain itu, menjaga hutan juga penting karena tumbuhan dapat menyerap CO₂ dari atmosfer.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Sahla Rizqiah -
Sahla Rizqiah_2613022014
menjawab pertanyaan kaila dwi febriani
Bagaimana mekanisme terjadinya efek rumah kaca secara alami,dan apa dampaknya jika kadar gas rumah kaca di atmosfer mengalir berlebihan?
Efek rumah kaca alami adalah proses gas-gas di atmosfer menahan sebagian panas matahari, sehingga bumi cukup hangat untuk dihuni. Kalau kadar gas rumah kaca berlebihan, panas yang terperangkap ikut meningkat dan bumi memanas.
Mekanisme alami:
Radiasi matahari (gelombang pendek) menembus atmosfer. Sekitar 30% dipantulkan kembali ke angkasa oleh awan, aerosol, dan permukaan bumi.
Sisanya diserap daratan dan lautan, sehingga permukaan bumi menghangat.
Bumi lalu memancarkan energi itu kembali sebagai radiasi inframerah (panas).
Gas rumah kaca (uap air, CO₂, CH₄, N₂O, O₃) menyerap sebagian inframerah tersebut dan memancarkannya lagi ke segala arah, termasuk kembali ke permukaan bumi.
Tanpa proses ini, suhu rata-rata bumi sekitar −18°C. Dengan efek rumah kaca alami, suhunya sekitar 15°C.
Dampak jika kadar gas rumah kaca berlebihan (efek rumah kaca ditingkatkan):
Suhu global naik, sehingga terjadi pemanasan global.
Es kutub dan gletser mencair, sehingga permukaan laut naik dan pulau serta kota pesisir terancam tenggelam.
Iklim ekstrem makin sering: gelombang panas, kekeringan, banjir, dan badai.
Pola hujan dan musim berubah, sehingga produksi pangan terganggu.
Lautan mengasam karena menyerap CO₂ berlebih, dan terumbu karang memutih.
Ekosistem terganggu, dengan banyak spesies terancam punah dan penyakit tropis meluas.
Penyebab utama kelebihan gas ini adalah aktivitas manusia, terutama pembakaran bahan bakar fosil, deforestasi, dan pertanian atau peternakan (penghasil metana).
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Mayang Sari -
nama:mayang sari
npm:2613022010
izin jawab punya erwin
Perbedaan ekstrem keparahan lubang ozon antara Antartika (Kutub Selatan) dan Arktik (Kutub Utara) disebabkan oleh kondisi meteorologi yang jauh lebih dingin dan stabil di Antartika, yang memicu terjadinya reaksi kimia heterogen secara masif.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Salwa salsabila -
Nama Salwa salsabila 2613022077
menjawab Luh Devi Agustiani pembawa dampak negatif tetapi juga memiliki beberapa dampak yang dianggap positif atau keuntungan yang besar
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Rema Oktaviani -
Nama: Rema Oktaviani
Npm : 2613022075
Izin menjawab pertanyaan dari Luh Devi Agustiani
Apakah global warming hanya memiliki dampak negatif saja? Atau ada dampak positifnya?
Jawaban :
Meskipun pemanasan global secara keseluruhan membawa dampak negatif yang sangat berbahaya bagi bumi—seperti kenaikan permukaan air laut, cuaca ekstrem, dan ancaman krisis pangan global—fenomena ini juga memberikan beberapa dampak positif yang bersifat lokal dan jangka pendek. Di wilayah beriklim dingin seperti Siberia dan Kanada, suhu yang lebih hangat memperpanjang musim tanam bagi sektor pertanian, sementara mencairnya es di Arktik membuka rute pelayaran baru yang memperpendek jalur transportasi laut internasional serta mempermudah akses ke sumber daya alam yang sebelumnya tertimbun es. Namun, para ilmuwan menegaskan bahwa keuntungan-keuntungan kecil tersebut jauh tidak sebanding dengan kerusakan sistemik dan kerugian besar yang harus ditanggung oleh seluruh planet di masa depan.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Desvita Awalunnisa -
Desvita Awalunnisa_2613022049 menjawab pertanyaan dari Nabila Gania Arrifa pertanyaan adalah
Mengapa karbon dioksida CO2 metana CH4 dan nitrogen N2O memiliki pengaruh berbeda terhadap pemanasan global atmosfer?
jawaban nya adalah
perbedaan efisiensi radiasi(kemampuan per molekul dalam merangkap panas) umur tinggal di atmosfer, dan jumlah konsentrasi nya.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Sandi Aulia -
Nama: Sandi Aulia
NPM: 2613022016
menjawab pertanyaan dari Rema Oktaviani
1.apa dampak jangka panjang bagi kehidupan jika rasio nitrogen dan oksigen di atmosfer secara signifikan?
menjawab:
akan sangat merusak dan berpotensi memusnakan sebagian makhluk hidup
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Salwa salsabila -
nama : Salwa salsabila
npm : 2613022077
menjawab pertanyaan dari
naswa Nurul Fadillah

jawaban:
Keberhasilan manusia dalam memulihkan lapisan ozon dengan mengurangi CFC (Klorofluorokarbon) secara teori bisa dijadikan inspirasi, tetapi tidak bisa diterapkan secara langsung secara copy-paste untuk mengurangi CO₂ (Karbon Dioksida).Secara singkat, menghilangkan CFC jauh lebih mudah karena industri memiliki penggantinya, sedangkan CO₂ terikat langsung dengan hampir seluruh aktivitas ekonomi global.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Yasmine Tsabitah Almira -
Nama: Yasmine Tsabitah Almira
NPM: 2613022018

Saya akan menjawab pertanyaan Kaila Dwi Febriani.
Bagaimana mekanisme terjadinya efek rumah kaca secara alami,dan apa dampaknya jika kadar gas rumah kaca di atmosfer mengalir berlebihan?

Izin menjawab
1. Mekanisme Efek Rumah Kaca Alami
Matahari memancarkan panas ke Bumi \bm{\rightarrow} sebagian diserap daratan/lautan hingga Bumi memanas.
Bumi memancarkan kembali panas tersebut ke atmosfer dalam bentuk radiasi inframerah.
Gas Rumah Kaca (GRK) di atmosfer (seperti \bm{\text{CO}_2}, metana, uap air) menangkap & memantulkan kembali sebagian panas ke Bumi.
Hasilnya: Suhu Bumi tetap hangat dan ideal untuk kehidupan (tidak membeku).
2. Dampak Jika Kadar GRK Berlebihan
Pemanasan Global: Suhu Bumi melonjak di luar batas normal.
Perubahan Iklim Ekstrem: Badai, kekeringan, dan gelombang panas lebih sering terjadi.
Mencairnya Es Kutub: Memicu kenaikan permukaan air laut dan banjir pesisir.
Kerusakan Ekosistem: Cuaca ekstrem memicu gagal panen serta ancaman kepunahan flora dan fauna.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Rema Oktaviani -

Nama: Rema Oktaviani

Npm : 2613022075

Izin menjawab pertanyaan dari Desvita Awalunnisa

upaya apa saja yang bisa kita lakukan untuk mengurangi efek rumah kaca? 

Jawaban : 

Untuk mengurangi efek rumah kaca, kita dapat melakukan langkah terintegrasi seperti beralih ke sumber energi terbarukan (seperti panel surya dan angin) untuk mengurangi emisi CO2 dari bahan bakar fosil, serta menerapkan prinsip efisiensi energi melalui penggunaan transportasi publik dan kendaraan listrik. Selain itu, pengurangan gas NH4 dan N2O dapat dicapai dengan menerapkan manajemen limbah yang bijak (seperti pengomposan sampah organik) dan praktik pertanian berkelanjutan yang membatasi penggunaan pupuk kimia nitrogen. Terakhir, kita wajib menjaga alam dengan melakukan pohonisasi (reboisasi) dan menghentikan deforestasi agar kapasitas penyerapan karbon alami oleh hutan tetap maksimal.



In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Yasmine Tsabitah Almira -
Nama: Yasmine Tsabitah Almira
NPM: 2613022018
Saya akan menjawab pertanyaan dari Luh Devi Agustiani (2613022039)
Apakah Global Warming hanya memiliki dampak negatif saja? atau ada dampak positifnya

Izin menjawab
global warming lebih dominan membawa dampak buruk. Tapi kalau dilihat dari sisi teknis, ada beberapa dampak "menguntungkan" yang sifatnya sangat terbatas:
Musim tanam lebih panjang di daerah dingin: Negara-negara yang tadinya sangat dingin (seperti Kanada atau Skandinavia) jadi punya waktu bercocok tanam yang lebih lama.
Jalur kapal baru di Kutub: Es kutub yang mencair membuka rute pelayaran baru, jadi kapal laut bisa potong jalan.
Tanaman tumbuh lebih cepat: Kadar \bm{\text{CO}_2} yang tinggi bisa bikin sebagian tanaman berfotosintesis lebih cepat dalam jangka pendek.
Tapi catatannya: "Keuntungan" ini cuma dirasakan sedikit negara dan sifatnya sementara. Keuntungan tersebut tidak ada apa-apanya dibanding kerugian besarnya—seperti cuaca makin kacau, banjir di mana-mana, dan ancaman krisis pangan global.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Salwa salsabila -
Salwa salsabila 2613022077
menjadwab pertanyaan dari Dinda sekar ayu

Meskipun penipisan lapisan ozon dan perubahan iklim sama-sama dipicu oleh aktivitas manusia, keduanya adalah dua fenomena ilmiah yang berbeda dengan penyebab kimiawi yang berbeda pula
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Sandi Aulia -
Nama: Sandi Aulia
NPM:2613022016
menjawab pertanyaan dari Luh Devi Agustiani
1.Apakah Global Warming hanya memiliki dampak negatif saja? atau ada dampak positifnya
menjawab:
tidak hanya dampak negatif tetapi dampak positif,namun dampak positif ini sangat terbatas dan hanya menguntungkan wilayah tertentu ( seperti negara - negara beriklim dingin)
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Yasmine Tsabitah Almira -
Nama: Yasmine Tsabitah Almira
NPM: 2613022018
menjawab pertanyaan: Rema Oktaviani
apa dampak jangka panjang bagi kehidupan jika rasio nitrogen dan oksigen di atmosfer secara signifikan?

Izin menjawab
Secara alami, atmosfer Bumi terdiri dari sekitar 78% Nitrogen dan 21% Oksigen. Jika rasio ini berubah secara signifikan, dampak jangka panjangnya sangat fatal bagi kehidupan
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Yasmine Tsabitah Almira -
Nama: Yasmine Tsabitah Almira
NPM: 2613022018
menjawab pertanyaan dari Desvita Awalunnisa
"upaya apa saja yang bisa kita lakukan untuk mengurangi efek rumah kaca?"

Izin menjawab
1. Mengurangi Penggunaan Bahan Bakar Fosil
Gunakan transportasi umum, jalan kaki, atau bersepeda untuk menekan emisi gas buang kendaraan.
Beralih ke energi terbarukan, seperti memanfaatkan panel surya atau energi angin.
2. Menghemat Energi Listrik
Bijak memakai listrik: Matikan lampu, AC, atau alat elektronik yang tidak dipakai. Sebagian besar listrik masih dihasilkan dari pembakaran batu bara yang melepas CO2
Gunakan perangkat hemat energi, seperti lampu LED.
3. Pengelolaan Sampah yang Baik
Terapkan 3R (Reduce, Reuse, Recycle): Kurangi sampah plastik dan daur ulang barang bekas.
Kelola sampah organik: Buat kompos dari sisa makanan agar sampah tidak membusuk di TPA dan menghasilkan gas metana
4. Menjaga dan Menanam Pohon (Reboisasi)
Menanam pohon: Pohon menyerap CO2 di udara dan mengubahnya menjadi oksigen melalui fotosintesis.
Hentikan penebangan liar: Menjaga hutan tetap lestari agar fungsi paru-paru dunia tidak rusak.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Riska Melisa 2613022042 -
Nama : Riska Melisa
NPM : 2613022042
Izin menjawab pertanyaan Haddakia Az Zahra
Pemanasan global sulit dihentikan karena gas rumah kaca yang sudah terlepas ke atmosfer dapat bertahan dalam waktu lama, sehingga dampaknya terus berlangsung meskipun emisi mulai dikurangi. Selain itu, ketergantungan manusia pada bahan bakar fosil, deforestasi, pertumbuhan industri, dan transportasi masih menghasilkan emisi dalam jumlah besar. Upaya penanggulangan juga membutuhkan kerja sama banyak negara, sedangkan kepentingan ekonomi dan kemampuan tiap negara berbeda.
Jadi, pemanasan global bukan masalah yang bisa dihentikan secara langsung, tetapi dapat diperlambat dengan mengurangi emisi secara konsisten dan meningkatkan penyerapan karbon.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by HADDAKIA AZ ZAHRA -
nama : haddakia az zahra
npm : 2613022052
apa kah teknologi teknologi canggih dapat menjadi solusi mengatasi pemansan global?
izin menjawab pertanyaan dari pertanyaan chintia angellina
teknologi canggih dapat menjadi salah satu solusi untuk mengatasi pemanasan global, tetapi teknologi saja tidak cukup. Teknologi perlu didukung oleh perubahan perilaku, kebijakan pemerintah, dan pengurangan emisi.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Intan meilatul Maqfiroh -
Nama:intan meilatul maqfiroh
Npm:2613022055
Izin Saya akan menjawab pertanyaan dari chintia angellina apakah teknologi canggih dapat menjadi solusi mengatasi pemansan global? Ya, teknologi canggih dapat menjadi solusi signifikan untuk mengatasi pemanasan global karena dapat mengurangi emisi gas rumah kaca melalui energi terbarukan, kendaraan listrik, teknologi penangkapan karbon, dan penggunaan energi yang lebih efisien. Namun, teknologi harus disertai dengan pengurangan bahan bakar fosil dan perubahan perilaku manusia.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by HADDAKIA AZ ZAHRA -

Nama : haddakia az zahra
NPM : 2613022052
izin menjawab pertanyaan dari riska melisa
Kerusakan ozon paling signifikan terjadi di wilayah kutub, terutama Antarktika, meskipun CFC tersebar di seluruh dunia karena kondisi atmosfer di kutub sangat mendukung terjadinya penghancuran ozon.

In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Intan meilatul Maqfiroh -
Nama: intan meilatul maqfiroh
Npm:2613022055
Izin menjawab pertanyaan dari haddakia mengapa pemanasan global sulit di hentikan meskipun sudah banyak upaya yang di lakukan? Pemanasan global sulit dihentikan karena gas rumah kaca yang sudah terlepas ke atmosfer dapat bertahan dalam waktu lama, sehingga dampaknya terus berlangsung meskipun emisi mulai dikurangi. Selain itu, ketergantungan manusia pada bahan bakar fosil, deforestasi, pertumbuhan industri, dan transportasi masih menghasilkan emisi dalam jumlah besar. Upaya penanggulangan juga membutuhkan kerja sama banyak negara, sedangkan kepentingan ekonomi dan kemampuan tiap negara berbeda.
Jadi, pemanasan global bukan masalah yang bisa dihentikan secara langsung, tetapi dapat diperlambat dengan mengurangi emisi secara konsisten dan meningkatkan penyerapan karbon.
In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Riska Melisa 2613022042 -

Nama : Riska Melisa

NPM : 2613022042

Izin menjawab pertanyaan dari Chintia Angelina 

Ya, teknologi canggih dapat menjadi solusi signifikan untuk mengatasi pemanasan global karena dapat mengurangi emisi gas rumah kaca melalui energi terbarukan, kendaraan listrik, teknologi penangkapan karbon, dan penggunaan energi yang lebih efisien. Namun, teknologi harus disertai dengan pengurangan bahan bakar fosil dan perubahan perilaku manusia.

In reply to I Wayan Distrik

Re: Menjawab Pertanyaan Teman Sejawat

by Riska Melisa 2613022042 -

Nama : Riska Melisa

NPM : 2613022042

Izin menjawab pertanyaan dari Intan Meilatul Maqfiroh 

Cara paling mudah membedakannya:

Efek rumah kaca = panas terperangkap → Bumi memanas.

Penipisan ozon = pelindung ozon berkurang → sinar UV lebih banyak masuk.