Silahkan berdiskusi pada forum berikut
Kelompok 3
1. Anisa Wulandari 2513053116
2. Naila Syaidatul Ummah 2513053124
3. Sabila Nayla Rahmadani 2513053126
4. Rahma Rafiati 2513053132
5. Tio Dwi Fernanto 2513053134
1. Temukan Peluang
Peluang usaha dapat ditemukan dengan memanfaatkan keunggulan yang sudah dimiliki, yaitu rasa kopi yang disukai pelanggan dan harga yang terjangkau. Dengan modal terbatas dan lokasi yang jauh dari kampus, usaha dapat menggunakan sistem pre-order dan delivery untuk menjangkau mahasiswa tanpa harus membuka kedai. Selain itu, akun Instagram yang sudah ada dapat dimanfaatkan untuk menarik pelanggan baru.
2. Tentukan Customer Job & Pain
Customer Job:
Mahasiswa membutuhkan kopi susu yang enak, harganya terjangkau, dan mudah diperoleh, terutama untuk menemani kuliah, belajar, atau mengerjakan tugas.
Customer Pain:
- Mahasiswa memiliki banyak pilihan kopi karena banyak pesaing.
- Lokasi usaha jauh dari kampus, sehingga pelanggan kesulitan datang langsung.
- Pelanggan menginginkan harga yang terjangkau.
- Engagement Instagram rendah, sehingga produk belum banyak dikenal mahasiswa.
- Usaha memiliki modal terbatas, sehingga tidak bisa melakukan promosi atau membuka tempat baru dengan biaya besar.
3. Rumuskan Proposition
“Kopi susu enak dan terjangkau yang mudah dipesan dan diantar ke area kampus, dengan pelayanan praktis untuk mahasiswa.”
Proposition ini memanfaatkan keunggulan rasa dan harga, sekaligus mengatasi masalah lokasi yang jauh dan kemudahan mendapatkan produk.
4. Pilih 2 Strategi Pemasaran
Strategi 1: Pre-order dan Delivery ke Area Kampus
Membuka sistem pre-order melalui WhatsApp atau Instagram dan mengantarkan beberapa pesanan sekaligus ke area kampus. Strategi ini mengatasi masalah lokasi yang jauh sekaligus lebih hemat karena tidak membutuhkan biaya untuk membuka cabang.
Strategi 2: Instagram dan Promosi dari Pelanggan Lama
Meningkatkan engagement Instagram dengan membuat konten sederhana seperti testimoni pelanggan, video pembuatan kopi, promo, polling rasa, dan giveaway kecil. Pelanggan lama yang sudah menyukai rasa dan harga juga dapat diajak merekomendasikan produk kepada teman.
5. Tentukan Metrik Keberhasilan
- Jumlah pesanan meningkat.
- Jumlah pelanggan baru bertambah.
- Pelanggan lama melakukan repeat order.
- Jumlah pesanan melalui pre-order/delivery meningkat.
- Engagement Instagram meningkat, terutama komentar, share, dan DM.
- Penjualan meningkat dengan biaya promosi yang tetap rendah.
1. Anisa Wulandari 2513053116
2. Naila Syaidatul Ummah 2513053124
3. Sabila Nayla Rahmadani 2513053126
4. Rahma Rafiati 2513053132
5. Tio Dwi Fernanto 2513053134
1. Temukan Peluang
Peluang usaha dapat ditemukan dengan memanfaatkan keunggulan yang sudah dimiliki, yaitu rasa kopi yang disukai pelanggan dan harga yang terjangkau. Dengan modal terbatas dan lokasi yang jauh dari kampus, usaha dapat menggunakan sistem pre-order dan delivery untuk menjangkau mahasiswa tanpa harus membuka kedai. Selain itu, akun Instagram yang sudah ada dapat dimanfaatkan untuk menarik pelanggan baru.
2. Tentukan Customer Job & Pain
Customer Job:
Mahasiswa membutuhkan kopi susu yang enak, harganya terjangkau, dan mudah diperoleh, terutama untuk menemani kuliah, belajar, atau mengerjakan tugas.
Customer Pain:
- Mahasiswa memiliki banyak pilihan kopi karena banyak pesaing.
- Lokasi usaha jauh dari kampus, sehingga pelanggan kesulitan datang langsung.
- Pelanggan menginginkan harga yang terjangkau.
- Engagement Instagram rendah, sehingga produk belum banyak dikenal mahasiswa.
- Usaha memiliki modal terbatas, sehingga tidak bisa melakukan promosi atau membuka tempat baru dengan biaya besar.
3. Rumuskan Proposition
“Kopi susu enak dan terjangkau yang mudah dipesan dan diantar ke area kampus, dengan pelayanan praktis untuk mahasiswa.”
Proposition ini memanfaatkan keunggulan rasa dan harga, sekaligus mengatasi masalah lokasi yang jauh dan kemudahan mendapatkan produk.
4. Pilih 2 Strategi Pemasaran
Strategi 1: Pre-order dan Delivery ke Area Kampus
Membuka sistem pre-order melalui WhatsApp atau Instagram dan mengantarkan beberapa pesanan sekaligus ke area kampus. Strategi ini mengatasi masalah lokasi yang jauh sekaligus lebih hemat karena tidak membutuhkan biaya untuk membuka cabang.
Strategi 2: Instagram dan Promosi dari Pelanggan Lama
Meningkatkan engagement Instagram dengan membuat konten sederhana seperti testimoni pelanggan, video pembuatan kopi, promo, polling rasa, dan giveaway kecil. Pelanggan lama yang sudah menyukai rasa dan harga juga dapat diajak merekomendasikan produk kepada teman.
5. Tentukan Metrik Keberhasilan
- Jumlah pesanan meningkat.
- Jumlah pelanggan baru bertambah.
- Pelanggan lama melakukan repeat order.
- Jumlah pesanan melalui pre-order/delivery meningkat.
- Engagement Instagram meningkat, terutama komentar, share, dan DM.
- Penjualan meningkat dengan biaya promosi yang tetap rendah.
Nama Kelompok 5
Anggota:
1. Vivit Afriani (2513053109)
2. Chunda Putini Syaripah (2513053120)
3. Aulia Janever Charolin (2513053123)
4. Micha Armelia (2513053114)
5. Alfanny Berliana (2553053033)
Peluang
- Pelanggan lama yang loyal terhadap rasa dan harga merupakan aset yang dapat dimanfaatkan lebih lanjut, misalnya melalui program loyalitas atau referral.
- Lokasi yang jauh dari kampus dapat diubah menjadi kekuatan dengan mengangkat konsep "kopi susu rumahan" yang berbeda dari kopi kekinian pada umumnya.
- Akun Instagram yang sudah ada namun belum optimal merupakan peluang untuk perbaikan strategi konten dengan biaya rendah.
- Sistem pre-order dan pengantaran dapat dijadikan model bisnis utama untuk mengatasi kendala jarak.
Customer Jobs & Pains
Customer Jobs (kebutuhan pelanggan):
- Membutuhkan minuman penyegar/berkafein di sela aktivitas kuliah.
- Menginginkan kopi susu dengan harga terjangkau untuk kantong mahasiswa.
- Menginginkan proses pemesanan yang praktis tanpa harus keluar jauh.
- Ingin memesan bersama teman satu kos/kontrakan.
Customer Pains (hambatan pelanggan):
- Lokasi penjual yang jauh dari kampus membuat malas untuk membeli langsung.
- Banyaknya pilihan kopi susu lain yang lokasinya lebih dekat.
- Waktu pengantaran yang tidak jelas atau lama.
- Informasi menu dan promo yang minim karena Instagram jarang diperbarui.
Value Proposition
"Kopi susu rumahan dengan rasa konsisten dan harga bersahabat, diantar langsung ke kos atau kampus, sehingga pelanggan dapat menikmati kopi enak tanpa perlu keluar jauh."
Value proposition ini menonjolkan rasa dan harga yang sudah terbukti disukai pelanggan lama, mengatasi kendala jarak melalui layanan antar, serta membangun citra produk yang personal dan berbeda dari kopi kekinian pada umumnya.
Strategi Pemasaran
a. Content & Community Marketing melalui Instagram
- Memperbaiki kualitas konten, seperti foto produk, testimoni pelanggan, dan proses pembuatan kopi.
- Memanfaatkan fitur Instagram Story untuk membuka pre-order harian dengan slot terbatas guna menciptakan urgensi.
- Membagikan testimoni pelanggan lama untuk membangun kepercayaan calon pelanggan baru.
b. Referral & Loyalty Program
- Memberikan diskon atau bonus kepada pelanggan lama yang berhasil mengajak pelanggan baru.
- Menerapkan program kartu stempel digital, misalnya membeli 5 gratis 1, untuk meningkatkan repeat order.
Matrik Keberhasilan
Aspek: Peningkatan like, komentar, share, dan views Story per minggu
Konversi: Jumlah pesanan yang berasal dari Instagram per minggu/bulan
Retensi pelanggan: Persentase pelanggan lama yang melakukan repeat order dalam sebulan
Efektivitas referral: Jumlah pelanggan baru yang berasal dari program referral
Penjualan: Pertumbuhan omzet bulanan dibandingkan bulan sebelumnya
Anggota:
1. Vivit Afriani (2513053109)
2. Chunda Putini Syaripah (2513053120)
3. Aulia Janever Charolin (2513053123)
4. Micha Armelia (2513053114)
5. Alfanny Berliana (2553053033)
Peluang
- Pelanggan lama yang loyal terhadap rasa dan harga merupakan aset yang dapat dimanfaatkan lebih lanjut, misalnya melalui program loyalitas atau referral.
- Lokasi yang jauh dari kampus dapat diubah menjadi kekuatan dengan mengangkat konsep "kopi susu rumahan" yang berbeda dari kopi kekinian pada umumnya.
- Akun Instagram yang sudah ada namun belum optimal merupakan peluang untuk perbaikan strategi konten dengan biaya rendah.
- Sistem pre-order dan pengantaran dapat dijadikan model bisnis utama untuk mengatasi kendala jarak.
Customer Jobs & Pains
Customer Jobs (kebutuhan pelanggan):
- Membutuhkan minuman penyegar/berkafein di sela aktivitas kuliah.
- Menginginkan kopi susu dengan harga terjangkau untuk kantong mahasiswa.
- Menginginkan proses pemesanan yang praktis tanpa harus keluar jauh.
- Ingin memesan bersama teman satu kos/kontrakan.
Customer Pains (hambatan pelanggan):
- Lokasi penjual yang jauh dari kampus membuat malas untuk membeli langsung.
- Banyaknya pilihan kopi susu lain yang lokasinya lebih dekat.
- Waktu pengantaran yang tidak jelas atau lama.
- Informasi menu dan promo yang minim karena Instagram jarang diperbarui.
Value Proposition
"Kopi susu rumahan dengan rasa konsisten dan harga bersahabat, diantar langsung ke kos atau kampus, sehingga pelanggan dapat menikmati kopi enak tanpa perlu keluar jauh."
Value proposition ini menonjolkan rasa dan harga yang sudah terbukti disukai pelanggan lama, mengatasi kendala jarak melalui layanan antar, serta membangun citra produk yang personal dan berbeda dari kopi kekinian pada umumnya.
Strategi Pemasaran
a. Content & Community Marketing melalui Instagram
- Memperbaiki kualitas konten, seperti foto produk, testimoni pelanggan, dan proses pembuatan kopi.
- Memanfaatkan fitur Instagram Story untuk membuka pre-order harian dengan slot terbatas guna menciptakan urgensi.
- Membagikan testimoni pelanggan lama untuk membangun kepercayaan calon pelanggan baru.
b. Referral & Loyalty Program
- Memberikan diskon atau bonus kepada pelanggan lama yang berhasil mengajak pelanggan baru.
- Menerapkan program kartu stempel digital, misalnya membeli 5 gratis 1, untuk meningkatkan repeat order.
Matrik Keberhasilan
Aspek: Peningkatan like, komentar, share, dan views Story per minggu
Konversi: Jumlah pesanan yang berasal dari Instagram per minggu/bulan
Retensi pelanggan: Persentase pelanggan lama yang melakukan repeat order dalam sebulan
Efektivitas referral: Jumlah pelanggan baru yang berasal dari program referral
Penjualan: Pertumbuhan omzet bulanan dibandingkan bulan sebelumnya
Cecilia Tiara 2513053119 (Kel 2)
Saya ingin menanggapi pada bagian sistem pengantaran produk, dengan jarak yang jauh dari kampus apakah tetap tidak ada ongkos kirim? Karena menurut saya hal tersebut cukup penting namun luput dalam pembahasan, biasanya gratis ongkos kirim lebih memungkinkan untuk menarik pelanggan.
Saya ingin menanggapi pada bagian sistem pengantaran produk, dengan jarak yang jauh dari kampus apakah tetap tidak ada ongkos kirim? Karena menurut saya hal tersebut cukup penting namun luput dalam pembahasan, biasanya gratis ongkos kirim lebih memungkinkan untuk menarik pelanggan.
Nama anggota Kelompok 4
1. Haya Aqila Syakib 2513053110
2. Zaskia Rizki May Nanda 2513053122
3. Dhea Ramadani 2513053133
4. Evi Mariska 2513053130
5. Olla Olivia Evelyna Mulend 2553053010
Jawaban Studi Kasus “Kopi Kelas”
1. Menemukan peluang
Peluangnya adalah mahasiswa banyak yang membutuhkan kopi dengan harga terjangkau, terutama untuk menemani kuliah atau mengerjakan tugas. Penjualan dari rumah juga bisa menghemat biaya sewa tempat.
2. Menentukan customer job & pain
Customer job: mendapatkan kopi yang enak, praktis, dan harganya sesuai kantong mahasiswa.
Pain: banyak pilihan kopi lain, lokasi penjual cukup jauh dari kampus, dan pelanggan mungkin belum mengetahui keberadaan Kopi Kelas.
3. Value proposition
“Kopi susu enak dengan harga ramah mahasiswa, dibuat dari rumah dan bisa dipesan dengan mudah.” Bisa ditambah pilihan rasa atau promo tertentu agar lebih menarik.
4. Dua strategi pemasaran
Promosi melalui Instagram/TikTok: membuat konten sederhana seperti foto produk, video proses pembuatan, testimoni, dan promo.
Promo untuk mahasiswa: misalnya diskon pembelian pertama, paket hemat, atau promo buy 2 get 1 agar pelanggan tertarik mencoba dan mengajak teman.
5. Metrik keberhasilan
Keberhasilan dapat dilihat dari jumlah penjualan per minggu, jumlah pelanggan baru, pelanggan yang melakukan pembelian ulang, serta peningkatan engagement Instagram seperti likes, komentar, dan DM/order.
1. Haya Aqila Syakib 2513053110
2. Zaskia Rizki May Nanda 2513053122
3. Dhea Ramadani 2513053133
4. Evi Mariska 2513053130
5. Olla Olivia Evelyna Mulend 2553053010
Jawaban Studi Kasus “Kopi Kelas”
1. Menemukan peluang
Peluangnya adalah mahasiswa banyak yang membutuhkan kopi dengan harga terjangkau, terutama untuk menemani kuliah atau mengerjakan tugas. Penjualan dari rumah juga bisa menghemat biaya sewa tempat.
2. Menentukan customer job & pain
Customer job: mendapatkan kopi yang enak, praktis, dan harganya sesuai kantong mahasiswa.
Pain: banyak pilihan kopi lain, lokasi penjual cukup jauh dari kampus, dan pelanggan mungkin belum mengetahui keberadaan Kopi Kelas.
3. Value proposition
“Kopi susu enak dengan harga ramah mahasiswa, dibuat dari rumah dan bisa dipesan dengan mudah.” Bisa ditambah pilihan rasa atau promo tertentu agar lebih menarik.
4. Dua strategi pemasaran
Promosi melalui Instagram/TikTok: membuat konten sederhana seperti foto produk, video proses pembuatan, testimoni, dan promo.
Promo untuk mahasiswa: misalnya diskon pembelian pertama, paket hemat, atau promo buy 2 get 1 agar pelanggan tertarik mencoba dan mengajak teman.
5. Metrik keberhasilan
Keberhasilan dapat dilihat dari jumlah penjualan per minggu, jumlah pelanggan baru, pelanggan yang melakukan pembelian ulang, serta peningkatan engagement Instagram seperti likes, komentar, dan DM/order.
Kelompok 2
1. Eka Mutiara Amelia Ramadhani (2513053112)
2. Cecilia Tiara Ayu Prasastiningtyas (2513053119)
3. Rijayanti Selanatanila (2513053125)
4. Atya Syahvinadifa (2513053128)
5. Revalina Indah Wati (2553053031)
izin memberi pertanyaan kepada kelompok 4 :
Value proposition yang disampaikan menurut kelompok kami, masih cukup mirip dengan penjual kopi rumahan lain yang juga berpromosi lewat Instagram/TikTok. Menurut kelompok kalian, apa yang membuat Kopi Kelas berbeda dan lebih layak dipilih dibandingkan kompetitor sejenis?
1. Eka Mutiara Amelia Ramadhani (2513053112)
2. Cecilia Tiara Ayu Prasastiningtyas (2513053119)
3. Rijayanti Selanatanila (2513053125)
4. Atya Syahvinadifa (2513053128)
5. Revalina Indah Wati (2553053031)
izin memberi pertanyaan kepada kelompok 4 :
Value proposition yang disampaikan menurut kelompok kami, masih cukup mirip dengan penjual kopi rumahan lain yang juga berpromosi lewat Instagram/TikTok. Menurut kelompok kalian, apa yang membuat Kopi Kelas berbeda dan lebih layak dipilih dibandingkan kompetitor sejenis?
Izin menjawab, Menurut kelompok kami, yang membuat Kopi Kelas berbeda adalah fokusnya pada kebutuhan mahasiswa, yaitu kopi yang enak, terjangkau, praktis, dan mudah dipesan. Selain itu, Kopi Kelas dapat memberikan promo khusus mahasiswa seperti diskon atau paket hemat. Jadi, pembeda Kopi Kelas bukan hanya dari produknya, tetapi dari harga, kemudahan pemesanan, dan penawaran yang disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa.
Kelompok 7
Anggota:
1. Danni Adien Alfarizi (2513053117)
2. Anisa Manik (2513053135)
3. Ayu Anzana (2513053113)
4. Trista Mega Sylvia (2553053005)
Jawaban studi kasus "Kopi Kelas".
1. Temukan peluang:
Usaha Kopi Kelas memiliki peluang pasar yang dapat dikembangkan tidak hanya kepada mahasiswa, tetapi juga kepada dosen, karyawan di lingkungan kampus, serta masyarakat sekitar. Kelompok konsumen tersebut membutuhkan minuman yang praktis dengan harga yang terjangkau. Kendala jarak usaha dari kampus dapat diminimalkan melalui penyediaan layanan pemesanan dan pengantaran.
2. Tentukan customer job & pain
a. Customer job: Kopi dibutuhkan sebagai minuman pendamping ketika konsumen sedang bekerja, mengajar, belajar, maupun menikmati waktu santai
b. Pain: Konsumen menghadapi kendala berupa jarak lokasi usaha yang cukup jauh, banyaknya kompetitor yang menawarkan produk serupa, serta harapan memperoleh kopi dengan cita rasa yang baik dan harga yang sepadan.
3. Rumusan value proposition
"Kopi Kelas menawarkan kopi susu dengan cita rasa yang konsisten, harga terjangkau, serta kemudahan pemesanan melalui layanan antar bagi konsumen di sekitar kampus dan lingkungan sekitarnya."
4. Pilih 2 strategi pemasaran
1. Optimalisasi Instagram
Memanfaatkan akun Instagram yang sudah dimiliki untuk mengunggah foto atau video produk, informasi harga, promo, dan testimoni pelanggan. Konten dibuat secara menarik dan konsisten agar jangkauan serta engagement akun meningkat
2. Program loyalitas pelanggan
Memberikan penawaran seperti paket hemat, potongan harga pada pembelian tertentu, atau buy 5 get 1 untuk mendorong pelanggan melakukan pembelian kembali dan mempertahankan pelanggan lama
5. Tentukan metrik keberhasilan
Keberhasilan strategi pemasaran dapat diketahui melalui beberapa indikator, yaitu bertambahnya jumlah pesanan, meningkatnya jumlah pelanggan baru, meningkatnya frekuensi pembelian ulang oleh pelanggan, bertambahnya engagement pada media sosial, serta meningkatnya omzet penjualan
Anggota:
1. Danni Adien Alfarizi (2513053117)
2. Anisa Manik (2513053135)
3. Ayu Anzana (2513053113)
4. Trista Mega Sylvia (2553053005)
Jawaban studi kasus "Kopi Kelas".
1. Temukan peluang:
Usaha Kopi Kelas memiliki peluang pasar yang dapat dikembangkan tidak hanya kepada mahasiswa, tetapi juga kepada dosen, karyawan di lingkungan kampus, serta masyarakat sekitar. Kelompok konsumen tersebut membutuhkan minuman yang praktis dengan harga yang terjangkau. Kendala jarak usaha dari kampus dapat diminimalkan melalui penyediaan layanan pemesanan dan pengantaran.
2. Tentukan customer job & pain
a. Customer job: Kopi dibutuhkan sebagai minuman pendamping ketika konsumen sedang bekerja, mengajar, belajar, maupun menikmati waktu santai
b. Pain: Konsumen menghadapi kendala berupa jarak lokasi usaha yang cukup jauh, banyaknya kompetitor yang menawarkan produk serupa, serta harapan memperoleh kopi dengan cita rasa yang baik dan harga yang sepadan.
3. Rumusan value proposition
"Kopi Kelas menawarkan kopi susu dengan cita rasa yang konsisten, harga terjangkau, serta kemudahan pemesanan melalui layanan antar bagi konsumen di sekitar kampus dan lingkungan sekitarnya."
4. Pilih 2 strategi pemasaran
1. Optimalisasi Instagram
Memanfaatkan akun Instagram yang sudah dimiliki untuk mengunggah foto atau video produk, informasi harga, promo, dan testimoni pelanggan. Konten dibuat secara menarik dan konsisten agar jangkauan serta engagement akun meningkat
2. Program loyalitas pelanggan
Memberikan penawaran seperti paket hemat, potongan harga pada pembelian tertentu, atau buy 5 get 1 untuk mendorong pelanggan melakukan pembelian kembali dan mempertahankan pelanggan lama
5. Tentukan metrik keberhasilan
Keberhasilan strategi pemasaran dapat diketahui melalui beberapa indikator, yaitu bertambahnya jumlah pesanan, meningkatnya jumlah pelanggan baru, meningkatnya frekuensi pembelian ulang oleh pelanggan, bertambahnya engagement pada media sosial, serta meningkatnya omzet penjualan
Nama Kelompok 6
1. Virgi Meiky Pratama (2513053111)
2. Erika Krisnawati (2513053118)
3. Nurtisa Afiqha (2513053127)
4. Dhea Adelia (2553053034)
5. Reghina Tripani Wulandari (2553053036)
1. Menemukan Peluang
Peluang “Kopi Kelas” terletak pada kebutuhan mahasiswa terhadap kopi yang terjangkau, enak, dan memiliki rasa yang konsisten. Adanya pelanggan lama yang sudah menyukai produk menjadi modal untuk mengembangkan pasar tanpa membuat produk baru. Jarak kedai dari kampus juga dapat diatasi melalui pemesanan dan pengantaran pada waktu tertentu, sehingga produk lebih mudah dijangkau mahasiswa.
2. Customer Job & Customer Pain
Mahasiswa membutuhkan kopi untuk menunjang aktivitas seperti kuliah, mengerjakan tugas, dan berdiskusi, sekaligus sebagai bagian dari gaya hidup mereka. Namun, mereka memiliki keterbatasan uang saku dan sering menghadapi harga kopi yang mahal. Pilihan kopi yang lebih murah juga belum tentu sesuai dari segi rasa dan kualitas, sedangkan membeli secara online dapat terkendala ongkos kirim karena lokasi penjual yang jauh.
3. Merumuskan Value Proposition
“Kopi Kelas” menawarkan kopi susu dengan rasa yang enak dan konsisten, harga yang ramah mahasiswa, serta pemesanan yang mudah melalui media sosial dan layanan antar. Keunggulan tersebut dapat diperkuat dengan promo khusus mahasiswa untuk mendorong pembelian ulang.
Slogan: “Kopi Enak, Harga Anak Kampus, Tinggal Pesan Langsung Antar.”
4. Memilih 2 Strategi Pemasaran
Strategi pertama adalah meningkatkan promosi melalui Instagram dan TikTok dengan konten produk, proses pembuatan, testimoni, promo, serta konten yang dekat dengan kehidupan mahasiswa. Strategi kedua adalah memberikan promo khusus mahasiswa dan program referral, seperti diskon, paket hemat, atau potongan harga bagi pelanggan yang mengajak teman. Strategi ini dapat menarik pelanggan baru sekaligus mempertahankan pelanggan lama.
5. Menentukan Metrik Keberhasilan
Keberhasilan strategi media sosial dapat diukur dari peningkatan engagement minimal 20% dan 50 followers baru dalam satu bulan, serta jumlah pelanggan yang membeli setelah melihat konten. Sementara itu, strategi promo dan referral dapat ditargetkan menghasilkan minimal 20 pengguna promo dan 10 pelanggan baru dari referral.
1. Virgi Meiky Pratama (2513053111)
2. Erika Krisnawati (2513053118)
3. Nurtisa Afiqha (2513053127)
4. Dhea Adelia (2553053034)
5. Reghina Tripani Wulandari (2553053036)
1. Menemukan Peluang
Peluang “Kopi Kelas” terletak pada kebutuhan mahasiswa terhadap kopi yang terjangkau, enak, dan memiliki rasa yang konsisten. Adanya pelanggan lama yang sudah menyukai produk menjadi modal untuk mengembangkan pasar tanpa membuat produk baru. Jarak kedai dari kampus juga dapat diatasi melalui pemesanan dan pengantaran pada waktu tertentu, sehingga produk lebih mudah dijangkau mahasiswa.
2. Customer Job & Customer Pain
Mahasiswa membutuhkan kopi untuk menunjang aktivitas seperti kuliah, mengerjakan tugas, dan berdiskusi, sekaligus sebagai bagian dari gaya hidup mereka. Namun, mereka memiliki keterbatasan uang saku dan sering menghadapi harga kopi yang mahal. Pilihan kopi yang lebih murah juga belum tentu sesuai dari segi rasa dan kualitas, sedangkan membeli secara online dapat terkendala ongkos kirim karena lokasi penjual yang jauh.
3. Merumuskan Value Proposition
“Kopi Kelas” menawarkan kopi susu dengan rasa yang enak dan konsisten, harga yang ramah mahasiswa, serta pemesanan yang mudah melalui media sosial dan layanan antar. Keunggulan tersebut dapat diperkuat dengan promo khusus mahasiswa untuk mendorong pembelian ulang.
Slogan: “Kopi Enak, Harga Anak Kampus, Tinggal Pesan Langsung Antar.”
4. Memilih 2 Strategi Pemasaran
Strategi pertama adalah meningkatkan promosi melalui Instagram dan TikTok dengan konten produk, proses pembuatan, testimoni, promo, serta konten yang dekat dengan kehidupan mahasiswa. Strategi kedua adalah memberikan promo khusus mahasiswa dan program referral, seperti diskon, paket hemat, atau potongan harga bagi pelanggan yang mengajak teman. Strategi ini dapat menarik pelanggan baru sekaligus mempertahankan pelanggan lama.
5. Menentukan Metrik Keberhasilan
Keberhasilan strategi media sosial dapat diukur dari peningkatan engagement minimal 20% dan 50 followers baru dalam satu bulan, serta jumlah pelanggan yang membeli setelah melihat konten. Sementara itu, strategi promo dan referral dapat ditargetkan menghasilkan minimal 20 pengguna promo dan 10 pelanggan baru dari referral.
Kelompok 2
1. Eka Mutiara Amelia Ramadhani (2513053112)
2. Cecilia Tiara Ayu Prasastiningtyas (2513053119)
3. Rijayanti Selanatanila (2513053125)
4. Atya Syahvinadifa (2513053128)
5. Revalina Indah Wati (2553053031)
Analisis Studi Kasus “Kopi Kelas”
1. Menemukan Peluang
Dengan mempertimbangkan lokasi yang cukup jauh dari kampus dan keterbatasan modal, peluang utama yang dapat dimanfaatkan adalah mempertahankan serta mengembangkan pelanggan lama yang telah menyukai cita rasa dan harga produk. Pelanggan tersebut dapat didorong untuk merekomendasikan produk kepada teman atau lingkungan sekitarnya melalui Word of Mouth (WOM). Selain itu, sistem pesanan gabungan (collective order) ke kampus dapat diterapkan agar biaya dan proses pengantaran menjadi lebih efisien.
2. Menentukan Customer Job dan Customer Pain
Customer Job: Pelanggan membutuhkan minuman kopi yang memiliki rasa konsisten, harga terjangkau, dan mudah diperoleh. Pelanggan lama menunjukkan kepuasan karena Kopi Kelas mampu mempertahankan kualitas rasa dan harga secara relatif konsisten.
Customer Pain: Banyaknya penjual kopi menjadi tantangan karena pelanggan memiliki berbagai pilihan produk dengan harga, rasa, dan pelayanan yang beragam. Selain itu, lokasi penjual yang jauh dari kampus dapat menjadi kendala bagi pelanggan yang ingin membeli secara langsung.
3. Merumuskan Value Proposition
Kopi Kelas menawarkan kopi susu dengan cita rasa yang berkualitas seperti produk kafe, tetapi dengan harga yang sesuai dengan kemampuan mahasiswa. Produk tersebut dapat dipesan secara kolektif dan diantarkan ke kampus sehingga pelanggan tidak perlu mengeluarkan biaya pengantaran secara individual. Dengan demikian, nilai utama yang ditawarkan adalah rasa yang konsisten, harga terjangkau, kemudahan pemesanan, dan efisiensi biaya pengantaran.
4. Menentukan Dua Strategi Pemasaran
Strategi 1 – Word of Mouth dan Rekomendasi
Kopi Kelas dapat memanfaatkan pelanggan lama sebagai sarana promosi dengan mendorong mereka untuk merekomendasikan produk kepada teman atau kelompok perkuliahan. Strategi ini dapat diperkuat melalui program sederhana, seperti diskon atau bonus produk bagi pelanggan yang berhasil mengajak pelanggan baru. Strategi tersebut relatif sesuai dengan keterbatasan modal karena tidak membutuhkan biaya promosi yang besar.
Strategi 2 – Pre-order dan Pesanan Gabungan ke Kampus
Kopi Kelas dapat membuka sistem pre-order berdasarkan jadwal tertentu, misalnya pada hari perkuliahan. Pesanan mahasiswa dikumpulkan terlebih dahulu, kemudian produk diantar secara bersamaan ke lokasi kampus. Strategi ini dapat mengurangi biaya dan waktu pengantaran sekaligus memberikan kemudahan bagi pelanggan. Promosi pre-order dapat dilakukan melalui media sosial dan grup chat mahasiswa.
5. Menentukan Metrik Keberhasilan
Keberhasilan strategi pemasaran Kopi Kelas dapat diukur menggunakan beberapa indikator yang sederhana dan mudah dipantau, yaitu:
1. Jumlah pelanggan baru, untuk mengetahui kemampuan strategi WOM dalam menarik konsumen baru.
2. Jumlah pesanan per bulan, untuk melihat perkembangan penjualan setelah strategi diterapkan.
3. Jumlah pelanggan yang melakukan pembelian ulang (repeat order), untuk mengukur tingkat kepuasan dan loyalitas pelanggan.
4. Jumlah pesanan gabungan, untuk mengetahui keefektifan sistem pengantaran ke kampus.
5. Engagement media sosial, seperti jumlah komentar, respons, dan interaksi pada konten promosi, untuk melihat ketertarikan calon pelanggan terhadap produk.
1. Eka Mutiara Amelia Ramadhani (2513053112)
2. Cecilia Tiara Ayu Prasastiningtyas (2513053119)
3. Rijayanti Selanatanila (2513053125)
4. Atya Syahvinadifa (2513053128)
5. Revalina Indah Wati (2553053031)
Analisis Studi Kasus “Kopi Kelas”
1. Menemukan Peluang
Dengan mempertimbangkan lokasi yang cukup jauh dari kampus dan keterbatasan modal, peluang utama yang dapat dimanfaatkan adalah mempertahankan serta mengembangkan pelanggan lama yang telah menyukai cita rasa dan harga produk. Pelanggan tersebut dapat didorong untuk merekomendasikan produk kepada teman atau lingkungan sekitarnya melalui Word of Mouth (WOM). Selain itu, sistem pesanan gabungan (collective order) ke kampus dapat diterapkan agar biaya dan proses pengantaran menjadi lebih efisien.
2. Menentukan Customer Job dan Customer Pain
Customer Job: Pelanggan membutuhkan minuman kopi yang memiliki rasa konsisten, harga terjangkau, dan mudah diperoleh. Pelanggan lama menunjukkan kepuasan karena Kopi Kelas mampu mempertahankan kualitas rasa dan harga secara relatif konsisten.
Customer Pain: Banyaknya penjual kopi menjadi tantangan karena pelanggan memiliki berbagai pilihan produk dengan harga, rasa, dan pelayanan yang beragam. Selain itu, lokasi penjual yang jauh dari kampus dapat menjadi kendala bagi pelanggan yang ingin membeli secara langsung.
3. Merumuskan Value Proposition
Kopi Kelas menawarkan kopi susu dengan cita rasa yang berkualitas seperti produk kafe, tetapi dengan harga yang sesuai dengan kemampuan mahasiswa. Produk tersebut dapat dipesan secara kolektif dan diantarkan ke kampus sehingga pelanggan tidak perlu mengeluarkan biaya pengantaran secara individual. Dengan demikian, nilai utama yang ditawarkan adalah rasa yang konsisten, harga terjangkau, kemudahan pemesanan, dan efisiensi biaya pengantaran.
4. Menentukan Dua Strategi Pemasaran
Strategi 1 – Word of Mouth dan Rekomendasi
Kopi Kelas dapat memanfaatkan pelanggan lama sebagai sarana promosi dengan mendorong mereka untuk merekomendasikan produk kepada teman atau kelompok perkuliahan. Strategi ini dapat diperkuat melalui program sederhana, seperti diskon atau bonus produk bagi pelanggan yang berhasil mengajak pelanggan baru. Strategi tersebut relatif sesuai dengan keterbatasan modal karena tidak membutuhkan biaya promosi yang besar.
Strategi 2 – Pre-order dan Pesanan Gabungan ke Kampus
Kopi Kelas dapat membuka sistem pre-order berdasarkan jadwal tertentu, misalnya pada hari perkuliahan. Pesanan mahasiswa dikumpulkan terlebih dahulu, kemudian produk diantar secara bersamaan ke lokasi kampus. Strategi ini dapat mengurangi biaya dan waktu pengantaran sekaligus memberikan kemudahan bagi pelanggan. Promosi pre-order dapat dilakukan melalui media sosial dan grup chat mahasiswa.
5. Menentukan Metrik Keberhasilan
Keberhasilan strategi pemasaran Kopi Kelas dapat diukur menggunakan beberapa indikator yang sederhana dan mudah dipantau, yaitu:
1. Jumlah pelanggan baru, untuk mengetahui kemampuan strategi WOM dalam menarik konsumen baru.
2. Jumlah pesanan per bulan, untuk melihat perkembangan penjualan setelah strategi diterapkan.
3. Jumlah pelanggan yang melakukan pembelian ulang (repeat order), untuk mengukur tingkat kepuasan dan loyalitas pelanggan.
4. Jumlah pesanan gabungan, untuk mengetahui keefektifan sistem pengantaran ke kampus.
5. Engagement media sosial, seperti jumlah komentar, respons, dan interaksi pada konten promosi, untuk melihat ketertarikan calon pelanggan terhadap produk.
KELOMPOK 1:
1. Anisa Oktavia Putri 2513053131
2. Shofia Ocha Lorenza 2513064121
3. Keinaya Nur Azalia 2513053129
4. Afifatul Magfirah Bela Sukma 2513053131
5. Syaila Nafi'aturrohmah 2553053032
1. Peluang
Peluang Kopi Kelas adalah menyediakan kopi susu yang enak dengan harga terjangkau bagi mahasiswa. Karena lokasi cukup jauh dari kampus, penjualan bisa dilakukan dengan sistem pre-order dan delivery ke area kampus. Selain itu, media sosial seperti Instagram dapat dimanfaatkan untuk menjangkau mahasiswa lebih luas.
1. Customer job & pain
-Customer job
Mahasiswa membutuhkan minuman kopi untuk menemani kuliah, mengerjakan tugas, atau berkumpul dengan teman.
Ingin mendapatkan kopi yang enak, praktis, dan mudah dipesan.
-Costumer pain
Harga kopi di coffee shop cukup mahal.
Lokasi penjual yang jauh dari kampus membuat mahasiswa sulit mengambil pesanan.
Ongkos kirim terasa mahal jika hanya membeli satu minuman.
Banyak pilihan kopi lain sehingga pelanggan mudah berpindah ke kompetitor.
1. value proposition
Kopi Kelas menawarkan kopi susu yang enak dengan harga terjangkau dan praktis untuk mahasiswa. Selain itu, pelanggan dapat memesan melalui sistem pre-order dan mendapatkan layanan delivery ke area kampus. Hal ini menjadi keunggulan karena pelanggan tidak perlu datang langsung ke lokasi penjual.
1. strategi pemasaran
- Fokus pada pasar mahasiswa di sekitar kampus.
- Menggunakan sistem pre-order untuk menghemat modal dan mengurangi risiko produk tidak terjual.
- Menentukan titik pengantaran di kampus agar masalah lokasi yang jauh dapat diatasi.
- Membuat paket hemat seperti "Paket Teman Kelas "untuk pembelian 2–4 cup.
2. metrik keberhasilan
Karena Kopi Kelas memiliki modal terbatas, banyak pesaing, lokasi rumah jauh dari kampus, dan engagement Instagram masih rendah, keberhasilannya dapat diukur dari:
Jumlah pesanan = melihat apakah penjualan kopi meningkat setelah promosi.
Engagement Instagram = melihat peningkatan like, komentar, share, dan interaksi dengan calon pembeli.
Pelanggan baru = mengetahui apakah promosi berhasil menarik mahasiswa yang sebelumnya belum membeli.
Pembelian ulang = melihat apakah pelanggan merasa puas dan tertarik membeli Kopi Kelas kembali.
1. Anisa Oktavia Putri 2513053131
2. Shofia Ocha Lorenza 2513064121
3. Keinaya Nur Azalia 2513053129
4. Afifatul Magfirah Bela Sukma 2513053131
5. Syaila Nafi'aturrohmah 2553053032
1. Peluang
Peluang Kopi Kelas adalah menyediakan kopi susu yang enak dengan harga terjangkau bagi mahasiswa. Karena lokasi cukup jauh dari kampus, penjualan bisa dilakukan dengan sistem pre-order dan delivery ke area kampus. Selain itu, media sosial seperti Instagram dapat dimanfaatkan untuk menjangkau mahasiswa lebih luas.
1. Customer job & pain
-Customer job
Mahasiswa membutuhkan minuman kopi untuk menemani kuliah, mengerjakan tugas, atau berkumpul dengan teman.
Ingin mendapatkan kopi yang enak, praktis, dan mudah dipesan.
-Costumer pain
Harga kopi di coffee shop cukup mahal.
Lokasi penjual yang jauh dari kampus membuat mahasiswa sulit mengambil pesanan.
Ongkos kirim terasa mahal jika hanya membeli satu minuman.
Banyak pilihan kopi lain sehingga pelanggan mudah berpindah ke kompetitor.
1. value proposition
Kopi Kelas menawarkan kopi susu yang enak dengan harga terjangkau dan praktis untuk mahasiswa. Selain itu, pelanggan dapat memesan melalui sistem pre-order dan mendapatkan layanan delivery ke area kampus. Hal ini menjadi keunggulan karena pelanggan tidak perlu datang langsung ke lokasi penjual.
1. strategi pemasaran
- Fokus pada pasar mahasiswa di sekitar kampus.
- Menggunakan sistem pre-order untuk menghemat modal dan mengurangi risiko produk tidak terjual.
- Menentukan titik pengantaran di kampus agar masalah lokasi yang jauh dapat diatasi.
- Membuat paket hemat seperti "Paket Teman Kelas "untuk pembelian 2–4 cup.
2. metrik keberhasilan
Karena Kopi Kelas memiliki modal terbatas, banyak pesaing, lokasi rumah jauh dari kampus, dan engagement Instagram masih rendah, keberhasilannya dapat diukur dari:
Jumlah pesanan = melihat apakah penjualan kopi meningkat setelah promosi.
Engagement Instagram = melihat peningkatan like, komentar, share, dan interaksi dengan calon pembeli.
Pelanggan baru = mengetahui apakah promosi berhasil menarik mahasiswa yang sebelumnya belum membeli.
Pembelian ulang = melihat apakah pelanggan merasa puas dan tertarik membeli Kopi Kelas kembali.