Silahkan berdiskusi pada forum berikut
Kelompok 6:
Naafi Annisa Wibowo 251305316
Dyah Lutfi Kurniasari 2513053150
Dea Afrianingsih 2513053152
Julia Nurfadila Harwanto 2553053040
1. Peluang (Opportunity)
Meskipun modal terbatas dan pesaing banyak, ada celah pasar yang bisa dimanfaatkan:
Kedekatan personal: usaha rumahan mahasiswa punya cerita otentik yang lebih mudah dipercaya dibanding brand besar.
Segmen niche: mahasiswa/anak kos dengan budget terbatas yang butuh kopi enak tapi murah dan bisa dipesan online (delivery/COD sekitar rumah/kos).
Waktu spesifik: jam-jam begadang tugas/skripsi, di mana warung kopi kampus belum tentu buka.
2. Menentukan Customer Job & Pain
Customer Job (kebutuhan/pekerjaan pelanggan):
1. Mahasiswa membutuhkan minuman kopi yang praktis untuk menemani belajar, mengerjakan tugas, atau berkumpul dengan teman.
2. Mahasiswa ingin mendapatkan kopi yang enak dan mudah dipesan tanpa harus pergi jauh dari kampus atau tempat tinggal.
3. Mahasiswa mencari minuman yang sesuai dengan kondisi keuangan mahasiswa.
Customer Pain (masalah/kesulitan pelanggan):
1. Harga kopi dianggap cukup mahal bagi mahasiswa yang memiliki uang terbatas.
2. Lokasi penjualan yang jauh dari kampus membuat mahasiswa kesulitan untuk membeli secara langsung.
3. Banyaknya pesaing membuat pelanggan memiliki banyak pilihan kopi dengan harga dan variasi yang berbeda.
4. Akun Instagram yang engagement-nya rendah membuat informasi mengenai produk dan promo Kopi Kelas kurang diketahui oleh calon pelanggan.
3. Value Proposition
"Kopi susu dengan rasa konsisten, harga bersahabat untuk kantong mahasiswa, dan bisa diantar/COD di sekitar area kampus,silakan chat langsung ke WhatsApp."
Value proposition ini menjawab pain (harga & jarak) sekaligus job (praktis & enak).
4. Memilih 2 Strategi Pemasaran
Strategi 1: Memaksimalkan Promosi melalui Sosial Media
Kopi Kelas sudah memiliki akun Instagram, tetapi interaksinya masih rendah. Oleh karena itu, akun tersebut perlu dimanfaatkan dengan lebih maksimal.
Contohnya dengan membuat konten berupa foto produk, video pembuatan kopi, daftar harga, promo, testimoni pelanggan, dan informasi cara pemesanan. Konten juga sebaiknya dibuat secara rutin agar akun terlihat aktif.
Kopi Kelas juga dapat menggunakan Instagram Story untuk memberikan informasi promo harian atau produk yang tersedia. Dengan begitu, mahasiswa yang melihat konten tersebut bisa tertarik untuk mencoba.
Strategi 2: Memberikan Promo dan Kemudahan Pemesanan
Kopi Kelas dapat memberikan promo yang sesuai dengan target mahasiswa. Misalnya promo beli 2 lebih murah, diskon untuk pembelian tertentu, atau promo khusus pada hari-hari tertentu.
Selain promo, Kopi Kelas dapat menyediakan sistem pemesanan online dan layanan antar, terutama untuk mahasiswa yang berada di sekitar kampus. Cara ini dapat mengatasi masalah lokasi yang jauh dari kampus.
5.Tentukan Metrik Keberhasilan
Untuk mengetahui apakah strategi pemasaran yang dilakukan berhasil atau tidak, Kopi Kelas perlu melihat beberapa indikator yang dapat digunakan untuk mengukur perkembangan usaha.
Metrik keberhasilan tersebut antara lain:
1. Jumlah penjualan per minggu atau per bulan.
2. Jumlah pelanggan baru setelah dilakukan promosi.
3. Jumlah pembelian ulang dari pelanggan lama.
4. Engagement Instagram, seperti like, komentar, share, dan DM.
5. Jumlah pesanan dari promo atau referral yang diberikan.
Naafi Annisa Wibowo 251305316
Dyah Lutfi Kurniasari 2513053150
Dea Afrianingsih 2513053152
Julia Nurfadila Harwanto 2553053040
1. Peluang (Opportunity)
Meskipun modal terbatas dan pesaing banyak, ada celah pasar yang bisa dimanfaatkan:
Kedekatan personal: usaha rumahan mahasiswa punya cerita otentik yang lebih mudah dipercaya dibanding brand besar.
Segmen niche: mahasiswa/anak kos dengan budget terbatas yang butuh kopi enak tapi murah dan bisa dipesan online (delivery/COD sekitar rumah/kos).
Waktu spesifik: jam-jam begadang tugas/skripsi, di mana warung kopi kampus belum tentu buka.
2. Menentukan Customer Job & Pain
Customer Job (kebutuhan/pekerjaan pelanggan):
1. Mahasiswa membutuhkan minuman kopi yang praktis untuk menemani belajar, mengerjakan tugas, atau berkumpul dengan teman.
2. Mahasiswa ingin mendapatkan kopi yang enak dan mudah dipesan tanpa harus pergi jauh dari kampus atau tempat tinggal.
3. Mahasiswa mencari minuman yang sesuai dengan kondisi keuangan mahasiswa.
Customer Pain (masalah/kesulitan pelanggan):
1. Harga kopi dianggap cukup mahal bagi mahasiswa yang memiliki uang terbatas.
2. Lokasi penjualan yang jauh dari kampus membuat mahasiswa kesulitan untuk membeli secara langsung.
3. Banyaknya pesaing membuat pelanggan memiliki banyak pilihan kopi dengan harga dan variasi yang berbeda.
4. Akun Instagram yang engagement-nya rendah membuat informasi mengenai produk dan promo Kopi Kelas kurang diketahui oleh calon pelanggan.
3. Value Proposition
"Kopi susu dengan rasa konsisten, harga bersahabat untuk kantong mahasiswa, dan bisa diantar/COD di sekitar area kampus,silakan chat langsung ke WhatsApp."
Value proposition ini menjawab pain (harga & jarak) sekaligus job (praktis & enak).
4. Memilih 2 Strategi Pemasaran
Strategi 1: Memaksimalkan Promosi melalui Sosial Media
Kopi Kelas sudah memiliki akun Instagram, tetapi interaksinya masih rendah. Oleh karena itu, akun tersebut perlu dimanfaatkan dengan lebih maksimal.
Contohnya dengan membuat konten berupa foto produk, video pembuatan kopi, daftar harga, promo, testimoni pelanggan, dan informasi cara pemesanan. Konten juga sebaiknya dibuat secara rutin agar akun terlihat aktif.
Kopi Kelas juga dapat menggunakan Instagram Story untuk memberikan informasi promo harian atau produk yang tersedia. Dengan begitu, mahasiswa yang melihat konten tersebut bisa tertarik untuk mencoba.
Strategi 2: Memberikan Promo dan Kemudahan Pemesanan
Kopi Kelas dapat memberikan promo yang sesuai dengan target mahasiswa. Misalnya promo beli 2 lebih murah, diskon untuk pembelian tertentu, atau promo khusus pada hari-hari tertentu.
Selain promo, Kopi Kelas dapat menyediakan sistem pemesanan online dan layanan antar, terutama untuk mahasiswa yang berada di sekitar kampus. Cara ini dapat mengatasi masalah lokasi yang jauh dari kampus.
5.Tentukan Metrik Keberhasilan
Untuk mengetahui apakah strategi pemasaran yang dilakukan berhasil atau tidak, Kopi Kelas perlu melihat beberapa indikator yang dapat digunakan untuk mengukur perkembangan usaha.
Metrik keberhasilan tersebut antara lain:
1. Jumlah penjualan per minggu atau per bulan.
2. Jumlah pelanggan baru setelah dilakukan promosi.
3. Jumlah pembelian ulang dari pelanggan lama.
4. Engagement Instagram, seperti like, komentar, share, dan DM.
5. Jumlah pesanan dari promo atau referral yang diberikan.
Tanggapan dari Kelompok 5
Claudea Shella Wahyudi (2513053140)
Nabbil Rizkullah (2513053147)
Gita Pertiwi (2513053154)
Ganis Anggraini Putri (2513053160)
Nurma Devi Anggraini (2513053162)
Menurut kami, keseluruhan rumusan strategi dari Kelompok 6 ini sudah sangat aplikatif, terstruktur, dan berpijak langsung pada realitas pasar mahasiswa dan siap dieksekusi untuk skala usaha rumahan mahasiswa.
Tapi kami ada sedikit saran,
Pada bagian Peluang, disebut potensi jam begadang tugas/skripsi. Ini bisa dijadikan selling point tambahan atau strategi jam operasional khusus (misalnya sistem pre-order sore hari untuk diantar malam), karena mengingat mahasiswa sering butuh asupan kafein di luar jam operasional warung kopi biasa.
Mengingat pemesanan diarahkan langsung ke WhatsApp, pastikan profil WhatsApp menggunakan akun Business agar bisa memanfaatkan fitur katalog produk, quick replies (balasan cepat) untuk jam operasional dan menu, serta label pelanggan (misalnya: pelanggan baru, pelanggan tetap) untuk memudahkan pengelolaan promo dan repeat order.
Claudea Shella Wahyudi (2513053140)
Nabbil Rizkullah (2513053147)
Gita Pertiwi (2513053154)
Ganis Anggraini Putri (2513053160)
Nurma Devi Anggraini (2513053162)
Menurut kami, keseluruhan rumusan strategi dari Kelompok 6 ini sudah sangat aplikatif, terstruktur, dan berpijak langsung pada realitas pasar mahasiswa dan siap dieksekusi untuk skala usaha rumahan mahasiswa.
Tapi kami ada sedikit saran,
Pada bagian Peluang, disebut potensi jam begadang tugas/skripsi. Ini bisa dijadikan selling point tambahan atau strategi jam operasional khusus (misalnya sistem pre-order sore hari untuk diantar malam), karena mengingat mahasiswa sering butuh asupan kafein di luar jam operasional warung kopi biasa.
Mengingat pemesanan diarahkan langsung ke WhatsApp, pastikan profil WhatsApp menggunakan akun Business agar bisa memanfaatkan fitur katalog produk, quick replies (balasan cepat) untuk jam operasional dan menu, serta label pelanggan (misalnya: pelanggan baru, pelanggan tetap) untuk memudahkan pengelolaan promo dan repeat order.
Kelompok 2
Anggota : Mufida Dema Santri (2513053144)
Alya Khasanah (2513053145)
Ananda Dwi Zaskia (2513053151)
Faricha Ausia (2553053011)
Finka Nasya Efendi (2553053037)
1. Temukan Peluang
Peluang yang dapat dimanfaatkan adalah menjadikan mahasiswa sebagai target pasar utama dengan menawarkan kopi susu yang terjangkau. Selain itu, pelanggan lama yang sudah menyukai rasa dan harga dapat dimanfaatkan untuk promosi dari mulut ke mulut, serta penjualan melalui pre-order dan delivery ke area kampus agar kendala lokasi dapat diatasi.
2. Tentukan Customer Job & Pain
Customer Job
Membeli kopi yang enak dengan harga terjangkau, memesan kopi dengan mudah melalui Instagram, dan mendapatkan kopi tanpa harus datang ke rumah penjual.
Customer Pain
Lokasi penjual jauh dari kampus, banyak pilihan kopi dari pesaing, instagram kurang menarik sehingga pelanggan baru sulit tertarik.
3. Rumuskan Value Proposition
Kopi susu homemade dengan rasa yang konsisten, harga ramah mahasiswa, pemesanan mudah melalui Instagram, serta layanan pre-order dan delivery ke area kampus.
4. Pilih 2 Strategi Pemasaran
Strategi 1: Optimalisasi Instagram
Membuat Reels proses pembuatan kopi, mengunggah testimoni pelanggan, memberikan promo atau giveaway, dan membuat feeds yang menarik untuk mempromosikan usaha.
Strategi 2: Pre-order dan Delivery Kampus
Membuka sistem pre-order setiap hari dan mengantar pesanan ke titik kumpul di sekitar kampus atau ke kos.
5. Tentukan Metrik Keberhasilan
1. Engagement Instagram meningkat.
2. Jumlah followers bertambah.
3. Pesanan harian meningkat.
4. Repeat order pelanggan meningkat.
5. Penjualan melalui pre-order bertambah setiap minggu.
Anggota : Mufida Dema Santri (2513053144)
Alya Khasanah (2513053145)
Ananda Dwi Zaskia (2513053151)
Faricha Ausia (2553053011)
Finka Nasya Efendi (2553053037)
1. Temukan Peluang
Peluang yang dapat dimanfaatkan adalah menjadikan mahasiswa sebagai target pasar utama dengan menawarkan kopi susu yang terjangkau. Selain itu, pelanggan lama yang sudah menyukai rasa dan harga dapat dimanfaatkan untuk promosi dari mulut ke mulut, serta penjualan melalui pre-order dan delivery ke area kampus agar kendala lokasi dapat diatasi.
2. Tentukan Customer Job & Pain
Customer Job
Membeli kopi yang enak dengan harga terjangkau, memesan kopi dengan mudah melalui Instagram, dan mendapatkan kopi tanpa harus datang ke rumah penjual.
Customer Pain
Lokasi penjual jauh dari kampus, banyak pilihan kopi dari pesaing, instagram kurang menarik sehingga pelanggan baru sulit tertarik.
3. Rumuskan Value Proposition
Kopi susu homemade dengan rasa yang konsisten, harga ramah mahasiswa, pemesanan mudah melalui Instagram, serta layanan pre-order dan delivery ke area kampus.
4. Pilih 2 Strategi Pemasaran
Strategi 1: Optimalisasi Instagram
Membuat Reels proses pembuatan kopi, mengunggah testimoni pelanggan, memberikan promo atau giveaway, dan membuat feeds yang menarik untuk mempromosikan usaha.
Strategi 2: Pre-order dan Delivery Kampus
Membuka sistem pre-order setiap hari dan mengantar pesanan ke titik kumpul di sekitar kampus atau ke kos.
5. Tentukan Metrik Keberhasilan
1. Engagement Instagram meningkat.
2. Jumlah followers bertambah.
3. Pesanan harian meningkat.
4. Repeat order pelanggan meningkat.
5. Penjualan melalui pre-order bertambah setiap minggu.
Assalamualaikum warahmatullahi Wabarakatuh
Kami dari kelompok 1 yang beranggotakan:
Naufa Rafeyfa Hidayat (2513053141)
Cherlina Lionytha Diah Ayu Puspita Sari (2513053139)
Anggun Dhani Asih (2513053149)
Ide Putu Ardhani Dewi (2513053148)
Hafizhah Alfathiyah (2513053155)
izin menanggapi jawaban kelompok 2.
Menurut kelompok 1, jawaban dari kelompok 2 sudah bagus dan cukup jelas serta sesuai dengan target pasar, yaitu mahasiswa. Keunggulan pada produknya tidak hanya terletak pada harga dan rasanya, tetapi juga kepraktisan pada saat memesan dan mendapatkan pesanannya. Kelompok kami juga setuju dengan menggunakan sosial media instagram sebagai media yang mempromosikan karena bisa membuat usaha menjadi lebih dikenal oleh orang lain.
Sekian tanggapan dari kelompok 1, terima kasih.
Wassalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh.
Kami dari kelompok 1 yang beranggotakan:
Naufa Rafeyfa Hidayat (2513053141)
Cherlina Lionytha Diah Ayu Puspita Sari (2513053139)
Anggun Dhani Asih (2513053149)
Ide Putu Ardhani Dewi (2513053148)
Hafizhah Alfathiyah (2513053155)
izin menanggapi jawaban kelompok 2.
Menurut kelompok 1, jawaban dari kelompok 2 sudah bagus dan cukup jelas serta sesuai dengan target pasar, yaitu mahasiswa. Keunggulan pada produknya tidak hanya terletak pada harga dan rasanya, tetapi juga kepraktisan pada saat memesan dan mendapatkan pesanannya. Kelompok kami juga setuju dengan menggunakan sosial media instagram sebagai media yang mempromosikan karena bisa membuat usaha menjadi lebih dikenal oleh orang lain.
Sekian tanggapan dari kelompok 1, terima kasih.
Wassalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh.
Kelompok 3 :
1. Hidayatun Nisa Aulia (2513053146)
2. Nurul Aini (2513053156)
3. Nadya Annisa Pratiwi (2513053161)
4. Chelsea Aradita(2553053009)
5. Mutya Azizah (2553053038)
Situasi
Seorang mahasiswa berjualan kopi susu dari tempat tinggalnya sendiri. Ia memiliki modal yang minim, harus bersaing dengan banyak penjual sejenis, jaraknya cukup jauh dari area kampus, sudah punya akun Instagram namun interaksinya masih sepi, sementara pelanggan setianya sudah cocok dengan rasa dan harga yang ditawarkan.
1. Temukan Peluang
Walaupun terkendala jarak dan persaingan ketat, masih ada celah yang bisa dimanfaatkan. Pelanggan setia yang sudah cocok dengan rasa dan harga bisa dijadikan bukti kualitas sekaligus bahan promosi lewat testimoni. Selain itu, kendala jarak dari kampus dapat diatasi dengan menerapkan sistem pre-order yang kemudian diantar ke area kampus atau kos pada jam-jam tertentu, sehingga produk tetap bisa dijangkau meskipun lokasi penjual jauh. Dengan cara ini, mahasiswa yang sebenarnya tertarik dengan kopi terjangkau namun selama ini terkendala jarak, tetap bisa menjadi pelanggan karena kemudahan sistem antar tersebut.
2. Tentukan Customer Job dan Pain
Customer Job (tujuan pelanggan): mahasiswa menginginkan kopi yang enak dengan harga bersahabat, mudah dipesan, dan cepat sampai tanpa harus bepergian jauh dari kampus.
Customer Pain (kendala pelanggan):
a. Jarak penjual yang jauh membuat malas atau sulit membeli secara langsung
b. Banyaknya alternatif kopi lain yang lokasinya lebih dekat atau lebih dikenal
c. SPromosi di Instagram kurang menarik minat sehingga banyak mahasiswa belum mengetahui produk ini
3. Rumuskan Value Proposition
Kopi susu buatan rumahan dengan cita rasa yang disukai dan harga terjangkau, bisa diantar langsung ke kampus tanpa perlu repot mencari kopi ke tempat lain. Pernyataan ini menonjolkan tiga hal utama, yaitu rasa yang telah terbukti disukai, harga yang ramah kantong, serta solusi atas kendala jarak melalui layanan antar.
4. Pilih 2 Strategi Pemasaran
Layanan Pre-Order dengan Jadwal Pengantaran
Pelanggan dapat memesan melalui WhatsApp atau Instagram sebelum batas waktu tertentu, kemudian pesanan diantar ke titik kumpul di area kampus. Cara ini menyelesaikan masalah jarak tanpa perlu biaya sewa tempat.
Peningkatan Konten Instagram disertai Testimoni
Mengingat interaksi di Instagram masih rendah, perlu dilakukan perbaikan seperti mengunggah foto atau video yang lebih menarik, membuat promo follow dan repost untuk mendapatkan potongan harga, serta menampilkan ulasan dari pelanggan lama yang sudah puas. Strategi ini cocok untuk membangun kepercayaan calon pembeli baru dengan biaya minim.
5. Tentukan Metrik Keberhasilan
a. Volume pesanan tiap minggu, apakah mengalami peningkatan dibandingkan sebelumnya
b. Pertumbuhan followers dan tingkat interaksi Instagram (likes, komentar, dan share)
c. Jumlah pelanggan baru yang berasal dari promosi di media sosial
d. Frekuensi pemesanan ulang dari pelanggan lama
1. Hidayatun Nisa Aulia (2513053146)
2. Nurul Aini (2513053156)
3. Nadya Annisa Pratiwi (2513053161)
4. Chelsea Aradita(2553053009)
5. Mutya Azizah (2553053038)
Situasi
Seorang mahasiswa berjualan kopi susu dari tempat tinggalnya sendiri. Ia memiliki modal yang minim, harus bersaing dengan banyak penjual sejenis, jaraknya cukup jauh dari area kampus, sudah punya akun Instagram namun interaksinya masih sepi, sementara pelanggan setianya sudah cocok dengan rasa dan harga yang ditawarkan.
1. Temukan Peluang
Walaupun terkendala jarak dan persaingan ketat, masih ada celah yang bisa dimanfaatkan. Pelanggan setia yang sudah cocok dengan rasa dan harga bisa dijadikan bukti kualitas sekaligus bahan promosi lewat testimoni. Selain itu, kendala jarak dari kampus dapat diatasi dengan menerapkan sistem pre-order yang kemudian diantar ke area kampus atau kos pada jam-jam tertentu, sehingga produk tetap bisa dijangkau meskipun lokasi penjual jauh. Dengan cara ini, mahasiswa yang sebenarnya tertarik dengan kopi terjangkau namun selama ini terkendala jarak, tetap bisa menjadi pelanggan karena kemudahan sistem antar tersebut.
2. Tentukan Customer Job dan Pain
Customer Job (tujuan pelanggan): mahasiswa menginginkan kopi yang enak dengan harga bersahabat, mudah dipesan, dan cepat sampai tanpa harus bepergian jauh dari kampus.
Customer Pain (kendala pelanggan):
a. Jarak penjual yang jauh membuat malas atau sulit membeli secara langsung
b. Banyaknya alternatif kopi lain yang lokasinya lebih dekat atau lebih dikenal
c. SPromosi di Instagram kurang menarik minat sehingga banyak mahasiswa belum mengetahui produk ini
3. Rumuskan Value Proposition
Kopi susu buatan rumahan dengan cita rasa yang disukai dan harga terjangkau, bisa diantar langsung ke kampus tanpa perlu repot mencari kopi ke tempat lain. Pernyataan ini menonjolkan tiga hal utama, yaitu rasa yang telah terbukti disukai, harga yang ramah kantong, serta solusi atas kendala jarak melalui layanan antar.
4. Pilih 2 Strategi Pemasaran
Layanan Pre-Order dengan Jadwal Pengantaran
Pelanggan dapat memesan melalui WhatsApp atau Instagram sebelum batas waktu tertentu, kemudian pesanan diantar ke titik kumpul di area kampus. Cara ini menyelesaikan masalah jarak tanpa perlu biaya sewa tempat.
Peningkatan Konten Instagram disertai Testimoni
Mengingat interaksi di Instagram masih rendah, perlu dilakukan perbaikan seperti mengunggah foto atau video yang lebih menarik, membuat promo follow dan repost untuk mendapatkan potongan harga, serta menampilkan ulasan dari pelanggan lama yang sudah puas. Strategi ini cocok untuk membangun kepercayaan calon pembeli baru dengan biaya minim.
5. Tentukan Metrik Keberhasilan
a. Volume pesanan tiap minggu, apakah mengalami peningkatan dibandingkan sebelumnya
b. Pertumbuhan followers dan tingkat interaksi Instagram (likes, komentar, dan share)
c. Jumlah pelanggan baru yang berasal dari promosi di media sosial
d. Frekuensi pemesanan ulang dari pelanggan lama
Assalamualaikum warahmatullahi Wabarakatuh
Izin ibu, menanggapi kelompok 3
Kami kelompok 2:
Mufida Dema Santri (2513053144)
Alya Khasanah (2513053145)
Ananda Dwi Zaskia (2513053151)
Faricha Ausia (2553053011)
Finka Nasya Efendi (2553053037)
Menurut Kelompok kami, Secara keseluruhan, strategi yang dirancang sudah tepat dan sesuai dengan kondisi usaha. Peluang dapat dimanfaatkan melalui pelanggan setia, testimoni, sistem pre-order, dan layanan antar untuk mengatasi jarak. Promosi Instagram juga perlu ditingkatkan dengan konten yang menarik dan testimoni pelanggan. Keberhasilannya dapat diukur dari peningkatan pesanan, interaksi media sosial, pelanggan baru, dan pembelian ulang. Dengan mempertahankan rasa serta harga yang sudah disukai pelanggan, intinya usaha ini berpotensi berkembang meskipun modal dan lokasi terbatas dengan memanfaatkan media sosial untuk promosi.
Sekian tanggapan dari kelompok 2.
Terimakasih
Wassalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh.
Izin ibu, menanggapi kelompok 3
Kami kelompok 2:
Mufida Dema Santri (2513053144)
Alya Khasanah (2513053145)
Ananda Dwi Zaskia (2513053151)
Faricha Ausia (2553053011)
Finka Nasya Efendi (2553053037)
Menurut Kelompok kami, Secara keseluruhan, strategi yang dirancang sudah tepat dan sesuai dengan kondisi usaha. Peluang dapat dimanfaatkan melalui pelanggan setia, testimoni, sistem pre-order, dan layanan antar untuk mengatasi jarak. Promosi Instagram juga perlu ditingkatkan dengan konten yang menarik dan testimoni pelanggan. Keberhasilannya dapat diukur dari peningkatan pesanan, interaksi media sosial, pelanggan baru, dan pembelian ulang. Dengan mempertahankan rasa serta harga yang sudah disukai pelanggan, intinya usaha ini berpotensi berkembang meskipun modal dan lokasi terbatas dengan memanfaatkan media sosial untuk promosi.
Sekian tanggapan dari kelompok 2.
Terimakasih
Wassalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh.
Kelompok 7
Gita Hani Murti 2513053138
Essy Aulia Fahlevi 2513053157
Zhulayka Noor Abyza 2513053158
Wahyu Septian Ramadhan 2553053024
Studi Kasus: “Kopi Kelas”
1. Menentukan Target Pasar
Target pasar utama adalah mahasiswa di sekitar kampus, terutama mahasiswa yang suka minum kopi dengan harga terjangkau dan membutuhkan tempat atau minuman yang praktis untuk menemani kegiatan kuliah.
2. Menentukan Customer Job & Pain
Customer membutuhkan kopi yang enak, terjangkau, dan mudah didapat di sela-sela kegiatan kuliah. Kendala yang dihadapi yaitu banyaknya pilihan kopi dari pesaing serta lokasi usaha yang cukup jauh dari kampus.
3. Menentukan Value Proposition
Kopi Kelas menawarkan kopi dengan rasa yang konsisten dan harga yang ramah bagi mahasiswa. Selain itu, usaha dapat memberikan kemudahan melalui pemesanan secara online atau layanan antar agar pelanggan tidak perlu datang jauh-jauh.
4. Memilih 2 Strategi Pemasaran
Meningkatkan promosi melalui Instagram, seperti membuat konten yang menarik, promo khusus mahasiswa, dan memanfaatkan Instagram Story agar engagement meningkat.
Membuat program loyalitas atau promo pelanggan, misalnya membeli beberapa kali mendapatkan potongan harga atau bonus minuman. Strategi ini dapat mempertahankan pelanggan lama sekaligus menarik pelanggan baru.
5. Menentukan Metrik Keberhasilan
Keberhasilan dapat dilihat dari peningkatan jumlah penjualan, jumlah pelanggan baru dan pelanggan yang melakukan pembelian ulang, serta peningkatan engagement Instagram seperti likes, komentar, dan jumlah orang yang melihat konten.
Gita Hani Murti 2513053138
Essy Aulia Fahlevi 2513053157
Zhulayka Noor Abyza 2513053158
Wahyu Septian Ramadhan 2553053024
Studi Kasus: “Kopi Kelas”
1. Menentukan Target Pasar
Target pasar utama adalah mahasiswa di sekitar kampus, terutama mahasiswa yang suka minum kopi dengan harga terjangkau dan membutuhkan tempat atau minuman yang praktis untuk menemani kegiatan kuliah.
2. Menentukan Customer Job & Pain
Customer membutuhkan kopi yang enak, terjangkau, dan mudah didapat di sela-sela kegiatan kuliah. Kendala yang dihadapi yaitu banyaknya pilihan kopi dari pesaing serta lokasi usaha yang cukup jauh dari kampus.
3. Menentukan Value Proposition
Kopi Kelas menawarkan kopi dengan rasa yang konsisten dan harga yang ramah bagi mahasiswa. Selain itu, usaha dapat memberikan kemudahan melalui pemesanan secara online atau layanan antar agar pelanggan tidak perlu datang jauh-jauh.
4. Memilih 2 Strategi Pemasaran
Meningkatkan promosi melalui Instagram, seperti membuat konten yang menarik, promo khusus mahasiswa, dan memanfaatkan Instagram Story agar engagement meningkat.
Membuat program loyalitas atau promo pelanggan, misalnya membeli beberapa kali mendapatkan potongan harga atau bonus minuman. Strategi ini dapat mempertahankan pelanggan lama sekaligus menarik pelanggan baru.
5. Menentukan Metrik Keberhasilan
Keberhasilan dapat dilihat dari peningkatan jumlah penjualan, jumlah pelanggan baru dan pelanggan yang melakukan pembelian ulang, serta peningkatan engagement Instagram seperti likes, komentar, dan jumlah orang yang melihat konten.
Kami kelompok 6 dengan anggota:
Naafi Annisa Wibowo 251305316
Dyah Lutfi Kurniasari 2513053150
Dea Afrianingsih 2513053152
Julia Nurfadila Harwanto 2553053040
izin untuk menanggapi jawaban dari kelompok 7.
Menurut kelompok 6, jawaban kelompok 7 sudah cukup baik dan relevan dengan studi kasus Kopi Kelas, khususnya dalam menentukan target pasar serta strategi pemasaran.
Namun, ada hal yang menurut kami masih perlu diperhatikan, yaitu mengenai metrik keberhasilan. Keberhasilan usaha sebaiknya tidak hanya dinilai dari jumlah likes, komentar, atau engagement di Instagram, tetapi juga dari peningkatan penjualan, bertambahnya pelanggan baru, dan adanya pembelian ulang.
Dengan begitu, dapat terlihat apakah strategi pemasaran yang diterapkan benar-benar efektif dalam meningkatkan perkembangan usaha.
Sekian dan terima kasih
Naafi Annisa Wibowo 251305316
Dyah Lutfi Kurniasari 2513053150
Dea Afrianingsih 2513053152
Julia Nurfadila Harwanto 2553053040
izin untuk menanggapi jawaban dari kelompok 7.
Menurut kelompok 6, jawaban kelompok 7 sudah cukup baik dan relevan dengan studi kasus Kopi Kelas, khususnya dalam menentukan target pasar serta strategi pemasaran.
Namun, ada hal yang menurut kami masih perlu diperhatikan, yaitu mengenai metrik keberhasilan. Keberhasilan usaha sebaiknya tidak hanya dinilai dari jumlah likes, komentar, atau engagement di Instagram, tetapi juga dari peningkatan penjualan, bertambahnya pelanggan baru, dan adanya pembelian ulang.
Dengan begitu, dapat terlihat apakah strategi pemasaran yang diterapkan benar-benar efektif dalam meningkatkan perkembangan usaha.
Sekian dan terima kasih
Kelompok 4
Anggota Kelompok:
Ega Armawati 2513053137
Shinta Dian Bakhtiar 2513053143
Tsaniya Rahma Putri Hakim 2513053159
Anfasa League Valencia 2513053153
A. Fadil Framadana 2553053039
STUDI KASUS “Kopi Kelas”
1. Peluang
Kopi Kelas memiliki peluang pasar di kalangan mahasiswa karena menawarkan minuman kopi dengan rasa yang bervariasi, harga terjangkau, dan sesuai dengan selera mahasiswa. Selain rasa original, Kopi Kelas dapat menyediakan varian seperti kopi caramel, kopi hazelnut, kopi vanilla, kopi cokelat, kopi pandan, dan kopi gula aren. Variasi tersebut dapat meningkatkan pilihan pelanggan dan mengurangi kejenuhan terhadap satu jenis minuman. Kendala lokasi yang jauh dari kampus dapat diatasi melalui pemesanan WhatsApp, sistem pre-order, dan pengantaran ke titik tertentu di kampus. Usaha juga dapat menyediakan paket minuman untuk belajar kelompok, rapat organisasi, maupun kegiatan kelas.
2. Menentukan Customer Job dan Customer Pain
Customer job mahasiswa adalah memperoleh minuman kopi yang dapat menemani belajar, mengerjakan tugas, mengikuti rapat organisasi, atau bersantai bersama teman. Mahasiswa cenderung membutuhkan minuman yang enak, terjangkau, praktis dipesan, dan memiliki pilihan rasa sesuai selera.
Customer pain yang dihadapi adalah lokasi penjual jauh dari kampus, keterbatasan waktu untuk datang langsung, tambahan biaya transportasi, serta keterbatasan pilihan minuman yang sesuai dengan keinginan pelanggan. Oleh sebab itu, mahasiswa membutuhkan produk kopi yang mudah diakses, memiliki rasa yang beragam, dan dapat diterima tepat waktu.
3. Merumuskan Value Proposition
Value proposition Kopi Kelas adalah minuman kopi rumahan dengan rasa konsisten, harga mahasiswa, pilihan varian rasa, pemesanan mudah melalui WhatsApp, serta pengantaran terjadwal ke area kampus. Kopi Kelas tidak hanya menjual minuman kopi, tetapi juga menawarkan pengalaman memilih rasa sesuai suasana dan kebutuhan pelanggan. Misalnya, kopi gula aren dapat menjadi pilihan bagi pelanggan yang menyukai cita rasa lokal, kopi caramel atau hazelnut bagi pelanggan yang menyukai rasa manis, serta kopi cokelat bagi pelanggan yang kurang menyukai rasa kopi yang terlalu kuat. Selain itu, pelanggan dapat memilih tingkat gula, jumlah es, dan ukuran minuman sesuai preferensi.
4. Memilih 2 Strategi Pemasaran
Strategi pertama adalah memanfaatkan Instagram dan WhatsApp untuk mengenalkan variasi menu kopi. Instagram digunakan untuk mengunggah foto produk, daftar harga, testimoni, dan promo, serta membuat polling varian rasa agar pelanggan terlibat. WhatsApp digunakan untuk menerima pesanan dan permintaan khusus, seperti pilihan tingkat gula atau jumlah es.
Strategi kedua adalah menerapkan sistem pre-order, pengantaran ke kampus, dan program loyalitas. Pesanan dapat diantar ke titik kumpul pada jam istirahat atau sebelum kuliah. Promo beli lima gratis satu, diskon pembelian paket, dan hadiah bagi pelanggan yang mengajak teman dapat meningkatkan pembelian ulang.
5. Menentukan Metrik Keberhasilan
Untuk menentukan keberhasilan pemasaran Kopi Kelas, penjual perlu melakukan beberapa langkah berikut.
a. Menghitung jumlah cup yang terjual dan jumlah pelanggan baru setiap minggu.
b. Mencatat pelanggan yang melakukan pembelian ulang untuk mengetahui tingkat loyalitas.
c. Memantau pesanan dari Instagram dan WhatsApp untuk menilai efektivitas promosi digital.
d. Membandingkan penjualan setiap varian rasa untuk mengetahui menu yang paling diminati.
e. Mengumpulkan ulasan pelanggan tentang rasa, harga, pengantaran, dan pelayanan sebagai bahan evaluasi.
f. Mempertahankan rasa dan harga, lalu meningkatkan variasi menu, pre-order, serta promo loyalitas berdasarkan hasil evaluasi.
Anggota Kelompok:
Ega Armawati 2513053137
Shinta Dian Bakhtiar 2513053143
Tsaniya Rahma Putri Hakim 2513053159
Anfasa League Valencia 2513053153
A. Fadil Framadana 2553053039
STUDI KASUS “Kopi Kelas”
1. Peluang
Kopi Kelas memiliki peluang pasar di kalangan mahasiswa karena menawarkan minuman kopi dengan rasa yang bervariasi, harga terjangkau, dan sesuai dengan selera mahasiswa. Selain rasa original, Kopi Kelas dapat menyediakan varian seperti kopi caramel, kopi hazelnut, kopi vanilla, kopi cokelat, kopi pandan, dan kopi gula aren. Variasi tersebut dapat meningkatkan pilihan pelanggan dan mengurangi kejenuhan terhadap satu jenis minuman. Kendala lokasi yang jauh dari kampus dapat diatasi melalui pemesanan WhatsApp, sistem pre-order, dan pengantaran ke titik tertentu di kampus. Usaha juga dapat menyediakan paket minuman untuk belajar kelompok, rapat organisasi, maupun kegiatan kelas.
2. Menentukan Customer Job dan Customer Pain
Customer job mahasiswa adalah memperoleh minuman kopi yang dapat menemani belajar, mengerjakan tugas, mengikuti rapat organisasi, atau bersantai bersama teman. Mahasiswa cenderung membutuhkan minuman yang enak, terjangkau, praktis dipesan, dan memiliki pilihan rasa sesuai selera.
Customer pain yang dihadapi adalah lokasi penjual jauh dari kampus, keterbatasan waktu untuk datang langsung, tambahan biaya transportasi, serta keterbatasan pilihan minuman yang sesuai dengan keinginan pelanggan. Oleh sebab itu, mahasiswa membutuhkan produk kopi yang mudah diakses, memiliki rasa yang beragam, dan dapat diterima tepat waktu.
3. Merumuskan Value Proposition
Value proposition Kopi Kelas adalah minuman kopi rumahan dengan rasa konsisten, harga mahasiswa, pilihan varian rasa, pemesanan mudah melalui WhatsApp, serta pengantaran terjadwal ke area kampus. Kopi Kelas tidak hanya menjual minuman kopi, tetapi juga menawarkan pengalaman memilih rasa sesuai suasana dan kebutuhan pelanggan. Misalnya, kopi gula aren dapat menjadi pilihan bagi pelanggan yang menyukai cita rasa lokal, kopi caramel atau hazelnut bagi pelanggan yang menyukai rasa manis, serta kopi cokelat bagi pelanggan yang kurang menyukai rasa kopi yang terlalu kuat. Selain itu, pelanggan dapat memilih tingkat gula, jumlah es, dan ukuran minuman sesuai preferensi.
4. Memilih 2 Strategi Pemasaran
Strategi pertama adalah memanfaatkan Instagram dan WhatsApp untuk mengenalkan variasi menu kopi. Instagram digunakan untuk mengunggah foto produk, daftar harga, testimoni, dan promo, serta membuat polling varian rasa agar pelanggan terlibat. WhatsApp digunakan untuk menerima pesanan dan permintaan khusus, seperti pilihan tingkat gula atau jumlah es.
Strategi kedua adalah menerapkan sistem pre-order, pengantaran ke kampus, dan program loyalitas. Pesanan dapat diantar ke titik kumpul pada jam istirahat atau sebelum kuliah. Promo beli lima gratis satu, diskon pembelian paket, dan hadiah bagi pelanggan yang mengajak teman dapat meningkatkan pembelian ulang.
5. Menentukan Metrik Keberhasilan
Untuk menentukan keberhasilan pemasaran Kopi Kelas, penjual perlu melakukan beberapa langkah berikut.
a. Menghitung jumlah cup yang terjual dan jumlah pelanggan baru setiap minggu.
b. Mencatat pelanggan yang melakukan pembelian ulang untuk mengetahui tingkat loyalitas.
c. Memantau pesanan dari Instagram dan WhatsApp untuk menilai efektivitas promosi digital.
d. Membandingkan penjualan setiap varian rasa untuk mengetahui menu yang paling diminati.
e. Mengumpulkan ulasan pelanggan tentang rasa, harga, pengantaran, dan pelayanan sebagai bahan evaluasi.
f. Mempertahankan rasa dan harga, lalu meningkatkan variasi menu, pre-order, serta promo loyalitas berdasarkan hasil evaluasi.
izin ibu dan teman-teman, kamu dari kelompok 3 yang beranggotakan :
1. Hidayatun Nisa Aulia (2513053146)
2. Nurul Aini (2513053156)
3. Nadya Annisa Pratiwi (2513053161)
4. Chelsea Aradita(2553053009)
5. Mutya Azizah (2553053009)
izin menanggapi studi kasus kelompok 4 Menurut kelompok kami, usaha Kopi Kelas memiliki peluang yang cukup bagus karena mahasiswa banyak yang suka minum kopi dan membutuhkan minuman yang praktis serta harganya terjangkau. Kami setuju dengan adanya berbagai pilihan rasa dan sistem pemesanan melalui WhatsApp karena dapat memudahkan mahasiswa yang tidak sempat datang langsung. Namun, karena usaha kopi sudah banyak, Kopi Kelas perlu memiliki sesuatu yang menjadi ciri khas agar berbeda dari usaha kopi lainnya. Misalnya, membuat varian rasa yang unik, memberikan promo menarik, dan menjaga rasa serta pelayanan agar pelanggan mau membeli kembali. Jadi, menurut kelompok kami, Kopi Kelas bisa berkembang jika mampu memberikan produk yang enak, harga sesuai kantong mahasiswa, dan pelayanan yang mudah serta cepat.
terima kasih.
1. Hidayatun Nisa Aulia (2513053146)
2. Nurul Aini (2513053156)
3. Nadya Annisa Pratiwi (2513053161)
4. Chelsea Aradita(2553053009)
5. Mutya Azizah (2553053009)
izin menanggapi studi kasus kelompok 4 Menurut kelompok kami, usaha Kopi Kelas memiliki peluang yang cukup bagus karena mahasiswa banyak yang suka minum kopi dan membutuhkan minuman yang praktis serta harganya terjangkau. Kami setuju dengan adanya berbagai pilihan rasa dan sistem pemesanan melalui WhatsApp karena dapat memudahkan mahasiswa yang tidak sempat datang langsung. Namun, karena usaha kopi sudah banyak, Kopi Kelas perlu memiliki sesuatu yang menjadi ciri khas agar berbeda dari usaha kopi lainnya. Misalnya, membuat varian rasa yang unik, memberikan promo menarik, dan menjaga rasa serta pelayanan agar pelanggan mau membeli kembali. Jadi, menurut kelompok kami, Kopi Kelas bisa berkembang jika mampu memberikan produk yang enak, harga sesuai kantong mahasiswa, dan pelayanan yang mudah serta cepat.
terima kasih.
Kelompok 5
Claudea Shella Wahyudi (2513053140)
Nabbil Rizkullah (2513053147)
Gita Pertiwi (2513053154)
Ganis Anggraini Putri (2513053160)
Nurma Devi Anggraini (2513053162)
Claudea Shella Wahyudi (2513053140)
Nabbil Rizkullah (2513053147)
Gita Pertiwi (2513053154)
Ganis Anggraini Putri (2513053160)
Nurma Devi Anggraini (2513053162)
Studi Kasus : "Kopi Kelas"
Peluang:
• Pelanggan lama yang sudah loyal itu modal utama.
• Lokasi yang jauh dari kampus bisa diubah menjadi sistem antar/pre-order.
• Saingan banyak nunjukkin pasar kopi susu emang rame, tinggal cari pembeda.
• Modal cekak + IG sepi ya udah manfaatin kreativitas & jaringan pertemanan aja, gak usah maksa iklan.
Customer job & pain:
Orang pengen ngopi enak, murah, praktis dipesen buat nemenin tugas/nongkrong. Masalahnya males keluar buat beli, kopi kekinian mahal, rasa suka tidak konsisten, cara order ribet.
Nilai proposisi:
Kopi susu rumahan, rasa konsistensi, harga ramah pelajar, pesan mudah tinggal ngobrol, tidak perlu ke mana-mana.
Strategi pemasaran:
• Referal - ajak teman mendapat diskon/topping gratis, manfaatin pelanggan lama buat nyebar dari mulut ke mulut.
• Konten rutin di IG (proses bikin kopi, testimoni, menu harian) + sistem pre-order dengan jadwal antar ke area kampus.
Matrik keberhasilan:
Jumlah pelanggan baru dari referral, repeat order pelanggan lama, engagement IG (like/komen/DM), persen konversi dari story ke order, rata-rata nilai transaksi per pelanggan.
Kami dari kelompok 4 izin memberikan tanggapan untuk kelompok 5.
Jawaban yang disampaikan sudah sangat tepat dan realistis, terutama poin sistem pre-order dan layanan antar ke area kampus yang efektif untuk mengatasi kendala lokasi.
Sebagai sedikit saran tambahan, untuk mengatasi engagement Instagram yang masih rendah, kelompok 5 bisa menambahkan strategi user-generated content (UGC) sederhana. Contohnya dengan memberikan potongan harga atau topping gratis bagi pembeli yang mengupload story dan membagikan pengalaman mereka. Cara ini efektif buat ningkatin awareness secara alami tanpa perlu biaya iklan.
Secara keseluruhan pemaparannya sudah mantap dan solutif.
Sekian terima kasih dari kelompok 4.
Jawaban yang disampaikan sudah sangat tepat dan realistis, terutama poin sistem pre-order dan layanan antar ke area kampus yang efektif untuk mengatasi kendala lokasi.
Sebagai sedikit saran tambahan, untuk mengatasi engagement Instagram yang masih rendah, kelompok 5 bisa menambahkan strategi user-generated content (UGC) sederhana. Contohnya dengan memberikan potongan harga atau topping gratis bagi pembeli yang mengupload story dan membagikan pengalaman mereka. Cara ini efektif buat ningkatin awareness secara alami tanpa perlu biaya iklan.
Secara keseluruhan pemaparannya sudah mantap dan solutif.
Sekian terima kasih dari kelompok 4.
Kelompok 1
Naufa Rafeyfa Hidayat (2513053141)
Cherlina Lionytha Diah Ayu Puspita Sari (2513053139)
Anggun Dhani Asih (2513053149)
Ide Putu Ardhani Dewi (2513053148)
Hafizhah Alfathiyah (2513053155)
1. Menemukan Peluang
Peluang yang bisa dilakukan dengan membuat harga kopi yang terjangkau. Bisa memanfaatkan pre-order dan delivery. Bisa juga dengan memanfaatkan akun instagram yang sudah dimiliki dengan cara membuat konten yang lebih menarik tentang produk kopi yang akan dijual dan pelanggan lama yang loyal pada rasa & harga adalah aset bisa jadi basis word-of-mouth dan testimoni.
2. Menentukan Customer Job & Pain
Customer Job: Mahasiswa membutuhkan minuman kopi yang praktis, enak, dan terjangkau untuk menemani kuliah atau mengerjakan tugas.
Customer Pain: Harga kopi yang cukup mahal, harus keluar atau pergi jauh untuk membeli kopi, serta banyaknya pilihan kopi dari pesaing sehingga pelanggan mudah berpindah.
3. Merumuskan Value Proposition
“Kopi Kelas menyediakan kopi susu yang enak, terjangkau, dan praktis untuk mahasiswa, dengan sistem pre-order dan pengantaran ke kampus sehingga pelanggan tidak perlu pergi jauh untuk mendapatkan kopi.”
4. Memilih 2 Strategi Pemasaran
1. Promosi melalui Instagram
Membuat konten yang menarik seperti foto/video produk, promo harga, testimoni pelanggan, dan mengadakan giveaway atau diskon agar engagement Instagram meningkat.
2. Pre-order dan delivery ke kampus
Membuka sistem pemesanan sebelum jam kuliah dan mengantarkan pesanan ke area kampus. Strategi ini dapat mengatasi masalah lokasi yang jauh sekaligus membuat pembelian lebih praktis bagi mahasiswa.
5. Menentukan Metrik Keberhasilan
Keberhasilan usaha dapat diukur melalui:
• Jumlah penjualan per minggu/bulan.
• Jumlah pelanggan baru dan pelanggan yang melakukan pembelian ulang.
• Peningkatan engagement Instagram (like, komentar, share, dan followers).
• Jumlah pesanan melalui sistem pre-order.
• Peningkatan keuntungan usaha.
Naufa Rafeyfa Hidayat (2513053141)
Cherlina Lionytha Diah Ayu Puspita Sari (2513053139)
Anggun Dhani Asih (2513053149)
Ide Putu Ardhani Dewi (2513053148)
Hafizhah Alfathiyah (2513053155)
1. Menemukan Peluang
Peluang yang bisa dilakukan dengan membuat harga kopi yang terjangkau. Bisa memanfaatkan pre-order dan delivery. Bisa juga dengan memanfaatkan akun instagram yang sudah dimiliki dengan cara membuat konten yang lebih menarik tentang produk kopi yang akan dijual dan pelanggan lama yang loyal pada rasa & harga adalah aset bisa jadi basis word-of-mouth dan testimoni.
2. Menentukan Customer Job & Pain
Customer Job: Mahasiswa membutuhkan minuman kopi yang praktis, enak, dan terjangkau untuk menemani kuliah atau mengerjakan tugas.
Customer Pain: Harga kopi yang cukup mahal, harus keluar atau pergi jauh untuk membeli kopi, serta banyaknya pilihan kopi dari pesaing sehingga pelanggan mudah berpindah.
3. Merumuskan Value Proposition
“Kopi Kelas menyediakan kopi susu yang enak, terjangkau, dan praktis untuk mahasiswa, dengan sistem pre-order dan pengantaran ke kampus sehingga pelanggan tidak perlu pergi jauh untuk mendapatkan kopi.”
4. Memilih 2 Strategi Pemasaran
1. Promosi melalui Instagram
Membuat konten yang menarik seperti foto/video produk, promo harga, testimoni pelanggan, dan mengadakan giveaway atau diskon agar engagement Instagram meningkat.
2. Pre-order dan delivery ke kampus
Membuka sistem pemesanan sebelum jam kuliah dan mengantarkan pesanan ke area kampus. Strategi ini dapat mengatasi masalah lokasi yang jauh sekaligus membuat pembelian lebih praktis bagi mahasiswa.
5. Menentukan Metrik Keberhasilan
Keberhasilan usaha dapat diukur melalui:
• Jumlah penjualan per minggu/bulan.
• Jumlah pelanggan baru dan pelanggan yang melakukan pembelian ulang.
• Peningkatan engagement Instagram (like, komentar, share, dan followers).
• Jumlah pesanan melalui sistem pre-order.
• Peningkatan keuntungan usaha.