Menurut saya, riasan penari Bali punya jiwa yang beda, sakral. Kalau riasan penari panggung tujuannya biar keliatan dari jauh.
Unsur yang membedakan :
1. Alis ngelanting: Dibentuk melengkung tinggi, ujung lancip, hitam pekat. Beda sama alis tegas natural di rias umum.
2. Bibir mungil merah bata: Dibentuk kecil, sudut naik. Simbol anggun. Rias umum warnanya ikut tren nude/ombre.
3. Ampok-ampok putih: Titik bedak dingin di dahi, hidung, dagu. Ciri sakral khas Bali, nggak ada di rias umum.
Fungsi untuk karakter tari Bali:
1. Tampilkan kesan alus & sakral: Biar penari kelihatan seperti bidadari/dewi, bukan manusia biasa.
2. Perjelas gerak mata 'ngebas': Alis + eyeliner tebal bikin kedipan & lirik mata kebaca sampai jauh.
3. Bedakan status tokoh: Dari tebal tipis rias + prada, penonton langsung tau mana Condong, mana Legon