Dikusi Studi Kasus Digitalisasi Perekonomian Indonesia

STUDI KASUS

Re: STUDI KASUS

Hidda Plasetya Ramadhani གིས-
Number of replies: 0
Nama: Hidda Plasetya Ramadhani
NPM : 2411021040

STUDI KASUS 1

1. Apakah QRIS benar-benar meningkatkan inklusi keuangan?
Menurut saya, QRIS memang meningkatkan inklusi keuangan karena sekarang pedagang kecil bisa menerima pembayaran digital tanpa harus punya fasilitas perbankan yang rumit. Saya melihat QRIS ini mempermudah masyarakat, terutama UMKM, untuk masuk ke sistem keuangan digital. Tapi menurut saya, peningkatannya belum sepenuhnya merata karena masih ada kendala seperti akses internet dan kemampuan penggunaan teknologi di beberapa daerah.

2. Apakah UMKM mendapatkan peningkatan pendapatan nyata?
Kalau menurut saya, QRIS bisa membantu meningkatkan pendapatan UMKM karena transaksi jadi lebih mudah dan cepat, serta menarik lebih banyak pelanggan yang terbiasa cashless. Namun, saya juga melihat bahwa peningkatan pendapatan itu tidak langsung signifikan, karena tetap tergantung pada faktor lain seperti kualitas produk dan strategi penjualan dari pelaku usaha itu sendiri.

3. Apa risiko ketergantungan pada sistem digital?
Menurut saya, ketergantungan pada sistem digital seperti QRIS cukup berisiko, terutama kalau terjadi gangguan jaringan atau error sistem yang bisa menghambat transaksi. Selain itu, ada juga risiko keamanan seperti penipuan digital. Saya juga berpikir bahwa tidak semua pelaku UMKM siap secara teknologi, jadi kalau terlalu bergantung tanpa pemahaman yang cukup, justru bisa menimbulkan masalah baru.